cover
Contact Name
Dame Evalina Simangunsong
Contact Email
dameevalinas8@gmail.com
Phone
+6281362434160
Journal Mail Official
penelitian@poltekkes-medan.ac.id
Editorial Address
Jl. Jamin Ginting KM 13,5 Kel. Lau Cih Kec. Medan Tuntungan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist)
ISSN : 26230046     EISSN : 26852764     DOI : 10.36911
Core Subject : Health,
Jurnal PANNMED merupakan jurnal ilmiah yang terbit secara on-line dan menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang kefarmasian, analis kesehatan, keperawatan, gizi, kebidanan, kesehatan lingkungan, dan keperawatan gigi.
Articles 748 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU TERHADAP PEMAKAIAN ALAT KONTRASEPSI IMPLAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEDAN JOHOR PANGKALAN MASYUR TAHUN 2017 Sartini Bangun
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.534 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v12i2.28

Abstract

Salah satu cara menurunkan angka kematian ibu (AKI) adalah dengan cara membatasi jumlah kelahiran dengan cara keikutsertaan akseptor atau keluarga berencana. Pelayanan keluarga berencana (KB) yang berkualitas belum sepenuhnya menjangkau seluruh wilayah nusantara. Paradigma program KB telah mempunyai visi dari mewujudkan NKKBS mewujudkan keluarga yang berkualitas tahun 2015. yaitu keluarga yang sejahtera, sehat, maju, mandiri, memilih jumlah anak yang ideal. berwawasan ke depan, bertanggung jawab dan harmonis, sehingga diperlukan KB .Capaian pelayanan KB lebih banyak menggunakan pil dan suntik, sehingga penulis ingin meneliti Faktor-faktor yang mempengaruhi ibu terhadap pemakaian alat kontrasepsi implant di wilayah kerja Puskesmas Medan Johor Kelurahan Pangkalan Masyhur Tahun 2017?. Penelitian deskriptif analitikpopulasi 68 akseptor implant (total popolasi sampling) dengan kuisioner, analisis univariat dan bivariat. Dari 69 responden yang berpengetahuan cukup 49,3%, yang berpendidikan menengah 56,5%, usia 20 – 35 tahun 46,4%, yang multiparitas 53,7% dan yang memperoleh informasi dari madia massa 55,1%. Analisis Chi-square: pengetahuan (22,601 > 5,991),pendidikan (16,924 > 5.991),usia (10,826 > 5,991),paritas (6,111 > 5,991),sumber informasi (9,421 > 5,991) dengan kata lain semua varibel menunujukkan nilai X2 hitung . X2 tabel artinya semua varibel berhubungan dengan pemakaian implant (Ha diterima). Simpulan: sebagian besar responden berpengetahuan cukup dan tingkat pendidikan menengah, disarankan agar masa usia transisi menggunakan KB implant.
HIGIENE GENETALIA SEBAGAI FAKTOR RISIKO TERJADINYA INFEKSI MENULAR SEKSUAL PADA IBU RUMAH TANGGA ( Studi Kasus Puskesmas Bandarharjo Semarang) Kumalasari Kumalasari; Anies Anies; Henry Setyawan; Bagoes Widjanarko; Muchlis A.U. Sofro
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.263 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.37

