cover
Contact Name
ISNANI AGRIANDITA
Contact Email
jurnal.migasian@gmail.com
Phone
+6287727911590
Journal Mail Official
jurnal.migasian@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Migasian Akamigas Balongan Indramayu
ISSN : 25805258     EISSN : 26156695     DOI : -
Core Subject : Health, Engineering,
Jurnal Migasian adalah jurnal yang diterbitkan oleh LPPM AKAMIGAS BALONGAN. Jurnal Migasian akan menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cakupan bidang ilmu teknik, K3L (Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, Lingkungan Kerja), dan bidang-bidang dengan ruang lingkup pengabdian kepada masyarakat. Artikel yang dimuat adalah artikel hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kajian atau telaah ilmiah kritis dan komprehensif atas isu penting dan terkini atau resensi dari buku ilmiah.
Articles 153 Documents
EVALUASI KINERJA UNIT KOAGULASI DAN FLOKULASI WASTE WATER TREATMENT LIMBAH POND C-304 DI LABORATORIUM UNIT SINTESIS Nurhidayah Nurhidayah; Dian Farkhatus Solikha
Jurnal Migasian Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v1i2.9

Abstract

PT DyStar Colours Indonesia, merupakan salah satu pabrik penghasil zat warna tekstil terbesar di Indonesia kapasitas produksi 33 Ton/hari, 1000 Ton/bulan dan 12000 ton/ tahun. Begitupun limbah yang dihasilkan pada semua unit sintesis merupakan penghasil limbah terbanyak yaitu sekitar 9-10 ton/hari, pada unit milling limbah yang dihasilkan sekitar 6ton/hari dan unit draying limbah yang dihasilkan sekitar 5 ton/hari. Limbah Cair Pond C-304 adalah limbah buangan dari semua unit proses, biasanya limbah diberikan kepada pihak ke tiga untuk dilakukan pengolahan limbah oleh perusahaan tersebut, namun saat ini PT DyStar Colours Indonesia berencana membangun unit pengolahan limbah yang bertujuan untuk mengubah air limbah menjadi air prosess.Berkenaan dengan hal tersebut maka diperlukan penelitian skala laboratorium dimana dilakukan lima tahap perlakukan atas sampel limbah pond C-304. Lima tahap perlakuan tersebut meliputi tahap pengenceran sampel, tahap koagulasi, tahap flokulasi, tahap penyaringan, dan tahap adsorbsi. Sampel disiapkan yaitu sampel 1 (100 : 700) dan sampel 2 (100 :800). Dimana pada tahap penyaringan dibedakan dengan mengunakan penyaring berupa Pasir silika GB 1, Pasir silika GB 2, dan karbon aktif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka Pada sampel 1 (100 : 700) dan sampel 2 (100 : 800), adsorben paling efektif adalah karbon aktif, karena nilai pH yang dihasilkan lebih netral, nilai Solid Content dan Conductivity lebih kecil daripada pasir silika GB 1 dan GB 2. Bila dibandingkan penggunaan pasir silika maka lebih efektif dengan menggunakan pasir silika GB 1 karena dilihat dari Solid Content nya yang lebih rendah di banding pasir silika GB 2.
Evaluasi Hydraulic Retention Time (Hrt) Terhadap Removal Chemical Demand (Cod) Dalam Pengolahan Air Lindi Menggunakan Aerobic Fluidized Bed Reactor (AFBR) Elli Prasetyo
Jurnal Migasian Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v2i2.28

