cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Perlindungan Hukum Bagi Tenaga Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid 19 Dalam Perspektif Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Mohd. Yusuf DM; Fahima Ilmi; Mardiansyah Kusuma; Mega Orceka Depera Senja Belantara; Geofani Milthree Saragih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9429

Abstract

Tenaga kesehatan banyak mengalami kesulitan dalam menjalankan kewajibannya selama wabah COVID-19, yang dapat mengganggu kepastian hukum. Tujuannya adalah untuk memahami, dari sudut pandang kesehatan dan keselamatan kerja, bagaimana memberikan perlindungan hukum bagi tenaga kesehatan selama pandemi COVID-19. Konsep perlindungan hukum sebenarnya berangkat dari gagasan pengakuan dan perlindungan hak, sesuai dengan temuan yang telah dibuat. Penerapan Pancasila sebagai ideologi dan kerangka dasar filsafat, dengan tujuan menjadikan asas perlindungan hukum bagi bangsa Indonesia sebagai pengakuan dan pembelaan harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai yang bersumber dari Pancasila. Dengan kata lain, gagasan bahwa perlindungan hukum merupakan contoh bagaimana hukum bekerja, khususnya gagasan bahwa hukum mewujudkan keadilan, ketertiban, kepastian, kemaslahatan, dan perdamaian. Perlindungan hukum preventif dan represif tersedia bagi para profesional kesehatan selama wabah COVID-19. Program vaksinasi digunakan oleh pemerintah untuk memberikan perlindungan preventif. Perlindungan represif ditawarkan oleh pemerintah melalui penjatuhan hukuman terhadap mereka yang merugikan atau mendiskriminasi tenaga kesehatan yang sedang bertugas. Selain itu, meski mengalami beberapa kesulitan, pemerintah juga menawarkan insentif dan santunan kematian.
Peran Informed Consent Dalam Mengatasi Konflik Antara Dokter Dan Pasien Mohd. Yusuf DM; Ferdinand Ferdinand; Gandi Gandi; Lia Martilova; Geofani Milthree Saragih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9430

Abstract

Peran informed consent pada perjanjian medis antara Dokter dengan pasien adalah untuk mencegah adanya tuntutan malpraktik dari pasien yang disebabkan oleh kesenjangan pengetahuan antara pasien sebagai pihak yang awam terhadap dunia kesehatan dan dokter sebagai pihak professional diperlukan pelaksanaan mekanisme informed consent. Bagi dokter informed consent memberikan rasa aman dalam menjalankan tindakan medis terhadap pasien, sekaligus dapat dijadikan sebagai alat pembelaan diri terhadap kemungkinan adanya tuntutan atau gugatan dari pasien atau keluarganya bila suatu saat timbul akibat yang tidak dikehendaki. Sedangkan dari segi pasien, informed consent merupakan merupakan perwujudan dari hak pasien dimana pasien berhak mendapatkan informasi tentang penyakit yang dideritanya, tindakan medis apa yang hendak dilakukan, kemungkinan yang akan terjadi atas pengambilan keputusan tindakan medis.
Tindak Pidana Dokteroid Dalam Perspektif Hukum Kesehatan (Analisis Putusan Putusan Nomor 598/Pid.Sus /2022/PN Pdg) Mohd. Yusuf DM; Muhammad Agung Swasno; Andhi Syamsul; Ari Wirasto; Afriadi Hamid; Geofani Milthree Saragih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang peraturan mengenai setiap orang yang menggunakan alat, metode atau cara lain dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menimbulkan kesan seolah-olah yang bersangkutan adalah dokter atau dokter gigi yang telah memiliki surat tanda registrasi dokter atau surat tanda registrasi dokter gigi atau surat izin praktik serta untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam Putusan Pengadilan Negeri Padang Nomor 598/Pid.Sus/2022/PN Pdg berdasarkan perspektif Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran. Untuk mencapai tujuan tersebut maka dilakukan penelitian hukum yuridis normatif. Hasil penelitian ini memperlihatkan pengaturan mengenai setiap orang yang menggunakan alat, metode atau cara lain dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menimbulkan kesan seolah-olah yang bersangkutan adalah dokter atau dokter gigi yang telah memiliki surat tanda registrasi dokter atau surat tanda registrasi dokter gigi atau surat izin praktikdi Indonesia diatur dalam beberapa ketentuan peraturan perundang-undangan, yaitu : Pasal 78 Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran. Serta dalam pertimbangan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Padang Nomor 598/Pid.Sus/2022/PN Pdg sudah sesuai dengan Pasal 78 Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran.
Hak Kebebasan Berpendapat Di Media Sosial Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia Bima Guntara; Ayni Suwarni Herry
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9432

