Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist)
Jurnal PANNMED merupakan jurnal ilmiah yang terbit secara on-line dan menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang kefarmasian, analis kesehatan, keperawatan, gizi, kebidanan, kesehatan lingkungan, dan keperawatan gigi.
Articles
748 Documents
PENGETAHUAN ANAK TENTANG MENYIKAT GIGI YANG BAIK TERHADAP HALITOSIS PADA SISWA-SISWI KELAS IV SD SWASTA ST. IGNATIUS MEDAN JOHOR
Susy Adrianelly Simaremare
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (367.059 KB)
|
DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.48
Menyikat gigi bertujuan untuk membuang plak sebersih mungkin, sebab di dalam plak inilah kuman paling banyak tinggal. Plak adalah suatu lapisan lunak yang terdiri dari kumpulan mikroorganisme yang berkembang biak diatas suatu matriks yang terbentuk dan melekat erat pada permukaan gigi. Halitosis merupakan bau mulut tidak sedap yang keluar dari mulut akibat kurang menjaga kebersihan gigi dan mulut dan dapat melibatkan kesehatan dan kehidupan sosial seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan anak tentang menyikat gigi yang baik terhadap halitosis pada siswa-siswi kelas IV SD Swasta St.Ignatius Medan Johor. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode survey. Penelitian dilakukan pada anak kelas IV SD Swasta St. Ignatius Medan Johor dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan gambaran pengetahuan anak tentang cara menyikat gigi yang baik terhadap halitosis, siswa-siswi yang memiliki kriteria baik ada 6 orang, kriteria sedang ada 12 orang dan yang memiliki kriteria buruk ada 2 orang. Berdasarkan tabel frekuensi pengetahuan anak tentang waktu menyikat gigi yang baik terhadap halitosis, siswa-siswi kelas IV SD Swasta St.Ignatius Medan yang memiliki kriteria baik ada 2 orang, 17 orang memiliki kriteria sedang dan 1 orang memiliki kriteria buruk. Kesimpulannya, bahwa pengetahuan anak tentang menyikat gigi yang baik meliputi cara, waktu dan frekuensi menyikat gigi yang baik itu mempengaruhi halitosis seorang anak. Untuk itu, diharapkan kepada tenaga kesehatan khususnya gigi untuk lebih meningkatkan penyuluhan kesehatan gigi.
TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA MASA KEHAMILAN TERHADAP PEWARNAAN GIGI ANAK BALITA DI KELURAHAN LAU CIH KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN
Ngena Ria
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (333.048 KB)
|
DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.49
Antibotik merupakan zat-zat kimia yang dihasilkan oleh fungsi dan bakteri yang memiliki khasiat mematikan atau menghambat pertumbuhan kuman sedangkan toksitasnya bagi manusia relatif rendah. Penelitian bersifat deskriptif dengan metode survy yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat pengetahuan ibu tentang penggunaan antibiotik pada masa kehamilan. Sampel adalah ibu hamil yang berjumlah 30 orang. Data diperoleh dengan cara pengisian kuesioner yang di Kelurahan Lau Cih Kecamatan Medan Tuntungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 20% ibu memiliki pengetahuan baik, 10 % ibu memiliki pengetahuan sedang dan tidak ada (0%) ibu yang memiliki pengetahuan buruk mengenai tingkat pengetahuan tentang penggunaan antibiotik pada masa kehamilan.
PERANAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK OLEH MAHASISWA TINGKAT II JKG TERHADAP SIKAP PASIEN ANAK DALAM TINDAKAN PENCABUTAN GIGI DI KLINIK JKG POLTEKKES KEMENKES RI MEDANTAHUN 2017
Rawati Siregar;
Cindy Fortunella Harefa
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (129.368 KB)
|
DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.50
Komunikasi Terapeutik merupakan proses penyampaian pesan terhadap pasien dalam melakukan perawatan dengan tujuan untuk membina hubungan yang baik antara pasien dan perawat dan menciptakan rasa kerjasama selama proses perawatan gigi yang dilakukan pada pasien anak umur 6-12 tahun di Klinik Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes RI Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peranan Komunikasi Terapeutik Oleh Mahasiswa Tingkat II Jurusan Keperawatan Gigi Terhadap Sikap Pasien Anak dalam Tindakan Pencabutan Gigi di Klinik Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes RI Medan. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian analitik uji Chi-Square dengan metode survey dan desain Quasi Experiment. Adapun pengambilan sampel dengan purposive sampling, sampel sebanyak 46 dari 342 populasi . Hasil analisa univariat diperoleh data bahwa sampel yang tidak melakukan komunikasi terapeutik, sebanyak 19 sampel (82,7%) yang tidak kooperatif dan sebanyak 4 sampel (17,7%) yang kooperatif. Sedangkan sampel yang melakukan komunikasi terapeutik sebanyak 6 sampel (26%) yang tidak kooperatif dan sebanyak 74 sampel (74%) yang kooperatif, Hasil uji chi-square didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05) maka Ha diterima dan Ho di tolak yang berarti bahwa ada Peranan Komunikasi Terapeutik Oleh Mahasiswa Tingkat II Jurusan Keperawatan Gigi Terhadap Sikap Pasien Anak. Komunikasi Terapeutik memiliki peranan penting dalam melaksanakan tindakan pencabutan gigi terhadap sikap anak yang kooperatif.
