cover
Contact Name
Yurnalis
Contact Email
yurnalis@umsb.ac.id
Phone
+6281374631214
Journal Mail Official
yurnalis@umsb.ac.id
Editorial Address
Jln. Pasir Kandang No 4, Koto Tangah, Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Inovasi Pendidikan: Jurnal Pendidikan
ISSN : 19796307     EISSN : 26558475     DOI : https://doi.org/10.31869/ip.v9i1.3272
Core Subject : Education,
Inovasi Pendidikan, merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang diterbitkan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat yang terbit 2 (dua) kali dalam setahun. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang eksakta, pendidikan/sosial dan agama islam untuk dipublikasikan di jurnal ini. Naskah yang masuk akan dievaluasi dan disunting untuk keseragaman format tanpa mengubah maksud. Syarat-syarat dan cara penulisan tulisan dapat dilihat pada halaman pedoman bagi penulis.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 226 Documents
NEED ANALYSIS IN CURRICULUM MATERIALS DEVELOPMENT(CASE STUDY IN EDUCATION PROGRAM STUDY AT MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF SUMATERA BARAT) Beniario, Beniario
Inovasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10, Nomor 1, Maret 2023
Publisher : FKIP UMSB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/ip.v10i1.4457

Abstract

Pengumpulan informasi kebutuhan menjadi salah satu syarat dalam pengembangan bahan ajar (first step), dan penentu dalam memberikan layanan yang sesuai untuk mempersiapkan pengetahuan global yang bersifat implementatif, pengetahuan itu tidak hanya berupa ilmu tapi muatan nilai yang menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas bagi seorang peserta didik dan guru yang terukur secara ilmiah dan sistematis dalam pelaksanaanya. Kajian ini lebih dikenal dengan analisis kebutuhan (need analysis) pada lingkaran pengajaran yang sesuai dengan permintaan peserta didik. Brown J.D (1995: 35) Meskipun pembahasan ini sudah lama namun perubahan dan perkembangan informasi teknologi membuat kebutuhan peserta didik bersifat statis, sehingga kajian kajian kebutuhan pengembangan materi kurikulum akan selalu baru karena perbedaan kebutuhan yang cendrung berkembang dan berubah. Objek penelitian ini adalah bagaimana memilih topik-topik pembelajaran yang kekinian (up-to-date) sesuai dengan pilihan mereka dalam pengembangan bahan ajar. Penelitian ini lebih bersifat kualitatif deskriptif, dengan mengumpulkan data secara kolektif menggunakan google form pada peserta didik. Adapun topik yang menarik untuk dikembangkan dalam bahan ajar sebagai berikut; Muhammadiyah history, Muhammadiyah movement types, Muhammadiyah business, politics, traditional games, and Muhammadiyah figures. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemilihan topik pembelajaran ada enam topik yang akan dikembangkan dalam pembelajaran, sehingga ini menjadi salah satu rekomendasi dalam pegembangan materi kurikulum.
PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DALAM KONTEKS ENGLISH FOR SPESIFIC PURPOSE (ESP) DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA BARAT Syandri, Gusmaizal
Inovasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10, Nomor 1, Maret 2023
Publisher : FKIP UMSB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/ip.v10i1.4458

Abstract

Pembelajaran bahasa inggris dalam konteks English for Specific Purpose (ESP) untuk mahasiswa di lingkungan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat adalah menjadi salah satu mata kuliah wajib  yang harus diambil oleh mahasiswa yang bukan berasal dari prodi pendidikan Bahasa Inggris. Bahasa asing tersebut adalah bahasa Inggris. Pembelajaran bahasa Inggris dengan tujuan tertentu merupakan bidang pengajaran bahasa Inggris untuk membantu mahasiswa untuk mengetahui dan meningkatkan kemampuan bahasa asing pada jurusan mereka. Dengan pengajaran bahasa Inggris di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, diharapkan mahasiswa mampu mengkaji keilmuan dalam bidang studi yang berhubungan dengan bahasa Inggris dan mampu mengikuti perkembangan globalisasi dunia yang menuntut seseorang dapat menguasai bahasa asing.
EMOSI TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SEGALA YANG DIISAP LANGIT KARYA PINTO ANUGRAH SERTA IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Muhammad Aidil Rahman, Megasari Martin
Inovasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10, Nomor 1, Maret 2023
Publisher : FKIP UMSB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/ip.v10i1.4459

