cover
Contact Name
Moh Shidqon
Contact Email
ajidshidqon@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ajid.shidqon@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI
ISSN : 26858908     EISSN : 26862603     DOI : -
Core Subject : Engineering,
PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI di terbitkan oleh PERHAPI dan terbit tahunan dan mempunya ISSN 2686-2603 (Online) & ISSN 2685-8908 (Cetak).
Arjuna Subject : -
Articles 379 Documents
PENGELOLAAN MINERAL IKUTAN TIMAH DALAM RANGKA UPAYA PELAKSANAAN KONSERVASI MINERAL Aji, Iskak
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2021: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/ptptp.v0i0.268

Abstract

 Konservasi mineral dan batubara merupakan upaya optimalisasi pengelolaan atau pemanfaatan sumber daya mineral dan batubara secara terukur, efisien, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Di dalam Undang-undang No. 3 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara bahwa IUP atau IUPK wajib melaksanakan kaidah Teknik pertambangan yang baik. Salah satu kewajiban dalam penerapan kaidah Teknik pertambangan yang baik adalah upaya konservasi mineral dan batubara. Objek-objek yang menjadi target upaya pelaksanaan konservasi mineral dan batubara sesuai Lampiran VII Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 meliputi recovery penambangan, recovery pengolahan, batubara kualitas rendah, mineral kadar rendah, mineral Ikutan, sisa hasil pengolahan dan pemurnian, serta cadangan marginal. Pada tahun 2020 Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara telah menerbitkan Petunjuk Teknis terkait dengan pelaksanaan konservasi mineral dan batubara dalam rangka pelaksanaan kaidah Teknik pertambangan yang baik yang tercantum dalam Kepdirjen Minerba No. 182.K/30/DJB/2020 yang salah satu lampirannya memuat tentang petunjuk teknis pengelolaan mineral ikutan timah dan nikel. Maksud dan tujuan diterbitkannya petunjuk teknis tersebut adalah agar menjadi acuan bagi seluruh stakeholder dalam mengelola mineral ikutan timah dan nikel. Mineral ikutan saat ini juga menjadi salah satu isu strategis yang menjadi prioritas agar dapat diusahakan sehingga memberikan kontribusi dan nilai manfaat terhadap negara. PT Timah Tbk sebagai pemegang izin usaha pertambangan yang juga merupakan Badan Usaha Milik Negara telah melakukan pengelolaan terhadap mineral ikutan timah. Pengelolaan mineral ikutan difokuskan pada pendataan dan penempatan khusus apabila mineral ikutan dapat dipisahkan pada proses pengolahan. Mineral ikutan yang terkandung dalam timah pada saat ini yang dapat dikelola dan ditempatkan khusus yaitu ilmenite dan zircon dimana proses pemisahan tersebut dilakukan oleh Unit Metalurgi Muntok dan Kondur. Pendataan ilmenite dan zircon yang dilakukan secara berkala oleh PT Timah Tbk. dilaporkan di dalam laporan berkala konservasi mineral dan batubara dan menjadi data dari hasil penelitian makalah yang disampaikan. PT Timah Tbk, saat ini juga sedang dalam proses studi dan penelitian di project tanjung ular untuk mengupayakan ilmenite yang juga mengandung logam tanah jarang. Upaya-upaya pemanfaatan ilmenite dan zircon saat ini juga masuk dalam program strategis oleh Direktorat Jenderal Minerba sehingga nantinya diharapkan dapat memberikan nilai manfaat dan kontribusi terhadap negara. Dalam rangka pelaksanaan kaidah teknik pertambangan yang baik khususnya penerapan aspek konservasi, objek-objek konservasi khususnya pengelolaan mineral ikutan termasuk kewajiban pengelolaannya menjadi hal yang harus dipahami dan diperhatikan dalam pelaksanaan kegiatan pertambangan. Sehingga hal-hal yang menjadi tantangan di masa depan seperti upaya pemanfaatan mineral ikutan timah termasuk mineral yang mengandung radioaktif yang saat ini belum bernilai ekonomis atau belum ada teknologi pengolahan lebih lanjut dapat terlebih dahulu didata, dikelola secara khusus sehingga suatu saat apabila sudah ada teknologi dan bernilai ekonomis dapat upayakan lebih lanjut dan dapat memberikan dampak yang positif bagi pertambangan di Indonesia.
PENERAPAN METODE SCRUM UNTUK PROYEK PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA PERUSAHAAN MEDIA DIGITAL PERTAMBANGAN Mayang Sari; Faris Primayudha
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2021: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/ptptp.v0i0.247

