cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Problematika Orang Tua Pada Era Pandemi Covid-19 Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus Tunanetra Di Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Bantul Patrisius Kia Boli
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.165 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i2.4059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika yang dialami oleh orang pada era pandemi yang memiliki anak berkebutuhan khusus tunanetra di Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Bantul. Metode pengumpulan data dengan menggunakan dokumentasi, observasi dan wawancara semi terstruktur kepada orang tua dan peserta didik tunanetra di Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Bantul. Data yang diperoleh, kemudian dianalisis menggunakan deskripsi kualitatif dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta pengujian keabsahan data menggunakan Triangulasi sumber dan waktu. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa problematika orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus sangat beragam. Masalah yang dirasakan oleh orang tua pada saat pembelajaran jarah jauh, dalam membentuk kemandirian anak, mendorong kepercayaan diri dari anak. Peran orang tua dalam mendidik anak berkebutuhan khusus tunanetra dapat di pengaruhi oleh faktor pendukung dan penghambat. Faktor pendukung seperti: orang tua, guru, orang-orang terdekat, penghargaan dari sekolah dan faktor penghambat seperti malas belajar dan rasa malu.
Survei Kualitas Pembelajaran dan Kepuasan Belajar Mahasiswa Terhadap Pembelajaran Daring Di Masa Pandemi COVID-19 I Gede Adi Indrawan; Raden Ai Lutfi Hidayat; Juitania Juitania
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.255 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i2.4067

Abstract

Kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat untuk menekan laju penularan COVID-19 yang dirasakan bagi dunia pendidikan khususnya bagi instansi perguruan tinggi yakni keluarnya melalui Surat Edaran No. 1 Tahun 2020 yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pemerintah (Kemendikbud) melalui Surat Edaran tersebut telah melarang perguruan tinggi untuk melaksanakan perkuliahan tatap muka (konvensional) dan memerintahkan untuk menyelenggarakan perkuliahan atau pembelajaran secara daring. Hal ini menjadi sebuah tantangan bagi dosen dan mahasiswa yang harus siap menghadapai metode pembelajaran daring, mulai dari perkuliahan, bimbingan skripsi, sidang skripsi dan kegiatan kegiatan akademik lainnya dan metode pembelajaran daring akan terus dipilih sebagai metode yang paling aman dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas pembelajaran dan kepuasan mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi Universitas Pamulang dalam mengikuti dan melaksanakan pembelajaran daring selama pandemic COVID-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan total sampel penelitian sebanyak 364 mahasiswa dari total populasi 7.136 mahasiswa aktif ganjil TA 2021-2022, proporsi sample tersebut didapatkan dengan menggunakan rumus slovin dan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Tenik analisis pada penelitian ini yaitu menggunakan survei dimana responden diberikan kuisioner yang berisi pertanyaan yang berkaitan dengan variable yang diteliti yaitu kualitas pembelajaran dan kepuasan belajar terhadap pembelajaran daring pada masa pandemic covid-19. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden yaitu 92% merasa puas terhadap atmosfer yang ada pada saat pembelajaran daring berlangsung dan 95% responden menunjukkan respon positif terhadap kualitas pembelajaran daring dilaksakanan.
Pengembangan Media Pembelajaran Spinner Word Berbasis Kontekstual Pada Muatan Bahasa Indonesia Siswa Kelas III Di Sekolah Dasar No. 9 Benoa Kabupaten Badung Ni Kadek Ria Anggita Sari; I.B. Surya Manuaba
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.881 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i2.4068