Abstract

Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, menganalisis dan menggambarkan emosi tokoh utama  dalam novel Segala yang Diisap Langit Karya Pinto Anugrah. Pendekatan ini yang digunakan adalah Psikologi Sastra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualilatif dengan analisis struktural. Analisis data yang dilakukan dengan mencari data dinamika emosi melalui dialog, kalimat, paragraf atau narasi dalam novel. Penelitian ini  menggunakan teori klasifikasi emosi oleh Krech (1969). Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang utama Karakter dalam novel Segala yang Diisap Langit memiliki semua klasifikasi emosi, seperti primer emosi yang terdiri dari kegembiraan, kemarahan, ketakutan, kesedihan. Emosi yang berkaitan dengan stimulasi sensorik terdiri dari rasa sakit, jijik, nikmat. Emosi yang berkaitan dengan penilaian diri terdiri dari perasaan keberhasilan dan kegagalan, kebanggaan dan rasa malu, rasa bersalah dan penyesalan. Emosi yang berkaitan dengan orang lain orang terdiri dari cinta dan benci. Emosi ditunjukkan melalui kata-kata, perilaku, percakapan, dan tindakan tokoh utama. Dalam konteks pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SMA, novel Segala yang Diisap Langit  karya Pinto Anugrah dapat dijadikan bahan ajar materi novel dengan membahas isi, struktur dan kebahasaan dalam novel.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA MUHAMMADIYAH PADANGPANJANG Indah Wulandari, Mimi Sri Irfadila Megasari Martin, Sarah Samosir
Inovasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10, Nomor 1, Maret 2023
Publisher : FKIP UMSB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/ip.v10i1.4460

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan proses implementasi model pembelajaarn berbasis proyek pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Muhammadiyah Padangpanjang. Metode penelitian ini menggunakan metode quasi eksperiment. Populasi dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Muhammadiyah Padangpanjang yang berjumlah 35 orang. Data penelitian dikumpulkan dengan instrument kuisioner, lembar observasi, dan tes untuk mengukur hasil belajar. Indikator yang digunakan dalam angket terkait aspek kreativitas, pengetahuan, dan hasil belajar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berbantuan SPSS ver.26. Hasil Penelitian  persamaan yang ditafsirkan dari analisis SEM digambarkan bahwa persamaan yang diperoleh terdapat pengaruh positif variabel kreativitas dan pengaruh negatif variabel pengetahuan dan hasil belajar
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BIOLOGI BERINTEGRASI ISLAM UNTUK SISWA SMP DAN MTS Opi Rahmah Hidayat, N Rahma, Yendrita Sri Nengsi
Inovasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10, Nomor 1, Maret 2023
Publisher : FKIP UMSB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/ip.v10i1.4487

Abstract

Modul merupakan salah satu bahan ajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran. Pada kenyataannya, belum ada modul yang dikembangkan berintekgrasi nilai isla di SMP Cahaya Islam. Selama ini hanya ada LKS dan buku pendamping.  Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul Biologi terintekgrasi nilai - nilai Islam pada materi pencemaran untuk siswa kelas VII SMP/MTs yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D, define, design, develop dan deseminate. Karena keterbatasan waktu dan tenaga, maka modul yang dikembangkan ini hanya pada materi pencemaran untuk siswa kelas VII SMP/MTS. Selanjutnya penelitian ini hanya menggunakan 3 tahap yaitu define,design dan develop. Validasi modul dilakukan oleh 3 orang validator,dengan  menggunakan lembar validasi dan melihat kepraktisan modul menggunakan angket respon guru dan respon siswa. Hasil analisis data untuk validasi modul diperoleh hasil sebesar 87,73% dengan kriteria sangat valid. Hasil kepraktisan modul berdasarkan pengisian angket oleh guru diperoleh rata - rata persentase sebesar 91,25% dengan kriteria sangat praktis. Hasil kepraktisan modul berdasarkan pengisisan angket oleh siswa diperoleh rata- rata persentase sebesar 89,20% dengan kriteria sangat praktis Simpulan dari penelitian ini adalah modul Biologi terintegrasi nilai - nilai Islam yang dikembangkan memiliki kualitas yang valid dan praktis digunakan oleh guru dan siswa, sehingga sangat layak untuk digunakan sebagai modul Biologi pada materi Pencemaran Lingkungan.
GAYA BAHASA CERAMAH USTAZAH MAMAH DEDEH BERDASARKAN NADA DAN STRUKTUR KALIMAT DALAM ACARA HATI KE HATI BERSAMA MAMAH DEDEH DI ANTV: SUATU KAJIAN PEMBELAJARAN RETORIKA Rosmita, Ermi
Inovasi Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 No. 1, Maret 2024
Publisher : FKIP UMSB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/ip.v11i1.5484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (a) mendeskripsikan gaya bahasa ceramah Ustazah Mamah Dedeh berdasarkan nada dalam acara Hati ke Hati Bersama Mamah Dedeh di ANTV dan (b) mendeskripsikan gaya bahasa ceramah Ustazah Mamah Dedeh berdasarkan struktur kalimat dalam acara Hati ke Hati Bersama Mamah Dedeh di ANTV. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data yang digunakan dalan penelitian dikumpulkan dengan cara dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah content analysis (analisis isi). Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan a) gaya bahasa berdasarkan nada yang cenderung digunakan dalam ceramah Ustazah Mamah Dedeh adalah gaya bahasa sederhana dan gaya bahasa mulia dan bertenaga; dan (b) gaya bahasa berdasarkan struktur kalimat yang digunakan Ustazah Mamah Dedeh dalam ceramahnya adalah gaya bahasa klimaks, antiklimaks, paralelisme, antitesis, dan repetisi. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa setiap orang di dalam beretorika memiliki gaya bahasa masing-masing yang menjadi ciri khasnya dalam menyampaikan sesuatu pesan, tidak terkecuali pada seorang pendakwah, seperti Mamah Dedeh
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERITA FABEL Irfadila, Mimi Sri
Inovasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2, November 2023
Publisher : FKIP UMSB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/ip.v10i2.5086

