cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Meningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Konsep dan Kebijakan Perdagangan Internasional Mata Pelajaran Ekonomi Lintas Minat Menggunakan Model Pembelajaran Problem Solving Pada Siswa Kelas XI MIPA 1 MAN 2 Langkat Tahun Ajaran 2020-2021 Hamzah Isfahani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11592

Abstract

Penelitian ini menggunakan model pembelajaran problem solving untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI MIPA 1 MAN 2 Langkat untuk mempelajari konsep dan kebijakan perdagangan internasional lintas kepentingan. Sesuai dengan tujuan pembelajaran Ekonomi, model pembelajaran pemecahan masalah ini dapat mendorong siswa untuk berpikir kritis dan menggunakan pikirannya untuk memecahkan masalah. dengan menemukan solusi untuk masalah yang menghadirkan tantangan mental yang berbeda untuk meningkatkan hasil belajar dan mendorong motivasi. Penelitian Tindakan Kelas atau PTK digunakan dalam penelitian ini untuk menguji hipotesis tersebut. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam beberapa siklus. Merencanakan, melaksanakan tindakan, mengamati hasil tindakan (observasi), dan merefleksi adalah empat tahapan yang membentuk setiap siklus. Pemecahan masalah kooperatif digunakan sebagai metode penelitian. Berdasarkan temuan penelitian, mahasiswa S2 ekonomi kelas XI MIPA 1 MAN 2 L tahun ajaran 2020-2021 berhasil diajarkan konsep dan kebijakan perdagangan internasional melalui penggunaan model pembelajaran pemecahan masalah.
Implementasi Bimbingan Konseling Islam terhadap Kenakalan Remaja di Era Digital Akhir Pardamean Harahap; Muhammad Hazrat Khairi; Hera Yanti Situmorang; Rizky Nanda Arleni; Devi Permata Sari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11593

Abstract

Pada usia remaja merupakan masa yang banyak mengalami perubahan baik jasmani, rohani, pikiran, maka pada masa ini para remaja banyak mengalami gejolak emosi remaja dan masalah remaja pada umumnya di sebabkan adanya konflik peran sosial. Di satu pihak ia sudah ingin mandiri sebagai orang dewasa, di lain pihak ia masih harus terus mengikuti kemauan orang tua. Problematik yang timbul di kalangan remaja yang bisa di kategorikan sebagai permasalahan serius antara lain adalah masalah kenakalan remaja, mengingat remaja adalah suatu kelompok usia yang di harapkan menjadi penerus generasi di masa yang akan datang. Bimbingan konseling Islam bertujuan untuk Membantu individu mewujudkan dirinya menjadi manusia seutuhnya agar mencapai kebahagiaan hidup didunia dan di akhirat sesuai dengan syariat Islam. Pendekatan Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan fenomenologi yang mengkaji penerapan bimbingan dan konseling dalam pembinaan akhlak di era digital dan dibantu dengan riset keperpustakaan untuk lebih mengetahui keakuratan dalam mengutip pembahasan. Konseling Islam sebagai sebuah alternatif solusi menyampaikan nilai-nilai agama pada remaja yang melakukan kenakalan. Bimbingan dan konseling, mengikutsertakan konsep-konsep Islam yang bertujuan untuk membentuk berperilaku yang sesuai dengan perintah Allah SWT.
Meningkatkan Mutu Pendidikan melalui Manajemen Peserta Didik Amiruddin Siahaan; Aldi Bayu Anggara; Intan Ramadani; Nadya Putri Mtd; Zainur Rozzaqiyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11594

Abstract

Mutu merupakan proses terstruktur untuk memperbaiki keluaran yang dihasilkan. Bagi setiap institusi mutu adalah agenda utama dan tugas yang paling penting dan tedapat dua hal yang perlu diperhatikan yaitu kualitas dan kuantitas. Banyak lembaga pendidikan yang mengharapkan keberhasilan baik dari segi kualitas maupun dalam segi kuantitas seorang peserta didik. Artikel ini menggunakan metode studi pustaka atau yang biasa disebut studi literatur. Penelitian ini dilakukan dengan metode pengumpulan data dari berbagai rujukan melalui beberapa buku, majalah yang berkaitan dengan tujuan untuk mengungkapkan berbagai teori yang berhubungan dengan permasalahan yang sedang dihadapi atau diteliti.
Peran Bimbingan Konseling Islam dalam Meningkatkan Produktivitas Belajar Siswa Dewi safitri; Adilla hariyuni; Imam Ismail Telaumbanua; Suliatun Nisa
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11595

