cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 1,015 Documents
Pengembangan E-LKPD Tema Keaneakragaman Hayati Berbasis Hasil Riset untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Konservasi Siswa SMP Kelas VII Endang Purnama; Suroso Mukti Leksono; Adi Nestiadi; Septi Kurniasih
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1484

Abstract

E-LKPD merupakan salah satu sumber pembelajaran yang menarik, bermanfaat, dan mudah beradaptasi. E-LKPD yang dirancang untuk membantu siswa memahami sumber belajar elektronik. Di laptop, ponsel, dan perangkat seluler lainnya, konten ini tersedia untuk digunakan. Berdasararkan hasil penelitian ditemukan perasalahannya adalah bahan ajar yang dikembangakan disekolah belum berintegrasi dan materi belum memuat untuk meningkatakan kemampuan literasi konservasi. Selain itu, pengetahuan siswa terkait kawasan konservasi masih rendah yang membuat siswa kurang memiliki sikap peduli lingkungan, yang menjadi landasan pengembangan E-LKPD tema keanekaragaman hayati berdasarkan hasil riset. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai validitas E-LKPD tema keanekaragaman hayati dalam rangka meningkatkan literasi konservasi siswa kelas VII SMP. Penelitian ini menggunakan model 4-D yang dipadukan dengan metode Research & Development. Hanya ada tiga tahap penerapan model 4-D ini: mendefinisikan, merancang, dan mengembangkan. Lembar penilaian validasi bahan ajar, ahli media, dan ahli materi pelajaran merupakan beberapa instrumen yang digunakan untuk menguji validitas. Analisis data deskriptif kuantitatif dan kualitatif dilakukan. Ahli media memperoleh skor 99,1% dengan kategori “Sangat Valid”, bahan ajar memperoleh skor 87,8%, dan ahli materi memperoleh persentase 85,4% dengan kategori “Sangat Valid”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas E-LKPD bertema “Keanekaragaman Hayati” didasarkan pada hasil penelitian untuk meningkatkan kemampuan literasi konservasi siswa kelas VII SMP.
Analisis Minat Siswa dalam Konteks Integratif: Studi Deskriptif dan Komparatif dalam Pembelajaran Biologi Siska Ulandari; Ogi Danika Pranata; Indah Kencanawati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi minat belajar siswa dalam konteks integratif antara Biologi dan Matematika di dua sekolah menengah atas yang berbeda. Metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif dan komparatif digunakan untuk mengumpulkan data dari 180 siswa kelas XII. Instrumen yang digunakan adalah Kuesioner Integrasi Sains dan Matematika atau Science and Mathemaics Integrated Questionnaire (SMIQ). Instrumen terdiri dari 20 pernyataan yang terbagi menjadi minat Biologi, minat Matematika, dan minat Matematika dan Biologi. Selain itu terdapat satu pernyataan jebakan yang bertujuan untuk meningkatkan validitas respon siswa. Konsekuensinya adalah jumlah data yang dianalisis menjadi lebih sedikit, yaitu 120 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa minat belajar siswa secara keseluruhan berada pada tingkat sedang, dengan nilai rata-rata sekitar 2.7 dari skala 4. Meskipun terdapat sedikit perbedaan antara dua sekolah, perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik. Kesimpulan menyoroti pentingnya pengembangan strategi pembelajaran yang menarik dan keterlibatan faktor internal siswa dalam meningkatkan minat belajar mereka. Saran untuk penelitian lanjutan mencakup eksplorasi lebih lanjut terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa serta pelatihan yang lebih baik bagi guru dalam mengintegrasikan mata pelajaran sains dan matematika. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang minat belajar siswa dalam konteks pembelajaran integratif.
Pengembangan Modul IPA Berbasis STEM untuk Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah Bagi Siswa SMP Margaretha Octavia Salsabila Putri; Pramudya Dwy Aristya Putra; Zainur Rasyid Ridlo
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1490

