cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 1,015 Documents
Planetarium Digital: Media Pembelajaran Interaktif Sistem Tata Surya Berbasis Articulate Storyline 3 Nabila Faradiba; Khusnul Khotimah; Makmun, Makmun; Rosita Putri Rahmi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i1.4080

Abstract

Media Planetarium Digital merupakan pendekatan berbeda untuk memenuhi kebutuhan sekolah akan materi pembelajaran berbasis teknologi. Proyek ini, yang ditujukan untuk siswa sains kelas enam, bertujuan untuk menyediakan materi pembelajaran interaktif tentang Tata Surya berdasarkan Articulate Storyline 3. Tahapan proses penelitian dan pengembangan (R&D) yang menggunakan model ADDIE meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Prosedur penilaian dalam studi ini melibatkan sejumlah partisipan, termasuk ahli bahasa, spesialis media, ahli materi, siswa, dan guru yang berpartisipasi sebagai responden. Berdasarkan hasil penilaian, materi pembelajaran yang dikembangkan mendapat skor kelayakan sebesar 89,33% dari para profesional media, 86,67% dari spesialis materi, dan 95,56% dari ahli bahasa. Hasil percobaan penggunaan media dalam kelompok kecil adalah 93,81%, sedangkan hasil percobaan penggunaan media dalam kelompok besar adalah 95,04%. Selain itu, tingkat kelayakan sebesar 86,67% juga terlihat dalam evaluasi guru terhadap penggunaan media. Karena dapat meningkatkan minat, keterlibatan, dan pemahaman siswa terhadap konten Tata Surya, hasil penelitian menunjukkan bahwa media Planetarium Digital sangat tepat untuk digunakan dalam pendidikan sains.
Pengembangan E-Modul dengan Pendekatan STEM pada Materi Energi Alternatif Sovia Cahya Diyanti; M. Hidayat; Rahma Dani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i1.4090

Abstract

Keterbatasan sumber belajar fisika yang bersifat interaktif dan selaras dengan Kurikulum Merdeka berpendekatan deep learning, serta kesulitan peserta didik dalam memahami konsep-konsep abstrak pada materi energi alternatif, menjadi latar belakang penelitian ini. Kebaharuan penelitian ini terletak pada pengembangan e-modul fisika dengan pendekatan STEM yang secara eksplisit dirancang untuk mendukung pembelajaran bermakna (deep learning) melalui penyajian materi yang kontekstual, terstruktur, dan mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul dengan pendekatan STEM pada materi energi alternatif serta mengetahui tingkat kelayakan dan kepraktisannya. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research & Development) dengan menggunakan model 4D (Four-D Model) yang meliputi tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Validasi e-modul dilakukan oleh dua dosen ahli dan satu guru fisika, sedangkan uji kepraktisan di lakukan melalui uji kelompok kecil dan kelompok besar pada peserta didik SMA Adhyaksa 1 Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul berada pada kategori baik hingga sangat baik dengan validasi materi sebesar 75-88% dan validasi media sebesar 99%, serta kepraktisan sebesar 85,0% pada uji kelompok kecil dan 85,5% pada uji kelompok besar. Dengan demikian e-modul fisika dengan pendekatan STEM dinyatakan layak dan praktis serta dapat direkomendasikan sebagai bahan ajar pendukung pembelajaran fisika pada materi energi alternatif.
Proses Matematisasi pada Aktivitas Budidaya Bawang Merah (Studi Fenomenologi pada Petani Bawang Merah di Kabupaten Bima) Fatmah, Fatmah; Citra, Citra; Muhammad Fuadi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.4092

