cover
Contact Name
Moebari
Contact Email
moebari54@yahoo.com
Phone
(0274) 587677
Journal Mail Official
lppmkaryahusada@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tentara Rakyat Mataram No. 11 B
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Karya Husada
ISSN : 2337649X     EISSN : 26558874     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Karya Husada merupakan Jurnal kesehatan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kesehatan Karya Husada pada tahun 2013. Jurnal Kesehatan Karya Husada terbit 2 kali setahun pada bulan Januari dan Agustus.
Articles 335 Documents
GAMBARAN NYERI PADA PASIEN DENGAN NEUROPATI DIABETIK YANG DIRAWAT DI RUANG PERAWATAN MEDIKAL BEDAH Llaksono, Eko Budi; Sucipto, Ade
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v13i3.741

Abstract

ABSTRACT Neuropathic pain is a common complication in patients with diabetes mellitus due to peripheral nerve damage. This type of pain is chronic, disrupts comfort, and may decrease the patient's quality of life. This study aims to describe the intensity and characteristics of pain in patients with diabetic neuropathy hospitalized in the medical-surgical ward. This research used a descriptive design with a quantitative approach. A total of 30 respondents were selected using purposive sampling technique. The instruments used were a numerical rating scale to assess pain intensity and the Douleur Neuropathique 4 (DN4) questionnaire to identify neuropathic pain characteristics. The results showed that most patients experienced moderate pain (46.7%), mild pain (33.3%), and severe pain (20.0%). The most dominant pain characteristics were burning sensations (73.3%), tingling (63.3%), and stabbing pain (53.3%). As many as 80.0% of respondents had a DN4 score ≥ 4, indicating the presence of neuropathic pain. These findings highlight the importance of comprehensive pain assessment in patients with diabetes mellitus to provide appropriate management and improve the quality of nursing care.
IMPLEMENTASI TERAPI OKUPASI MERONCE MANIK MANIK UNTUK MENURUNKAN TANDA DAN GEJALA HALUSINASI PENDENGARAN DI RSJ GRHASIA YOGYAKARTA Andana, Fadhilla Putri; Yunitasari, Pritta; Hastuti, Pudji
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v13i3.746

Abstract

Latar Belakang: Halusinasi merupakan persepsi yang dialami klien sehingga terjadi perubahan pola pikir yang dirangsang secara internal maupun eksternal dari lingkungan sekitar. Penanganan halusinasi secara nonfarmakologi yang dapat dilakukan untuk mengurangi perubahan halusinasi pendengaran adalah dengan menerapkan terapi okupasi merangkai manik-manik. Tujuan: Mendapatkan pengalaman dalam pelaksanaan terapi okupasi dengan mengikat manik-manik terhadap perubahan tanda dan gejala halusinasi pendengaran di RSJ Grhasia Yogyakarta. Metode: Metode pengumpulan data yang digunakan dalam karya tulis ilmiah ini menggunakan metode deskriptif. Hasil: Pelaksanaan terapi okupasi mengikat manik-manik di Bangsal Srikandi RSJ Grhasia Yogyakarta dilaksanakan selama tujuh hari. Hasil pengkajian pada Ny. T didapatkan tanda dan gejala halusinasi, sebelum dilakukan terapi kupasi mengikat manik-manik pada hari pertama didapatkan hasil sepuluh tanda dan gejala halusinasi, setelah dilaksanakannya terapi okupasi mengikat manik-manik didapatkan hasil dua tanda dan gejala halusinasi pada hari ke tujuh. Kesimpulan: Penulis telah memperoleh pengalaman dalam memberikan terapi okupasi dengan mengikatkan manik-manik kepada pasien dengan gangguan persepsi sensori halusinasi pendengaran.
IMPLEMENTASI TERAPI JAGGED RUBBER BALL UNTUK MENINGKATKAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIC DI BANGSAL GATOTKACA 1 RUANG STROKE RSUP DR SARDJITO YOGYAKARTA Aryani, Anisa; Hapsari, Agustina Retno; Ngatini, Ngatini
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v13i3.748

