cover
Contact Name
Moebari
Contact Email
moebari54@yahoo.com
Phone
(0274) 587677
Journal Mail Official
lppmkaryahusada@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tentara Rakyat Mataram No. 11 B
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Karya Husada
ISSN : 2337649X     EISSN : 26558874     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Karya Husada merupakan Jurnal kesehatan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kesehatan Karya Husada pada tahun 2013. Jurnal Kesehatan Karya Husada terbit 2 kali setahun pada bulan Januari dan Agustus.
Articles 335 Documents
UPAYA PENURUNAN NYERI DENGAN TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI PADA PASIEN POST OPERASI CLOSE FRAKTUR COLLUM FEMUR Magfirah, Roidat Khairunnisa; Punjastuti, Budi; Pramudya, Ratih
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v12i2.709

Abstract

Latar belakang : Fraktur adalah patah tulang yang diakibatkan oleh trauma langsung dan tidak langsung. Fraktur collum femuris pada usia lanjut terjadi karena proses penurunan jaringan kolagen yang menyebabkan instabilitas persendian. Tindakan nonfarmakologi yang bisa dilakukan yaitu dengan teknik relaksasi genggam jari, teknik ini merupakan kombinasi antara relaksasi nafas dalam dan genggam jari tangan. Menurut sumber rekam medis RSUD Sleman pada tahun 2023 jumlah pasien rawat inap close fraktur collum femur yaitu 45 kasus. Tujuan : Menggambarkan upaya penurunan nyeri dengan teknik relaksasi genggam jari pada pasien post operasi Close Fraktur Collum Femur di Bangsal Alamanda 2 RSUD Sleman. Metode : Pendekatan deskriptif untuk memperoleh gambaran kejadian nyata secara sistematis dan akurat. Hasil : Setelah dilakukan teknik relaksasi genggam jari selama 3 hari dengan frekuensi 2 kali sehari didapatkan hasil skala nyeri menurun dari skala 5 (sedang) menjadi skala 1 (ringan). Kesimpulan : Teknik relaksasi genggam jari dapat menurunkan nyeri pada pasien close fraktur collum femur. Saran : Diharapkan perawat dapat menerapkan teknik relaksasi genggam jari secara mandiri pada pasien post operasi close fraktur collum femur.
IMPLEMENTASI PIJAT OKSITOSIN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRODUKSI ASI DALAM ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE Karuniawati, Benny; Sari, Mayang Defita; Fauziandari, Erma Nur
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v12i2.710

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi masalah besar. Pemberian ASI Ekslusif dapat menekan Angka Kematian Bayi (AKB) dan mengurangi 30.000 kematian bayi di Indonesia dan 10 juta kematian bayi didunia. Kelancaran produksi ASI merupakan faktor utama tercapainya pemberian ASI ekslusif di dunia. Namun, ada bebarapa ibu yang mengalami ketidak lancaran produksi ASI. Penyebab ketidak lancaran produksi ASI adalah kurangnya rangsangan hormon oksitosin dan prolaktin yang berperan dalam kelancaran produksi ASI, sehingga dibutuhkan upaya alternatif berupa pijat oksitosin. Tujuan : penelitian ini untuk mengetahui hasil penerapan pijat oksitosin terhadap kelancaran produksi ASI. Metode : penelitian dengan pendekatan studi kasus komprehensif atau Continuity of Care yang dilakukan secara berkesinambungan mulai dari kehamilan sampai dengan KB. Hasil : setelah dilakukan pijat oksitosin ibu nifas merasa lebih rileks. Kesimpulan : pijat oksitosin mampu berperan dalam memperlancar pengeluaran ASI ibu nifas Ny Y di PMB Kuswatiningsih Yogyakarta sehingga ibu merasa lebih tenang, ASI lebih lancar dan ibu merasa lebih rileks setelah mengalami proses persalinan.
UPAYA PENERAPAN TERAPI AKUPRESUR UNTUK MENURUNKAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH PUSKESMAS PAJANGAN BANTUL YOGYAKARTA Sulistyawati, Amin; Maryati, Siti; Sari, Dirsa Apella
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v12i2.711