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menanggapi kesulitan dalam keterampilan pemecahan masalah yang dialami siswa SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi validitas, kepraktisan, dan efektivitas modul IPA berbasis STEM. Fakta dilapangan menyatakan keterampilan pemecahan masalah masih rendah, yang tercermin dari hasil evaluasi PISA tahun 2018. PISA menyatakan penurunan prestasi ilmiah dengan skor 396 dan peringkat 71 dari 79 negara. IPA sering kali dianggap sebagai mata pelajaran yang menantang bagi siswa. Minat yang rendah dari siswa dalam mempelajari IPA dapat berdampak negatif pada perkembangan keterampilan mereka dalam pemecahan masalah. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan menerapkan modul pembelajaran IPA berbasis STEM. Modul ini dikembangkan dengan mengikuti model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Modul yang dihasilkan berfungsi sebagai media pembelajaran yang terintegrasi dengan STEM. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa modul ini mendapat nilai validasi sebesar 87%, sementara modul ajar mencapai 92,5%. Kepraktisan modul dinilai sebesar 90,09%. Selain itu, berdasarkan hasil pretest dan posttest, nilai n-gain sebesar 0,56 menunjukkan bahwa modul IPA berbasis STEM dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa dengan tingkat kategori yang sedang. Respons siswa terhadap modul tersebut juga sangat positif, dengan nilai angket respon siswa mencapai 89,03% dalam kategori sangat baik.
Analisis Citra Visual Fase-Fase Bulan dalam Tinjauan Sistem Koordinat Bola Langit Abd. Haji Amahoru; Ashari Bayu Prasada Dulhasyim; Sri Rahmadani Pulu
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1492

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan mengamati dan merekam citra digital dari setiap fase bulan yang tampak di langit maluku, kemudian dilakukan analisis citra visual berdasarkan sistem koordinat bola langit. Variabel yang diamati dalam penelitian ini berupa data visual dan parameter astronomi yang meliputi: a) Fase Bulan; b) Fraksi Iluminasi Bulan; c) Ketinggian Bulan; d) Ketinggian Matahari; e) Umur bulan; f) Azimuth Bulan; dan g) Azimuth Matahari. Data utama berupa bentuk fase-fase bulan didapatkan dari hasil pemotretan menggunakan kamera lapangan SONY DSC-H300. Data citra visual yang diperoleh pada setiap fase kemudian dianalisis berdasarkan sistem koordinat bola langit yang memberikan hasil berupa data realtime dan gambaran dari bulan dan matahari pada koordinat bola langit yang mempengaruhi terbentuknya fase-fase bulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa setiap kali bulan teramati pada fase tertentu maka bulan selalu berada pada ketinggian yang berbeda di atas horizon. Saat fase purnama terjadi, nilai fraksi iluminasi mendekati 100% dengan nilai selisih azimuth antara bulan dan matahari mencapai 180o dan umur bulan mencapai 14-15 hari. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa perubahan bentuk visual pada setiap fase-fase bulan yang kita amati dari bumi diakibatkan oleh perubahan ketinggian, azimuth serta parameter astronomis lainnya yang dimiliki bulan dan matahari dalam kerangka koordinat bola langit sehingga hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai rujukan untuk menganalisis dan memahami mekanisme perubahan bentuk dari setiap fase bulan, sehingga fase-fase bulan tidak hanya dipandang sebatas fenomena alam yang indah, melainkan dapat dipahami sebagai suatu peristiwa sains yang komprehensif.
Penerapan Multimedia Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Meningkatkan Hasil Belajar dan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Meike Paat; Armstrong F. Sompotan; Aneke Pesik; Yohanes Bery Mokalu; Imriani Moroki
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1493

Abstract

Tujuan penelitian yaitu mengoptimalkan hasil belajar serta keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa dalam pembelajaran dengan penerapan multimedia pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah pada Siswa SMP Negeri 7 Bitung. Penelitian tindakan kelas diimplementasikan lewat dua siklus, pada tiap siklus terdapat tiga sesi. Subjek penelitian ini yaitu 20 siswa kelas 9, dengan tahapan penelitian terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta refleksi. Pengumpulan data melalui tes dengan menggunakan soal high order thinking skills, observasi, serta dokumentasi, dan dianalisis menggunakan rumus, rata-rata, dan persentase. Analisis yang dilakukan terdapat peningkatan hasil belajar, serta ketrampilan berpikit tingkat tinggi. Peningkatan itu terlihat dari nilai ketuntasan siswa dan ketuntasan klasikal yang meningkat pada setiap siklus, dari rata-rata nilai siklus I sejumlah 52, pada siklus II sejumlah 69, dan pada siklus III menjadi 82. Jumlah Siswa yang memenuhi nilai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran yaitu 8 Siswa (siklus I), 13 Siswa (siklus II), menjadi 18 (Siklus III). Pertambahan persentase ketuntasan klasikal siswa dari siklus I sejumlah 40%, siklus II 65%, menjadi 90% pada siklus III, kesimpulan dari penelitian ini yaitu terjadi peningkatan hasil belajar serta keterampilan berpikir tingkat tinggi Siswa.
Kompetensi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) Guru IPA dalam Pembelajaran di Kelas: A Systematic Literatur Review Abdul Latip; Devie Febriansari; Alifianita Anake Yansri; Annisa Mustika Pertiwi; Mona Anju Sansena
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1495

