cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua - Padangsidimpuan
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal) Indonesian Health Scientific Journal is a tools of publication of research results and community service with the theme of health. This journal will be published online through the official website of University Of Aufa Royhan Padangsidimpuan city. This journal will be published every 6 months in June and December each year
Articles 531 Documents
HUBUNGAN DOMAIN PERILAKU DAN PENDAPATAN DENGAN RISIKO KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEUREUBO KABUPATEN ACEH BARAT aja nursella; Susy Sriwahyuni; Lili Eky Nursia; Darmawan; Ernawati
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1472

Abstract

Di Kabupaten Aceh Barat, dimana Puskesmas Meureubo berada, kejadian ISPA secara konsisten tinggi dan terus meningkat. Pendekatan kuantitatif menggunakan desain cross-sectional digunakan dalam penelitian ini. Seluruh 3.029 ibu yang anaknya berusia di bawah dua tahun yang tinggal di sekitar Puskesmas Meureubo Kabupaten Aceh Barat dilibatkan dalam penelitian tersebut. dengan total delapan puluh empat sampel, metode pengambilan sampelnya adalah Simple Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan survei dan dianalisis menggunakan uji chi-square, memastikan tingkat signifikan p<0,05. Analisis univariat digunakan dalam analisis data untuk mendapatkan data distribusi frekuensi untuk setiap variabel. Data kemudian ditampilkan dalam tabel frekuensi. Analisis bivariat, yang menggunakan uji chi-square SPSS versi 22, digunakan untuk mengamati hubungan antar variabel. Studi ini menemukan bahwa kejadian ISPA pada balita berkorelasi dengan pengetahuan (Nilai-P 0,000), sikap (Nilai-P 0,000), tindakan (Nilai-P 0,001), dan pendapatan (Nilai-P 0,004). Penelitian ini menemukan bahwa pengetahuan, sikap, tindakan, dan pendapatan semuanya berperan dalam prevalensi ISPA pada balita. Informasi lebih lanjut harus tersedia bagi orang tua untuk menurunkan risiko ISPA pada balita, mendorong tidak merokok dirumah, menjaga kebersihan, dan juga meningkatkan pendapatan keluarga melalui berbagai upaya pemberdayaan ekonomi dan pendampingan gizi.
Penerapan Penerapan Program STBM Pilar 2 Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Dengan Kejadian Diare Di Wilayah Kerja Pukesmas Trauma Center Kota Samarinda Melati, Eka
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar 2 dengan frekuensi kejadian diare dan mengevaluasi efektivitas program STBM dalam mengurangi kejadian diare di wilayah kerja Puskesmas Trauma Center Kota Samarinda. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan kasus kontrol, yang melibatkan 142 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur pelaksanaan program STBM pilar 2 Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan kejadian diare. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan program Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) berpengaruh signifikan terhadap kejadian diare di wilayah kerja Puskesmas Trauma Center. Temuan ini menekankan pentingnya pendidikan tentang pentingnya praktik CTPS untuk mencegah penyakit, terutama diare.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PRESTASI BELAJAR DAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA SEKOLAH DI SD INPRES 1 TALISE NURASIAH, Nurasiah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1529

Abstract

Pola asuh adalah cara orang tua berinteraksi, mendidik, dan membimbing anak. Cara orang tua mengasuh akan berpengaruh terhadap prestasi belajar dan kecerdasan emosional anak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan prestasi belajar dan kecerdasan emosional anak usia sekolah di SD Inpres 1 Talise. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, menggunakan desain observasional analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelas IV dan V di SD Inpres 1 Talise yang berjumlah 82 orang. Dengan teknik pengambilan sampel yaitu Probability Sampling. Hasil penelitian dari 45 responden menunjukan bahwa ada hubungan pola asuh orang tua dengan prestasi belajar anak dengan hasil uji Chi-Square didapatkan p value 0,030 dan ada hubungan pola asuh orang tua dengan kecerdasan emosional anak dengan hasil uji Chi-Square didapatkan p value 0,033. Terdapat ada hubungan pola asuh orang tua dengan prestasi belajar dan kecerdasan emosionala anak usia sekolah di SD Inpres 1 Talise. Diharapkan Bagi masyarakat, orang tua, dan SD Inpres 1 Talise agar memilih cara terbaik untuk mengasuh anak dan agar mengembangkan program pendidikan berkaitan dengan pola asuh orang tua di sekolah.
ANALISIS FAKTOR YANG BERPENGARUH DENGAN KEJADIAN TB PARU DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS PARUMPANAI KABUPATEN LUWU TIMUR TAHUN 2024 Stevi Yanti Nopita Sari; Uly, Nilawati; Al-Maidin, Achmad R.Mutaqien; ZAMLI, ZAMLI
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1536