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan penyakit yang menimbulkan kerusakan permanen akibat terganggunya aliran darah ke otak. Pasien stroke non hemoragik biasanya mengalami kelumpuhan pada ekstremitas yang menyebabkan masalah mobilitas fisik. Penanganan stroke dengan gangguan mobilitas fisik dapat dilakukan dengan terapi farmakologis maupun non farmakologis seperti ROM dengan terapi bola karet bergerigi untuk membantu stimulasi kekuatan otot pada ekstremitas atas. Tujuan: mengetahui gambaran sebelum dan sesudah pelaksanaan terapi bola karet bergerigi untuk meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik di Ruang Stroke Gatotkaca 1 RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Metode: menggunakan metode deskriptif untuk menjelaskan kondisi pasien secara objektif. Hasil dan pembahasan: setelah diberikan terapi bola karet bergerigi sebanyak 2 kali sehari dengan durasi 15 menit pada pagi dan sore hari selama 3 hari berturut-turut kekuatan otot meningkat dari 2 menjadi 3, terapi bola karet bergerigi mampu meningkatkan kekuatan otot dan telah didukung oleh penelitian sebelumnya. Kesimpulan dan saran: Terapi bola karet bergerigi telah terbukti meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke non-hemoragik. Terapi bola karet bergerigi diharapkan dapat bermanfaat bagi pasien, keluarga, masyarakat, penulis, dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi keperawatan. ABSTRACT Background: Stroke is a disease that causes permanent damage due to disruption of blood flow to the brain. Non-hemorrhagic stroke patients usually experience paralysis in the extremities which causes physical mobility problems. Treatment for stroke with impaired physical mobility can be done with pharmacological or non-pharmacological therapy such as ROM with jagged rubber ball therapy to help stimulate muscle strength in the upper extremities. Objective: to know the picture before and after the implementation of jagged rubber ball therapy to increase muscle strength in non-hemorrhagic stroke patients in the Gatotkaca 1 Stroke Room, Dr. Sardjito Hospital Yogyakarta. Method: uses descriptive methods to explain the patient's condition objectively. Results and discussion: after being given jagged rubber ball therapy 2 times a day with a duration of 15 minutes in the morning
IMPLEMENTASI KOMPRES HANGAT UNTUK MENURUNKAN NYERI PADA PASIEN ANAK DENGAN HEPATITIS AUTOIMUNE (AIH) Winingsih, Indra; Punjastuti, Budi; Nopitasari, Nopitasari
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v13i3.752

Abstract

Latar Belakang: Hepatitis autoimun (AIH) adalah penyakit kronis yang terjadi ketika sistem imun tubuh menyerang sel-sel hati yang sehat sehingga menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada hati. Hepatitis autoimun dapat menyebabkan kelelahan yang berlebihan, mual atau muntah, nyeri sendi dan perut, penyakit kuning, urin berwarna gelap dan feses berwarna pucat, serta penurunan berat badan. Tujuan: Untuk mengetahui pelaksanaan kompres hangat untuk mengatasi nyeri sendi pada anak dengan Hepatitis Autoimun. Metode: Metodologi yang digunakan adalah deskriptif berupa studi kasus untuk memperoleh gambaran dengan melakukan observasi dan menganalisis data yang akurat sehingga mudah dipahami. Hasil: setelah dilakukan terapi Kompres Hangat pada anak yang mengalami nyeri sendi dengan frekuensi 2 kali sehari dengan waktu 20 menit selama 3 hari berturut-turut, hasil nyeri pasien menurun dari skala 5 (nyeri sedang) menjadi skala 1 (nyeri ringan). Kesimpulan: Kompres hangat dapat menurunkan nyeri sendi pada anak dengan Hepatitis Autoimun.
PROGRAM PENYULUHAN BAHAYA PENYAKIT HIV/AIDS DI SMP NEGERI 1 KOTA PALOPO Tambengi, Wahyu
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v13i1.513

