cover
Contact Name
Hasrul Hadi, M.Pd.
Contact Email
hasrulhadi299@gmail.com
Phone
+6281997905824
Journal Mail Official
geodikajurnal@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidika Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Hamzanwadi Jln.TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Madjid No.132 Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. 83612
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 25491830     DOI : ttp://dx.doi.org/10.29408/geodika
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel ilmiah dengan cakupan hasil penelitian geografi bidang pendidikan dan pembelajaran, sistem informasi geografi dan penginderaan jauh, kependudukan, pengembangan wilayah, kebencanaan serta pengelolaan lingkungan.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024" : 8 Documents clear
Pendugaan Daerah Rawan Bencana Tanah Longsor Berbantuan Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang Setiawan, Akemat Rio
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i1.17187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerawanan bencana tanah longsor dan upaya mitigasi bencana berbasis masyarakat Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Metode penelitian ini dilakukan dengan survei pada lokasi terpilih yaitu Kecamatan Pujon. Survei dilakukan dengan mengidentifikasi berbagai kondisi wilayah sesuai dengan parameter faktor pengaruh terjadinya bencana tanah longsor. Dalam melakukan analisis dibutuhkan data seperti jenis tanah, kemiringan lereng, tutupan lahan, dan curah hujan yang selanjutnya di skoring sesuai dengan klasifikasi, kemudian dioverlay atau penggabungan yang diolah dengan menggunakan software QGIS menjadi peta kerawanan bencana tanah longsor Kecamatan Pujon. Akumulasi dari pengolahan data tersebut menghasilkan klasifikasi tingkat kerawanan bencana tanah longsor yang terbagi dalam berbagai kelas yaitu Kelas 1 dengan kriteria tingkat rawan paling tinggi sampai dengan Kelas 5 dengan kriteria kriteria tingkat rawan paling rendah. Hasil dari klasifikasi berbasis Sistem Informasi Geografis kemudian dilakukan validasi lapangan sesuai dengan titik koordinat yang ada di QGIS. Peta kerawanan tanah longsor yang telah diperoleh tersebut dapat digunakan dalam upaya mitigasi bencama masyarakat Kecamatan Pujon dengan melihat data tingkat kerawan tanah longsor dengan kelas yang sangat rawan, masyarakat bisa mengantisipasi ketika daerah tersebut mengalami hujan dengan intensitas tinggi yang memungkinkan terjadinya tanah longsor.  
Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Negeri 5 Palembang Sobirin, Ahmad; Asiyah, Siti; Hartono, Deni Puji
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i1.21325

Abstract

SMA Negeri 5 Palembang merupakan salah satu institusi pendidikan yang telah menerapkan kurikulum merdeka. Sebelum penerapan kurikulum merdeka, khususnya pada mata pelajaran geografi,  sebagian besar peserta didik menganggap mata pelajaran geografi cukup sulit. Penerapan kurikulum merdeka diharapkan mampu membawa perubahan besar dalam pembelajaran geografi karena adanya tuntutan menjalankan berbagai inovasi pembelajaran bagi para guru geografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran geografi pada kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Narasumber dipilih dengan teknik purposive sampling meliputi kepala sekolah, wakil kepala bidang kurikulum, guru mata pelajaran geografi dan siswa-siswi SMA Negeri 5 Palembang. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif model Milles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran geografi dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi di SMA Negeri 5 Kota Palembang telah berjalan dengan baik. Namun, masih terdapat beberapa kendala dalam implementasi kurikulum merdeka, diantaranya keterbatasan kemampuan guru dalam proyek penguatan profil pelajar pancasila, terbatasnya waktu pelaksanaan pembelajaran geografi, serta keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai.  
Analisis Tingkat Kesesuaian Kualitas Air Pada Lahan Budidaya Ikan Air Tawar Berbasis SIG di Kabupaten Purbalingga Jagad, Nimas Ayu Sekar Kinasih; Suwarsito, Suwarsito; Nirwansyah, Anang Widhi
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i1.25448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesesuaian kualitas air pada lahan budidaya ikan air tawar untuk menentukan lokasi dan karakteristik kualitas air di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara in-situ. Penelitian ini mengabungkan metode multikriteria dengan basis Sistem Informasi Geografi (SIG) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot parameter kualitas air dan visualisasi pemetaan tingkat kesesuaian kualitas air pada lahan budidaya ikan air tawar di Kabupaten Purbalingga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kabupaten Purbalingga didominasi oleh tingkat kesesuaian kualitas air pada kategori Sangat Sesuai (S1), dengan nilai 85,7 % meliputi wilayah Kecamatan Bobotsari, Mbrebet, Kutasari, Bojongsari, Padamara, Karanganyar, Rembang, Kejobong, Kemangkon dan Kaligondang. Pada tingkat kesesuaian kualitas air dengan kategori Sesuai (S2) memiliki nilai 4,7% meliputi satu lokasi budidaya, yaitu di Kecamatan Bukateja. Selanjutnya, pada tingkat kesesuaian kualitas air dengan kategori Cukup Sesuai (S3) memiliki nilai 9,5% meliputi dua lokasi budidaya yaitu di wilayah Kecamatan Kertanegara dan Kecamatan Bukateja. Terakhir, pada tingkat kesesuaian kualitas air dengan kategori Tidak Sesuai (N) memiliki nilai 4,7% hanya berada di wilayah Kecamatan Kutasari.
Efektivitas dan Kelemahan Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline 3 Pada Mata Pelajaran Geografi di Kelas XII IPS SMA Wisuda Pontianak Norsidi, Norsidi; Suwarno, Agus
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i1.25728

