Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah dasar merupakan salah satu sarana untuk memfasilitasi akademisi, praktisi, guru, pengawas, dan instruktur bidang pendidikan di tingkat Sekolah Dasar. Elementa menjadi sebuah wadah untuk menyalurkan bakat menulis bagi para peneliti bidang pendidikan di tingkat Sekolah Dasar. Hasil karya ilmiah yang diterbitkan di Elementa menjadi alat untuk menerapkan teori-teori pendidikan, pembelajaran, dan evaluasi.Selain itu, hasil karya ilmiah ini dapat dijadikan dasar teori untuk mengembangkan komponen-komponen pendidikan. Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar diterbitkan tiga kali setahun, periode Maret-Juni, Juli-Oktober, dan Nopember-Februari dengan nomor e-ISSN 2656-7814 I DOI Prefix:10.33654/pgsd oleh STKIP PGRI Banjarmasin. Jurnal ini dikelola oleh Program Studi PGSD STKIP PGRI Banjarmasin.
Articles
107 Documents
Kode Etik Guru dalam Meningkatkan Profesionalisme Pendidik dan Kode Etik Guru dalam Pembelajaran
Puji Astuti
Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2022): Periode Juli - Oktober
Publisher : Program Studi PGSD STKIP PGRI Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33654/pgsd.v4i2.2292
Abstrak: Dalam profesi guru terdapat kode etik yang harus dijunjung tinggi martabat profesinya, untuk melindungi dan memelihara kesajahteraan anggotanya, untuk meningkatkan dedikasi anggota profesi, meningkatkan kualitas profesi dan meningkatkan kualitas organisasi profesi. Dengan bantuan pedoman kode etik, guru diharapkan dapat bertindak secara optimal dan profesional, terutama dalam mengembangkan karakter dan etika peserta didiknya serta dalam mengembangkan kewibawaan lemabga pendidikan dan profesinya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan kode etik guru di sekoalah di lemabag pendidikan dan bagaimana kode etik dapat meningkatkan profesionalisme dalam pembelajaran. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif diaman jenis dan sumber datanya berasal hasil wawancara dari guru sekoalah dasar (SD). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kode etik merupakan cara untuk meningkatkan kemampuan profesional guru agar sesuai dengan peraturan yang ditetapkan dan disetuji oleh manajemen lembaga pendidikan. Dari kode etik guru inilah yang kemudian dikembangkan etika sekolah yang dianggap sebagai cara efektif untuk meningkatkan kompetensi profesinal guru di sekolah.
ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA PESERTA DIDIK DI SD NEGERI 04 PALEMBANG
Hetri Delmania;
Marwan Pulungan;
Mazda Leva Okta Savitri
Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 3 (2023): Periode Nopember - Februari
Publisher : Program Studi PGSD STKIP PGRI Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca permulaanpeserta didik kelas IB di SD Negeri 04 Palembang. Metodologi yang digunakan dalampenelitian ini adalah pendekatan deskiptif kualitatif dengan menggunakan teknikpengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengecekankeabsahan data menggunakan triangulasi. Data akan dianalisis melalui langkah-langkahpengumpulan data. Dari hasil penelitian di dapat bahwa kemampuan membacapermulaan peserta didik kelas IB adalah tidak membedakan beberapa huruf, gagapdalam mengeja, mengubah kata, dan tidak memahami isi bacaan. Faktor eksternal yangmenghambat kemampuan membaca permulaan ini ialah orang tua yang kurangmembimbing peserta didik dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan.Selain itu, terdapat faktor penghambat lainnya seperti faktor intelektual atau kecerdasandan rendahnya minat baca peserta didik.
