Jurnal Pendidikan dan Konseling
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles
5,452 Documents
Disaster Literation To Mitigate Nature Catastrophe In Early Childhood
Bahagia Bahagia;
Leni Muniroh;
Abdul Karim Halim;
Rimun Wibowo;
M. Azhar Al-Wahid
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9483
Bencana diantaranya termasuk bencana longsor, perubahan iklim, bencana banjir dan bencana akibat gempa bumi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menemukan upaya-upaya atau mitigasi bencana pada anak usia dini sehingga siaga menghadapi bencana. Mitigasi termasuk upaya literasi bencana dalam peningkatan pengetahuan, kesadaran dan kegiatan nyata untuk membangun perilaku tanggap terhadap bencana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi literature dengan menemukan literature pada berbagai jurnal dan buku. Sementara penelitian ini juga menggunakan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya-upaya yang dilakukan termasuk menggunakan buku bergambar yang memuat tentang kebencaanaan. Sifat dari gambar yang ada didalam buku yaitu harus menarik sehingga anak usia dini tertarik sehingga tumbuh perilaku sadar bencana. Kedua, mitigasi melalui video dimana anak secara langsung bisa melihat kejadian pada video sehingga menstimulasi pemahaman anak akan bencana. Ditambah dengan pembelajaran sain yang berkaitan dengan bencana sehingga anak memahami proses terjadi bencana dan meningkatkan kesiagaan anak karena mulai sadar dengan kejadian yang sedang diamati serta baha yang ditimbulkan.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving terhadap Keterampilan Menulis Narasi Siswa Kelas V MI Raudlatul Muta’alimin Bogor
Putri Rahmawati;
Muhyani Muhyani;
Rusdi Kasman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9484
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving terhadap keterampilan menulis narasi siswa kelas V di MI Raudlatul Muta’alimin Bogor. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan nonequivalent control group design. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 28 siswa, dan sampel berjumlah 14 siswa. Data keterampilan menulis karangan narasi dikumpulkan dengan metode tes. Analisis data yang digunakan yakni berdasarkan perhitungan uji paired sample tes SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan menulis narasi antara siswa yang mengikuti model pembelajaran creative problem solving dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dengan hasil kelas eksperimen 72,79 dan setelah terjadinya model CPS menjadi 83,29 sedangkan untuk kelas kontrol 71,36 dan setelah diberikan perlakuan pembelajaran konvensional 77,50. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Creative Problem Solving terhadap keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas V MI Raudlatul Muta’alimin Bogor.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika dengan melalui Metode Jarimatika pada Siswa Kelas II SDI Modern El-Cordova
Anisa Jihan;
Muhammad Fahri;
Rusdi Kasman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9485
Pendidikan matematika pada Sekolah Dasar (SD) merupakan salah satu jenjang pendidikan yang wajib dimulai dari kelas satu. dimana level dasar ini dapat menentukan keberlanjutan level selanjutnya. jika mutu pendidikan SD dapat dikatakan rendah, maka kemungkinan jenjang pendidikan selanjutnya juga akan rendah. Oleh karena itu, penguasaan konsep dalam matematika harus diterapkan pada anak usia dini. Pembelajaran matematika ini dapat di lakukan dengan berbagai metode salah satunya menggunakan metode jarimatika. Metode ini dapat membuat siswa merasakan termotivasi serta meningkatkan hasil belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas II SD/MI. Jenis pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan kuantitatif dimana analisis kualitatif ini berdasarkan pada data kuantitatif. Dengan menggunakan data observasi kualitatif hasilnya dapat dianalisis menggunakan kuantitatif teknik persentase. Metode penelitian ini yakni menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis and MC.Taggart yaitu 1 siklus yang terdiri empat tahap yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes, wawancara, catatan harian dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa penggunaan metode jarimatika dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa di kelas II SD Islam Modern El-Cordova tonjong pada materi penjumlahan, pengurangan, pembagian dan perkalian.
Penanaman Nilai Keagamaan Anak Melalui Metode Bercerita
Tamyis Tamyis
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9486
Pembentukan prinsip-prinsip moral dan spiritual anak merupakan bagian penting dari proses pendewasaan yang terjadi selama tahun-tahun awalnya. Perubahan norma dan perspektif budaya berkontribusi pada generasi yang kurang melihat nilai penanaman prinsip-prinsip agama pada generasi mudanya. Oleh karena itu, penting untuk mengenal praktik agama sejak dini agar dapat secara efektif menanamkan cita-cita agama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana guru menggunakan narasi untuk mengajar anak-anak tentang agama. Keadaan anak-anak saat ini menginformasikan keputusan untuk menggunakan metode bercerita sebagai alat untuk indoktrinasi agama anak-anak. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memastikan sejauh mana pendekatan bercerita berkontribusi pada pembentukan nilai-nilai agama anak, dan mengukur dampak metode ini terhadap perkembangan agama anak di usia dini. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, Peneliti menggunakan metodologi kualitatif deskriptif berdasarkan desain studi kasus. Observasi, wawancara, dan dokumentasi tertulis digunakan sebagai sarana pengumpulan informasi. Strategi penelitian yang dikenal sebagai triangulasi memperhitungkan pengamatan di kelas dan di lapangan. Menurut temuan penelitian ini, berbagai macam media, termasuk boneka, gambar dan media lainnya, dapat digunakan untuk melibatkan anak-anak dalam metode bercerita semacam ini. Praktek menggunakan cerita untuk mengajar dan membentuk kebiasaan terjadi dalam berbagai konteks. Setelah prosedur dilaksanakan dengan upaya yang diperlukan, evaluasi tingkat keberhasilan kedua akan dilakukan.