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang merupakan penyebab utama kesehatan yang buruk dan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia, TB merupakan penyebab utama kematian dari agent infeksi tunggal dengan peringkat di atas HIV/AIDS. TB disebabkan oleh basil Mycobacterium tuberculosis, yang menyebar ketika orang yang sakit TB mengeluarkan bakteri ke udara, misalnya dengan batuk. Ini biasanya mempengaruhi paru-paru (TB paru) tetapi juga dapat mempengaruhi organ tubuh lain (TB Ekstra Paru). Sekitar seperempat populasi dunia terinfeksi M. tuberculosis dan dengan demikian berisiko terkena penyakit TB. Tujuan Penelitian: Faktor Yang Berpengaruhi Dengan Kejadian Tb Paru Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Parumpanai Kabupaten Luwu Timur. Penelitian: Responden penelitian yaitu pasien TB Paru dan pasien suspek berjumlah 51 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian analitik korelasi menggunakan rancangan cross sectional dan uji korelasi spearman’s rho menggunakan SPSS 26 for windows. Hasil dan Kesmipulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh status gizi p value = 0,610 > 0,05, tidak terdapat pengaruh income p value = 0,285 > 0,05, Ada pengaruh hygiene rumah dengan dimana nilai p value = 0,003 < 0,05 dengan nilai korelasi sedang, ada pengaruh kebiasaan merokok dengan kejadian TB paru di dimana nilai p value = 0,001 < 0,05 dengan nilai korelasi sedang, serta ada pengaruh riwayat kontak dengan kejadian TB Paru dimana nilai p value = 0,017 < 0,05 dengan nilai korelasi sedang. Saran: masyarakat lebih memperhatikan kesehatannya dengan menjaga asupan gizi, serta pihak terkait mengedukasi masyarakat akan bahaya merokok serta menjaga sanitasi lingkungan.
Manajemen Risiko dengan Menggunakan Metode HIRARC di Stasiun Kamar Asap, Pabrik Pengolahan Karet, PTPN III Kebun Bandar Betsy Sabda Pratama
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1537

Abstract

Di dunia industri tentu saja memiliki bahaya dan risiko kecelakaan yang besar. Bahaya dan Risiko perlu dilakukan penilaian berdasarkan tingkat keparahan yang terjadi untuk selanjutnya dilakukan pengendalian dari risiko yang ada. Pengendalian perlu dilakukan guna mengurangi atau bahkan menghilangkan potensi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang dapat terjadi di lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui sumber-sumber bahaya dan penilaian risiko kecelakaan kerja serta pengendalian risiko kecelakaan kerja di Stasiun Kamar Asap, Pabrik Pengolahan Karet, PTPN III Kebun Bandar Betsy. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus yang merupakan terapan dalam metode HIRARC yang umum digunakan di institusi pekerjaan seperti industri dan pertambangan yang berisiko tinggi. Hasil dari identifikasi bahaya, terdapat 11 sumber bahaya yang muncul di lokasi kerja. Selanjutnya, dari hasil penilaian risiko terdapat 4 potensi risiko tinggi dengan persentase 36%, 6 potensi risiko sedang dengan persentase 55%, 1 potensi risiko rendah dengan persentase 9%. Potensi risiko tertinggi terdapat pada saat petugas melakukan pembuangan abu, pengontrolan kamar asap, pendorongan lori, dan saat melakukan pekerjaan lebih dari satu/merangkap tugas. Oleh karena itu, dilakukan pengendalian risiko, yaitu dengan menyediakan Alat Pelindung Diri yang dibutuhkan oleh para pekerja dan yang sesuai dengan standar, memberikan pendidikan tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja, khususnya tentang ergonomi, selalu memantau kondisi pekerja di lapangan kerja.
Hubungan Pengetahuan Dan Kepatuhan Perawatan Kaki Pada Pasien Dengan Luka Diabetikum Di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah MANTO, SRILIANI S; Kindang, Ismunandar Wahyu; Suaib
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1542