PENGETAHUAN SISWA TENTANG SEKS PRANIKAH DI SMA NEGERI 1 BERASTAGI TAHUN 2017
Susanti br Perangin-angin
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (628.568 KB)
|
DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.51
Sexuality issues until recently an interesting topic that is always discussed. One of the sexual problems that are often discussed premarital sex. Negative impact of premarital sex is very disturbing society. Dai recent survey in 33 provinces in 2008 by the National Family Planning Coordinating Board (BKKBN) reported 63% of adolescents in Indonesia between the ages of SMP and high school already having sexual relations outside marriage. The percentage of teens who had sexual intercourse before marriage has increased compared to previous years. This study aims to determine the level of knowledge of students of SMA Negeri 1 Berastagi Karo District Berastagi about premarital sex. Research is descriptive research, sample number as many as 50 people. Sampling technique using total sampling technique that is all the population sampled data was collected using questionnaires and interviews. Data analysis using desscriptive statistics. Test results of students' level of knowledge of SMA Negeri 1 Berastagi Karo District Berastagi regarding premarital sex by 58% were categorized with poor knowledge. From the results of these studies are expected to the school and parents can play an active role in providing information on reproductive health and sex education to the students.
ANALISIS PELAKSANAAN PELAYANAN GIGI DAN MULUT PASIEN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DI PUSKESMAS KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2015
Irma Syafriani Sinaga
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.52
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Di Puskesmas Kabupaten Deli Serdang masih ditemukan fasilitas kesehatan (peralatan dan bahan habis pakai) yang belum lengkap seperti kondisi dental unit yang rusak atau tidak berfungsi dengan baik, kompetensi dokter gigi dan perawat gigi masih belum bekerjasama dengan baik, serta pola komunikasi tenaga kesehatan yang masih kurang terhadap pasien. Jenis Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan informan berjumlah 14 orang. Pengumpulan data dengan observasi dan wawancara mendalam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas kesehatan di poli gigi berdasarkan Permenkes RI No 75 tahun 2014, ketersediaannya masih belum terpenuhi dan ada dalam kondisi rusak; kompetensi dokter gigi dan perawat gigi dalam melaksanakan pelayanan masih belum terkoordinasi dengan baik; sudah memiliki SIK dan SIP, namun perlu proses perpanjangan; belum pernah diadakan pendidikan/pelatihan; belum memiliki standar operational prosedur (SOP) dalam menangani pasien; untuk pola komunikasi petugas kesehatan kepada pasien belum sepenuhnya menunjukkan emphati terhadap keluhan pasien, khususnya lansia dan anak-anak. Proses pelaksanaan pelayanan gigi dan mulut pasien JKN masih belum berjalan sesuai harapan, karena masih ada tindakan pelayanan seperti penambalan hanya sesekali dilakukan di poli gigi dan ada pemungutan biaya terhadap pelayanan scaling kepada pasien, yang tidak sesuai dengan manfaat yang ditawarkan oleh JKN. Diharapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang segera membenahi fasilitas kesehatan serta pendataan terhadap SIK dan SIP petugas. Perlu menjadi pertimbangan untuk perencanaan program ke depan yaitu mengadakan kegiatan pendidikan/pelatihan bagi petugas kesehatan poli gigi sebagai penyegaran kembali kompetensi petugas sesuai dengan perkembangan pengetahuan saat ini. Melaksanakan pelayanan tanpa menambah beban biaya, jika merupakan manfaat bagi pasien JKN.
