cover
Contact Name
LIA KAMELIA
Contact Email
lia.kamelia@uinsgd.ac.id
Phone
(022) 7800535
Journal Mail Official
alkhidmat@uinsgd.ac.id
Editorial Address
LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jl. AH Nasution No. 105 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 26232006     EISSN : 26544431     DOI : -
Jurnal Al-Khidmat , with registered number ISSN 2654- 4431 (print), ISSN 2623-2006 (online) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 119 Documents
BIOPROSPEKSI TUMBUHAN PAKIS (PTERIDOPHYTA) DI DESA CALINGCING KECAMATAN SUKAHENING KABUPATEN TASIKMALAYA Suryana Suryana; Rully Budiono; Eneng Nunuz; Erin Nurinsaniwaafi; Zahrina Diananti Syahidah
Al-Khidmat Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v5i2.20297

Abstract

Abstrak Tumbuhan pakis memiliki potensi komersial yang cukup tinggi sebagai tanaman hias dan tanaman obat keluarga di Desa Calingcing. Kegiatan pengabdian pada masyarakat (PPM) ini dilaksanakan dengan menggunakan metode analisis kualitatif. Data yang dikumpulkan dalam kegiatan PPM sebagian besar adalah observasi. Lokasi kegiatan PPM bioprospeksi tanaman paku (pakis) dilaksanakan di Desa Calingcing, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan dimulai dari wawancara dengan perangkat Desa Calingcing tentang potensi tumbuhan pakis di daerah setempat. Terdapat berbagai jenis pakis yang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat diantaranya yaitu pakis kulit, suplir, dan paku rane. Tumbuhan pakis yang dimanfaatkan sebagai tanaman hias, dibuat menjadi berbagai produk yang salah satunya yaitu terrarium. Masih terdapat beberapa hambatan dalam upaya pemanfaatan tumbuhan pakis ini, diantaranya yaitu kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai jenis pakis, khasiat, serta cara pengolahannya untuk dijadikan obat ataupun tanaman hias. Hasil dari kegiatan PPM di Desa Calingcing ini diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi tumbuhan paku, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya. AbstractFern plants have a fairly high commercial potential as ornamental plants and family medicinal plants in Calingcing Village. This activity to the community (PPM) is carried out using qualitative analysis methods. The data collected in PPM activities are mostly observations. The location of the PPM bioprospection of fern plants (ferns) was carried out in Calingcing Village, Sukahening District, Tasikmalaya Regency. The activity started from an interview with the Calingcing Village apparatus about the potential of fern plants in the local area. There are various types of ferns that can be used as medicinal plants including leather ferns, suppliers, and fern ranes. Fern plants that are used as ornamental plants, are made into various products, one of which is terrarium. There are still several obstacles in efforts to use this fern plant, including the lack of public knowledge about the types of ferns, their properties, and how to process them to be used as medicine or ornamental plants. The results of the PPM activities in Calingcing Village are expected to be able to increase the economic value of fern plants, so that the community can benefit from it.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN ACTION PLAN PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS TQM PADA PAUD ABACA LAREN Novan Ardy Wiyani
Al-Khidmat Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v5i2.19926

