cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Upaya Menumbuhkan Keberanian Siswa Kelas VII B SMP Negeri 1 Pedes Karawang untuk Mengajukan Pertanyaan dan Mengemukakan Gagasan pada Materi Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial melalui Model Pembelajaran Think Pair And Share Atik Widiyanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9682

Abstract

Upaya menumbuhkan keberanian siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Pedes Karawang untuk mengajukan pertanyaan dan mengemukakan gagasan pada materi bentuk-bentuk interaksi sosial melalui model pembelajaran Think Pair and Share. Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Karawang: SMP Negeri 1 Pedes September 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan keberanian siswa untuk mengajukan pertanyaan dan mengemukakan gagasan pada materi permasalahan angkatan kerja dan tenaga kerja melalui model pembelajaran Think Pair and Share di SMP Negeri 1 Pedes Karawang. Penelitian ini dilakukan di kelas VII B SMPN 1 Pedes Karawang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang persiklus terdiri atas dua tatap muka. Siklus ke-1 dilaksanakan tanggal 04 September 2018 sampai dengan 06 September 2018, dan siklus ke-2 dilaksanakan tanggal 13 September 2018 sampai dengan 18 September 2018. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengamatan atau observasi dengan menggunakan instrumen: (1) observasi terhadap aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung; (2) angket tentang tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran. Pengolahan data dilakukan untuk mengetahui keberanian siswa dalam mengajukan pertanyaan dan mengemukakan gagasan dengan menggunakan rubrik (lembar observasi) dan angket respon siswa dengan menggunakan skala likers. Pada siklus ke-1 menunjukan keaktifan siswa dalam mengajukan pertanyaan dan mengemukakan gagasan masih rendah hanya 42% atau hanya 14 siswa dari 32 siswa, dan 46% siswa belum dapat memahami permasalahan yang diajukan serta baru 45% siswa yang dapat menyelesaikan masalah. Dan pada siklus ke-2 terjadi peningkatan siswa mulai menunjukan keberanian dalam mengajukan pertanyaan dan mengemukakan gagasan dari ke 32 siswa, 24 siswa telah menunjukan keberaniannya atau sekitar 75% siswa telah berani mengajukan pertanyaan dan mengemukakan gagasannya, serta 77% siswa telah memahami materi permasalahan angkatan kerja dan tenaga dan dapat menyelesaikan 75% masalah dengan benar.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII A SMPN 1 Pedes Karawang Pada Materi Norma dan Keadilan Atmi Utami Dwiningsih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9683

Abstract

Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning. Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII A Pada Materi Norma dan Keadilan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) SMP Negeri 1 Pedes Karawang, September 2022. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Norma dan keadilan melalui model pembelajaran Discovery Learning di Kelas VII A SMP Negeri 1 Pedes Karawang. Penelitian ini dilakukan di kelas VII A SMPN 1 Pedes Karawang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang persiklus terdiri atas dua tatap muka. Siklus ke-1 dilaksanakan tanggal 02 September 2022 sampai dengan 09 September 2022 dan siklus ke-2 dilaksanakan tanggal 16 September 2022 sampai dengan 23 September 2022. Teknik pengumpulan data yang dugunakan adalah teknik pengamatan (observasi), pengisian angket respon siswa dan hasil belajar siswa (evaluasi). Pengolahan data dilakukan untuk mengetahui hasil belajar siswa yang terdiri dari dua siklus yang masing- masing terdiri dari hasil pekerjaan siswa dalam bentuk latihan dan tes, dan sebelumnya diadakan pre tes. Pada hasil pre tes nilai rata-rata hasil belajar sebelum diadakan tindakan pada siklus 1 adalah 4,98 dan nilai ideal yang mungkin dicapai yaitu 9 dan nilai terendah adalah 2 dengan standar deviasi 0,13. Berdasarkan hasil pretes sekitar 32 orang yang nilainya dibawah KBM atau memiliki nilai dibawah 75 berarti sekitar 80% yang nilainya dibawah KBM, dan sekitar 6 orang memiliki nilai 75 atau 15% mencapai KBM, sekitar 2 orang nilainya diatas KBM atau memiliki nilai diatas 75 berarti sekitar 5% melampaui KBM. Pada siklus ke-1 nilai rata-rata hasil belajar setelah diadakan tindakan pada siklus 1 adalah nilai ideal yang mungkin dicapai yaitu 9 dan nilai terendah adalah 2 dengan standar deviasi 0,06. Berdasarkan hasil tes sekitar 30 orang yang nilainya dibawah KBM atau memiliki nilai dibawah 75 berarti sekitar 75% yang nilainya dibawah KBM, dan 1 orang yang nilainya mencapai KBM atau memiliki nilai 75 berarti sekitar 2,5% yang mencapai KBM, serta sekitar 9 orang nilainya diatas KBM atau memiliki nilai diatas 75 berarti sekitar 22,5% melampaui KBM. Pada siklus ke-2, nilai nilai rata-rata hasil belajar setelah diadakan tindakan pada siklus 2 adalah 7,68 dan nilai ideal yang mungkin dicapai yaitu 9 dan nilai terendah adalah 5 dengan standar deviasi 0,03. Ini menunjukan. Berdasarkan hasil tes sekitar 3 orang yang nilainya mencapai KBM atau memiliki nilai 75 berarti sekitar 7,5% yang mencapai KBM, serta sekitar 26 orang nilainya diatas KBM atau memiliki nilai diatas 75 berarti sekitar 65% melampaui KBM. Ini membuktikan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa, karena sekitar 65% siswa sudah menguasai materi.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII A SMPN 1 Pedes Kabupaten Karawang pada Mobilisasi Sosial Lelah Kodriah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9684

