cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 1,015 Documents
Kompetensi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) Guru IPA dalam Pembelajaran di Kelas: A Systematic Literatur Review Abdul Latip; Devie Febriansari; Alifianita Anake Yansri; Annisa Mustika Pertiwi; Mona Anju Sansena
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1495

Abstract

Perkembangan digitalisasi menjadikan teknologi semakin diperlukan dalam pembelajaran IPA, namun demikian kehadiran teknologi ini perlu diimbangi dnegan kompetensi Guru IPA. Kompetensi yang harus dimiliki oleh guru IPA salah satunya yaitu kompetensi Technological, Pedagogical, Content Knowledge (TPACK). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis dan kajian secara literatur mengenai kompetensi TPACK guru IPA dalam pembelajaran di kelas. Penelitian ini menggunakan systematic literatur review (SLR) dengan sumber data primer berasal dari berbagai hasil penelitian dengan tema TPACK pada guru IPA. Pada proses SLR terdapat empat tahapan utama, yaitu clasification and approach, search and select, analyzis, and report. Pada SLR ini fokus utama mengkaji kompetensi TPACK pada guru IPA daro 30 artikel yang sudah diseleksi sesuai kriteria dan kebutuhan penelitian. Hasil SLR menunjukkan bahwa kompetensi TPACK yang diukur pada guru IPA dalam berbagai penelitian meliputi tujuh aspek, yaitu pengetahuan teknologi (TK), pengetahuan konten (CK), pengetahuan pedagogi (PK), pengetahuan teknologi dan konten (TCK), pengetahuan teknologi dan pedagogi (TPK), pengetahuan pedagogi dan konten (PCK), dan pengetahuan terintegrasi antara konten, teknologi, dan pedagogi secara komprhensif (TPACK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPACK guru IPA memiliki kategori yang berbeda, mulai dari kurang, cukup, baik sampai sangat baik. Perbedaan ini memberi gambaran bahwa kompetensi TPACK guru IPA masih perlu pengembangan dan peningkatan melalui program dan aktivitas yang terencana dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik kurikulum serta siswa.
Pengembangan E-Modul dengan Book Creator Tema Metabolisme Tubuh untuk Membantu Visualisasi Konsep IPA Peserta Didik Kelas VII SMP Khusniawati, Khusniawati; Lukman Nulhakim; Annisa Novianti Taufik; M. Sutarno
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1497

Abstract

Dalam pembelajaran IPA, beberapa bahan ajar yang digunakan di SMP bersifat teks book, belum dikemas secara terpadu dan animatif sehingga belum mendukung visualisasi konsep IPA dengan baik. Dari analisis masalah yang ada pada latar belakang maka dikembangkanlah bahan ajar berupa e-modul dengan book creator tema metabolisme tubuh. Tujun penelitian ini ialah menganalisis tingkat validasi e-modul dengan book creator tema metabolisme tubuh untuk membantu visualisasi konsep IPA peserta didik kelas VII SMP. Metode penelitian research & development (R&D) dengan model pengembangan 4D Thiagarajan yang meliputi bagian pendefinisian (define), bagian perancangan (design), dan bagian pengembangan (develop) sampai uji validasi ahli. Pada tahap develop instrumen yang digunakan pada uji validasi yakni lembar angket untuk validasi ahli materi, ahli media, dan ahli praktisi (guru IPA SMP). Dalam penelitian ini analisis data dilakukan secara kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Total nilai persentase rata-rata keseluruhan dari tiga ahli materi, tiga ahli media, dan tiga ahli praktisi (guru IPA SMP) yakni 89,28% dalam kategori “sangat valid”. Berdasarkan hal tersebut, maka e-modul dengan book creator tema metabolisme tubuh untuk membantu visualisasi konsep ipa peserta didik kelas VII SMP dinyatakan sangat valid dapat diaplikasikan dalam pembelajaran IPA.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika melalui Pembelajaran STEM Sudarsono, Sudarsono
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1498

Abstract

Meningkatkan keahlian matematika terutama untuk siswa sekolah menengah atas, diperlukan inovasi. adalah menggunakan pembelajaran Science, Technology, Engineering, Mathematics dalam memperkuat kemampuan untuk menyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemecahan masalah. Metode penelitian ini adalah desain eksperimen. Adapun instrumen antara lain: lembar Tes, observasi, dan angket akan digunakan. Subyek yang akan di teliti adalah peserta didik X SMA. Hasil analisis membuktikan bahwa siswa dalam pembelajaran STEM memiliki kemampuan yang lebih baik dari pada siswa dengan pengajaran konvensional.
Implementasi Penggunaan E-LKPD Berbasis Open ended Problem Tema Pemanasan Global untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta didik Kelas VII Rahmi, Tiara; Suroso Mukti Leksono; Annisa Novianti Taufik
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1499