DAMPAK LEARNING LOSS TERHADAP PSIKOSOSIAL SISWA SEKOLAH DASAR
Rany Setiawati;
Siti Masyithoh
Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 3 (2023): Periode Nopember - Februari
Publisher : Program Studi PGSD STKIP PGRI Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya suatu pandemi bernama Covid-19 yang mengakibatkan terjadinya perubahan dalam segala aspek kehidupan. Salah satu aspek yang paling terpengaruh adalah aspek pendidikan. Dalam aspek pendidikan, dampak nyata yang timbul adalah terjadinya perubahan pola kegiatan belajar mengajar dari yang tadinya melalui tatap muka menjadi pembelajaran secara jarak jauh atau daring. Pada nyatanya, pembelajaran jarak jauh ini malah menimbulkan masalah-masalah baru dalam pelaksanaanya. Salah satu masalah yang timbul dan dijadikan fokus utama dalam penelitian ini adalah masalah learning loss. Artikel ini akan mengulas lebih jauh mengenai masalah learning loss dan dampaknya terhadap psikososial siswa, khususnya siswa sekolah dasar. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah kajian literatur, dan dari penelitian ini, peneliti menemukan bahwa dampak learning loss terhadap psikososial siswa adalah siswa mudah mengalami gangguan psikologis dan depresi, hilangnya semangat belajar, hilangnya etos kerja peserta didik, hilangnya kontrol diri dan semangat dalam melakukan aktifitas dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengetahui dampak yang ada, diharapkan guru dan lembaga pendidikan dapat melakukan upaya-upaya penanggulangan guna memastikan kegiatan pendidikan yaitu kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan seperti seharusnya.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA PADA SISWA SDN PULO GEBANG 06
Aini Risqi Noviyanti;
Dinda Salsabila Putri Soleha;
Nur Fadhilah;
Nidya Chandra Muji;
Taofik
Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 3 (2023): Periode Nopember - Februari
Publisher : Program Studi PGSD STKIP PGRI Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembelajaran matematika adalah pembelajaran saintifik yang menggunakan nalar. Gaya belajar visual pembelajaran matematika dasar adalah memperoleh informasi dengan cara melihat informasi itu sendiri. Biasanya ini disajikan dalam warna, gambar, garis, tabel, grafik, simbol, dan diagram yang menarik. Kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan guru hendaknya adalah penggunaan gaya belajar yang tepat. Fakta di lapangan yaitu di SDN Pulo Gebang 06 menunjukkan bahwa guru kurang memperhatikan gaya belajar saat sedang belajar, dan masih banyak siswa yang belum memahami soal matematika berbentuk cerita. Media dan alat peraga yang digunakan juga mengurangi aktivitas siswa untuk mengikuti pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan siswa di kelas III SDN Pulo Gebang 06 dalam menyelesaikan soal matematika teks dengan gaya belajar visual. Metode penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meneliti 29 siswa. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa kemampuan siswa kelas III SDN Pulo Gebang 06 dalam menyelesaikan soal cerita matematika meningkat setiap siklusnya. Pada siklus I ketuntasan kemampuan memecahkan masalah cerita matematika siswa mencapai 23 siswa atau 79,31 %. Kemudian, pada siklus II terjadi peningkatan sebanyak 26 siswa, sehingga 89,66% yang berarti target kelulusan tercapai yang telah ditentukan oleh peneliti.
UPAYA ORANG TUA MENGATASI PUTUS SEKOLAH PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI MASA PANDEMI COVID-19 (RT 001 KELURAHAN PENGASINAN)
Dewi Kartika Sari;
Fitria Rosmi
Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 3 (2023): Periode Nopember - Februari
Publisher : Program Studi PGSD STKIP PGRI Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya anak putus sekolah pada masa pandemi Covid-19 dan di samping itu terdapat upaya orang tua yang berusaha agar anaknya kembali sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya orang tua mengatasi putus sekolah pada anak sekolah dasar dimasa pandemi Covid-19, Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif, subjek penelitian terdiri dari 2 orang tua dan 2 anak putus sekolah. Penelitian ini dilaksanakan di RT 001 Kelurahan Pengasinan Kecamatan Rawalumbu Kota Bekasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya orang tua mengatasi putus sekolah pada anak Sekolah Dasar di masa pandemi Covid-19 yaitu orang tua meningkatkan penghasilan keluarga dengan cara mencari penghasilan tambahan, memotivasi anak, memperhatikan kegiatan anak dan memfasilitasi kebutuhan sekolah anak pada masa pandemi Covid-19.
PENINGKATKAN KEAKTIFAN PESERTA DIDIK DENGAN MAKE A MATCH PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS II SD
Ida Nur Hafsah
Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No 1 (2023): Periode Maret - Juni
Publisher : Program Studi PGSD STKIP PGRI Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33654/pgsd.v5i1.2220
The purpose of this research is to analyze how the use of Make A Match can increase student activity. The method used is descriptive quantitative. This type of research describes or presents data that has been collected as it is for analysis. The data that the researchers used were primary data, namely observation sheets/observations during the teaching and learning process that were related to the implementation of Mathematics learning material in units of time (hours, weeks, months, years) using Make A Match. Presentation of data in the form of graphs. This research was conducted at SD Negeri 1 Wonosegoro with 26 grade 2 students consisting of 14 boys and 12 girls. The result of the research is that students are actively involved during the learning process. Based on observations during the course of learning using observation instruments, it shows that students' active involvement in the learning process is 85% in the good category. 11% in the sufficient category and 4% in the category of needing guidance. In succession the number of students in the good, sufficient, and needing guidance categories is 22 people in the good category, 3 people in the sufficient category and 1 person needs guidance. 22 students seemed to be actively involved. So that learning objectives that are fun and student-centered can be realized.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI SIFAT-SIFAT CAHAYA PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Nurani Arum Apsari;
Beben Barnas;
Andit Triono
Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No 1 (2023): Periode Maret - Juni
Publisher : Program Studi PGSD STKIP PGRI Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33654/pgsd.v5i1.2301
Rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA materi sifat-sifat cahaya menjadi alasan utama peneliti untuk melaksanakan perbaikan pembelajaran. Penerapan metode pembelajaran yang kurang tepat menyebabkan hasil belajar siswa tidak dapat mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Upaya yang dilakukan peneliti untuk meningkatkan hasil belajar siswa yaitu dengan menerapkan metode demonstrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus dengan didahului prasiklus dan meliputi empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 40 orang siswa kelas IV SD Negeri 2 Pangandaran. Terdapat peningkatan hasil belajar pada setiap siklus yang semula nilai rata-rata siswa hanya 67 pada tahap pra siklus, siklus 1 sebesar 77 dan siklus 2 mencapai 82. Ketuntasan klasikal juga mengalami peningkatan, yaitu pada praskilus hanya sebesar 43% (17 siswa), siklus I sebesar 75% (30 siswa) dan siklus 2 mencapai 933 (36 siswa) dengan KKM mata pelajaran IPA sebesar 70. Melalui analisis data-data tersebut terbukti bahwa penerapan metode demonstrasi mampu mengembangkan kemampuan hasil belajar siswa mata pelajaran IPA materi sifat-sifat cahaya secara opitmal. Penelitian ini menyarankan kepada peneliti selanjutnya untuk melaksanakan pembelajaran IPA materi sifat-sifat cahaya dengan menerapkan metode pembelajaran lain yang lebih baik dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, seperti dengan menerapkan metode eksperimen.