Abstract

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII A Pada Materi Mobilisasi Sosial. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) SMP Negeri 1 Pedes Karawang September 2022. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Mobilisasi Sosial melalui model pembelajaran Kooperatif Jigsaw Di Kelas VIII A SMP Negeri 1 Pedes Karawang. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan di Kelas VIII A SMPN 1 Pedes Kabupaten Karawang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang persiklus terdiri atas dua tatap muka. Siklus ke-1 dilaksanakan tanggal 06 September 2022 sampai dengan 13 September 2022, dan siklus ke-2 dilaksanakan tanggal 20 September 2022 sampai dengan 37 September 2022. Teknik pengumpulan data yang dugunakan adalah teknik pengamatan (observasi), pengisian angket respon siswa dan hasil belajar siswa (evaluasi). Pengolahan data dilakukan untuk mengetahui hasil belajar siswa yang terdiri dari dua siklus yang masing- masing terdiri dari hasil pekerjaan siswa dalam bentuk latihan dan tes, dan sebelumnya diadakan pre tes. Pada hasil pre tes rata-rata hasil belajar sebelum diadakan tindakan pada siklus 1 adalah 4,51 dan nilai ideal yang mungkin dicapai yaitu 8 dan nilai terendah adalah 2 dengan standar deviasi 0,12. bahwa dari 37 siswa terdapat sekitar 40,54% atau 15 siswa yang penguasaan materinya masuk dalam kategori sangat rendah, sedangkan 40,54% atau 15 siswa yang penguasaan materinya masuk dalam kategori sedang dan dalam kategori tinggi 13,51% atau hanya 5 siswa. Sehingga dari hasil pretes tentang materi Mobilisasi Sosial hasilnya dapat dikategorikan masih sangat rendah. Pada siklus ke-1 nilai rata-rata hasil belajar setelah diadakan tindakan adalah 5 adalah 6,03 dan nilai ideal yang mungkin dicapai yaitu 8 dan nilai terendah adalah 2 dengan standar deviasi 0,05. 37 siswa terdapat sekitar 5,40% atau 2 siswa yang penguasaan materinya masuk dalam kategori sangat rendah, sedangkan 27,03% atau 10 siswa masuk kategori rendah. Sekitar 27,03% atau 10 orang yang penguasaan materinya masuk dalam kategori sedang dan dalam kategori tinggi 40,54% atau hanya 15 siswa. Sehingga dari hasil postes tentang materi Mobilisasi Sosial hasilnya dapat dikategorikan masih rendah. Pada siklus ke-2, nilai rata-rata hasil belajar setelah diadakan tindakan adalah 77,57 dan nilai ideal yang mungkin dicapai yaitu 9 dan nilai terendah adalah 5 dengan standar deviasi 0,01. Berdasarkan hasil postes pada siklus ke-2 semua siswa siswa yang dapat menguasai materi ini terbukti 24 siswa atau 64,86% termasuk kategori tinggi dan 13 siswa atau 35,14% termasuk kategori sangat tinggi. Dalam hal ini perlakuan pada siklus 2 dapat meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu berada pada kategori tinggi.
Etika Akademik di Perguruan Tinggi Suwastati Sagala
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9685

