cover
Contact Name
Andi Syaputra
Contact Email
-
Phone
+6282332189018
Journal Mail Official
jmd@sttkd.ac.id
Editorial Address
Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Jl. Parangtritis No.KM.4,5, Druwo, Bangunharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55143
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen Dirgantara
ISSN : 22527451     EISSN : 26220946     DOI : -
Jurnal Manajemen Dirgantara is a scientific journal published by Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan. Jurnal Manajemen Dirgantara was first published in 2008 with registered number ISSN 2252-7451 (Print) and ISSN 2622-0946 (Online), is a peer-reviewed journal published two times a year (July and December). Jurnal Manajemen Dirgantara is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of management research on aviation.
Articles 303 Documents
KONSTRUKSI LAPORAN KEUANGAN PONDOK PESANTREN (STUDI PADA PONDOK PESANTREN AL-WASHOYA JOMBANG) Istutik; Isnaini Putri Rahmawati; Hedher Tuakia
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 16 No 1 (2023): Jurnal Manajemen Dirgantara, Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56521/manajemen-dirgantara.v16i1.920

Abstract

Pondok Pesantren is an Islamic Boarding School as a non-profit organization in the field of education carries out its activities with resources from the community. Transparency of financial reports is the main thing in accountability to stakeholders, especially external parties. Financial reports are prepared and presented in such a way that they are understandable and relevant to the needs of users of financial statements in making decisions. This case study research at the Al-Washoya Islamic Boarding School, Jombang resulted in the construction of its financial statements based on ISAK 35 and Islamic Boarding School Accounting Guidelines. The implementation of ISAK 35 and the Islamic Boarding School Financial Accounting Guidelines is carried out so that the presentation of the Al-Washoya Jombang Islamic Boarding School report as a non-profit concern organization pays attention to the requirements for presenting financial statements, the structure of financial reports and the minimum requirements for the contents of financial reports.
PENGARUH UU HPP TENTANG PERUBAHAN TARIF PAJAK PENGHASILAN UMKM DAN EFEKTIVITAS SISTEM PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK UMKM Triana Murtiningtyas; Fanisya Rahmalia Damayanti; Edi Sudiarto
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 16 No 1 (2023): Jurnal Manajemen Dirgantara, Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56521/manajemen-dirgantara.v16i1.921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan UU HPP tentang perubahan tarif pajak penghasilan umkm dan efektivitas sistem perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak umkm pada wajib pajak UMKM makanan olahan yang ada di Kabupaten Blitar. Teknik pengambilan sampel dan penentuan jumlah sampel yaitu menggunakan rumus slovin yang kemudian diperoleh sebanyak 99 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada responden. Metode analisis yang digunakan adalah uji outer model, uji inner model, dan uji hipotesis yang dilakukakn menggunakan software smart pls 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan UU HPP tentang perubahan tarif pajak penghasilan umkm memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak umkm, dan efektivitas sistem perpajakan juga berpengaruh positif signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak umkm.
ANALISIS FEE AUDIT, AUDIT TENURE, DAN PROFESIONALISME AUDITOR TERHADAP KINERJA AUDITOR DI KAP 1 KOTA MALANG Enggar Nursasi; Bunyamin; Aditiya Putri Ristiana
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 16 No 1 (2023): Jurnal Manajemen Dirgantara, Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56521/manajemen-dirgantara.v16i1.922

Abstract

Kinerja auditor adalah suatu pencapaian atas tanggung jawab auditor dalam menjalankan tugas audit laporan keuangan suatu perusahaan berdasarkan standar dan kriteria guna menentukan kewajaran atas laporan keuangan perusahaan. Tujuan penelitian untuk menguji dan menganalisis fee audit, audit tenure, dan profesionalisme auditor terhadap kinerja auditor. Metode sampel adalah multistage sampling (sampling bertahap) yang menghasilkan data primer dengan menggunakan kuesioner, dimana responden adalah 50 auditor. Data diuji melalui uji validitas, uji realibilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fee audit tidak berpengaruh terhadap kinerja auditor, sedangan audit tenure dan profesionalisme auditor berpengaruh terhadap kinerja auditor.
PENERAPAN E-SYSTEM, PEMAHAMAN DAN KESADARAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DIMODERASI KONDISI KEUANGAN MASA PANDEMI COVID-19 Evi Maria; Afnenda Elfreda Frederica Suryatmojo
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 16 No 1 (2023): Jurnal Manajemen Dirgantara, Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56521/manajemen-dirgantara.v16i1.923