Abstract

Pertanian bawang merah merupakan mata pencaharian utama masyarakat di Kabupaten Bima dan melibatkan berbagai aktivitas yang menuntut ketepatan perhitungan dalam praktik sehari-hari petani. Namun, praktik matematis tersebut belum banyak dikaji sebagai sumber matematika kontekstual berbasis budaya lokal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses matematisasi dalam aktivitas budidaya bawang merah pada masyarakat petani di Kabupaten Bima. Matematisasi dipahami sebagai proses mengubah situasi nyata ke dalam bentuk matematika, baik melalui matematisasi horizontal (menghitung, mengukur, memperkirakan) maupun vertikal (menyusun pola dan strategi kerja yang lebih sistematis). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis fenomenologi. Subjek penelitian adalah petani bawang merah yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan petani melakukan perhitungan kebutuhan bibit berdasarkan luas lahan, penentuan jarak dan kedalaman tanam, pengukuran lebar serta kedalaman parit, estimasi tenaga kerja dan biaya upah, serta teknik pemotongan bibit berdasarkan lama penyimpanan dan musim tanam. Temuan ini menegaskan bahwa matematisasi berkembang dari pengalaman dan pengetahuan lokal petani. Penelitian ini berkontribusi memetakan praktik etnomatematika bawang merah sebagai konteks pembelajaran matematika kontekstual di sekolah.
Efektivitas Model Discovery Learning Berbasis Mind Mapping terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Nurul Hijratul Ummahiroh; Arda, Arda; Mirnawati, Mirnawati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i1.4105

Abstract

Rendahnya tingkat kemampuan berpikir kreatif peserta didik di SMPN 3 Palu yang ditunjukkan melalui keterbatasan dalam mengemukakan ide dan kesulitan memahami materi pembelajaran secara optimal menjadi fenomena yang diperhatikan pada studi ini. Dengan hal tersebut, penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan berpikir kreatif peserta didik di SMPN 3 Palu tahun ajaran 2024-2025 dipengaruhi oleh penggunaan model pembelajaran discovery learning berbasis mind mapping. Penelitian ini menerapkan pendekatan quasi eksperiment dengan desain nonequivalent control group. Penelitian ini tergolong dalam jenis kuantitatif dengan jumlah sampel 56 peserta didik yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol, dimana setiap kelas terdiri dari 28 peserta didik. Pengambilan sampel untuk menentukan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik ini digunakan karena memungkinkan pemilihan sampel dengan karakteristik akademik dan kemampuan berpikir kreatif yang relatif seimbang. Lima butir soal esai yang telah diverifikasi oleh ahli digunakan sebagai alat penelitian. Pada tingkat signifikansi 0,05, uji statistik parametrik seperti uji t sampel independen, uji homogenitas, dan uji normalitas digunakan dalam analisis data. Skor posttest rata-rata untuk kelas eksperimen = 65,04 dan kelompok kontrol = 37,57. Nilai signifikansi (2-tailed) = 0,001 < 0,05 mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Artinya, secara signifikan penerapan model pembelajaran discovery learning berbasis mind mapping meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berpikir kreatif dalam mata pelajaran IPA.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbantuan Adobe Animate Berorientasi Kemampuan Berpikir Kritis Pada Materi Asam Basa Juprizal, Juprizal; Yusnidar, Yusnidar; Febbry Romundza; Wilda Syahri; Isra Miharti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i1.4107

Abstract

Materi asam basa dalam pembelajaran kimia sering dipersepsikan sulit oleh peserta didik karena bersifat abstrak, melibatkan konsep teoretis, simbol, serta perhitungan yang memerlukan pemahaman mendalam. Berdasarkan hasil wawancara dan analisis kebutuhan di SMA Negeri 13 Kota Jambi, ditemukan bahwa peserta didik mengalami kesulitan dalam menyimpulkan teori asam basa, menentukan nilai pH dan pOH, serta mengaitkan konsep tersebut dengan kehidupan sehari-hari. Media pembelajaran yang digunakan masih terbatas pada PowerPoint dan video dokumenter sehingga belum optimal dalam melatih kemampuan berpikir kritis. Kondisi ini menunjukkan perlunya pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif.Penelitian ini bertujuan mengembangkan multimedia interaktif berbantuan Adobe Animate berorientasi pada kemampuan berpikir kritis serta mengetahui tingkat kelayakan produk yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Lee & Owens yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui wawancara, angket validasi ahli materi dan media, angket penilaian guru, serta respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk memperoleh kategori sangat layak dari ahli materi (89%), ahli media (87%), guru (90%), dan peserta didik (91%), sehingga efektif mendukung pemahaman konsep asam basa.
Efektivitas Model Inquiry-Based Learning Berbasis Video Animasi dalam Pembelajaran IPA terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Vanita Adinda Lawide; Mohammad Djamil M. Nur; Mirnawati, Mirnawati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i1.4124

