cover
Contact Name
LIA KAMELIA
Contact Email
lia.kamelia@uinsgd.ac.id
Phone
(022) 7800535
Journal Mail Official
alkhidmat@uinsgd.ac.id
Editorial Address
LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jl. AH Nasution No. 105 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 26232006     EISSN : 26544431     DOI : -
Jurnal Al-Khidmat , with registered number ISSN 2654- 4431 (print), ISSN 2623-2006 (online) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 119 Documents
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BERBUDAYA LINGKUNGAN MELALUI PEMBUATAN PUPUK CAIR ORGANIK MENGGUNAKAN MIKROORGANISME LOKAL Rif'at Ahmad Syahidin; Ai Tusi Fatimah; Rukmini Rukmini
Al-Khidmat Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v5i1.17414

Abstract

Keberadaan sampah di lingkungan sekolah seringkali menjadi permasalahan yang kompleks. Sampah yang tidak dikelola dengan benar dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Sampai dengan awal tahun pelajaran 2019/2020, proses pengelolaan sampah organik di MIS Handapherang dilakukan hanya sampai pembuangan sampah akhir kemudian dibiarkan menumpuk dan tidak dikelola dengan benar sehingga menimbulkan bau busuk yang mengganggu konsentrasi belajar peserta didik dan ketidaknyamanan masyarakat lingkungan sekitar sekolah. Solusi pengolahan sampah pada kegiatan ini dilakukan dengan cara mengolah sampah organik menjadi pupuk cair siap pakai dengan menggunakan bioaktivator MOL (mikroorganisme lokal). Selain mengatasi masalah sampah, kegiatan ini bertujuan utuk mengimplementasikan pendidikan karakter berbudaya lingkungan bagi MIS Handapherang Ciamis. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan beberapa tahap yaitu: perakitan alat komposter, presentasi tata cara pembuatan mikroorganisme lokal (MOL), pembuatan mikroorganisme lokal (MOL) disertai aplikasi penggunaannya pada sampah organik, kegiatan pembiasaan dan evaluasi. Hasil implementasi kegiatan pengabdian ini adalah adanya sifat peduli terhadap kebersihan lingkungan sekolah, terciptanya produk asupan alami untuk tanaman, terciptanya kenyamanan ketika proses belajar mengajar, dan adanya peluang usaha untuk penjualan pupuk organik cair.
DIGITALISASI LAYANAN MINIMUN DESA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LAYANAN DESA BINAAN Nur Lukman; Fatimah Umar; Yana Aditia Gerhana
Al-Khidmat Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v5i1.17431

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan munculnya industry 4.0 merupakan tantangan besar bagi seluruh masyarakat Indonesia termasuk Desa Sindangsuka Kecamatan Cibatu Garut, yang harus menyesuaikan dengan perkembangan ini, tahun 2019 merupakan awal dari Desa Sindangsuka munculnya komitmen untuk mengikuti perkembangan teknologi dengan mendigitalisaasi layanan minimum desa, karena pada tahun ini lahir covid-19 yang membuat layanan desa yang tadinya berjalan normal menjadi tehambat, karena protocol harus diterapkan dan pelayanan desapun tidak berjalan dengan semestinyam, sehingga pemanfaatan teknologi menjadi pilihan sebagai solusi untuk masalah tersebut. Terdapat dua kegiatan besar dalam pengabdian ini, diantaranya adalah perancangan dan pembuatan sistem sesuai dengan analisis kebutuhan pengguna dilihat dari urgensi desa terkait, dan yang kedua adalah pelatihan aplikasi layanan minimun desa yang telah dibangun melalui beberapa tahap, tahap pertama merupakan tahap pelatihan terhadap admin sistem, yaitu aparat desa yang ditugasi sebagai admin aplikasi, pelatihan terhadap perwakilan wagra yang diwakili oleh Ketua RW, untuk rekomendasi kedepannya sesuai dengan roadmap yang telah dibuat sebelumnya, yaitu pelatihan yang dilakukan oleh desa dengan instruktur setiap ketua RW yang telah melakukan pelatihan sebelumnya dan dijadwalkan oleh pihak desa.
PELATIHAN PENGARUSUTAMAAN MODERASI BERAGAMA BAGI GENERASI MILENIAL DKI JAKARTA Ai Fatimah Nur Fuad; Nurjanah Nurjanah
Al-Khidmat Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v5i1.17345