Abstract

Kebebasaan berpendapat merupakan hak setiap orang dalam mengutarakan pendapatnya mengenai kritik, saran, dan opini. Seiring berjalannya waktu perkembangan teknologi dan maraknya media sosial menjadikan media sebagai alat untuk mengemukakan pendapat secara bebas dan terbuka karena dianggap lebih relevan dan bisa terhubung dengan masyarakat luas, dengan berbagai tulisan maupun lisan melalui media sosial, dengan mudah orang menuangkan isi pikiran, pendapat, argument dengan berbagai tulisan dan lisan di media sosial. Kebebasan berpendapat merupakan salah satu Hak Asasi Manusia (HAM) yang masih sering di langgar. Sampai saat ini, masih banyak orang yang belum menghargai dan menghormati hak kebebasan berpendapat seseorang. Tidak sedikit kasus yang terjadi akibat pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), khususnya hak kebebasan berpendapat. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perlindungan atas hak kebebasan berpendapat di media sosial yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan untuk mengetahui hak kebebasan berpendapat di media sosial dalam perspektif Hak Asasi Manusia (HAM). Metode penelitian dalam penelitian ini yaitu penelitian yuridis normatif disebut juga dengan penelitian doktrinal (doctrinal research) yaitu suatu penelitian yang menganalisis baik hukum sebagai law as it written in the book, maupun sebagai law as it decided by judge through judicial process. Hasil penelitian dalam penelitian ini yaitu perlindungan kebebasan berpendapat dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) belum mendapat perlindungan sebagaimana mestinya. Dalam Undang-Undang ITE ini, hanya terdapat satu ketentuan pasal yang berkaitan dengan hak kebebasan menyatakan pendapat melalui media internet dalam hal ini media sosial, yaitu dalam Pasal 27 ayat (3). Pasal tersebut diatur dalam Bab tentang Perbuatan yang Dilarang, sehingga dapat dikatakan hanya memuat kewajiban yang harus dipenuhi oleh orang yang memanfaatkan teknologi internet, sehingga cenderung bersifat mengekang kebebasan berpendapat, sebab tanpa dicantumkan secara jelas hak-hak yang dapat dimiliki oleh pengguna (user) dalam memanfaatkan media internet untuk berkomunikasi dengan orang lain. Hak kebebasan berpendapat di media sosial dalam perspektif Hak Asasi Manusia (HAM), merupakan bagian dari hak generasi pertama yang indentik dengan hak sipil dan politik seseorang selain sebagai hak pribadi yang menuntut pemenuhan serta perlindungannya tidak dapat dikurangi atau dibatasi oleh siapapun dan oleh apapun, bahkan negara sekalipun. Mengingat bahwa hak yang dimiliki oleh seseorang membawa konsekuensi adanya kewajiban untuk menghormati hak orang lain atau adanya keterkaitan antara hak individu dengan individu lain atau dengan masyarakat sosial. Maka hak ini memang perlu mendapatkan pembatasan-pembatasan dimana berperan juga sebagai suatu etika dalam berinteraksi melalui berbagai media, tak terkecuali lewat media sosial.
Analisis Framing Pemberitaan Media Online Detik.Com dan Cnn Indonesia Mengenai Sindiran Saat Puan Tanam Padi Hujan-Hujanan Jaelani Jaelani; Hendra Setiawan; Sinta Rosalina
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9433

