cover
Contact Name
Moh Cholisatur Rizaq
Contact Email
deskovi@umaha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
deskovi@umaha.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
DESKOVI : Art and Design Journal
ISSN : 26545381     EISSN : 2655464X     DOI : -
Core Subject : Art,
DESKOVI : Art and Design Journal is a journal published officially by Universitas Maarif Hasyim Latif. The topics in DESKOVI cover the results of study and creation that can broaden knowledge in the field of art and design in general with a focus on the topic of design processes, design methodology, design development, design history, design discourse, art criticism, art anthropology, art sociology, creative industry and conceptual culture, education and research in the fields of art, performance, product design, interior design and visual communication design.
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
Ruang Privat sebagai Representasi Indentitas Suvi Wahyudiyanto sebagai Perantau Aloysius Assyu
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 5 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v5i1.1742

Abstract

Rencana penciptaan karya fotografi ini berupaya untuk menelusuri jejak identitas Suvi Wahyudiyanto sebagai Madura perantau dari pulau Madura yang menetap di Yogyakarta melalui penyelidikan terhadap ruang privat (rumah tinggal) menggunakan medium fotografi. Hasil dari penciptaan karya fotografi ini nantinya diharapkan mampu merepresentasikan identitas subjek sebagai perantau yang berasal dari Pulau Madura. Ide penciptaan karya fotografi ini muncul dari pengalaman langsung saat berkunjung kerumah teman dan saudara. Pengalaman yang telah terjadi lama dan berulang tersebut akhirnya dimaknai dan berkembang menjadi sebuah ide penciptaan karya fotografi.
Tinjauan Visual Kaos Sekali.Co sebagai Media Kampanye Sosial Lingkungan Moh Cholisatur Rizaq; Sunarmi Sunarmi
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 5 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v5i1.1763

Abstract

Kaos tidak hanya digunakan sebagai pakaian yang melindungi badan. Kaos juga sebagai media komunikasi dengan mengirimkan pesan dan bisa menjadi alat kampanye sosial untuk mengungkapkan keprihatinan tentang perubahan iklim dan masalah lingkungan serius. Brand Kaos Sekali.co menggunakan kaos sebagai media untuk mengkomunikasi kampanye sosial lingkungan. Kaos Sekali.co yang diteliti yaitu kaos “Jurashit Park” Edisi Pengawahutanan dan kaos “Stop Overexploit” untuk membedah makna dan komunikasi yang berada pada visual kaos tersebut. penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teori semiotika Charles Sanders Peirce. Hasil analisis terhadap ilustrasi visual kaos dari brand sekali.co yaitu Ilusttrasi visual kaos Sekali.co “Jurashit Park” merupakan sebuah kampanye sosial kritikan terhadap pembangunan wisata Jurassic Park dan dilakukan di Taman Wisata Komodo. Ilustrasi visual kaos Sekali.co “Stop Overexploit” merupakan sebuah kampanye sosial lingkungan kritikan dan kepedulian terkait dengan ekploitasi yang berlebihan terhadap sumber daya alam sehingga menyebabkan salah satu spesies di dunia yaitu Chinese Paddlefish punah.
Estetika Cengkok dan Makna dalam Kidungan Jula-Juli Lawakan Yudhistira Sugma Nugraha; Zulkarnain Mistortoify
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 5 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v5i1.1766

Abstract

Penelitian berjudul “Estetika Cengkok dan Makna dalam Kidungan Jula-Juli Lawakan” ini bertujuan untuk mengetahui secara mendasar makna yang tertanam dalam syair kidungan dan kecenderungan cengkok yang dilakukan oleh pelantun kidungan tersebut sehingga dapat membentuk sebuah estetika nyanyian yang harmonis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnomusikologi yang menekankan bahwa keberadaan musik (kidungan Jula-Juli) tidak dapat dipisahkan dari keberadaan lingkungan sekitarnya. Pendekatan ini dirasa cocok untuk diaplikasikan dalam penelitian ini, mengingat kidungan Jula-Juli lawakan lahir dan tumbuh di tengah-tengah masyarakat yang multikultural. Data-data yang diperoleh dalam penelitian ini melalui observasi, studi diskografi, pustaka dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian tentang makna dan estetika cengkok dalam kidungan Jula-Juli lawakan, dapat diketahui bahwa kidungan tidak sekadar lantunan vokal yang bersenandung indah dalam gending Jula-Juli, melainkan juga menyangkut kompleksitas tentang ide, gagasan, dan wacana tentang kehidupan manusia. Pembacaan akan hal itu dapat dilihat dari makna lirik yang ada, memuat tentang nasihat, kritik sosial,edukasi dan sebagainya. Selanjutnya kajian tentang estetika cengkok dalam Kidungan ini dapat diidentifikasi melalui angkatan atau awalan nada yang dilantunkan, kecenderungan pada penggalan cengkok, dan akhiran yang dilakukan secara konsisten, sehingga hal itu yang menjadi kekuatan dalam harmonisasi Kidungan Jula-Juli Lawakan.
Sonata for Piano no. 1 op. 22 Bagian IV oleh Alberto Ginastera dalam Kajian Musikologi Moh Robin Sandi; Erita Rohana Sitorus; Sukatmi Susantina
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 5 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v5i1.1767

