cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Tinjauan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Terhadap Siklus Menstruasi di Smp N 9 Payakumbuh Nurlaila Sitepu; Sri Nengsi; Opi Rahmah Hidayat
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9442

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan suatu keadaan sejahtera fisik, mental, dan sosial secara utuh, tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan, dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi serta fungsi dan prosesnya. Salah satu hal yang terlibat dalam kesehatan reproduksi adalah adanya siklus menstruasi, akan tetapi tidak semua remaja mengetahui informasi dan sikap penanganan disaat mengalami siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pengetahuan remaja putri terhadap siklus menstruasi, sikap remaja putri pada saat mengalami siklus menstruasi dan dampak pengetahuan remaja putri tentang siklus menstruasi dengan sikap penanganan disaat mengalami menstruasi. Jenis penelitian adalah deskriptif. Populasi penelitian adalah 117 orang siswa putri kelas IX SMP N 9 Payakumbuh. Sampel dalam penelitian ini 60 orang dari jumlah populasi. Intrumen pada penelitian ini berupa angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah menghitung persentase dari pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap siklus menstruasi. Dari analisis data yang telah dilakukan didapat hasil dengan persentase masing-masing indikator variabel. Tingkat pengetahuan remaja putri terhadap siklus menstruasi 78,67 % dengan kategori baik. Sikap remaja putri pada saat mengalami siklus menstruasi 75,17 % dengan kategori baik. Dampak pengetahuan remaja putri tentang siklus menstruasi dengan sikap penanganan disaat mengalami menstruasi 74,50 % dengan kategori cukup baik. Jadi, keseluruhan persentase pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap siklus menstruasi di SMP N 9 Payakumbuh, sebanyak 76,11 % dengan kategori baik.
Perlindungan Hukum Terhadap Dokter Dan Dokter Gigi Dalam Melakukan Pelayanan Kesehatan Mohd. Yusuf DM; Lilia Sarifatamin Damanik; Sri Wahyuninta Tarigan; Sunanda Naibaho; Geofani Milthree Saragih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9443

Abstract

Dokter dan dokter gigi dalam melaksanakan tugasnya berusaha untuk semaksimal mungkin dalam memberikan perawatan terhadap pasien. Tetapi dalam pelaksanaannya tidak selamanya mendapatkan hasil yang baik. Praktek kesehatan selalu berpotensi menimbulkan resiko hukum bagi dokter dan dokter gigi. Setiap risiko hukum akan menuntut tanggung jawab hukum sehingga persoalan ini perlu dikaji untuk mendapatkan solusi. Lingkungan hukum memegang peranan penting dalam meregulasi fungsi-fungsi pelayanan rumah sakit terhadap pasien dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif berarti usaha mendekati atau mendekatkan masalah yang diteliti melalui pemikiran dan telaah terhadap sifat/karakteristik khusus atau kekhasan hukum normatif. Model yang dapat diterapkan dalam rangka perlindungan hukum terhadap dokter dan dokter gigi adalah model yang adil menurut hukum, dimana dokter dibekali kode etik kedokteran, standar profesi, hukum kesehatan, hak asasi manusia dan peraturan yang mengatur pada praktik kedokteran.
Hubungan Kelalaian Medis Dengan Malpraktik Yang Dilakukan Oleh Tenaga Medis Mohd. Yusuf DM; Andrei Rizqan Akmal; Nur Adilah Yasmin; Reno Sari; Geofani Milthree Saragih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9446

Abstract

Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Hukum kesehatan adalah semua ketentuan hukum yang berhubungan langsung dengan pemeliharaan kesehatan dan penerapanya pada hukum perdata, hukum administrasi, dan hukum pidana. Negara Indonesia dalam hal kasus hukum malpraktik memiliki grafik yang meningkat dari tahun ke tahun. Kejadian tersebut ditandai dengan adanya kesadaran masyarakat umum untuk memperoleh keadilan khususnya bidang kesehatan. Dewasa ini sering muncul kasus - kasus dalam pelayanan kesehatan yang mengakibatkan kinerja dokter diragukan serta mengancam keberlangsungan karir seorang dokter. Literature review ini menggunakan metode yang bersifat yuridis normatif dan review artikel, yaitu dengan mengkaji dan menganalisis dari beberapa referensi. Referensi tersebut didapatkan melalui google scholar. Dengan kata kunci malpraktik, kode etik, dan informed consent. Resiko medis dapat terjadi karena resiko dari tindakan medis muncul secara tiba-tiba diluar perkiraan dokter serta tidak dapat dihindari oleh dokter dan adapula yang timbul karena tindakan medis tersebut dilarang atau dibatasi oleh undang – undang karena tindakan medis tersebut mengandung resiko yang besar. Untuk mencegah dan menyelesaikannya, Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang praktek kedokteran dan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan sudah jelas mengatur tentang perlindungan hukum terhadap tenaga medis dan sanksi hukum terhadap tenaga medis.
Pandangan Dokter Terhadap Pelayanan Kesehatan Tradisional Dan Pertanggung Jawaban Hukumnya Mohd. Yusuf DM; Sustiyanto Sustiyanto; Tony Irawan; Arief Hariyadi; Geofani Milthree Saragih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9447