Abstract

Penelitian pengembangan dilakukan untuk mengembangkan sebuah produk Media Pembelajaran Spinner Word. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan rancang bangun Media Pembelajaran Spinner Word pada Muatan Bahasa Indonesia Siswa Kelas III dan (2) mengetahui validitas Media Pembelajaran Spinner Word pada Muatan Bahasa Indonesia Siswa Kelas III. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE dengan lima tahapan diantaranya (analyze, design, development, implementation, evaluation). Penelitian terbatas sampai pada tahap uji coba perorangan, dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 yang tidak memungkinkan untuk melibatkan banyak siswa. Metode pengumpulan data pada penelitian yaitu metode non tes dengan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pengembangan meliputi hasil (1) deskriptif proses pengembangan Media Pembelajaran Spinner Word. (2) Media Pembelajaran Spinner Word dinyatakan valid berdasarkan penilaian dari ahli isi pembelajaran memperoleh persentase sebesar (90,90%) dengan kualifikasi sangat baik, ahli desain pembelajaran memperoleh persentase sebesar (85%) dengan kualifikasi baik, ahli media pembelajaran memperoleh persentase sebesar (90,62%) dengan kualifikasi sangat baik dan penilaian siswa melalui uji coba perorangan dengan tiga orang siswa memperoleh persentase sebesar (91,66%) dengan kualifikasi sangat baik. Dari hasil uji coba dapat disimpulkan bahwa Media Pembelajaran Spinner Word pada Muatan Bahasa Indonesia valid digunakan pada proses pembelajaran.
Pengembangan Video Animasi Berbasis Model PBL sebagai Media Pembelajaran Muatan Bahasa Indonesia untuk Siswa Kelas V Kadek Puspa Budhi Savitri; I. B. Surya Manuaba
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.381 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i2.4070

Abstract

Penelitian berlatar belakang pada kesulitan guru dalam menyiapkan media pembelajaran dan kurangnya media pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran khususnya pada muatan Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun media pembelajaran video animasi berbasis model PBL (2) mengetahui kelayakan media pembelajaran video animasi berbasis model PBL. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Uji rancang produk dilakukan oleh ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, tiga orang siswa dalam uji coba perorangan dan sembilan orang siswa dalam uji coba kelompok kecil. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian tingkat kelayakan keseluruhan berkategori sangat baik dengan persentase ahli isi mata pelajaran sebesar 90%, ahli desain pembelajaran sebesar 92,5% , ahli media pembelajaran sebesar 92,5%, uji coba perorangan sebesar 94% dan uji coba kelompok kecil sebesar 95%. Hasil akhir penelitian dapat menunjukan bahwa media pembelajaran video animasi berbasil model PBL materi pokok pikiran dalam teks pada muatan Bahasa Indonesia layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran kelas V SD Negeri 1 Pandak Gede Tabanan.
Perbedaan Motivasi Belajar Siswa Antara Jurusan IPA dan IPS Siswa Kelas XI Pada Mata Pelajaran Sejarah Di SMA Negeri 1 Pekanbaru Idris Adi Sianturi; Isjoni Isjoni; Bedriati Ibrahim
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.419 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i2.4071

Abstract

Permasalahan motivasi belajar siswa antara jurusan IPA dan IPS terjadi di SMAN 1 Pekanbaru. Perbedaan motivasi antara kedua jurusan tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang berasal dari dalam diri siswa (internal) maupun dari luar diri siswa (eksternal). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar siswa jurusan IPA dan IPS pada kelas XI mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Pekanbaru. Metode penelitian ini menggunakan penelitian ex post facto dengan pengumpulan data survei menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling menggunakan rumus Slovin, dimana diperoleh sampel sebanyak 74 siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial menggunakan uji-t independen. Hasil analisis independent sample t-test terhadap motivasi belajar siswa jurusan IPA dan IPS pada siswa kelas XI sejarah di SMAN 1 Pekanbaru dengan probabilitas (sig. [2-tailed] diperoleh tingkat signifikansi sebesar 0,047 (p = < 0,05) sehingga dapat disimpulkan hipotesis yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan motivasi belajar siswa jurusan IPA dan IPS pada siswa kelas XI mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Pekanbaru.
Pengaruh Pemberian Asimilasi Di Rumah Terhadap Penekanan Angka Overkapasitas Di Lembaga Pemasyarakatan Yoga Pangestu; Mitro Subroto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.187 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i2.4074