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pendampingan penyusunan action plan program pendidikan karakter berbasis Total Quality Management (TQM) di PAUD Abaca Laren Bumiayu Brebes ditujukan untuk: (1) mendapatkan desain workshop penyusunan action plan program pendidikan karakter berbasis TQM; (2) mendeskripsikan pelaksanaan pendampingan penyusunan action plan program pendidikan karakter berbasis TQM; (3) mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pendampingan penyusunan action plan program pendidikan karakter berbasis. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode Partisipatory Action Research (PAR). Pendampingan penyusunan action plan program pendidikan karakter berbasis TQM dilaksanakan melalui workshop yang berlangsung selama 3 kali pertemuan. Selama proses pendampingan penulis melakukan wawancara tak terstruktur, observasi dan dokumentasi untuk mendapatkan data tentang masalah-masalah yang ditemui dalam penyusunan action plan. Hasil dari workshop tersebut adalah draf action plan program pendidikan karakter berbasis TQM. Action plan program pendidikan karakter berbasis TQM terdiri dari: (1) visi, misi dan tujuan penyelenggaraan layanan PAUD berbasis karakter; (2) standar mutu lulusan; (3) jaminan mutu lulusan; (4) program dan strategi pembentukan karakter anak usia dini; dan (5) SOP strategi pembentukan karakter anak usia dini. Berdasarkan hasil pengabdian dapat disimpulkan bahwa action plan program pendidikan karakter bisa disusun dengan pendekatan TQM karena ada relevansi antara program pendidikan karakter dengan sistem nilai dalam TQM. AbstractThis community service activity of assisting in the preparation of a character education program action plan based on Total Quality Management (TQM) at the Abaca Laren Bumiayu Brebes Early Childhood Education and Care (PAUD) is intended to: (1) obtain the design of a workshop on the preparation of a character education program action plan based on TQM; (2) describe the implementation of assistance in the preparation of a character education program action plan based on TQM; (3) describe the supporting and inhibiting factors in the implementation of assistance in the preparation of a character education program action plan based on TQM. This community service activity uses the Participatory Action Research (PAR) method. Assistance in the preparation of a character education program action plan based on TQM was carried out through a workshop that took place over 3 meetings. During the assistance process, the author conducted unstructured interviews, observations, and documentation to obtain data on the problems encountered in the preparation of the action plan. The result of the workshop is a draft character education program action plan based on TQM. The character education program action plan based on TQM consists of: (1) the vision, mission, and objectives of character-based PAUD services; (2) graduate quality standards; (3) graduate quality assurance; (4) programs and strategies for character development in early childhood; and (5) SOPs for character development in early childhood. Based on the results of the community service, it can be concluded that a character education program action plan can be prepared with a TQM approach because there is relevance between the character education program and the value system in TQM.
PROGRAM WASTE TO PRODUCT UNTUK SANTRI PONDOK PESANTREN RADEN RAHMAT SUNAN AMPEL KABUPATEN JEMBER Selvi Ariyunita; Sulifah Aprilya Hariani; Kuswati Kuswati
Al-Khidmat Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v5i2.14652

Abstract

AbstrakEdukasi pengelolaan sampah dari sumbernya sangat penting untuk mengurangi timbulan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Santri Pondok Pesantren sebagai agent of change perlu mendapatkan pelatihan pengelolaan sampah agar menjadi pelopor zero waste management di masyarakat. Pihak pengelola juga merencanakan untuk mengembangkan pondok pesantren yang berwawasan lingkungan. Adapun permasalahan yang dihadapi mitra, meliputi: 1). Belum tersedianya sarana pengelolaan sampah yang cukup; 2) Belum dilakukan pengelolaan sampah dari kegiatan domestik; 3) Santri belum pernah mendapatkan pelatihan kewirausahaan berbasis pemanfaatan limbah. Solusi yang ditawarkan adalah pengelolaan minyak jelantah serta pembuatan kokedama. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan sosialisasi pengelolaan sampah serta memberikan pelatihan dengan memanfaatkan sampah sebagai bekal untuk berwirausaha berbasis lingkungan. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi :1). Persiapan (survey dan diskusi); 2). Keterampilan (Sosialisasi materi Pengolahan Sampah dan Pelatihan Waste to Product) dan 3). Evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus-Oktober 2021. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terlaksana dengan sukses sesuai dengan target yang direncanakan, meliputi penyaluran bantuan tempat sampah 3R, sosialasi urgensi pengolahan sampah serta pelatihan waste to product. Hasil evaluasi menunjukkan meningkatkan wawasan peserta kegiatan akan pengelolaan sampah serta memunculkan proyeksi untuk berwirausaha dengan memanfaatkan sampahAbstractEducation on waste management from sources is a very important activity for reducing waste generation in final disposal sites. Islamic boarding school students, as agents of change, should receive training in waste management to become pioneers of zero waste management in their community. The management team also plans to develop an environmentally friendly Islamic boarding school. The problems faced by partners include: 1) a lack of adequate waste management facilities; 2) proper waste management has not been implemented in the Islamic boarding school environment; and 3) the members of the pesantren have never received training in entrepreneurship. The purpose of this activity is to provide socialization on waste management and to provide training by utilizing waste as a source for environmental-based entrepreneurship. The solutions offered are the management of used cooking oil and Kokedama. Methods for the community service activity include: 1) preparation (survey and discussion); 2) dissemination of materials on waste processing and waste-to-product training; and 3) evaluation. The activity was carried out from August to October 2021. This community service activity was carried out successfully, meeting the planned targets, including the distribution of 3R trash bins, socialization on the urgency of waste processing, and waste-to-product training. The results of the evaluation showed that participants' knowledge of waste management increased and they developed projections for entrepreneurship by utilizing waste.
PEMANFAATAN GULMA TEMBELEKAN, BUNGA TELANG DAN TRICHOKOMPOS SEBAGAI AGEN HAYATI PENGENDALI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN Ida Yusidah
Al-Khidmat Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v5i2.20028