Abstract

Diabetes mellitus merupakan sekelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan pengetahuan dan kepatuhan perawatan kaki pada pasien dengan luka diabetikum di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional menggunakan desain analitik korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien diabetes mellitus tipe II yang dirawat di Ruang Rawat Inap RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah yang berjumlah 106 orang. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Hasil penelitian dari 51 responden menunjukan bahwa ada hubungan antara pengetahuan perawatan kaki pada pasien dengan luka diabetikum di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah dengan hasil uji Chi-Square didapatkan p value 0,039 dan ada hubungan antara kepatuhan perawatan kaki pada pasien dengan luka diabetikum di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah dengan hasil uji Chi-Square didapatkan p value 0,014. Ini berarti ada hubungan bermakna antara pengetahuan dan kepatuhan perawatan kaki pada pasien dengan luka diabetikum. Ada hubungan antara pengetahuan dan kepatuhan perawatan kaki pada pasien dengan luka diabetikum di RSUD Undata Provinsi Suawesi Tengah. Bagi masyarakat diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan perawatan kaki pada pasien dengan lukadiabetikum serta menyesuaikan keadaan diri tentang penyakit diabetes mellitus dan untuk RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah agar meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pasien diabetes mellitus. Kata kunci: Pengetahuan, Kepatuhan, Perawatan Kaki Diabetikum
STUDI EKSPLORASI VERBAL ABUSE PADA ANAK USIA 11-12 TAHUN -, Atik Sugiyarti; Andri Kenti Gayatina; Eka Wahyuningrum
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1544

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Kekerasan verbal dapat berupa penghinaan, ejekan, atau kata-kata yang merendahkan anggota keluarga lainnya. Kekerasan ini seringkali dilakukan dalam situasi konflik atau ketika emosi sedang tidak terkontrol, pengaruh lingkungan atau kebiasaan buruk dalam keluarga. Seringkali orang tua meracuni jiwa anak dengan label negatif, jika apa yang dilakukan anak tidak sesuai dengan harapan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara jelas tentang verbal abuse yang pernah dialami anak serta menganalisa verbal abuse yang pernah mereka alami. Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis yang bertempat di SDN 01 karangpandan dengan jumlah patrisipan 5 orang siswa kelas 5 dan 6. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam bertemu langsung dengan partisipan. Hasil wawancara dibuat transkrip dan dianalisis menggunakan model Colaizzi. Hasil: Karakteristik dalam penelitian ini adalah anak umur 11-12 tahun, baik laki-laki maupun perempuan pernah mengalami verbal abuse yang di lakukan orang tua. Hasil penelitian didapatkan tiga tema yaitu faktor ibu marah adalah ketika anak berperilaku tidak sesuai dengan harapan ibu, waktu dan frekuensi ibu yang marah akan diingat-ingat oleh anak dan ungkapan emosi ibu memunculkan respon bervariasi pada anak. Simpulan: Didapatkan data verbal abuse yang dialami anak-anak yang dilakukan oleh orangtua. Verbal abuse yang dialami dan respon yang dilakukan akan termemori dalam ingatan anak. Kata Kunci: Verbal abuse, Anak usia sekolah, Keluarga ABSTRACT Background: Verbal violence can take the form of insults, ridicule, or degrading words to other family members. This violence is often carried out in conflict situations or when emotions are uncontrolled, environmental influences or bad habits in the family. Often parents poison their children's souls with negative labels, if what the child does does not match the parents' expectations. This research aims to provide a clear picture of the verbal abuse that children have experienced and to analyze the verbal abuse they have experienced. Method: Qualitative research with a phenomenological approach which took place at SDN 01 Karangpandan with the number of participants being 5 students from grades 5 and 6. Data collection was carried out by in-depth interviews meeting directly with participants. The results of the interviews were transcribed and analyzed using the Colaizzi model. Results: The characteristics in this study were children aged 11-12 years, both boys and girls who had experienced verbal abuse by their parents. The results of the research revealed three themes, namely the mother's angry factor, namely when the child behaves not in accordance with the mother's expectations, the time and frequency of the mother being angry will be remembered by the child and the mother's emotional expressions give rise to varied responses in the child. Conclusion: Data was obtained on verbal abuse experienced by children by their parents. The verbal abuse experienced and the responses made will be remembered in the child's memory. Keywords: Verbal abuse, School age children, Family
ANALISIS HUBUNGAN PERILAKU TERHADAP KEJADIAN DBD DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS WASUPONDA Khairani, Nurul Fitri; Adam, Arlin; Sanuddin, Sudirman; Zamli, Zamli
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1556