Abstract

Latar Belakang : IMS mengakibatkan masalah kesehatan seksual dan reproduksi yang berdampak kepada kalangan perempuan terutama ibu rumah tangga, anak-anak dan orang-orang miskin. Faktor yang dapat mempengaruhi kejadian IMS meliputi semua aspek epidemiologi: umur, ras, pendidikan, pekerjaan, status ekonomi, status perkawinan, pengetahuan, sikap dan praktik dalam perawatan higiene genetalia. Puskesmas Bandarharjo memiliki angka kejadian IMS yang cukup tinggi 50 kasus di tahun 2014 dan 90% adalah ibu rumah tangga. Penelitian ini ingin membuktikan faktor higiene genetalia berpengaruh terhadap kejadian IMS pada ibu rumah tangga.Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method dengan desain studi kasus-kontrol, jumlah sampel sebanyak 80 dengan perbandingan 1:1 (40 responden masing-masing kelompok), di wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo. Sebagai kasus adalah ibu rumah tangga yang positif IMS dan kontrol adalah ibu rumah tangga yang negatif IMS setelah diperiksa secara fisik dan laboratorium di Puskesmas Bandarharjo. Data di analisis secara univariat, bivariat (chi-square), dan multivariat (regresi logistik), dilanjutkan indepth-interview.Hasil : Beberapa faktor yang terbukti berpengaruh terhadap IMS pada Ibu rumah tangga adalah tidak cebok sebelum melakukan hubungan seksual (OR=7,7; 95% CI 2,0-29,1; p=0,002), vaginal douching (OR=7,7; 95% CI 2,0-29,1; p=0,002), Pendapatan keluarga rendah < UMR (OR=4,0; 95% CI 1,4-14,3; p=0,030).Simpulan : Faktor higiene genetalia yang berpengaruh terhadap IMS pada Ibu rumah tangga adalah tidak cebok sebelum HUS, melakukan vaginal douching, pendapatan keluarga < UMR.
GAMBARAN PERANAN PENYULUHAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP PENGETAHUAN MENYIKAT GIGI PADA SISWA/I KELAS IV SD 068003 KAYU MANIS PERUMNAS SIMALINGKAR KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN Sri Junita Nainggolan
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.18 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.38

Abstract

Brushing teeth is one of the methods to maintain dental hygiene and oral health. It can ward off the incidence of caries. In general, dental and oral health education is obtained from counseling. The group of people that usually becomes the target is elementary school children because the age of 6-14 years is a transition period or the change in permanent teeth (mixed teeth period).In this research, the counseling was the one with demonstration method which was aimed to increase the knowledge of brushing teeth in Grade IV students at SD 068003 Kayu Manis, Perumnas Simalingkar, Medan Tuntungan Subdistrict with 30 students as the samples.The result of the research showed that before the counseling, 18 respondents (60%) were in good criteria in their knowledge of brushing teeth correctly and 11 respondents (36.7%) were in moderate category. After the counseling with demonstration method, all respondents (100%) were in good category.The conclusion was that counseling with demonstration method could improve students’ knowledge of brushing teeth. It is recommended that Grade IV students at SD 068003 brush their teeth properly and correctly.
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT MARTHA FRISKA MEDAN Abdul Hanif Siregar; Syarif Zein Yahya
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.604 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.39

Abstract

Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang direncanakan secara sadar antara perawat dan pasien yang kegiatannya dipusatkan untuk kesembuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauhmana pengaruh komunikasi terapeutik terhadap kepuasan pasien dalam pelayanan asuhan keperawatan di ruang rawat inap rumah sakit Martha Friska Medan. Penelitian ini menggunakan rancangan study korelasi dengan pengambilan sampel 25% dari jumlah populasi sebanyak 640 orang pasien rawat inap rumah sakit Martha Friska Medan. Hasil penelitian didapatkan bahwa penerapan komunikasi terapeutik di ruang rawat inap rumah sakit Martha Friska Medan sudah optimal. Ditinjau dari adanya keterbatasan yang dimiliki dalam diri perawat seperti respon dan empati pada sebahagian perawat yang masih kurang dan kurang melaksanakan Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai komunikasi terapeutik. Untuk kepuasan pasien yang dirawat inap di rumah sakit Martha Friska Medan, pada umumnya pasien merasa sangat puas atas pelayanan yang diberikan oleh perawat bila ditinjau dari respon dan empati perawat ketika berinteraksi dengan pasien. Berdasarkan uji analisis Spearman'n Correlation pada penelitian ini menunjukkan nilai r = 0,004. Dan P= 0,972 yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien. Berdasarkan hasil. penelitian tersebut disarankan bagi perawat meningkatkan pelaksanaan komunikasi terapeutik yang sudah berjalan dengan baik dan bagi pihak rumah sakit membuat SOP komunikasi terapeutik, meningkatkan pengetahuan perawat dengan cara mengikutsertakan para perawat dalam seminar-seminar keperawatan tentang komunikasi terapeutik, memberikan pelatihan untuk meningkatkan sikap empati perawat terhadap pasien, dan memberikan kesempatan perawat melanjutkan pendidikannya.
EFEK FUNGISTATIS, FUNGISIDAL EKSTRAK KAYU MANIS TERHADAP CANDIDA ALBICANS DAN EFEK BAKTERISTATIS BAKTERISIDAL TERHADAP STAPHYLOCOCCUS AUREUS DARI DENTURE STOMATITIS Minasari Minasari; Dennis Dominika
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.383 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.40