Abstract

Latar Belakang : Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit akibat kelainan sekresi insulin yang menyebabkan kadar gula darah menjadi tinggi, sehingga penyakit ini sering dikenal sebagai silent killer. Berbagai cara dilakukan untuk mengurangi kadar gula darah tinggi pada klien diabetes melitus tipe 2, salah satunya yaitu dengan terapi non farmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan kadar gula darah dengan pemberian terapi akupresur. Tujuan : Mengetahui implementasi terapi akupresur untuk menurunkan kadar gula darah pada klien diabetes melitus tipe 2 di Wilayah Puskesmas Pajangan Bantul . Metode : Deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Responden dalam penelitian ini adalah seorang perempuan usia 75 tahun dengan diabetes melitus tipe 2. Hasil : Setelah dilakukan terapi akupresur selama 3 hari dengan frekuensi 1 kali sehari dengan durasi waktu 40 menit menunjukkan adanya penurunan kadar gula darah pada klien diabetes melitus tipe 2. Pada hari pertama hingga hari ketiga hasil GDP awal 172 mg/dL dapat turun menjadi 135 mg/dL, sehingga terjadi penurunan 37 mg/dL. Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi akupresur dapat menurunkan kadar gula darah pada klien diabetes melitus tipe 2.
PENGARUH SLOW DEEP BREATHING TERHADAP PENURUNAN KALA NYERI PADA PASIEN POST OPERASI DI RSUD SULTAN MANUDDIN PANGKALAN BUN KABUPATEN KOTAWARINGIN ARAT PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Jannah, Uzlifatul; Sucipto, Ade; Laksono, Eko Budi
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v12i2.713

Abstract

Latar Belakang: Nyeri post operasi merupakan suatu reaksi tubuh terhadap kerusakan jaringan yang disebabkan oleh prosedur pembedahan sehingga pasien akan mengalami gangguan rasa nyaman, hal ini dapat menyebabkan gangguan kualitas tidur, gangguan pernapasan, memperburuk keadaan, proses penyembuhan dan masa perawatan yang panjang sehingga meningkatnya biaya perawatan. Penanganan nyeri dapat dilakukan menggunakan terapi non farmakologi salah satunya yaitu slow deep breathing yang akan menstimulasi sistem saraf parasimpatik sehingga meningkatkan produksi endorpin dan menurunkan tingkat skala nyeri. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh slow deep breathing terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post operasi di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Metode: Metode dalam penelitian ini menggunakan quasi experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Teknik consecutive sampling, sampel pada penelitian ini berjumlah 57 responden dilakukan tindakan selama 10 menit pada pasien post operasi setelah 24 jam. Instrumen penelitian ini menggunakan NRS (Numeric Rating Scale), dimana hasil penelitian ini dianalisa menggunakan uji wilcoxon. Hasil: Sebelum dilakukan tindakan slow deep breathing hampir seluruh responden mengalami nyeri sedang berjumlah 45 responden (78,9%). Sedangkan setelah dilakukan slow deep breathing sebagian besar responden mengalami perubahan menjadi nyeri ringan yang berjumlah 34 responden (59,6%). Hasil analisis uji statistik dengan uji wilcoxon didapatkan nilai p value = 0,000 maka p value < a (0,05). Kesimpulan: Ada pengaruh slow deep breathing terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post operasi di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.
ANALISIS STATUS NUTRISI DAN POLA KONSUMSI MAKANAN SISWA SEKOLAH DASAR Agustin, Diah Ayu
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v12i2.717