Abstract

Perkembangan digitalisasi menjadikan teknologi semakin diperlukan dalam pembelajaran IPA, namun demikian kehadiran teknologi ini perlu diimbangi dnegan kompetensi Guru IPA. Kompetensi yang harus dimiliki oleh guru IPA salah satunya yaitu kompetensi Technological, Pedagogical, Content Knowledge (TPACK). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis dan kajian secara literatur mengenai kompetensi TPACK guru IPA dalam pembelajaran di kelas. Penelitian ini menggunakan systematic literatur review (SLR) dengan sumber data primer berasal dari berbagai hasil penelitian dengan tema TPACK pada guru IPA. Pada proses SLR terdapat empat tahapan utama, yaitu clasification and approach, search and select, analyzis, and report. Pada SLR ini fokus utama mengkaji kompetensi TPACK pada guru IPA daro 30 artikel yang sudah diseleksi sesuai kriteria dan kebutuhan penelitian. Hasil SLR menunjukkan bahwa kompetensi TPACK yang diukur pada guru IPA dalam berbagai penelitian meliputi tujuh aspek, yaitu pengetahuan teknologi (TK), pengetahuan konten (CK), pengetahuan pedagogi (PK), pengetahuan teknologi dan konten (TCK), pengetahuan teknologi dan pedagogi (TPK), pengetahuan pedagogi dan konten (PCK), dan pengetahuan terintegrasi antara konten, teknologi, dan pedagogi secara komprhensif (TPACK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPACK guru IPA memiliki kategori yang berbeda, mulai dari kurang, cukup, baik sampai sangat baik. Perbedaan ini memberi gambaran bahwa kompetensi TPACK guru IPA masih perlu pengembangan dan peningkatan melalui program dan aktivitas yang terencana dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik kurikulum serta siswa.
Pengembangan E-Modul dengan Book Creator Tema Metabolisme Tubuh untuk Membantu Visualisasi Konsep IPA Peserta Didik Kelas VII SMP Khusniawati Khusniawati; Lukman Nulhakim; Annisa Novianti Taufik; M. Sutarno
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1497

Abstract

Dalam pembelajaran IPA, beberapa bahan ajar yang digunakan di SMP bersifat teks book, belum dikemas secara terpadu dan animatif sehingga belum mendukung visualisasi konsep IPA dengan baik. Dari analisis masalah yang ada pada latar belakang maka dikembangkanlah bahan ajar berupa e-modul dengan book creator tema metabolisme tubuh. Tujun penelitian ini ialah menganalisis tingkat validasi e-modul dengan book creator tema metabolisme tubuh untuk membantu visualisasi konsep IPA peserta didik kelas VII SMP. Metode penelitian research & development (R&D) dengan model pengembangan 4D Thiagarajan yang meliputi bagian pendefinisian (define), bagian perancangan (design), dan bagian pengembangan (develop) sampai uji validasi ahli. Pada tahap develop instrumen yang digunakan pada uji validasi yakni lembar angket untuk validasi ahli materi, ahli media, dan ahli praktisi (guru IPA SMP). Dalam penelitian ini analisis data dilakukan secara kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Total nilai persentase rata-rata keseluruhan dari tiga ahli materi, tiga ahli media, dan tiga ahli praktisi (guru IPA SMP) yakni 89,28% dalam kategori “sangat valid”. Berdasarkan hal tersebut, maka e-modul dengan book creator tema metabolisme tubuh untuk membantu visualisasi konsep ipa peserta didik kelas VII SMP dinyatakan sangat valid dapat diaplikasikan dalam pembelajaran IPA.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika melalui Pembelajaran STEM Sudarsono Sudarsono
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1498