Abstract

Sampah merupakan masalah utama disetiap kota besar di indonesia. Tumpukan sampah menghasilkan air lindi dengan kandungan organik yang tinggi. Beban organik yang tinggi dan meningkatnya laju alir lindi memerlukan kolam aerasi yang luas untuk mengolah lindi. Salah satu metode pengolahan air lindi yang tepat dan efisien dengan menggunakan proses anaerobik. Anaerobic Fludized Bed Reaktor (AFBR) merupakan salah satu reactor anaerobic dengan efisiensi tinggi. Zeolit digunakan sebagai media imobilisasi bakteri untuk meningkatkan efisiensi pengolahan secara anaerobic pada reactor AFBR. Penyesuaian model kinetika dilakukan pada tahap awal menggunakan data reactor fase batch untuk diaplikasikan pada AFBR fase continyu. Model kinetika untuk mengevaluasi pengaruh Hydraulic Retention Time (HRT) terhadap removal Chemical Oxygen Demand (COD) AFBR dengan zeolit sebagai media imobilisasi. Eksperimen dilakukan dalam tiga fase, yaitu fase batch, fase start-up, dan fase steady state. Fase batch bertujuan untuk menentukan konstanta model kinetika. Fase start-up bertujuan untuk memverifikasi konstanta model yang ditentukan dengan data batch pada AFBR saat masa start up. Fase steady state bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh HRT selama reactor beroperasi. Reaktor AFBR mencapai kondisi steady state tercepat pada HRT 10 dengan removal COD 73,40%. Hal ini membuktikan bahwa mikroorganisme tidak mengalami washout bahkan pada laju beban organik yang lebih tinggi sehingga mikroorganisme dapat menstabilkan populasinya. Data menunjukkan bahwa sCOD effluen (SCODeff) lindi TPA Piyungan mencapai nilai terendah pada kisaran 2.000 – 2.500 mg/L, Produksi biogas mengikuti fluktuasi nilai sCODeff. Pada kondisi steady state, nilai ini tidak dipengaruhi oleh HRT.
Analisis Spasial Tingkat Resiko Gempabumi Berdasarkan Karakteristik Dinamika Tanah Di Kecamatan Bumiayu, randi adzin murdiantoro; Khurotul Aeni
Jurnal Migasian Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v3i2.82

Abstract

Keberadaan sesar Bumiayu menjadikan Kecamatan Bumiayu dan sekitarnya sebagai daerah rawan potensi bahaya gempabumi. Daerah Bumiayu didominasi Endapan Aluvial yang dapat meningkatkan resiko gempabumi. Tingkat kepadatan penduduk dan nilai subtansial ekonomi mengharuskan adanya upaya mitigasi guna memperkecil tingkat resiko akibat gempabumi. Penelitian ini menggunakan pengukuran mikrotremor di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah untuk memetakan karakteristik dinamika tanah. Pengukuran ini menginterpretasikan kondisi lapisan sedimen permukaan dengan memanfaatkan getaran mikro dari alam. Kelebihan pengukuran mikrotremor yaitu sederhana, cepat dan lebih murah jika dibandingkan dengan metode geoteknik dan metode geofisika lainnya. Analisis data pengukuran mikrotremor menggunakan metode HVSR melalui software Geopsy. Hasil analisis HVSR yang berupa frekuensi dominan (f0) dan amplifikasi (A0) digunakan untuk menghitung parameter karakteristik dinamika lainnya seperti nilai indeks kerentanan seismik (Kg), percepatan getaran tanah maksimum di batuan dasar (α), nilai ground shear strain (γ). Hasil penelitian menunjukan wilayah barat Kecamatan Bumiayu mempunyai tingkat kerentanan seismik yang tinggi dibandingkan wilayah timur. Hal ini ditunjukan dengan nilai f0 dan Kg yang tinggi. Sebaran nilai f0 berkisar antara 0,5 – 2,8 ,nilai Kg antara 3,1 – 6,3. Sebaran nilai percepatan getaran tanah maksimum di batuan dasar (α) berkisar 23,3 – 25,3 gal dan nilai ground shear strain (γ) 0,0000743 – 0,0010. Kata Kunci: Gempabumi, Karakteristik Dinamika tanah, HVSR, Mikrotremor, Bumiayu.
Efektifitas Implementasi Contractor Safety Management System (CSMS) Terhadap Penurunan Tingkat Kecelakaan Kerja Di PT X Midyana Restu Pradani; Maya Dewi Dyah Maharani; Soehatman Ramli
Jurnal Migasian Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v5i1.146