Penguatan Kultur Literasi di Madrasah Berbasis Riset melalui Optimalisasi Fungsi Perpustakaan di MTs Negeri
Tamyis Tamyis
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9487
Salah satu inisiatif pemerintah untuk membangkitkan kembali kecintaan membaca pada siswa adalah Global Literacy Strategy (GLS). Literasi berarti lebih dari sekadar bisa membaca dan menulis; itu juga berarti memiliki kemampuan untuk memahami dan menerapkan apa yang Anda baca ke situasi dunia nyata dengan nuansa dan wawasan. Akibatnya, peningkatan literasi dapat dilakukan tidak hanya untuk siswa tetapi untuk semua aspek masyarakat yang dapat mendorong penyebaran budaya membaca dan menulis. Penelitian yang disajikan di sini bertujuan untuk memperbaiki fondasi literasi yang telah diletakkan. Dengan pemberian bantuan ini, diharapkan peran perpustakaan sebagai sumber pendidikan dapat ditingkatkan, yang pada gilirannya memperkuat budaya yang diciptakan. Penelitian ini didasarkan pada penelitian lapangan berbasis pengabdian masyarakat yang dilakukan di MTsN1 Bandar Lampung dengan menggunakan strategi Asset Based Community Driven (ABCD) yang mengutamakan kemampuan mentor. Penelitian ini menemukan bahwa siswa yang tergabung dalam tim Komica lebih leluasa untuk berkontribusi dalam sosialisasi fungsi perpustakaan kepada rekan sejawat setelah dilakukan workshop dan pengembangan kapasitas untuk mengoptimalkan fungsi perpustakaan bagi tim divisi perpustakaan lainnya di MTsN1 Bandar Lampung dengan menempatkan keterampilan IT yang baru mereka peroleh untuk digunakan dalam bentuk lokakarya dan inisiatif pengembangan kapasitas lainnya.
Analisis Yuridis Terhadap Penegak Hukum Yang Memiliki Peran Penting Dalam Hukum Acara Pidana
Mohd. Yusuf DM;
Sulthon Sekar Jagat;
Raudo Perdana;
Geofani Milthree Saragih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9488
Salah satu faktor penting dalam usaha penegakan hukum adalah penegak hukum. Penegak hukum merupakan bagian penting karena tanpa penegak hukum, suatu hukum tidak akan dapat diterapkan. Salah satu bagian dari hukum yang dimaksud adalah hukum acara pidana. Adapun penegak hukum yang terdapat dalam hukum acara pidana adalah Kepolisian, Advokat, Jaksa (Penuntut Umum) dan Hakim. Dalam penelitian ini, akan dikaji mengenai peranan penegak hukum dalam hukum acara pidana yang dalam penelitian ini terdiri dari Kepolisian, Advokat, Jaksa (Penuntut Umum) dan Hakim. Kemudian, pembahasan selanjutnya akan mengkaji tentang peranan penegak hukum dalam perspektif sosiologi hukum. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif yuridis dengan mengaitkan pokok pembahasan terhadap topik utama di dalam penelitian ini, yakni peranan faktor penegak hukum dalam praktik hukum acara pidana. Hasil penelitian ini akan menjelaskan mengenai peranan dari penegak hukum terkait yang ada di dalam hukum acara pidana dan peranan penegak hukum dalam perspektif sosiologi hukum.
Strategi Pengintegrasian Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Sekolah Dasar untuk Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak melalui Permainan Tradisional Petak Umpet
Mafdurotul Goliah;
Miftahul Jannah;
Ujang Jamaludin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9490
Dengan memasukkan kearifan lokal ke dalam kurikulum sekolah dasar, penelitian ini berusaha untuk mengetahui apakah permainan tradisional petak umpet dapat membantu anak dalam mengembangkan keterampilan sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Siswa kelas satu di SDN Tegal Ratu mengambil bagian dalam penelitian ini. Sebanyak 35 siswa sebagai sampel. Waktu penelitian dilakukan pada jam istirahat. Metode angket dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini. Data dalam penelitian ini masih dianalisis dengan menggunakan metode perbandingan. Persentase peningkatan di setiap kategori baik sebelum dan sesudah perlakuan menunjukkan peningkatan. Kategori sangat berkembang mengalami peningkatan sebesar 17,33 persen, kategori berkembang mengalami peningkatan sebesar 20,54 persen, sebagaimana diantisipasi, kategori yang baru mulai berkembang mengalami peningkatan sebesar 17,69 persen, dan kategori tidak berkembang mengalami perubahan persentase yang sangat signifikan, tidak ada anak yang setelah mendapat perlakuan masuk dalam klasifikasi ini. Hal demikian dapat dikatakan bahwa permainan tardisional petak umpet dapat membantu siswa kelas satu di sekolah dasar untuk mengembangkan keterampilan sosial mereka.