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan siswa dalam menulis fabel. Faktor yang menyebabkan kurangnya kemampuan siswa dalam menulis fabel antara lain: (1) pembelajaran menulis cerita fabel kurang diminati karena menurut siswa menulis adalah kegiatan yang membosankan. (2) siswa belum terampil menentukan struktur cerita fabel dan kurang pengetahuan tentang aspek dalam menulis cerita fabel. (3) masih kurang terbentuknya karakter atau sikap siswa yang baik selama proses pembelajaran. Terbukti dari hasil tugas siswa yang berjumlah 40 orang, ada beberapa siswa yang mendapat nilai yang tuntas dan sesuai KKM yaitu 2.66 sebanyak 47,5% atau tidak mencapai sebagian siswa yang tuntas, dan ada juga beberapa siswa lain yang belum tuntas atau belum mencapai KKM dalam menulis cerita fabel sesuai struktur yakni sebanyak 52,5%. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskripsi yang bertujuan membuat gambaran secara objektif. Teknik pengumpulan data: (1) Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi ke tempat penelitian, (2) melakukan validasi soal melalui kelas pretes, (3) melakukan tes melalui proses pembelajaran, (4) setelah itu baru ditayangkan film pendek berdurasi 6-8 menit. Pengumpulan data dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: pertama, menjelaskan secara singkat mengenai cerita fabel, struktur dalam cerita fabel selama 30 menit, kedua, siswa diminta menulis cerita fabel bedasarkan media yang telah dilihat dan didengarnya selama 30 menit. Berdasarkan hasil nilai siswa pada pengolahan skor rata-rata kemampuan siswa dalam menulis cerita fabel menggunakan media audio visual siswa kelas VIII M.Ts. Muhammadiyah Padangpanjang adalah 75.05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis cerita fabel siswa menggunakan media audio visual berada pada kualifikasi baik. Keuntungan media audio visual adalah: pertama, media audio visual gerak melengkapi pengalaman-pengalaman dasar dari siswa ketika mereka membaca, berdiskusi, berpraktik, kedua, di samping mendorong dan meningkatkan motivasi, media audio visual gerak menanamkan sikap dan segi-segi efektif lainnya. Kelemahan media audio visual adalah pertama, penggadaan biaya mahal dan waktu yang banyak, kedua, gambar-gambar yang disampaikan bergerak terus sehingga tidak semua siswa dapat mengikuti informasi yang disampaikan, ketiga, ketersediaan listrik yang kurang memadai.
DIALEK MINANGKABAU DI KECAMATAN LINTAU BUO UTARA: SUATU KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Silvia Yunita, Mafardi Laila Fitri
Inovasi Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 No. 1, Maret 2024
Publisher : FKIP UMSB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/ip.v11i1.5646

