cover
Contact Name
Amda Resdiar
Contact Email
agroteklestari@utu.ac.id
Phone
+6282277483839
Journal Mail Official
agroteklestari@utu.ac.id
Editorial Address
REDAKTUR JURNAL AGROTEK LESTARI JALAN ALUE PEUNYARENG PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN KAMPUS UNIVERSITAS TEUKU UMAR KECAMATAN MEUREUBO KABUPATEN ACEH BARAT 23615
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Agrotek Lestari
Published by Universitas Teuku Umar
ISSN : 24774790     EISSN : 27218945     DOI : https://doi.org/10.35308
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrotek Lestari (JAL) merupakan media publikasi ilmiah yang membahas isu aktual di bidang agroteknologi mengenai permasalahan yang berkaitan dengan Ilmu Agronomi dan Produksi Tanaman, Ilmu Tanah, dan Proteksi Tanaman. Jurnal Agrotek Lestari terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober mulai tahun 2015.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2024): April" : 8 Documents clear
Pengaruh Konsentrasi Pupuk Hayati Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Bunga Kol (Brassica oleracea L.) Dataran Rendah Aditiawati, Dila Kartika; Rosmaiti, Rosmaiti; Adnan, Adnan
Jurnal Agrotek Lestari Vol 10, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jal.v10i1.9056

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konsentrasi pupuk hayati mempengaruhi pertumbuhan dan produksi kembang kol dataran rendah. dampak pemanfaatan banyak kultivar kembang kol terhadap produksi dan pertumbuhan kembang kol dataran rendah. interaksi antara kultivar kembang kol yang berbeda dan konsentrasi pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan produksi kembang kol dataran rendah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang terdiri dari dua faktor. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun parameter tinggi tanaman pada 20 HST, diameter bunga, dan berat brangkasan tanaman per sampel dipengaruhi secara signifikan oleh konsentrasi pupuk hayati, tinggi tanaman pada 10 dan 30 HST, jumlah daun, dan produksi per hektar tidak berpengaruh signifikan. terkena dampak. Sedangkan diameter bunga, bobot brangkasan tanaman per sampel, produktivitas per hektar, dan jumlah daun pada umur 20 HST sangat dipengaruhi oleh varietas. Di sisi lain, dampaknya dapat diabaikan pada semua metrik tinggi tanaman dan dampak besar pada parameter jumlah daun pada 10 dan 30 HST. Kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudra Kota Langsa Provinsi Aceh dijadikan sebagai lokasi penelitian ini. Lokasinya berada sekitar 10 meter di atas permukaan laut. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai Agustus 2023 dengan jangka waktu tiga bulan.
Kepadatan Populasi dan Intensitas Serangan Hama Wereng Batang Coklat (Nilaparvata lugens. Stal) diI Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke Bodem, Martha Estofia; Sembiring, Jefri; Mendes, Johana Anike; Anwar, Anwar; Yusuf, Mani; Rupang, Maya Sari; Kusuma, Rangga
Jurnal Agrotek Lestari Vol 10, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jal.v10i1.9196

Abstract

Wereng coklat merupakan salah satu hama utama tanaman padi karena dapat menimbulkan kerusakan yang parah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepadatan populasi dan tingkat intensitas serangan hama wereng coklat di Distrik  Tanah Miring Kabupaten Merauke. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Sampel serangga diambil dengan menggunakan aspirator pada lima ubin yang berukuran 2x2 meter, kemudian diamati seluruh populasi tumbuhan pada setiap ubin. Pengamatan dilakukan pada 3 varietas padi yang dominan di 5 kampung. Data dianalisis berdasarkan rumus kepadatan populasi dan intensitas serangan hama wereng coklat. Hasil penelitian menunjukkan kepadatan populasi hama wereng coklat tertinggi terdapat pada varietas RL sebanyak 145 individu di Kampung Sumber Harapan, dan terendah pada varietas MR 308 sebanyak 91 individu di Kampung Yasa Mulya. Selanjutnya intensitas serangan hama wereng coklat tertinggi terdapat pada varietas RL di Kampung Sumber Harapan dengan persentase sebesar 8,91%, dan intensitas terendah pada varietas Inpari 70 di Kampung Isanombias sebesar 2,25% yang termasuk kategori “ringan”. pada tingkat kerusakan yang di alami.
Pengaruh Konsentrasi Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Kedelai (Glycine max L.) Somalia, Somalia; Adnan, Adnan; Syukri, Syukri
Jurnal Agrotek Lestari Vol 10, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jal.v10i1.9061