Pengaruh Bimbingan Konseling Terhadap Tingkat Resiliensi Anak Yang Berkonflik Dengan Hukum di LPKA Kelas I Palembang
Lusi Hertina;
Umar Anwar;
Qisthina Aulia;
Herry F. Butar Butar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9491
Anak yang berkonflik dengan hukum akan mengalami berbagai permasalahan ketika berada di LPKA, sehingga kemampuan yang harus dimiliki dalam situasi seperti ini ialah resiliensi. Maka dari itu diperlukan bimbingan konseling terhadap anak yang berkonflik dengan hukum agar bisa membantu mengurangi stres pada anak tersebut. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh bimbingan konseling terhadap tingkat resiliensi anak yang berkonflik dengan hukum di LPKA Kelas I Palembang. Metode penelitiannya menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana dan sampel penelitian yaitu 45 anak yang berkonflik dengan hukum di LPKA Kelas I Palembang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Non Probability Sampling secara Sampling Jenuh Karena populasi relatif kecil yaitu sebanyak 45 populasi jadi seluruh Populasi dijadikan sampel dengan alat pengumpulan data kuesioner. Hasil korelasi pearson didapatkan nilai signifikansi (?) lebih besar dari 0,05 yang menandakan adanya hubungan positif signifikan antara Bimbingan Konseling dan Resiliensi, karena semakin semakin tinggi bimbingan konseling, maka semakin tinggi resiliensi anak yang berkonflik dengan hukum di LPKA Kelas I Palembang. Hasil uji ANOVAb menyatakan nilai signifikansi p sebesar 0,000 (<0,05) sehingga kedua variabel dalam penelitian berhubungan signifikan. Nilai R sebesar 0,843 dan R Square sebesar 0,710 menunjukkan variabel bimbingan konseling memberikan kontribusi dalam memengaruhi variabel resiliensi. Kesimpulan penelitian yaitu semakin tinggi bimbingan konseling yang dimiliki anak yang berkonflik dengan hukum, maka semakin tinggi pula resiliensi anak yng berkonflik dengan hukum tersebut.
Analisis Framing Pemberitaan Kripto Di Haramkan Mui Sebagai Mata Uang dan Tidak Sah Untuk Diperdagangkan Pada Media Kompas.Com dan Cnn Indonesia
Aca Suhendar;
Hendra Setiawan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9492
Penelitian ini bertujuan untuk menjelakan pembingkaian (framing) mengenai pemberitaan kripto diharamkan Majelis Ulama Indonesia sebagai mata uang dan tidak sah untuk diperdagangkan pada media Kompas.Com dan CNN Indonesia. Adanya fatwa dan alasan penggunaan kripto sebagai mata uang menjadikan kajian atau anggapan yang tidak sah pada pihak ulama ataupun menurut Majelis Ulama Indonesia mengundang banyak pendapat dan pertanyaan. Jadi untuk menganalisis kedua topik tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian berupa analisis framing yang telah dikembangkan menggunakan teori dan model analitik Pan dan Kosicki dengan tujuan untuk membikai pemberitaan bahwa crypto dilarang oleh MUI sebagai mata uang ilegal untuk diperdagangkan pada media Kompas.com dan CNN Indonesia.
Pengaruh Work Family Conflict Terhadap Kinerja Pegawai di Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang
Indah Tri Utari;
Mulyani Rahayu
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9494
Pegawai merupakan aset penting dalam suatu lembaga, sehingga lembaga harus mampu mengembangkan dan mengoptimalkan SDM tersebut dalam mencapai tujuan yang hendak dicapai. Namun dengan terjadinya benturan antar peran, yang dialami oleh perempuan sebagai pegawai di Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang dan sebagai ibu rumah tangga, akan berdampak terjadinya work family conflict. Semakin tinggi tuntutan bekerja maka beban kerja yang dihadapi semakin besar, akan memicu terjadinya work family conflict yang mengakibatkan penurunan terhadap kinerja pegawai. Penelitian bertujuan sebagai masukan, saran bagi instansi melalui anlisis ilmiah yang telah dilakukan mengenai pengaruh work family conflict terhadap kinerja pegawai di Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang. Metode penelitian yang digunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 86 orang dan diperoleh 68 orang pegawai sebagai sampel menggunakan teknik cluster sampling dan qouta sampling. Hasil yang diperoleh penelitian ini melalui persamaan regresi yaitu Y= 13,522 + 1.113 X yang bernilai positif, bermakna setiap penambahan 1% kompetensi maka kinerja pegawai akan meningkat 1.113. Uji signifikansi menunjukan sig yaitu 0,000 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima maka dari itu menunjukan adanya pengaruh kompetensi sumber daya manusia terhadap kinerja pegawai di Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang sebesar 65,2% dan 34.8% lainnya kinerja dipengaruhi oleh variabel lain.