Abstract

Contractor Safety Management System (CSMS) is a documentation of a control mechanism in the form of guidelines to ensure business standards in managing the HSE performance of contractors. PT X is a company engaged in services in the oil and gas sector, which has a high risk in every day-to-day operational activity of having an accident with lost working hours (LTI) caused by contractors. This study aims to determine whether the CSMS implementation is effective enough to reduce the level of accidents at PT X. This research is a descriptive type of research or a qualitative approach evaluation study with the method of data analysis carried out by the Literature Tracing Method which produces CSMS Implementation Data & Accident Data and interviews. Experts then structured CSMS problems into hierarchical institutional elements and sub-elements using the Interpretative Structural Modeling (ISM) Method. The results showed that the implementation of CSMS at PT X was quite effective in reducing the number of accidents at PT X but for the implementation of this CSMS cycle must be carried out according to the CSMS guidelines at PT X and with consistency at each stage so that no negligence impacted accidents for contractors carrying out contract work at PT X. Keywords: Contractor, CSMS
INSPECTION OF TEST MAINTENANCE IN PT PJB UBJ OPERATION AND MAINTANANCE PLTU INDRAMAYU Kino Hartono; Oni Oni; Mutiara Salsabiela
Jurnal Migasian Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inspeksi adalah salah satu alat kontrol manajemen klasik, namun masih relevan dan diterapkan secara luas dalam upaya menemukan masalah yang dihadapi di lapangan, termasuk untuk memperkirakan besarnya risiko, pengujian adalah alat ukur yang memiliki standar objektif yang dapat dilakukan. digunakan secara luas, dan bisa benar-benar digunakan dan membandingkan keadaan psikologis atau perilaku individu. Pemeliharaan adalah kombinasi dari berbagai tindakan yang dilakukan untuk menyimpan barang atau memperbaikinya sampai kondisi bias. K3 merupakan salah satu aspek perlindungan tenaga kerja dengan menerapkan teknologi pengendalian keselamatan dan kesehatan kerja, diharapkan tenaga kerja dapat mencapai ketahanan fisik, tenaga kerja, dan tingkat kesehatan yang tinggi. Dalam pelaksanaan Tugas Akhir yang dilakukan pada 1 Juni 2017 s.d 1 Juli 2017 bertujuan untuk mengetahui pemeriksaan program k3 APAR, prosedur pemeriksaan K3 APAR, pelaksanaan pemeriksaan K3 APAR. APAR adalah perangkat yang dirancang sebagai pertolongan pertama di awal kebakaran. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan Tugas Akhir adalah metode wawancara, observasi, dan studiliteratur. Program yang dilaksanakan adalah pemeliharaan apar dalam waktu 1 tahun 2 kali, dengan area transfer tower II, CWWTMBDS, Heavy Equipment, gudang, stepup B, limbah B3, boiler 3, turbin 3, CCB 1, CCB 2, pada minggu 1 (Rabu), minggu 2 (Selasa), minggu ke 3 (Selasa). Prosedur yang digunakan adalah prosedur pemeriksaan APAR dengan dokumen IKE-8.2.3.085 dengan tanggal 10 Maret 2016 dan prosedur pengendalian APAR dengan nomor dokumen IKY8.2-03-8 dengan tanggal publikasi 15 Maret 2013. Pelaksanaan ap3 untuk pencegahan kebakaran dan pengendalian bias dengan cara membuat manajemen kebakaran di perusahaan. Kesimpulannya adalah pemeriksaan K3 APAR yang telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan 04 tahun 1980.
Pencapaian Monitoring Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (Smk3) Di Pt X Bambang Sulistyo Pamudo; Gilang Mahesa Kameswara
Jurnal Migasian Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v2i2.43