Abstract

AbstrakMasa pandemik covid-19 dan serangan hama dan penyakit adalah beberapa faktor penghambat produksi tanaman yang mempu menurunkan hasil secara kualitas maupun kuantitas yang pada akhirnya dapat merugikan secara ekonomi. Solusi untuk mengatasi kondisi tersebut perlu dilakukan sehingga kebutuhan pangan dan makanan masyarakat tetap dapat dipenuhi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Kp. Manjah Beurem Kec. Cileunyi Wetan Kab Bandung.ini bertujuan guna memberikan alternatif pengendalian hama dan penyakit tumbuhan yang murah, mudah dan bersifar ramah lingkungan di masa dan pasca pandemik covid-19 guna terpenuhinya kebutuhan pangan dan makanan setiap orang dan hajat orang banyak serta untuk memberikan edukasi mengenai peranan gulma tembelekan, bunga telang sebagai pestisida nabati dan Trichokompos beserta pelatihan cara pembuatan dan aplikasinya. Metode pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan pemberian materi dan diskusi, praktik dan evaluasi serta pembagian agen hayati secara gratis.  Adapun materi yang disampaikan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengenai budidaya tanaman pangan, pertanian organik, hama dan penyakit tanaman pangan, pengendalian hama dan penyakit tanaman. Peserta yang hadir yang merupakan perwakilan kelompok tani dan warga sekitar RW 7 Kp. Manjah Beureum, Cileuyi Wetan cukup antusias mengikuti rangkaian acara pelatihan dari awal sampai kegiatan selesai dengan banyaknya pertanyaan serta diskusi yang diajukan guna mengatasi masalah masalah yang mereka hadapi pada tanaman budidayanya dan berkaitan dengan materi dan praktik yang disampaikan. Selain itu peserta juga masih melakukan keberlanjutan penggunaan agen hayati ini setelah acara pengabdian selesai.AbstractThe Covid-19 pandemic and attacks by pests and diseases are some factors that inhibit crop production, which can reduce yields in both quality and quantity, having a detrimental economic effect. Solutions to overcome these conditions must be implemented to meet the food and food needs of the community. A community service activity was carried out in Kp. Manjah Beurem Kec. Cileunyi Wetan, Bandung Regency, with the aim of providing an alternative for controlling pests and plant diseases that is cheap, easy, and environmentally friendly during and after the Covid-19 pandemic, in order to meet the food and food needs of everyone and to provide education about the role of weeds tembelekan, butterfly pea flower as a vegetable pesticide, and Trichocompost, along with training on how to make and apply it. This community service method was carried out by providing material and discussion, practice, and evaluation, and distributing biological agents free of charge. The material presented in this community service activity was related to the cultivation of food crops, organic farming, pests and diseases of food crops, and control of pests and plant diseases. The participants, who were representatives of farmer groups and residents, were quite enthusiastic about participating in a series of training events from start to finish, raising many questions and discussions to overcome the problems they faced with their cultivated plants and related to the materials and practices presented. Furthermore, the participants also continued to use this biological agent after the service event was over.
PENINGKATAN DAYA SAING UMKM BATIK TULIS LASEM MUSTIKA CANTING MELALUI UPGRADING PRODUK DAN DIGITAL MARKETING Aprilia Restuning Tunggal; Kurniawati Darmaningrum; Rosa Nikmatul Fajri
Al-Khidmat Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v5i2.19856

