cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua - Padangsidimpuan
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal) Indonesian Health Scientific Journal is a tools of publication of research results and community service with the theme of health. This journal will be published online through the official website of University Of Aufa Royhan Padangsidimpuan city. This journal will be published every 6 months in June and December each year
Articles 531 Documents
Gambaran Angka Kejadian Post Dural Puncture Headache pada Pasien Sectio Caesarea Pasca Spinal Anestesi sipayung, veni gratia sipayung; Danang Tri Yudono; Emiliani Elsi Jerau
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1680

Abstract

Post Dural Puncture Headache (PDPH) merupakan kondisi yang umum terjadi setelah tindakan medis yang melibatkan tusukan dura, seperti prosedur epidural atau tulang belakang, kondisi ini dapat terjadi ketika tusukan tersebut menyebabkan kebocoran cairan serebrospinal. Kasus PDPH jarang terjadi komplikasi, namun PDPH yang berkepanjangan dapat mempengaruhi kualitas hidup bahkan kematian. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran angka kejadian PDPH pada pasien sectionio cesarea pasca anestesi tulang belakang. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode observasional rancangan cross-sectional . Sampel penelitian ini adalah pasien yang menjalani operasi sectionio caesarea dengan anestesi tulang belakang sejumlah 32 responden. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah aksidental sampling . Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden pada rentang usia 30 - 39 tahun yang mengalami PDPH sejumlah 5 responden (15,6%), responden yang memiliki riwayat sakit kepala sebelumnya yang mengalami PDPH sejumlah 5 responden (15,6%), sebagian besar responden yang menggunakan ukuran jarum 25G yang mengalami PDPH sejumlah 9 responden (28,1%). Responden yang mengalami PDPH dengan kategori nyeri ringan sejumlah 2 responden (6,3%), dan nyeri sedang sejumlah 7 responden (21,8%), sehingga dapat disimpulkan faktor usia, riwayat sakit kepala sebelumnya, dan penggunaan ukuran jarum yang berhubungan dengan kejadian PDPH . Penelitian tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian PDPH masih perlu dikembangkan untuk mendapatkan informasi yang lebih luas
Hubungan Pengetahuan Pengetahuan Tentang Operasi dengan Tingkat Kecemasan Pre Operasi pada Pasien Sectio Caesarea di RSUD Dr. Soedirman Kebumen anggini dwi pangestu; Danang Tri Yudono; Ita Apriliyani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1681

Abstract

Beberapa prosedur pembedahan, seperti Sectio Caesarea, dapat membuat pasien cemas sebelum operasi. Kemampuan pasien untuk mengatasi kecemasan sebelum operasi secara signifikan dipengaruhi oleh tingkat kesadaran mereka tentang operasi ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat kecemasan pra operasi pasien sectio caesarea dengan tingkat pengetahuan pasien tentang operasi di RSUD Dr. Penelitian ini menggunakan strategi penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan analisis korelasional. Metode pengambilan sampel dengan cara memilih purposive sampling sebanyak 37 orang. Kuesioner pengetahuan dan kecemasan operasi versi APAIS dibagikan untuk mengumpulkan data. Nilai korelasi spearman rho sebesar 0,781 dan nilai p sebesar 0,001 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara keahlian bedah dan tingkat kecemasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kecemasan pra operasi pasien menurun dalam korelasi dengan tingkat kompetensi bedah mereka.
Gambaran Perubahan Kadar Gula Darah Sewaktu pada Pasien Sectio Caesarea Dengan Spinal Anestesi di RSUD Dr. Soedirman Kebumen ibadillah yusmana; Made Suandika; Wilis Sukmaningtyas
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1682

Abstract

Sectio Caesarea adalah salah satu tindakan pembedahan untuk mengekstraksi janin melalui insisi pada dinding abdomen dan rahim. Tindakan anestesi pada operasi dapat mempengaruhi seluruh sistem pada tubuh manusia yang akan menyebabkan perubahan kestabilan homeostasis yang dapat memicu terjadinya respon stres. Tujuan penelitan ini untuk mengetahui gambaran perubahan kadar gula darah sewaktu pada pasien sectio caesarea dengan spinal anestesi di RSUD dr. Soedirman Kebumen. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling dengan consecutive sampling sebanyak 124 responden. Data diambil dengan lembar observasi mengenai perubahan kadar gula darah pada pasien pre dan pasca spinal anestesi serta alat pengecekan kadar gula darah dengan menggunakan Easy Touch GCU.Sebagian besar responden 100 (80,6%) rentang 26 – 35 mengalami perubahan kadar gula darah sewaktu. Responden pasca anestesi lebih rentan mengalami hiperglikemi yaitu sejumlah 10 responden (8,1%).
PENGARUH TERAPI KOMBINASI INHALASI AROMATERAPI LAVENDER DAN MUSIK TERHADAP KECEMASAN PASIEN HEMODIALISA Arly, Vivian Meika; Pemila, Uke; Antoro, Budi
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1684

