cover
Contact Name
Juneris Aritonang
Contact Email
june_30ops@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
june_30ops@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
ISSN : 25284002     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan dan Lingkungan Hidup dikelola oleh Direktorat Pascasarjana Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia, merupakan salah satu wadah bagi para dosen dan mahasiswa baik dilingkungan kampus maupun di luar kampus untuk mengisi tulisan ataupun artikel hasil penelitian dan rekayasa teknologi kesehatan masyarakat,khususnya penyakit berbasis lingkungan, masyarakat dan kesehatan kerja serta memiliki bidang peminatan AKK, CARS, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi, Bisotatistik, Epidemiologi, K3.
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
HUBUNGAN KEBISINGAN DAN BEBAN KERJA DENGAN STRES KERJA PADA PEKERJA BAGIAN KILANG PADI Raisha Octavariny; Wilda Wahyuni Siregar; Sri Melda Bangun; Dewi Sartika
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 5 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the scope of employment, work stress is a problem for the health of the workforce, has the potential to increase the risk of workplace accidents which will cause many material losses, and can reduce overall productivity. Individual conditions also affect the occurrence of work stress. This research is a quantitative analytical survey with cross sectional design. The sampling technique in this study is the Non Probability Sampling that is the Total Sampling method. Bivariate analysis is performed after the characteristics of each variable are known. Data were analyzed for bivariate calculations in this study using the Chi-square test.
ANALISIS REGRESI BERGANDA DENGAN VARIABEL DUMMY PADA FAKTOR KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT REMAJA TERHADAP KONDISI FISIK RUMAH Novrika Silalahi; Maximilanus Dasril Samura
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 5 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian yaitu memprediksi dan mendeteksi faktor kejadian ISPA terhadap kondisi fisik rumah seperti ventilasi rumah, kelembapan udara, dinding rumah, lantai rumah, atap rumah, kepadatan hunian, dan pencahayaan alami. Penelitian ini sangat penting untuk dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Berastagi dan Puskesmas Kabanjahe Kabupaten Karo sehingga diperoleh faktor yang mempengaruhi terjadinya ISPA berdasarkan kondisi fisik rumah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik non-probability sampling yaitu purposive sampling yaitu remaja awal berusia 12-15 tahun dan remaja menengah 16-18 tahun di wilayah kerja Puskesmas Berastagi dan Puskesmas Kabanjahe Kabupaten Karo sebanyak 150 orang. Analisis data menggunakan regresi berganda dengan variabel dummy, variabel dummy pada variabel independen yaitu ventilasi rumah, kelembapan udara, dan pencahayaan alami, dilakukan dengan uji t untuk mengetahui variabel yang terikat dan uji F untuk mengecek ketepatan model prediksi. Hasil penelitian menunjukkan dari tujuh variabel independen dengan hasil uji t diperoleh empat variabel yang terikat yaitu ventilasi (sig.=0,003), kelembapan udara (sig.=0,009), dinding rumah (sig.=0,007) dan pencahayaan alami (sig.=0,016). Model regresi berganda yang diperoleh Y = 2,422 - 0,373 X1 - 0,338 X2 – 0,356 X3 - 0,350 X4, dengan hasil uji F (sig.=0,00) yang berarti persamaan model regresi dinyatakan baik (Good of Fit).
EFEKTIVITAS PIJAT TUINA TERHADAP PICKY EATER PADA BALITA USIA 6-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG TIGA KOTA PEKANBARU Elmia Kursani; Christine Vita Gloria Purba; Hastuti Marlina
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 5 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Picky eater merupakan kondisi sulit makan yang terjadi pada anak dengan rentang usia 6-59 bulan. Di Amerika Serikat kejadian picky eater dialami oleh hampir 50% anak, di Inggris sebanyak 20% nya mengalami picky eater. Di Indonesia kejadian picky eater dialami oleh 45,5% balita tahun 2014. Salah satu upaya non farmakologi dalam mengatasi kejadian picky eater adalah dengan terapi pijat Tuina. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas pijat Tuina terhadap picky eater pada balita usia 6-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru. Jenis penelitian Quasi Eksperimen dengan desain two group pre test postest. Teknik sampling consecutive sampling dengan jumlah 50:50 balita yang ada di wilayah kerja Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru. Picky eater diukur menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji T Paired Test dan T Independent Test. Dari hasil analisis data diperoleh rata-rata picky eater sebelum pijat Tuina adalah 21,30 sedangkan rata-rata picky eater sesudah pijat Tuina adalah 12,92. Berdasarkan analisis statistik menggunakan t paired test diperoleh nilai P sebesar 0,000 kurang dari samadengan 0,05 artinya ada perbedaan picky eater sebelum dan sesudah pijat Tuina. Rata-rata picky eater sebelum pemberian multivitamin adalah 22,96 sedangkan rata-rata picky eater sesudah pemberian multivitamin adalah 12,74. Berdasarkan analisis statistik menggunakan t paired test diperoleh nilai P sebesar 0,000 kurang dari samadengan 0,05 artinya ada perbedaan picky eater sebelum dan sesudah pemberian multivitamin. Selanjutnya berdasarkan analisis menggunakan T Independent test diperoleh nilai P sebesar 0,840 lebih dari 0,05 artinya tidak ada perbedaan picky eater sesudah pijat Tuina dan pemberian multivitamin pada Balita Usia 6-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru. Disarankan kepada ibu yang memiliki balita dengan keluhan picky eater sebaiknya menerapkan pijat Tuina untuk menurunkan picky eater sebagai upaya non farmakologi bagi balita dan dapat meningkatkan kedekatan emosional ibu dengan balita.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN GIGI TERHADAP PERILAKU MASYARAKAT PENGUNYAH RANUP (SIRIH) DI DESA ANEUK GLEE KECAMATAN INDRAPURI ACEH BESAR Intan Liana; Andriani Andriani
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v6i1.1515