Abstract

Berfikir kreatif merupakan salah satu tuntutan keterampilan abad 21 yang perlu dimiliki oleh seluruh peserta didik. Kemampuan berfikir kreatif ini dapat dilatih dengan penggunaan bahan ajar. Bahan ajar yg dapat digunakan yaitu E-LKPD. Dalam penelitian ini akan berfokus pada uji coba terbatas E-LKPD yang sudah dirancang sebelumnya. Melalui penelitian ini akan didapatkan respon peserta nantinya respon ini akan digunakan untuk penyempurnaan produk E-LKPD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi E-LKPD berbasis Open ended problem terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas VII dalam skala uji terbatas, dan mendeskripsikan respon peserta didik setelah menggunakan E-LKPD berbasis Open ended Problem untuk melatih kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas VII. metode penelitian yang digunakan dan (R&D) dengan 4D yang sudah dimodifikasi sebagai desain penelitiannya. Pada penelitian sebelumnya telah dilaksanakan tahap define, design, dan develop (yang dilakukan hanya sampai tahap uji validasi). Tahapan penelitian yang dilakukan selanjutnya yaitu uji coba terbatas dan revisi produk. Instrument yang digunakan yaitu tes uraian, lembar angket respon, dan lembar Observasi. Hasil penelitian ini menunjukan 80,98% masukkedalam kategori kreatif, dan E-LKPD berbasis open ended problem ini dapat digunakan sebagai bahan ajar pendukung bagi peserta didik atau guru pada tingkat SMP Kelas VII untuk mengasah kemampuan berpikir kreatif peserta didik.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Adversity Quotient (AQ) pada Materi Aritmatika Sosial Nadila Almubarokah; Roseli Theis; Dewi Iriani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1501

Abstract

Berbagai kesalahan yang dialami siswa ketika menyelesaikan masalah matematika karena siswa tidak mampu mengenali informasi penting yang ada dalam masalah, serta fakta nyata dan hubungan inferensial yang harus dipahami. Adversity Quotient (AQ) dapat menjadi kunci untuk memahami bagaimana siswa menghadapi tantangan dan kemalangan, serta dapat memengaruhi kemampuan berpikir kritisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Adversity Quotient (AQ) pada materi Aritmatika Sosial Kelas IX A SMP N 17 Kota Jambi. Pelaksanaan penelitian ini pada siswa kelas IX SMPN 17 Kota Jambi dengan subjek diambil sebanyak 6 siswa. Teknik pengumpulan data berupa tes kemampuan berpikir kritis, wawancara, dan angket Adversity Quotient. Prosedur yang dilakukan dalam penelitian kualitatif ini yakni meliputi tahapan pra-lapangan, tahapan pekerjaan lapangan dan tahapan analisis data. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam subjek penelitian memiliki proses berpikir yang berbeda-beda, sejalan dengan perbedaan kategori AQ yang dimiliki oleh tiap subjek penelitian. Di mana subjek penelitian yang memiliki AQ tinggi dan AQ sedang memiliki kemampuan berpikir kritis yang lebih baik dari subjek penelitian yang memiliki AQ rendah dalam menyelesaikan soal tes.
Analisis Kemampuan Reversible Thinking Matematis Siswa pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel Dian Rizki Amalia; Roseli Theis; Marlina, Marlina
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1502

Abstract

Kemampuan Reversible Thinking menjadi kemampuan yang sangat penting dimiliki siswa ketika memecahkan permasalahan matematika. Melalui kemampuan Reversible Thinking siswa mampu melihat cara penyelesaian masalah bukan hanya dari satu sudut pandang saja, tetapi juga pembalikannya. Kemampuan ini memungkinkan siswa agar mampu menyelesaikan masalah matematika secara kompleks Namun kenyataannya kemampuan Reversible Thingking masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis kemampuan Reversible Thinking siswa pada materi persamaan linear satu variabel. Ini merupakan penelitian deskriptif dan termasuk dalam penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VII-E SMP Negeri 17 Kota Jambi dengan subjek penelitian yang berjumlah 9 orang. Instrumen tes pada penelitian ini berupa lembar soal tes kemampuan Reversible Thinking dan lembar pedoman wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian kualitatif ini meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini memberikan hasil bahwa kemampuan Reversible Thinking siswa berbeda-beda, hal ini dilihat dari hasil jawaban siswa dalam menyelesaikan soal tes Kemampuan Reversible Thinking, dimana hanya S1 dan S2 yang mampu memenuhi ketiga indikator tersebut dalam menyelesaikan soal tes pada soal nomor 1 dan soal nomor 2. Dan untuk S3, S4, S5, S6, S7, S8, dan S9 memiliki kemampuan Reversible Thinking dengan pencapaian indikator yang beragam.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Model Discovery Learning pada Siswa SMP Mahdalena Lasma Siregar; Sri Winarni; Marlina, Marlina
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1503