Abstract

Cinnamon is one of the spices that has been used for a long time, even before 2100 BC as an essential material to mummify a king's body and also as addition for foods and drinks to increase the flavours. Cinnamon has three active components such as cinnamaldehyd, eugenol and linalool. Cinnamon has good fungicidal and fungistatic effect against Candida albicans and bacteristatic, bactericidal effect against Staphylococcus aureus. Cinnamon can be used to decrease the amount of Candida albicans and Staphylococcus aureus colonies, so the researcher is interested to examine the fungistatic, fungicidal, bacteristatic dan bactericidal effect against Candida albicans and Staphylococcus aureus. The goal of this research is to determine the effect of different concentrations of cinnamon extract against Candida albicans and Staphylococcus aureus.In this research, the extract's concentrations that are used are 100%, 50%, 25%, 12,5%, 6,25%, 3,125%, 1,56%, 0,78%, 0,39%, 0,195% and also two controls which are formaldehyd and aquadest. The extract used in this research is obtained by extraction method. Dilution technique is used in the test with three times replication. This research is experimental laboratorium type with pretest-postest design. Kruskal-Wallis and Mann-Whitney test is used to analyze the data.The result show that concentration 0,78 % extract has shown fungistatic effect and concentration 25% has shown fungicidal effect against Candida albicans, and concentration 1,562% bacteristatic, concentration 50% bactericidal Staphylococcus aureus. From double comparison table, we can conclude that there are significant difference between each concentration's effect against Candida albicans and Staphylococcus aureus.The result shows that the increase of cinnamon extract's concentration will lessen the remaining colonies of Candida albicans.
PERBEDAAN PENURUNAN INDEKS PLAK MENYIKAT GIGI DENGAN TEKNIK BASS DAN ROLL PADA SISWA/I SMP SWASTA GAJAH MADA MEDAN KELAS VII TAHUN 2016 Netty Jojor Aritonang
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.509 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.43

Abstract

Plak gigi merupakan deposit lunak yang melekat erat pada permukaan gigi, terdiri dari mikroorganisme yang berkembang biak dalam suatu matrik interseluler jika seseorang melalaikan kebersihan gigi dan mulutnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan penurunan indeks plak antara siswa yang menyikat gigi dengan teknik bass dan teknik roll. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik menggunakan metode eksperimen dengan rancangan Pre-test Dan Post-test Only Group Design tanpa replikasi. Penelitian ini dilakukan pada siswa/i SMP Swasta Gajah Mada Medan Kelas VII Tahun 2016 berjumlah 30 orang dengan pengambilan sampel secara random sampling. Manfaat penelitian ini adalah untuk menambah pengetahuan siswa tentang penurunan indeks plak me nyikat gigi dengan teknik bass dan roll. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa p < 0,005 maka hipotesis nol (H0) ditolak, yang berarti terdapat perbedaan sebelum dan sesudah menyikat gigi dengan teknik bass maupun roll terhadap penurunan indeks plak. Sedangkan hasil t-Test independent dengan Equal varians assumed adalah 0,291 dengan probabilitas (Sig) =0,594. Melalui uji levene didapatkan nilai p (Sig) 0,305. Berarti varian kedua kelompok adalah sama. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pada alpha 5% tidak ada perbedaan signifikan rata-rata antara menyikat gigi dengan teknik bass dan roll.
PENGARUH BERKUMUR LARUTAN MADU TERHADAP INDEKS PLAK PADA SISWA-SISWI KELAS VI SD NEGERI 066038 KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN Herlinawati Herlinawati
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.936 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.44

