cover
Contact Name
Moebari
Contact Email
moebari54@yahoo.com
Phone
(0274) 587677
Journal Mail Official
lppmkaryahusada@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tentara Rakyat Mataram No. 11 B
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Karya Husada
ISSN : 2337649X     EISSN : 26558874     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Karya Husada merupakan Jurnal kesehatan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kesehatan Karya Husada pada tahun 2013. Jurnal Kesehatan Karya Husada terbit 2 kali setahun pada bulan Januari dan Agustus.
Articles 350 Documents
ANALISIS FAKTOR RESIKO KOMPLIKASI DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SLEMAN YOGYAKARTA Handari, Murgi; Wijayanti, Agnes Erida; Ambarwati, Eny Retna
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v11i1.572

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronik yang berhubungan dengan harapan hidup sepuluh tahun lebih pendek, yang disebabkan berbagai komplikasi seperti: dua sampai empat kali lipat risiko penyakit kardiovaskular, antara lain penyakit jantung iskemik dan stroke, 20 kali lipat kemungkinan amputasi tungkai bawah, dan meningkatnya angka perawatan rumah sakit. Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyebab utama kebutaan non-traumatik dan gagal ginjal. Meningkatnya risiko disfungsi kognitif dan demensia melalui proses penyakit seperti penyakit Alzheimer dan demensia vaskular. DM tidak dapat disembuhkan tetapi kadar gula darah dapat dikendalikan melalui diet, olah raga, dan obat-obatan. Kontrol kadar gula darah, tekanan darah, dan tingkat lipid darah dapat mencegah atau menunda timbulnya komplikasi diabetes. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis adanya hubungan antara faktor resiko dengan terjadinya komplikasi pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 pasien diabetes mellitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman Yogyakarta. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik chi-square(X2) dengan derajat kepercayaan 95% (α=0,5). Hasil uji chi square antara kepatuhan diet dengan komplikasi penyakit diabetes melitus didapatkan nilai p = 0,021. Antara kepatuhan berobat dengan komplikasi penyakit diabetes mellitus, didapatkan nilai p=0,038. Antara kebiasaan merokok dengan kejadian komplikasi diabetes mellitus, didapatkan nilai p=1,00. Antara riwayat penyakit dengan kejadian komplikasi diabetes mellitus, didapatkan nilai p=1,00. Kesimpulan penelitian, ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan diet dengan komplikasi penyakit diabetes mellitus tipe 2. Ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan berobat dengan komplikasi penyakit diabetes mellitus tipe 2. Tidak ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dengan komplikasi penyakit diabetes mellitus tipe 2. Tidak ada hubungan yang signifikan antara riwayat keluarga dengan komplikasi penyakit diatese mellitus tipe 2 di RSUD Sleman yogyakarta Kata Kunci : faktor resiko, diabetes mellitus, komplikasi
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI GUIDEDIMAGERY TERHADAP PENURUNAN NYERI PENDERITA GASTRITIS PADA REMAJA DI POSKESDES DESA KESAMBI KECAMATAN BANDUNG KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN 2022 Yanti, Anik Nuridayanti; Rohmah, Ristia Faktur; A.S, Wibowo Hanafi; Sutik, Sutik
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v11i1.573

Abstract

ABSTRACT Background : Gastritis is a disease that, attacks all walks of life, can also occur at a young age. Gastritis often occurs due to excessive stress due to environmental influences. Objective : this study was to determine the effect of guided imagery relaxation techniques on reducing pain in gastritis sufferers in adolescents in Kesambi Village, Bandung Tulungagung Design of this research is Pre Experiment with Pretest Posttest design. The population is teenagers in Poskesdes Kesambi Village, Bandung District, Tulungagung Regency with a sample of 22 respondents taken using accidental sampling technique. The independent variable is guided imagery relaxation technique and the dependent variable is the decrease in pain in gastritis sufferers. Data were collected using questionnaires and observation. Data expressed in ordinal scale were analyzed by Wilcoxcon test . Results : showed the effect of guided imagery relaxation techniques on reducing pain levels of gastritis sufferers in adolescents at the Kesambi Village Health Post, Bandung District, Tulungagung Regency. Conclusion : of this study is that guided imagery relaxation techniques can reduce pain levels in adolescents. It is expected that adolescents can use guided imagery relaxation techniques to overcome the problem of pain when there is a recurrence of gastritis.
PENATALAKSANAAN HALUSINASI DENGAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK: MENGGAMBAR BEBAS PADA PASIEN HALUSINASI DI RSJD dr. ARIF ZAINUDIN SURAKARTA Purwanti, Novi; Dermawan, Deden
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v11i1.574

