cover
Contact Name
Miftahul Mitoharoh
Contact Email
miftakhulmuthoharoh@gmail.com
Phone
+6285733591295
Journal Mail Official
redaksitabyin@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Dukun No 21 A Dukun Gresik
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Tabyin; Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 26860465     DOI : -
TABYIN: Jurnal Pendidikan Islam diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Ihyaul Ulum Gresik Indonesia. Terbit setiap Juni dan Desember setiap tahun. Redaksi mengundang para akademisi, dosen, maupun peneliti untuk berkontribusi dalam jurnal ini. Redaksi mengundang para akademisi, dosen, maupun peneliti untuk berkontribusi memasukkan artikel ilmiahnya yang belum pernah diterbitkan oleh jurnal lain. Naskah diketik dengan spasi 1,5 cm pada kertas ukuran A4 dengan panjang tulisan antara 20-25 halaman, 5000-7000 kata. Naskah yang masuk dievaluasi oleh dewan redaksi dan mitra bestari. Redaktur dapat melakukan perubahan pada tulisan yang dimuat untuk keseragaman format, tanpa mengubah substansinya. Bahasa yang digunakan dalam bentuk bahasa Indonesia, Inggris, dan Arab. Jurnal ini bisa diakses secara terbuka yang berarti bahwa semua konten yang tersedia bebas diakses tanpa biaya, baik kepada pengguna atau pada lembaganya. Pengguna yang diizinkan untuk membaca, mendownload, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau mensitasi ke teks lengkap dari artikel tidak harus meminta izin terlebih dahulu dari penerbit atau penulis.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2022): Desember" : 30 Documents clear
Efektivitas Cooperative Learning Tipe Stad Pada Mata Pelajaran Nahwu untuk Meningkatkan Kemampuan Mengi’rab Kalimat Rusydi
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 2 (2022): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i2.375

Abstract

Untuk menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas, maka guru harus dapat membuat suatu pengajaran yang efektif, variatif dan berkesan, sehingga materi yang disampaikan akan membuat siswa merasa senang dan merasa perlu untuk mempelajari atau memahami pelajaran atau materi tersebut. Keberhasilan yang dimaksud adalah siswa dapat membangun konsep-konsep tentang materi yang dipelajari khususnya Nahwu, dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, serta mampu menyelesaikan masalah-masalah yang ia temukan dalam pembelajaran Nahwu. Salah satu Model pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk berinteraksi satu sama lain adalah Model pembelajaran cooperatif tipe STAD membantu siswa mengintepretasikan ide mereka bersama dan memperbaiki pemahaman. Dalam hal ini, guru sangat berperan penting untuk membimbing siswa melakukan diskusi, sehingga terciptanya suasana belajar yang lebih hidup, aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah “Adakah keefektifan model pembelajaran cooperatif tipe STAD dalam meningkatkan kemampuan meng- I’rab Kalimat siswa kelas VI Fav MI Syalafiyah-Syafi’iyah Sukorejo Situbondo Tahun Ajaran 2016/2017. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pretest-posttest design. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling cluster (sampel daerah), sampel yang di gunakan berjumlah 40 siswa yang diambil dari kelas VI Fav yang berjumlah 20 dan VI B yang berjumlah 20. pengambilan data menggunakan, observasi, tes dan dokumentasi. Hasil tersebut kemudian di analisis menggunakan analisis t-test. Berdasarkan koefisien-koefisien yang diperoleh dapat dituliskan: thitung = 5,362 dan ttabel pada ά= 5% dan df= (20+20-2) = 2,021. Oleh karena t hitung ≥ t table hal ini menunjukkan bahwa model Cooperative tipe STAD dapat meningkatkan Kemampuan meng-I’rab Kalimat siswa kelas VI Fav di Madrasah Ibtidaiyah Syalafiyah- Syafi’iyah Sukorejo Putri.
Pembiasaan Shalat Berjamaah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan dan akhlak Peserta Didik di SDIT insan mandiri karawang Fahira mutia kirana; Oyoh Bariah; M Makbul
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 2 (2022): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i2.410