Abstract

Perilaku masyarakat sering kali dipengaruhi oleh kebudayaan atau kebiasaan yang berlaku di masyarakat itu sendiri. Hasil pemeriksaan gigi dan mulut pada 10 orang masyarakat yang mengunyah sirih, menunjukkan 80% mengalami periodontitis, dengan kondisi sedang dan parah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan nilai pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan intervensi pendidikan kesehatan. Penelitian ini dilakukan di Desa Anuek Glee Kecamatan Indrapuri Aceh Besar. Sampel dari penelitian ini berjumlah 43 orang (total populasi), dengan rancangan penelitian quasi eksperimen dengan desain pre post test only group design. Hasil penelitian Menunjukkan pre test pengetahuan responden pada kategori pengetahuan rendah (51,1%), post tes 1 pengetahuan pada kategori tinggi (90,7%). pos test ke II, pengetahuan kategori tinggi (76,8%). pre test sikap pada kategori negatif (62,7%), postest 1 pada kategori negatif (55,8 %), post tes II, 76,8 % memiliki sikap yang positif. Pre test tindakan kurang baik (67,4%), pos tes I 88,4% menjadi baik, dan setelah post tes Ke II, 86% tindakan baik. Kesimpulan Ada peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan gigi pada masyarakat pengunyah ranup (sirih) di Desa Aneuk Glee Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar. Diharapkan kepada perawat gigi dapat melakukan pendekatan pro aktif pada masyarakat yang mengunyah sirih. Dilakukan monitoring kesehatan gigi dan mulut dengan ikut melibatkan pendamping bagi yang berusia lanjut, sehingga dapat mendeteksi dan mencegah risiko penyakit gigi dan mulut sejak dini pada pengunyah sirih. Kata kunci: Pendidikan Kesehatan, Mengunyah Sirih, Perilaku.
Analisis Stigma Terhadap Penderita Gangguan Mental Dikalangan Mahasiswa D-III Keperawatan Taufik Taufik; Aulina Adamy; Marthoenis Marthoenis; Said Devi Elvin; Roma Sitio; Munazar Munazar
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 5 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stigma is a situation in which giving someone else a slave that unwittingly demean someone who has been socially discredited. During this time when students see or meet people with mental disorders, they are still afraid and they call the mental disorders people as a crazy man. Stigma can cause people with mental disorders to feel ashamed, blame themselves, despair, and reluctant to seek or receive help. This type of research is analytic descriptive using a cross sectional study design. The sample of this research is the D-III Nursing Banda Aceh students and the Nursing Students at Academy Iskandar Muda Banda Aceh, Data collection was conducted on 06-12 February 2020. Then the data were analyzed by univariate analysis, bivariate analysis with chi square test, and multivariate analysis with using logistic regression test. The results showed that the stigma of Nursing D-III students was high for people with mental disorders (59.11%) and there was a relationship between triggering factors and student stigma. Trigger factors based on stereotypes (p = 0.001), blame (p = 0.001), prejudice (p = 0.001), authoritarianism (p = 0.001), lack of awareness (p = 0.001) and social judgment (p = 0.007). The factors that showed the most significant relationship were stereotypes (p = 0.001 OR 4.44), prejudice (p = 0.001 OR 37.20) and authoritarianism (p = 0.001 OR 6.20). It can be concluded that Nursing D-III students still have a high stigma towards people with mental disorders and they are expected to increase their understanding of mental disorders. Also the education management needs to improve scientific activities or training that are more focused on mental disorders. if the stigma can not be removed, especially on students or health workers in general, it will be very difficult to reduce the number of people with mental disorders (recovered).
PENGARUH VARIASI MEDIA DAN JUMLAH TUMBUHAN TYPHA LATIFOLIA TERHADAP PENURUNAN KADAR BOD DAN COD PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU DI SIDOARJO Lily Oktavia; Mohammad Taufiq; Muchammad Tamyiz
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v6i1.1562

