cover
Contact Name
Prima Hariyanto
Contact Email
patriyawhura@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
patriyawhura@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bangka tengah,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Sirok Bastra
ISSN : 23547200     EISSN : 26212013     DOI : -
SIROK BASTRA is a journal which publishes language literature and language literature education research, either Indonesian, local, or foreign research. All articles in SIROK BASTRA have passed the reviewing process by peer reviewers and edited by editors. SIROK BASTRA is published by Kantor Bahasa Kepulauan Bangka Belitung twice times a year, in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 220 Documents
PENGARUH AKSEN BAHASA JAWA TERHADAP PEMBUNYIAN HURUF LETUP /d/ DALAM BAHASA INGGRIS Ayesa Ayesa
Sirok Bastra Vol 4, No 2 (2016): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.017 KB) | DOI: 10.37671/sb.v4i2.80

Abstract

Penutur asing bahasa Inggris seringkali dipengaruhi oleh aksen atau dialek bahasa ibunya dalam berbicara menggunakan bahasa Inggris. Hal ini menyebabkan terjadinya variasi bunyi pada huruf tertentu. Dalam bahasa Jawa bunyi letup /d/ terdengar lebih tebal dan seringkali terbawa dalam ujaran bahasa Inggris. Dalam tulisan ini, penulis akan memaparkan data bahwa aksen bahasa Jawa memengaruhi durasi suatu ujaran, khususnya dalam pembunyian huruf letup /d/. Pengaruh tersebut dilihat dalam pembunyian beberapa kata dalam bahasa Inggris. Terdapat dua subjek penelitian, subjek A adalah penutur asli bahasa Inggris sebagai pembanding atau tolak ukur durasi bunyi letup /d/ dan subjek B adalah penutur asing yang menguasai bahasa Inggris serta berbahasa ibu bahasa Jawa. Keduanya akan mengujarkan lima kalimat yang terdapat enam kata dengan huruf letup /d/ yang letaknya berbeda (awal, tengah, dan akhir). Penggolongan kata berunsur huruf d tersebut juga dikelompokkan berdasarkan adanya vokal tegang atau vokal kendur di sekitarnya. Dari hasil temuan, terdapat perbedaan durasi antara penutur asli dan penutur asing yang menyebabkan perbedaan variasi bunyi letup /d/.
PEMERTAHANAN BAHASA BALI DALAM PARODI “HAI PUJA” Ni Nyoman Ayu Suciartini
Sirok Bastra Vol 6, No 1 (2018): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.126 KB) | DOI: 10.37671/sb.v6i1.112

Abstract

Berkembangnya teknologi memberi pengaruh tersendiri bagi pemakaian bahasa, terutama bahasa daerah. Bahasa Bali sebagai bahasa ibu atau bahasa daerah harus terus produktif dan dikenalkan dengan cara-cara kekinian untuk tetap bertahan pada generasi milenial. Kemunculan saluran Youtube dalam bentuk parodi “Hai Puja” penting diapresiasi sebagai salah satu media pemertahanan bahasa Bali. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan kalimat berbahasa Bali dalam video parodi “Hai Puja” yang telah ditonton ribuan masyarakat sebagai salah satu media yang memiliki kedudukan strategis dan potensial dalam usaha pembinaan serta pengembangan bahasa Bali sejak usia dini. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sosiolinguistik, yaitu teori pergeseran dan pemertahanan bahasa. Metode yang digunakan adalah metode simak, metode cakap, dan metode wawancara. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ada faktor sosiolinguistik yang memengaruhi pemertahanan bahasa Bali dalam parodi “Hai Puja” ini, yaitu (1) loyalitas terhadap bahasa Ibu, (2) sikap bahasa golongan muda, serta (3) penggunaan media sosial yang sesuai dengan perkembangan zaman.
EKSPRESI SEMIOTIK TOKOH LEGENDARIS DALAM HIKAYAT RAJE BEIKOR NFN Sarman
Sirok Bastra Vol 1, No 1 (2013): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.966 KB) | DOI: 10.37671/sb.v1i1.9