Abstract

Studi ini membahas analisis bentuk, motif dan teknik permainan pada Sonata for Piano No. 1 Op. 22 bagian IV karya Alberto Ginastera. Penelitian sebelumnya yang ditulis Y. Lin yang membahas sonata terkait hanya berfokus pada wilayah teknik dan menggunakan subjek dari pianis Eropa. Sedangkan penelitian ini tidak hanya berfokus pada teknik sebagai kajian utamanya melainkan juga melakukan analisis struktur dan bentuk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menjelaskannya kedalam bentuk deskriptif. Masalah utama pada Sonata terkait dari segi teknik yaitu, teknik Jumping dimana pada teknik tersebut jarak lompatannya sangat jauh yang membutuhkan keterampilan tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan analisis bentuk, motif dan teknik, serta memberikan solusi bagaimana cara melatih teknik-teknik yang terdapat pada sonata terkait. Penelitian ini menemukan bahwa pada Sonata terkait menggunakan bentuk Rondo jenis ketiga yaitu, A-B-C-A’B’- A’’B’’. Sedangkan pada motif ditemukan tujuh motif yang terdapat pada Sonata terkait. Pada teknik permainan terdapat setidaknya 5 jenis teknik permainan. Teknik-teknik tersebut adalah: (1) Tangga nada, (2) Kromatis, (3) Jumping, (4) Oktaf, (5) Block chord.
Kiat-Kiat Menghadapi Kendala Teknik Permainan Gitar Klasik pada Introduction Et Caprice Karya Guilio Regondi Andrikiawan Andrikiawan
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 5 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v5i1.1768

Abstract

Introduction Et Caprice karya Giulio Regondi merupakan komposisi musik untuk solo gitar klasik. Karya ini diterbitkan pada zaman romantik yaitu sekitar tahun 1852 di London, yang mana usia Regondi saat itu 30 tahun. Introduction berasal dari bahasa inggris yang memiliki arti pengantar, sedangkan Introduction dalam karya musik merupakan sebuah istilah bagian awal dari karya musik. Pada karya introduction et caprice tentunya memiliki teknik-teknik dalam permainnya, baik teknik tangan kiri maupun tangan kanan, seperti appyando, tirando, arpeggio, harmonic, scale, chromatic, stretching vertical, slide, portamento, gradasi dinamik, crossing finger, shifting chord, legato, barre, dan vibrato. Beberapa bagian teknik permainan yang terdapat pada karya introduction et caprice ini, penulis mempunyai interpretasi sendiri untuk menghadapi kendala-kendala disetiap kesulitan yang didapati.
Perubahan secara Tekstual Asyiek Niti Naik Mahligai menjadi Tari Niti Naik Mahligai Masyarakat Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi 1995-2020 Bela Bela
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 5 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v5i1.1769

Abstract

Niti Naik Mahligai ini merupakan upacara yang digunakan sebagai penobatan seorang Raja atau yang dikenal dengan nama Belian Salih dengan melewati berbagai rintangan yang berbahaya seperti meniti diatas aca, bara api, bambu tajam, dan pedang. Siring perkembangan zaman upacara Asyiek Niti Naik Mahligai ini kemudian menjadi Tari Niti Naik Mahligai yang dilakukan masyarakat Siulak Mukai sejak tahun 1995 dengan berbagai ritual magis agar para penari dapat dirasuki oleh roh leluhur atau nenek moyang mereka sehingga selama tarian ini berlangsung penari dapat bergerak bebas dan tidak terluka meski melwati berbagai adegan berbahaya selama menarikannya.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perubahan secara tekstual dari Asyiek Niti Naik Mahligai menjadi tari Niti Naik Mahligai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mana data yang dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi dan observasi di analisis melalui reduksi data dan tringulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan. Perubahan tekstual dilihat dari saat ini tari Niti Naik Mahligai dilakukan oleh penari perempuan dengan jumlah ganjil melalui ritual yang tidak selengkap ritual yang hanya dilakukan oleh Belian Salih. Musik yang digunakan juga sudah mulai berubah dilihat dari jumah alat musik yang sudah bertambah tidak lagi hanya menggunakan dap tetapi sudah noleh menggunakan suling dan gong. Pakaian pada tari Niti Naik Mahligai juga sudah menggunakan pakaian adat Kerinci dan dalam penampilannya tarian ini dibimbing oleh seorang pawang.
Kostum sebagai Identitas Budaya dalam Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Puti Andam Dewi; Joko Aswoyo
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 5 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v5i1.1770