Abstract

Rendahnya capaian kapasitas berpikir kritis peserta didik dalam konteks pembelajaran IPA merefleksikan urgensi penerapan pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif dan sistematis, serta didukung oleh penggunaan media yang representatif dan stimulatif. Sehubungan dengan itu, penelitian ini dirancang guna mengevaluasi sejauh mana model inquiry-based learning yang dipadukan dengan media video animasi mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembahasan materi sistem tata surya. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan rancangan quasi-experimental melalui desain nonequivalent control group. Sampel penelitian ini terdiri dari atas dua kelas VII MTs Alkhairaat Pakuli. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu kontrol dan kelas eksperimen. Data diperoleh melalui administrasi tes sebelum dan sesudah perlakuan dalam bentuk sepuluh soal uraian yang dirancang berdasarkan konstruk keterampilan berpikir kritis. Temuan analisis statistik menunjukkan bahwa pelaksanaan model inquiry-based learning yang didukung oleh media video animasi berkontribusi secara bermakna terhadap aspek kritis peserta didik. Signifikansi pengaruh tersebut dibuktikan melalui nilai posttest kelompok eskperimen (81,25) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (72,31). Berdasarkan hasil uji independent samples t-test menunjukan nilai signifikansi (p)= 0,008 (< 0,005), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, model inquiry-based learning berbasis video animasi efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi sistem tata surya.
Persepsi Guru Sekolah Dasar Mengenai Implementasi Pendekatan Pembelajaran STEM di Kurikulum Merdeka Riski Septiadevana; Safniyeti, Safniyeti; Siti Nur Mufida
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i1.4125

Abstract

Implementasi pendekatan pembelajaran STEM dalam Kurikulum Merdeka menjadi strategi penting untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 peserta didik sekolah dasar. Namun, kesiapan dan persepsi guru terhadap penerapannya masih perlu dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman dan persepsi guru sekolah dasar mengenai implementasi pembelajaran STEM dalam Kurikulum Merdeka di Kota Depok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 50 guru sekolah dasar melalui kuesioner berskala Guttman yang disebarkan secara daring. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 78% guru telah mengenal STEM, tetapi hanya 34% yang pernah mengikuti pelatihan dan merancang pembelajaran, serta 44% yang pernah menerapkannya. Meskipun demikian, 96% guru meyakini STEM melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi dan 94% menilai pendekatan ini sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Hanya 34% yang menganggap implementasinya sulit. Namun, pengalaman mengikuti pelatihan, merancang, dan menerapkan pembelajaran STEM masih terbatas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerimaan konseptual terhadap STEM sudah baik, tetapi pengalaman implementatif masih terbatas. Kontribusi penelitian ini terletak pada pemetaan kesenjangan antara persepsi positif dan praktik implementasi STEM di tingkat sekolah dasar, yang dapat menjadi dasar pengembangan program pelatihan dan kebijakan pendampingan guru secara lebih terarah.
Pengembangan Media Papan Asik Perkalian berbasis QR Code dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III Sekolah Dasar Sustriani, Sustriani; Elok Fariha Sari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i1.4126

Abstract

Rendahnya capaian pembelajaran matematika siswa sekolah dasar, terutama pada pokok bahasan perkalian, dipengaruhi oleh kesulitan siswa dalam memahami konsep dasar perkalian serta terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menilai keefektifan media Papan Asik Perkalian berbasis QR Code dalam meningkatkan capaian belajar siswa kelas III sekolah dasar. Studi ini mengaplikasikan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Borg and Gall yang telah dimodifikasi menjadi delapan tahapan. Subjek penelitian meliputi ahli materi, ahli media, guru dan siswa kelas III SD Negeri Wonolopo 01. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kebutuhan media, angket validasi media, angket respon guru dan siswa serta tes pretest dan posttest pada 27 siswa kelas III. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa media dinyatakan sangat layak berdasarkan validasi ahli materi sebesar 90,62% dan ahli media sebesar 92,18%. Efektivitas media ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata pretest dari 49,07 menjadi 88,70 pada posttest, serta hasil uji N-Gain sebesar 79,05 dengan kategori tinggi. Sehingga, media Papan Asik Perkalian berbasis QR Code dinyatakan memenuhi kriteria kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas untuk dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran matematika dalam peningkatan hasil belajar siswa kelas III sekolah dasar.
Perbedaan Hasil Belajar IPA Siswa dengan Laboratorium Virtual Menggunakan Aplikasi PhET dan Laboratorium Real SMP Negeri 1 Sigi Putri Awalia Safitri; Ardiansyah, Ardiansyah; Rahmawaty, Rahmawaty
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i1.4131