Abstract

Media Pertambangan mengedukasi pembaca dan mendorong peningkatan kualitas dan kapabilitas sumber daya manusia. Keberhasilan peran media tersebut dapat dilihat dari banyaknya jumlah pengunjung pada portal website. Sementara itu, keterbatasan jumlah karyawan dan tingginya beban kerja berpotensi menyebabkan penurunan jumlah konten yang secara langsung berdampak pada penurunan jumlah pengunjung portal website. Oleh karena itu, diperlukan kerangka kerja yang bersifat kompleks dan inovatif yang sesuai dengan karakteristik organisasi. Kerangka kerja tersebut memiliki tiga pilar empiris yakni transparansi, inspeksi, dan adaptasi yang dinamakan sebagai metode scrum. Studi menunjukkan bahwa penerapan metode scrum dapat memberikan pengaruh pada pola pikir dan perilaku karyawan. Ada korelasi positif antara kedisiplinan, agility, dan kolaborasi antar karyawan dengan peningkatan produktivitas sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan website. Persentase peningkatan jumlah kunjungan website ini menjadi tolak ukur keberhasilan penerapan metode scrum. Penelitian ini menggunakan pendekatan empiris dengan metode scrum. Implementasi penelitian terbagi menjadi tiga tahapan terdiri dari product backlog,  sprint planning, dan sprint review. Dimulai dari mengidentifikasi daftar pekerjaan dan komitmen, menganalisis umpan balik pihak-pihak terkait, dan mengevaluasi temuan sebagai proses pengembangan berkelanjutan. PT Dunia Tambang Digital (duniatambang.co.id) adalah perusahaan startup media pertambangan yang mempunyai visi menjadi rumah berita untuk industri pertambangan di Indonesia diharapkan mampu mendorong peranan pertambangan mineral dan batubara demi menunjang industri strategis dan ketahanan nasional. Penelitian ini menjadi salah satu proyek pengembangan dalam dunia digital dan informasi khususnya di sektor pertambangan untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas sumber daya manusia
DARI GALIAN KE MEJA MAKAN: KETAHANAN PANGAN DARI PASCATAMBANG Denny Riezki Pratama
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2021: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/ptptp.v0i0.263

Abstract

Program pascatambang dapat berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan daerah, khususnya pada isu pertanian dan pangan. Integrasi pascatambang dan pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dari pencapaian tujuan tersebut. Melalui pengelolaan lingkungan yang optimal, akses terhadap sumber daya, serta program pemberdayaan yang bertumpu pada organisasi dan potensi lokal, program pascatambang dapat mendukung keberlanjutan pertanian lokal dan pemenuhan pangan daerah sekitar tambang. Artikel ini membahas tiga program pertanian-pangan dan pascatambang KPC. Kesimpulan dari pembahasan ini adalah pencapaian kedaulatan pangan akan dapat diraih apabila ada keberpihakan perusahaan tambang dalam kebijakan, aksesibilitas, dan penguatan kelembagaan produsen pangan. Mencapai kedaulatan pangan tidak cukup dengan pembangunan infrastruktur dan besarnya alokasi anggaran. Dukungan terhadap ketahanan/kedaulatan pangan perlu diikuti dengan penguatan kelembagaan produsen pangan, termasuk menjamin keterjangkauan terhadap sarana produksi, dan pengorganisasian petani-produsen pangan.
PEMANFAATAN LAHAN REKLAMASI SEBAGAI LAHAN PENGGEMBALAAN SAPI DI PT. KALTIM PRIMA COAL Niko Gusprastomo; Dewanto Nugroho
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2021: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/ptptp.v0i0.258