PENGARUH METODE BERCERITA DENGAN GAMBAR TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK MENGGUNAKAN DENVER II PADA USIA 3-5 TAHUN DI YAYASAN PUTERI SION MEDAN TAHUN 2017
Tiurlan Mariasima Doloksaribu;
Adelima Simamora;
Sriningsih Sinaga
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (565.34 KB)
|
DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.54
Perkembangan bahasa merupakan aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak untuk memberikan respon terhadap suara, mengikuti perintah dan berbicara spontan. Bercerita bertujuan mengembangkan kemampuan berbahasa anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan bahasa anak menggunakan instrument Denver II sebelum dan setelah dilakukan metode bercerita dengan gambar pada anak usia 3-5 tahun. Jenis dan desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen (eksperimen semu) dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest. Alat yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar ceklis Denver II. Populasi dalam penelitian adalah anak usia 3-5 tahun yang merupakan murid di Yayasan Putri Sion Medan. Sampel diambil dengan teknik total sampling sebanyak 19 responden. Hasil penelitian menyebutkan sebelum intervensi bercerita dengan gambar, kemampuan bahasa anak berada pada kategori keterlambatan ada sebanyak 3 orang (15.8%) sedangkan setelah intervensi bercerita kemampuan bahasa paling rendah adalah kategori peringatan sebanyak 3 anak (15.8%). Dari hasil uji statistik didapat hasil yang signifikan dimana P=0,000 dengan nilai rata-rata 0.79 artinya terdapat peningkatan kemampuan bahasa pada anak sebesar 0.79 kali setelah dilakukan intervensi bercerita dengan gambar. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan Ha diterima dan Ho ditolak : ada pengaruh bercerita dengan gambar terhadap kemampuan bahasa anak umur 3-5 tahun. Disarankan kepada guru-guru di Yayasan Puteri Sion Medan melakukan kegiatan metode bercerita sesering mungkin untuk meningkatkan kemampuan bahasa pada anak.
PENGARUH AROMATHERAPI,RELAKSASI OTO PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN IBU HAMIL MENJELANG PERSALINAN DI BPM SIMALUNGUN
Kandace Sianipar;
Renny Sinaga;
Yusliana Nainggolan
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1229.969 KB)
|
DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.55
Kehamilan dapat merupakan sumber stressor kecemasan, terutama pada seorang ibu yang labil jiwanya.Prevalensi (angka kesakitan) gangguan kecemasan berkisar pada 6-7% dari populasi umum. Intervensi untukmengurangi ketidaknyamanan dalam kehamilan ini dapat dilakukan dengan menggunakan tindakan nonfarmakologi, yaitu Aromtherapi dan relaksasi otot progresiff. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasitingkat kecemasan ibu sebelum diberi intervensi aromatherapy, relaksasi otot dan kombinasi keduanya dansesudahnya. Jenis penelitian dengan quasi experiment studies dengan pendekatan pre dan post test padakelompok intervensi. Populasi ibu hamil trimester III sampel menggunakan consecutive sampling yangmemenuhi criteria inklusi. Hasil penelitian tingkat kecemasan ibu kelompok intervensi aromaterapi sebelumintervensi mayoritas pada kategori sedang, 90%, sesudah intervensi berubah menjadi kategori ringan 50%,pada kelompok intervensi relaksasi otot tingkat kecemasan sebelum intervensi kategori sedang 90% dansesudah intervensi mayoritas kategori ringan, 55%. Kelompok kombinasi kedua intervensi mayoritas tingkatkecemasan responden sebelum intervensi mayoritas kategori sedang 75% dan sesudah intervensi menjadiringan 60%. Hasil uji anova menunjukkan ada perbedaan yang bermakna perubahan tingkat kecemasanresponden pada intervensi aromaterapi, relaksasi otot progresife dan kombinasi aromaterapi dan relaksasiotot (sig = 0,00; sig < 0,05). Yang paling berpengaruh menurunkan tingkat kecemasan adalah intervensikombinasi keduanya. Saran kepada ibu hamil agar selalu berusaha menurunkan kecemasan, danmembagikan ilmu dan keterampilan yang didapat.