Abstract

As one of the products of culture, oral literature has inntimate connection with the life of the communities whereoral literature existed, related to the society in the past, present, and future. The relationship can be seen throughvarious signs and symbols that appear. It’s interesting to study or explore the inter-sign relationship. Therefore,this paper examines how problems of semiotic expression legendary figure which appear in The Tale of RajeBeikor? This study aims to describe the form of the appearance of a legendary figure in the saga Raje Beikor. Byusing a qualitative descriptive method, this research goal is expected to be achieved. Based on the result of dataresearch analysis found some behaviors that imply the expression of semiotic figures depicting the life cycle ofliving things beginning with the birth, childhood to adulthood, until became a king to death. There are manylegends in the Bangka Belitung Islands who need more in-depth assessment both in terms of the semiotic andother fields of study.
NILAI KARAKTER BANGSA DALAM NYANYIAN RAKYAT MUNA Mulawati Mulawati
Sirok Bastra Vol 2, No 2 (2014): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.65 KB) | DOI: 10.37671/sb.v2i2.47

Abstract

Beberapa tahun terakhir, nilai karakter bangsa menjadi fokus sistem pendidikan di negara kita. Nilai-nilai ini, sebagian, dapat diperoleh dalam sastra lisan atau tradisional di berbagai etnis yang ada di Indonesia. Artikel ini mendiskusikan salah satu tradisi lisan, yakni berupa nyanyian rakyat Muna di Provinsi Sulawesi Tenggara. Nyanyian menjadi suatu media yang digunakan untuk mengungkapkan perasaan, petuah-petuah, sindiran, dan gagasan-gagasan lainnya. Artikel ini juga mengungkapkan nilai-nilai karakter bangsa dalam nyanyian rakyat Muna. Setelah ditelaah, unsur intrinsik nyanyian rakyat Muna menyiratkan nilai-nilai karakter bangsa seperti disiplin, selalu bekerja keras, mandiri, kreatif, dan toleransi.
WANITA ISTIMEWA: KAJIAN INTERTEKSTUAL TERHADAP PUISI-PUISI TENTANG IBU Dian Anggraini
Sirok Bastra Vol 5, No 2 (2017): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.646 KB) | DOI: 10.37671/sb.v5i2.107

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian intertekstual lima puisi Indonesia yang berisi tentang sosok wanita yang disebut ibu, yaitu “Ibu Dehulu” (Amir Hamzah), ”Ibu” (Chairil Anwar), “Sajak Ibu” (Wiji Thukul), ”Bunda Air Mata” (Emha Ainun Najib”), dan “Ibu” (K.H. Mustofa Bisri). Kelima puisi dari berbagai angkatan tersebut dianalisis dengan menggunakan teori intertekstual. Hasil telaah itu membuktikan bahwa kelima puisi tersebut merupakan mosaik, kutipan-kutipan, penyerapan, dan perspektif yang beragam terhadap sosok ibu. Masing-masing penyair juga mengungkapan sisi ibu dari pandangan yang berbeda. Sosok ibu menjadi begitu intim dalam pilihan diksi yang begitu estetis. Ibu menjadi sosok yang begitu sempurna, laksana wakil Tuhan di muka bumi.
BENTUK KESALAHAN BERBAHASA PADA PENULISAN IKLAN MEDIA LUAR RUANG DI KOTA PELAIHARI Hestiyana Hestiyana
Sirok Bastra Vol 6, No 1 (2018): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.335 KB) | DOI: 10.37671/sb.v6i1.120

Abstract

Penulisan iklan media luar ruang di Kota Pelaihari masih ditemukan banyak kesalahan berbahasa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kesalahan berbahasa pada penulisan iklan media luar ruang di Kota Pelaihari. Penelitian ini menggunakan pendekatan objektif dengan memfokuskan perhatian pada bahasa dan menggambarkan apa adanya suatu bahasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi langsung (pengamatan), teknik catat, dokumentasi, dan sampling bertujuan. Hasil penelitian menunjukkan bentuk kesalahan berbahasa pada penulisan iklan media luar ruang di Kota Pelaihari masih banyak ditemukan penggunaan bahasa yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bentuk-bentuk kesalahan berbahasa pada penulisan iklan media luar ruang di Kota Pelaihari, sebagai berikut: 1) ejaan, yang mencakup (a) pemakaian huruf kapital, (b) penulisan kata, yakni penulisan kata depan dan penulisan singkatan dan akronim, serta (c) pemakaian tanda baca, yakni tanda baca titik dan tanda baca koma; 2) pilihan kata atau diksi; dan 3) unsur serapan dari bahasa asing.
PERSPEKTIF PENGARANG MENGENAI RELASI ANTARA MANUSIA DAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM NOVEL PARTIKEL KARYA DEWI LESTARI: SEBUAH KAJIAN EKOKRITISISME Alfi Yusrina Ramadhani
Sirok Bastra Vol 1, No 2 (2013): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.052 KB) | DOI: 10.37671/sb.v1i2.25