Abstract

Halusinasi adalah persepsi sensori yang salah atau persepsi eksternal yang tidak sesuai realita. Tanda dan gejala pasien mengalami stimulus yang tidak nyata seperti pendengaran, penglihatan, perabaan, pengecapan, penciuman, bicara sendiri, tertawa sendiri, menarik diri, menyatakan kesal, mudah marah, ketakutan. Salah saru penatalaksanaan halusinasi dengan terapi aktivitas kelompok menggambar bebas. Oleh karena itu tujuan penelitian mendeskripsikan penatalaksanaan terapi aktivitas kelompok menggambar bebas pada pasien halusinasi. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan studi kasus menggunakan pendekatan proses keperawatan. Proses pengumpulan data dimulai dari 25 April hingga 30 April 2022. Sebanyak 3 subjek dilibatkan selama penelitian. Beberapa instrumen digunakan untuk mendapatkan data dari subjek penelitian. Temuan menunjukkan bahwa hasil penelitian ini dengan terapi aktivitas kelompok menggambar bebas efektif untuk mengalihkan perhatian subjek dari halusinasi sehingga terjadi penurunan tanda dan gejala halusinasi. Penelitian ini menyarankan agar dilakukan penelitian lanjut dengan memperluas terapi yang lain seperti bermain ular tanggu, bantumi dan lainnya. kata kunci: terapi aktivitas kelompok, menggambar bebas, halusinasi
Karakteristik Ibu Postpartum yang Melakukan Pijat Laktasi di RS Azra Kota Bogor Tahun 2020-2021 Sari, Lia Indria; Fivethia Hermana, Ligar Lestari
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v11i1.575

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Pijat Laktasi adalah pemijatan yang dilakukan pada beberapa bagian tubuh, yaitu kepala, leher, bahu, punggung, dan payudara. Yang berfungsi menimbulkan efek relaksasi untuk meningkatkan hormon oksitosin yang berperan sebagai hormon pengeluar ASI. RS Azra Kota Bogor tahun 2020-2021 tentang ibu postpartum yang melakukan pijat laktasi Tahun 2020 berjumlah 46 orang dan Tahun 2021 berjumlah 25 orang. Tujuan : Untuk mengetahui Karakteristik Ibu PostPartum yang melakukan Pijat Laktasi di RS Azra Bogor Tahun 2020-2021. Metode : Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu Postpartum yang melakukan Pijat Laktasi di RS Azra Kota Bogor Tahun 2020-2021 sebanyak 71 orang, Teknik pengukuran data menggunakan data sekunder dan alat ukur yang digunakan adalah data rekam medik yang diperoleh dari RS Azra Kota Bogor Tahun 2020-2021. Hssil : Berdasarkan Usia Ibu Postpartum yang melakukan Pijat Laktasi tertinggi yaitu pada usia Ibu 20-35 tahun sebanyak 63 orang dengan presentase 89,0%, sedangkan berdasarkan Pekerjaan, Ibu yang bekerja mencapai jumlah tertinggi yaitu sebanyak 45 orang dengan presentase 63,0%. Kesimpulan : Karakteristik ibu postpartum yang melakuakn pijat laktasi di RS Azra Kota Bogor berdasarkan usia terbanyak di usia ibu 20-35 tahun dan berdasarkan pekerjaan adalah ibu yang bekerja.Kata Kunci : Ibu Postpartum, Pijat laktasai
Efektivitas Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Pada Bayi Usia 2-12 Bulan di Sabrina Care Kota Bogor Tahun 2022 Ahmad, Mukhlisiana; Budiana, Desi Mulyawati
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v11i1.576

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang Berdasarkan data tahun 2012 tercatat sekitar 33% bayi mengalami masalah tidur, 25-30% dari balita menderita masalah tidur. (Yunita dkk., 2020). Menurut hasil penelitian (Sari, 2017), bayi mengalami gangguan tidur 51,3%, bayi yang tidur malamnya kurang dari 9 jam, dan pada malam hari bayi terbangun lebih dari 3 kali dengan lama bangun lebih dari satu jam sebanyak 42%. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui “Efektivitas Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Umur 2-12 Bulan Di Shabrina Care Kota Bogor Tahun 2022” Metode Penelitian Deskriptif dengan Desain Cross sectional. Populasi penelitian adalah bayi usia 2-12 bulan.Sampel penelitian 37 bayi usia 2-12 bulan, secara total sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan IMB SPSS V.26 uji frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan kualitas tidur bayi Usia 2-12 bulan sebelum dilakukan pijat bayi memperoleh kualitas tidur tertinggi baik dan cukup sebanyak 14 bayi (37,8%) dan kualitas tidur bayi usia 2-12 bulan setelah di lakukan Pijat Bayi sebagian besar baik sebanyak 28 bayi (75,7%). Kesimpulan menyimpulkan ada peningkatan kualitas tidur dari sebelum dilakukan pijat bayi dengan setelah dilakukan pijat bayi. Kata kunci : Pijat bayi, kualitas tidur, bayi usia 3-12 bulan
ANALISIS POLA NOUN PHRASE PADA JURNAL KEPERAWATAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MEMBACA TEKS BAHASA INGGRIS KEPERAWATAN PADA MAHASISWA PERAWAT Sucipto, Bambang
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v11i1.579