Abstract

Dunia saat ini mengalami tiga beban malnutrisi yaitu, kekurangan nutrisi, kelebihan nutrisi dan kekurangan mikronutrisi, termasuk Indonesia. Malnutrisi pada anak sekolah dasar antara lain disebabkan oleh pola konsumsi makan yang tidak seimbang akibat kurangnya pengetahuan siswa tentang nutrisi seimbang. Tujuan penelitian mengetahui proporsi status gizi dan pola konsumsi makanan anak serta evaluasi program dokter kecil meningkatkan status nutrisi siswa Sekolah Dasar Negeri 07, Jakarta, Indonesia. Metode penelitian adalah deskripsi. Sampling yang digunakan adalah probality sampling dengan jumlah responden 30 orang dokter kecil. Hasil penelitian: rentang usia siswa 9-12 tahun, tinggi badan 115-162 cm, berat badan 25-57 kg. Status nutrisi berdasarkan IMT/U menunjukkan bahwa tidak ada siswa yang buruk/sangat kurang, sebagian besar baik atau normal 13 (43,3%), lebih 12 (40,0 %), obesitas 2 (10,0 %), kurang 2 (6,7 %). Siswa perempuan lebih banyak memiliki status nutrisi lebih dan obesitas daripada laki-laki. Status nutrisi siswa perempuan mayoritas baik/normal 12 (48,0%), lebih 9 (36,0%), obesitas 2 (8,0%), kurang 2 (8,0%). mayoritas siswa laki-laki memiliki status nutrisi lebih 3 (60,0%), obesitas 1 (20%), baik/normal 1 (20%). Status nutrisi siswa menurut TB/U yaitu mayoritas siswa normal 27 (90%), tinggi 2 (8%) dan sangat pendek 1 (4%). Pola konsumsi makan siswa antara lain frekuensi makan siswa setiap hari mayoritas adalah 3x/hari (70,0%). Sebagian besar siswa selalu sarapan pagi 18 (60,0%). Setiap hari siswa selalu makan nasi sebagai makanan pokok sumber karbohidrat 27 (90,0%). Siswa yang selalu makan lauk sumber protein seperti telur, ikan, tempe, ayam, daging 18 (60,0%). Setengah dari siswa 15 (50,0%) sering makan sayur dan buah sumber vitamin, mineral. Siswa minum susu setiap hari dengan frekuensi minum susu terbanyak adalah 1x/hari 15 (50,0%), 2 kali/hari (40,0%), 3x/hari (6,7%), lebih dari 3x/hari(3,3%). Semua siswa juga makan snack/ jajan dengan frekuensi sebagian besar 2x/hari 10 (33,3%), lebih dari 3x.hari 9 (30,0%), 1x/hari 8 (26,7%) dan 3x/hari (10,0%). Kesimpulan: status nutrisi dan pola konsumsisiswa cukup baik, namun masih ada siswa yang status nutrisi kurang, lebih, obesitas dan stunting, kurang konsumsi buah dan sayur tidak minum tablet tambah darah. Program dokter kecil perlu ditingkatkan melalui peran perawat sebagai edukator dan motivator nutrisi siswa sebagai upaya peningkatan status gizi anak usia sekolah dasar
HUBUNGAN SOSIODEMOGRAFI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN TABLET TAMBAH DARAH PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS ARUT SELATAN Makani, Mawaqit; Irawan, Yogie; Billi, Joseph; Ramadhan, Febriandi Dwiannur
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v12i2.718

Abstract

Stunting atau ganguan tumbuh kembang anak dapat disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah anemia pada ibu hamil. Anemia merupakan kondisi dimana tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin (Hb). Kelompok yang rentan mengalami anemia adalah ibu hamil karena kebutuhan tubuh ibu akan zat besi meningkat seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sosiodemografi terhadap tingkat pengetahuan dalam penggunaan tablet tambah darah pada ibu hamil. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif observational dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 80 orang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik probability sampling yaitu consecutive random sampling. Pada penelitian ini, Kriteria inklusi yaitu ibu hamil yang mengunjungi puskesmas dan bersedia menjadi responden penelitian dengan usia 19-25 tahun. Pada penelitian ini kriteria eksklusi adalah Ibu hamil yang memiliki kondisi medis tertentu, seperti thalasemia, hemofilia, dan penyakit ginjal. Analisa data menggunakan Analisa univariat dan bivariat untuk melihat gambaran sosiodemografi dan pengetahuan ibu hamil dalam menggunakan tablet tambah darah. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan sosiodemografi terhadap tingkat pengetahuan.
MOBILISASI DINI MEMPENGARUHI INVOLUSI UTERI DAN MENURUNKAN RASA NYERI PADA IBU POST PARTUM : STUDY LITERATUR Melasari, Ika
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v12i2.720