Abstract

Penyebab terjadinya karies gigi dan peradangan pada jaringan periodontal salah satunya adalah mikroorganisme yang terkandung dalam plak yang menempel pada permukaan gigi. Menyingkirkan plak dari permukaan gigi tidak hanya dilakukan dengan menyikat gigi saja, namun juga bisa dilakukan dengan cara berkumur dengan zat tertentu. Madu mampu menghentikan perkembangan bakteri di dalam mulut yang menyebabkan pengurangan lapisan plak sehingga dapat mempengaruhi penurunan indeks plak seseorang. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh berkumur larutan madu terhadap indeks plak. Jenis penelitian yang dilakukan adalah metode quasi experiment (eksperimen semu) dengan rancangan pretest - postest one group desain. Penelitian ini dilakukan pada siswa-siswi kelas VI SD Negeri 066038 Medan Kecamatan Medan Tuntungan, dengan populasi 160 siswa-siswi dan sampelnya 40 orang. Hasil penelitian menunjukkan sebelum berkumur dengan larutan madu diketahui bahwa rata-rata indeks plak siswa-siswi kriteria baik tidak ada,kriteria sedang 1,58 dan 2,28 untuk kriteria buruk dan setelah berkumur dengan larutan madu rata-rata indeks plak untuk kriteria baik yaitu 0,72 dan kriteria sedang 0,14 dan kriteria buruk 2,10 Kesimpulan penelitian ini menunjukkan ada pengaruh berkumur larutan madu terhadap penurunan indeks plak dan diharapkan dapat menambah wawasan siswa-siswi SD Negeri 066038 Medan Kecamatan Medan Tuntungan.
Hubungan Pengetahuan Ibu Bekerja Tentang Manajemen Laktasi Dan Dukungan Tempat Kerja Dengan Perilaku Ibu Dalam Pemberian ASI Di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu (Pustu) Amplas Medan Lusiana Gultom
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.849 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.45

Abstract

Air Susu Ibumerupakan nutrisi alamiah terbaik bagi bayi karena mengandung kebutuhan energi dan zat yang dibutuhkan selama 6 bulan pertama kehidupan bayi. Cakupan ASI eksklusif di seluruh dunia hanya36% selama periode 2007-2014, di bawah target WHO yang mengharuskan cakupan ASI minimal 50%. Penghambat pemberian ASI eksklusif adalah rendahnya pengetahuan ibu dan factor ibu bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu bekerja tentang manajemen laktasi dan dukungan tempat kerja dengan perilaku ibu dalam pemberian ASI di wilayah kerja Puskesmas pembantu Amplas Medan.Jenis penelitian analitik dengan menggunakan data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Objek penelitian adalah semua ibu bekerja yang mempunyai bayi usia7 – 24 bulan, menggunakan metode total sampling yaitu 40 orang ibu bekerja. Data diolah menggunakan uji statistik Chi-Square.Hasil penelitian mayoritas ibu memiliki pengetahuan kurang tentang manajemen laktasi dan tidak ASI eksklusif sebanyak 15 orang (93,8%), hasil analisa disimpulkan X2 hitung >X2 tabel (18,55 > 5,991) dan P value 0,000 berarti ada hubungan pengetahuan ibu bekerja tentang manajemen laktasi dengan perilaku ibu dalam pemberian ASI. Mayoritas ibu bekerja tidak mendapatkan dukungan dari tempat kerja dan tidak ASI eksklusif sebanyak 19 orang (82,7%), hasil analisa X2 hitung >X2 tabel (19,66 > 3,841) dan P value 0,000 berarti ada hubungan dukungan tempat kerja dengan perilaku ibu dalam pemberian ASI.Diharapkan kepada ibu bekerja agar tetap memberikan ASI eksklusif kepada bayinya dengan memahami tentang manajemen laktasi dan tenaga kesehatan juga harus giat untuk berperan aktif dalam memotivasi ibu bekerja untuk tetap memberikan ASI ekslusif.
PENGARUH PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN ISPA PADA ANAK BATITA DI PUSKESMAS SINGOSARI KOTA PEMATANGSIANTAR Sri Hernawati Sirait
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.076 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.46