Abstract

     Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk hayati dan penggunaan beberapa varietas kedelai serta interaksi antara penggunaan konsentrasi pupuk hayati dan beberapa varietas kedelai terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu: Faktor Konsentrasi Pupuk Hayati Feng Shou  (K) ada 4 taraf: K0= 0 ml/l air, K1= 5 ml/l air, K2=  10  ml/l air, K3=  15 ml/l air dan faktor jenis varietas kedelai (V) ada 3 taraf: V1= Varietas Gobogan, V2 = Varietas Agromulyo, V3 = Varietas Dega 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pupuk hayati hanya berpengaruh nyata terhadap parameter berat biji/plot dan berpengaruh tidak nyata terhadap parameter lainnya hasil pengamtan terbaik diperoleh pada perlakuan K2 (10 ml/l air. Perlakuan varietas berpengaruh sangat nyata terhadap parameter  tinggi tanaman 15 HST, parameter umur berbunga, jumlah cabang produktif, dan berat biji/plot. berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman 30 HST dan berat 100 biji  hasil terbaik diperoleh pada perlakuan V2 (Varietas Agromulyo). Interaksi antara konsentrasi pupuk hayati dan beberapa varietas kedelai memberikan pengaruh tidak nyata terhadap semua parmeter yang diamati.
Deteksi Tingkat Kematangan Benih Cabai (Capsicum sp.) Berdasarkan Parameter Fisiologis dan Biokimiawi Arif, Mohamad; Putri, Dirgahani; Kamanga, Blair Moses; Rahmah, Nadiya Iftiwa; Widajati, Eny
Jurnal Agrotek Lestari Vol 10, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jal.v10i1.9223

Abstract

Penggunaan benih berkualitas tinggi merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan budidaya tanaman. Oleh karenanya, penentuan waktu panen yang tepat ketika benih berada pada fase masak fisiologis merupakan faktor krusial yang menentukan daya simpan dan daya berkecambah benih. Percobaan ditujukan untuk mengamati korelasi parameter-parameter fisiologis (kadar air, indeks vigor, dan daya berkecambah) terhadap parameter-parameter biokimiawi (total karotena dan kandungan klorofil benih) untuk menentukan tingkat kematangan benih cabai (Capsicum sp.). Percobaan yang menggunakan 3 taraf kemasakan benih berdasar warna kulit buah cabai ini memperlihatkan kemungkinan deteksi kemasakan benih secara fisiologi maupun biokimiawi. Masak fisiologi benih cabai yang diuji tercapai pada saat kulit buah berwarna oranye, ketika parameter-parameter pengamatan fisiologi (IV dan DB) serta biokimiawi (karoten dan klorofil) mencapai titik tertinggi. 
Karakterisasi Pertumbuhan dan Produksi beberapa Varietas Padi pada Usaha tani Padi di Aceh Besar Riskia, Nenisa; Ismail, Muhammad; Jalil, Muhammad; Latif, Abdul; Putra, Iwandikasyah; Weihan, Rayhan Amadius
Jurnal Agrotek Lestari Vol 10, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jal.v10i1.7718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik agronomi beberapa varietas padi terhadap pertumbuhan dan produksi, serta untuk mengetahui pendapatan usahatani padi sawah di Aceh Besar. Penelitian ini diadakan di Desa Aneuk Glee Kecamatan Indrapuri dan Desa Teudayah Kecamatan Kuta Malaka kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Mei 2022. Objek penelitian ini adalah padi varietas inpari 45 dan inpari 30 yang diambil dari dua hektar lahan sawah beririgasi teknis milik petani, dan sawah beririgasi semiteknis seluas 1400m2 milik petani. Analisis pendapatan dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui besarnya pendapatan yang diperoleh petani responden pada usahatani padi sawah di desa Aneuk Glee dan Desa Teudayah. Hasil analisis menunjukkan bahwa usahatani padi di desa Aneuk Glee dan Teudayah layak untuk di usahakan, hal ini dibuktikan dengan nilai R/C yang diperoleh sebesar 3,16  dan 2,47.
Potensi dan Karakteristik Gambut Padang Pariaman untuk Budiaya Padi Lokal Sumatra Barat Zulkarnaini, Zulkarnaini; Suliansyah, Irfan; Gusmini, Gusmini; Yasin, Syfarimen
Jurnal Agrotek Lestari Vol 10, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jal.v10i1.8750

