cover
Contact Name
Candra Aditya
Contact Email
-
Phone
0341 492282
Journal Mail Official
jurnal_soliditas@widyagama.ac.id
Editorial Address
Jl Borobudur no. 35
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Published by Universitas Widyagama
ISSN : 26205076     EISSN : 26205068     DOI : 10.31328/js.v1i2
Core Subject : Social,
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Ipteks SOLIDITS merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada kegiatan penelitian terapan dan kegiatan pengabdian masyarakat. Lingkup bidang kegiatan penelitian terapan dan pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, pemasaran, keamanan pangan lokal, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 191 Documents
Pemasaran Online Untuk Usaha Mikro Kecil Menengah Sosis Bakar Bu Wiwik Alfiana Alfiana; Rofifah Qonita Hamzah; Dita Alia Farah; Yovita Kiik
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/js.v4i2.2762

Abstract

Sejak pandemi COVID-19, beberapa lini bisnis tidak dapat beroperasi secara maksimal,  sehingga beberapa pengusaha mulai mencari alternative untuk menjual produk mereka secara omline. Usaha Mikro, Kecil dan Menengah atau (UMKM) merupakan salah satu kategori bisnis yang mendapatkan dampak paling besar. Bisnis Online merupakan salah satu hal yang diminati di bidang ekonomi yang dilakukan untuk memperluas market share. Maka program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) yang dilakukan oleh Universitas Widyagama, Malang berusaha membantu salah satu UMKM di Kabupaten Malang yaitu Sosis Bakar Bu Wiwik dengan membuatkan pengurusan media sosial dengan merencanakan konten, foto-foto produk, desain feeds Instagram, menulis caption, dan mengunggah konten. Semuanya dilakukan pada media sosial instagram Sosis Bakar Bu Wiwik.
Panci Sterilisasi Untuk Peningkatan Mutu Minuman Herba di Industri Rumah Tangga Kel. Bumiayu Kota Malang Elik Murni Ningtias Ningsih; Yuni Agung Nugroho
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/js.v4i2.2526

Abstract

Industri Rumah Tangga (IRT) yang memproduksi minuman kesehatan herba di kelurahan Bumiayu Kota Malang yaitu IRT Widya Aktiva. Minuman herba untuk kesehatan yang diproduksi IRT Widya Aktiva diberi nama  jakuluh.  Minuman kesesehatan herba jakuluh terbuat dari rimpang jahe, rimpang kunyit dan belimbing wuluh.  FormulasI minuman kesehatan herba jakuluh dibuat dengan proporsi tertentu yang menghasilkan minuman herba berguna untuk menjaga kesehatan. Mutu minuman herba dipengaruhi oleh proses produksinya.  Proses sterilisasi pada produksi minuman herba yang dilakukan oleh IRT Widya Aktiva masih manual dengan pemanasan pada panci rebus biasa.  Sterilisassi dengan panci biasa tidak terkontrol suhunya dan menghasilkan minuman herba dengan daya simpan relatif pendek.  Minuman herba yang diproduksi oleh IRT Widya Aktiva bertahan selama 5 hari pada suhu kamar.  Oleh karena itu diperlukan adanya alat yang memenuhi standar sterilisasi pada proses produksi minuman herba agar menghasilkan waktu simpan lebih lama pada suhu kamar. Metode yang dillakukan pada kegiatan meliputi penyuluhan, membuat desain dan merealisasikan pembuatan  panci strelisasi multi fungsi, demonstrasi dan pelatihan pemakaian panci strelisasi multi fungsi serta pendampingan. .  Hasil pelaksanaan kegiatan penyuluhan mendapat respon yang baik yang dihadiri oleh anggota kelompok mitra industri rumah tangga Widya Aktiva. Panci sterilisasi yang didesign bersama mitra dapat memberikan efisiensi waktu (25%) dan biaya (50%) dibandingkan dengan sterilisasi menggunakan panci rebus biasa. Sterilisasi pada proses produksi minuman herba jakuluh menggunakan panci sterilisasi multi fungsi menghasilkan minuman kesehatan herba dengan daya simpan  selama 4 minggu. Peningkatan mutu minuman herba meningkatkan penjualan setiap minggu  mencapai 200 %.
Rancang Bangun Alat Pengering Hasil Perkebunan dan Perikanan di Negeri Oma Kab. Maluku Tengah Rina Latuconsina; Sammy Saptenno; Sefnath J Wattimena; Marselin Jamlaay
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/js.v4i2.2831