KAJIAN LITERATUR PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI PESERTA DIDIK UNTUK BELAJAR AKTIF DAN MANDIRI DI TINGKAT SEKOLAH DASAR
Azarinatur Roiyanita;
Reza Syehma Bahtiar
Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No 1 (2023): Periode Maret - Juni
Publisher : Program Studi PGSD STKIP PGRI Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33654/pgsd.v5i1.2307
Peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa salah satunya kegiatan integral yang harus ada dalam kegiatan pembelajaran. Selain menyediakan dan transfer pengetahuan guru juga bertugas untuk meningkatkan anak-anak motivasi dalam belajar. Tidak dapat dipungkiri bahwa siswa belajar dengan orang lain sangat berbeda, oleh karena itu penting bagi guru untuk selalu memotivasi siswa agar siswa selalu memiliki semangat belajar dan mampu menjadi siswa yang berprestasi dan dapat mengembangkan diri secara optimal. Proses belajar akan berhasil jika siswa memiliki motivasi dalam belajar. Oleh karena itu, guru perlu menumbuhkan motivasi siswa yang optimal. Guru dituntut kreatif untuk membangkitkan motivasi belajar siswa. Motivasi belajar adalah kebermaknaan, nilai, dan manfaat pembelajaran kegiatan pembelajaran cukup menarik bagi siswa untuk melakukan kegiatan belajar
Peran Komunikasi Efektif Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar (SD)
Safira Maulia
Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No 1 (2023): Periode Maret - Juni
Publisher : Program Studi PGSD STKIP PGRI Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33654/pgsd.v5i1.2310
Pendidikan adalah salah satu faktor kunci dalam membangun fondasi yang kuat bagi perkembangan individu dan masyarakat. Di tingkat dasar, sekolah dasar (SD) memainkan peran penting dalam membentuk dasar pengetahuan dan keterampilan siswa. Artikel jurnal ini bertujuan untuk mengkaji peran komunikasi efektif guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar (SD). Metode penelitian yang digunakan adalah literature review, dengan mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi efektif antara guru dan siswa memiliki dampak yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Kemampuan mendengarkan dengan empati dan strategi pengajaran yang efektif adalah faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang memotivasi. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya komunikasi efektif guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, serta memberikan pedoman praktis bagi guru untuk mengoptimalkan komunikasi mereka. Hasil penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi pendidik, guru, dan praktisi pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat sekolah dasar.
IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA KEGIATAN RAMADHAN BERBAGI
Dina Nutria
Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No 1 (2023): Periode Maret - Juni
Publisher : Program Studi PGSD STKIP PGRI Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Profil pelajar pancasila merupakan salah satu Visi dan Misi kementerian pendidikan dan kebudayaan yang bertujuan guna mempertinggi kualitas pendidikan indonesia yang mengedepankan pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengimplementasian profil pelajar pancasila melalui kegiatan ramadhan berbagi pada bulan ramadhan 1444 H. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis kualitatif deskriptif. Data diperoleh melaui metode wawancara. Informan penelitian adalah kepala SDN 11 Tulang Bawang Udik, kecamatan Tulang Bawang Udik, kabupaten Tulang Bawang Barat provinsi Lampung. Hasil penelitian menunjukkan nilai-nilai profil pelajar pancasila diterapkan melalui kegiatan berpuasa, pesantren kilat, dan kegiatan berbagi yang termuat dalam tiga elemen profil pelajar pancasila yaitu beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bekebhinnekaan global dan bergotong royong.