Abstract

Penelitian ini menganalisis teks media online yang membahas tentang Puan Maharani tanam padi saat hujan-hujanan, media online yang digunakan yaitu CNN INDONESIA dan detik.com. Didalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis framing model Pan dan Kosicki sebagai acuan penelitian. Penelitian yang berfokus pada dua media online yang cukup populer di masyarakat diantaranya adalah CNN INDONESIA dan detik.com Hasil analisis menjelaskan bahwa didalam media online CNN INDONESIA dan detik.com mencari pada struktur sintaksisnya, skrip, tematik dan retoris.
Analisis Dampak Keluarga Berpisah Terhadap Karakter Anak Dan Minat Belajar Di Bulu Kelurahan Manarang Kecamatan Mattiro Bulu Kab. Pinrang Mutmainnah Arham; Andi Agustang; Muhammad Syukur
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) bagaimana dampak keluarga berpisah terhadap karakter anak, 2) bagaimana dampak keluarga berpisah terhadap minat belajar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Informan pada penelitian ini sebanyak 11 informan yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) perpisahan orang tua memberikan dampak positif dan juga negatif kepada anak. 2) dampak perpisahan orang tua terhadap minat belajar anak yang Pertama, Beberapa anak-anak yang ada di lingkungan bulu merasa kesepian dan tidak diperhatikan, mereka mengatakan bahwa orang tuanya hanya sebatas bertanya tanpa memberikan arahan ataupun perhatian lebih sehingga mereka terkadang merasa kesepian dan hanya tinggal bersama nenek, dikarenakan orang tua yang sibuk bekerja. Hal ini membuat anak tidak memiliki motivasi belajar karena tidak mendapat dukungan dari orang tua. Kedua, tidak semua anak-anak yang orang tuanya berpisah mengalami masalah pada minat belajarnya, bahkan beberapa dari mereka justru menjadi lebih fokus dan bersemangat pada proses belajar dan mengajar. Mereka mengatakan bahwa ia tetap fokus untuk menggapai cita-citanya dan ingin membahagiakan orang tuanya.
Eksistensi Masyarakat Berdasarkan Status Sosialnya di Desa Palangiseng Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng Sulfiana Sulfiana; Andi Agustang; Muhammad Syukur
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9435

Abstract

Eksistensi Masyarakat Berdasarkan Status Sosial di Desa Palangiseng Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng. Program Studi Pendidikan Ilmu Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Andi Agustang dan Muhammad Syukur). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peristiwa aktual yang terjadi di daerah pedesaan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dan metodologi kualitatif. Kajian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif dan semacam kajian yang dikenal dengan istilah library research, yaitu pengumpulan data atau makalah akademik yang berkaitan dengan tinjauan pustaka, yaitu literatur. Berdasarkan fenomena yang ada dapat dilihat bahwa eksistensi masyarakat di desa palangiseng tergolong tinggi. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya masyarakat di pedesaan berusaha untuk tetap eksis meskipun diketahui bahwa tidak dipungkiri bahwa bukan saja orang yang memiliki status sosial yang tinggi bisa eksis. Namun, masyarakat yang memiliki status sosial yang rendah pun tidak menutup kemungkinan untuk eksis. Pada umumnya masyarakat di pedesaan memiliki status sosial yang berbeda-beda. Berdasarkan fenomena yang ada masyarakat di Desa Palangiseng Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng ada beberapa status sosial yang menonjol antara lain, dari segi profesi masyarakat desa palangiseng yang memiliki status sosial yang tinggi, misalnya dokter, polisi, bidan dan lain sebagainya. Selain dari segi profesi, masyarakat yang tergolong memiliki kekayaan yang lebih menempatkan posisi strata yang paling tinggi. Namun dengan adanya perbedaan status sosial mengakibatkan adanya perlakuan yang berbeda yang diterima. Hal inilah yang membuat masyarakat berlomba-lomba untuk meningkatkan status sosialnya agar mereka lebih eksis di kalangan masyarakat.
Pemberian Nugget Tempe Kedelai Terhadap Kenaikan Berat Badan Balita Gizi Kurang Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Risma Risma; Nurhaeda Nurhaeda
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9438