Abstract

Di era milenial 4.0 sekolah hanya mengedepankan ilmu umum dari pada ilmu agama. Seharusnya dalam kehidupan sehari-hari anak didik perlu dibekali dengan ilmu agama yang cukup serta ibadah yang baik salah satunya pembiasaan shalat berjamaah. Dalam Islam shalat merupakan ibadah yang mempunyai kedudukan tinggi karena shalat memiliki beberapa keutamaan. Ibadah kepada Allah SWT merupakan suatu hal yang sangat penting, dan inti ajaran Islam pada garis besarnya berisi aqidah, syariah dan akhlak. Salah satu ibadah yang sangat penting ialah shalat, shalat memiliki kedudukan yang sangat istimewa. Shalat adalah ketetapan waktu pelaksanaannya dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah mempunyai nilai disiplin yang tinggi bagi yang mengamalkannya. Shalat adalah bentuk ibadah yang paling agung karena amal yang pertama kali yang ditanya nanti dihari kiamat adalah shalat. Kebiasaan mengerjakan shalat secara berjamaah diharapkan peserta didik akan mengerti bahwa shalat itu merupakan keharusan bagi setiap orang Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Penerapan pembiasaan Shalat Dhuha dan Dzuhur berjamaah dalam peningkatan akhlak peserta didik di SDIT Insan Mandiri. 2) Faktor-faktor pendukung pembiasaan Shalat Dzuhur berjamaah dalam kedisiplinan peserta didik di SDIT Insan Mandiri. 3) Strategi pembiasaan Shalat Dhuha dan Dzuhur berjamaah dalam peningkatan akhlak peserta didik di SDIT Insan Mandiri.
Efektivitas Penggunaan Metode Inside Outside Circle Dalam Meningkatkan Kemampuan Maharah Kalam Muhammad Heru Hresnawanza
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 2 (2022): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i2.468

Abstract

Penelitian kuantitatif eksperimen ini didasarkan dari latar belakang pembelajaran bahasa arab di MA Miftahul Ulum Bengkak Wongsorejo yang belum maksimal. Pembelajaran bahasa arab khususnya dalam kemampuan maharah kalam masih sangat rendah dikarenakan metode yang dipakai membosankan dan penyampaiannya menoton. Sehingga diperlukan adanya tindakan yang dapat meningkatkan kemampuan maharah kalam dengan menggunakan metode inside outside circle. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pre-test, post-test design. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling census (sampel jenuh dan sampel sensus), sampel yang digunakan berjumlah 25 siswa yang diambil dari kelas X IPA yang berjumlah 12 siswa dan X IPS yang berjumlah 13 siswa. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil tersebut kemudian dianalisis menggunakan analisis “t” test. Permasalahan yang ingin diungkapkan dalam penelitian ini yaitu: 1) bagaimana implementasi metode inside outside circle dalam meningkatkan kemampuan maharah kalam. Hasil penelitian ini berdasarkan koefisien yang diperoleh dapat dituliskan: thitung = 8,509 dan ttabel pada ά= 5% dan df= (12+13-2) = 2,069. Oleh karena t hitung ≥ t table hal ini menunjukkan bahwa metode inside outside circle (IOC) dapat meningkatkan kemampuan maharah kalam di MA Miftahul Ulum Bangkak Wongsorejo Banyuwangi tahun pelajaran 2017/2018
Pencegahan Resistensi Melalui Pengajaran Terbuka di Lembaga Pendidikan Islam Damanhuri , Damanhuri; Fahmi, Muhammad; Mualifah, Ilun; Alfiyah, Hanik Yuni; Syaifuddin , Syaifuddin
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 2 (2022): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i2.824

Abstract

This study aims to address the practice of preventing religious resistance through open teaching at Bali Bina Insani Islamic Educational Institution (LPI-BBI). The issue was addressed using qualitative research with data collection methods including interviews and documentation. The collected data were analyzed qualitatively. The results of the study show that the practice of preventing religious resistance through open teaching at LPI-BBI is carried out by adopting an open attitude, including employing Hindu teachers and staff. These Hindu teachers are actively involved in the teaching and learning process at LPI-BBI. This practice is rooted in the mindset that, in the context of religious diversity, harmony must be maintained, and religious resistance must be prevented. Open teaching is practiced as a strategy to prevent religious resistance, fostering a harmonious coexistence with the predominantly non-Muslim community in the area. Consequently, teachers and students in the institution exhibit tolerance, as reflected in their daily attitudes and behaviors within the institution. LPI-BBI is also well-received by the surrounding community, which predominantly adheres to Hinduism. This approach is significant and worthy of replication in other schools.
Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus pada Tradisi Makan Berhadap Suku Melayu) Nurabiyah, Nurabiyah; Ibrahim, M. Maulana; Hanum Ok, Azizah
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 2 (2022): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i2.827

Abstract

Multicultural education is one of the important aspects in building diversity and tolerance in society. This research aims to explore the concept of multicultural education based on local wisdom, with a focus on the tradition of Makan Berhadap in the Malay Tribe as a case study. Makan berhadap is a tradition that teaches the values of togetherness, mutual cooperation, and respect for differences. This research uses a qualitative approach with a case study method, which observes and analyzes how this tradition acts as a learning medium in introducing multicultural values to the community. The results show that the tradition of eating together is not only a place for social interaction, but also serves as an informal educational tool that teaches mutual respect, cooperation, and appreciation of diversity. Therefore, local wisdom-based multicultural education such as makan berhadap has great potential to be implemented in the formal education curriculum, in order to create a generation that is more tolerant and sensitive to cultural diversity.
Peran Filsafat Ilmu dalam Dinamika Pendidikan di Era Abad 21 Sholeh, Muhammad; Alirmansyah
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 2 (2022): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i2.190

