cover
Contact Name
Prima Hariyanto
Contact Email
patriyawhura@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
patriyawhura@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bangka tengah,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Sirok Bastra
ISSN : 23547200     EISSN : 26212013     DOI : -
SIROK BASTRA is a journal which publishes language literature and language literature education research, either Indonesian, local, or foreign research. All articles in SIROK BASTRA have passed the reviewing process by peer reviewers and edited by editors. SIROK BASTRA is published by Kantor Bahasa Kepulauan Bangka Belitung twice times a year, in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 220 Documents
KONVERGENSI BAHASA MELAYU BANGKA: KAJIAN DIALEKTOLOGI TUTURAN MAHASISWA BANGKA DI BANDUNG Kurniati Kurniati; Budi Utama
Sirok Bastra Vol 3, No 1 (2015): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.591 KB) | DOI: 10.37671/sb.v3i1.51

Abstract

Bahasa Melayu Bangka memiliki beragam dialek, baik digunakan di daerah sendiri atau di daerah lain. Dalam penggunaannya, kerap terjadi konvergensi yang dihubungkan dengan situasi yang bertujuan menciptakan keharmonisan dalam kehidupan sosial masyarakat. Konvergensi yang dimaksudkan dalam penelitian ini adalah upaya penutur untuk menyesuaikan tuturannya dengan mitra wicaranya sehingga komunikasi dapat terjalin. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan menganalisis data yang diperoleh dari lapangan. Data diperoleh dari sumber data sekunder dan primer. Penelitian ini mengamati penggunaan bahasa yang digunakan penutur bahasa Bangka yang merupakan mahasiswa Bangka yang berada wilayah atau tempat kos di Bandung. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa dalam komunikasi keseharian antarpengguna bahasa Bangka, terdapat konvergensi dalam penuturan mereka. Konvergensi dianggap sebagai sesuatu yang memengaruhi suatu komunitas bahasa dan melibatkan perubahan bahasa. Dalam menggunakan bahasa, seperti penutur yang berasal dari daerah Sungailiat, tuturannya memperlihatkan konvergensi dan melibatkan morfem-morfem isi. Mereka mempertahankan dialek Sungailiat walau menggunakan bahasa Indonesia.
REGISTER USED IN BIRD TRADING AT DEPOK MARKET, SOLO: A STUDY OF SOCIOLINGUISTICS NFN Kurniawan
Sirok Bastra Vol 1, No 1 (2013): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37671/sb.v1i1.3

Abstract

AbstractIn using language people not only use the standard language which is easy to understand but also use languagevariation which will show their identity. They use register in their communication process which is clearlyunderstood by a particular people. That is why, to make the communication fluent, people also need to know andunderstand register of particular field which they frequently use in their communication. In society, people usemany kinds of language varieties that describe the changes in situational factors, such as address, setting andtopics. Each occupational group or social group has the difference of specific vocabularies associated. Therefore,each group has a different register, for example in bird trading. Although there are many people who understandthe meaning of the registers, they usually do not know when or how the register used. For that reasons, the writeris interested in doing this research closely related to register in trading bird and hopes it can help the readers tofind out the solution of their problem in understanding the register.Keywords: register, sociolinguistics, bird trading, Depok SoloAbstrakDalam menggunakan bahasa, orang tidak hanya menggunakan bahasa standar yang mudah dimengerti, tetapi jugamenggunakan variasi bahasa yang akan menunjukkan identitas pemakainya. Penutur menggunakan registerdalam proses komunikasi yang dipahami oleh orang-orang tertentu. Oleh karena itu, untuk menciptakankomunikasi yang lancar, penutur juga harus mengetahui dan memahami daftar dari bidang tertentu yang seringmereka gunakan dalam komunikasi mereka. Dalam masyarakat, orang menggunakan berbagai ragam bahasa yangmenggambarkan perubahan dalam faktor-faktor situasional, seperti alamat, pengaturan dan topik. Setiapkelompok kerja atau kelompok sosial memiliki perbedaan kosakata tertentu yang terkait. Oleh karena itu, masingmasingkelompok memiliki daftar yang berbeda, misalnya dalam perdagangan burung. Meskipun ada banyakorang yang memahami arti dari register, mereka biasanya tidak tahu kapan atau bagaimana register digunakan.Untuk alasan itu, penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini terkait erat dengan register di perdaganganburung dan berharap dapat membantu pembaca untuk mengetahui solusi dari masalah mereka dalam memahamiregister.
NASIONALISME DALAM DRAMA TRAGEDI KERETA API MAUT KARYA ACHMAD TOHA (Nationalism in The Kereta Api Maut Tragedy Drama by Achmad Toha) Tri Liawati
Sirok Bastra Vol 7, No 1 (2019): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.736 KB) | DOI: 10.37671/sb.v7i1.158