Abstract

AbstrakBatik tulis Lasem merupakan salah satu produk unggulan daerah yang ada di kecamatan Lasem, kabupaten Rembang Jawa Tengah. Batik tulis Lasem memiliki corak khusus dengan warna merah darah ayam yang konon sangat sulit ditiru oleh pembatik dari daerah manapun. Keunikan batik tulis Lasem juga terletak pada motifnya yang merupakan gabungan pengaruh budaya Tionghoa, budaya lokal masyarakat pesisir utara Jawa Tengah serta budaya Keraton Solo dan Yogyakarta. Motif batik tulis Lasem juga dicirikan dengan hiasan burung hong/lok can, binatang klasik killin atau singa, sampai cerita legenda Tiongkok Sam Pek Eng Tey. Dibalik keindahan motif yang dimiliki oleh batik tulis Lasem, realitanya batik tulis Lasem masih menyimpan berbagai macam persoalan, salah satunya adalah merek Mustika Canting. Manajemen batik yang masih konservatif hanya untuk mencari kehidupan sehari-hari tanpa memikirkan pengembangan dan peningkatan usahanya. Hal ini dikarenakan lemahnya sumber daya manusia dalam penggunaan teknologi digital untuk menunjang kemudahan dalam pemasaran, serta minimnya wawasan dan keterampilan yang dimiliki dalam menciptakan inovasi produk untuk peningkatan daya saingnya. Dengan melihat permasalahan yang sudah diuraikan sebelumnya, pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan melalui pendampingan upgrading produk dan digital marketing. Adapun metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini yaitu dengan melakukan FGD mengenai ekspor impor, pelatihan tentang digital marketing dan penggunaannya melalui aplikasi digital serta pelatihan upgrading produk melalui pelatihan desain batik yang lebih inovatif. Dengan adanya pengabdian masyarakat yang dilakukan, kegiatan ini dapat memberikan kontribusi serta manfaat dalam meningkatkan daya saing dan penjualan produk batik tulis Lasem Mustika Canting.   AbstractLasem’s hand-drawn batik is one of the leading products in Lasem, Rembang district, Central Java. Lasem's hand-drawn batik has a unique pattern with the thread color of chicken blood which is said to be very difficult to imitate. The uniqueness of Lasem's hand-drawn batik also lies in its motif in combination of the influence of Chinese culture, the local culture of the northern coastal Central Java, and the culture of Solo and Yogyakarta Palaces. The motif influenced by the patterns of Hong/Lok Can birds, classic Killin/lions, and the story of the Chinese legend, Sam Pek Eng Tey. Behind the beauty, Lasem's hand-drawn batik has various problems. The problem faced by the owner of the batik craftsmen, namely the Mustika Canting brand. The management is only looking for profit for daily life without thinking about how to develop and improve the business. Existing human resources are still weak in the use of digital technology in terms of marketing. Insights and skills-possessing in creating product innovations to increase competitiveness are also very lacking. This community service has aimed to provide knowledge and skills through product upgrading and digital marketing training. The method used is to conducted FGD on export and import, training on digital marketing and its use through digital applications, and upgrading products through innovative batik design training. We hope that this activity can contribute and provide benefits in increasing the competitiveness and sales of Lasem Mustika Canting hand-drawn batik products.
PENDAMPINGAN PENDIRIAN DAN OPERASIONAL KOPERASI SIMPAN PINJAM DAN PEMBAIAYAAN SYARIAH (KSPPS) BERBASIS TEMPAT IBADAH Hamli Syaifullah Syaifullah; Muhammad Khaerul Muttaqien; Mohammad Fikri Nazhif Hasbillah
Al-Khidmat Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v5i2.14949