Abstract

Dalam bidang pendidikan hambatan seperti keterbatasan media, kurangnya efektivitas materi yang didapatkan siswa saat pembelajaran berlangsung karena banyaknya gangguan disekitar lingkungan siswa, terdapat perasaan lelah dan kurang semangat yang dialami siswa karena berlama-lama didepan gawai, banyaknya negative thinking atas segala keterbatasan, serta kurangnya interaksi siswa dengan teman sebayanya, dan juga banyak orangtua yang kewalahan mengawasi anaknya yang sedang belajar online karena berbarengan dengan pekerjaan sehari-hari. Dalam kegiatan belajar mengajar, bahwa siswa untuk mendapatkan nilai prestasi yang semakin tinggi, dapat dilihat dengan tingkat pemahaman konsep dan materi yang tinggi dari siswa tersebut. Selain itu juga bahwa model dan media pembelajaran yang dipakai harus tepat dan sesuai. Dalam kegiatan belajar tidak jarang bahwa siswa akan dibantu oleh orang tuanya, karena sebagian besar masih terdapat siswa yang harus dibimbing dalam belajar sehari-hari maupun dalam penggunaan media belajar seperti handphone (gawai).
Implementasi Pembelajaran di Sekolah RA Ar-Ridha Arlina Arlina; Adinda Putri Aulia; Jihan Emelia Sari; Ulandari Ulandari; Aida Syafitri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11596