Abstract

Chronic Renal Failure is a state of progressive reduction in kidney function which is signalled by a decrease in Glomerular Filtration Rate (GFR) <60 mL/min/1.73 m2 for ≥ 3 months. Haemodialysis aims to remove metabolic waste carried out for 3-5 hours with a frequency of 2-4 times a week which is lifelong, this causes anxiety. This study aims to see the effect of combined music inhalation therapy and lavender aromatherapy on the anxiety of chronic renal failure patients who do haemodialysis. This type of research is quantitative research using the Quasi experimental non-equivalent control design method. The population of this study were chronic renal failure patients who performed haemodialysis at the Hemodialysis Unit of Dr. H. Abdul Moeloek Hospital. The sample of 86 respondents was divided into 43 respondents of the intervention group and 43 respondents of the control group with non-probability purposive sampling technique based on inclusion and exclusion criteria. The research instrument used was the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). The results of the study obtained a p-value of 0.000 (p-value <0.05) using the Mann Whitney U Test which shows that there is a Significant Effect of Lavender Aromatherapy and Music Inhalation Combination Therapy on Anxiety of Chronic Kidney Failure Patients Carrying out Hemodialysis at Dr. H. Abdul Moeloek Lampung Hospital in 2024. It is hoped that this therapy can be applied independently either in the haemodialysis unit or at home to reduce anxiety.
hubungan pola makan dan aktivitas fisik terhadap kadar gula darah pasien DM Sugi, Chut Atzel Guslia Putri; maryuni, sri; sari, nova nurwinda
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1692

Abstract

Diabetes is a chronic metabolic disease characterized by increased blood sugar levels (hyperglycemia).Diabetes is caused by diet, unhealthy habits, stress, and lack of exercise. The aim of this research is to determine the relationship between diet and physical activity on blood sugar levels in DM patients at the Beringin Raya Community Health Center, Bandar Lampung City in 2024.the type of research used is quantitative research using a cross-sectional survey design and overall sampling techniques.The samples used in this research were all DM patients who were in the work area of ​​the Beringin Raya Community Health Center during the period January to June 2024, totaling 61 people and my sample who were there were 61 people.Data collection used questionnaires and glucose tests, and the data analysis technique used was the chi-square test. The results of the research show that the statistical test of the relationship between diet and blood sugar produces a value of (0.000), and the statistical test of the relationship between physical activity and blood sugar produces a value of (0.037).
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Durasi Operasi Transurethral Resection of The Prostate Gagah Satria Hendrawan; Latif Hisbulloh; Sigit Paryadi
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1707

Abstract

Durasi operasi Transurethral Resection of The Prostate (TURP) berkisar antara 30 – 60 menit, durasi reseksi lebih dari 70 menit merupakan faktor risiko timbulnya komplikasi, terutama sindroma TURP. Sementara itu, durasi TURP dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya keahlian, volume prostat, dan riwayat kateterisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi lama durasi operasi TURP di Instalasi Bedah Sentral RSUD Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode retrospective observational analytic dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling sehingga terkumpul 118 e-rekam medik. Analisis yang digunakan adalah regresi logistik untuk mengetahui faktor yang paling dominan mempengaruhi durasi TURP. Hasil analisis menunjukkan bahwa keahlian dan volume prostat terbukti signifikan mempengaruhi durasi TURP (p < 0,05). Selain itu, variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap durasi TURP adalah keahlian dokter dengan nilai signifikansi sebesar < 0,001 dan nilai OR sebesar 19,9. Sementara, riwayat kateterisasi tidak berpengaruh terhadap durasi TURP (p > 0,05). Pasien yang ditangani oleh ahli urologi memiliki kesempatan durasi TURP ≤ 60 menit sebesar 19,9 kali lebih besar dibanding ditangani oleh PPDS (Peserta Pendidikan Dokter Spesialis). Perawat diharapkan dapat mengidentifikasi komplikasi terhadap durasi TURP yang memanjang, sehingga dapat mempersiapkan terapi yang diperlukan untuk pasien.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Pada Kepuasan Pasien Dan Konsekuensinya Terhadap Loyalitas di Rumah Sakit Laila, Firda Nur
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1709

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan menjadi hal yang krusial dalam dunia medis modern. Seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya persaingan di sektor pelayanan kesehatan, rumah sakit, klinik, dan fasilitas kesehatan lainnya semakin menyadari pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada pasien mereka. Pelayanan yang berkualitas tidak hanya mencakup aspek teknis medis, tetapi juga kenyamanan, perhatian, dan interaksi antara tenaga medis dengan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan pada kepuasan pasien dan konsekuensinya terhadap loyalitas di rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan studi pustaka atau kajian pustaka. Sumber data yaitu dari artikel jurnal dan buku. Teknis analisis data menggunakan analisis isi atau konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan merupakan faktor kunci yang berkontribusi secara signifikan terhadap tingkat kepuasan pasien. Rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan yang berkualitas, baik dari segi interaksi tenaga medis, fasilitas yang memadai, maupun proses pelayanan yang efisien, cenderung meningkatkan kepuasan pasien. Kepuasan pasien yang tinggi, pada gilirannya, memiliki dampak positif terhadap loyalitas pasien. Pasien yang merasa puas dengan pengalaman perawatan mereka lebih mungkin untuk kembali menggunakan layanan rumah sakit yang sama dan merekomendasikannya kepada orang lain.
Strategi Manajemen Resiko dalam Pelayanan Kesehatan: Tinjauan Literatur tentang Penerapan di Rumah Saki surya wijaya, afira febriani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1711