Abstract

Menjadikan lahan pascatambang sebagai lahan yang produktif, stabil, dan sesuai standar lingkungan adalah komitmen PT Kaltim Prima Coal (KPC) dalam melaksankan reklamasi pascatambang. Studi ini, bertujuan untuk mengetahui produktivitas dan daya dukung lahan reklamasi sebagai lahan penggembalaan sapi. Ruang lingkup studi, meliputi tahapan persiapan lahan, analisa vegetasi, penyiapan prasarana, pemeriksaan kesehatan, analisa pertambahan populasi sapi sebagai parameter keberhasilan. Studi ini, menggunakan desain penelitian studi kasus selama ± 4 tahun penggembalaan, dengan cara membandingkan kondisi rumput, kesehatan dan pertambahan populasi sapi. Analisa vegetasi meliputi analisa jenis dan jumlah, serta identifikasi kandungan logam berat. Sedangkan analisis kesiapan prasarana meliputi kesedian shelter, cattle yard, pondok, pagar, dan akses jalan.Parameter kesehatan meliputi identifikasi penyakit, cacat fisik, libidio dan organ reproduksi. Hasil studi, adalah sebagai berikut: rumputan padang gembalan aman dikonsumsi sapi, karena memiliki kandungan logam berat, seperti Timbal (Pb), Cadmium (Cd), Tembaga (Cu), Seng (Zn) dalam batas toleransi. Produksi rumput segar dan kering berlimpah, yakni 14.80 ton ha-1 dan 3.44 ton ha-1. Rumput berkualitas sebagai pakan, yakni dari jenis Indigofera zollingeriana, Brachiaria humidicola, Setaria sphacelata, dan Paspalum conjugatum.  Kondisi kesehatan sapi baik, tidak ditemukan penyakit, cacat fisik, gangguan libido dan organ reproduksi. Populasi sapi bertambah ± 160 % selama 4 tahun. Dengan demikian, lahan reklamasi memiliki produktivitas dan daya dukung yang sesuai dalam usaha pengembalan sapi.
PENERAPAN SIMULASI MONTE CARLO UNTUK PREDIKSI PEAK PARTICLE VELOCITY GETARAN TANAH BERDASARKAN MODEL SEED WAVE Ainun Hafidz; Florencia Pauli Siahaan
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2021: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/ptptp.v0i0.253

Abstract

Getaran tanah merupakan salah satu aspek penting dalam aktivitas peledakan, terutama saat dilakukan dekat pemukiman warga maupun fasilitas publik. Karenanya, kontrol getaran tanah menjadi salah satu sasaran utama dalam beberapa operasi peledakan. Peak Particle Velocity (PPV) getaran tanah menjadi nilai kritis yang harus dikontrol agar berada dalam ambang batas berdasarkan analisa reseptor yang berada disekitarnya.Pada penelitian ini, sebuah model yang didasarkan pada simulasi Monte Carlo digunakan untuk memprediksi getaran tanah akibat kegiatan peledakan. Model ini menggunakan data seed waveform, hukum scaled distance, P-wave velocity, dan screening lubang lubang ledak. Simulasi ini mengkalkulasi hasil PPV berulang kali sehingga menghasilkan nilai rata-rata yang merupakan nilai prediksi PPV beserta deviasinya. Penelitian ini dilakukan di area tambang PT. Kaltim Prima Coal pada pit-pit yang berdekatan dengan pemukiman warga dan fasilitas umum. Jumlah data yang dikumpulkan adalah 232 kali dari kegiatan peledakan yang dilakukan selama tahun 2021 sampai bulan Agustus.Hasil dari simulasi Monte Carlo menunjukkan bahwa nilai aktual PPV berada dalam kisaran nilai prediksi yang dihasilkan simulasi. Dari total data yang dikumpulkan, 95% nilai PPV-nya di bawah ambang batas 3mm/s. Hasil ini menunjukkan bahwa model Monte Carlo untuk PPV dapat menambah tingkat keyakinan prediksi getaran tanah dalam kegiatan peledakan. Prediksi yang dapat dipercaya ini merupakan kunci operasi peledakan yang berkelanjutan, dengan meminimalisir peluang terjadinya getaran tanah yang tidak terkontrol yang dapat menyebabkan kerusakan pada pemukiman warga maupun fasilitas publik.
PENGUATAN SUMBER DAYA MANUSIA YANG UNGGUL DAN BERBUDAYA K3 PADA DRILL BLAST OPERATION DENGAN KONSEP K-S-A Kiagus Nirwan
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2021: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/ptptp.v0i0.248

