Jurnal Pendidikan dan Konseling
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles
5,452 Documents
Hubungan Antara Motivasi Belajar dengan Kemandirian Belajar Siswa Kelas XI di SMA Negeri 11 Kota Jambi
Amalia Amalia;
Rasimin Rasimin;
Rully Andi Yaksa
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9653
Motivasi belajar adalah dorongan yang terjadi di dalam dan di luar diri seseorang. Motivasi belajar berguna untuk memberikan perubahan tingkah laku terhadap tingkah laku individu. Seseorang individu akan belajar dengan baik apabila didalam dirinya memiliki motivasi. Sedangkan kemandirian belajar adalah suatu perilaku yang mana aktivitas belajar diarahkan ke diri sendiri. Individu yang memiliki sikap mandiri seperti dapat memcahkan masalah, bertanggung jawab, memiliki inisiatif, serta percaya diri. semakin tinggi motivasi belajar siswa maka semakin tinggi juga kemandirian belajar peserta didik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 74 siswa kelas XI Tahun Ajaran 2021/2022 SMA Negeri 11 Kota Jambi. Adapun untuk penarikan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Motivasi Belajar memiliki presentase sebesar 63,44% sedangkan Kemandirian Belajar 66,29%.
Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Menggunakan Teknik Sosiodrama pada Layanan Bimbingan Kelompok di SMA Negeri 4 Kota Jambi
Sintia Nurmila;
Rasimin Rasimin;
Rully Andi Yaksa;
Muhammad Ferdiansyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9654
Penelitian ini berjudul upaya meningkatkan kepercayaan diri siswa menggunakan teknik sosiodrama pada layanan bimbingan kelompok di SMA Negeri 4 Kota Jambi. Metode yang digunakan adalah metode penelitian tindakan layanan (PTL). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 8 orang siswa kelas X IPS 2 Tahun Ajaran 2021/2022 dalam kategori kurang memiliki kepercayaan diri berdasarkan kriteria tertentu. Adapun tahap bimbingan kelompok dalam penelitian ini meliputi:1)Tahap pembentukan, 2)Tahap peralihan, 3)Tahap kegiatan, 4)Tahap pengakhiran. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus, yang terdiri dari empat kompetensi pada setiap siklusnya yaitu; perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif dengan guru bimbingan konseling. Adapun alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi dan wawancara dengan teknik analisis data menggunakan presentase. Hasil penelitian menunjukan terdapat peningkatan hasil aktivitas siswa pada setiap siklusnya, pada siklus I memperoleh presentase sebesar 37.5% dalam kategori “kurang baik” pada siklus II memperoleh presentase sebesar 62.5% dalam kategori “baik” dan pada siklus III memperoleh presentase sebesar 75% dalam kategori “baik” hal ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa teruatama kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan pendapat.
Analisis Strategi Manajemen Pemasaran pada Aplikasi Shopee
Lidya Natalia Pasaribu
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9655
Indonesia menjadi negara perdagangan online atau e-commerce terbesar di Asia Tenggara. Faktanya, Indonesia kini menempati peringkat ketiga di antara pasar e-commerce di bawah India dan China. Shopee dapat masuk ke dalam lima besar pasar Indonesia meskipun persaingan ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang dilakukan oleh Shopee guna meningkatkan kinerja penjualannya. Penelitian ini menggunakan penelitian dengan jenis studi pustaka. Pada penelitian ini menggunakan teknik Systematic Literature Review (SLR) yaitu metode yang digunakan untuk menjawab permasalahan dalam penelitian dengan menggunakan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan manajemen pemasaran tersedia untuk membuat perusahaan dikenal masyarakat umum. Shopee menawarkan barang terjangkau dengan kualitas tinggi. Padaada platform Shopee mampu menarik lebih banyak pelanggan karena menawarkan diskon, harga murah, dan gratis ongkos kirim setiap bulan, selain tampilan yang lebih menarik.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Berbasis HOTS dengan Teknik Coaching GROW-ME di SDN 04 Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat
Askanada Askanada
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9656
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam bentuk siklus. Rangkaian langkah penelitian terdiri dari studi pendahuluan, refleksi awal perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data dalam penelitian ini adalah berupa hasil pengamatan dan nilai tes akhir siklus dari setiap tindakan pembelajaran dengan model GROW-ME pada guru terteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi guru dengan menggunakan teknik Coaching Model GROW ME dalam pembelajaran berorientasi HOTS pada guru SDN 04 Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat terbukti dengan meningkatnya hasil penilaian guru yaitu dari nilai rata-rata siklus I pertemuan I yaitu 74,6 dengan persentase ketuntasan 37,5%. Dan pada pertemuan II nilai yang diperoleh 77,6 dan mencapai ketuntasan 50%. Pada pertemuan 1 siklus II nilai rata-rata kemampuan guru 80,3 dan guru yang dengan persentase 75%. Pada pertemuan ke 2 siklus II dengan nilai rata-rata naik menjadi 83 dengan ketuntasan100%. Hasil peningkatan kompetensi guru sesuai data setiap siklus mengalami peningkatan dengan penerapan teknik Coaching Model GROW ME. Dengan demikian, simpulan penelitian ini adalah teknik coaching Grow-Me dapat meningkatkan kompetensi guru dalam pelaksanaan pembelajaran Berorientasi HOTS pada SDN 04 Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Memilih Model Pembelajaran melalui Pelaksanaan Workshop di SDN 05 Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat
