Articles
531 Documents
Evaluasi Waktu Tunggu Pelayanan Obat Resep Racikan di Apotek X Kota Mataram
Arzy, Muhammad Dimas
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v9i2.1579
Mutu pelayanan kesehatan masih belum maksimal, terutama mengenai ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan obat di apotek. Salah satu pelayanan kesehatan yang masih menjadi keluhan pasien adalah waktu tunggu pelayanan resep obat. Sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap waktu tunggu di apotek yang menyediakan resep obat bagi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi waktu tunggu pelayanan resep obat untuk mencapai kepuasan pasien terhadap pelayanan obat di apotek. Pada penelitian ini, apotek X Kota Mataram menjadi subjek evaluasi. Penelitian ini dilakukan dengan desain deskriptif observasional yaitu penelitian dengan melakukan pengamatan secara langsung di tempat penelitian untuk mendapatkan data. Sampel penelitian yang digunakan adalah resep obat racikan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif menggunakan lembar observasi. Berdasarkan hasil penellitian, didapatkan rata-rata waktu tunggu pelayanan resep obat racikan di apotek X Kota Mataram adalah 15 menit, dimana ini telah memenuhi standar menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN TALI PUSAT DI KLINIK PRATAMA MURNI TAHUN 2024
ariani, murni
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v9i2.1583
Infeksi tali pusat telah menjadi penyebab kesakitan dan kematian secara terus - menerus di berbagai negara. Menurut World Health Organization (WHO) setiap tahunnya 120 juta bayi lahir di dunia. Setiap tahunnya sekitar 500.000 bayi meninggal karena tetanus neonatorum dan 460.000 meninggal akibat infeksi bakteri. Infeksi sebagai salah satu penyebab kematian yang sebenarnya dapat dihindari dengan perawatan tali pusat yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu nifas tentang perawatan tali pusat di Klinik Pratama Murni tahun 2024. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain deskriftif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas 40 hari yang ada di wilayah kerja Klinik Pratama Murni dengan tehnik pengambilan sampel total sampling. Analisa yang digunakan adalah uji univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan Karakteristik responden mayoritas berusia 20-35 tahun sebanyak 26 orang (61,9%) dan pendidikan mayoritas SMP sebanyak 14 orang (33,3%). Tingkat pengetahuan responden pengetahuan baik sebanyak 15 orang (35,7 %), pengetahuan cukup 8 orang (19%) dan pengetahuan kurang sebanyak 19 orang (45,2%). kesimpulan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan paudara mayoritas kurang. Disarankan kepada petugas kesehatan agar lebih ditingkatkan pendidikan kesehatan terkait perawatan tali pusat.
Peran Keluarga Dalam Pencegahan Pneumonia Pada Balita Di Lingkungan VII Kampung Banjir Gunungtua
Siregar, Miftahul Khoiriyah;
Nikmah Kemala Sari;
Almadany, Ulfah Hidayah;
Tanjung, Hoirunnisa;
Edy Sujoko
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v9i2.1587
Pneumonia merupakan penyakit infeksi akut yang mengenai jaringan paru-paru (alveoli), dengan gejala batuk pilek yang disertai napas sesak atau nafas cepat. Berbagai upaya seperti pencegahan, penemuan dini dan penatalaksanaan kasus dilakukan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian karena pneumonia. Penanggulangan pneumonia pada balita, cara pemberian nutrisi, cara pemberian cairan, pengamatan perkembangan penyakit dan cara mencari bantuan ke sarana pelayanan kesehatan serta peningkatan peran kader posyandu untuk kegiatan promotif dan preventif termasuk mempromosikan perilaku pencarian pertolongan kesehatan dan perawatan balita dirumah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran peran keluarga dalam pencegahan pneumonia pada balita di Lingkungan VII Kampung banjir Gunungtua. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Populasi dan sampel sebanyak 102 orang. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa mayoritas responden berdasarkan peran keluarga dalam pencegahan pneumonia pada balita yaitu keluarga mampu dalam mencegah sebanyak 52 responden (51%). Saran untuk tenaga kesehatan adalah untuk meningkatkan penyuluhan tentang penyakit pneumonia, informasi tentang perawatan pneumonia pada balita, serta pencegahannya terutama di keluarga secara rutin dan berkesinambungan dan serta meningkatkan jaminan pelayanan kesehatan pada masyarakat.
Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Jambu (Psidium guajava) Terhadap Pertumbuhan Jamur Candida albicans Secara In Vitro
Nasution, Dina Rahmi Solihad;
Ginting, Dedi Landani;
Lubis, Yuni Aflah;
Nasution, Izmi Fadhilah;
Hasibuan, Elmi Sariani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v9i2.1592
Fungi are one of the microorganisms that cause disease in humans. A disease caused by fungi in humans is called mycosis. Types of mycosis are divided into two, namely superficial mycosis and systemic mycosis. Superficial mycosis is an infection by fungi that spread on the surface of the body only, while systemic mycosis is an infection by fungi that attack the entire body. One type of pathogenic fungus is Candida albicans which causes canker sores, vaginal discharge, skin irritation to cancer. This study aims to determine the effect of guava leaf extract (Psidium guajava) on the growth of Candida albicans fungi. This type of research is purely experimental. Guava leaf extract (P.guajava) was obtained by maceration technique using 96% ethanol solvent. Inhibitory power testing of extracts using the Kibry-Bauer method with blank discs. Candida albicans was obtained from the Microbiology Laboratory of FMIPA USU. The results of the study obtained the diameter of the inhibitory zone of guava leaf extract against the growth of Candida albicans fungus 14.6 mm at a concentration of 100% guava leaf extract which is classified as a strong inhibitory zone criterion
Gambaran Karakteristik dan Pengetahuan Ibu Tentang Asi Eksklusif Di Desa Sihuik-huik Tahun Kecamatan Angkola Selatan 2024
Tanjung, Hoirunnisa;
Lubis, Mutia Sari;
Harahap, Tina Marito;
Harahap, Irawati
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v9i2.1610
World Health Organization (WHO) tahun 2020, menyatakan bahwa hanya sekitar 41% bayi yang berusia 0-6 bulan di seluruh dunia diberikan ASI secara eksklusif. Semakin tinggi pendidikan seseorang, semakin mudah pula mereka menerima informasi dan pada akhirnya pengetahuan yang dimilikinya tentang pemberian ASI eksklusif semakin baik. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan pengetahuan ibu tentang ASI Eksklusif Kabupaten Deli Serdang tahun 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu dengan bayi berusia 0-6 bulan di Desa Sihuik-huik Kecamatan Angkola Selatan Tahun 2024, dan jumlah sampel 98 responden dengan teknik total sampling. Adapun hasil dari penelitian ini adalah mayoritas umur ibu adalah 20-35 tahun yaitu sebanyak 63 ibu (64,3%), mayoritas pendidikan ibu adalah SMA yaitu sebanyak 58 ibu (59,2%), mayoritas pekerjaan ibu adalah ibu rumah tangga yaitu sebanyak 62 ibu (63,3%), dan mayoritas ibu memiliki 1 anak yaitu sebanyak 55 ibu (56,1%). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas ibu memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 41 ibu (41,8%) dan minoritas ibu memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 24 ibu (24,5%). Dengan adanya penelitian ini diharapkan ibu lebih mendapatkan informasi tentang pentingnya ASI Eksklusif.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG MANFAAT PIJAT BAYI DENGAN TUMBUH KEMBANG ANAK 0-12 BULAN DI KLINIK ENO BABY SPA KECAMATAN BINJAI TAHUN 2023.