Abstract

Krisis lingkungan terjadi karena ulah manusia. Manusia sering kurang memahami alam dan memiliki kesulitan untuk menciptakan sebuah relasi yang baik dengan lingkungan hidup. Penelitian ini mengurai perspektif pengarang tentang relasi antara manusia dan lingkungan hidup dalam novel Partikel karya Dewi Lestari. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan mimetik (tiruan), ekspresi (pengarang), dan obyektif (intrinsik). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-analitik. Hal pertama yang dilakukan penulis dalam memberikan paparan deskriptif mengenai konsep-konsep pengarang tentang lingkungan hidup. Kemudian, penulis menganalisis unsur-unsur struktur naratif Partikel dengan pendekatan ekokritis. Hasil kesimpulan skripsi ini adalah novel Partikel mengandung sebuah gagasan utama bahwa pada hakikatnya manusia dan alam adalah satu. Gagasan utama tersebut merupakan perpanjangan dari perspektif pengarang dalam memandang hubungan manusia dengan lingkungannya.
DARI PRIMER KE ALTERNATIF: PERGESERAN HASRAT DENNY HARDY (From the Prime to the Alternative: the Shift of Denny Hardy’s Passion) Resti Nurfaidah
Sirok Bastra Vol 7, No 2 (2019): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37671/sb.v7i2.180

Abstract

AbstrakPergeseran hasrat kerap terjadi di dalam kehidupan manusia. Dalam makalah ini, data penelitian diarahkan hanya pada ketujuh cerpen karangan Hardy, terutama poin-poin yang berkaitan dengan pergeseran hasrat. Penelitian dibatasi pada dua batasan berkut, yaitu (1) tanda apa saja yang memicu pergeseran hasrat tersebut, dan (2) apa dampak yang terjadi dari pergeseran hasrat itu. Penelitian ini besifat kualitatif dan metode yang digunakan adalah analisis deskriptif komparatif. Pembahasan menggunakan konsep semiotika dari Pierce dengan pengembangan konsep oleh Suryolakosono. Hasil penelitian menunjukkan adanya kasus-kasus pergeseran hasrat, baik terhadap benda nyata maupun abstrak.Kata kunci: pergeseran, hasrat, abstrak, alternatf, primer Abstract The shift of the passion was many times happened in human lifes. But, in this paper, data was focused on Hardy’s seven short stories, especially the points that related to desires shift. Research had been limited into the following these two limits: (1) what signs triggering the shift, and (2) what impact that appeared of the shift? This research was a qualitative and comparative descriptive analysis method. The exploration was lead to the concept of Pierce semiotics, then was well-developed by Suryolakosono. The results showed that there were cases of desire shift among human lifes on both real and abstract objects.Keywords: shift, passion, abstract, alternative, primary
STILISTIKA DAN UNSUR KEALAMAN DALAM MANTRA PAKASIH DAN PAPIKAT SUKU BANJAR KALIMANTAN SELATAN (Stilistics and Natural Elements in Mantra Pakasih and Papikat Etnis Banjar South Kalimantan) Norvia Norvia
Sirok Bastra Vol 7, No 2 (2019): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37671/sb.v7i2.168