Abstract

AbstrakProgram Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dosen Internal Universitas Muhammadiyah Jakarta bekerjasama dengan DKM Mushollah Al-Muzammil—kemudian berubah nama menjadi Musholah Al-Muhajirin. Pemilihan Musholah Al-Muhajirin dipandang tepat, karena anggota jama’ahnya sangat aktif mengikuti berbagai macam kegiatan yang diselenggarakan oleh DKM Musholah. Fokus dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan pendirian dan pengelolaan KSPPS (Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah) berbasis tempat ibadah. Adapun metode yang digunakan ialah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dipadukan dengan Participatory Action Research (PAR). Tahapan dalam Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, antara lain: (1) persiapan kegiatan; (2) pelaksanaan kegiatan; dan (3) evaluasi kegiatan.  Adapun fokus pelatihan ialah dua hal, yaitu: (1) persiapan pendirian KSPPS; dan (2) aktivitas bisnis KSPPS. Hasil dari kegiatan tersebut adalah (1) peserta lebih memahami konsep KSPPS; (2) peserta lebih memahami prinsip-prinsip ekonomi Islam; dan (3) peserta lebih memahami prinsip-prinsip pengelolaan koperasi; AbstractThe Community Service Program (CSP) Internal Lecturers at the University of Muhammadiyah Jakarta (UMJ) collaborated with the DKM Mushollah Al-Muzammil, which later changed its name to Mushollah Al-Muhajirin. The selection of Mushollah Al-Muhajirin was deemed appropriate because the members of the congregation were very active in participating in various activities organized by the DKM Musholla. The focus of this activity is to provide training on the establishment and management of KSPPS (Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah) based in places of worship. The method used is a descriptive-qualitative case study approach combined with participatory action research (PAR).The stages of the activity include: 1) preparation; 2) implementation; and 3) evaluation. The focus of the training is on two things: 1) preparation for the establishment of KSPPS; and 2) KSPPS business activities. The results of the activity are (1) the participants have a better understanding of the concept of KSPPS; (2) the participants have a better understanding of the principles of Islamic economics; and (3) the participants have a better understanding of the principles of cooperative management.
POTENSI DESA WISATA HALAL DI KECAMATAN LAKBOK KABUPATEN CIAMIS Hisam Ahyani; Muharir Muharir; Haris Maiza Putra; Memet Slamet; Farhatun Sa’diyah; Dien Kalpika Kasih; Naeli Mutmainah; Armelia Prakasa
Al-Khidmat Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v5i2.14575

Abstract

AbstrakDewasa ini desa wisata halal di Indonesia perlu dikembangkan, terlebih di masa pandemi covid-19 seperti sekarang ini, hal ini bertujuan mendongkrak prekonomian masyarakat di desa Tambakreja kecamatan Lakbok kabupaten Ciamis melalui sektor industri pariwisata. Tujuan penelitian ini bermaksud untuk menguak serta menggali tentang bagaimana potensi desa wisata halal di kecamatan Lakbok kabupaten Ciamis serta bagaimana faktor pendukung dan penghambat terbentuknya desa wisata halal di desa Tambakreja kecamatan Lakbok. Penelitian hukum islam normatif ini dilakukan di desa Tambakreja kecamatan Lakbok kabupaten Ciamis, dimana sumber primer dan sekunder digali melalui teknik wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pariwisata yang ada di desa Tambakreja kecamatan Lakbok dewasa ini sudah cukup mumpuni untuk menjadi desa wisata halal, hal ini terbukti dengan hadirnya kelompok wisata seperti tersedianya makanan halal dan lokasi wisata yang asri. Dari aspek makanan halal/halal food seperti cimplung, growol, tempe mendoan, gula merah menjadi ciri khas makanan halal di desa tersebut. Dari aspek lokasi yang asri di daerah Lakbok yakni adanya alam persawahan yang asri dan kesenian tradisi masyarakat setempat. Dengan demikian potensi desa wisata halal di desa Tambakreja kecamatan Lakbok diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat melalui berbagai sektor industry halal.     AbstractCurrently, halal tourist villages in Indonesia need to be developed, especially during the Covid-19 pandemic like now, this aims to boost the pre-economy of the people in the village of Tambakreja, Lakbok District, Ciamis Regency through the tourism industry sector. The purpose of this study was to uncover and explore the potential for halal tourist villages in Lakbok District, Ciamis Regency, and how the supporting and inhibiting factors for the formation of halal tourist villages in Tambakreja village, Lakbok District. This normative Islamic law research was conducted in Tambakreja Village, Lakbok District, Ciamis Regency, where primary and secondary sources were obtained through interviews and documentation studies. The results showed that the tourism sector in Tambakreja Village, Lakbok District is quite capable of becoming a halal tourist village, as evidenced by the presence of tourism groups such as the availability of halal food and natural tourism locations. In terms of halal food, such as cimplung, growol, tempe mendoan, and gula merah, are the characteristics of halal food in the village. In terms of the natural location in Lakbok District, there is a natural paddy field and the traditional arts of the local community. Therefore, the potential for halal tourist villages in Tambakreja Village, Lakbok District is expected to boost the economy of the people through various sectors of the halal industry.
HOME SCHOOLING FUN: SOLUSI TERHADAP PEMBELAJARAN JARAK JAUH YANG KURANG EFEKTIF DI DESA CIHEA Risza Mahmud Ramdhan
Al-Khidmat Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v5i2.16653