Abstract

Radikalisme dan aksi kekerasan saat ini menjadi perhatian masyarakat global dan nasional. Di Indonesia berbagai upaya dilakukan pemerintah dan semua sektor untuk melakukan counter atau pencegahan radikalisme. Salahsatu upaya yang sedang diperjuangkan adalah pengarustamaan moderasi beragama terutama dilakukan oleh Kementerian Agama.  Pemikiran yang tidak moderat dan tidak toleran dikatakan sebagai salahsatu penyebab munculnya radikalisme, baik dalam bentuk ideologi/pemikiran maupun berbentuk tindakan kekerasan. Berdasarkan permasalahan tersebut, melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM), berupaya untuk mensosialisasikan sekaligus mengajak untuk mengarustamakan moderasi beragama. Upaya ini penting untuk menyiapkan generasi milenial yang mampu menangkal berbagai upaya radikalisasi. Kegiatan PKM ini juga selain sebagai upaya counter radikalisme, juga merupakan upaya dalam menjalin kerukunan beragama dan kerukunan sosial. Dalam pelaksanaannya, mengingat saat ini pandemi belum benar-benar berakhir dan perlu menghindari resiko besar terpapar COVID-19, PKM ini diadakan duakali; pertama melalui kegiatan webinar dan FGD (Focus Group Discussion) yang dilakukan secara daring (dalam jaringan) melalui zoom meeting; kedua dilakukan secara hybrid. Adapun hasil dari kegiatan PKM ini selain liputan media, artikel jurnal, dan publikasi video kegiatan dalam platform YouTube, juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai moderasi beragama dan kesadaran untuk menangkal radikalisme yang dapat merusak tatanan kehidupan berbangsa dan beragama.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN KRAN LESS CONTACT UNTUK MENGURANGI PENYEBARAN COVID-19 DI MASJID FATHUL JANNAH Supiyati Supiyati; Elfi Yuliza; Riska Ekawita
Al-Khidmat Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v5i1.14764

Abstract

Fasilitas umum tempat wudhu dan mencuci tangan di Masjid Fathul Jannah masih menggunakan kran biasa, padahal banyak jamaah menggunakan fasilitas mencuci tangan ini, yang dimungkinkan akan menjadi tempat penularan covid-19. Tujuan dari kegiatan ini adalah  memberikan edukasi cara penggunaan fasilitas cuci tangan/ wudhu yang tepat pada jamaah untuk mencegah penularan covid-19, memberikan pengetahuan dan keterampilan serta pendampingan pada pengurus masjid Fathul Jannah mengenai teknologi sederhana cara merangkai dan membuat program sistem kran less contact, beserta instalasinya. Metode dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukan bahwa kegiatan pengabdian pada masyarakat dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar. Berdasarka free test dan post test yang telah dilakukan terjadi peningkatan pengetahuan para peserta 95%.  Peserta dengan didampingi tim pengabdi sudah berhasil merangkai dan memogram dua set kran less contact . Peserta juga telah berhasil memasang instalasi  kran less contact di masjid Fathul Jannah dan sudah dapat digunakan oleh jamaah masjid untuk cuci tangan dan wudhu tanpa menyentuh kran, sehingga usaha untuk mengurangi penyebaran covid-19 telah berhasil dilaksanakan.
PENDAMPINGAN PENGGUNAAN ZAT ADITIF BERBASIS EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN POLA HIDUP SEHAT DI JAWA BARAT Ferli Septi Irwansyah; Riseu Meisani; Moch Yogi Santika Nugraha; Narisha Zuhra; Riri Aisyah; Idad Suhada
Al-Khidmat Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v5i1.17565