Abstract

Abstrak Suku Banjar yang merupakan suku asli di Kalimantan Selatan sejak dulu mengenal mantra. Mantra pakasih dan papikat adalah salah satu jenis mantra yang dipercaya dapat menimbulkan rasa kasih (pakasih) dan membuat rasa ketertarikan lawan jenis, dalam arti lain sebagai pemikat atau pelet (papikat). Sebagai salah satu genre sastra tradisional, mantra memiliki gaya bahasa yang berbeda dari genre sastra tradisional lainnya baik dari pola bentuk maupun pilihan bahasa yang digunakan. Selain itu, keberadaan mantra tidak terlepas dari unsur kealaman yang terdapat di alam semesta. Pemerian nama-nama tumbuhan dan hewan memiliki peran dalam hadirnya sebuah mantra pakasih dan papikat pada masyarakat suku Banjar. Melalui artikel ini dideskripsikan gaya bahasa dan wujud unsur kealaman yang terdapat dalam mantra pakasih dan papikat masyarakat suku Banjar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini yakni (1) bentuk fisik mantra mantra pakasih dan papikat terdiri atas pola bentuk mantra bebas dan pola bentuk mantra terikat, (2) unsur kealaman mantra pakasih dan papikat seperti unsur alam semesta, hewan/binatang dan tumbuhan. Dalam penelitian ini mantra dikaji dengan kajian stilistika bertitik pada kajian gaya bahasanya dan kajian ekokritik (ekologi) untuk menganalisis unsur lingkungan atau kealaman yang terdapat dalam mantra pakasih dan papikat.Kata kunci: stilistika, unsur kealaman, mantra, pakasih, papikat AbstractThe Banjar tribe, which is an indigenous tribe in South Kalimantan, have always known mantras. Pakasih and papikat mantras are one type of mantra that is often believed to cause love (pakasih) and create a sense of attraction of the opposite sex in another sense as a decoy or pellet (papikat). As one of the traditional literary genres, the mantra has a style of language that is different from other traditional literary genres both from the pattern of shapes and the choice of language used. In addition, the existence of spells is inseparable from the natural elements found in the universe. Descriptions of the names of plants and animals, for example, have a role in the presence of an Pakasih and papikat mantra in the Banjar tribal community. Through this article, a study of the Banjar Pakasih and Papikat mantras is carried out to describe the language of Pakasih and Papar mantras and to describe the manifestation of the natural elements contained in the Banjar Pakasih and Paprat tribal spells. The method in this research uses descriptive qualitative method. The research results obtained in this study (1) the physical form of the mantra spell pakasih and papikat are patterns of free spell forms and bound spell shape patterns, (2) natural elements of the spell pakasih and papikat such as elements of the universe, animals/animals and plants. In this study the mantra is examined by stylistic studies that focus on the study of language style and ecocritical studies (ecology) to analyze the environmental or natural elements contained in the mantra of grace and papillary.Keywords: stylistica, natural elements, mantra, pakasih, papikat
PEMANFAATAN STRATEGI CRITICAL INCIDENT DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN (The Critical Incident Strategy in Learning to Write Short Stories) Abdul Azis; Hajrah Hajrah; Suarni Suarni
Sirok Bastra Vol 7, No 2 (2019): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37671/sb.v7i2.162

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan membuktikan keefektifan strategi critical incident dalam pembelajaran menulis cerpen. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan desain penelitian eksperimen murni. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Sinjai Selatan. Populasi penelitian keseluruhan siswa kelas VIII. Pengambilan sampel dilakukan secara acak sederhana dengan teknik simple random sampling. Sampel yang terpilih, yaitu kelas VIII-F (kelas eksperimen) dan kelas VIII-G (kelas kontrol). Instrumen yang digunakan, yaitu dalam bentuk tes cerita pendek. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebelum diadakan analisis data, dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan kemampuan menulis cerpen siswa kelas kontrol dengan eksperimen yang ditunjukkan oleh hasil uji-t yang dilakukan dengan bantuan program SPSS 20.0. Uji-t data posttest kelas kontrol dan kelas eksperimen menunjukkan nilai P = 0,001 (P 0,05 = signifikan).Kata kunci: keefektifan, strategi critical incident, menulis, cerpen AbstractThe research aims to prove the effectiveness of the critical incident strategy in learning to write short stories. This type of research is experimental research. The research design used was pure experimentation. This research was conducted at SMP Negeri 1 South Sinjai. The entire research population of class VIII students. Sampling is done by simple random sampling with simple random sampling technique. The selected sample, namely class VIII-F (experimental class) and class VIII-G (control class). The instrument used is in the form of short story tests. The collected data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. Before the data analysis is carried out, the normality test and homogeneity test are done using the SPSS program. The results showed a significant difference in the ability to write short stories of control class students with experiments shown by the results of the t-test conducted with the help of the SPSS 20.0 program. The t-test posttest data of the control class and the experimental class showed a value of P = 0.001 (P 0.05 = significant).Keywords: effectiveness, critical incident strategy, writing, short stories