Abstract

Dalam upaya untuk mendapatkan kesehatan, seseorang tidak hanya mempercayakan kepada jasa kesehatan medis seperti dokter tetapi masih banyak mempercayakan kesembuhan dari penyakitnya kepada pengobatan tradisonal seperti dukun, tabib, dan lain sebagainya. Metode penelitian ini merupakan metode penelitian hukum normatif yuridis. Dengan teknik pengumpulan data yang bersumber dari studi kepustakaan yang berkaitan dengan penelitian ini. Hal ini menunjukkan minat masyarakat terhadap pengobatan tradisional ini tinggi. Hasil Pembahasannya bahwa bentuk pertanggungjawaban pidana atas kelalaian pengobat tradisional yang mengakibatkan luka berat atau kematian hingga saat ini masih diatur dengan KUHP, yaitu pasal 359 KUHP dan pasal 360 KUHP jo. 361 KUHP.
Tanggung Jawab Rumah Sakit Terhadap Kelalaian Yang Dilakukan Oleh Tenaga Medis Rumah Sakit (Studi Kasus Meninggalnya Bayi Falya) Mohd. Yusuf DM; Dini Noviarti; Zul Aida; Budi Budi; Geofani Milthree Saragih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9448

Abstract

Rumah sakit sebagai organisasi badan usaha di bidang kesehatan mempunyai peranan penting dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat secara optimal. Oleh karena itu rumah sakit dituntut agar mampu mengelola kegiatannya, dengan mengutamakan pada tanggung jawab para professional di bidang kesehatan, khususnya tenaga medis dan tenaga keperawatan dalam menjalankan tugas dan kewenangannya. Tidak selamanya layanan medis yang diberikan oleh dokter dan tenaga medis lainnya yang ada di rumah sakit, dapat memberikan hasil sebagaimana yang diharapkan semua pihak. Ada kalanya layanan tersebut terjadi kelalaian dokter dan tenaga medis lainnya yang menimbulkan malapetaka; seperti misalnya cacat, lumpuh atau bahkan meninggal dunia. Kalau hal itu terjadi, maka pasien atau pihak keluarganya sering menuntut ganti rugi.
Pengembangan APE Domino Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia Dini Melalui Permainan Menyusun Balok Nur Asiyah; Rasiman Rasiman; Ida Dwi Jayanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangakan alat permainan edukatif (APE) Domino yang terbuat dari kayu dan menguji validitas media, kepraktisan, dan keefektifan media domino tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan 4D yang diadaptasi dari model pengembangan Thiagarajan dengan langkah yaitu 1) Define (Pendefinisian); (2) Design (perancangan); (3) Develop (pengembangan) (4) Dessiminate (Penyebaran). Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan tes, observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data produk, analisis data awal, uji Wilcoxon  dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran APE domino  layak dan valid digunakan dengan hasil uji validitas menggunakan aiken V berkategori tinggi serta uji reliabilitas dengan kategori kuat. Media pembelajaran APE domino layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran membaca permulaan, di ketahui melalui uji Wilcoxon sebesar  0,000 yang berarti terdapat perbedaan nilai Pre Test dan Post Test. Sedangkan peningkatan rata-rata (gain) sebesar 0,68 yang berdasarkan interprestasi indeks gain tergolong sedang. Simpulan penelitian ini adalah media pembelajaran APE domino layak, efektif dan efektif digunakan dalam pembelajaran membaca permulaan pada anak usia dini. Diharapkan pendidik dapat mengembangkan APE Domino dengan ukuran dan bentuk lain dengan materi yang berbeda, serta pihak sekolah diharapkan dapat memfasilitasi.
Pengaruh Pengajaran Academic Vocabulary Terhadap Skor TOEFL Reading Comprehension Mahasiswa Program Beasiswa FEB USAKTI Semester Dua Tahun Akademik 2017-2018 Syakir Syakir; Bagus Suhendar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9450

