cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudisyach@gmail.com
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Kol H Burlian KM 7,5 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal 'Aisyiyah Medika
ISSN : 26142791     EISSN : 26223872     DOI : -
Core Subject :
Journal ‘Aisyiyah Medika is a journal published by LPPM STIKES Aisyiyah Palembang with the first edition February 2018, with ISSN Print 2614-2791 and ISSN Online 2622-3872, where the Journal is published twice a year, every February and August. Journal papers submitted for publication can be in the form of: research, case reviews, and literature reviews in the health sector. The manuscript is an original scientific work in the last two years and has never been published before. Articles written in the Journal ‘Aisyisyah Medika cover the field of publication of this journal Multi Health Science in the fields of Medicine, Midwifery, Nursing and Pharmacy and Public Health.
Arjuna Subject : -
Articles 536 Documents
ANALISIS EFIKASI DIRI PADA PASIEN DM TIPE 2 DI RUMAH SAKIT KOTA PALEMBANG Robiatun Robiatun
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 1: Februari 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i1.566

Abstract

Latar Belakang: DM adalah suatu kondisi yang terjadi pada saat tubuh tidak dapat menghasilkan cukup insulin dengan baik ditandai dengan peningkatan kadar glukosa dalam darah dan tidak dapat disembuhkan sehingga memerlukan self care. Self efficacy diperlukan bagi pasien Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 untuk meningkatkan kemandirian pasien dalam mengelola penyakitnya. Tujuan: Untuk mengetahui analisis efikasi diri pada pasien diabetes melitus (DM) Tipe 2 di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan desain deskriftif dan metode non-experimental. Pendekatan penelitian menggunakan cross sectional dengan populasi penderita DM Tipe 2 di RSI Islam Siti Khadijah Palembang. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 30 responden. Hasil: Hasil Penelitian ini menunjukkan antara self efficacy tinggi dan self efficacy yang rendah memiliki distribusi frekuensi self efficacy rendah lebih tinggi daripada self efficacy tinggi. Pada kategori self efficacy tinggi sebesar (43,3%) dan self efficacy rendah (56,7%). Saran: Efikasi diri yang tinggi mampu merencanakan dan melaksanakan tindakan yang mengarah pada pencapaian tujuan. Penderita DM diharapkan dapat meningkatkan perilaku self efficacy untuk meningkatkan status kesehatan dan mencegah terjadinya komplikasi penyakit lebih lanjut. Kata Kunci         : Efikasi Diri, DM, Pasien DM
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR Annisa Khoiriah; Tiara Pratiwi
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v4i0.588

Abstract

Latar belakang: Asfiksia merupakan suatu dimana keadaan pada bayi baru lahir yang mengalami gagal bernafas secara spontan, teratur segera setelah lahir, sehingga bayi tidak dapat memasukkan oksigen dan tidak dapat mengeluarkan zat asam arang dari tubuhnya, sehingga dapat menurunkan O2 (oksigen) dan mungkin meningkatkan CO2 (karbondioksida) yang dapat dipengaruhi oleh umur ibu, persalinan premature, letak sungsang, serta partus lama/ partus macet sehingga menimbulkan akibat buruk dalam kehidupan lebih lanjut. Tujuan: untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di Di Bpm Herasdiana Palembang Palembang Tahun 2019. Metode: menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil: Pada variable umur ibu berdasarkan hasil uji statistic Chi Square didapatkan hasil ρ value = 0,001 < 0,05, pada hasil pada variable umur ibu, berdasarkan hasil uji statistic dengan Chi Square pada tingkat kemaknaan Hasil analisis bivariat dengan uji statistik Chi-square yang terdiri dari faktor umur ibu ρ value = 0,001, letak sungsang ρ value = 0,048 , prematuritas ρ value 0,001, ketuban pecah dini ρ value = 0,001 yang semuanya menunjukan ada hubungan bermakna terhadap kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Saran: bagi peneliti selanjutnya Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan variabel – variabel lain yang dapat menghasilkan hasil yang lebih akurat.Kata Kunci : Asfiksia, Umur Ibu, Prematuritas, Letak Sungsang, Partus Lama.
HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN DENGAN PENGETAHUAN PENGGUNAAN OBAT DEMAM PADA MASYARAKAT Khoirin, Khoirin; Moulisa, Oktarina
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 2: Agustus 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i2.653

