Jurnal Pendidikan dan Konseling
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles
5,452 Documents
Konsep Sistem, Jenis-Jenis Sistem Dan Model Sistem
Erwan Efendi;
Rahman Asro Bil’ibad;
Muhammad Salman Al Farisi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13919
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep sistem, jenis-jenis sistem dan model sistem yang ada di Sistem Informasi Manajemen Dakwah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu metode yang bertujuan menjelaskan sesuatu secara mendalam dengan cara mengumpulkan data informasi sebanyak-banyaknya tentang hal yang diteliti. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan yaitu kegiatan mengumpulkan informasi dari jurnal, buku, atau catatan-catatan lain yang bersangkutan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem adalah sekumpulan elemen yang saling berhubungan antara elemen yang satu dengan yang lainnya, dan jika satu elemen mengalami hambatan maka elemen yang lain juga mengalami hambatan.
Manajemen Database Organisasi Dakwah
Erwan Effendy;
Ade Laili Rahmi;
Muhammad Furqan;
Rahmad Safii;
Umi Sara
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13920
Database atau basis data merupakan informasi yang disimpan di dalam komputer secara teratur sehingga dapat dilihat menggunakan suatu program komputer untuk mendapatkan informasi dari basis data tersebut. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta tersimpan di dalamnya yang menggambarkan objek yang diwakili suatu basis data, dikenal dengan model basis atau model data. Database dalam Manajemen Organisasi Dakwah diartikan sebagai pengaturan sekumpulan informasi mengenai tantangan dakwah ataupun masalah umat, dimana harus ada tindakan dari organisasi dakwah melalui dakwah dan nasehat dari para da’I sebagai penyeleaian dalam permasalahan umat yang disimpan di dalam komputer secara tersusun sehingga dapat diperiksa kembali menggunakan program komputer untuk memperoleh informasi dari database.
Pemanfaatan Sistem Koneksi Bagi Organisasi Dakwah
Erwan Efendi;
Siska Tirta Dina;
Andre Gunawan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13921
Penelitian ini bertujuan agar teridentifikasinya tentang bagaimana pemanfaatan sistem koneksi bagi organisasi dakwah. Di zaman yang modern ini pemanfaatan sistem koneksi bagi organisasi dakwah penting untuk dipelajari karena berguna untuk para pendakwah menjalankan kegiatan berdakwah tanpa terhalang batasan tempat dan waktu. Pemanfaatan sistem koneksi sebagai media dakwah disini berarti upaya menggunakan atau memakai media sosial sebagai alat yang menyalurkan pesan dakwah kepada mad?u yaitu para pengguna media sosial. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif secara deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi literatur. Hasil dari penelitian ini pembaca dapat menerapkan pemanfaatan sistem koneksi bagi organisasi dakwah.
Sistematika Riview : Pembentukan Perilaku Dalam Konsep Sistem Informasi Manajemen Dakwah
Erwan Efendi;
Rangga Dimas Arjuna;
Ratna Dewi;
Agus Kurniawan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13922
Sistem dan teknologi informasi telah menjadi komponen yang sangat penting bagi keberhasilan perusahaan dan organisasi. Teknologi informasi, termasuk sistem informasi Internet, memainkan peran penting dan terus meningkat dalam bisnis. Teknologi informasi dapat membantu perusahaan dari semua jenis meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses bisnis mereka, keputusan manajerial dan kolaborasi kelompok kerja, sehingga memperkuat posisi kompetitif mereka di pasar yang berubah dengan cepat. Ini berlaku ketika TI digunakan untuk mendukung tim pengembangan produk, proses dukungan pelanggan, acara elektronik, atau operasi bisnis lainnya. Teknologi dan sistem TI online dengan cepat menjadi bahan untuk kesuksesan bisnis di lingkungan global yang dinamis saat ini.
Management of Inclusion Education in Elementary Schools
Bayu Saputra Dullah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.13925
This study aims to determine the management of inclusive Education in elementary schools. The method used is a literature review from previous articles analyzed to comply with the management of inclusive Education in elementary schools. Based on the results of the literature review, it is known that management is the process of planning, organizing, directing, and supervising the efforts of members of the organization and using other organizational resources to achieve the goals of the organization that have been set. Inclusive learning does not require children with special needs to familiarize themselves with the lives of reasonable citizens but can participate in the lives of citizens actively. In inclusive learning, learning is started as an effort to empower all abilities optimally and integrated so that all children can later contribute to the lives of residents for the benefit of living together. Departing from the above thoughts, in inclusive learning, it is not children who are required to adapt to the curriculum but the curriculum that must familiarize themselves with the needs of children to develop all their abilities. The consequence of such a principle is that adaptive learning programs are needed in Indonesia, known as individualized instructional programs, designed based on children's special needs.