Abstract

Dinamika kehidupan manusia yang mencakup berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari ditirukan dalam drama. Naskah drama Kereta Api Maut disusun oleh Achmad Toha berdasarkan kisah nyata peristiwa 23 November 1947 yang terkenal dengan sebutan Peristiwa Gerbong Maut Bondowoso, Jawa Timur. Masalah yang dibahas dalam artikel ini adalah unsur-unsur nasionalisme dan unsur tragedi yang terdapat dalam naskah Kereta Api Maut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik. Berdasarkan pembahasan, Kereta Api Maut merupakan salah satu contoh drama tragedi karena terdapat unsur-unsur yang menjadi ciri drama tragedi seperti yang diungkapkan Aristoteles dan Japi Tambajong, yakni adanya peristiwa atau adegan pilu di dalamnya. Kereta Api Maut merupakan cerminan keadaan bangsa Indonesia ketika negeri ini kembali diduduki oleh Belanda. Naskah drama ini dibuka dengan suara jiwa yang berisi semangat nasionalisme para pejuang. Mereka menuntut revolusi dan menentang kaum penjajah yang sangat sadis menyiksa rakyat Indonesia.  The human life including various problems in everyday life are imitated in drama. The script of the drama Kereta Api Maut was composed by Achmad Toha based on the true story of the November 23, 1947 event known as “Gerbang Maut Bondowoso” in East Java. The problems discussed in this article are elements of nationalism and tragedy in Kereta Api Maut text. The method used in this research is descriptive analytical method. Based on the analysis, Kereta Api Maut is one example of tragedy because there are elements that characterize the tragedy as expressed by Aristotle and Japi Tambajong. The presence of a scene or a sad scene is included in it. Kereta Api Maut  is a reflection of the Indonesian people when the country was once again occupied by the Dutch. The script of this drama opens with a soul sound that contains the spirit of nationalism of the fighters. They demand a revolution and opposed the very sadistic invaders to torture the Indonesian people.
PERSAMAAN BENTUK HIEM ACEH DAN TATARUCINGAN SUNDA Dindin Samsudin
Sirok Bastra Vol 2, No 2 (2014): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.781 KB) | DOI: 10.37671/sb.v2i2.41

Abstract

Dalam kesusastraan tradisional dikenal beberapa bentuk sastra lisan, di antaranya teka-teki (pertanyaan tradisional). Dalam kehidupan masyarakat di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam terdapat sastra lisan yang berupa teka-teki, yaitu hiem. Sementara itu, dalam kehidupan masyarakat di Provinsi Jawa Barat terdapat juga sastra lisan yang berupa teka-teki, yaitu tatarucingan. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini berkenaan dengan persamaan antara hiem Aceh dan tatarucingan Sunda. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persamaan bentuk dan isi antara hiem Aceh dan tatarucingan Sunda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis, yaitu metode yang dilakukan dengan cara mendeskripsikan fakta yang ada, kemudian disusul dengan analisis. Dalam penelitian ini terungkap bahwa terdapat beberapa hiem Aceh dan tatarucingan Sunda yang memiliki persamaan.
SINESTESIA DALAM BAHASA INDONESIA LARAS SASTRA Puspita Nuari
Sirok Bastra Vol 4, No 1 (2016): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.164 KB) | DOI: 10.37671/sb.v4i1.74