Abstract

Mahasiswa adalah sekumpulan manusia intelektual yang akan bermetamorfosa menjadi penerus tombak estafet pembangunan di setiap Negara, dengan itelegensinya diharapkan bisa mendobrak pilar-pilar kehampaan suatu negara dalam mencari kesempurnaan kehidupan berbangsa dan bernegara, serta secara moril akan dituntut tanggung jawab akdemisnya dalam menghasilkan buah karya yang berguna bagi kehidupan lingkungan. Etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlaq); kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlaq; nilai mengenai nilai benar dan salah, yang dianut suatu golongan atau masyarakat. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode review literatur, yaitu memeriksa buku dan jurnal yang berkaitan dengan Hubungan etika dengan mahasiswa sangat erat kaitanya, karena dengan etika mampu mengontrol mahasiswa-mahasiswa sehingga tidak melakukan hal-hal yang mampu merugikan banyak pihak. Berdasarkan hasil penelitian dengan membaca berbagai literatur, riset dan jurnal berkaitan dengan etika akademik didapat beberapa etika akademik yang harus dimiliki, yaitu berpakaian rapi dan sopan, melakukan peraturan yang berlaku, member contoh yang baik dalam berperilaku, saling menghormati, berperilaku dan bertutur kata yang sopan
Inovasi Pengembangan Kelembagaan Pendidikan Tinggi Asrul Nasution
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9686

Abstract

Inovasi Kelembagaan pendidikan tinggi berakar kepada empat alasan, yaitu: Pertama; upaya memecahkan masalah-masalah praktik pendidikan supaya dapat berjalan sesuai dengan visi, misi dan tujuan pendidikan; kedua; memberikan kepuasan kepada stakeholders pendidikan, sehingga mendatangkan keuntungan dan kemajuan; ketiga; pentingnya menyediakan pendidikan yang bermutu dan penyelenggaraan yang akuntabel, Keempat; pentingnya pendidikan mengantisipasi perubahan eksternal sehingga memberikan daya saing dan keunggulan bangsa di tengah pergaulan dunia global. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode review literatur, yaitu memeriksa buku dan jurnal yang berkaitan dengan inovasi kelembagaan pendidikan tinggi. Dari hasil pengamatan yang dilakukan serta hasil observasi literatur serta mengamati perkembangan kelembagaan pendidikan tinggi maka di dapati beberapa Pelaksanaan Inovasi Kelembagaan Peguruan Tinggi, yaitu : a. Inovasi Struktur Organisasi, b. Inovasi lingkungan fisikal kampus menuju pendidikan tinggi berbasis start up, c.Inovasi layanan kelembagaan pendidikan tinggi satu atap melalui PTSP, d. Inovasi Pendidikan Jarak Jauh, e. Inovasi sistem jaringan dan manajemen TIK, f. Inovasi kurikulum
Pengaruh Keaktifan dalam Berorganisasi terhadap Disiplin Belajar Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Riau Rahmad Adrian; Gimin Gimin; Hendripides Hendripides
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keaktifan dalam berorganisasi terhadap disiplin belajar HHHh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, kemudian data ditabulasikan dan dianalisis menggunakan program SPSS. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2019, 2020 Pendidikan Ekonomi Fkip Universitas Riau sebanyak 52 responden, dan sampel di ambil secara sensus. Instrumen penelitian yang digunakan adalah penyebaran angket dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan keaktifan dalam berorgansasi kemahasiswaan berpengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa Pendidikan Ekonomi Fkip Universitas Riau. Berdasarkan hasil analisis deskriptif, keaktifan dalam berorganisasi tergolong tinggi keaktifan dalam berorganisasi sebanyak 33 mahasiswa (63,5%), dan disiplin belajar yang mengikuti organisasi kemahasiswaan tergolong tinggi sebanyak 30 mahasiswa (57,6%). Dari hasil analisis regresi linier sederhana diperoleh nilai constanta (a) sebesar 2,245 dan nilai koefisien regresi (b) sebesar 0,392 dengan persamaan regresinya Y = 2,245+ 0,392 X. Dari hasil analisis regresi linier sederhana tersebut, terdapat pengaruh yang negatif antara aktivitas dalam organisasi kemahasiswaan terhadap hasil belajar, hal ini dapat disimpulkan bahwa semakin banyak aktivitas dalam organisasi kemahasiswaan yang diikuti maka akan menurunkan hasil belajarnya. Dilihat dari perhitungan R2 (R Square Change) diperoleh nilai sebesar 0,451. Artinya adalah bahwa sumbangan pengaruh aktivitas dalam organisasi kemahasiswaan terhadap hasil belajar sebesar 45,1%.
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X SMA Swata Kartika 1-4 Pematang Siantar Lindawaty Sihombing; Binsar Tison Gultom; Elisabeth Margareta
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran Think Pair Share (TPS) pada materi ekonomi terhadap prestasi belajar siswa di kelas X SMA Swasta Kartika 1-4 Pematang Siantar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMA Swasta Kartika 1-4 Pematang Siantar. Subjek penelitian adalah kelas X MIA 2 yang berjumlah 37 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah memberikan tes untuk melihat prestasi belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis melalui uji-t. Dari hasil analisis data diproleh uji normalitas yaitu Xhitung 1.749 < nilai Xtabel 7.815 sehingga dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Hasil dari nilai homogenitas yaitu Nilai Fhitung 0.5270 < Ftabel 0.5737 yang berarti data homogen. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis thitung 2.47704 > ttabel 1.993. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Think Pair Share pada materi ekonomi terhadap prestasi belajar siswa kelas X SMA Swasta Kartika 1-4..
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII SMP Negeri 12 Pematang Siantar Tahun Ajaran 2021/2022 Yosefin Panjaitan; Binsar Tison Gultom
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Pematang Siantar tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode ex post facto. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Sehingga, jumlah sampel yang digunakan sebanyak 176 responden. Uji instrumen dilakukan dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) terdapat hubungan yang signifikan dan berpengaruh negatif antara pola asuh orang tua dengan hasil belajar IPS siswa kelas VIII, dimana thitung variabel pola asuh orang tua sebesar 2,000 > dari ttabel sebesar 1,973 dengan taraf signifikansi 0,047 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan Ha1 diterima dan H01 ditolak. (2)Terdapat hubungan yang signifikan dan berpengaruh positif antara motivasi belajar dengan hasil belajar IPS siswa kelas VIII, dimana thitung variabel motivasi belajar sebesar 3,328 > dari ttabel sebesar 1,973 dengan taraf signifikansi 0,001 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan Ha2 diterima dan H02 ditolak. (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPS siswa kelas VIII, dimana Fhitung sebesar 9,275 > dari Ftabel sebesar 3,05 dengan taraf signifikansi 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan Ha3 diterima dan H03 ditolak.
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Make A Match terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas 4 di Sekolah Dasar Candra Puspita Rini; Rizki Zuliani; Tia Anggestin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9690