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk mengetahui pendekatan yang lebih baik dalam pengajaran Lab. Bahasa Inggris (TOEFL-Preparatory Class). Peneliti menggunakan Model Penelitian Tindakan Kelasdengan judul: : “Pengaruh Pengajaran Academic Vocabulary Terhadap Skor Reading Comprehension Mahasiswa Program Beasiswa FEB USAKTI Semester Dua Tahun Akademik 2017-2018”. TOEFL atau 96,6 persen. 1 peserta atau 3,4 persen mendapat di bawah 450. Para peneliti kemudian dapat menyimpulkan bahwa ada dampak yang baik dalam memberikan Academic Vocabulary kepada siswa yang ingin mendapatkan nilai tes standar yang lebih tinggi, khususnya Paper-based Toefl. Gagasan memasukkan pengajaran Academic Vocabulary juga didukung oleh 3 orang dosen pengajar Lab. Bahasa Inggris yang menjadi peserta wawancara. Artinya mahasiswa, dosen, koordinator, dan semua orang yang terlibat dalam proses belajar mengajar perlu mempertimbangkan rencana dan materi Kosakata Akademik yang proporsional untuk mata pelajaran tersebut.
Membangun Logika Matematika Anak Usia Dini dengan Metode Montessori Oktani Haloho
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9470

Abstract

Pengembangan potensi anak secara totalitas yang terdiri dari aspek fisik, motorik, intelektual, sosial, emosional dan moral adalah kaedah dasar dan utama dari pendidikan anak usia dini. Aspek intelektual anak tidak lepas dari kemampuan anak di bidang logika matematika yang didalamnya mencakup kemampuan anak dalam mengenal dan memahami konsep berhitung dan angka. Metode yang digunakan dalam penelotian ini adalah studi literatur dimana data penelitian ini deperoleh dari buku, karya tulis ilmiah, hasi penelitian yang dipublikasiskan melaui artikel karya tulis ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan bagaimana membangun logika matematika anak usia dini dengan menggunakan metode Montessori. Penggunaan material utama dalam metode Montessori dalam membangun logika matematika anak usia dini adalah dengan menggunakan numbers rods.
Analisis Hukum Pidana Dengan Sengaja Mempekerjakan Dokter Asing Yang Tidak Memiliki Izin Praktik Yang Dilakukan Oleh Klinik Kesehatan Mohd. Yusuf DM; Fatma Khairul; Sri Winarsi; Nelda Ningsih; Geofani Milthree Saragih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketentuan hukum terhadap surat izin praktik dokter berdasarkan undan-undang nomor 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran dan untuk mengetahui bentuk tanggung jawab hukum dokter membuka praktik yang tidak memiliki surat izin praktik berdasarkan undang- undang nomor 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran.. Jenis penelitian dalam penulisan skripsi ini dilakukan dengan jenis penelitian hukum normatif berupa penelitian kepustakaan yang menggunakan 3 bahan hukum yaitu bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Penelitian hukum ini menitikberatkan pada studi kepustakaan yang berarti akan lebih banyak menelaah dan mengkaji aturan-aturan hukum yang ada dan berlaku. Hasil penelitian menunjukan Ketentuan yang mengatur mengenai izin profesi dokter diatur di dalam Pasal 36 Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran bahwa setiap dokter dan dokter gigi yang melakukan praktik kedokteran di Indonesia wajib memiliki surat izin praktik. Dokter sebagai penyelenggara praktik kedokteran baru dapat memperoleh kewenangan untuk melakukan praktik kedokteran apabila telah memiliki izin dari pemerintah yang mana dalam hal ini pemerintah yang dimaksud adalah dinas kesehatan kota/kabupaten.
Tindakan Tukang Gigi Yang Dilakukan Di Luar Kewenangannya Di Nilai Dari Aspek Hukum Mohd. Yusuf DM; Fajri Akbar; Ira Setianari; Mahendra Mahendra; Geofani Milthree Saragih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9472

Abstract

Profesi Tukang Gigi telah banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia, bahkan sebelum dunia Kedokteran Gigi berdiri di Indonesia. Masih banyaknya praktek tukang gigi menandakan bahwa masyarakat kita meminati jasa Tukang Gigi. Meskipun tidak memiliki standar keamanan medis seperti Dokter Gigi, namun biaya yang dikeluarkan untuk membayar jasa tukang gigi relatif terjangkau. Pelayanan Tukang Gigi bermacam-macam, mulai dari menambal, mencabut, melakukan implan gigi, pasang kawat gigi, membuat dan memasang gigi tiruan.Praktek tersebut hampir menyamai kompetensi seorang dokter gigi. Dibekali dengan pendidikan secukupnya, bahkan yang sekedar autodidak, seorang sudah bisa menjadi Tukang Gigi. Mereka menyediakan layanan orthodonti seperti pemasangan behel dan veneer. Harga murah menjadi andalan para tukang gigi untuk menarik pasien. Ditinjau dari perspektif praktisi medis, tindakan Tukang Gigi memang dianggap tak memenuhi kaidah tindakan medis semestinya. Persoalan ini pula yang menjadi perhatian khusus dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif yuridis dengan mengaitkan pokok pembahasan terhadap topik utama di dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini memperlihatkan banyaknya problematika yang ditimbulkan dari adanya praktik dari profesi tukang gigi.