Abstract

HIV (human immunodeficiency virus) merupakan pathogen yang menyerang system imun manusia terutama semua sel yang memiliki penenda CD4+ di permukaannya seperti makrofag dan limfosit T. AIDS (acquired immudeficiency syndrome) merupakan suatu kondisi immunosupresif yang berkaitan erat dengan berbagai infeksi oportunistik, neoplasma sekunder,serta manifestasi nerurologic tertentu akibat infeksi HIV. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk memberi informasi tentang bahaya dari penyakit HIV/AIDS kepada siswa di SMP N1 Kota Palopo.
PROGRAM PENYULUHAN PENTINGNYA MAKAN BUAH DAN SAYUR DI DESA JAMBU, KEC BAJO, KAB LUWU mashuri, arnita
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v13i1.516

Abstract

Mengkonsumsi sayur dan buah merupakan salah satu syarat dalam memenuhi menu gizi seimbang. Sayur dan buah merupakan makanan penting yang harus selalu dikonsumsi setiap kali makan. Tidak hanya bagi orang dewasa, mengkonsumsi sayur dan buah sangat penting untuk dikonsumsi sejak usia anak-anak. buah dan sayur merupakan sumber vitamin dan mineral serta serat. Kandungan vitamin, mineral dan serat yang terdapat dalam buah dan sayur berfungsi sebagai zat pengatur untuk mencegah terjadinya defisiensi vitamin dan mencegah terjadinya berbagai gejala penyakit.hasil survey didapatkan konsumsi buah dan sayur penduduk Indonesia rendah. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat pentingnya makan buah dan sayur. Kegiatan ini dibagi dalam beberapa tahap yaitu tahap persiapan yang dilakukan dengan melakukan pendataan masalah, tahap pelaksana berupa pretest, pemberian penyuluhan kepada masyarakat terkait pentingnya makan buah dan sayur, serta postes dan tahap akhir berupa pembuataan laporan evaluasi. Hasil survey yang didapatkan dari 15 responden rata-rata pengetahuan responden sebelum penyuluhan adalah 68,00 dan rata-rata responden setelah dilakukan penyuluhan adalah 89,33. Dengan menggunakan uji T dependen di dadaptkan nilai p sebesar 0.01.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI UNIT ONE DAY CARE DI SALAH SATU RUMAH SAKIT SWASTA YOGYAKARTA Maharani, Fransiska Andika; Setyani, Fransisca Anjar Rina; Wibowo, Tandean Arif
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v13i1.617

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara menduduki peringkat pertama kematian pada wanita dengan jumlah yang terus meningkat hingga saat ini. Pengobatan kanker payudara yang paling sering dijalani adalah kemoterapi. Perubahan fisiologis dan psikologis dari pengobatan kemoterapi akan mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di Unit One Day Care Rumah Sakit Swasta Yogyakarta. Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah 50 responden dengan metode accidental sampling. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner EORTC QLQ C-30 dan kuesioner dukungan keluarga yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian: faktor usia (p value = 0,472), pendidikan (p value = 0,688), status pernikahan (p value = 0,056), pendapatan (p value = 0,897), stadium penyakit (p value = 0,073), frekuensi kemoterapi (p value = 0,773), dukungan keluarga (p value = 0,334). Kesimpulan: Tidak terdapat faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Saran: Bagi Dokter dan Perawat diharapkan tetap melanjutkan pemberian edukasi terkait kemoterapi kepada pasien kanker payudara agar dapat meningkatkan kepatuhan dalam menjalankan pengobatan sehingga kualitas hidup pasien dapat meningkat.
Hubungan antara Interaksi Sosial dengan Kemampuan Turn Taking Anak Usia Prasekolah di Pekanbaru Daulas Mangunsong, Roy Romey; Weldiani, Meisya
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v13i1.673