Abstract

ABSTRACT Latar belakang : Noun phrase menjadi dilema tersendiri bagai mahasiswa perawat untuk bisa menangkap pesan atau makna teks bahasa sumber, dalam hal ini teks keperawatan atau medis. Tidak hanya terkait dengan kosa kata saja, teks-teks keperawatan atau medis memiliki struktur yang sangat kompleks untuk bisa dipahami. Tujuan : Penelitian ini menyajikan cara bagaimana memahami teks keperawatan melalui pola noun phrase yang terkait dengan pre-modifier. Metode : yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dengan mengambil sample 2 jurnal teks keperawatan. Hasil penelitian : Dari hasil analisis teks dapat disimpulkan bahwa pola noun phrase dalam pre-modifier yang digunakan dalam teks tersebut sangat bervariasi. Dari 7 pola noun phrase dalam pre-modifier yang digunakan sebagai indikator untuk menganalisis teks, pola adjektieve + noun menjadi pola yang paling banyak ditemukan pada kedua teks tersebut, yaitu 38% dan 44%, sementara pola yang paling sedikit ditemukan adalah pola adjective+noun+noun+noun, yaitu masing masing 1%. Pola pre-modifier menjadi pokok bahasan karena pola yang ada dalam bahasa Inggris memiliki perbedaan yang signifikan dengan pola bahasa Indonesia. Kata Kunci: Noun Phrase, Keperawatan, pre-modifier Noun phrases become a separate dilemma for nursing students to be able to capture the message or meaning of the source language text, esepcially nursing or medical texts. Not only related to vocabularies, nursing or medical texts have a very complex structure to be understood. This study presents a way of understanding nursing texts through patterns of noun phrase related to pre-modifiers. The method used in this study is qualitative analysis within the sample of 2 journals of nursing texts. Based on the results of the text analysis, it can be concluded that the patterns of noun phrases in the modifiers used in the text vary significantly. Of the 7 patterns of noun phrases in the pre modifier that are used as indicators for analyzing texts, the pattern of adjective + noun is the most frequently found pattern of the both texts, namely 38% and 44%, while the least pattern found is adjective+ noun+noun+noun, namely 1% of each. The pre-modifier pattern is the subject of discussion because the pattern in English has a significant difference from Indonesian. Keywords: Noun Phrase, Nursing, Pre-modifier
Literature Review : Gambaran Pengetahuan Ibu dalam Penanganan Kegawatdaruratan Choking Pada Anak Linda, Silvana Evi; Kesumawati, Femi
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v11i1.581

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : choking merupakan suatu kejadian masuknya benda asing baik makanan, minuman atau benda kecil lainya kedalam saluran pernafasan sehingga dapat menimbulkan gangguan pernafasan hal ini dapat meningkatkan jumlah mortalitas khususnya kasus Choking. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu dalam penanganan kegawatdaruratan Choking pada anak Metode : metode dalam penelitian ini yaitu berupa studi literature review yang didapat dari artikel dengan menggunakan penelusuran google scholar dan proquoest. Hasil penelitian : hasil penelitian dari hasil review 10 artikel didapatkan bahwa pengetahuan ibu dalam penanganan kegawatdaruratan choking pada anak dalam katagori kurang hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya usia, jenis kelamin dan pengalaman dalam penanganan langsung pada anak serta kurangnya terpapar informasi seperti penyuluhan dan pelatihan. Saran : peneliti menyarankan dapat sering diberikan informasi dan pelatihan khususnya pada ibu-ibu yang mempunyai anak Kata kunci : Pengetahuan Ibu , penanganan kegawatdaruratan, Choking ABSTRACT Background :Choking is an incidence where a foreign body enters the respiratory tract, whether it be food, liquid, or another small object. This can lead to respiratory issues and increase the number of mortality, especially cases of children. Choking. The purpose : of this study is to evaluate the mother's emergency management skills.young children choking Method :This research used a study-literature review to get information on the paper using Google Scholar, and this is because: Research result : findings from the outcomes of the review In 10 publications, it was discovered that mothers' familiarity with addressing choking problems in children fell into the "less familiar" category. This is influenced by a number of characteristics, including age, gender, and experience with handling children directly. Suggestion : Researchers propose that education and training can frequently be provided, particularly to moms with young infants. Keywords : Emergency management, mother's knowledge, choking
Gambaran Efektivitas Baby Spa Terhadap Perkembangan Motorik (Halus dan Kasar) dan Kualitas Tidur Bayi di Shabrina Care Kota Bogor Tahun 2022 Dewi, Yuanita Viva Avia; Putri Lestari, Melinda Dyah
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v11i1.584