NINGSIH SAFARI, FIFI RIA;
Bestari Sinaga, Eliza
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v9i2.1612
Infancy is the basis for a child's growth and development towards the next stage. This period is very dependent on parents and family in terms of providing basic needs for growth and development. Stimulation in infancy is very necessary to stimulate growth and development. Baby massage is an activity carried out by parents or baby caregivers as an act of stimulating the baby's growth and development. This study aims to determine the effectiveness of baby massage on the growth and development of 6 month old babies in the Bintaro sub-district, Jakarta. This research is a quantitative research with an experimental equation design with a non-randomized pre and post test approach with control group design. Respondents totaling 24 people were obtained using total sampling techniques. The instruments in this study used KPSP, meters and baby scales. Data analysis used univariate and bivariate (chi square test to get the odds ratio value and independent t-test to get the Eta Squared value). The research results showed that the value of the effectiveness of baby massage on development was calculated by looking at the odds ratio results. It was found that baby massage was 11 times greater for increasing the ability to lift the chest, 10 times greater for increasing the ability to lift the neck, the value of the effectiveness of baby massage for growth (weight and body length). ) calculated using the Eta Squared formula, the results were 0.28 for body weight and 0.43 for body length, which means that baby massage has great effectiveness in increasing children's growth and development in children 0-12 months
HUBUNGAN PENDAPATAN DAN AKSES PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP HEALTH LITERACY PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASIMBAR
dillah, nurfadhillah01
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v9i2.1621
Latar Belakang : Literasi kesehatan adalah kapasitas seseorang untuk mendapatkan, memproses, memahami, dan menyampaikan informasi kesehatan yang diperlukan untuk membuat keputusan kesehatan dikenal sebagai literasi kesehatan, tujuan penelitian ini adalah teridentifikasinya hubungan pendapatan dan akses pelayanan kesehatan terhadap health literacy pada pasien hipertensi di wilayah kerja puskesmas kasimbar. menggunakan penelitian Kuantitatif menggunakan pendekatan analitik dan menggunakan desain Cross Sectional. Hasil dan analisis: Ditemukan pada responden dengan nilai pendapatan Kurang pada responden sebesar (56,%), askes pelayanan Sulit pada responden sebesar (59,4%) dan Health Literacy Kurang pada responden sebesar (60,9%). kemudian dilakukan analisis hubungan mengenai pendapatan terhadap Health Literacy pada pasien hipertensi menggunakan uji Chi Square menunjukkan hasil P value (0,001) yang berarti ada hubungan. Kemudian melakukan uji chi square mengenai akses pelayanan terhadap Halth Literacy pada pasien hipertensi di dapatkan nilai P value (0,006) yang berarti terdapat hubungan. Kesimpulan : Terdapat hubungan pendapatan dan akses pelayanan terhadap Health Literacy pada pasien hipertensi diwilayah kerja puskesmas kasimbar. Saran : diharapkan dengan hasil penelitian ini masyarakat lebih memperhatikan kesehatannya dengan cara memperbanyak mencari informasi kesehatan Kata kunci :Akses Pelayanan, Health Literacy, Pendapatan
Evaluation of the Effectiveness of Vector Management Methods in Hospital X Batam City
Herdianti;
Sari, Novela;
Husein, Al Hafez
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v9i2.1624
According to the Ministry of Health, disease vector and pest management includes all actions or activities aimed at reducing the population of disease vectors and animals as low as possible so that their presence in an area no longer poses a risk of disease transmission. The purpose of this study is to determine the Input, Process, and Output aspects of evaluating the effectiveness of vector handling methods in Hospital X in Batam City. This study used qualitative methods through in-depth interviews and observations with a total of six informants, namely the Head of Subdivision of Public Facilities, Head of Public Facilities Affairs, Health & Safety Coordinator, Human Resources, Head of Finance, 3rd agent (CV. Bumi Resik). The results of this study indicate that vector handling in Hospital X has been quite effective, lack of awareness of Human Resources of the prohibition of leaving food scraps in the work room. It is necessary to collaborate with entomologists to get advice and vector handling strategies that are more effective and specific according to the conditions of Hospital X, apply strict sanctions for those who violate the prohibition of leaving food scraps in the work room, provide informative posters in the hospital area about simple procedures that can be done to support vector handling