Abstract

Negeri Oma yang berada pada kawasan pesisir pantai dan memiliki beberapa karakteristik khusus untuk dijadikan daerah tujuan wisata. Khusus masyarakat Negeri Oma, penduduknya masih memiliki tradisi dan budaya yang masih asli. Pendapatan masyarakat negeri Oma sebesar 60% bersumber dari potensi perkebunan, diantarnya, cengkeh, pala, kelapa, singkong, dan beberapa jenis buah-buahan. Hasil pertanian ini proses pengolahan rata-rata melalui proses pengeringan. Seperti cengkeh basah dari hasil panen menjadi cengkeh kering, embal singkong, bunga pala dan daging kelapa untuk kopra. Untuk proses pengeringan beberapa perkebunan lokal masih dilakukan secara konvensional yaitu dijemur pada saat cuaca panas yang terik. Proses menjemur hasil perkebunan ini bisa memakan waktu sampai berhari-hari tergantung kondisi alam.Hasil perkebunan yang ada di Negeri Oma jika di jemur secara konvensional untuk daging kelapa dijemur memakan waktu antara 4 sampai 5 hari. Untuk perkebunan Cengkeh basah yang dijemur untuk menghasilkan cengkeh kering yang siap dipasarkan memakan waktu 10 – 12 hari. Untuk perkebunan bunga pala, proses pengeringan memakan waktu 2 sampai 3 hari. Sedangkan untuk proses pengasapan ikan asar yang kalau diolah secara tradisional bisa memerlukan waktu antara 2,5 jam sampai 3 jam. Dari permasalahan yang ada maka diperlukan alat pengering yang dapat digunakan dengan tidak dipengaruhi oleh cuaca dan penggunaan waktu yang lebih singkat dalam proses pengeringan atau pemanggangan hasil perkebunan dan hasil perikanan di negeri Oma. Prinsip kerja alat atau oven ini adalah loyang-loyang didesain sedemikian rupa dan bekerja secara berputar yang digerakan oleh motor listrik DC, proses berputar yang dirancang adalah untuk mengurangi proses pengamatan secara rutin dan untuk menghindari tidak meratanya pengeringan. Penelitian ini merupakan penelitian tergolong baru dikarenakan satu alat dapat difungsikan untuk beberapa hasil perkebunan dan dapat juga untuk memanggang ikan yang belum ada pada umumnya.
Inovasi Alat Peraga Edukatif Bermain Cerdas (BCD’s) Untuk Media Pembelajaran Bagi Anak PAUD HM Sodik; Muhammad Ilman Nur Sasongko
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/js.v4i2.2721

Abstract

PAUD merupakan sarana bagi anak usia dini dalam menimba ilmu. Media pembelajaran sebagai sarana untuk mengenalkan berbagai ilmu pengetahuan bagi anak usia dini dan melatih motoric halus. Media pembelajaran yang baik menjadi ketertarikan anak usia dini dalam belajar. Keterbatasan media belajar menjadi masalah bagi PAUD. Pengabdian dengan membuatkan media belajar yang mampu menarik sangat dibutuhkan. Metode pelaksanaan dengan membuat disain alat peraga edukatif bermain cerdas (BCD’s) dan buku sebagai sarana pembelajaran. Hasil pemanfaatan alat peraga edukatif BCD’s sangat efektif bagi anak usia dini dengan hasil 4,6 menit untuk mengenal garis, 5 menit untuk mengenal bentuk geometri, 5,8 menit untuk mengenal angka, 11,4 menit untuk mengenal tanaman, 13,6 menit untuk penjumlahan, 14,9 menit untuk pengurangan dan 15 menit untuk menyambung huruf menjadi sebuah kata.
Penguatan Personal Branding dan Peningkatan Penjualan Online Koperasi Preman Super Kecamatan Blimbing Kota Malang di Masa Pandemi Covid-19 Leo Hutri Wicaksono; Tia Mulia Lailatul Nikmah; Triyanti Maulidiyah; Maria Febriyani Saveria Haghe
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/js.v4i2.2763

Abstract

The Independent Women Source of Chage’s Cooperative better known as the Preman Super’s Cooperative is an association of women under the Preman Super’s Organization which was founded on March 21, 2021 in Malang City. The Preman Super’s Organization is an organization whose purpose is to eradicate poverty and empower women through the programs it runs. This Preman Super’s Cooperative has 70 active members, all of which are women entrepreneurs of MSMEs spread across its territory in Malang. The activities in the Preman Super’s Cooperative are Savings and Loan Cooperative services to help if MSME members are constrained by costs in their business and the Consumer Cooperative service to market the products of cooperative members through hotels, shops, and modern retail which is expected to have a wider reach. The problems found in the Preman Super’s Cooperative include: 1. There is still no logo and cooperative profile that has not yet been formed, 2. There is no E-Commerce account to promote products online, 3. Recording of financial statements is still manual. The impact of this activity is 1. The creation of a cooperative logo and profile for personal branding, 2. Increasing online sales of cooperative members through E-Commerce, 3. Assisting in the recording of financial reports online through an accounting application.
Peningkatan Produktivitas Usaha Sambal Kemasan Bagi Usaha Kecil Menengah Purbo Suwandono; Dadang Hermawan; Hangga Wicaksono
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/js.v4i2.2675