Abstract

Keterbatasan lahan subur mengharuskan perkembangan pertanian diarahkan ke lahan-lahan marginal, salah satunya adalah gambut. Lahan gambut memiliki potensi besar bagi penyediaan panagan, oleh karena itu perlu terus dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi dan karakteristik sifat kimia gambut yang akan dijadikan untuk lahan budidaya pertanian khususnya dalam budidaya padi lokal dalam mendukung ketahanan pangan di Sumatra Barat. Eksperimen dilakukan dengan survei ke berbagai lokasi di wilayah Kabupaten Padang Pariaman Sumatra Barat dan Laboratorium Tanah Universitas Andalas, yang dimulai bulan September hingga November 2022. Adapun metode yang dilakukan dengan mengambil sampel dilakukan sebanyak 3 titik sampel yang kemudian di komposit menjadi 1 titik sampel lokasi yang digunakan, dimana titik lokasi terbagi menjadi 3 lokasi yaitu G1 (Sunua Nan Sabaris); G2 (Pungguang Kasik) dan G3 (Parak Pisang, Sintuak Toboh) pada kedalam 0 - 20 cm. Karakteristik pH Gambut berada pada 3.68 – 4.81, Kadar abu dan C organic sekitar 16.27 – 39.13% dan 35.30 – 48.18% C dengan komposisi hara makro N, P dan K Total sebesar 0.76 – 3.52% N; 5.58 – 11.79% P dan 1.74 – 2.31% K. Komposisi hara mikro Fe, Cu dan Zn sebesar 2.71 – 3.03 ppm Fe; 0.23 – 0.26 ppm Cu dan 0.21 – 0.31 ppm Zn. Berdasarkan karakteristik sifat kimia Gambut yang terdapat pada beberapa lokasi di Kabupaten Padang Pariaman Sumatra Barat cocok untuk ditanami komoditas tanaman pangan seperti padi. Namun, perlu peningkatkan karakteristik sifat kimia Gambut pada lokasi G1 (Sunua Nan Sabaris) untuk dikembangkan dalam budidaya padi lokal Sumatra Barat.
Viabilitas Benih Tanaman Cabai Merah Akibat Lama Paparan dan Jenis Musik Jasmi, Jasmi; Zuraidah, Syaripah
Jurnal Agrotek Lestari Vol 10, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jal.v10i1.8264

Abstract

Mutu benih meliputi tiga aspek, yaitu mutu genetik, mutu fisik, dan mutu fisiologis. Mutu fisiologis merupakan aspek mutu benih yang ditunjukkan oleh viabilitas dan vigor benih. Viabilitas benih merupakan gejala kehidupan benih yang ditunjukkan melalui metabolisme benih dengan gejala pertumbuhan. Vigor benih adalah kemampuan benih untuk tumbuh normal pada kondisi lingkungan suboptimal atau memiliki laju pertumbuhan tinggi dan pertumbuhan sinkron pada kondisi optimum. Kekuatan perkecambahan tergantung pada beberapa variabel biokimia dan molekuler. untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh lama dan jenis pararan musik terhadap viabilitas, pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah dilihat dari perubahan morfologis dan fisiologis tanaman. Penelitian ini akan dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar mulai bulan Maret 2022 sampai dengan selesai. Alat yang digunakan pada penelitian ini adalah bak penyemaian, plastic, MP-3, dan kayu. Bahan yang digunakan pada penelitian ini antara lain benih cabai dan Polybag. Penelitian ini mengunakan Rancangan Split plot, petak utama adalah jenis musik (S) yang terdiri dari 4 level yaitu: S0: Tanpa Musik (Kontrol), S1: Musik Klasik, S2: Musik Rock, S3: Murotal Al-Quran. Anak petak (L), yaitu lamanya paparan suara terdiri dari tiga tingkatan, yaitu: L1: 1 jam, L2: 2 jam, L3: 3 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya interaksi antara perlakuan jenis musik Murotal Quran dengan paparan selama 3 jam (S3L3) terhadap parameter daya kecambah, keserampakan tumbuh, kecepatan tumbuh.
Multiplikasi Tunas Pisang Barangan Merah (Musa acuminata Colla) Dengan Beberapa Konsentrasi BAP Secara In vitro Multiplication of Banana cv. Barangan Merah (Musa acuminata Colla) Shoots with Several BAP Concentrations In Vitro Fadilla, Fadilla; Kesumawati, Elly; Basyah, Bakhtiar; Setyowati, Mita
Jurnal Agrotek Lestari Vol 10, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jal.v10i1.8366