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Menurut Soetdjiningsih (2012), perkembangan merupakan periode penting dalam kehidupan anak khususnya setelah melewati masa perkembangan sangat pesat pada usia tiga tahun. Usia tiga tahun merupakan batas telah melewati perkembangan sangat cepat atau sering disebut masa kritis perkembangan. Baby Spa dipercaya bisa meningkatkan perkembangan motoric kasar dan halus pada bayi serta memperbaiki kualitas tidur bayi jika dilakukan secara rutin. Tujuan : untuk mengetahui gambaran perkembangan motoric (halus dan kasar) dan kualitas tidur pada bayi setelah dilakukan baby spa di Shabrina Care, Kota Bogor. Metode : menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi : seluruh ibu yang memiliki bayi usia 2-12 bulan yang berjumlah 31 responden, dan diolah dengan menggunakan metode Chi Square. Hasil : dari ketiga variabel, semuanya menunjukan adanya keterhubungan, antara baby spa dengan perkembangan motoric halus pada bayi (X² = 0,000). Baby spa dengan perkembangan motoric kasar pada bayi (X² = 0,001), dan baby spa dengan kualitas tidur bayi (X² = 0,004). Kesimpulan : Baby Spa dapat meningkatkan perkembangan motoric kasar dan halus pada bayi serta memperbaiki kualitas tidur bayi. Kata Kunci : Baby Spa, Perkembangan Motorik, Kualitas Tidur
PENGARUH METODE BERMAIN BOLA BASKET TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR PADA ANAK DISABILITAS USIA 10-12 TAHUN DI SEKOLAH LUAR BIASA Khoeriyah, Salis Miftahul
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v10i1.451

Abstract

Anak disabilitas mempunyai kemungkinan mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Salah satu keterlambatan pada perkembangan anak dengan disabilitas adalah motorik kasar. Permainan bola basket merupakan salah satu cara meningkatkan kemampuan motorik kasar anak tunagrahita.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi bermain bola basket terahap kemampuan motorik anak tungrahita umur 10-12 tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra ekperiment dengan menggunakan desain dalam penelitian pre test – post test without control grup. Sampel sebanyak 33 anak usia 10-12 tahun dengan tunagrahita ringan yang berada di SLB N 1 Gunungkidul dan SLB N 1 Bantul. Metode analisis data yang digunakan adalah Paired T-test. Hasil penelitian diperoleh berupa skor rata-rata sebelum diberikan terapi bermain bola basket sebesar 168,03 dengan hasil sebesar 63,65%. Sedangkan skor setelah di berikan terapi bermain sebesar 200,42 dengan hasil sebesar 75,92%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi bermain bola basket terhadap kemampuan motorik anak tungrahita usia 10-12 tahun dimana dibuktikan dengan adanya peningkatan rata-rata sebesar 7,62% dari pre-post test dengan nilai p=0,000
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN PENGGUNAAN APD DENGAN KEJADIAN DERMATITIS KONTAK PADA NELAYAN DI KELURAHAN PONTAP KOTA PALOPO N, Suwandi; Amanah, Indra
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v10i1.491

Abstract

ABSTRACT Contact dermatitis is a skin disease, in the form of inflammation of the skin, generally can occur repeatedly due to the influence of exogenous factors and endogenous factors that can cause various clinical abnormalities, in the form of erythema, edema, papules, vesicles, scales and itching. Occupational diseases are diseases caused by work, work tools, materials, processes and the work environment. Thus, occupational disease is an artificial disease or man made disease. The purpose of this study was to determine whether there was a relationship between personal hygiene and the use of Personal Protective Equipment (PPE) on the incidence of contact dermatitis in fishermen in the Pontap sub-district, Palopo City. The sample in this study were 89 fishermen in the Pontap sub-district, Palopo City, which were determined by random sampling technique. The research design used was cross sectional with chi-square statistical test. The results of the study showed that respondents with positive contact dermatitis reached 28.1%, good personal hygiene reached 28.1% and bad was 71.9%. 14.6% with good use of personal protective equipment and still bad in reaching 85.4%. There is a significant relationship between personal hygiene and the incidence of contact dermatitis in fishermen in Pontap Village, Palopo City with p value = 0.009 and there is no relationship between the use of personal protective equipment and the incidence of contact dermatitis in fishermen in Pontap Village, Palopo City with p value = 0.663