Abstract

Program PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi sambal di Dusun Leses Kabupaten Malang. Sambal merupakan salah satu unsur khas hidangan Indonesia. Ada bermacam-macam variasi sambal yang berasal dari berbagai daerah. Masyarakat kota Malang yang didominasi remaja dan mahasiswa baik dalam kota maupun luar kota Malang rata-rata menyukai makanan dengan citarasa pedas atau menggunakan sambal. Permintaan pasar akan sambal kemasan di kawasan ini semakin meningkat. Lokasi mitra Dapur Uni Amel berada di RT 04 / RW 09 Dusun Leses, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. UKM Dapur Uni Amel yang dimiliki oleh Ibu Darnety ini telah berproduksi sejak tahun 2017. Mitra UKM telah berusaha untuk mengembangkan produksinya dengan menambah varian jenis sambal. Hingga saat ini ada 5 macam varian rasa yang berhasil diproduksi yaitu: Sambal hijau, Sambal merah, Sambal bawang, Sambal teri dan Sambal pencit.  Beberapa kendala utama yang dapat diungkapkan disini adalah kurangnya modal pembuatan produksi sambal, sehingga produksi dilakukan dengan skala kecil yang menyebabkan cash flow tidak terjadi dengan baik. Proses produksi pada mitra masih menggunakan alat-alat masak yang sederhana dan masih manual menggunakan cobek, yang tentunya kesulitan jika pesanan yang masuk banyak. Ada beberapa tahap dalam proses produk pembuatan sambal, dikarenakan ada beberapa varian rasa dan tiap varian sambal memiliki proses yang berbeda. Penyelesaian masalah yang dialami mitra melalui pelatihan peningkatan kualitas sistem pengelolaan keuangan UKM, pelatihan manajemen organisasi, pengadaan alat produksi yaitu mesin sealer plastik dan mesin penggiling sambal.
HEALTH-M Mobile Health Monitoring: Inovasi Pengawasan Pasien Covid-19 Berbasis Aplikasi Guna Mengawasi Keadaan Kesehatan Pasien Isolasi Mandiri Nabila Alvin Nadhiro; Ena Setiawana; Astrid Indah Istiningrum
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/js.v4i2.2838

Abstract

Kasus positif Covid-19 mengalami peningkatan setiap harinya karena penularan virus yang sangat mudah terjadi. Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19, tercatat 273.750 kasus aktif pada 24 Agustus 2021 dan secara kumulatif terdapat kasus positif Covid-19 mencapai 4.008.166 kasus. Salah satu pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan isolasi mandiri bagi pasien yang terkonfirmasi positif. Pasien dengan gejala ringan atau tanpa gejala dapat melakukan isolasi mandiri di rumah untuk mengatasi keterbatasan fasilitas rumah sakit. Pemahaman masyarakat mengenai isolasi mandiri serta pengawasan keadaan dari fasilitas pelayanan kesehatan masih sangat kurang sehingga banyak ditemui pasien positif Covid-19 berkeliaran di luar rumah. Berdasarkan keadaan tersebut maka peneliti memiliki gagasan untuk membuat aplikasi “HEALTH-M” Mobile Health Monitoring, bertujuan untuk mengawasi keadaan kesehatan pasien isolasi mandiri. Adanya pengawasan tersebut memudahkan tenaga medis dari rumah sakit atau puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan studi literatur untuk mendapatkan data yang sesuai sehingga dapat menghasilkan aplikasi pelayanan kesehatan bagi pasien isolasi mandiri. Terdapat tujuh fitur pada aplikasi ini yaitu pendaftaran, status kesehatan, sehat badanku, sehat jiwaku, makanan sehatku, aktivitas sehatku, dan tombol darurat. Diharapkan dengan inovasi aplikasi HEALTH-M dapat memudahkan tenaga kesehatan untuk mengawasi keadaan pasien positif Covid-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri.
Pendampingan Digital Marketing Sebagai Strategi Pemasaran Usaha Budidaya Lele Khusnul Rofida Novianti; Kenny Roz; Chalimatuz Sa'diyah
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/js.v4i2.2769