EFEKTIVITAS PERINEUM MASSAGE DENGAN MODIFIKASI HANDS-OFF DAN PERINEUM MASSAGE DENGAN MODIFIKASI HANDS-ON TERHADAP RUPTUR PERINEUM DI BPM KOTA PEMATANGSIANTAR
Juliani Purba;
Tengku Sri Wahyuni
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (453.742 KB)
|
DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.56
Berbagai metode telah dilakukan untuk mengurangi terjadinya ruptur perineum, baik sejak kehamilan maupun pada proses persalinan. Beberapa hasil penelitian di berbagai daerah di Indonesia tentang perineum massage mendapatkan hasil yang signifikan terhadap penurunan kejadian ruptur perineum. Pada masa persalinan hasil penelitian juga mendapatkan perbedaan antara persalinan dengan hands on atau hands off terhadap kejadian keutuhan perineum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektifitas perineum massage dengan modifikasi hands-off dan perineum massage dengan hands- on terhadap ruptur perineum pada primipara di BPM Kota Pematangsiantar. Jenis penelitian quasi experiment design dengan analisis data yang digunakan Chi-Square. Berdasarkan hasil uji statistic dengan menggunakan Chi-Square diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara perineum massage dengan modifikasi hands-off dan perineum massage dengan modifikasi hands-on terhadap ruptur perineum yaitu sig(2-tailled) = 0,002 < 0,05, maka dari penelitian ini diketahui bahwa lebih efektif perineum massage dengan modifikasi hands-off daripada perineum massage dengan modifikasi hands-on untuk mencegah terjadinya ruptur perineum pada ibu primipara di BPM Kota Pematangsiantar.
PERBEDAAN PENURUNAN INTENSITAS NYERI DISMENOREA PADA REMAJA DENGAN MENGGUNAKAN RELAKSASI NAFAS DALAM DAN RELAKSASI IMAJINASI TERMBIMBING
Hotma Sauhur Hutagaol
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (699.603 KB)
|
DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.57
Dismenorea adalah nyeri yang berhubungan dengan menstruasi. Dismenorea adalah salah satu dari penyebab tersering dari nyeri panggul. Dan secara negatif mempengaruhi kualitas hidup seseorang dan terkadang menghasilkan dalam penurunan aktifitas. Teknik relaksasi merupakan salah satu alternatif penatalaksanaan dismenorea. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan penurunan intenstias nyeri dismenore pada remaja dengan menggunakan relaksasi nafas dalam dan relaksasi imajinasi terbimbing. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan disain quasi experimental dengan pre and post test goup design untuk mengetahui perbedaan penurunan intensitas nyeri dismenorea dengan menggunakan relaksasi nafas dalam dan relaksasi imajinasi terbimbing. Data dianalisa menggunakan uji Mann_Whitney, dan nilai p<0.05 dianggap bermakna secara statistik. Setelah dilakukan relaksasi nafas dalam dan relaksasi imajinasi terbimbing didapati hasil penurunan rerata nyeri menstruasi pada kelompok relaksasi imajinasi terbimbing lebih besar dibandingkan penurunan rerata nyeri menstruasi pada kelompok relaksasi nafas dalam. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan penurunan relaksasi nafas dalam dibandingkan dengan relaksasi imajinasi terbimbing terhadap nyeri menstruasi.
EFEKTIVITAS BERKUMUR LARUTAN EKSTRAK ETANOL KULIT KAYU MANIS DALAM MENURUNKAN AKUMULASI PLAK GIGI
Syahdiana Waty;
Dwi Suryanto;
Yurnaliza Yurnaliza
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (262.175 KB)
|
DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.58
Kulit kayu manis merupakan salah satu obat tradisional yang diduga mengandung beberapa senyawa antibakteri seperti flavonoid, saponin dan cinnamaldehid yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri di rongga mulut. Efek ekstrak kulit kayu manis secara in vitro terhadap bakteri di rongga mulut telah sering dilakukan namun pengaruhnya sebagai obat kumur dalam menurunkan indeks plak gigi perlu dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas berkumur dengan larutan ekstrak etanol kulit kayu manis dalam menurunkan akumulasi plak gigi. Kulit kayu manis diekstrak secara maserasi dengan etanol 80%. Obat kumur kulit kayu manis dibuat pada konsentrasi 6.25%. Sampel dalam penelitian ini merupakan responden yang berkunjung di klinik Drg. Syahdiana Waty, Medan, Sumatera Utara. Pengukuran indeks plak gigi dilakukan dua kali yaitu sebelum berkumur dan sesudah berkumur dengan larutan ekstrak etanol kulit kayu manis. Analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara indeks plak gigi sebelum berkumur dan sesudah berkumur dengan larutan ekstrak etanol kulit kayu manis. Hasilnya menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit kayu manis mengandung senyawa metabolit sekunder golongan alkaloida, flavonoid, saponin dan glikosida. Perbedaan indeks plak gigi yang signifikan antara sebelum dan sesudah berkumur dengan larutan ekstrak etanol kulit kayu manis 0.000 (<0.05). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa larutan ekstrak etanol kulit kayu manis efektif menurunkan akumulasi plak gigi.