Abstract

Sinestesia adalah proses perubahan makna yang terjadi sebagai akibat pertukaran tanggapan antara dua indra yang berbeda. Pada pasangan kata menatap tajam, misalnya, terjadi pertukaran fungsi indra penglihatan (yang diwakili kata menatap) dengan fungsi indra peraba (yang diwakili kata tajam). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menyoroti dua hal: (1) pertukaran fungsi indra apa saja yang terdapat dalam bahasa Indonesia laras sastra dan (2) fungsi indra apakah yang paling sering dipertukarkan. Data diambil dari cerpen yang terdapat dalam Cerpen Pilihan Kompas 2013: Klub Solidaritas Suami Hilang. Adapun teori yang dijadikan landasan adalah teori tipe makna menurut Leech (2003). Dalam penelitian ini, ditemukan delapan macam kombinasi pertukaran fungsi indra: (1) penglihatan-perabaan, (2) penglihatan-pengecapan, (3) penglihatan-pendengaran, (4) pendengaran-penglihatan, (5) pendengaran-perabaan, (6) penciuman-perabaan, (7) penglihatan-perasaan (hati), dan (8) pendengaran-pemikiran (otak). Di antara delapan macam gejala sinestesia ini didapat bahwa fungsi indra yang paling sering dipertemukan dalam gejala sinestesia adalah fungsi penglihatan dan pendengaran.
BENTUK-BENTUK KETIDAKADILAN GENDER DALAM CERPEN BARBIE KARYA CLARA NG Dwi Oktarina
Sirok Bastra Vol 5, No 1 (2017): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.017 KB) | DOI: 10.37671/sb.v5i1.98

Abstract

Kajian ini menggali bagaimana karakter tokoh dalam cerpen Barbie karya Clara Ng. Selain karakter, masalah yang menarik untuk diteliti adalah bentuk-bentuk ketidakadilan gender yang ada dalam cerpen tersebut. Barbie adalah tokoh utama dalam cerpen ini yang merepresentasikan sosok seorang wanita yang diidam-idamkan oleh banyak pria. Ia cantik, memesona, dan mampu membuat perempuan lainnya merasa iri atas keelokan tubuh yang dimilikinya. Meskipun kelihatan cantik dan lembut, sesungguhnya ia memegang kendali penuh atas dirinya dan tidak ingin tunduk kepada kemauan laki-laki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, didapati hasil bahwa meskipun perempuan sudah melakukan perlawanan, tetap saja kekuatan laki-laki akan lebih mendominasi.
MENYELISIK PESAN DAKWAH DALAM LIRIK LAGU PEPELING KARYA KI ANOM SUROTO: KAJIAN INTERTEKSTUAL (Explore Missionary Messages in Pepeling Song Lyrics by Ki Anom Suroto: Intertextual Study) Ferdian Achsani
Sirok Bastra Vol 7, No 1 (2019): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.589 KB) | DOI: 10.37671/sb.v7i1.150

Abstract

Dakwah merupakan suatu aktivitas yang mulia dan merupakan suatu kewajiban manusia. Keberhasilan penyampaian materi dakwah tidak luput dari penggunaan metode maupun media yang digunakan oleh pendakwah. Salah satunya adalah melalui media lagu. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan pesan dakwah yang terkandung dalam lirik lagu pepeling karya Ki Anom Suroto. Penelitian ini termasuk dalam penelitian diskriptif kualitatif, dengan pendekatan intertekstual. Penelitian ini menggunakan teknik sikat libat cakap, sebagai teknik dalam pengumpulan data. Triangulasi teori digunakan sebagai uji keabsahan data dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam lirik lagu pepeling memiliki pesan dakwah yang menyeru kepada manusia untuk menjalankan ibadah salat. Adapun pesan dakwah yang lain, seperti azan sebagai panggilan bagi umat muslim untuk menunaikan, melaksanakan maupun menjalankan ibadah salat, salat merupakan tiang (penyangga) agama (Islam), salat berjemaah lebih baik daripada salat munfarid, salat mencegah perbuatan keji dan mungkar, salat sunnah sebagai penambal salat wajib, hidup di dunia hanya sementara. Da'wah is a noble activity and is a human obligation. the success of delivering da'wah material does not escape the use of methods or media used by preachers. One of them, for example, is through song media. This study aims to describe the da'wah messages contained in the pepeling song lyrics by Ki Anom Suroto. This research is included in qualitative descriptive research, with an intertextual approach. This research uses skillful involved brush techniques, as a technique in data collection. Triangulation theory is used as a test of the validity of the data in this study. The results of the study show that in the pepeling song lyrics have da'wah messages that call upon humans to perform the prayer service. As for the other da'wah messages, such as the call to prayer as a call for Muslims to fulfill, carry out and carry out the prayer service, prayer is the pillar (support) of religion (Islam), congregational prayers are better than munfarid prayers, prayers prevent vile and mundane acts, pray the sunnah as a patch of obligatory prayer, life in the world is only temporary.
NILAI DAN KEKHASAN SERIAL HARRY POTTER (KAJIAN HARRY POTTER 1: HARRY POTTER DAN BATU BERTUAH) Ch. Haris Maulana
Sirok Bastra Vol 2, No 1 (2014): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.265 KB) | DOI: 10.37671/sb.v2i1.32