Abstract

Permasalahan yang sering ditemui dalam pembelajaran matematika adalah rendahnya kemampuan pemahaman konsep siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada materi fungsi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan dekriptif. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 17 Kota Jambi kelas VIII.E tahun ajaran 2023/2024 dengan jumlah subjek sebanyak 24 orang. Instrumen penelitian berupa lembar soal tes kemampuan pemahaman konsep matematika dan lembar pedoman wawancara. Instrumen tes soal kemampuan pemahaman konsep akan di uji kredibilitasnya menggunakan pendapat ahli (Judgment Expert). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi tes kemampuan pemahaman konsep, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian kualitatif ini meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian diperoleh sebanyak 24 subjek yang melaksanakan tes kemampuan pemahaman konsep. Dimana dari 24 subjek ada 9 subjek yang memenuhi ketujuh indikator, ada 6 yang memenuhi enam indikator, ada 5 subjek yang memenuhi lima indikator, dan ada 4 subjek yang hanya memenuhi empat indikator.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif dalam Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Tipe Kepribadian Ekstrovert dan Introvert Siswa Harum Isla Adila; Dewi Iriani; Ilham Falani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1504

Abstract

Tipe kepribadian mempunyai keterampilan berpikir kreatif yang berbeda-beda dalam memecahkan masalah. Siswa yang memiliki tingkat kepribadian yang berbeda dan pemecahan masalah yang berbeda, maka dalam menyelesaikan suatu persoalan atau masalah mempunyai cara penyelesaian yang berbeda juga Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menghasilkan gambaran yang jelas dan terperinci mengenai kemampuan berpikir kreatif dalam pemecahan masalah matematika dalam menyelesaikan soal pola bilangan berdasarkan tipe kepribadian ekstrovert dan introvert siswa kelas VIII SMP N 17 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas kelas VIII-I SMPN 17 Kota Jambi tahun ajaran 2023/2024 sebanyak 6 subjek. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi dokumentasi, angket, dan tes kemampuan pemecahan masalah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: angket tipe kepribadian, tes kemampuan berpikir kreatif, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian kualitatif ini meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verivikasi. Adapun prosedur yang dilakukan dalam penelitian kualitatif ini yakni meliputi tahap pra-lapangan dan tahap pekerjaan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif dalam pemecahan masalah matematika siswa berbeda-beda, kepribadian siswa mempengaruhi kemampuan siswa.
Pengembangan Media Web Google sites Terintegrasi Tiktok Menggunakan Creative Problem Solving untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Dina Maryana; Mujahidawati, Mujahidawati; Gugun Simatupang
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1511

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VIII di SMPN 7 Muaro Jambi berada pada tingkat yang relatif rendah. Ini disebabkan beberapa faktor salah satunya media pembelajaran yang kurang memfasilitasi kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Upaya meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dapat dilakukan melalui penggunaan media yang memfasilitasi kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui media Web Google sites terintegrasi Tiktok menggunakan model Creative Problem Solving untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa melalui kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). Adapun hasil kevalidan materi sebesar 82,14% dengan kategori “sangat valid”, hasil kevalidan desain sebesar 82,35% dengan kategori “sangat valid”. Hasil kepraktisan oleh guru yakni 93,33% dengan kategori “sangat praktis”, sedangkan persentase hasil kepraktisan oleh siswa yakni sebesar 89,89% dengan kategori “sangat praktis”. Adapun hasil keefektifan angket respon siswa yakni sebesar 86,41% dengan kategori “sangat efektif”. Hasil perhitungan rata-rata nilai N-gain diperoleh sebesar 0,66 dengan kategori peningkatan “Sedang” dan persentase sebesar 66% dengan kategori “Cukup Efektif”. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa media Web Google sites terintegrasi Tiktok menggunakan model Creative Problem Solving dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa.
Analisis Kebutuhan Penilaian Berbasis Literasi Teknologi pada Materi Fluida Abdul Rafid Fakhrun Gani; Sabani, Sabani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran dan proses penilaian literasi teknologi pada materi fluida yang dilakukan di sekolah MAN Binjai. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan Bersama dengan 2 guru fisika untuk mengetahui pada fase pra pembelajaran, pembelajaran, dan evaluasi telah berbais literasi teknologi ataukah tidak. Metode observasi dilakukan dengan 4 analisis, yaitu analisis kurikulum dan ATP, analisis modul ajar, analisis tugas siswa, dan lembar observasi siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis literasi teknologi telah diterapkan di MAN Binjai, namun proses penilaian yang dilakukan belum mencakup penilaian berbasis literasi teknologi. Penilaian yang dilakukan tidak sesuai dengan standar penilaian yang ditetapkan ATP, sehingga terjadi ketidaksesuaian antara proses pembelajaran dengan evaluasi yang dilakukan.

Page 74 of 102 | Total Record : 1015


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 13 No. 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA More Issue