Abstract

Sidoarjo Regency is one of the supporting districts of East Java province. Sidoarjo Regency is experiencing rapid progress because of the development and potential in trade and industry. One of the industries often found in Sidoarjo Regency is tofu factory. The rapid number of tofu craftsmen industry has caused an increase in the volume of liquid waste which also flows into water bodies. The purpose of this study was to determine the reduction in BOD and COD levels for the tofu factory wastewater treatment in the Sepande area, Sidoarjo Regency using a contructed wetland with Typha latifolia as the remediator. The research stage will be carried out using a laboratory scale using acclimatization as the adaptation stage of Typha latifolia and a crontructed wetland reactor as phytoremediation processing. Based on the results and discussion, it can be concluded that there was a decrease in BOD and COD levels in the tofu industrial wastewater in Sidoarjo using the Constructed Wetland system. The percentage reduction in BOD content was greatest in soil media with 3 stems of Typha latifolia plants and a detention time of 4 days of 72%. While the largest percentage reduction in COD levels was in soil media with 2 stems of Typha latifolia plants and 4 days of detention time of 84%.
PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN REMAJA PUTRI YANG MENGALAMI DISMINOR PASCA MASSAGE EFFLEURAGE Dwi Yulinda; Melisa Putri Rahmadhena
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 5 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dysmenorrhea is pain during menstruations would be impaced in activities of adolescence. Management of dysmenorrhea can be reduce with non-pharmaco therapy include massage and compresses. Massage effleurage one of non-pharmaco therapy. Ruduction of dysmenorrhea can also affect the amount of reduced bleeding, thereby minimizing the risk of anemia during menstruastion. This study aimed to assess the effect of massage effleurage on adolescence to haemoglobin. Research was conducted on adolescence which is divided into two groups. They are the control group; and the treatment group which was given massage effleurage. Haemoglobin was measured after two cycle of menstruation. The analytical method used is Student T-test. Massage effleurage increased haemogobin which was significantly on the second cylce menstruation increase in the treatment group compared to the control group at p <0.05. Massage effleurage on adolescence with disminorrhea can be increase of haemoglobin level
PENGARUH BRISK WALKING EXERCISE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI KLINIK MITRA HUSADA GUNUNGKIDUL Elsa Dwi Astuti; Emy Suryani; Asti Andriyani
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 5 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertambahan usia pada seseorang juga berpotensi munculnya penyakit yang diakibatkan oleh efek penuaan, salah satunya adalah hipertensi pada lansia. Penyakit hipertensi merupakan salah satu silent killer karena tidak terdapat tanda dan gejala. Salah satu tindakan non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah tinggi adalah dengan aktifitas fisik berupa brisk walking exsecise. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh brisk walking exsecise terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Klinik Mitra Husada, Gunungkidul. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan tipe rancangan one group pretest- posttest design. Populasi dalam penelitian adalah 52 lansia sedangkan sampel penelitian sebanyak 34 responden yang ditentukan dengan purposive sampling. Instrumen penelitian mengunakan data tekanan darah pasien. Metode analisa data menggunakan uji Wilcoxon Rank-test. Hasil penelitian didapatkan tekanan darah sistole lansia pada pengujian sebelum paling banyak 20 responden (57,10%) yang berada pada kategori hipertensi 2 dan setelah paling banyak 25 responden (71,40%) yang berada pada kategori pra hipertensi. Tekanan darah diastole lansia pada pengujian paling banyak 29 responden (82,90%) yang berada pada kategori hipertensi 1 dan setelah paling banyak 30 responden (85,70%) yang berada pada kategori pra hipertensi. Kesimpulan penelitian ini pemberian brisk walking exercise berpengaruh secara signifkan terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Klinik Mitra Husada Gunungkidul.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA SMAN BALUNG TERHADAP BAHAYA STYROFOAM SEBAGAI WADAH MAKANAN Teny Kurniasari; Sudartik Sudartik; Wachju Subhan
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v6i1.1675