Abstract

AbstrakPendidikan merupakan sesuatu yang sangat penting dalam kelangsungan hidup setiap warga negara, yang berhak mendapatkan pendidikan yang layak tanpa terkecuali. Namun, sejak pandemi Covid-19, seluruh kehidupan masyarakat terdampak, termasuk pendidikan. Untuk meminimalisasi dampak, terutama pada pentingnya pendidikan, pemerintah telah menerapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh secara daring. Namun, selama akses dan dukungan pembelajaran jarak jauh belum diturunkan, baik dari pendidik maupun peserta didik, alternatif yang ditawarkan pemerintah ini belum berhasil. Akibatnya, pada masyarakat, khususnya anak sekolah dasar di Desa Cihea, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terjadi keterlambatan perkembangan kognitif akibat kesulitan dalam mencerna materi pembelajaran secara aktual. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengatasi kekurangan pembelajaran jarak jauh dan mencoba mengejar keterlambatan yang menjadi ciri khas anak-anak usia sekolah di desa Cihea. Proyek ini dilakukan dengan memberikan materi dan kegiatan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak di Desa Cihea. Materi dan kegiatan dirancang menyenangkan dan interaktif, sehingga anak-anak dapat belajar sambil bersenang-senang. Materi dan kegiatan juga dirancang sesuai usia, sehingga anak-anak dapat memahami dan mempelajari materi dengan mudah. Proyek ini juga menyediakan akses internet bagi anak-anak, sehingga mereka dapat mengakses materi dan aktivitas secara online. AbstractEducation is something of vital importance in the lifeline of every citizen, who is entitled to a decent education without exception. However, since the Covid-19 pandemic, people's entire lives have been affected, including education. To minimize the impact, especially on the importance of education, governments have implemented long-distance learning policies online. However, as long as access and support for remote learning have not been lowered, both from educators and learners, this alternative offered by the government has not been successful. Consequently, in communities, especially among elementary school children in the village of Cihea, Cianjur district, West Java, cognitive development delays have occurred as a result of difficulties in actually digesting learning materials. The goal of this devotion was to address the shortage of long-distance learning and to try to catch up with the delays that characterized grade-age children in the village of Cihea. The project was conducted by providing learning materials and activities that are tailored to the needs of the children in the village of Cihea. The materials and activities were designed to be fun and interactive, so that the children can learn while having fun. The materials and activities were also designed to be age-appropriate, so that the children can understand and learn the materials easily. The project also provided the children with access to the internet, so that they can access the materials and activities online.
PENDAMPINGAN LITERASI MENULIS KARYA ILMIAH PADA SISWA MAN 1 KABUPATEN CIREBON Theguh Saumantri; Ihsan Sa’dudin; Eka Safitri
Al-Khidmat Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v6i1.19416

