cover
Contact Name
Hasrul Hadi, M.Pd.
Contact Email
hasrulhadi299@gmail.com
Phone
+6281997905824
Journal Mail Official
geodikajurnal@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidika Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Hamzanwadi Jln.TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Madjid No.132 Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. 83612
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 25491830     DOI : ttp://dx.doi.org/10.29408/geodika
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel ilmiah dengan cakupan hasil penelitian geografi bidang pendidikan dan pembelajaran, sistem informasi geografi dan penginderaan jauh, kependudukan, pengembangan wilayah, kebencanaan serta pengelolaan lingkungan.
Articles 252 Documents
Penentuan Alternatif Lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kota Bandar Lampung Menggunakan Sistem Informasi Geografis Ongky Anggara; Indri Nurlisa Febrina; Agel Vidian Krama; Dudung Muhally Hakim
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v5i1.3364

Abstract

Volume sampah yang terus meningkat dan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Kota Bandar Lampung yang semakin terbatas harus menjadi perhatian serius. Termasuk dengan merencanakan lokasi TPA yang baru, agar permasalahan sampah mampu dikurangi. Hal ini dilakukan mengingat di Kota Bandar Lampung hanya terdapat satu TPA yaitu TPA Bakung yang berlokasi di Kelurahan Bakung Kecamatan Teluk Betung Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi alternatif Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan menggunakan sistem pengelolaan berbasis sanitary landfill. Penentuan alternatif lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah dalam penelitian ini menggunakan standar SNI 03-3241-1994. Penentuan lokasi alternatif menggunakan analisis Sistem Informasi Geografis dengan metode skoring dan overlay melalui 3 proses tahapan analisis yaitu: 1) tahap regional; 2) tahap penyisih; 3) tahap penetap. Berdasarkan hasil analisis rekomendasi lokasi alternatif TPA Kota Bandar Lampung terdapat pada wilayah Kecamatan Teluk Betung Barat dan kecamatan kemiling dengan total luas sebesar 477.48 Hektar dengan luasan wilayah data yang telah divalidasi sebesar 42.16 Hektar, validasi yang dilakukan ditinjau dari aksesibiltas jalan menuju lokasi yang sangat baik, kemiringan lereng di bawah 20% serta luasan lahan yang cukup luas menunjukan lokasi tersebut sesuai untuk alternatif Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Kota Bandar Lampung.
Analisis Kemampuan Literasi Informasi Siswa pada Sistem Pembelajaran Daring Mata Pelajaran Geografi Muthia Kusuma Insani; Siti Hadiyati Nur Hafida
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v5i1.3146

Abstract

Ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang pesat dalam aspek kehidupan manusia, termasuk dalam bidang pendidikan. Ancaman dampak negatif teknologi informasi menuntut pentingnya literasi informasi siswa dalam mengahadapi beragam informasi yang diterima. Kompetensi literasi informasi yang perlu diperhatikan yaitu: prospecting (mencari), interpreting (menafsirkan), dan creating new idea (menciptakan ide baru). Tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisis hubungan antara ketiga kompetensi literasi informasi siswa selama proses pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 67 responden dan teknik sampling yang digunakan yaitu simple random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) siswa memiliki kemampuan literasi informasi prospecting dengan nilai rata-rata 75,95% termasuk dalam kategori baik, 2) nilai rata-rata siswa pada kemampuan literasi informasi interpreting yaitu 73,36%, 3) nilai rata-rata siswa pada kemampuan literasi informasi creating new idea yaitu 71,80% termasuk dalam kategori baik, dan 4) nilai signifikan uji korelasi hubungan antar variabel yaitu 0,000, menunjukkan terdapat hubungan positif antara variabel prospecting, interpreting, dan creating new idea dengan keeratan korelasi yaitu 0,613 yang termasuk kategori kuat. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu kemampuan literasi informasi siswa kelas XI IPS termasuk dalam kategori baik dan terdapat hubungan antara variabel tersebut.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Autoplay Media Studio 8.5 Pada Materi Gejala-Gejala di Atmosfer dan Hidrosfer H. M. Maskam; Marta Putra Dinata; Armin Subhani
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v4i1.1891

Abstract

This research is based on the ineffectiveness of textbook based learning. The purpose of this study is to produce effective learning media based on validity. Learning media developed based on AutoPlay Media Studio 8.5. This learning media is applied to social studies subjects, especially on symptoms in the atmosphere and hydrosphere learning material. The research location was carried out at Tembeng Putik Islamic Junior Secondary School, East Lombok, NTB. This research design uses research and development. Data were collected using media validation sheets, teacher response instruments and learning achievement tests. The results showed that the validity of the media was declared very valid with a percentage of 91.83%. For practicality based on the teacher's response to the media is very good with a percentage of 93.12%. Whereas student learning outcomes after using the media based on AutoPlay Media Studio 8.5 were stated to be good with a percentage of mastery learning outcomes of 84%. Thus it can be concluded that this media can be used as a supporter of the learning process of social studies subjects in the phenomenon of symptoms in the atmosphere and hydrosphere in Tembeng Putik Islamic Junior Secondary School.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kemiskinan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Erliza Syahrani; Agnies Ayu Kusumaningdyah; Dimas Danar Dewa
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v5i2.4033