Abstract

Since 2018, the Indonesian government through the Ministry of Maritime Affairs and Fisheries has encouraged people to increase fish consumption through the Fish Eating Community Movement (GEMARIKAN) program. One of the popular fisheries commodities and has high nutritional value is catfish. Unfortunately, the catfish farming business is not widely known and uses technology and good marketing strategies. For this reason, assistance is needed regarding digital marketing in the catfish cultivation business in Mulyoagung Village, Dau District, Malang Regency. The implementation of this activity is carried out in a combination of online and offline, creating Google My Business, as well as using digital marketing in the catfish cultivation business. The results of this activity are brands, Google My Business links, and several social media platforms that are used as marketing strategies whose development will continue to be monitored regularly
Digitalisasi Bank Sampah Dengan Penerapan Sistem Aplikasi Resik di Desa Karangsono Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan Rossa Silfiah; Ali Mohtarom; Kuni Muqtaniyatul Ulum
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/js.v4i2.2674

Abstract

Bank sampah didirikan sebagai inisiatif masyarakat dalam upaya partisipasi menangani permasalahan yang selama ini ada. Dengan strategi pengolahan sampah 3Rm dengan tujuan agar masyarakat mampu mengubah imajinasi sebian banyak orang terhadap sampah yang tidak memiliki nilai ekonom. Praktik bank sampah ini telah berkembang di Desa Karangsono Sukorejo yang dipelopori oleh bapak H. Mohannad Alim selaku Kepala Desa Karangsono Sukorejo. Di era globalisasi ini bank sampah sudah tidak dilakukan dengan cara manual akan tetapi melalui sitem aplikasi. Dengan berkembangnya teknologi yang semakin canggih akan mempermudah penggunaan aplikasi bank sampah. Keunggulan dari penggunaan sitem aplikasi ini adalah dapat mempermudah pendataan sampah yang akan disetorkan dan juga lebih praktis. Universitas Yudharta menugaskan peserta KKN SDGs 2021 untuk mengenalkan serta mengajak masyarakat Desa Karangsono untuk menggunakan sistem aplikasi bank sampah untuk mempermudah pengaksesan sampah pada masyarakat melaui program kerja yang telah di susun oleh peserta KKN SDGs 2021. Aplikasi bank sampah yang akan digunakan adalah Aplikasi Resik.
Peningkatan Kapasitas Produksi Budidaya Lele Pada Kolam BioFloc Bertenaga Surya Untuk Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid 19 Nurhadi Nurhadi; Chandra Wiharya; Lisa Agustriyana
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/js.v4i2.2730

Abstract

Pandemi COVID 19 berdampak pada melemahnya kemampuan ekonomi masyarakat yang tergabung dalam Poklahsar Citara Singosari Malang yang mengembangkan budidaya ikan lele pada kolam bio floc. Masalahnya, kemampuan ekonomi yang rendah menyebabkan mereka hanya mampu mengembangkan 4 unit kolam, sehingga hasilnya belum optimal. Untuk mengatasinya, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat ini. Metode pengabdian adalah metode difusi Ipteks untuk menghasilkan kolam biofloc bertenaga surya. Tahapan kegiatan meliputi: menyiapkan lokasi, mendesain, membuat dan memasang kolam biofloc bertenaga surya.  Karya utama berupa 4 unit kolam biofloc bertenaga surya, berdiameter @ 2 m dengan kapasitas 3.000 ekor ikan/kolam. Pompa air kolam digerakkan oleh panel surya berkapasitas 500 WP dan mampu menyala 24 jam/hari. Dampak dan manfaat yaitu terjadi pemberdayaan masyarakat dan lingkungan yang cukup signifikan. Masyarakat mampu mengubah lahan kosong yang tidak produktif menjadi lahan produktif untuk pengembangan budidaya lele biofloc. Jumlah kolam yang semula hanya 4 unit dan berukuran kecil, diameter @ 1,5 m, berkembang menjadi 10 unit berukuran besar, diameter @ 2-4 m, yang semuanya digerakkan oleh pompa air bertenaga surya, sehingga kebutuhan listrik menjadi zero (nol). Perhitungan kapasitas produksi dan omzet budidaya lele naik mencapai  4 kali lipat dari sebelumnya. Kolam biofloc bertenaga surya ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas produksi budidaya lele dan ketahanan pangan masyarakat di masa pandemi, sehingga potensial dikembangkan lagi di kemudian hari.

Page 6 of 20 | Total Record : 191