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keefektifan dan keterbatasan pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 pada pembelajaran geografi kelas XII IPS SMA Wisuda Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan kuesioner sebagai alat mengumpulkan data. Informasi dikumpulkan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan fenomena atau variabel tertentu dalam populasi tertentu. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik persentase. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) efektifitas pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 masuk dalam kategori tergolong sangat baik, artinya penggunaan teknologi ini efektif dalam mengelola dan meningkatkan efektivitas pembelajaran, serta mampu menarik minat belajar siswa. Teknologi Articulate Storyline 3 mampu menampilkan konten pembelajaran dengan menarik dan interaktif; 2) berdasarkan hasil penelitian ini kelemahan pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 yaitu guru tidak sepenuhnya menguasai semua fitur layanan dalam pembelajaran berbasis Articulate Storyline 3 ini dikarenakan guru kesulitan untuk menyesuaikan metode pengajaran tradisional dengan elemen-elemen interaktif.
Penggunaan Aplikasi QGIS Processing Modeler dalam Menentukan Potensi Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Bogor Ezrahayu, Priska; Julius, Admiral Musa; Aritonang, Sovian
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i1.25729

Abstract

Kabupaten Bogor merupakan salah satu wilayah yang rawan terhadap terjadinya bencana tanah longsor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan aplikasi QGIS Processing Modeler dalam menentukan potensi bencana tanah longsor di Kabupaten Bogor. Data yang digunakan adalah data curah hujan harian yang diekstraksi dari citra satelit Himawari-8 dan data area rawan longsor dari BNPB. Teknik pengumpulan data menggunakan citra satelit dan SIG, sedangkan teknik analisis data menggunakan QGIS Processing Modeler untuk mengekstrak area berpotensi longsor berdasarkan curah hujan, dengan klasifikasi rentang nilai yang berpotensi menyebabkan bencana tanah longsor yaitu ≥120 mm. Geologi wilayah penelitian tersusun atas batu lempung dan batupasir, material tersebut bersifat lepas dan tidak stabil.  Berdasarkan klasifikasi kemiringan lereng wilayah ini daerah yang curam dengan kemiringan >40%. Berdasarkan kondisi tersebut bahwa wilayah ini merupakan wilayah yang rawan tejadi bencana tanah longsor. Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan QGIS Processing Modeler efektif digunakan dibandingkan model pada aplikasi lain. Dengan memahami icon pada aplikasi tersebut maka dapat dibentuk modeler-nya, dan bisa langsung membuat peta untuk menentukan lokasi bencana tanah longsor pada Kabupaten Bogor tanpa eksport script ke aplikasi lain, sehingga modeler tersebut dapat digunakan berkali-kali dengan input data curah hujan dengan waktu dan lokasi yang berbeda.
Analisis Kondisi dan Distribusi Spasial Kawasan Resapan Air di Kota Tangerang Menggunakan Sistem Informasi Geografis Asri, Riyadul; Wibowo, Adi
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i1.25730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi dan distribusi spasial kawasan resapan air di Kota Tangerang. Untuk tujuan tersebut, maka dalam penelitian ini dilakukan pemetaan kondisi kawasan resapan air dan distribusi spasialnya di Kota Tangerang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data jenis tanah, data curah hujan, data penggunaan lahan dan data kemiringan lereng. Metode skoring digunakan untuk menghasilkan kriteria kondisi kawasan resapan air. Setelah itu data dianalisis dengan pendekatan Sistem Informasi Geografi (SIG) dengan teknik overlay. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi dan distribusi spasial kawasan resapan air di Kota Tangerang yaitu: 1) Kondisi dengan kriteria Sangat Kritis seluas 5,998,357 Ha (39%), meliputi Kecamatan Ciledug, Cipondoh, Karang Tengah, Negalsari dan Kecamatan Pinang; 2) Kondisi dengan kriteria Baik seluas 2,959,535 Ha (19%) meliputi Kecamatan Jatiuwung dan Kecamatan Tangerang; 3) Kondisi dengan kriteria Agak Kritis seluas 1,168,590 Ha (8%) meliputi Kecamatan Batu Ceper, Benda, Cipondoh, Karang Tengah, Larangan, Negalsari, dan Kecamatan Pinang; 4) Kondisi dengan kriteria Mulai Kritis seluas 1,921,411 Ha (13%) meliputi  Kecamatan Cibodas, Cipondoh, Jatiuwung, Karang Tengah, Karawaci, Negalsari, Periuk, Pinang dan Kecamatan Tangerang; 5) Kondisi normal alami seluas 3,239,787 Ha (21%) meliputi Kecamatan Batu Ceper, Benda, Ciledug, Cipondoh, Karang Tengah, Larangan, Negalsari, Pinang, dan Tangerang.
Analisis Spasial-Temporal Perubahan Penggunaan Lahan Akibat Pembangunan Bandara Internasional Dhoho Kediri Berbasis Data Google Earth Prasetya, Ferdian Adhy; Wibowo, Adi
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i1.25731