Abstract

Sumber daya manusia merupakan penggerak utama organisasi yang diberdayakan untuk mencapai target perusahaan. Hal ini menjadi parameter terdepan dalam rangka memastikan setiap rencana kerja dapat dieksekusi dengan baik dan tepat sasaran, karena individu dalam organisasi akan diberikan tanggung jawab dalam melaksanakan pekerjaan dengan tujuan untuk pencapaian, peningkatan dan pengembangan tujuan-tujuan organisasi. Drill and Blast departemen, adalah salah satu departemen pada divisi Operasional tambang (Mining Operation Division) yang mengelola aktivitas pengeboran dan peledakan. Mengingat aktifitas ini termasuk kegiatan kritis, manajemen drill blast department perlu memastikan seluruh kegiatan dikelola sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Salah satu usaha untuk memastikan seluruh penggerak sumber daya manusia yang unggul dan kompeten, manajemen drill blast departemen khususnya tim Drill blast operasional melakukan beberapa hal dalam rangka penguatan kapasitas dengan metoda yang sederhana dan aplikatif dengan merujuk pada pemenuhan dan penguatan konsep KSA (knowledge, skill, attitude) untuk sumber daya operasional drill blast. Beberapa program penguatan ini harus secara langsung menyentuh dan mengikat seluruh individu yang berada dalam organisasi, dimana tujuan akhirnya adalah memastikan individu dalam organisasi dapat menjalankan tugas dengan aman dan produktif serta mendukung organisasi mencapai target. Implementasi konsep K-S-A dengan program tersebut diatas dirasa cukup efektif dan efisien dalam membawa drill blast mencapai target safety dan produksi di tahun 2020.
PREDIKSI NILAI UNIT-COST PENAMBANGAN BIJIH NIKEL DI INDONESIA MENGGUNAKAN COMPARATIVE DAN STATISTICAL APPROACH Ratna Mustika Dewi; Indra Yuspiar; Barlian Dwinagara; Lidana Erfiandri; Indra Wahyu Murtyanto; Istifari Husna Rekinagara; Aldin Ardian
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2021: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/ptptp.v0i0.264

Abstract

Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai produsen nikel terbesar di dunia. Meningkatnya kebutuhan nikel secara global dalam pengembangan mobil listrik memberikan dampak positif terhadap industri tambang nikel di Indonesia. Hal tersebut berkaitan dengan pemanfaatan nikel sebagai komponen baterai mobil listrik. Lebih dari itu, Indonesia merupakan negara dengan cadangan bijih nikel terbesar di dunia (sekitar 32,7%). Pada tahun 2019, ESDM mencatat produksi nikel Indonesia mencapai 800 ribu ton. Dalam kegiatan penambangan, biaya (cost) menjadi komponen penting untuk mencapai titik optimal fungsi keuntungan (profit). Biaya penambangan per ton (unit-cost) dapat digunakan sebagai parameter untuk menentukan tingkat efisiensi dari suatu kegiatan penambangan. Akan tetapi, masih banyak ditemui berbagai permasalahan terkait formulasi unit-cost yang tidak seragam antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Maka dari itu, penelitian ini akan mengkaji estimasi unit-cost dengan dua pendekatan yaitu comparative dan statistics. Berdasarkan penelitian ini, didapatkan nilai unit-cost yang berkisar antara US$9,97/ton hingga US$18,23/ton menggunakan comparative approach. Rekomendasi yang diberikan yaitu menggunakan metode rasio pembanding, dengan beberapa variabel berupa gaji, total biaya penambangan (total cost), dan produksi per tahun. Sementara, statistical approach menghasilkan formulasi unit-cost .
BIOAKUMULASI LOGAM PADA TANAMAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU DI DAERAH REKLAMASI TIMBUNAN BATUAN PENUTUP TAMBANG BATU HIJAU, SUMBAWA BARAT Arie Dwika Rahmandhana; Annisa Farhiah Wahdah Hamid; Rissa Anungstri; Mara Maswahenu
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2021: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/ptptp.v0i0.259