Abstract

Pada masa periode enam tahun pertama dalam kehidupan anak disebut dengan masa keemasan (golden period). Pada masa ini anak sangat mementingkan pertumbuhan dan perkembangan dalam proses segi intelektual, spiritual, fisik motorik, emosional dan sosial. Pertumbuhan dan perkembangan ini dapat didukung oleh pemberian rangsangan pendidikan. Dengan pendidikan anak usia dini mampu belajar secara menyenangkan dengan menerapkan esensi bermain dalam belajarnya karena kegiatan bermain merupakan dunia anak usia prasekolah. Salah satu model pembelajaran yang diterapkan untuk mengajar anak usia dini adalah dengan menggunakan pendekatan sentra seperti yang dilakukan pada kelompok bermain (KB). Adapun beberapa bagian sentra yang terdiri menjadi empat macam bagian yaitu sentra persiapan, sentra balok, sentra alam cair, dan sentra kreativitas. Para guru dapat membantu anak untuk mengembangkan berbagai aspek perkembangan dan kecerdasannya dengan menerapkan bagian sentra tersebut. Sentra adalah pembelajaran terpadu yang terbaik. Pendekatan ini terbukti sangat efektif digunakan dalam pembelajaran anak usia dini.
Analisis Kualitas Pelayanan Proses Pembelajaran Guru IPS terhadap Kepuasan Peserta Didikikelas VIII di SMP Negeri 2 SeiiBamban Amini Amini; Marinus Gomgom Samosir; Isnaini Ridha Maulida; Defriani Defriani; Efrillia wanodya palupi; Enika rahma
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan proses pembelajaran guru IPS terhadap kepuasan peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Sei Bamban dalam, Para siswa menyukai konten dan kepuasan belajar pencapaian mata pelajaran yang diberikan dan memiliki hasil belajar yang memuaskan. Siapa saja yang Kepuasan biaya sekolah dipengaruhi oleh kualitas layanan yang diberikan oleh guru pengajaran dapat dilihat di sekolah menyiapkan perangkat pembelajaran dengan menggunakan metode dan media belajar dan menilai hasil untuk biaya sekolah. Jenis penelitian yang digunakan metode korelasional dengan pendekatan kuantitatif.
Pengaruh Motivasi dalam Pengembangan Organisasi Amelia Amelia; Arimbi Syahkila Simangunsong
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Motivasi Dalam Pengembangan Organisasi. Metode dalam penulisan ini adalah mengkaji tentang Pengaruh Motivasi Dalam Pengembangan Organisasi. Dengan demikian Pengaruh Motivasi dalam pengembangan Organisasi merupakan Motivasi kerja yang tinggi diharapkan akan meningkatkan kinerja dalam organisasi. Untuk meningkatkan motivasi diperlukan berbagai teknik yang terencana dan sistematis agar efektif. Motivasi merupakan alasan yang mendasari individu melakukan sesuatu. Individu yang memiliki motivasi tinggi dapat berarti individu tersebut memiliki alasan kuat untuk mencapai kinerja yang diharapkan. Sebaliknya, individu dengan motivasi rendah dipastikan tidak dapat memberikan kontribusi optimal atas kinerjanya.
Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Yayasan Pendidikan Islam Al-Anwar Amiruddin Siahaan; Adelia Fitri; Fitra Amalia Harahap; Togu Yunus Hidayatullah; Rizki Akmalia
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di yayasan pendidikan islam Al-Anwar. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah mengkaji bagaimana peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik dalam pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah; (1) Peran kepala sekolah sebagaipemimpin dalam meningkatkan mutu pendidikan di Yayasan Pendidikan Islam Al-Anwar adalah memantau, yakni menjadi perantara guru dengan siswa, memotivasi, membuat inovasi, penghubung dengan pihak luar, membimbing siswa secara berkelanjutan, membuat keputusan, derta membina dan meningkatkan kemampuan guru; (2) Peran kepala sekolah sebagai manager dalam meningkakan mutu pendidikan di Yayasan Pendidikan Islam Al-Anwar adalah mengelola dengan melakukan perencanaan, penggorganisasian, penggerakan, serta evaluasi. Dalam meningkatkan mutu pendidikan, terdapat faktor pendukung yakni dukungan dari yayasan serta banyaknya relasi. Selain faktor pendukung terdapat faktor penghambat yakni berbenturan dengan sistem pemerintahan, kebijakan sertifikasi, sering terjadinya pergantian guru, kurangnya kesadaran warga sekolah, sulitnya penerapan digital learning, serta seringnya terjadi kendala mengenai dana. (3) Peran kepala sekolah sebagai administrator dalam meningkakan mutu pendidikan di Yayasan Pendidikan Islam Al-Anwar adalah berkerjasama dengan wakil kepala sekolah dalam melakukan administrasi disekolah.
Konsep Dasar Manajemen Peserta Didik Aulia Sari Damanik; Mela Safitri Situmorang; Khoirun Nisa; Nur Khotimah; Fairuza Nur
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11601

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep dasar dari manejemen peserta didik. Manajemen peserta didik adalah mengatur kegiatan-kegiatan peserta didik agar kegiatan- kegiatan tersebut menunjang proses belajar mengajar sehingga dapat berjalan lancar, tertib dan teratur sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pencapaian tujuan sekolah dan tujuan pendidikan secara keseluruhan. Terdapat beberapa konsep dasar manajemen peserta didik yaitu : Pengertian manajemen peserta didik, ruang lingkup manajemen peserta didik, tujuan dan fungsi manajemen peserta didik serta prinsip-prinsip manajemen peserta didik.
Pengaruh Intelegensi terhadap Perkembangan Pendidikan Anak Siti Sarah Sitorus Pane; Fitriani Harahap; Fauziah Nasution
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11602

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecerdasan siswa terhadap hasil belajar di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan instrumen yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang cerdas pada umumnya memiliki keterampilan intelektual umum, keterampilan berpikir kreatif dan produktif, keterampilan kepemimpinan, keterampilan dalam semua seni, keterampilan psikomotorik (dan karena itu Intelektual Orang diukur tidak hanya oleh kecerdasannya, tetapi oleh beberapa aspek yang mendukung perkembangannya. potensi mereka, yang kesemuanya dapat memainkan peran positif.