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hasil belajar matematika siswa yang diberi Model Cooperative Type Make A Match dengan yang diberikan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental design dengan menggunakan bentuk desain mengunakan bentuk desain Nonequivalent control group design. Subjek populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Perumnas 1 yang berjumlah 54 siswa terdiri dari 28 siswa kelas IV A dan 26 siswa kelas IV B . kelas IV A dijadikan kelas kontrol dan kelas IV B sebagai kelas ekperimen, sampel yang digunakan adalah sampel jenuh, dimana seluruh populasi digunakan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, tes dan dokumentasi.Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, tes, dan dokumentasi. Pengujian hipotesis pretest dalam penelitian ini digunakan uji t, dari hasil uji t diperoleh thitung = 1,41 dan ttabel = 2,007, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai posttest kelas eksperimen dan kelas dan kelas kontrol. Hal ini dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran Make A Match dari pada menggunakan metode konvensional.
Strategi Sekolah dalam Melaksanakan Literasi Budaya dan Kewargaan di SMA Negeri 2 Tuban Nanda Artika Putri; Listyaningsih Listyaningsih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9691

Abstract

Gerakan literasi di SMA Negeri 2 Tuban telah dilaksanakan pada tahun 2019, Dalam melaksanakan literasi budaya dan kewargaan di SMA Negeri 2 Tuban memunculkan tantangan baru bagi sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan oleh sekolah dalam melaksana kan literasi budaya dan kewargaan bagi siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Guru PPKn, Guru Seni Budaya, Guru Prakarya dan empat orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dalam melaksanakan literasi budaya dan kewargaan di SMA Negeri 2 Tuban diantaranya dengan melalui (1) pengintegrasian literasi budaya dan kewargaan melalui kegiatan pembelajaran, (2) kampanye program menulis buku dengan muatan lokal bagi guru dan siswa, (3) meningkatkan minat siswa terhadap budaya melalui kegiatan ekstrakurikuler seni tari dan karawitan, dan (4) kegiatan pembiasaan berbasis budaya sekolah.