Abstract

Kegiatan reklamasi di Tambang Batu Hijau dilakukan bersamaan dengan kemajuan penambangan sesuai dengan kaidah pertambangan yang baik serta untuk memenuhi peraturan perundangan-undangan yang berlaku. Kegiatan revegetasi dilakukan dengan penanaman area reklamasi dengan berbagai jenis tumbuhan asli Batu Hijau sehingga nantinya tersusun komposisi vegetasi dengan jenis yang beragam, baik jenis tumbuhan penghasil kayu (timber tree) maupun jenis tumbuhan produk non kayu (non-timber forest product). Kandungan logam dalam bahan pangan dikategorikan sebagai cemaran logam. Tingkat cemaran logam dalam bahan pangan dari tanaman diduga dipengaruhi oleh media tanah tempat tumbuh dan jenis tanaman itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah menghitung nilai faktor bioakumulasi atau Bioaccumulation Concentration Factor (BCF) pada 3 jenis bahan pangan dari produk non kayu yaitu kemiri, rebung dan rotan. Penelitian ini menggunakan 15 sampel tiap jenis bahan pangan dan 15 sampel tanah yang masing-masing berasal dari daerah reklamasi Batu Hijau dan daerah kontrol. Parameter analisis yaitu total logam yaitu As, Cd, Cr, Cu, Pb, Hg, Mo, Ni, Se dan Zn. Hasil analisis tanah menunjukkan bahwa terdapat 3 konsentrasi logam tertinggi di reklamasi yaitu Cu, Zn, Cr, sedangkan pada kontrol adalah Zn, Cu, Cr. Pada Kemiri, kandungan Cu dan Zn ditemukan lebih tinggi di area kontrol, pada tanaman rotan kandungan Cu dan Zn terukur lebih rendah di reklamasi, sedangkan pada logam Cu, Mo, Ni, dan Zn terdeteksi lebih rendah pada area reklamasi dibandingkan area kontrol. Logam As, Cd, Pb, dan Hg pada area reklamasi terdeteksi lebih tinggi dibandingkan area kontrol. Hasil perhitungan BCF di daerah reklamasi antara 0,001 – 0,147 yang dikategorikan sebagai akumulasi rendah. BCF paling tinggi di area reklamasi maupun di hutan alam adalah logam Se. Analisis ANOVA one-way dilakukan untuk mengetahui perbedaan kandungan logam bahan pangan antara area reklamasi dengan hutan alam. Hasil uji ANOVA one-way pada semua logam menghasilkan nilai signifikansi 0.05 yang berarti terdapat perbedaan kandungan tiap logam yang signifikan di area reklamasi dan kontrol. Ketiga jenis tanaman pangan memiliki kandungan logam Cu dan Zn yang melebihi batas maksimal baik di area reklamasi maupun kontrol.
PERANCANGAN DAN EKSPERIMENTASI ALAT MEJA ANGIN (AIR TABLE) UNTUK PEMISAHAN MINERAL BIJIH TIMAH SECARA GRAVITY CONCENTRATION Taufik Arief; Hasjim Machmud; Elda Permata Sari
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2021: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/ptptp.v0i0.254