Abstract

Filsafat merupakan pedoman yang dijadikan sebagai pandangan hidup masyarakat yang membahas mengenai objek-objek kemanusiaan secara keseluruhan dan mendalam. Filsafat bersifat sistematis yang berarti kajian-kajiannya selalu menunjukkan hubungan yang saling berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya. Filsafat bersifat universal yang berarti setiap kajiannya mengenai semua orang. Filsafat pendidikan merupakan upaya untuk memahami pendidikan secara menyeluruh dan mendalam yang dapat digunakan sebagai petunjuk bagi masyarakat dan kebijakan pendidikan. Filsafat dan pendidikan memiliki kaitan yang erat antara satu dengan yang lain baik pendidikan dalam arti teoritis maupun praktis. Seiring dengan perkembangan zaman, pendidikan mengalami perubahan yang signifikan mulai dari perkembangan model, teknik, strategi, media maupun pendekatan pembelajaran. Pada Abad 21 merupakan pembelajaran yang mengaplikasikan kemampuan literasi, kecakapan pengetahuan, keterampilan dan sikap serta penguasaan terhadap teknologi. Kecakapan tersebut dapat dikembangkan dengan berbagai kegiatan yang sesuai dengan kompetensi siswa dan materi pembelajaran. Kecakapan yang dibutuhkan pada Abad 21 merupakan kecakapan berpikir tingkat tinggi (HOTS) guna mempersiapkan peserta didik dalam menghadapi tantangan global.
Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Menumbuhkan Budaya Toleransi antar Umat Beragama (Studi Multisitus di SMA Nasional dan SMA Taman Madya Malang) Rofi’ah, Erma Athiyatur; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 2 (2022): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i2.191

Abstract

Beberapa konflik dan kekerasan telah mewarnai perjalanan negeri ini, mulai konflik sosial, agama, etnis, maupun politik pernah terjadi di Indonesia yang di dalamnya melibatkan banyak pihak termasuk peserta didik. Pembelajaran pendidikan agama Islam diharapkan mampu memberi solusi, agar terjadi rasa saling menghormati, saling menghargai, meningkatkan rasa kebersamaan, tanpa harus mengusik keyakinan masing-masing. Upaya menjaga kerukunan dan budaya toleransi antar umat beragama melalui pembelajaran pendidikan agama Islam harus diimplementasikan dan dibudayakan. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan atau menjelaskan dua hal fokus penelitian, yaitu (1) Bagaimana langkah-langkah penerapan pembelajaran PAI dalam menumbuhkan budaya toleransi antar umat beragama di SMA Nasional dan SMA Taman Madya Malang? (2) Bagaimana dampak penerapan pembelajaran PAI dalam menumbuhkan budaya toleransi antar umat beragama di SMA Nasional dan SMA Taman Madya Malang?. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: 1) Langkah-langkah penerapan pembelajaran PAI dalam menumbuhkan budaya toleransi antar umat beragama di kedua lembaga tersebut, yaitu: a) Doa pagi bersama; b) Menanamkan pemahaman ilmu untuk tidak saling membenci antar umat beragama; c) Kebersamaan; d) Kegiatan yang meningkatkan budaya toleransi; e) Bersikap universal dan tidak membeda-bedakan siswa; f) Menjunjung sikap menghargai dan menghormati; g) Memberi kesempatan kepada semua siswa untuk mendapatkan pembelajaran agama sesuai dengan kepercayaan masing-masing; h) Shalat jum’at dan keputrian; i) Kegiatan ekstrakurikuler dan peringatan hari besar Islam. 2) Dampak penerapan pembelajaran PAI dalam menumbuhkan budaya toleransi antar umat beragama di kedua lembaga tersebut meliputi: a) Terciptanya suasana belajar yang nyaman dan kondusif; b) Aktivitas sekolah berjalan lancar dan mempunyai toleransi yang tinggi; c) Terciptanya budaya saling menghormati, menghargai dan menerima perbedaan; d) Terwujudnya kerukunan hidup beragama dalam perbedaan; e) Pelaksanaan beribadah terlaksana dengan baik; f) Menghindari terjadinya konflik dan perpecahan; g) Siswa non muslim masuk Islam (Mualaf).
Implementasi Kurikulum ”Merdeka Belajar” pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Sekolah Ulumuddin, Ihya`; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 2 (2022): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i2.192