Abstract

Makanan yang beredar dibeberapa wilayah di Jawa Barat diduga mengandung Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang berbahaya. Zat aditif pada makanan digunakan untuk mempertahankan kualitas suatu zat pangan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengetahuan masyarakat mengenai fungsi dan bahaya yang ditimbulkan oleh penggunaan zat aditif. Metode yang digunakan adalah observasi dan survei lapangan dengan teknik ceramah, tanya jawab, demonstrasi, dan penyebaran angket dengan beberapa sasaran di wilayah di Jawa Barat dengan subjek penelitian yaitu remaja dan ibu-ibu. Hasil penyebaran angket menunjukkan bahwa sebagian masyarakat ada yang masih keliru dalam memahami fungsi penggunaan zat aditif sehingga perlu adanya tindak lanjut masyarakat yang mulai membiasakan diri untuk memilah dan memilih jajanan yang sehat dengan memperhatikan kondisi fisik makanan. Masyarakat juga mulai terbiasa untuk menggunakan zat aditif alami dibandingkan zat aditif buatan karena lebih terjamin kualitas dan kesehatannya bagi tubuh.
PELATIHAN PEMANFAATAN KALKULATOR ONLINE UNTUK MENINGKATKAN LITERASI MATEMTIKA BAGI GURU-GURU DI KABUPATEN CIREBON Sumarni Sumarni; Nuranita Adiastuty; Rahayu Syafari
Al-Khidmat Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v5i1.15434

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi matematika siswa Indonesia dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kurangnya pemahaman siswa akan materi yang digunakan dalam permasalahan literasi matematika dan kurangnya pengalaman siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematika. Literasi matematika berbasis ICT dapat dikembangkan seiring dengan kemajuan teknologi saat ini dengan menyesuaikan kondisi sekolah atau siswa setempat. Kendala yang dialami saat ini di Indonesia adalah minimnya tenaga guru matematika yang kompenten dalam bidang ICT. Pemanfaatan ICT dalam literasi matematika sangatlah penting, sesuai tujuan literasi matematika disini supaya dapat membantu siswa dalam menganalisa, memberikan alasan, dan menyampaikan ide secara efektif, merumuskan, memecahkan, dan menginterpretasi masalah-masalah dalam kehidupan seharihari. Oleh karena itu, tim pengabdian melaksanakan pelatihan pemanfaatan kalkulator online untuk meningkatkan literasi matematika bagi guru-guru di Kabupaten Cirebon. Materi pengabdian meliputi Pengenal literasi matematika; Pengenalan lietrasi ICT; Pentingnya literasi matematika; Praktik memanfaatkan kalkulator online dalam literasi matematika. Pelatihan menggunakan teknik ceramah, tanya jawab, dan simulasi agar guru mendapatkan pengalaman langsung dan mendapat pengayaan dari tim pengabdian. Kegiatan pengabdian berdampak pada peningkatan motivasi dan kemampuan guru memanfaatkan kalkulator online dalam literasi matematika. Seluruh peserta pelatihan memiliki pandangan positif terhadap pelatihan pemanfaatan kalkulator online untuk meningkatkan literasi matematika dan memandang tingkat kebermanfaatan pelatihan pada tingkat bermanfaat dan sangat bermanfaat
SOSIALISASI DALAM UPAYA MENYELAMATKAN KOPERASI DI KARAWANG PADA MASA PANDEMI COVID-19 Rani Apriani; Pamungkas Satya Putra; Taun Taun; M.Rusli Arafat
Al-Khidmat Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v5i1.13838