Abstract

AbstrakSalah satu program prioritas kemendikbud dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas adalah literasi pendidikan. Literasi kini sudah menjadi program yang diwajibkan oleh pemerintah melalui pembelajaran yang ada di sekolah. Menulis merupakan salah satu bagian dalam mengaktualisasikan budaya literasi. PKM ini dilakukan sebagai sarana pendampingan kepada siswa MAN 1 Kab. Cirebon dalam penguatan literasi menulis karya ilmiah dalam persiapan mengikuti Madrasah Young Researchers Super Camp (MYRES). Dalam pengabdian kepada masyarakat ini digunakan metodologi Participatory Learning and Action (PLA), sebagai strategi untuk mencapai tujuan dari pengabdian. Dalam aktualisasi PLA, peran utama abdimas adalah membuka ruang dialog, membantu mengembangan refleksi dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dan analisis kritis. Hasil dari pendampingan dalam pengabdian ini adalah siswa mampu membuat sebuah judul penelitian, parafrase, latar belakang, metode dan mengetahui bidang-bidang keilmuan dalam menulis karya ilmiah. AbstractOne of the priority programs of the Ministry of Education and Culture in creating quality human resources is educational literacy. Literacy has now become a program required by the government through learning in schools. Writing is one part of actualizing the culture of literacy. This PKM is carried out as a means of mentoring MAN 1 students of Cirebon Regency in strengthening the literacy of writing scientific papers in preparation for participating in the Madrasah Young Researchers Super Camp (MYRES). In this community service, the Participatory Learning and Action (PLA) methodology is used as a strategy to achieve the goals of the service. In the actualization of the PLA, the main role of the abdimas is to open up spaces for dialogue, helping to develop reflection in the improvement of participants' knowledge and skills and critical analysis. The result of mentoring in this service is that students are able to make a research title, paraphrase, background, method and know the scientific fields in writing scientific papers.
SOSIALISASI PENERAPAN BERMEDIA INTERNET UNTUK ANAK USIA DINI PADA GURU DAN ORANG TUA DI RA AL FATHIMIYAH SUGIHWARAS BOJONEGORO Roihatur Rohmah; Muhammad Jauhar Vikri; Putri Liana
Al-Khidmat Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v6i1.15769

Abstract

AbstrakPendidikan usia dini yang banyak diadakan oleh yayasan pendidikan mempunyai konsep yang berbeda-beda. Salah satu yayasan pendidikan anak yang ada di sugihwaras bojonegoro adalah RA Alfathimiyah. Anak-anak yang bersekolah disana dengan berbagai sifat yang berbeda-beda. Ada beberapa anak yang sifatnya dominan temperamen dan introvert. Setelah dikaji, anak-anak tersebut ketika di rumah terlalu banyak melakukan kegiatan screen time tanpa pengawasan yang tepat dari orang tua mereka. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka diadakan sosialisasi kepada guru dan orang tua anak mengenai penerapan penggunaan media internet pada pembelajaran anak usia dini di RA Al fathimiyah sugihwaras. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada guru untuk disosialisasikan kepada orang tua mengenai penerapan media internet yang tepat untuk anak usia dini. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi dengan memberikan pre-test, presentasi, dan post-test kepada guru dan orang tua. Kegiatan sosialisasi telah dilakukan pada 18 Desember 2021 dengan peserta 30 orang. Dari hasil pre-test ditunjukkan bahwa orang tua memberikan gadget kepada anak 44% mulai usia 2 tahun, 55% mulai usia 3 tahun, dan 15 mulai usia 4 tahun. Sedangkan dari hasil post-test ditunjukkan bahwa 78% peserta sudah memahami penggunaan gadget dengan durasi waktu yang sesuai dengan usia anak dan semua peserta sudah melakukan pengalihan aktivitas untuk meminimalisir anak bermedia internet. AbstractEarly childhood education held by many educational foundations has different concepts. One of the children's education foundations in Sugihwaras Bojonegoro is RA Alfathimiyah. The children who go to school there are of many different natures. There are some children whose temperament is dominant and introverted. After studied, these children when at home do too much screen time without proper supervision from their parents. With these problems, socialization was held to teachers and parents of children regarding the application of the use of internet media in early childhood learning at RA Al Fathimiyah Sugihwaras. This community service activity aims to provide knowledge to teachers to be socialized to parents regarding the application of appropriate internet media for early childhood. The method used is socialization by giving pre-test, presentation, and post-test to teachers and parents. The socialization activity was carried out on December 18, 2021 with 30 participants. From the results of the pre-test, it was shown that parents gave gadgets to their children 44% from the age of 2 years, 55% from the age of 3 years, and 15 from the age of 4 years. Meanwhile, from the post-test results, it was shown that 78% of participants had understood the use of gadgets with a time duration that was appropriate to the child's age and all participants had diverted activities to minimize children using internet media.

Page 10 of 12 | Total Record : 119