Level-Level Kepercayaan Diri (Self Confidence) Peserta Didik Dalam Pembelajaran Matematika
Syarah Annisa;
Agung Prasetyo Abadi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13927
Artikel ini bertujuan mengkaji Kepercayaan Diri Peserta Didik dalam pembelajaran Matematika. Penelitian ini mengkaji topik penelitian dari beberapa literatur yang berkaitan dengan Kepercayaan Diri Peserta Didik dalam pembelajaran Matematika. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yaitu penelitian studi literatur dengan menggunakan referensi dari berbagai sumber yang relevan dengan topik penelitian. Hasil dari kajian ini adalah Kepercayaan Diri memiliki suatu peranan yang sangat penting dalam proses pembelajaran Matematika. Kepercayaan Diri pada Peserta Didik ini terbentuk melalui sebuah proses dengan dibantu oleh guru yang berperan sebagai fasilitator dan motivator. Melalui Kepercayaan Diri ini Peserta Didik dapat mencapai tujuan dalam pembelajaran Matematika. Adapun indikator untuk mengukur Kepercayaan Diri terdiri dari : 1) Percaya akan kemampuan yang dimiliki, 2) bertindak untuk mengambil keputusan secara mandiri, 3) mempunyai konsep diri yang bersifat positif, dan 4) berani untuk mengungkapkan pendapat. Pada saat Peserta Didik memasuki usia remaja, maka Peserta Didik harus memiliki rasa percaya diri pada level yang tinggi agar proses pembelajaran secara maksimal. Jika Peserta Didik memiliki rasa percaya diri pada level sedang atau rendah hal itu disebabkan oleh beberapa faktor, salah satu faktor yang mempengaruhinya yaitu lingkungan sekitar. Dalam penelitian ini, peneliti mencari berbagai dukungan dari para ahli untuk memperkuat argumentasi dalam proses kajian.
Analisis Personal Branding dan Keputusan Childfree pada Followers Gita Savitiri Devi
Muhamad Fajar Bastian;
Isnaini Isnaini;
Zulkipli Lessy
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13929
Akhir-akhir ini sedang viral seseorang yang memiliki akun Youtube yang biasa kita sebut dengan Youtuber asal Indonesia yang sedang tinggal di Berlin, Jerman, bernama Gita Savitri Devi atau sering dipanggil Gitasav. Opininya terhadap isu dunia sekitar salah satunya adalah mengenai isu childfree. Pola pikir mengenai childfree yang berbeda yang ia tampilkan di sosial media dan menurut kebanyakan masyarakat keputusan memilih childfree merupakan sesuatu yang dianggap kontroversial mampu membuat Gitasav dikenal dengan cepat. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif metode reception analysis yang merupakan paradigma interpretatif dalam memahami alasan para pelaku atau responden terhadap tindakan sosial yang dilakukan untuk mengkonstruksi kehidupan dan makna yang diberikan pada kehidupan. Dengan dua informan penelitian yang memunculkan hasil bahwa, satu dari informan merasakan adanya pengaruh personal branding dari seorang Gitasav yang mengikuti alasan dalam memilih childfree atas dasar bahwa memiliki anak merupakan sebuah tanggung jawab yang besar, ingin berfokus pada karis, tidak ingin membebani anak dan perlu persiapan yang matang ketika memilih mempunyai anak. Sedangkan informan kedua tidak begitu merasakan pengaruh personal branding seorang Gitasav, dan memilih childfree karena adanya alasan kondisi psikologis yang membuat informan harus untuk memilih childfree.