Abstract

Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) NO. 50 tahun 2012 tentang SMK3 maka semua perusahaan wajib menerapkan SMK3terutama pada industri migas yang memiliki resiko yang besar salah satunya pada pengeboran minyak bumi. Untuk ituPT X menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pada proses produksi pengeboran. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengatahui tingkat pencapaian penerapan sistem manajemen K3, mengetahui evaluasipenerapan sistem manajemen K3 di PT X. Metodologi pelaksanaan penelitian ini menggunakan teknik pengumpulandata melalui dokumen, checklist dan observasi. Hasil penelitian ini adalah PT X sudah menerapkan sistem manajemenkeselamatan dan kesehatan kerja dengan baik sebesar 93, 37% masuk ke dalam klasifikasi memuaskan. Kesimpulandari penelitian ini adalah PT X sudah melakukan penerapan SMK3 dengan baik dapat dibuktikan dengan penilaianmendapat klasifikasi memuaskan.
Analisa Kualitatif Dan Kuantitatif Sampel Laws-02 Dan SF-02 Menggunakan Metode GC-MS Dian Farkhatus Solikha; Rifqi Ramadhan
Jurnal Migasian Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v3i1.66

Abstract

Low Aromatic White Spirit-02 (LAWS-02) dan Smooth Fluida-02 (SF-02) merupakan produk yang dihasilkan dari fraksi ringan non-bbm yang digunakan sebagai pelarut dan bahan kimia khusus (special chemical). Analisa LAWS-02 dan SF-02 menggunakan GC-MS dilakukan untuk mengetahui secara kualitatif dan kuantitatif kandungan dari senyawa LAWS-02 dan SF-02 tersebut. Hasil uji kandungan dari senyawa LAWS-02 dan SF-02 harus diperoleh data yang on-spec atau sesuai data standar. Melalui pengujian sampel LAWS-02 menggunakan GC-MS dapat diketahui kandungan komponen senyawa terbesar yaitu Dekana (C10) sebesar 315116,3357 ppm. Sedangkan dari sampel SF 02 yang diuji dapat diketahui kandungan komponen senyawa terbesar yaitu Dodekana (C12) sebesar 107647,4950 ppm. Berdasarkan data yang didapat maka LAWS-02 sesuai dengan fraksi asal yaitu fraksi kerosin (C10-C14). Adapun SF-02 juga sesuai dengan fraksi asal yaitu fraksi heavy gas oil (C16-C28).
Pemilihan Software Sebagai Media Ajar Selama Masa Pandemi Covid-19 Di Akademi Minyak Dan Gas Balongan Tahun 2020 Pupung Syaeful Rohman
Jurnal Migasian Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v4i2.144

Abstract

Dalam rangka menekan angka pertumbuhan penularan dan penyebaran Pandemi COVID-19, telah dikeluarkan kebijakan bekerja, beribadah, dan belajar dari rumah, pembelajaran tatap muka diubah menjadi pembelajaran daring (dalam jaringan). Prinsip proaktif, adaptif, gotong-royong dan semangat kebangsaan dijalankan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam menghadapi tantangan ganda yaitu gerakan perubahan kebijakan pendidikan nasional dan penanganan darurat pandemi COVID-19 yang diharapkan membuat proses pembelajaran semakin bermakna. Sesuai dengan intruksi dari pemerintah, Akademi Minyak dan Gas Balongan melaksanakan kegiatan akademik pada masa darurat penyebaran Covid-19 dengan meniadakan pembelajaran tatap muka dan menggantinya dengan belajar dari rumah melalui pembelajaran daring dengan berbagai macam media yang digunakan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu studi literatur dengan mengunjungi beberapa halaman atau artikel dari world wide web, e-book, dan buku. Serta melakukan survei secara online kepada dosen-dosen Akademi Minyak dan Gas Balongan untuk mengetahui media ajar apa yang digunakan. Melalui url: bit.ly/surveisoftwarepembelajaran. Teknik analisis data yang dilakukan oleh penulis adalah dengan melakukan pengelompokkan media ajar apa saja yang digunakan oleh dosen Akademi Minyak dan Gas Balongan dan penyaringan data (apply filter) Dengan ketentuan judul yang relevan dengan software pembelajaran, dan topiknya. Penulis menyimpulkan hasil penelitian ini bahwa begitu banyaknya penggunaan software atau aplikasi yang digunakan dalam proses pembelajaran atau perkuliahan di kampus Akademi Minyak dan Gas Balongan di masa pandemi Covid-19 ini.
Identifikasi Hambatan Pada Penanganan Penanggulangan Kebakaran Di Wilayah Jakarta Timur menggunakan metode bowtie analysis dan A'WOT analysis Fajar Septian; Tatan Sukwika; Maya Dewi Dyah Maharani
Jurnal Migasian Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v5i2.180