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang di tularkan melalui gigitan nyamuk Aedes, terutama Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Nyamuk ini cepat berkembang dan menyebabkan hampir 390 juta orang terinfeksi setiap tahunnya. Demam berdarah dengue memiliki gejala serupa dengan demam dengue namun demam berdarah dengue memiliki gejala lain seperti nyeri ulu hati terus menerus, pendarahan pada hidung, mulut, gusi, dan ada memar pada kulit vektor. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan perilaku terhadap kejadian DBD. Metode: penelitian ini menggunakan metode cross sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di wilayah kerja UPTD puskesmas wasuponda yang positif DBD dan yang tidak DBD total yang berjumlah 63 orang, Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan komputer program statistik (SPSS). Hasil: Analisis univariat mencari distribusi frekuensi, analisis bivariat didapatkan tidak ada hubungan pengetahuan dengan kejadian DBD (p=,265), selanjutnya tidak ada hubungan sikap dengan kejadian DBD (p=,056). Selanjutnya ada hubungan tindakan dengan kejadian DBD (p=,000). Kesimpulan: tidak ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kejadian DBD, selanjutnya ada hubungan antara tindakan dengan kejadian DBD.
PENGARUH PEMBERIAN SENAM TERA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TADA KECAMATAN TINOMBO SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG indriani, putri
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1563

Abstract

Latar belakang : Penurunan tekanan darah pada lansia dapat dilakukan dengan Gerakan-gerakan senam salah satunya adalah senam tera. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan senam tera terhadap penurunan tekanan darah. Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian Quasy- eksperimen dengan metode pre test dan post test, Menggunakan dua kelompok, yaitu kelompok Intervensi dan kelompok perlakuan. Hasil dan Analisis : ditemukan rata rata tekanan darah pre-test kelompok intervensi dalam kategori tinggi sebesar (77%) dan Post-test masih didominasi kategori tinggi, namun menurun sebesar (55% ). Sedangkan kelompok kontrol Pre-Test rata rata kategori tinggi sebesar (92%), dan post tes masih rata rata kategori tinggi sebesar (86%) kemudian dilakukan analisis hubungan senam tera dengan penurunan tekanan darah pada kelompok intervensi menggunakan uji Wilcoxone menunjukkan hasil p=0,008 maka p<0,05 yang berarti ada hubungan pre test dan post test pada kelompok intervensi. sedangkan pada kelompok kontrol menunjukkan hasil p=0,317 maka p>0,05 yang berarti bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada pre test dan post test kelompok kontrol. Hasil data selisih dari pre test dan post test pada kelompok perlakuan serta kelompok kontrol dengan uji Mann Whitney U Test menunjukkan bahwa hasil p=0,008 maka p<0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang segnifikan pada hasil data selisih pre test dan post test kedua kelompok (perlakuan dan kontrol). Kesimpulan : Terdapat Pengaruh Pemberian Senam Tera Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Di Puskesmas Tada Kecamatan Tinombo Selatan Kabupaten Parigi Moutong. Saran : diharapkan dengan hasil penelitian ini masyarakat terutama lansia tetap rutin melakukan senam tera guna menjaga dan mengontrol tekanan darah mereka. Kata Kunci : Penurunan tekanan darah, Senam Tera
PENGARUH PEMBERIAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI : PENGARUH PEMBERIAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI nunik, yenuarti
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1569

Abstract

Latar Belakang: Penurunan tekanan darah pada lansia dapat dilakukan melalui berbagai metode relaksasi, salah satunya adalah relaksasi otot progresif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test, melibatkan dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil dan Analisis: Berdasarkan hasil uji Wilcoxon, tekanan darah pre-test pada kelompok intervensi menunjukkan kategori tinggi sebesar 83%, sementara post-test menunjukkan penurunan menjadi 55%. Sebaliknya, kelompok kontrol memiliki rata-rata tekanan darah kategori tinggi sebesar 92% pada pre-test dan meningkat menjadi 98% pada post-test. Analisis menunjukkan nilai p=0,0, yang menandakan perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol pada pre-test dan post-test. Kesimpulan: Penelitian di Puskesmas Tada, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan relaksasi otot progresif dan penurunan tekanan darah pada lansia. Saran: Hasil penelitian ini diharapkan dapat mendorong lansia, terutama para orang tua, untuk secara rutin melakukan relaksasi otot progresif guna menjaga dan mengontrol tekanan darah mereka. Kata Kunci: Penurunan Tekanan Darah, Relaksasi Otot Progresif