Abstract

Latar belakang: Demam merupakan suatu keadaan suhu tubuh di atas normal sebagai akibat peningkatan pusat pengaturan suhu di hipotalamus. Pendidikan merupakan faktor yang dapat mempengaruhi pengetahuan untuk melakukan pengobatan sendiri. Tujuan: Mengetahui hubungan pendidikan terhadap pengetahuan penggunaan obat demam pada masyarakat. Metode: Penelitian yang digunakan adalah Survey Analitik dan pengumpulan data secara Purposive Sampling. Penelitian ini dilakukan selama bulan Februari- April 2020. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Hasil: Responden dengan pengetahuan baik sebanyak 36%, cukup 46% dan kurang 18%. Uji statistik didapatkan hasil p-value = 0,012 yang berarti ada hubungan antara pendidikan terhadap pengetahuan penggunaan obat demam pada masyarakat Saran: Sebagai tenaga kesehatan, farmasis harus berperan aktif untuk memberikan konseling berupa penyuluhan dan arahan kepada setiap pasien aatau konsumen yang membeli obat demam mengenai penggunaan obat demam agar tidak terjadi kesalahan dalam penggunaan obat demam.Kata Kunci: Pendidikan, Pengetahuan, Obat Demam
ANALISIS DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG PADA BALITA DENGAN KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN (KPSP) Enderia Sari; Mardalena Mardalena
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 2: Agustus 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i2.669

Abstract

Latar belakang: Indeks perkembangan anak pada umur 36-59 bulan di Indonesia adalah 69.9%, dibutuhkan sedini mungkin cara agar anak dapat terdeteksi tumbuh kembang terhadap kelainan yang terjadi pada anak dan menstimulasi tumbuh kembang anak. Tujuan: Mengetahui pengaruh stimulasi terhadap tumbuh kembang balita. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest – posttest design menggunakan tekhnik total sampling. Populasi pada penelitian ini adalah semua anak TK/TPA yang berumur 48-71 bulan yang berjumlah 18 orang. Analisis data menggunakan uji Mc Nemar. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan stimulasi terdapat nilai ragu-ragu pada status perkembangan sebanyak 16 responden (88,9%), dan yang sesuai perkembangan 2 responden (11,1%), setelah dilakukan stimulasi terdapat perbaikan pada balita dan sesuai dengan perkembangan tumbuh kembang 18 responden (100%), terdapat perubahan yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan stimulasi KPSP (p-value = 0,000). Saran: Deteksi tumbuh kembang anak dapat dipraktikan sebagai upaya untuk meminilisasi keterlambatan dalam mendeteksi kelainan dalam tumbuh kembang anak dan dapat mengajarkan pada orang tua bagaimana cara mendeteksi tumbuh kembang anak.Kata kunci: Deteksi Dini, Tumbuh Kembang Balita, KPSP
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN UPAYA PENCEGAHAN DEMAM TYPHOID PADA ANAK USIA SEKOLAH Nopianti Nopianti
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 3: Februari 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v3i1.718

Abstract

Demam typhoid adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri salmonella typhi. Penyakit inimasih menjadi permasalahan kesehatan penting di banyak negara berkembang. Di Indonesia kasus initersebar secara merata diseluruh Provinsi dengan insidensi di daerah pedesaan Umur penderita yangterkena di Indonesia dilaporkan antara 3-19 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan pengetahuan ibu dengan upaya pencegahan demam typhoid pada anak usia sekolah dengansample yang didapat sebanyak 30 responden. Hasil penelitian dari 30 responden, diketahui bahwahasil analisa bivariat pengetahuan dengan nilai (p-0, 008), artinya ada hubungan yang bermaknadengan upaya pencegahan penyakit demam Typhoid. Diharapkan dengan mengetahui adanyahubungan pengetahuan ibu tentang demam Typhoid dapat mencegah dan menanggulangi terjadinyademam Typhoid. Penelitian menggunakan metode penelitian Survey Analitik dengan pendekatanCross Sectional, dan diharapkan bagi perlu bagi ibu untuk memahami dan mendapatkan informasibagi pasien Typhoid mengenai pentingnya upaya pencegahan penyakit TyphoidKata Kunci : Demam Typhoid, Pengetahuan, Dan Upaya Pencegahan
ANALISIS KEPADATAN LARVA AEDES SPP DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE Romadhoni, Romadhoni; Faisya, Achmad Fickry; Windusari, Yuanita
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 2: Agustus 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i2.399