Abstract

Tujuan riset ini untuk melihat dampak dan menganalisis penerapan e-system, pemahaman dan kesadaran pada kepatuhan wajib pajak dan kondisi keuangan sebagai pemoderasi saat pandemi. Kajian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausalitas dengan sampel pada wajib pajak orang pribadi yang ada di KPP Malang Utara. Tehnik purposive sampling digunakan untuk mendapatkan sampel dengan parameter wajib pajak orang pribadi (WPOP) memiliki usaha setingkat UMKM. Hasil kajian menunjukan bahwa terdapat dampak negatif antara penerapan e-system dan pemahaman wajib pajak terhadap patuh tidaknya dalam memenuhi kewajiban pajaknya. WPOP yang memiliki kesadaran tentang pentingnya pajak dapat meningkatkan kesadaran untuk melakukan kewajiban pajaknya. Kondisi keuangan seseorang dapat memperkuat dampak diterapkannya e-system dan kemampuan memahami perpajakan pada kepatuhan wajib pajak. Kondisi keuangan memperlemah hubungan antara kesadaran wajib pajak pada ketaatan wajib pajak.
TAMAN WISATA LEBAH MADU CIBUBUR SEBAGAI OBJEK WISATA EDUKASI DI KOTA JAKARTA Baskoro Harwindito; Nenny Wahyuni; Nicko Gana Saputra; Heru Suheryadi; Renaldo Renaldo
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 16 No 1 (2023): Jurnal Manajemen Dirgantara, Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56521/manajemen-dirgantara.v16i1.926

Abstract

Taman Wisata Lebah Madu Pramuka merupakan salah satu wisata edukasi di kota Jakarta yang merupakan pelopor pendidikan perlebahan lebah di kota Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengembangan dan pemasaran yang digunakan oleh Taman Wisata Lebah Madu Pramuka untuk meningkatkan kunjungan ke Taman Wisata Lebah Madu Pramuka. Metodologi penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Implikasi Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat faktor pendukung dan juga faktor penghambat dalam pengembangan Taman Wisata Lebah Madu Pramuka dan strategi pemasaran yang harus dilakukan oleh Taman Wisata Lebah Madu Pramuka
ANALISIS KINERJA PERSONEL FLIGHT OPERATIONS OFFICER (FOO) PT. GAPURA ANGKASA TERHADAP KESELAMATAN PENERBANGAN DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL YOGYA KARTA M. Ryan Prawira Negara; Awan
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 16 No 1 (2023): Jurnal Manajemen Dirgantara, Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56521/manajemen-dirgantara.v16i1.945

Abstract

Keselamatan penerbangan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam sebuah penerbangan, ataubisa dikatakan bahwa keselamatan penerbangan adalah kondisi suatu penerbangan yang berjalan dengan lancar dan aman dari stasiun keberangkatan hingga tiba di stasiun tujuan. Termasuk personel Flight Operations Officer yang dalam hal ini harus memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan dalam suatu penerbangan, sehingga personel FOO dituntut untuk memiliki ketelitian dan kedisiplinan dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya agar suatupenerbangan dapat berjalan dengan selamat dan aman. Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Wawancara dan observasi partisipan digunakan sebagai data primer, dan data yang didapat dari kantor operations PT Gapura Angkasa Yogyakarta beserta dokumentasi digunakan sebagai data sekunder dalam penelitian ini, selain itu informasi dari publikasi ilmiah, artikel atau penelitian terdahulu yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti digunakan sebagai data sekunder dalam penelitian ini. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan data yang didapat dari penelitian ini yang berjudul Kinerja personel Flight Operations Officer (FOO) terhadap keselamatan penerbangan di Bandar Udara Internasional Yogyakarta bahwasannya personel FOO di lapangan sudah melakukan pekerjaanya dengan baik dalam memberikan pelayanankepada suatu penerbangan yang ditanganinya, baik berupa pemberian informasi data flight plan, information weather, notam-notam dan briefing sudah dilakukan dengan baik , namun juga dalam penelitian ini ditemukan adanya beberapa kendala yang personel temui di lapangan yaitu keterbatasan SDM dan juga keterbatasan sarana dan pra-sarana lainnya, seperti Jaringan internet, supplai kertas, tinta, printer dan komputer yang kerap menjadi hambatan bagi personel FOO yang akan bekerja di lapangan.
PENGARUH PENERAPAN FLIGHT PROCEDURE BERBASIS PBN TERHADAP KINERJA ATC DI PERUM LPPNPI CABANG DENPASAR Muhammad Ihsan Taufiq Hidayatulloh. S; Imam Sonhaji; Dhiayu Handayantri
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 16 No 1 (2023): Jurnal Manajemen Dirgantara, Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56521/manajemen-dirgantara.v16i1.949