Abstract

Bandara merupakan salah satu infrastruktur transportasi strategis yang dianggap berperan penting bagi pertumbuhan dan pengembangan ekonomi. Salah satu contoh pembangunan bandara terbaru di Indonesia adalah Bandara Internasional Dhoho Kediri. Luas wilayah bandara ini kurang lebih sekitar 400 hektar. Dalam proses pembangunan bandara ini dilakukan pembebasan lahan yang mengakibatkan perubahan area penggunaan lahan di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik perubahan penggunaan lahan secara spasial-temporal pada tahun 2014, 2020 dan 2023 menggunakan data citra dari Google Earth. Analisis data penelitian terdiri dari analisis spasial-temporal dan analisis deskriptif. Analisis spasial-temporal berkaitan dengan interpretasi citra Google Earth pada tiga periode waktu, tahun 2014, 2020 dan 2023. Sedangkan analisis deskriptif digunakan untuk mengidentifikasi dan menggambarkan kondisi obyek yang diteliti secara jelas dan komperhensif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa beberapa penggunaan lahan yang dialihfungsikan menjadi daerah kawasan bandara antara lain lahan pertanian dan perkebunan sebesar 427,95 Ha, lahan permukiman sebesar 11,05 Ha, dan jaringan jalan sepanjang 3,02 km. Lebih dari 290 bangunan dan sekitar 1.168 orang terdampak dari pembangunan bandara ini. Perbedaan yang signifikan terjadi pada wilayah penelitian pada tahun 2014 yang awalnya merupakan lahan pertanian dan perkebunan sementara tahun 2023 penggunaan lahan sudah menjadi wilayah bandara baru Bandara Internasional Dhoho.
Systematic Literature Review: Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Visual pada Pembelajaran Geografi Materi Litosfer Larasaty, Dwi; Sugandi, Dede; Isnaini, Nur
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i1.25737

Abstract

penggunaan media pembelajaran dalam pembelajaran geografi dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa. Terlebih pada materi yang tidak dapat dilihat dan diamati secara langsung oleh mereka, sebagai contoh materi litosfer. Meskipun telah banyak penelitian tentang media pembelajaran untuk materi litosfer, namun belum ada sintesis yang komprehensif terhadap penelitian-penelitian tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mensintesis berbagai artikel yang mengkaji tentang penggunaan media pembelajaran berbasis visual pada pembelajaran geografi materi litosfer dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Melalui pencarian pada Google Scholar (Google Cendekia), ditemukan sebanyak 136 artikel yang kemudian diseleksi menggunakan kriteria inklusi. Hasilnya, terdapat 13 artikel yang dianalisis dan disintesis sesuai dengan tujuan penelitian. Berdasarkan sintesis tersebut, diketahui bahwa media visual yang dimanfaatkan dalam pendidikan geografi materi litosfer yaitu media animasi, kartu bergambar, multimedia memory sport, media web-based, e-modul, e-comic, motion graphic, aplikasi android, augmented reality, media tiga dimensi, dan video, baik video yang berdiri sendiri maupun terintegrasi dengan Learning Management System (LMS). Kelebihan dan kekurangan masing-masing media pembelajaran selayaknya dijadikan pertimbangan dalam pemanfaatan media pada pendidikan geografi materi litosfer.

Page 1 of 1 | Total Record : 8