Abstract

Serial Harry Potter adalah salah satu bacaan anak/remaja yang sangat dikenal oleh dunia. Serial ini sudah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa hingga dialihmediakan ke dalam bentuk film. Cerita tentang dunia sihir merupakan daya tarik tersendiri. Dunia sihir yang diceritakan dalam serial ini berbeda dengan anggapan selama ini yang menggambarkan sihir sebagai dunia yang seram dan identik dengan nenek sihir mengerikan. Kajian ini membahas tokoh dan penokohan serta nilai moral dan kekhasan yang ada dalam serial Harry Potter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Nilai moral dan kekhasan yang tersirat dalam serial ini adalah sihir dapat dipelajari dan bukan faktor keturunan, kesetiakawanan, kedisipilinan, kepedulian, dan keingintahuan.
KOMPOSITUM DALAM BAHASA MANDARIN: TINJAUAN DALAM CERITA PENDEK 《狂人日记》KUÀNGRÉN RÌJÌ ‘CATATAN HARIAN SEORANG GILA’ Ayesa Ayesa
Sirok Bastra Vol 3, No 2 (2015): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.75 KB) | DOI: 10.37671/sb.v3i2.65

Abstract

Komposisi sebagai salah satu proses morfologi derivasional seringkali ditemukan di dalam bahasa Mandarin. Hal tersebut berkaitan dengan penggunaan karakter Han dalam bahasa Mandarin. Karakter Han tersebut berasal dari piktograf, sehingga terdapat satu arti dalam satu karakter. Pembentukan kata lebih dari satu silabel dalam bahasa Mandarin, seringkali terjadi melalui proses komposisi sehingga menghasilkan kompositum, yang salah satu konsekuensinya seringkali disandingkan dengan idiom. Penelitian ini menunjukkan bahwa sama halnya dalam bahasa Indonesia, kompositum bahasa Mandarin juga dapat mengandung makna nonidiomatis, semiidiomatis, dan idiomatis. Kompositum yang digunakan sebagai data penelitian diambil dari cerita pendek《狂人日记》Kuàngrén Rìjì ‘Catatan Harian Seorang Gila’. Melalui penelitian ini dapat diketahui bahwa meski berlatar belakang bahasa yang berbeda, proses derivasional komposisi juga dapat terjadi dalam bahasa Mandarin.
ANALISIS ARKETIPE DALAM CERITA RAKYAT LEGENDA SITI PAYUNG Irawan Syahdi
Sirok Bastra Vol 4, No 2 (2016): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.474 KB) | DOI: 10.37671/sb.v4i2.88

Abstract

Arketipe adalah model atau pola yang mula-mula, berdasarkan pola asal ini dibentuk atau dikembangkan hal yang baru. Kajian ini membahas arketipe-arketipe dalam cerita rakyat Batu Barayang yang berjudul “Legenda Siti Payung”. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori arketipe yang dikemukakan oleh Carl Jung. Teknik yang digunakan dalam kajian arketipe ini adalah teknik catat dan pustaka. Dari hasil kajian yang dilakukan ada dua jenis arketipe, yaitu karakter dan simbol.

Page 9 of 22 | Total Record : 220