Abstract

Keterbatasan fasilitas laboratorium fisik di sekolah seringkali menghambat pelaksanaan praktikum IPA, sehingga diperlukan alternatif pembelajaran berbasis teknologi seperti laboratorium virtual. Namun, efektivitas laboratorium virtual dibandingkan laboratorium real dalam meningkatkan hasil belajar siswa masih perlu dikaji secara empiris. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan hasil belajar IPA siswa yang menggunakan laboratorium virtual berbasis aplikasi PhET dan laboratorium real pada materi unsur, senyawa, dan campuran di SMPN 1 Sigi. Penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe pretest-posttest control group design digunakan dalam penelitian ini. Seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Sigi dijadikan populasi penelitian, dengan sampel dua kelas: kelas VIII-A (20 siswa) menggunakan laboratorium real dan kelas VIII-B (20 siswa) menggunakan laboratorium virtual PhET, yang ditetapkan melalui teknik purposive sampling. Tes pilihan ganda 13 butir soal digunakan sebagai instrumen penelitian, sudah divalidasi dengan nilai Cronbach's Alpha 0,709. Statistik deskriptif, pengujian normalitas (Shapiro-Wilk), pengujian homogenitas (Levene's Test), pengujian independent sample t-test, N-Gain, serta effect size (Cohen's d) digunakan untuk menganalisis data. Temuan penelitian menunjukkan ada perbedaan nyata hasil belajar siswa yang menggunakan laboratorium virtual PhET serta laboratorium real dengan nilai sig. (2-tailed) p < 0,05. Nilai rata-rata posttest kelas laboratorium real (69,75) lebih tinggi dibandingkan kelas laboratorium virtual PhET (55,00). Peningkatan hasil belajar berdasarkan N-Gain menunjukkan bahwa kelas laboratorium virtual PhET memperoleh kategori sedang (33,77%) sedangkan kelas laboratorium real juga memperoleh kategori sedang (34,74%). Nilai effect size (Cohen's d) 1,057 menunjukkan bahwa laboratorium real memberikan pengaruh kecil namun signifikan terhadap hasil belajar dibandingkan laboratorium virtual PhET. Kesimpulannya, laboratorium real lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa pada materi unsur, senyawa, dan campuran dibandingkan laboratorium virtual PhET di SMP Negeri 1 Sigi.
Pemanfaatan Aplikasi Wordwall Sebagai Alat Evaluasi Pemahaman IPAS Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar: Kajian Kualitatif Deskriptif Dhea Laura Felysia; Meirza Nanda Faradita; Ishmatun Naila
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4017

Abstract

Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang, penggunaan teknologi menjadi semakin penting untuk membangun keterlibatan serta hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan aplikasi Wordwall sebagai alat evaluasi pemahaman peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas IV di SD Muhammadiyah 9 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi empat tahapan.yaitu pengumpulan data, redukasi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wordwall mampu meningkatkan keterlibatan, antusiasme, dan motivasi peserta didik selama proses evaluasi. Fitur kuis interaktif, tampilan visual yang menarik, serta bentuk permainan edukatif membuat peserta didik lebih mudah memahami materi IPAS dan aktif mengikuti kegiatan pembelajaran. Guru juga memiliki peran penting dalam memanfaatkan Wordwall, mulai dari penyusunan soal sesuai kurikulum hingga pendampingan peserta didik selama evaluasi, sehingga proses penilaian menjadi lebih efisien dan bermakna. Secara keseluruhan, Wordwall terbukti menjadi media evaluasi yang relevan, interaktif, dan mampu mengoptimalkan kualitas pembelajaran serta hasil belajar peserta didik di sekolah dasar.

Page 100 of 102 | Total Record : 1015


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 13 No. 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA More Issue