Kholid Bin Wahid
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9658
Penelitian ini didorong oleh kenyataan bahwa hasil supervisi menunjukkan bahwa lebih 70% guru di SDN 05 Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat masih dominan menggunakan model pembelajaran yang tepat sesuai dengan karaketristik materi, kon potensi siswa, dan situasi kelas. Bila ditelusuri lebih lanjut, faktor yang meyebabkan guru belum mampu melaksanakan model pembelajaran dengan tepat karena kemampuan menyusun model pembelajaran belum optimal. Pemilihan model pembelajaran sangat penting, karena perencanaan yang baik berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Untuk mengatasi hal tersebut perlu diupayakan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memilih model pembelajaran melalui kegiatan workshop tingkat sekolah di SDN 05 Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memilih model pembelajaran pada guru-guru SDN 05 Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat. Berdasarkan data penilaian kompetensi guru dalam memilih model pembelajaran melalui pelaksnaan workshop, terdapat peningkatan nilai rata-rata kompetensi guru SDN 05 Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat siklus I sebesar 82 dan meningkat pada siklus II menjadi 87. Hal ini juga membuktikan bahwa pelaksanaan workshop terbukti dapat meningkatkan kompetensi dalam memilih model pembelajaran yang tepat. Nilai yang di peroleh pada siklus II sudah mencapai target yaitu 85%. Kepada guru disarankan untuk dapat menyusun model pembelajaran berdasarkan karakteristik materi dan situasi kelas dan Kepada Kepala Sekolah disarankan untuk mengadakan workshop secara berkala dan sesuai dengan kebutuhan.
Peningkatan Profesionalisme Guru melalui Peningkatan Motivasi Kerja dengan menggunakan Metode Diskusi di SDN 18 Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat
Haldi Haldi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9659
Fenomena dilapangan ditemukan beberapa permasalahan yang berkaitan dengan motivasi kerja guru dimana, guru kurang bersemangat dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan Upaya meningkatkan profesionalieme guru melalui peningkatan motivasi kerja guru dengan menggunakan metodediskusi di Sekolah Kecamatan Ranah Batahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Lokasi Penelitian adalah di SDN SDN 18 Ranah Batahan dan waktu penelitian pada bulan April s/d bulan Mei 2021. Yang menjadi subjek penelitian tindakan sekolah ini adalah guru yang ada di SDN 18 Ranah Batahan yang berjumlah sebanyak 7 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian lembar observasi selama proses tindakan penelitian oleh supervisor sehingga akan diperoleh data kualitatif sebagai hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa penerapan metode diskusi kelompok kecil dalam kegiatan proses pembelajaran data yang diperoleh menunjukkan bahwa hasil temuan siklus I diperoleh rata-rata keberhasil dalam meningkatan motivasi guru dalampem belajaran baru mencapai 70,65%, karena belum berhasil guru pada siklus I dilanjutkan pada siklus II, pada siklusII ini dengan menggunakan metode diskusi kelompok motivasi guru meningkat menjadi 81,12% . karena hasil temua sudah sesuai dengan apa yang diharapkan maka penelitian dihentikan pada siklus II
Exploring EFL Students’ Perceptions on Reading Comprehension Difficulties in Indonesian Junior High Students
Lydia Kusumahwati;
Widya Caterine Perdhani;
Peptia Asrining Tyas
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9660
Pemahaman membaca (reading comprehension) bermanfaat bagi siswa untuk memperoleh keterampilan lain dalam belajar bahasa. Namun, siswa Indonesia cenderung memiliki beberapa kesulitan dalam pemahaman bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja kesulitan pemahaman bacaan yang menonjol yang dihadapi oleh siswa kelas 8 SMP di SMPN 7 Malang. Metode kuantitatif digunakan dan kuesioner offline yang terdiri dari 11 pernyataan dibagikan. Pernyataan-pernyataan tersebut terbagi menjadi kesulitan pemahaman membaca yang terus muncul dalam beberapa penelitian sebelumnya, yaitu kosakata (vocabulary), latar belakang pengetahuan (background knowledge), dan membuat kesimpulan (making inference). Peneliti juga menambahkan pengalaman membaca (reading experience) sebagai salah satu dimensi untuk melihat pengalaman membaca siswa kelas 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66,70% dari 171 siswa setuju pada pernyataan bahwa mereka menghadapi kesulitan pada struktur gramatikal dalam teks bahasa Inggris. Siswa juga menemukan kesulitan untuk menghubungkan topik teks bahasa Inggris dengan pengetahuan mereka sendiri yang menunjukkan sebagian besar siswa memiliki latar belakang pengetahuan yang rendah.