Abstract

Jawa Tengah yang merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Indonesia, mempunyai tingkat kemiskinan sebesar 11,79% atau setara dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 4,11 juta jiwa. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel yang paling signifikan mempengaruhi tingkat kemiskinan masyarakat di masing-masing Kota/Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah dan menyederhanakan variabel-variabel yang saling berkorelasi mempengaruhi tingkat kemiskinan masyarakat yang ada di Kota/Kabupaten Provinsi Jawa Tengah menjadi kelompok variabel yang lebih kecil (faktor). Analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan aplikasi SPSS berupa analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang paling signifikan mempengaruhi tingkat kemiskinan masyarakat di masing-masing Kota/Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah adalah banyaknya sekolah negeri. Dapat diketahui bahwa terbentuk 2 faktor dengan pemilihan eigenvalue 1. Faktor yang terbentuk adalah Faktor 1, meliputi: pendidikan Tertinggi SD; panjang akses jalan dikelola pemerintah; sekolah negeri; Banyaknya fasilitas kesehatan, dimana faktor tersebut dapat disebut sebagai faktor/kriteria Infrastruktur dan Pendidikan. Sedangkan Faktor 2, meliputi: persentase penduduk dengan keluhan kesehatan dan jumlah kepemilikan jamkesmas, dimana faktor tersebut dapat disebut sebagai faktor/kriteria Kesehatan. Kedua faktor ini mempengaruhi tingkat kemiskinan Kota/Kabupaten di Jawa Tengah.
Pemanfaatan Lahan Gambut Menjadi Lahan Potensial untuk Menjaga Ketahanan Pangan di Kalimantan Barat Budiman Tampubolon; Diah Trismi Harjanti; Nur Meily Adlika; Ludovicus Manditya Hari Christanto
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v4i2.2765

Abstract

Peran sektor pertanian sebagai penyedia sumber pangan dan non pangan berkaitan langsung dengan target SDGs tahun 2030 yakni memberantas kemiskinan dan kelaparan. Di Kabupaten Kubu Raya salah satu wilayah yang berkembang pada sektor pertanian adalah Kecamatan Rasau Jaya dengan hasil bumi utamanya adalah tanaman pangan dan sayuran untuk ketahanan pangan. Lahan pertanian di Kecamatan Rasau Jaya didominasi oleh lahan gambut dengan luas 14.371,392 Ha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pemanfaatan lahan gambut menjadi lahan potensial, peran pertanian sebagai penyedia sumber pangan dan non pangan, serta bentuk pemanfaatannya. Metode yang digunakan adalah metode penginderaan jauh dan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lahan di Kecamatan Rasau Jaya meliputi sawah, kebun, ladang, tegalan, pekarangan, permukiman, hutan, semak belukar, tubuh air, dan lahan kosong.  Hasil pertanian tanaman pangan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan serta kebutuhan non pangan seperti pendidikan dan kesehatan. Sebagian besar masyarakat memanfaatkan hasil panen untuk konsumsi pribadi dan dijual. Masyarakat Kecamatan Rasau Jaya masih belum banyak yang mengolah hasil pertanian menjadi sebuah produk. Petani menjual hasil panen dengan cara antara lain: langsung dijual kepada konsumen, dijual langsung ke pasar dengan membuka kios sendiri, disetorkan kepada tengkulak dan agen, serta diambil oleh pemodal yang menanamkan modalnya kepada petani.
Peran PKM SIBAD Sebagai Program Literasi Masyarakat Kelungkung yang Berkelanjutan Siti Anisa Ikhwan; Anja Bebiyana Sukma; Uswatun Hasanah Hadi; Muhammad Jaelani; Ramli Akhmad
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v3i1.1475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui determinan peranan Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) SIBAD terhadap perilakudanliterasi masyarakat, 2) Mendorong Terciptanya Sarana Informasi Belajar Masyarakat, dan 3) mendorong peningkatan kualitas pendidikanmasyarakat di Desa Kelungkung.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.Untuk kebutuhan wawancara mendalam peneliti menggunakan informan kunci yang terdiri dari Kepala Dusun Kelungkung, ketua remajaPaguyuban, dan masyarakat dusun Kelungkung. Data dianalisis menggunakan analisis model interaksi Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data (data collecting), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan kesimpulan (verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Sarana Informasi Belajar Desa (SIBAD) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prilaku dan aktivitas literasi masyarakat.Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Literasi Masyarakat merupakan determinan perilaku dan kebiasan membaca yang dapat diamati, sebagai sebuah kebiasaaan dan kemampuan masyarakat dalam membaca buku.
Perbedaan Hasil Belajar Geografi ditinjau dari Gaya Belajar Siswa SMA Kelas X Tuti Mutia; Donna Boedi Maritasari; Padlurrahman Padlurrahman
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v5i1.3482