Abstract

Performance Based Navigation (PBN) yang diterapkan di Bali Radar APP/TMA dinilai masih ada kekurangan, seperti belum semua pesawat yang beroperasi di wilayah tanggung jawab Bali Radar mendukung prosedur PBN dan belum bisa mengakomodir Continuous Descent Operation (CDO) dan Continouos Climb Operation (CCO) secara optimal, serta personel ATC Bali Radar masih sering menggunakan radar vector daripada mengikuti prosedur Performance Based Navigation (PBN). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penerapan Flight Procedure Berbasis PBN terhadap kinerja Air Traffic Controller di perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) Cabang Denpasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif yang dimana variabel independennya yaitu penerapan Flight Procedure Berbasis PBN dan variabel dependennya yaitu kinerja Air Traffic Controller. Hasil dari uji regresi linear didapatkan persamaan Y = 5,576 + 0,861X yang artinya jika nilai variabel bebas adalah 0, maka nilai variabel terikat adalah 5,576. Nilai koefisien pada variabel bebas adalah 0,861 yang berarti setiap penambahan 1% variabel X (penerapan Flight Procedure berbasis PBN), maka variabel Y (Kinerja ATC) akan meningkat sebesar 0,861. Nilai positif pada koefisien variabel bebas menunjukan bahwa variabel X berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Y.
PENGARUH PENGGUNAAN FLIGHT TRAINING DEVICES AATD REDBIRD FMX 1000 TERHADAP PEMBELAJARAN RADIO INSTRUMENT TARUNA PENERBANG Dimas Hari Cahyo; Daniel Dewantoro; Bagus Panuntun Wruhutomo; Chairustakmal
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 16 No 2 (2023): Jurnal Manajemen Dirgantara, Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56521/manajemen-dirgantara.v16i02.851

Abstract

Salah satu kemajuan teknologi yaitu antara lain untuk membuat hidup manusia menjadi semakin mudah dan praktis. Perkembangan software yang semakin pesat di zaman ini hampir tidak ada bidang kehidupan manusia yang bebas dari penggunaan sebuah teknologi, baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Seiring dengan berjalannya arus globalisasi, kita harus dengan cepat memperbarui sebuah kebiasaan atau system dalam meningkatkan mutu pendidikan, peranan teknologi dalam hal ini yaitu dalam edukasi. Flight simulator merupakan salah satu software yang diciptakan dan dikembangkan sedemikian rupa sehingga sama dengan Ketika kita terbang sesungguhnya, dalam hal ini flight simulator dapat digunakan sebagai metode belajar bagi para taruna penerbang dalam latihan terbang. Radio instument adalah salah satu praktik terbang yang terdapat dalam sylabus pre-ppl dan pre-cpl di jurusan penerbang Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi yang terdiri dari Intercepting, Tracking, Holding, dengan menggunakan navigation aids VOR dan ADF, Approach baik ILS dan VOR. Dalam latihan terbang radio instrument beberapa dari taruna kesulitan dalam pemahaman terbang radio instrument tersebut dilihat dari dengan dilakukan survey dengan diberikan beberapa soal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang terdiri dari pretest dan post test dan observasi terfokus dengan membandingkan hasil pretest dan post test setelah belajar menggunakan Flight training devices AATD REDBIRD FMX 1000 selama 3 minggu. Flight Training Device (FTD) adalah sebuah perangkat simulasi yang digunakan untuk melatih para pilot. FTD ini memberikan kesan yang realistis seperti pada pesawat, termasuk kondisi cuaca dan kondisi penerbangan yang dapat diatur oleh komputer FTD biasanya digunakan untuk melatih keterampilan pilot dalam melakukan prosedur lanjutan, seperti prosedur lepas landas, pendaratan, navigasi, dan manuver pesawat. Oleh karena itu harapan penulis dengan adanya penelitian ini Flight training devices AATD REDBIRD FMX 1000 dapat menjadi bantuan dan acuan bagi penelitian selanjutnya.
ANALISIS KUALITAS LAYANAN TERMINAL 3 BANDAR UDARA INTERNASIONAL SOEKARNO HATTA BERDASARKAN PERMINTAAN PENUMPANG Marsheila Anggelina; Binsar Parasian Naipospos
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 16 No 2 (2023): Jurnal Manajemen Dirgantara, Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56521/manajemen-dirgantara.v16i02.965