Abstract

Penggunaan Styrofoam sebagai wadah makanan saat ini sangat banyak digunakan. Hal ini dilakukan oleh masyarakat tanpa mengetahui bahaya dari penggunaan tersebut. Di Indonesia belum ada peraturan yang melarang penggunaan Styrofoam ini, padahal bahaya yang ditimbulkan sangat besar. Penelitian sederhana ini dilakukan untuk mengetahui pengetahuan dan respon siswa SMAN Balung terhadap bahaya penggunaan Styrofoam sebagai wadah makanan sehingga bisa digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam mencari alternatif bahan lain untuk mengatasi dampak yang ditimbulkan akibat penggunaan Styrofoam. Penelitian yang dilakukan termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi sampel adalah siswa SMAN Balung kelas XII MIPA tahun ajaran 2020-2021. Data tentang pengetahuan dan sikap didapat melalui pedoman kuisioner. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa gambaran pengetahuan siswa SMAN Balung kelas XII MIPA tahun ajaran 2020/2021 akan bahaya penggunaan Styrofoam sebagai wadah makanan adalah termasuk dalam kategori sedang sebanyak 64 orang (53,78%), kategori baik sebanyak 40 orang (33,61%) dan kategori kurang sebanyak 15 orang (12,6%). Sedangkan untuk gambaran sikap siswa SMAN Balung kelas XII MIPA tahun ajaran 2020/2021 tentang bahaya penggunaan Styrofoam sebagai wadah makanan dalam kategori positif sebanyak 86 orang (72,26%) dan dalam kategori negatif sekitar 33 orang (27,73%). Disarankan bagi siswa SMAN Balung kelas XII MIPA tahun ajaran 2020/2021 untuk terus meningkatkan pengetahuan tentang bahaya penggunaan Styrofoam sebagai wadah makanan sehingga diperoleh data yang lebih akurat yang dapat dijadikan dasar dalam mengambil langkah preventif untuk menghindari berbagai masalah yang ditimbulkan. Sikap yang positif dalam menghindari penggunaan Styrofoam sebagai wadah makanan harus terus ditingkatkan untuk menghindari bahaya penggunaan Styrofoam sebagai wadah makanan.
KESESUAIAN ERGONOMI MEJA BELAJAR DENGAN DATA ANTROPOMETRI SISWA DI SEKOLAH DASAR JAKARTA UTARA Desmyanti Tarihoran; Robi Irawan; Yunisa Astiarani; Heidy Heidy
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v6i1.1682

Abstract

Analisis kesesuaian ergonomi meja belajar dengan antropometri anak belum banyak diterapkan di sekolah-sekolah dasar di Indonesia, padahal meja belajar yang ergonomis penting untuk kesehatan tulang belakang dalam masa pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian ergonomi meja belajar dengan data antropometri anak sekolah dasar di Jakarta Utara.Penelitian ini dilakukan secara cross sectional dan melibatkan 98 siswa dari kelas 1 sampai 6 SD di sebuah sekolah dasar di Jakarta Utara. Alat ukur yang digunakan adalah pita meteran. Terdapat 100% ketidaksesuaian antara ergonomi meja belajar dengan data antropometri anak sekolah dasar yang dianalisis melalui persentil data antropometri. Panjang meja memiliki rerata presentase ketidaksesuaian terbesar (61.1%) dan presentase ketidaksesuaian panjang meja yang tertinggi terdapat pada kelas 1 (87.3%). Terdapat ketidaksesuaian antara ergonomi meja terhadap antropometri anak sekolah dasar di Jakarta Utara Kata Kunci: ergonomi, antropometri, anak, sekolah dasar

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 5 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 5 No 1 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Mutiara Kesehatan dan Lingkungan Hidup Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Mutiara Kesehatan dan Lingkungan Hidup Vol 3 No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 3 No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 2 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 2 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 1 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 1 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup More Issue