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang hadir dengan memberikan ruang kebebasan kepada lembaga pendidikan –Sekolah atau Madrasah- untuk mengeksplorasi kemampuannya sesuai dengan; sarana, input serta sumber daya yang dimiliki, serta memberikan kemerdekaan kepada guru untuk menyampaikan materi yang pokok dan penting. Dan juga, yang paling utama berikutnya adalah memberikan ruang yang luas dan bebas bagi peserta didik untuk lebih memaksimalkan kemampuan dan potensi diri mereka agar mampu memperoleh hasil pendidikan yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mengetahui cara yang paling efektif dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI-BP). Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pengamatan langsung serta informasi aktual dari berbagai jurnal ilmiah. Hasil penelitian, bahwa implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran PAI-BP berjalan dengan baik sebab alur kurikulum merdeka sendiri sangat sesuai dengan karakter materi PAI-BP yang harus disampaikan bertahap, dengan memulai dari hal yang paling penting yaitu mulai dari Aqidah, Qur’an Hadist, Fikih, Akhlak, serta Tarikh/Sejarah Islam.
Peran Research dalam Dunia Pendidikan ., Rumina; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 2 (2022): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i2.193

Abstract

Penelitian merupakan suatu tugas agar bangunan ilmu tidak kabur,tersetruktur jelas,sistematik dan menggunakan metode yang benar.jiwa patriotisme sangat erat hubungannya dengan pendidikan dan penelitian. penelitian pendidikan tidak hanya dilakukan disekolah,tetapi juga di lingkungan masyarakat yang memerlukan intitusi sekolah dan masyarakt yang menggunakan lulusan sekolah. Penelitian pada bidang pendidikan dapat dilakukan pada jalur,jenjang,dan jenis pendidikan tertentu,dengan menggunakan berbagai metode. Maka dari itu pemilihan metode penelitian sangat penting dalam mengungkap kebenaran dari suatu masalah penelitian.misalkan masalah-masalah yang hendak dicari kebenaran berupa angka lebih tepat menggunakan metode penelitan kuantitatif. Sedang penelitian yang menggambarkan suatu fenomena atau kebenaran suatu masalah yaitu menggunakan metode penelitian kualitatif.jadi penelitian yang menggunakan metode penelitian yang tepat akan dapat menjawab setiap masalah yang ada sehingga proses pengungkapan kebenaran dapat dipertangngung jawabkan secara ilmiah dan keilmuan. Peran penelitian di dunia pendidikan adalah (a) Sebagai bahan analisis dan pengembangan bagi dunia pendidikan, (b) Agar lebih meningkatkan kembali mutu pembelajaran sehingga menghasilkan pembelajaran yang lebih bagus, (c) Untuk membantu para pengajar dalam mengatasi permasalahan pendidikan yang ada, (d) Mendapatkan pengetahuan dan ilmu baru dalam dunia pendidikan, (e) Meningkatkan kemampuan untuk menginterpretasikan fenomena-fenomena dari suatu masalah yang kompleks dan kait mengait di dunia pendidikan,jadi Peran penelitian mempunyai hubungan yang sangat erat dengan pendidikan ,pendidikan dapat maju dan berkembang karena adanya penelitian, sedangkan penelitian dapat berkembang karena adanya pengembangan pendidikan.keduanya saling mempunyai tugas akhir yang sama yaitu menunjukan kebenaran yang disebut kebenaran ilmiah,yakni kebenaran yang diperoleh berdasarkan data empiris serta dilakukan berdasarkan prosedur ilmiah.
Penanaman Nilai Beriman Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia Profil Pelajar Pancasila Melalui Kegiatan Pembiasaan Siswa di MTs Al-Ma’arif 03 Singosari A’yun, Qurroti; Indriani,, Sinar Mahardika; Anugrah, Vivian; Amelia, Vernelysa; Khoiri, Muhammad Mirzaq; ., Wahyudi; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 2 (2022): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i2.194

Abstract

This study aims to find out how to optimize the inculcation of the Value of Faith, Fear of God Almighty and Noble Characters of Pancasila Student Profiles through student coaching activities at MTs Al-Ma'arif 03 Singosari. The student habituation activities that are implemented there are the reading of different books and Surahs of the Qur'an and the development of morals and Islamic values every day. In this study using a qualitative research approach. The design used is a case study. While the instruments used as data collection are interviews and observations. The results of field research show that the results of instilling the value of having faith in God Almighty, and having a noble character are the profiles of Pancasila students through habituation activities, namely in the form of faith in God Almighty and having noble character.

Page 2 of 3 | Total Record : 30