Abstract

Keberlanjutan usaha Koperasi dan Usaha kecil dan menengah (KUMKM) menjadi salah satu prioritas penting yang diselamatkan ditengah pandemi COVID-19. Pendapatan para koperasi saat pandemi ini menurun drastis, bahkan sejumlah koperasi kehabisan modal usaha sebab tidak sebanding antara modal usaha, pendapatan usaha dan kebutuhan hidup sehari-hari. Tingginya permintaan pinjaman tidak sebanding dengan pengembalian pinjaman. Koperasi saat ini harus berusaha agar usahanya tidak terkena dampak yang berat akibat covid-19. Peran pelaku KUMKM khusususnya koperasi ditengah krisis atau wabah saat ini adalah tetap menjaga bergeraknya sector rill di tanah air khususnya daerah Karawang menjadi sangat penting. Salah satu cara edukasi kepada koperasi yaitu dengan media webinar. Tujuan pengabdian masyarakat ini dilakukan agar koperasi yang ada di Karawang dapat terselamatkan dan bertahan pada saat masa pandemi COVID-19 atau setelah pandemi COVID-19 dengan cara sosialisasi melalui webinar. Secara umum tujuan pengabdian ini tercapai, pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dikategorikan sukses dan berjalan dengan baik. Persentase keikutsertaan masyarakat dan koperasi saat webinar berlangsung yaitu 100 % mengikuti webinar dari awal hingga akhir sesi.
EDUKASI “MY HOME MY LAB” PEMBELAJARAN PRAKTIKUM BAGI GURU IPA DI KABUPATEN BEKASI SEBAGAI ALTERNATIF PRAKTIKUM PADA MASA PANDEMI Ade Suryanda; Eka Putri Azrai; Daniar Setyo Rini; Anisa Fitriani; Naurah Aprida; Lita Izzatunnisa
Al-Khidmat Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v5i1.16254

Abstract

Experiment in science learning is a necessity. Experiment will provide students with very meaningful knowledge and experience. The Covid-19 pandemic that occurred in Indonesia required the world of education to implement an online learning model from March 2020 until today. Therefore, an effective Experiment learning strategy is needed during this pandemic. This service activity is based on the fact that there are still many obstacles that science teachers encounter in carrying out practical learning activities, as part of science learning activities. The general purpose of this activity is to increase the knowledge and skills of science teachers in conducting science Experiment activities during the pandemic, by utilizing facilities, materials and tools that are easily accessible at home by students. This training uses the experiential learning method with a participant-centered approach through case study techniques, and simulations. The resulting output targets are an increase in the understanding and knowledge of teachers about science Experiment, an increase in the ability to create science Experiment activities at home using facilities, materials and tools that are easily obtained by students and the potential for teachers to make science Experiment s at home with the slogan "MY HOME MY LABORATORY". This activity has been successfully carried out, providing supplies to science teachers, so they are ready to carry out practical activities even though they are still in a pandemic condition, by utilizing their homes and facilities as student laboratories.
PROGRAM PEMBERANTASAN NYAMUK PENYEBAR DBD DENGAN METODE COMMUNITY BASED RESEARCH (CBR) DI DESA REJOMULYO LAMPUNG SELATAN Riana Septiani; Susanti Sundari; Beni Indrawan
Al-Khidmat Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v5i2.17373

Abstract

AbstrakDesa Rejomulyo berada di Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Provinsi Lampung, dimana penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah di desa tersebut dengan ditemukannya 2 (dua) kasus penderita DBD ditahun 2020 dan 1 (satu) kasus di akhir tahun 2021. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pemberantasan nyamuk penyebar DBD dengan fogging dan penyuluhan kepada warga desa Rejomulyo adalah untuk meniadakan kasus DBD dan mengendalikan vektor penyakit dengan cara memberantas jentik dan nyamuk dewasa sekaligus dilakukan penyuluhan kepada warga desa Rejomulyo agar masyarakat paham tentang cara pengendalian penyakit DBD dan berperan aktif dalam kegiatan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). Metode kegiatan yang dilakukan adalah Community Based Research (CBR) yang merupakan pendekatan dengan melibatkan masyarakat di berbagai level peran dan partisipasi, yang akan memberi manfaat bagi komunitas atau masyarakat itu sendiri. Hasil dari kegiatan ini telah dievaluasi dan diketahui bahwa tidak ditemukan penderita demam berdarah dalam 3 (tiga) bulan terakhir setelah kegiatan dilakukan penyuluhan ke warga mampu meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat, dan upaya untuk menghentikan penularan penyakit demam berdarah melalui fogging diapresiasi dengan baik oleh masyarakat Desa Rejomulyo dengan berpartisipasi aktif dalam semua rangkaian kegiatan. AbstractRejomulyo Village is located in Tanjung Bintang District, South Lampung in Lampung Province.  Dengue fever is still a problem based on data obtained from two cases of sufferers in 2020 and one case at the end of 2021. The program has aimed to eradicate mosquitoes that spread dengue by fogging and counseling the residents of Rejomulyo village. The activity is to eliminate dengue cases, control the larvae and adult mosquito vectors and organize counseling for the residents so that the community understands how to control the dengue disease and plays an active role in mosquito nest elimination. The method of this activity uses the Community Based Research (CBR) that will be involving the community at various levels of roles and participation that will benefit the community or society itself. The results of the program showed that dengue fever sufferers were not found in the last 3 (three) months after the activity was held. The socialization program to the community showed an increase in public understanding. They already had efforts to stop the transmission of dengue fever through fogging. The whole program was well appreciated by the people of Rejomulyo village by actively participated in all program's steps. 
PENTINGNYA LITERASI KEUANGAN BAGI REMAJA SEBAGAI UPAYA PREVENTIF MENGHADAPI PASCA PANDEMI COVID19 MELALUI EDUTALKSHOW Agustina Kusuma Dewi; Levita Dwinaya; Agus Rahmat Mulyana; Mohammad Irsyad Maulana; Radiyansyah Hakim; Adi Surahman
Al-Khidmat Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v5i2.14843