Abstract

Kualitas layanan pada Terminal 3 Internasional Soekarno-Hatta dianggap belum optimal berdasarkan permintaan penumpang. Hal tersebut disebabkan kurangnya pengetahuan manajemen mengenai kualitas layanan yang diharapkan oleh pengguna jasa. Beberapa pengguna jasa merasa dirugikan dengan kualitas layanan selama berada di Terminal 3 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Dengan permasalahan tersebut, peneliti menemukan tujuan sasaran yang perlu untuk diteliti, dengan maksud untuk mengetahui kualitas pada Gap 1 sebagai kesenjangan antara harapan penumpang dan persepsi manajemen. Sasaran tersebut nantinya akan diuji menggunakan metode Servqual untuk mengukur tingkat kualitas layanan tersebut, dengan hasil mengenai gap yang penting untuk dijadikan prioritas perbaikan. Hasil analisis menunjukan nilai gap harapan penggunaan jasa terhadap manajemen bandar udara pada analisis servqual, terdeteksi seluruh indikator bernilai negatif. Hal ini menunjukan tingkat kualitas layanan yang diharapkan penumpang belum sesuai dengan apa yang manajemen berikan. Indikator yang memiliki nilai Gap tertinggi yakni indikator petugas bersifat proaktif terhadap kebutuhan penumpang, indikator ini dianggap masih belum maksimal dalam melayani penumpang, dimana penumpang masih merasa manajemen belum melakukan kinerja pelayanan dengan maksimal. Sedangkan, indikator dengan nilai gap terendah ditempati oleh indikator ketersediaan troli pada area drop off point yang memadai, dimana indikator ini dianggap sudah maksimal tetapi dinilai berlebihan dalam penanganannya. Abstract The quality of service at Terminal 3 Soekarno-Hatta International Airport is considered not optimal based on passenger demand. This is due to a lack of management knowledge regarding the service quality expected by passengers. Some passengers feel disadvantaged by the quality of service while in Terminal 3 of Soekarno-Hatta International Airport. With these problems, researchers found a target objective that needs to be studied, with the aim of knowing the quality of Gap 1 as the gap between passenger expectations and management perceptions. These targets will later be tested using the Servqual method to measure the level of service quality, with results regarding important gaps to be prioritized for improvement. The results of the analysis show that the value of the gap between service, use expectations and airport management on servqual analysis shows that all indicators are negative. This shows that the level of service quality expected by passengers is not in accordance with what management provides. The indicator that has the highest Gap value is the indicator which the officers are proactive towards the needs of passengers, this indicator is still not optimal in serving passengers, where passengers still feel that management has not carried out maximum service performance. Meanwhile, the indicator with the lowest gap value is occupied by the trolley availability indicator in the adequate drop off point area, where this indicator is optimal but is considered excessive in handling.
HUBUNGAN ANTARA KINERJA BANDAR UDARA DENGAN KEBIJAKAN PEMBIAYAAN MELALUI SKEMA PUBLIC PRIVATE PARTNERSHIP: STUDI KASUS BANDAR UDARA DALAM LINGKUP PENGELOLAAN ANGKASA PURA II Rakan Izdihar; Refina Mahargita
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 16 No 2 (2023): Jurnal Manajemen Dirgantara, Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56521/manajemen-dirgantara.v16i02.982

Abstract

Perubahan paradigma dalam pembangunan infrastruktur terus berkembang, begitu juga dengan strategi pembiayaan infrastruktruktur. Karakteristik pembiayaan infrastruktur dengan capital expenditure yang besar dan profil resiko yang tinggi menyebabkan hampir seluruh negara di dunia terus berinovasi dalam melakukan pembangunan infrastruktur. Pemerintah Indonesia melakukan inovasi dalam hal pembiayaan infrastruktur transportasi, salah satunya dengan skema public private partnership. Salah satu infrastruktur bidang transportasi yang melakukan skema public private partnership adalah bandar udara. Di Indonesia pengembangan dan pengelolaan bandar udara salah satunya berada dibawah kewenangan PT Angkasa Pura II. Tulisan ini dibuat untuk melihat kinerja bandar udara eksisting dalam lingkup operasional PT Angkasa Pura II, sehingga dapat teridentifikasi potensi skema pengembangan melalui public private partnership. Pendekatan kinerja bandar udara eksisting dilihat klasifikasi bandar udara, infrastruktur bandar udara, jumlah penumpang dan jumlah penerbangan, dan pendapatan usaha bandar udara. Dari hasil variabel tersebut kemudian akan dipetakan skema kerjasama pada masing – masing bandar udara dalam lingkup PT Angkasa Pura II. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kombinasi kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif digunakan untuk melihat korelasi antar variabel yang dipilih, sedangkan metode kualitatif dilakukan untuk memetakan potensi public private partnership berdasarkan skema kerjasama eksisting. Keluaran dari penelitian ini akan terlihat sejauh mana potensi dan tantangan dalam penerapan public private partnership pada bandar udara di Indonesia.