Abstract

Pada akhir tahun 2019 indonesia mulai terpapar oleh virus pandemic Covid-19. Akibat dari pademi yang melanda di Indonesia menyebabkan pemerintah memutar cara dalam rangka mencegah penularan dari virus tersebut. Dari sisi pemasyarakatan juga melakukan upaya tersebut dengan mengeluarkan Permenkumham yang ditujukan untuk narapidana yang sudah memenuhi hak-hak sesuai ketentuan dapat melakukan program asimilasi di rumah selama pandemic covid-19. Asimilasi dirumah adalah salah satu langkah aktif pemasyarkatan untuk mencegah penyebaran virus didalam lapas dan rutan. Selain itu juga, dengan diberikannya program asimilasi kepada lebih dari 60.000 narapidana menjadi langkah untuk menekan angka overkapasitas di lapas dan rutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitain normatif, dimana dengan memandang hukum selaku kaidah. Dan dalam mendapatkan informasi dengan menggunakan studi literatur hukum yang berhubungan dengan pokok pembahasan pada tulisan ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah overkapasitas yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh dominannya kasus kejahatan dihukum pidana penjara. Dan asimilasi di rumah ini adalah langkah tepat dalam menekan angka overkapasitas tersebut dan juga ada beberapa cara lain yang dapat dilaksankan seperti, dilakukan pembaharuan maupun penetapan terkait pidana narkotika dan pidana ringan, pembangunan lapas dan rutan baru, optimalisasi konsep CBC (community based correction), dan pemberian amnesti untuk narapidana penyalahgunaan narkotika.
Dampak Pemberian Asimilasi Terhadap Penekanan Angka Over Kapasitas Pada Saat Pandemi Covid-19 Di Lapas Kelas IIa Bojonegoro Yudhistira Ilham Ihza Fadilla; Mitro Subroto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.963 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i2.4079

Abstract

Pandemi covid-19 telah menjadi permasalahan pada setiap bidang kehidupan, tidak terkecuali pada pemasyarakatan. Kondisi lembaga pemasyarakatan yang telah mencapai over capacity memperparah kondisi pandemi ­covid-19. Hal ini dikarenakan kondisi lembaga pemasyarakatan yang terlampau padat, akan sulit dalam menerapkan social distancing. Oleh sebab itu, pemerintah menetapkan kebijakan asimilasi covid-19 dalam rangka menekan angka over capacity di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Sehingga dapat menerapkan kebijakan protokol kesehatan dengan semaksimal mungkin. Dalam artikel ilmiah ini, penulis melakukan penelitian dalam rangka mengamati dan mengkaji bagaimana dampak pemberian asimilasi terhadap penekanan angka over capacity di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bojonegoro. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan kualitatif deskriptif untuk menjabarkan secara rinci hasil pengumpulan data yang diperoleh berdasarkan fakta yang ada di lapangan. Berdasarkan penelitian ini, diperoleh hasil bahwa angka over capacity di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bojonegoro pada awalnya menurun. Namun, saat ini data yang ada menyatakan bahwa jumlah narapidana dan tahanan lebih banyak daripada sebelum adanya kebijkana asimilasi. Sehingga dapat dikatakan bahwa kebijakan asimilasi ini hanya bersifat sementara. Salah satu alternatif yang dapat menekan angka over capacity dan menghindari penyebaran covid-19 di lingkungan lembaga pemasyarakatan adalah penerapan restorative justice. Kata Kunci: Dampak, Asimilasi, Over Kapasitas, .
Perbedaan Tingkat Prokrastinasi Akademik Siswa Kelas XI yang Tinggal di Kos dengan yang Tinggal di Rumah Pada SMK Abdurrab Pekanbaru Nurlina; Tri Umari; Elni Yakub
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.062 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i2.4097