Abstract

Keberhasilan seseorang dalam belajar dipengaruhi oleh beberapa hal, salah satunya karakteristik siswa yaitu gaya belajar. Gaya belajar merupakan cara termudah siswa dalam menyerap, mengatur dan mengolah informasi yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa ditinjau dari gaya belajar. Metode penelitian ini yaitu kuantitatif dengan Analisis data menggunakan Uji-t. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan terdapat perbedaan hasil belajar siswa ditinjau dari gaya belajar. Hasil analisis menunjukkan nilai sig (2tailed) 0,023 0,05, sehingga p 0,05. Hal ini menunjukkan perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang memiliki gaya belajar visual dengan kelompok siswa dengan gaya belajar auditori, maupun kelompok siswa dengan gaya belajar kinestetik. Dengan demikian hasil temuan ini memberikan informasi yang bermanfaat bagi guru, bahwa dalam proses pembelajaran guru perlu mengidentifikasi dan memberikan perhatian pada gaya belajar siswa secara optimal. Dilihat dari sintak pembelajaran, karakteristik siswa perlu dianalisis dan mendapat perhatian, agar guru dapat mengelola pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik siswa, maka gaya belajar memiliki potensi yang sangat besar dalam meningkatkan hasil belajar geografi.
Strategi Adaptasi dan Relokasi Permukiman Warga Akibat Bencana Banjir Pasang Air Laut Hasrul Hadi
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v1i1.3009

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui model strategi adaptasi untuk menghadapi bencana banjir pasang air laut, 2) Mengetahui fenomena relokasi permukiman warga. Penelitian ini dilakukan di Pesisir Kecamatan Sayung Kabupaten Demak Jawa Tengah dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah masyarakat yang menjadi korban bencana banjir pasang air laut. Teknik sampling menggunakan Snowball Sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis kualitatif model Miles Huberman dan analisis spasial.  Hasil penelitian: 1) Model strategi adaptasi warga diawali dengan pemahaman mengenai dampak langsung bencana, tindakan adaptasi berulang, kemampuan beradaptasi berakhir dan harus direlokasi. Adaptasi juga dilakukan di lokasi baru, namun disesuaikan dengan masalah yang dihadapi. 3) Potensi relokasi permukiman terdapat di Dusun Nyangkringan Desa Sriwulan, dan Dusun Tambaksari serta Rejosari Senik di Desa Bedono. Warga di Dusun Nyangkringan pindah bermukim secara mandiri, sedangkan Dusun Tambaksari dan Rejosari Senik direlokasi dengan bantuan pemerintah. Masalah baru yang muncul di lokasi tujuan relokasi adalah kurang jelasnya status lahan yang ditempati warga serta masih kurangnya fasilitas pendukung seperti sarana air bersih dan fasilitas Mandi Cuci Kakus bagi warga kurang mampu.
Dampak Industri Bata Merah Terhadap Kondisi Lahan di Desa Kesik Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur Ria Apriyanti; Tuti Mutia
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v2i1.874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari industri bata merah terhadap kondisi lahan di Desa Kesik Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur. Populasi yang di gunakan dalam penelitian ini seluruh masyarakat Kelurahan Kesik yang pekerjaan pokoknya sebagai pengrajin atau pembuat bata merah sebanyak 78 orang. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan menggunakan kuesioner sebagai alat bantu dalam pengumpulan data primer. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara terstruktur, observasi,dan dokumentasi. Jumlah responden yang dijadikan sampel berjumlah 40 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan 35 orang (87,50%) responden  menjawab dampak dari industri terhadap kondisi lahan menyebabkan tanah menjadi kurang subur, 2 orang( 5%) responden menjawab tidak subur dan 3 orang (7,50%) responden menjawab tidak mengetahui kondisi kesuburan tanah tersebut.
Perkembangan Tata Guna Lahan Ditinjau Dari Historis Kelelawar Sebagai Nilai Simbol di Kecamatan Lalabata Agusanjaya Agusanjaya; Nursyam AS; Fadhil Surur
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v4i1.2021

Abstract

The existence of bats in the urban area of Soppeng Regency not only had a mystery, but also was a unique characteristic in that area. The bats still exist even the city was developed rapidly. This study was aimed to study the effect of bat habitat on land use development and to understand the direction of land use development in maintaing the sustainability of the bat's historical value. Desctiptive analysis and linear regression methods were used in this research. The results showed that the development of the city had linear pattern which follows the direction of the road so that the city was not centralized in Watansoppeng. The linear regression result showed that the population affect the development of land use in the District of Lalabata, Soppeng Regency. The population was more dominant to build outside the city in order to converse the habitat of bats.

Page 9 of 26 | Total Record : 252