Abstract

Dialek muncul karena kebutuhan penutur sebagai alat komunikasi, kondisi sosial dan faktor-faktor tertentu yang mempengaruhinya. Faktor-faktor tersebut, seperti letak geografis dan kelompok sosial. Kecamatan Lintau Buo Utara merupakan salah satu wilayah yang memiliki dialek Minangkabau khas daerahnya. Hal ini dikarenakan pengaruh letak geografis dan kelompok sosial yang ada pada daerah tersebut. Kecamatan Lintau Buo Utara memiliki 5 nagari. Meskipun kelima nagari tersebut terdapat pada satu kecamatan yang sama, namun memiliki bahasa khas daerahnya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dialek Minangkabau di Kecamatan Lintau Buo Utara: suatu kajian sosiolinguistik dilihat dari kosakata Moris Swadesh. Jenis penelitian ini kualitatif menggunakan metode deskripsi. Data penelitian ini adalah kosakata yang digunakan dalam dialek Minangkabau di Kecamatan Lintau Buo Utara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah (1) teknik cakap semuka, (2) teknik simak libat cakap, (3) teknik rekam, dan (4) teknik catat. Teknik analisis yang digunakan adalah (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) verifikasi. Data yang ditemukan dalam dialek Minangkabau di Kecamatan Lintau Buo Utara dilihat dari 200 kosakata dasar Moris Swadesh berdasarkan abjad, yaitu terdapatnya persamaan dialek sebanyak 98 kata dan perbedaan dialek sebanyak 102 kata. Persamaan dan perbedaan dialek tersebut terjadi karena adanya komunikasi yang intensif dalam interaksi masyarakat dan adanya faktor letak geografis.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DI SMKN 3 PARIAMAN Nailil Fiza, Prihartini Nofita Eka Pasca Surya Bayu
Inovasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2, November 2023
Publisher : FKIP UMSB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/ip.v10i2.5087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa melalui Model Pembelajaran Discovery Learning di Kelas X Rekayasa Perangkat Lunak SMKN 3 Pariaman. Rumusan masalahnya adalah “Apakah melalui Model Pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas X Rekayasa Perangkat Lunak di SMKN 3 Pariaman. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yaitu guru berperan langsung dalam proses pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini Kelas X Rekayasa Perangkat Lunak SMKN 3 Pariaman yang berjumlah 32 orang dan objek penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar matematika siswa melalui model pembelajaran Discovery Learning. Instrumen yang digunakan adalah tes berbentuk essay. Tes digunakan untuk mengetahui hasil belajar matematika siswa. Berdasarkan analisis data hasil belajar matematika siswa pada siklus I adalah 27 siswa yang tuntas (84,38%) dan yang belum tuntas 5 siswa (15,62%), sedangkan pada siklus II yang tuntas menjadi 29 siswa (90,62%) dan yang belum tuntas 3 siswa (9,38%) dengan peningkatan nilai Rata-rata kelas siklus I=70,93 sedangkan pada siklus II nilai rata-rata kelas=76,72 yang mengalami peningkatan secara signifikan. Hasil analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa melalui Model Pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas X Rekayasa Perangkat Lunak di SMKN 3 Pariaman.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DI SMK NEGERI 1 KOTO BARU TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Gustina, Gustina
Inovasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2, November 2023
Publisher : FKIP UMSB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/ip.v10i2.4861

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang meneliti tentangbagaimana guru menggunakan media pembelajaran dalam proses pembelajaran dikelas dengan maksud dapat meningkat kualitas pembelajaran yang dilakukan dikelas dan evaluasinya dilakukan melalui kegiatan supervisi kepala sekolah di kelassaat pembelajaran. Kegiatan penelitian tindakan sekolah ini dilakukan di SMKNegeri 1 Koto Baru selama 3 bulan yaitu mulai bulan Juli sampai dengan Oktober2023 dengan melalui tahapan-tahapan siklus. Tujuan dari penelitian tindakansekolah (PTS) ini adalah untuk mengetahui sejauh mana supervisi yang dilakukanoleh kepala sekolah yang diikuti dengan pemberian pembinaan/perlakuanterhadap guru-guru sasaran dapat meningkatkan kompetensi guru tersebut dalammenerapkan media pembelajaran di kelas. Dalam penelitian tindakan sekolah(PTS) ini dilakukan dalam 2 siklus, dari hasil tindakan yang dilakukan terbuktidapat meningkatkan kompetensi guru dengan mencapai standar ideal. Pada siklusI peningkatan kompetensi guru setelah dilakukan supervisi kelas setelah dilakukanpembinaan tentang pemanfaatan media pembelajaran baru mencapai sekitar 62, 5% pada siklus II, dapat meningkat menjadi 85.94 %. Peningkatan dari data awal ke siklus I sebesar 28. 12% dan meningkat pada siklus II menjadi 85. 94 % berarti ada peningkatan sebesar 23.44% dan dari data awal ke siklus 2 adalah 51.56% . Hasil penelitian tindakan sekolah ini menunjukkan bahwa pembinaan kepala sekolah dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menggunakan media pembelajaran pada proses pembelajarannya.