Abstract

Pada anak usia dini, interaksi sosial sangat dibutuhkan karena anak nantinya akan diajarkan bagaimana hidup bermasyarakat. Kemudian anak diajarkan berbagai peran yang nantinya akan menjadi indentifikasi dirinya. Saat melakukan interaksi sosial, anak akan memperoleh berbagai informasi yang ada disekitarnya. Banyak anak yang belum memahami pentingnya berinteraksi sosial dengan teman sebayanya dilingkungan sekolah. Selain itu, anak-anak harus belajar bagaimana mengintegrasikan turn taking agar menjadi orang yang terampil dalam percakapan meskipun kemampuan turn taking mulai muncul sejak masa bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara interaksi sosial dengan kemampuan turn taking anak usia prasekolah di Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik sampling purposive dengan total sampel sebanyak 30 responden. Data yang terkumpul dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan teknik uji statistik spearmank rank dengan skala data nominal dan ordinal. Hasil analisis data menunjukkan adanya hubungan antara interaksi sosial dengan kemampuan turn taking anak usia prasekolah di Pekanbaru dengan nilai p adalah 0.007 dan nilai r adalah 0.480. Terdapat hubungan antara interaksi sosial dengan kemampuan turn taking pada anak usia prasekolah di Pekanbaru. Setiap peningkatan interaksi sosial akan berdampak positif dengan peningkatan kemampuan turn taking sebesar 0.480 kali.
HUBUNGAN SELF MANAGEMENT TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI KOTA MAGELANG Candrawati, Latifah
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v13i1.674

Abstract

Latar Belakang : Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu peyakit tidak menular yang bersifat kronis. Berdasarkan data dari IDF (International Diabetes Federation), pada tahun 2045 jumlah penderita diabetes akan meningkat 783 juta di seluruh dunia. Penyakit diabetes mellitus tipe 2 mempunyai risiko tinggi dalam penurunan angka harapan hidup dan kualitas hidup penderitanya dikarenakan adanya komplikasi yang timbul. Self management merupakan suatu tatalaksana untuk meminimalisir munculnya dampak dari DM tipe 2. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self management yang dilakukan penderita diabetes mellitus tipe 2 terhadap kualitas hidup pasien diabetes mellitus tipe 2 di Kota Magelang. Metode : Penelitian merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 60 pasien DM tipe 2 di Puskesmas Magelang Selatan, menggunakan teknik probability sampling dengan jenis cluster sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis bivariate dengan uji Spearman Rank’s. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara self managemen terhadap kualitas hidup pasien DM tipe 2. ( p = 0,017, koefisien korelasi = 0,327) Kata kunci : self management, kualitas hidup, diabetes mellitus
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PEMBATASAN CAIRAN PADA PASIEN DENGAN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA Imanuel, Thiosieny Claudia
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v13i1.676

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal merupakan kondisi kronis yang menyebabkan ginjal mengalami kerusakan secara progresif sehingga ginjal kehilangan fungsinya secara ireversibel sehingga diperlukan terapi pengganti ginjal yaitu hemodialisa. Kepatuhan terhadap pembatasan cairan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil analisa kolerasi Spearman Rank Test , tidak terdapat hubungan yang signifikan antara variabel yang diteliti (usia, jenis kelamin, pekerjaan, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, dukungan keluarga) dengan kepatuhan pembatasan cairan.Hal ini dibuktikan dengan nilai p-value pada masing – masing variabel >0.05 antara lain usia (p-value 0.135), jenis kelamin (p-value 0.653), pekerjaan (p-value 0.106), tingkat pendidikan (p-value 0.872), tingkat pengetahuan (p-value 0.342) dan dukungan keluarga (p-value 0.143). Kesimpulan: Ha ditolak dan Ho diterima yang artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara variabel independen (usia, jenis kelamin, pekerjaan, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga) terhadap variabel dependen (kepatuhan pembatasan cairan). Saran: Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menggali faktor lain yang dapat mempengaruhi pembatasan cairan baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Kata Kunci: Gagal ginjal, pengetahuan, dukungan keluarga, kepatuhan pembatasan cairan