Abstract

Abstract. Increased population density, community activities, lack of infrastructure and people unable to cope with fires are fire-prone areas. This study aims to identify barriers to fire prevention in the East Jakarta area so that fires can be prevented and dealt with properly. This study uses a qualitative descriptive analysis method with content analysis, bowtie analysis and A'WOT analysis. The results show that the response time of the officers according to the target time reached 98% and 2% did not, the most fire objects were residential buildings 28%, 81% extinguished by officers and 19% extinguished by the community, the area that covers a radius of 2km from the 160.59Km2 fire post service has not been reached 27 ,44Km2. Bowtie's analysis shows the hazard of fire, the top event is limited in fire management supervision, the threat response time is more than 15 minutes the barrier increases the preparedness and skills of officers, uses an effective, fast, and accurate fire report application, the threat of lack of coverage area of the barrier post increases the number of fire stations. fires, providing fire extinguishers and hydrants. The A'WOT analysis shows the quadrant IV integration strategy, conditions that grow and develop. It can be concluded that the lack of service coverage areas and fire facilities and infrastructure in the community can inhibit fire fighting. The managerial implication is expected to increase the number of posts to support the punctuality of the response time of officers, facilitate socialization, training, fire simulations on a regular basis and thoroughly to the public so that they are more concerned about the threat of fire hazards. Keywords: Officer response time, fire department service coverage area, fire prevention and control
PENGUJIAN FLASH POINT PADA SAMPEL BIOSOLAR B-30 DAN PENGUJIAN TOTAL ACID NUMBER (TAN) PADA SAMPEL FEEDSTOCK C PT X LABORATORIUM FUEL TERMINAL BBM BANDUNG GROUP - UJUNGBERUNG Yully Mulyani; Dian Farkhatus Solikha; Winingsih Oktaviani
Jurnal Migasian Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v6i1.198

Abstract

Flash Point is the lowest temperature of the fuel, where if the fuel is brought close to a fire, it will ignite easily. The sample used in the flash point test is biodiesel B-30, this flash point test method uses the ASTM D 93 standard by the Pensky-Martens closed cup flash point tool. Process variables that affect flash point testing are temperature, density and pressure. The results of the flash point test with the highest flash point value are sample 4 with a value of 65.0℃, while the results of the flash point test with the lowest flash point value are sample 1 with a value of 52.0. Total Acid Number (TAN) is a combination of weak and strong acids in fuel. The sample used in the Total Acid Number (TAN) test is diesel blending feedstock C, the Total Acid Number (TAN) test method uses the ASTM D 664 standard by the Automatic Potentiometric Titrator AT -710. The process variable that affects the Total Acid Number (TAN) test is the oxidation reaction. The results of the Total Acid Number (TAN) test, the lowest acid content is diesel + feedstock C 0.3% sample with a value of 0.05527 mg KOH/gr, while the highest acid content is diesel + feedstock C 0.2% sample. with a value of 0.06708 mg KOH/gr Keywords: American Standard Testing and Material (ASTM), Blending Feedstock C, Biosolar B-30, Flash Point, Total Acid Number (TAN).