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan tindakan individu untuk menunda-nunda tugas akademik atau kinerja akademik. Prokrastinasi akademik dapat menjadi salah satu penghambat proses aktivitas akademik siswa prokrastinasi akademik dapat dilakukan oleh siapapun termasuk siswa SMK Abdurrab Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar perbedaan tingkat prokrastinasi akademik siswa yang tinggal di kos dengan yang tinggal di rumah bersama orangtua. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif. Subjek penelitian ini adalah seluruh kelas XI jurusan TLM dan FKK bertempat tinggal di kos sebanyak 49 siswa dan bertempat tinggal di rumah bersama orangtua sebanyak 81 siswa. Instrumen yang digunakan adalah skala prokrastinasi akademik. Penelitian ini menggunakan uji beda Independent T-Test. Untuk analisis menggunakan SPSS Versi 22. Hasil penelitian menunjukkan hipotesis ditolak artinya tidak ada perbedaan yang signifikan tingkat prokrastinasi akademik siswa yang tinggal di kos dengan yang tinggal dirumah bersama orangtua, dimana tingkat prokrastinasi akademiknya sama-sama berada pada kategori sedang.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMAKAIAN ALAT KONTRASEPSI IMPLANT PADA AKSEPTOR KB DI PMB IRMA KABUPATEN SIGI Risma Muktar; Puspita Rini; Elfina Elfina
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 2 No. 2 (2020): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.739 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v2i2.4102

Abstract

Keluarga Berencana merupakan suatu usaha yang dikerjakan dengan secara sadar dan bertanggung jawab dalam mengatur kelahiran. Kontrasepsi secara umum terdiri dari 6 jenis yaitu hormonal, alat kontrasepsi dalam rahim, barier, kimia, fisiologis dan sterilisasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi factor-faktor yang berhubungan dengan pemakaian kontrasepsi implant di PMB Irma Kabupaten sigi periode januari s.d mei 2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey dengan rancangan cross sectional. Jumlah populasi penelitian ini sebanyak 671 orang. Sampel diambil dengan teknik probability sampling, sebanyak 87 orang. Instrumen penelitian adalah data sekunder berdasarkan data rekam medis atau buku register KB. Hasil analisis data menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan α=0,05 diperoleh nilai untuk pendidikan p=0,001 untuk umur nilai p=0,038 dan untuk paritas p=0,028. Dari hasil yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pendidikan, umur dan paritas dengan pemakaian kontrasepsi implant di PMB Irma Kabupaten sigi Kota Palu. Diharapkan semua akseptor agar mengakses informasi tentang keuntungan
Implementasi Pemberian Pembebasan Bersyarat (PB) Kepada Narapidana Pada Masa Pandemi Covid-19 di Lembaga Pemasyarakatan Ayu Purnama Sari; Mitro Subroto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.768 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i2.4103

Abstract

Dengan kondisi di Indonesia yang terdampak oleh pandemi COVID-19, pemerintah mengeluarkan aturan tentang pelaksanaan program pembebasan bersyarat pada masa pandemi COVID-19 ini. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui implementasi pemberian pembebasan bersyarat kepada narapidana pidana umum dan faktor yang menjadi kendala pada masa pandemi COVID-19 di Lembaga Pemasyarakatan. Hasil penelitian menunjukan petugas memberikan pelayanan program pembebasan bersyarat berjalan dengan optimal. Mekanisme yang dilakukan sesuai dengan aturan dan SOP yang berlaku. Pelaksanaan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan yang dilaksanakan secara tidak langsung tatap muka bertujuan menghindari kerumunan dan penyebaran COVID19. Namun terdapat kendala yaitu jaksa eksekutor narapidana tidak segera menyampaikan dokumen berupa berita acara pelaksanaan putusan pengadilan persyaratan untuk syarat administratif pembebasan bersyarat dan pelaksanaan sidang TPP yang belum berjalan efektif diakrenakan para anggota sidang tidak mengetahui secara langsung/tatap muka narapidana yang disidangkan.

Page 20 of 546 | Total Record : 5452