Abstract

Mobilisasi dini pada Ibu Post Partum bertujuan untuk melancarkan pengeluaran lokea, mempercepat involusi uterus, melancarkan fungsi alat gastrointestinal dan perkemihan serta meningkatkan kelancaran peradaran darah, menurunkan rasa nyeri dan mencegah terjadinya komplikasi nifas. Jenis penelitian adalah study literature dengan mereview 10 artikel yang berkaitan dengan mobilisasi dini yang dapat me,percepat involusi dan menurunkan rasa nyeri pada ibu post partum. Artikel diambil dari google scholar dengan rentang waktu 2019- 2024, yang menggunakan bahasa Indonesia. Pembahasan dari 10 artikel didapatkan dua artikel berupa studi kasus dan delapan artikel merupakan penelitian deskriptif dan eksperimental. Hasil : semua artikel meyebutkan bahwa mobilisasi dini dapat meningkatkan involusi uterus dan menurunkan nyeri pada ibu post partum baik yang seksio maupun postpartum normal.
EFEKTIVITAS P’ZALM CARE WOUND CLEANSER SPRAY TERHADAP PENURUNAN POPULASI BAKTERI GRAM POSITIF DAN NEGATIF Julianto, Eko; Suandika, Made
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v13i3.740

Abstract

ABSTRACT Background: Guava (Psidium guajava Linn) is a medicinal plant that is easy to find and can be grown in almost all areas. The content of active compounds in guava leaves, among others, are flavonoids and tannins that can reduce the incidence of infection in both acute and chronic wounds. Objective: This study aims to determine the effectiveness of P'Zalm Care Wound Cleanser Spray on decreasing the population of Gram Positive and Negative Bacteria. Methods: This study uses an experimental method with a pre-post test design approach with control. The sample was divided into an intervention group and a control group. The intervention group received P'zalm Care Wound Cleanser Spray without dilution and the control group, namely P'zalm Care Wound Cleanser Spray at a dilution of 1: 10, with an evaluation looking at the initial bacterial population and 30 seconds after being given the intervention then comparing the 3 types of Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Escherichia coli. Data collection is carried out after passing the ethical test. Results: The results showed that there was a significant effect of giving P'zalm Care Wound Cleanser Spray in the experimental group and the control group on gram-positive and gram-negative bacteria with a decrease in bacterial colonies of Log 6 log redox 99.9%. Conclusion: This research is guava leaf infusion has an antibacterial effect against Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Escherichia coli in Vitro with an effective concentration close to 100%. The increasing concentration of guava leaf infusion showed the larger the diameter of the growth inhibition zone of Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Escherichia coli. Keywords: P'zalm Care Wound Cleanser Spray, Psidium guajava Linn, gram negative bacteria
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WAKTU TANGGAP AMBULANS SNAEM IP DENGAN KEPUASAN KELUARGA PASIEN DI MUNICIPIU LIQUISA, TIMOR LESTE Da Cruz, Abilio Martins; Conceicao, Adelino Nunoda; Ningtyas, Rahaju
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v13i3.744