Abstract

Pendahuluan: Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyebab terpenting morbiditas dan mortalitas pada anak. Kelompok usia 6 - 23 bulan adalah kelompok umur yang paling rentan untuk mengalami ISPA. Berdasarkan World Health Organization (WHO) dan Departemen Kesehatan Indonesia tahun 2008, pneumonia yang merupakan salah satu jenis ISPA adalah penyebab paling banyak kematian balita di dunia dan juga di Indonesia. Penyakit ISPA menduduki peringkat pertama dari 10 penyakit terbesar rawat jalan di Puskesmas Singosari Pematangsiantar. Terdapat 1.569 kasus ISPA untuk semua golongan umur. ISPA di Puskesmas Singosari pada bayi usia 6 - 23 bulan dari bulan Januari 2013 hingga Februari 2014 terdapat 296 kasus. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian ASI eksklusif dengan kejadian ISPA pada anak batita di Wilayah Kerja Puskesmas Singosari Kota Pematangsiantar. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian ASI eksklusif dengan kejadian ISPA pada anak batita. Metode: Jenis penelitian analitik observasional dengan rancangan penelitian kohort retrosfektif. Populasi adalah seluruh anak batita yang berkunjung ke Puskesmas Singosari dari bulan Januari 2013 - Februari 2014 sebanyak 382 kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Singosari Pematangsiantar dengan kriteria inklusi dalam penelitian ini yaitu : Anak batita yang datang berobat ke Puskesmas, Responden bertempat tinggal di Wilayah Kerja Puskesmas Singosari dan Kriteria eksklusi dalam penapisan ini, yaitu : Anak yang menderita penyakit kronis dan Anak yang menderita gizi buruk. Metode pengambilan sampel dengan Simple Random Sampling didapat sampel sebanyak 79 orang anak batita penderita ISPA. Analisis bivariat dilakukan dengan uji chi square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil: Ada pengaruh pemberian ASI eksklusif dengan kejadian ISPA, hasil uji statistik chi-square didapat nilai p = 0,002. Karakteristik anak dengan kejadian ISPA yang berhubungan yaitu anggota keluarga yang merokok, dengan nilai p=0.005. Saran: Diharapkan ibu-ibu yang memiliki batita untuk dapat memperhatikan atau menambah gizi pada anaknya dan memperhatikan kelengkapan imunisasinya dan kepada petugas kesehatan diharapkan dapat meningkatkan cakupan ASI eksklusif diperlukan monitoring langsung dari bidan terhadap ibu nifas untuk memberikan ASI eksklusif.
HUBUNGAN RESPONSE TIME PERAWAT DENGAN KEPUASAN KELUARGA PASIEN DI INSTALANSI GAWAT DARURAT (IGD) RSUD Dr. PIRNGADI MEDAN TAHUN 2016 Marlisa Marlisa
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (986.44 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.47

Abstract

Family statisfaction is determined by a good response time. The objective of this research is to investigate the correlation between the nurses’s response time in giving service and family statisfaction at Emergency Unit of RSUD Dr.Pirngadi Medan This research use th correlational descriptive method. The population of this research consisted of 597 patient. Yhe sample of the research consisted of 42. They were colleted through stopwacth/handphone that have a stopwatch to caculate the response time and questionnsire consisting of 20 questions about family statisfiction of patient.The result of the research show that nurses’response time at Emergency Unit RSUD Dr.Pirngadi Medan was a past’s response time.In addition, the family of patients were statisfied with the service at Emergency Unit of RSUD Dr.Pirngadi Medan. There was a corelation between the nurses’s response time in giving service and the family statisfaction at Emergency Unit of RSUD Dr. Pirngadi of medan as indicate by the p.value= 0.02 and the correlation coeficient value=0.01

Page 3 of 75 | Total Record : 748


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Dsember 2025 Vol. 20 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2025 Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2025 Vol. 19 No. 3 (2024): Vol. 19 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Desember 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2024 Vol. 18 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September- Desember 2023 Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2023 Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2023 Vol. 17 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September- Desember 2022 Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2022 Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode januari -April 2022 Vol. 16 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Desember 2021 Vol. 16 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2021 Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2021 Vol. 15 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Desember 2020 Vol 15 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2020 Vol 14 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2019 Vol. 14 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2019 Vol 14 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2019 Vol 13 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2019 Vol. 13 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2018 Vol. 8 No. 3 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2014 Vol 13 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2018 Vol 13 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2018 Vol 12 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018 Vol. 12 No. 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018 Vol. 12 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2017 Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017 Vol. 11 No. 3 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2017 Vol. 11 No. 2 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2016 Vol. 11 No. 1 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2016 Vol. 10 No. 3 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2016 Vol 10 No 3 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2016 Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2015 Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2015 Vol 9 No 3 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2015 Vol 9 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2014 Vol 9 No 1 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2014 Vol 8 No 3 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2014 Vol 8 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2013 Vol 7 No 3 (2013): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2013 Vol 7 No 2 (2012): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2012 More Issue