Abstract

Meja angin (air table) adalah alat yang memanfaatkan metode gravity concentration untuk memisahkan mineral berharga dengan mineral pengotor berdasarkan perbedaan berat jenis (BJ) termasuk perbedaan  bentuk (shape) dan ukuran  (size) dengan menggunakan media angin. Alat ini berbentuk meja digerakkan secara mekanis dengan menggunakan media udara/angin. Proses air table dilakukan secara kering (dry process) dan produk yang dihasilkan berupa konsentrat, middling dan tailing. Dalam upaya  memenuhi kebutuhan praktikum mahasiswa dan penelitian untuk tugas akhir di Jurusan Teknik Pertambangan, khususnya di Laboratorium Pengolahan Bahan Galian, Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya, telah dilakukan kegiatan perancangan alat meja angin.Tujuan  penelitian ini adalah perancangan  alat air  table  dimulai dari desain dan pembuatan meja hingga perhitungan dan pembuatan komponen utama lainnya yaitu motor penggerak dengan sistem pulley dan mesin angin (blower machine). Untuk mengetahui keberhasilan perencanaan dan evaluasi kinerja alat air table, maka dilakukan eksperimentasi  dengan memanfaatkan beberapa kombinasi variabel. Proses eksperimentasi alat dilakukan pengujian dengan menggunakan sampel bijih timah Sisa Hasil Pencucian (SHP) di PPBT Toboali, PT Timah Tbk. Pada percobaan awal dilakukan beberapa kombinasi variabel antara lain; kemiringan meja berat feed (gram), dan waktu proses (menit). Dari hasil eksperimentasi menunjukkan bahwa kinerja alat menunjukkan kinerja yang baik tetapi belum optimal dimana perolehan konsentrat terendah dicapai 50,20 % dan perolehan tertinggi sebesar 71,18% pada kemiringan  4,2°, berat feed 500 gram dan waktu proses  25 menit. Dari evaluasi kinerja menunjukkan bahwa alat air table sudah berfungsi relatif baik, tetapi diperlukan perbaikan dan pengaturan variabel yang lebih variatif dan sampel dan jumlah bijih timah yang representatif, sehingga dapat menghasilkan perolehan dan kadar yang lebih maksimal.
OPTIMALISASI SHORT TERM MINE SCHEDULING MENGGUNAKAN AUTOS 2.0 SCHEDULER UNTUK INTEGRASI LONG TERM MINE PLAN DENGAN MINE OPERATION Muhammad Khaidir Husain; Juki Bodi Sembada; Mutiara Andini; Arif Hidarto
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2021: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/ptptp.v0i0.249

Abstract

Era Industri 4.0 mengharuskan industri termasuk perusahaan tambang seperti PT ANTAM Tbk, untuk melakukan transformasi dari proses manual ke era digital dan otomatisasi. Selain itu, dalam kondisi saat ini hasil dari Scheduling LoM belum bisa digunakan 100% di lapangan. Hal tersebut disebabkan karena block model yang digunakan masih secara keseluruhan (LoM) yang mengakibatkan pendetailan scheduling membutuhkan waktu yang lama (1 bulan). Hal ini tidak sejalan dengan perubahan bisnis ANTAM yang dinamis yang mengakibatkan adanya perubahan perencanaan tambang dalam waktu yang singkat. Untuk menjawab tantangan tersebut tim penulis menciptakan AUTOS 2.0 Scheduler. Metode yang dilakukan adalah dengan perbaikan atau improvement yang berkelanjutan melalui Quality Control Circle (QCC) dengan melihat aspek Quality, Delivery, Safety, dan Morale (QDSM). Hasil dari improvement didapatkan dengan dikembangkannya AUTOS 1.0 menjadi AUTOS 2.0 Scheduler. AUTOS 1.0 berguna untuk otomatisasi blending dan pra scheduling, sedangkan AUTOS 2.0 Scheduler berguna untuk melakukan pendetailan penjadwalan penambangan ke dalam bulanan, mingguan, ataupun harian. Proses pendetailan penjadwalan penambangan ke dalam short term mine plan dengan adanya AUTOS 2.0 Scheduler membuat waktu yang dibutuhkan menjadi lebih cepat 2 minggu, praktis, efektif, dan efisien. Dengan menggunakan software ini dapat memberikan informasi penyebaran ketebalan ore dan waste sehingga dapat menentukan metode penambangan yang tepat dan aman. Selain itu, terjalin komunikasi teknis yang lebih baik antara perencana jangka panjang hingga jangka pendek dengan mine operation melalui SOP. Manfaat lainnya dari AUTOS 2.0 Scheduler ini adalah memungkinkannya untuk dapat diterapkan pada komoditas lain seperti nikel dan batubara. Pengembangan ini masih dapat dilakukan dengan sangat luas sehingga dapat bermanfaat kepada unit bisnis pertambangan ANTAM yang lain ataupun perusahaan tambang yang lain.