HUBUNGAN CARA MENYIKAT GIGI TERHADAP PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR INPRES 1 TONDO KELURAHAN TONDO KECAMATAN MANTIKULORE
Mohamad irfan
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v9i2.1639
Latar Belakang: Kesehatan Gigi merupakan upaya yang dilakukan untuk membersihkan rongga mulut, lidah, dan gigi dari semua sisa makanan dengan cara menyikat gigi minimal dua kali dalam sehari, hal ini dilakukan agar mulut terbebas dari penyakit dan kerusakan gigi. Kesehatan gigi dan mulut sangat penting dan harus ditangani segera karena berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sakit gigi, penurunan aktivitas, absensi sekolah, hilangnya nafsu makan, dan gangguan pertumbuhan pada anak dapat disebabkan oleh masalah dari kesehatan gigi dan juga mulut tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan cara menyikat gigi terhadap pengetahuan tentang kesehatan gigi pada anak kelas IV dan V di Sekolah Dasar Inpres 1 Tondo. Metode: Penelitian ini mengunakan penelitian yang bersifat kuantitatif, dengan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V di SD Inpres 1 Tondo berjumlah 36 responden Teknik pegambilan sampel menggunakan total sampling dengan mengunakan uji Pearsone Chi Square. Hasil Penelitian: Hasil diperoleh hasil sebagai berikut menunjukan bahwa di dapatkan nilai <0,031 menunjukkan bahwa p - value Sig <0,05 yang artinya hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak yang mana hasilnya menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara cara menyikat gigi anak terhadap pengetahuan kesehatan gigi anak di Sekolah Dasar Inpres 1 Tondo. Kesimpulan: Cara menyikat gigi pada anak kelas IV dan V di Sekolah Dasar Inpres 1 Tondo sebagian besar dalam kategori tidak sesuai. Pengetahuan kesehatan gigi pada anak kelas IV dan V di Sekolah Dasar Inpres 1 Tondo sebagian besar dalam kategori kurang atau hanya cukup. Saran: peneliti berharap Penyuluhan kesehatan gigi secara berkala dapat dilakukan oleh guru/wali kelas ataupun sekolah bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat agar dapat membantu memberikan penyuluhan terkait kesehatan gigi dan pemeriksaan rutin. Kata Kunci: Pengetahuan Kesehatan Gigi
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN NYERI PADA LANSIA GOUT ARTRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WUASA
luh ayu sintia, ni
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v9i2.1643
Latar belakang : Gout artritis atau biasanya di sebut dengan asam urat merupakan sebuah kondisi Kesehatan yang ditandai dengan serangan tiba-tiba dan berulang akibat penumpukan kristal monosodium dalam sendi. Studi pendahuluan menjelaskan bahwa lansia mengalami kesulitan dalam beraktivitas sehari-hari dikarenakan rasa nyeri. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik dengan kejadian nyeri pada lansia gout artritis di wilayah kerja puskesmas wuasa. Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang memiliki riwayat gout artritis di wilayah kerja puskesmas wuasa yang berjumlah 42 lansia, dengan tehnik pengambilan sampel total sampling. Hasil penelitian : Hasil penelitian dari 42 responden terdapat 8 orang responden yang memiliki kategori aktivitas fisik sedang (19,0%) dengan kategori nyeri berat sebanyak 6 orang responden (14,3%), kategori nyeri sedang sebanyak 2 responden (4,8%). Selanjutnya dari 34 responden yang memiliki kategori aktivitas fisik rendah dengan kategori nyeri sedang sebanyak 26 orang responden (61,9%) dan yang memiliki kategori nyeri berat sebanyak 8 orang responden (19,0%). Hasil uji statistik Fisher exact tes diperoleh p value adalah 0,01 (< 0,05) Simpulannya : Ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian nyeri pada lansia gout artritis di wilayah kerja puskesmas wuasa. Saran : Bagi masyarakat secara khusus lansia yang memiliki riwayat gout artritis untuk lebih menjaga gaya hidup agar terhindar dari komplikasi yang di timbulkan dari adanya peningkatan kadar asam urat dalam darah dengan lebih aktif mengikuti posyandu lansia. Kata Kunci : Aktivitas fisik, Nyeri, Gout artritis, Lansia