Abstract

ABSTRACT Conventional banana propagation has not been able to meet the increasingly widespread need for banana seeds. Therefore, it is necessary to propagate by in vitro culture using growth regulators in the culture medium. The research was conducted at the Plant Tissue Culture Laboratory, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University. This research used a non-factorial Randomized Group Design (RAK). This research consists of 2 stages, namely induction and multiplication. The induction stage used banana weevil of cv. Barangan Merah as explants and induced in medium containing MS+ BAP 3 mgL-1. The second stage was multiplication of treated banana cv. Barangan Merah shoots. The treatment of multiplication stage was the BAP concentration which consisted of 5 levels, namely 0 (control), 8, 10, 12 and 14 mgL-1. Each treatment was repeated 8 times, so that there were 40 experimental units. The results showed that the survival percentage of Barangan Merah explants at the multiplication stage was 100% at 8 weeks after planting (WAP). The BAP concentration of 8 mgL-1 tended to be better for shoot emergence time (7.88 WAP), explant shoot height (2.73 cm), number of explant leaves (2.33 pieces), and plantlet formation time (37.33 HST). BAP concentration of 12 mgL-1 tended to be better for the number of shoots (3.71 shoots). BAP concentration of 14 mgL-1 tended to be better for leaf emergence time (28 HST). The medium without BAP (control) tended to be better for the number of explant roots (4.67 roots). Keywords: Banana shoots, benzyl amino purine, cytokinin, propagation, weevil explant ABSTRAK Perbanyakan pisang secara konvensional belum mampu memenuhi permintaan bibit pisang secara luas sehingga perlu dilakukan perbanyakan secara kultur in vitro dengan menggunakan zat pengatur tumbuh pada media kultur. Penelitian dilakukan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola non faktorial. Penelitian ini terdiri dari 2 tahap, yaitu induksi dan multiplikasi. Tahap induksi menggunakan eksplan bonggol pisang Barangan Merah dan diinduksi pada media MS+ BAP 3 mgL-1. Tahap kedua adalah multiplikasi tunas pisang Barangan Merah yang diberi perlakuan. Perlakuan pada tahap multiplikasi adalah konsentrasi BAP yang terdiri dari 5 taraf yaitu 0 (kontrol), 8, 10, 12 dan 14 mgL-1, dengan 8 kali ulangan, sehingga terdapat 40 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase hidup eksplan bonggol Barangan Merah pada tahap multiplikasi adalah 100 % pada umur 8 minggu setelah tanam (MST). Konsentrasi BAP 8 mgL-1 cenderung lebih baik terhadap waktu muncul tunas yaitu 7,88 hari setelah tanam (HST), tinggi tunas eksplan (2,73 cm), jumlah daun eksplan (2,33 helai), dan waktu terbentuk planlet (37,33 HST). Konsentrasi BAP 12 mgL-1 cenderung lebih baik terhadap jumlah tunas (3,71 tunas). Konsentrasi BAP 14 mgL-1 cenderung lebih baik terhadap waktu muncul daun (28 HST). Konsentrasi tanpa BAP (kontrol) cenderung lebih baik terhadap jumlah akar eksplan (4,67 akar). Keywords: Benzil amino purin, sitokinin, perbanyakan, tunas, eksplan bonggol

Page 1 of 1 | Total Record : 8