Abstract

Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck yang disutradarai Sunil Soraya merupakan adaptasi novel yang ditulis oleh Buya Hamka dengan judul yang sama. Kisah tersebut menceritakan mengenai perbedaan budaya yang menghalangi asmara antara Zainuddin (suku Bugis) dan Hayati (suku Minang). Untuk menggambarkan setting tempat dan waktu film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck merepresentasikannya melalui kostum sebagai ciri bahwa cerita terjadi pada masa budaya-budaya pada masyarakat masing-masing daerah masih kental, namun terpengaruh budaya indis. Kostum merupakan penanda yang sangat jelas pada masa tersebut yang dapat membedakan stratifikasi sosial antara bangsawan dengan masyarakat pribumi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dan sumber data yang diperoleh dari film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah kostum yang menunjukkan wujud identitas masing-masing budaya yang digambarkan.
Studi Deskriptif Bentuk Tari Singgam Pari Desa Monti, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Jambi Putri Yeni
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 5 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v5i1.1771

Abstract

Tari singgam pari merupakan tari tradisi masyarakat desa Monti, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun. Tarian ini merupakan gambaran kehidupan masyarakat yang beraktifitas di sungai. tari ini diperagakan pada festival seni desa Monti dan saat acara pernikahan. tujuan penelitian ini adalah untk mengetahui dan menganalisis bentuk tari Singgam Pari Desa Monti. penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisi data melalui tringulasi. data dikumpulkan dengan tekhnik observasi, wawancara dan dokumentasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Singgam Pari disusun oleh elemem-elemen tertentu. Bentuk tari dilihat dari gerak yang menirukan ikan Pari sebanyak lima motif gerak, musik iringan adalah pantun yang dinyanyikan, busana penari menggunakan pakaian melayu lengkap, penari berjumlah genap mulai dari enam sampai delapan orang perempuan yang masih remaja, ekspresi yang didihadirkan oleh para penari adalah sebuah kebahagiaan sehingga saat menari mereka tersenyum, tersipu dan seringkali menunduk.
Kajian Pelestarian Songket Pandai Sikek dengan Pendekatan Etnofotografi Novia Sisca Haryani; Handriyotopo Handriyotopo
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 5 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v5i1.1772

Abstract

Penelitian yang judul, “Kajian pelestarian songket Pandai Sikek dengan pendekatan etnofotografi” ini merupakan bentuk kajian dari hasil penelitian sebelumnya untuk membuat karya Photo Story documenter yang merupakan perwujudan dari apa yang dilihat, didengar, dan dibaca dari berbagai media baik itu jurnal, majalah dan media sosial yang berhubungan dengan kawasan Pandai Sikek. Dalam penelitian ini, penulis mengulas fenomena-fenomena yang terjadi dengan tenunan di Pandai Sikek, menganalisis dan merujuk pada sumber fenomena tersebut sehingga dapat muncul kepermukaan dan diinterpretasikan menjadi hasil penelitian. Dengan menggunakan pen-dekatan etnofotografi untuk mempelajari lebih jauh tentang konservasi songket Pandai Sikek. Fotografi dalam karya etnografi berfungsi sebagai media untuk menyampaikan fenomena atau momen secara fatual dan terpercaya. Hasil akhir dari penelitian ini berupa pemahaman kehidupan subjek secara akurat tanpa di buat-buat dan dengan konteks yang sesuai.
Manajemen Risiko UMKM Jumputan di Masa Pandemi (Studi Kasus Sanggar Jumputan Maharani Kampung Tahunan Yogyakarta) Ika Dian Lestari; M Iqbal Akbar
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 5 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v5i1.1773

Abstract

Jurnal ilmiah ini berisi tentang analisis manajemen risiko sebuah UMKM dalam menghadapi masa pandemi COVID-19 yang berdampak pada perputaran ekonomi dan produktifitas di dalamnya. Studi kasus pada penelitian ini ialah Sanggar Jumputan Maharani milik ibu Surani, salah satu UMKM mandiri Kampung Wisata Tahunan yang terletak di Jalan Soga No. 67 Celeban, Kelurahan Tahunan, Kecamatan Umbulharjo DIY. Wabah COVID-19 yang sudah mendunia ini mungkin tidak pernah terpikir oleh kita semua akan memberikan dampak yang serius, salah satunya seperti UMKM Sanggar Jumputan Maharani yang tergolong mengalami kerugian relatif besar, oleh sebab itu dibutuhkan manajemen risiko yang baik sebagai upaya mengatasi setiap permasalahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi yakni observasi, wawancara mendalam, serta ikut serta dalam berbagai kegiatan di Sanggar Jumputan Maharani. Strategi manajemen risiko pada studi pustaka UMKM Sanggar Jumputan Maharani berkaitan erat dengan pengelolaan ekonomi kreatif yang melibatkan banyak pihak. Maka dari itu potensi yang nantinya ditemukan akan menjadi peluang dalam mengembangkan manajemen industri kreatif yang berdampak pada ekonomi kreatif berkelanjutan.