Abstract

Pelayanan kesehatan menghadapi berbagai risiko yang dapat mempengaruhi kualitas dan keselamatanpasien. Rumah sakit semakin menyadari pentingnya manajemen risiko untuk memberikan layananterbaik karena kemajuan teknologi dan tuntutan layanan kesehatan yang meningkat. Manajemen risikotidak hanya mengurangi insiden buruk tetapi juga memastikan bahwa pasien mendapatkan perawatanyang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan pendekatanmanajemen risiko dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan di rumah sakit.Penelitian ini dilakukan secara kualitatif melalui pendekatan studi pustaka, dan sumber datanya berasaldari artikel jurnal dan buku. Analisis data dilakukan melalui analisis isi atau konten. Penelitianmenunjukkan bahwa manajemen risiko dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengurangikejadian tidak diinginkan, meningkatkan keselamatan pasien, dan mengoptimalkan proses pelayanan.Rumah sakit yang memasukkan manajemen risiko dalam strategi operasionalnya cenderungmemberikan layanan yang lebih baik kepada pasien dan meningkatkan keselamatan pasien. Padaakhirnya, pasien akan lebih puas dan lebih setia kepada rumah sakit.Kata kunci : Managerial Resiko, Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pasien
Uji Bakteri Coliform dan Escherichia coli Pada Sampel Air Minum Menggunakan Metode Filtrasi dan Total Plate Count (TPC) Uno Sheva Matlubah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1713

Abstract

Air merupakan kebutuhan dasar dan sangat diperlukan oleh makhluk hidup, terutama manusia. Air banyak digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari seperti minum, memasak, mandi, dan mencuci. Pengujian air minum dilakukan dengan mengacu pada standar mutu PERMENKES nomor 2 tahun 2023. Pengujian air minum dapat dilakukan dengan metode filtrasi dan TPC (Total Plate Count). Berdasarkan parameter mikrobiologi, total koloni dengan metode TPC pada sampel 3 dan 5 memenuhi standar. Sedangkan pada metode filtrasi, sampel 1 dan 2 tidak memenuhi standar parameter coliform dan pada parameter E. coli sesuai dengan PERMENKES nomor 2 tahun 2023 yang mana kadar maksimum yang diperbolehkan adalah 0 CFU/100 mL.
Pengaruh Health Literacy Terhadap Perilaku Pencegahan Penggunaan Napza Melalui Psychological Well-Being Pada Remaja SMK Sartika, Fanny Dewi
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1714

Abstract

Pengguna Napza banyak dilakukan oleh remaja atau kelompok usia muda, hal ini tidak lepas dari sifat remaja yang mempunyai rasa ingin tahu yang besar terhadap Napza dan keinginan untuk mencobanya. Faktor lainnya seorang remaja menyalahgunakan Napza dikarenakan adanya masalah-masalah mental atau masalah psikologis yang terjadi pada dirinya atau dikenal dengan istilah psychological well-being. Disisi lain memiliki kecakapan health literacy merupakan kebutuhan seluruh individu sebab setiap individu selalu dihadapkan dengan situasi yang menuntutnya membuat keputusan yang berhubungan dengan kesehatan serta mengaplikasikannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh health literacy terhadap perilaku pencegahan penggunaan Napza melalui psychological well-being sebagai variabel intervening pada remaja SMK di Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan metode survei yang bersifat kausal dan dilaksanakan di SMK Negeri yang terdapat di Kabupaten Gowa. Populasi dalam penelitian ini ialah siswa SMK Negeri yang terdapat di Kabupaten Gowa dengan jumlah sampel sebanyak 99 orang siswa berdasarkan rumus slovin yang dalam memperolehnya menggunakan teknik culter random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah kuesioner skala likeart dan untuk teknik analisis data yang digunakan ialah path analysis (analisis jalur). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) terdapat pengaruh langsung health literacy terhadap perilaku pencegahan penggunaan Napzah pada remaja SMK di Kabupaten Gowa dan signifikan, 2) terdapat pengaruh langsung psychological well-being terhadap perilaku pencegahan penggunaan Napzah pada remaja SMK di Kabupaten Gowa dan signifikan, 3) terdapat pengaruh langsung health literacy terhadap psychological well-being pada remaja SMK di Kabupaten Gowa dan signifikan, 4) terdapat pengaruh tidak langsung health literacy terhadap terhadap perilaku pencegahan penggunaan Napzah melalui psychological well-being pada remaja SMK di Kabupaten Gowa.