Abstract

Latar belakang: Aedes merupakan genus nyamuk yang berasal dari daerah tropis dan subtropis, Aedes berperan menularkan demam berdarah dengue. Aedes Aegypti merupakan vektor utama penyebab DBD. Adanya kejadian DBD bisa disebabkan karena kepadatan larva Aedes spp yang terdapat di wilayah tersebut. Tujuan: Penelitian ini adalah mengetahui hubungan kepadatan larva Aedes spp dengan kejadian DBD di Kecamatan Sukarami Kota Palembang. Metode: Penelitian ini merupakan observasi analitik dengan pendekatan kasus kontrol. Penelitian ini dilakukan dengan jumlah sampel sebanyak 168 orang. Sampel diambil dengan metode Total Sampling untuk kelompok kasus dan multistage random sampling untuk kelompok kontrol. Data disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan dianalisis statistik dengan uji chi-square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil: Dari 168 subyek penelitian, kelompok kasus yang memiliki kepadatan larva tinggi 23 rumah (41,1%) dan kepadatan larva rendah 33 rumah (58,9%), sedangkan kelompok kontrol yang memiliki kepadatan larva Tinggi 64 rumah (57,1%) dan kepadatan larva rendah 48 rumah (42,9%). Uji chi square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna p=0,113(>p=0,05) antara kepadatan larva Aedes spp dengan kejadian DBD di  Kecamatan Sukarami Kota Palembang. Saran: Bagi masyarakat, perlu meminimalisir tempat penampungan Air didalam rumah karena nyamuk Aedes Aegypti lebih cenderung berkembang biak didalam rumah, Perlunya meningkatkan kegiatan sanitasi lingkungan khususnya ditujukan pada pemutusan rantai perkembangbiakan larva dan nyamuk Aedes Aegypti, misalnya dengan penggunaan abate, kegiatan 3M (menguras dan menutup tempat penampungan air serta mengubur kaleng bekas) serta pemeliharaan ikan tempalo.Kata Kunci: Kepadatan Larva Aedes SPP, Kejadian DBD
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN DIABETES SELF MANAGEMENT PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DALAM WILAYAH KERJA PUSKESMAS Dewi Rury Arindari; Dessy Suswitha
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 1: Februari 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i1.561

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus merupakan salah satu dari empat prioritas penyakit tidak menular yang ditandai dengan peningkatan konsentrasi glukosa darah akibat gangguan pada penyerapan gula darah oleh tubuh yang dapat memicu terjadinya berbagai komplikasi bahkan kematian. Salah satu upaya pengendalian yang dapat dilakukan adalah Diabetes Self Management. Tujuan: Diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan Diabetes Self Management pada penderita Diabetes Mellitus. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah penderita Diabetes Mellitus yang berjumlah 50 responden.Penelitian dilaksanakan pada tanggal 01-30 September di Puskesmas dalam wilayah kerja Kota Palembang. Data telah dianalisa menggunakan deskripsi statistic, Pearson Product Moment dan Point Biserial. Hasil: Diperoleh data statistik responden adalah perempuan (74%), usia  51-59 tahun (76%), lulusan SMA (45%), memiliki pendapatan kurang dari Upah Minimum Regional (76%), Durasi Penyakit antara 1-3 tahun (46%), pengobatan dengan terapi diet dan obat (82%), memiliki level pengetahuan cukup baik (47%) dan perilaku Diabetes Self Management yang kurang baik (62%); Adanya hubungan signifikan secara statistik antara pengobatan dan pengetahuan dengan Diabetes Self Management dengan p value masing-masing secara berurutan adalah <0.001 dan <0.01. Sedangkan usia, jenis kelamin, pendidikan, pendapatan, dan durasi penyakit tidak memiliki hubungan yang signifikan. Saran: Dapat digunakan sebagai data empiris pada pengembangan program intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan perilaku Diabetes Self Management pada penderitanya guna mencegah terjadinya komplikasi dan mengurangi angka kematian akibat Diabetes Mellitus. Kata Kunci: Diabetes Self Management, Penderita Diabetes Mellitus, Faktor yang Berhubungan dengan Diabetes Self Management, Penyakit Tidak Menular, Personal Faktor
HUBUNGAN ANTARA PEROKOK AKTIF DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA FAKULTAS HUKUM Maya Fadlilah; Dewi Pujiana; Subani Subani
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 1: Februari 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i1.577