Abstract

ABSTRAK Pelayanan ambulans merupakan bagian penting dalam sistem layanan kesehatan darurat, yang tidak hanya berfungsi menyelamatkan nyawa, tetapi juga berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien dan keluarganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kepuasan keluarga pasien serta mengevaluasi pengaruh jarak tempuh ambulans, ketersediaan logistik, dan koordinasi antar petugas serta sistem rujukan terhadap kepuasan terhadap layanan ambulans SNAEM.IP di Municipiu Liquiçá, Timor-Leste. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi waktu tanggap ambulans secara keseluruhan dalam hubungannya dengan kepuasan keluarga pasien. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 16 responden keluarga pasien yang pernah menggunakan layanan ambulans diikutsertakan sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square, Fisher’s Exact Test, serta ukuran kekuatan hubungan dengan Phi dan Cramer’s V. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 75% responden menyatakan puas terhadap layanan ambulans, 68,8% menyatakan ambulans tiba tepat waktu, 100% menyatakan logistik tersedia lengkap, dan 87,5% menilai koordinasi antar petugas berjalan efektif. Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara jarak tempuh ambulans dan kepuasan pasien (p = 0,001), serta antara koordinasi antar petugas dan sistem komunikasi rujukan dengan kepuasan (p = 0,009). Nilai Cramer’s V = 0,655 menunjukkan kekuatan hubungan yang kuat antara koordinasi dan kepuasan keluarga. Namun, logistik pendukung tidak dapat diuji secara statistik karena tidak ada variasi data. Secara keseluruhan, hasil menunjukkan bahwa jarak tempuh dan koordinasi merupakan dua faktor utama yang memengaruhi waktu tanggap ambulans dan berdampak langsung terhadap kepuasan keluarga pasien. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kualitas waktu tanggap, keterkoordinasian petugas, dan efektivitas komunikasi memiliki kontribusi signifikan terhadap kepuasan pengguna layanan ambulans. Perbaikan menyeluruh terhadap sistem distribusi ambulans, pelatihan komunikasi petugas, serta evaluasi logistik dan koordinasi lintas sektor sangat diperlukan untuk memperkuat sistem layanan kesehatan darurat di Timor-Leste. Kata kunci: kepuasan keluarga pasien, pelayanan ambulans, waktu tanggap, jarak tempuh, koordinasi, logistik, Timor-Leste
HUBUNGAN SEDENTARY LIFE STYLE DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA STAF BANDARA INTERNASIONAL PRESIDEN NIKOLAU LOBATU DILI TIMOR LESTE Alves, Francisco; Conceição, Adelino Nunoda; Ningtyas, Rahaju
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v13i3.745

Abstract

ABSTRAK Gaya hidup sedentari menjadi fenomena global yang semakin lazim, khususnya di lingkungan kerja modern seperti bandara, di mana aktivitas fisik cenderung terbatas. Kondisi ini dikaitkan dengan peningkatan risiko hipertensi, yang dikenal sebagai penyebab utama berbagai penyakit kardiovaskular. Di Timor Leste, data lokal mengenai hubungan antara aktivitas sedentari dan tekanan darah masih sangat terbatas. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 81 staf Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato, Dili, yang dipilih secara total sampling. Tingkat aktivitas sedentari diukur menggunakan instrumen Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), sedangkan tekanan darah diklasifikasikan berdasarkan pedoman ESC/ESH 2023. Analisis univariat dan bivariat dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman untuk melihat hubungan antara dua variabel ordinal. Sebagian besar responden memiliki tingkat aktivitas sedentari kategori sedang. Tekanan darah paling banyak ditemukan dalam kategori normal tinggi. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara tingkat aktivitas sedentari dan tekanan darah (ρ = -0,516; p = 0,000), yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi gaya hidup sedentari, semakin tinggi tekanan darah responden. Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara durasi aktivitas sedentari dan tekanan darah pada staf Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato, Dili. Temuan ini menunjukkan pentingnya intervensi gaya hidup aktif di lingkungan kerja guna mencegah hipertensi dan komplikasi kardiovaskular lainnya di kalangan pekerja formal. Kata Kunci: Aktivitas sedentari, tekanan darah, hipertensi, staf bandara, GPAQ, Timor Leste