Analisis Kesulitan Guru dalam Penggunaan Sumber Belajar dan Media Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Sekecamatan Sukarami Palembang
Putri Dewi Nurhasana
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9661
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kesulitan yang dihadapi guru dalam menggunakan sumber belajar dan media pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Kecamatan Sukarami Palembang. Penelitian dilaksanakan di SD N 114, SD N 126 dan SD N 128 dengan jumlah sampel 60 siswa yang ditentukan dengan teknik pengambilan sampel jenis Simple Random Sampling. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, angket, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data kesulitan guru dalam menggunakan sumber belajar terdapat pada aspek keterampilan penggunaan dan penunjang sumber belajar dengan persentase 56,05% dan 48,58% dengan kategori cukup sulit (CS). dan untuk kesulitan guru dalam menggunakan media pembelajaran terlihat pada aspek keterampilan penggunaan media dan penunjang penggunaan media dengan persentase 59% dan 46,67% dengan kategori cukup sulit (CS). Berdasarkan persentase dari hasil penelitian yang dilakukan, guru menyatakan mengalami kesulitan dalam menggunakan sumber dan media pembelajaran pada mata pelajaran IPS dari aspek keterampilan dan aspek penunjang penggunaan.
Dialektika Behavior Terapi (DBT) Berbasis Spiritual
Muhammad ibnu Malik;
Nurjannah Nurjannah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9664
Pada saat ini banyak berkembang terapi-terapi kontemporer dalam dunia bimbingan dan konseling dengan ciri dan kelebihan masing-masing. Dengan adanya terapi-terapi kontemporer tidak lepas dari kekurangan dan kritikan, salah satunya adalah terapi DBT (Dialectical Behaviour Therapy). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai teori kontemporer yaitu DBT dan juga mengetahui dimensi spiritual dalam memberikan makna hidup pada individu atau klien. Metode yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan teknik analisis isi. Teori DBT mempunyai konsep dasar berupa penerimaan dan perubahan sehingga menghasilkan sesuatu yang lebih baik walaupun DBT muncul atas kritikan terhadap teori CBT, namun teori DBT ini mempunyai kelemahan atau kritikan berupa belum tercapainya individu atau klien dalam menjalani kehidupan yang bermakna dan kelemahan lainnya adalah adanya kekosongan atau ketidaklengkapan pada diri individu yang biasanya disebut kekeringan rohani. Dengan kelemahan atau kritikan tersebuta maka disempurnakan dengan spiritual, sehingga dapat memberikan makna hidup dan keridaklengkapan yang biasa disebut kekeringan rohani pada diri individu
Komponen Kurikulum, Model Pengembangan Kurikulum
Widia Indah Rahayu;
Maratun Najiah;
Lukman Nulhakim
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9665
Pendidikan dan kurikulum secara tak terpisahkan saling berhubungan. Kurikulum adalah salah satu unsur pendidikan yang paling penting. Kurikulum juga harus mengakomodasi permintaan dan persyaratan masyarakat. Kurikulum harus dibuat agar sebuah lembaga pendidikan berfungsi, namun hal itu tidak dapat dilakukan tanpa pedoman atau pengawasan. Kurikulum hendaknya dibuat dengan mempertimbangkan bagian komponen yang ada dan metode pengembangannya. Tujuan, isi, strategi, dan evaluasi adalah unsur dari kurikulum yang menjadi perhatian. Hilda taba, ralp tyler, dan akar rumput adalah beberapa model pengembangan kurikulum. Data yang didapatkan melalui informasi dari buku, jurnal, dan artikel tentang komponen dan model yang digunakan dalam pengembangan kurikulum, penelitian menggunakan metodologi riset perpustakaan atau perpustakaan