Abstract

Meningkatkan keahlian matematika terutama untuk siswa sekolah menengah atas, diperlukan inovasi. adalah menggunakan pembelajaran Science, Technology, Engineering, Mathematics dalam memperkuat kemampuan untuk menyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemecahan masalah. Metode penelitian ini adalah desain eksperimen. Adapun instrumen antara lain: lembar Tes, observasi, dan angket akan digunakan. Subyek yang akan di teliti adalah peserta didik X SMA. Hasil analisis membuktikan bahwa siswa dalam pembelajaran STEM memiliki kemampuan yang lebih baik dari pada siswa dengan pengajaran konvensional.
Implementasi Penggunaan E-LKPD Berbasis Open ended Problem Tema Pemanasan Global untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta didik Kelas VII Tiara Rahmi; Suroso Mukti Leksono; Annisa Novianti Taufik
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1499

Abstract

Berfikir kreatif merupakan salah satu tuntutan keterampilan abad 21 yang perlu dimiliki oleh seluruh peserta didik. Kemampuan berfikir kreatif ini dapat dilatih dengan penggunaan bahan ajar. Bahan ajar yg dapat digunakan yaitu E-LKPD. Dalam penelitian ini akan berfokus pada uji coba terbatas E-LKPD yang sudah dirancang sebelumnya. Melalui penelitian ini akan didapatkan respon peserta nantinya respon ini akan digunakan untuk penyempurnaan produk E-LKPD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi E-LKPD berbasis Open ended problem terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas VII dalam skala uji terbatas, dan mendeskripsikan respon peserta didik setelah menggunakan E-LKPD berbasis Open ended Problem untuk melatih kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas VII. metode penelitian yang digunakan dan (R&D) dengan 4D yang sudah dimodifikasi sebagai desain penelitiannya. Pada penelitian sebelumnya telah dilaksanakan tahap define, design, dan develop (yang dilakukan hanya sampai tahap uji validasi). Tahapan penelitian yang dilakukan selanjutnya yaitu uji coba terbatas dan revisi produk. Instrument yang digunakan yaitu tes uraian, lembar angket respon, dan lembar Observasi. Hasil penelitian ini menunjukan 80,98% masukkedalam kategori kreatif, dan E-LKPD berbasis open ended problem ini dapat digunakan sebagai bahan ajar pendukung bagi peserta didik atau guru pada tingkat SMP Kelas VII untuk mengasah kemampuan berpikir kreatif peserta didik.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Adversity Quotient (AQ) pada Materi Aritmatika Sosial Nadila Almubarokah; Roseli Theis; Dewi Iriani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1501

Abstract

Berbagai kesalahan yang dialami siswa ketika menyelesaikan masalah matematika karena siswa tidak mampu mengenali informasi penting yang ada dalam masalah, serta fakta nyata dan hubungan inferensial yang harus dipahami. Adversity Quotient (AQ) dapat menjadi kunci untuk memahami bagaimana siswa menghadapi tantangan dan kemalangan, serta dapat memengaruhi kemampuan berpikir kritisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Adversity Quotient (AQ) pada materi Aritmatika Sosial Kelas IX A SMP N 17 Kota Jambi. Pelaksanaan penelitian ini pada siswa kelas IX SMPN 17 Kota Jambi dengan subjek diambil sebanyak 6 siswa. Teknik pengumpulan data berupa tes kemampuan berpikir kritis, wawancara, dan angket Adversity Quotient. Prosedur yang dilakukan dalam penelitian kualitatif ini yakni meliputi tahapan pra-lapangan, tahapan pekerjaan lapangan dan tahapan analisis data. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam subjek penelitian memiliki proses berpikir yang berbeda-beda, sejalan dengan perbedaan kategori AQ yang dimiliki oleh tiap subjek penelitian. Di mana subjek penelitian yang memiliki AQ tinggi dan AQ sedang memiliki kemampuan berpikir kritis yang lebih baik dari subjek penelitian yang memiliki AQ rendah dalam menyelesaikan soal tes.

Page 46 of 102 | Total Record : 1015


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 13 No. 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA More Issue