Abstract

Abstrak Kecenderungan remaja menjadi impulsive buyer di masa pandemi dipengaruhi oleh screen time, menjamurnya situs/aplikasi belanja daring serta mudahnya melakukan transaksi menggunakan uang elektronik, menunjukkan rendahnya kesadaran mengelola keuangan untuk investasi masa depan. Oleh karena itu, pengabdian ini ditujukan untuk memberikan penyuluhan berupa edutalkshow literasi keuangan pada kelompok remaja dengan menghadirkan pemateri yang mengupas mengenai bagaimana desain, teknologi informasi dan gaya hidup mengalami perubahan di era digitisasi-pandemi, termasuk pentingnya mempersiapkan diri menghadapi kondisi finansial pada pasca pandemi. Pengukuran keberhasilan kegiatan menggunakan instrument kuesioner berskala Likert, sebelum dan setelah pelaksanaan kegiatan. Hasil kuesioner mengindikasikan penyuluhan berbentuk edutalkshow ini meningkatkan kesadaran audiens, yang awalnya hanya 50% dengan kecenderungan jawaban Netral/Ragu-Ragu, namun setelah kegiatan, lebih dari 80% menyatakan Setuju/Sangat Setuju menyisihkan uang saku dengan misalnya menabung sebulan sekali secara berkala, termasuk juga pemanfaatan jasa lembaga keuangan dalam berinvestasi sejak dini; terutama pasca pandemi. Hal ini mengindikasikan adanya penyadaran pada segmen usia yang disasar, mengenai urgensi literasi keuangan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dari yang awalnya Less Literate, menjadi Sufficient Literate.  Meski demikian, terkait media edudigital yang ditawarkan sebagai salah satu solusi literasi keuangan bagi remaja, selain perlu untuk dikembangkan, juga memerlukan penyuluhan lanjutan berupa sosialiasi media tersebut ke segmen usia masyarakat yang lebih luas.  AbstractThe significant growth in the tendency of young adults to become impulsive buyers, especially after the onset of the Covid-19 pandemic, has led to the proliferation of online shopping and the ease of making transactions using electronic money. This community service aims to develop financial literacy among young adults through an edu-talk show that invites presenters to explore how design, information technology, and lifestyle have changed in the digital pandemic. To assess the change in participants' understanding, a Likert questionnaire was given before and after the talk show. The data indicate that the edu-talk show is successful in increasing the audience's awareness of the urgency of financial literacy in the targeted age group, moving them from being less literate to sufficiently literate. 50% of respondents who tended to answer 'Neutral/Unsure' increased to more than 80% who chose 'Agree/Strongly Agree' to the statement about setting aside pocket money by saving once a month on a regular basis, including the use of financial institution services for investing at a young age, especially after the pandemic era. However, in relation to edu-digital media as a solution for instilling financial literacy among young adults, it is necessary to continuously develop and disseminate it to a wider age group.

Page 9 of 12 | Total Record : 119