An Investigation of Students’ Beliefs About Language Learning at MTs Dar El Hikmah Pekanbaru
Rahmawita Rahmawita;
Zelly Putriani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.13931
Keyakinan siswa tentang pembelajaran bahasa adalah gagasan mendasar yang mereka pegang tentang apa itu bahasa dan bagaimana bahasa itu diperoleh. Selanjutnya, komponen psikologis kehidupan siswa, mempengaruhi perilaku dan harapan mereka untuk pembelajaran bahasa terkait dengan keyakinan mereka tentang pembelajaran bahasa itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki keyakinan siswa dalam belajar bahasa Inggris dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Dari 127 siswa yang menjadi populasi penelitian di MTs Dar El Hikmah Pekanbaru, diambil 83 siswa sebagai sampel untuk mengikuti penelitian ini. Teknik yang digunakan untuk memilih sampel adalah teknik insidental. Oleh karena itu, untuk mengukur kepercayaan siswa tentang pembelajaran bahasa Inggris mereka, para peneliti memberikan Kuesioner BALLI yang diadaptasi oleh Horwitz (1988). Dengan menggunakan analisis aplikasi SPSS 23.0, peneliti mengungkapkan bahwa mayoritas siswa merasa positif terhadap pembelajaran bahasa Inggris dengan kategori baik pada tingkat kepercayaannya. Temuan studi ini juga mengungkapkan bahwa keyakinan siswa tentang belajar bahasa Inggris, kepercayaan pada bakat bahasa menempati peringkat tertinggi dengan skor rata-rata 34. Kemudian, diikuti oleh keyakinan tentang strategi pembelajaran dan komunikasi dengan skor rata-rata 34. 29, dan keyakinan tentang keyakinan dasar dalam pembelajaran bahasa Inggris di peringkat ketiga dengan skor rata-rata 26. Dua posisi terakhir adalah keyakinan tentang kesulitan belajar bahasa Inggris dengan skor rata-rata 19 dan keyakinan tentang motivasi dan ekspektasi dalam pembelajaran bahasa Inggris dengan skor rata-rata 16.
Pembelajaran Body Percussion dengan Menggunakan Metode Eurhythmics Dalcroze di Sekolah Dasar
Mastri Sagala
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13932
Penelitian ini bertujuan untuk membahas pembelajaran body percussion yang dilakukan pada peserta didik Sekolah Dasar. Permasalahan muncul ketika terjadi wabah covid 19 dimana pembelajaran harus dilakukan secara daring. Pembelajaran body percussion dipilih karena peserta didik tidak perlu memiliki alat musik konvensional. Pembelajaran body percussion dengan pola ritmik yang sederhana dapat menjadi salah satu pembelajaran untuk meningkatkan musikalitas bagi peserta didik Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan yakni deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada SDK Bina Bakti Bandung terhadap peserta didik kelas III Sekolah Dasar semester II. Data diperoleh dari pengamatan dan dokumentasi pada setiap proses persiapan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. Pembelajaran body percussion menggunakan metode eurhytmics dalcroze yang mempelajari musik dengan melibatkan gerakan. Hasil penelitian ini akan menggambarkan bahwa pembelajaran body percussion dapat dilakukan bukan hanya oleh peserta didik yang memiliki bakat musik, melainkan juga seluruh peserta didik. Metode eurhytmics dalcroze dapat diimplementasikan dengan menyesuaikan karakteristik anak SD. Pembelajaran body percussion bagi peserta didik Sekolah Dasar tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan musikal, melainkan juga melatih kemandirian serta gerak motorik pada peserta didik.
Pengaruh Metode Pembelajaran Visual Storytelling Versus Metode Pembelajaran Sq3r Dan Motivasi Belajar Terhadap Kemampuan Literasi Siswa Kelas 3 SDN Anggaswangi 1 dan SDN Anggaswangi 2 Sidoarjo Tahun Pelajaran 2021/2022
Tasu'ah Tasu'ah;
Ibut Priono Leksono;
Retno Danu Rusmawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13933
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami pembelajaran, salah satunya melalui literasi. Hal ini dikarenakan literasi merupakan kemampuan awal yang harus dimiliki oleh setiap individu untuk menjalani kehidupan di masa depan, termasuk literasi membaca dan menulis. Pembelajaran literasi akan mendapatkan hasil yang optimal jika diberikan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan metode storytelling dan SQ3R yang digunakan berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan Literasi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode eksperimen. Adapun yang menjadi subyek penelitian adalah siswa kelas 3 SDN Anggaswangi 1 yang berjumlah 39 siswa dan siswa kelas 3 SDN Anggaswangi 2 yang berjumlah 50 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes hasil belajar dan angket motivasi belajar.Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan penggunaan metode pembelajaran visual storytelling versus SQ3R dan perbedaan antara siswa yang memiliki motivasi rendah dan motivasi tinggi terhadap keterampilan literasi siswa kelas 3 SDN Angaswangi 1 dan SDN Angaswangi 2 Sidoarjo. Pengaruh interaksi juga terjadi antara metode pembelajaran visual storytelling versus SQ3R dan motivasi belajar terhadap keterampilan literasi siswa kelas 3.