Abstract

Latar Belakang: Kualitas tidur seseorang dikatakan baik apabila tidak menunjukkan berbagai tanda kekurangan tidur dan tidak mengalami masalah dalam tidurnya. Kondisi kurang tidurpun banyak ditemui dikalangan dewasa muda terutama mahasiswa yang nantinya bisa menimbulkan banyak efek, seperti berkurangnya konsentrasi belajar dan gangguan kesehatan. Kualitas tidur  juga dipengaruhi oleh kebiasaan merokok mahasiswa, dimana sebagian mahasiswa perokok aktif tidak terganggu kualitas tidur, dan sebagian lainnya terganggu. Mahasiswa yang terganggu kualitas tidurnya akan mempengaruhi kebugaran dalam menjalankan aktivitas perkuliahan, dan lebih lanjut berdampak kepada konsentrasi serta kemampuan dalam menangkap pelajaran di kampus. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara perokok aktif dengan kualitas tidur mahasiswafakultas hukum. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode  survey  analitik  melalui  pendekatan cross sectional. Teknik sampling adalah purposive sampling dengan rumus Slovin sehingga diperoleh 80 responden, penelitian ini dilakukan pada tanggal 22-27 April 2019 di Universitas Muhammadiyah Palembang Fakultas Hukum. Hasil: Hasil penelitian diperoleh perokok aktif mahasiswa  diklasifikasikan sebagian besar perokok ringan sebanyak 55 orang (68,75%), kualitas tidur mahasiswa sebagian besar dengan kualitas tidur baik sebanyak 55 orang (68,75%), dengan p value 0.000 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara perokok aktif dengan kualitas tidur mahasiswa  Fakultas Hukum. Saran: Agar pihak institusi secara terus-menerus memberikan informasi kepada mahasiswa melalui leaflet tentang bahaya merokok bagi kesehatan tubuh  khusunya kualitas tidur. Kata Kunci: Perokok Aktif, Kualitas Tidur
ANALISIS FAKTOR KINERJA PERAWAT DALAM MENERAPKAN ASUHAN KEPERAWATAN DI MASA PANDEMI COVID-19 DI RUMAH SAKIT Soleha, Siti; Misnaniarti, Misnaniarti; Windusari, Windusari
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 2: Agustus 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i2.664

Abstract

Latar belakang: Kinerja diartikan sebagai  penampilan seorang karyawan baik kualitas maupun kuantitas yang telah dicapainya dalam melaksanakan tugas sesuai tanggung jawabnya. Tujuan: Mengetahui hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja perawat dalam menerapakan asuhan keperawatan di masa pandemi Covid-19 di rumah sakit Muhammadiyah Palembang.  Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan observasional analitik kuantitatif dengan metode pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 15 Oktober-30 Oktober 2020, dengan sampel sebanyak 66 perawat, menggunakan tehnik random sampling. dengan pengisian kuisioner secara online dengan menggunakan aplikasi google forms. Hasil: Ada hubungan antara motivasi (p=0,028), supervisi (p=0,017) dan kepemimpinan (p=0,013). Dari hasil analisis multivariat regresi logistik diperoleh bahwa variabel yang berpengaruh terhadap efektifitas kinerja perawat dalam menerapakan asuhan keperawatan di masa pandemi Covid-19 adalah variabel supervisi (p= 0,046) dan OR 0,249. Saran: Dalam upaya meningkatkan kinerja perawat yang ada di pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas dan tempat praktik lainnya dimasa pandemi Covid-19,  pemerintah hendaknya memberikan perhatian khusus kepada petugas kesehatan mengingat tingginya resiko yang dihadapi. Kata kunci : Kinerja Perawat, Faktor-Faktor Kinerja, Pandemi Covid-19
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELANCARAN PRODUKSI ASI Ayu Devita Citra Dewi
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v4i0.706

Abstract

Latar belakang: Kelancaran produksi ASI dipengaruhi oleh banyak faktor seperti, frekuensi pemberian ASI, Berat Bayi saat lahir usia kehamilan saat bayi lahir, usia ibu dan paritas, stres dan penyakit akut, IMD, keberadaan perokok, konsumsi alkohor, perawatan payudara, penggunaan alat kontrasepsi dan status gizi. Tujuan: Unutk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kelancaran produksi ASI. Metode: Desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. adapun variable devenden yang di teliti yaitu kelancaran produksi ASI dan variable indevenden yaitu Ketenangan jiwa, nutrisi, istirahat ibu, isapan bayi, penggunaan alat kontrasepsi dan perawatan payudara. Hasil: Dari hasil analisa yang diperoleh yaitu; ada hubungan antara ketenangan jiwa dengan kelancaran produksi ASI nilai p value 0,035, ada hubungan antara nutrisi dengan kelancaran produksi ASI nilai p value 0,006, ada hubungan antara istirahat dengan kelancaran produksi ASI nilai p value 0,027, ada hubungan antara isapan bayi dengan kelancaran produksi ASI nilai p value 0,011, ada hubungan antara penggunaan kontrasepsi dengan kelancaran produksi ASI dengan nilai p value=0,004, ada hubungan antara perawatan payudara dengan kelancaran produksi ASI nilai p value=0,000. Dan diperoleh hasil multivariate atau faktor yang paling dominan mempengaruji produksi ASI yaitu nutrisi dengan hasil nilai OR = 8,142. Saran: bagi rumah bersalin diharapkan agar tenaga pelayanan kesehatan di rumuah bersalin mitra ananda tetap memberikan dukungan kepada ibu-ibu hamil maupun ibu dalam masa nifas untuk memberikan ASI secara eksklusif baik dengan cara penyuluhan maupun dengan konseling.Kata kunci : Faktor yang Mempengaruhi ASI Eksklusif.