Abstract

Tempe adalah makanan khas Indonesia yang terbuat dari biji kedelai yang difermentasi dengan jamur Rhizopus oligosporus. Tempe memiliki daya simpan yang singkat, sehingga membutuhkan pengolahan lanjutan untuk memperlama daya simpan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penimbangan berat badan anak Balita. Instrumen yang digunakan adalah berupa alat yaitu blender, timbangan kue dan gelas ukur. Variabel yang diteliti semua anak balita.yang berumur 12 sampai 60 bulan pada wilayah kerja Puskesmas Singgani. teknik penarikan sampel dengan eksperimen semu (Quasy Eksperimen) rancangan eksperimental ulang non randomized Pre Test - Post Test control group design. Tes dilakukan sebelum dan sesudah intevensi. Untuk penyajian data dilakukan dalam bentuk tabel dan narasi distribusi frekuensi independent dan Independent. Data dianalisis dengan Uji Paired T-Test.
Analisis Mobilisasi Dini Terhadap Proses Penyembuhan Luka Pasien Post Operasi Sectio Caesarea Di RSUD Morowali Elfina Elfina; Nuraiman Nuraiman; Rezqy Wahyuni; Ayu Sunarti; Rismayana Rismayana; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9440

Abstract

Penyembuhan luka adalah proses penggantian dan perbaikan fungsi jaringan yang rusak. Tujuan penelitian untuk menganalisis Mobilisasi Terhadap Proses Penyembuhan Luka Pasien Post Operasi Sectio Caesareadi RSUD Morowali.. Metode Penelitian ini merupakan penelitian analitik, dengan metode pendekatan Statistic, menggunakan total sample dengan jumlah sample 27 responden, memakai data yaitu data primer, analisis menggunakan Chi Square. Hasil penelitian: Hasil uji statistik Chi Square diperoleh nilai Sig. 0,007 (p value< 0,05), maka H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya ada hubungan mobilisasi terhadap penyembuhan luka post operasi sectio caesarea di Rumah Sakit RSUD Morowali. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada hubungan mobilisasi terhadap penyembuhan luka post operasi sectio caesareadi Rumah Sakit RSUD Morowali. Saran untuk para tenaga kesehatan agar dapat membantu menurunkan angka kematian ibu serta diharapkan dapat meningkatkan lagi pelayanan di rumah saki
Gaya Belajar Visual : Bagaimana Kesalahannya Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika? Rhomiy Handican; Ade Putra Hayat; Mudjiran Mudjiran
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9441

Abstract

Setiap siswa memiliki gaya belajar tersendiri yang perlu menjadi perhatikan pendidik dalam proses pembelajaran dan salah satunya adalah gaya belajar Visual. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan jenis-jenis kesalahan siswa dan faktor-faktor yang menyebabkan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika materi bentuk aljabar berdasarkan prosedur Newman. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket gaya belajar, soal tes, dan pedoman wawancara. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VIIB SMP N 11 Sungai Penuh yang memiliki gaya belajar Visual berjulmlah 8 subjek Hasil penelitian ini menunjukkan siswa yang memiliki gaya belajar Visual melakukan kesalahan transformation, keterampilan memproses dan membuat jawaban akhir. Kesalahan transformation disebabkan karena siswa kurang menguasai materi aljabar dan siswa kurang teliti dalam membuat model matematika yang akan digukan, keterampilan proses disebabkan karena siswa kurang teliti dalam melakukan operasi aljabar dan kurang menguasai materi, kesalahan penulisan jawaban disebabkan karena siswa tidak mengecek kembali jawaban yang ditulis dan siswa ingin menyingkat waktu pengerjaanya.