cover
Contact Name
Hasrul Hadi, M.Pd.
Contact Email
hasrulhadi299@gmail.com
Phone
+6281997905824
Journal Mail Official
geodikajurnal@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidika Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Hamzanwadi Jln.TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Madjid No.132 Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. 83612
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 25491830     DOI : ttp://dx.doi.org/10.29408/geodika
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel ilmiah dengan cakupan hasil penelitian geografi bidang pendidikan dan pembelajaran, sistem informasi geografi dan penginderaan jauh, kependudukan, pengembangan wilayah, kebencanaan serta pengelolaan lingkungan.
Articles 252 Documents
Gerakan Sadar Lingkungan (Darling) dan Siap Siaga Bencana (Sigana) Melalui Program Geography Partner Schools (GPS) Armin Subhani; Hasrul Hadi; Sri Agustina
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v2i1.865

Abstract

Tren bencana dan degradasi lingkungan di Indonesia terus meningkat. Pemerintah dan masyarakatpun sigap dalam mengantisipasi hal tersebut. Program penanggulangan serta edukasi bermunculan dalam berbagai komunitas. Salah satunya komunitas formal berbasis sekolah. Potensi Sekolah sebagai basis gerakan dapat dilihat dari aspek kuantitas, distribusi, multi level, dan multi fungsi. Namun potensi tersebut tidak selalu menjadi jaminan positif apabila gerakan sadar lingkungan dan siap siaga bencana diterapkan di semua sekolah. Perlu ide kreatif dalam mengaplikasikan Darling dan Sigana. Salah satunya melalui ide dan gagasan Geography Partner Schools (GPS). GPS mengusung visi Sekolah Berwawasan Lingkungan dan Mitigasi Bencana (SWALIBA), dan diharapkan mampu mewadahi pemerhati lingkungan dan bencana dari berbagai kalangan khususnya insan geografi. Hasil sosialisasi di dua sekolah menunjukkan respon yang positif dari para guru dan siswa. Respon dilihat dari dukungan pelaksanaan kegiatan GPS yang terdiri dari dukungan dalam bentuk; (1) kesiapan tenaga , (2) kesiapan alat dan bahan,(3) kesiapan prosedur, (4) kesiapan lingkungan, dan (5) kesiapan pendanaan. Responden berjumlah 30 orang, terdiri dari 7 orang guru dan 23 orang siswa. Secara keseluruhan 75% responden menyatakan cukup siap untuk mendukung pelaksanaan GPS.
Pengukuran Kecepatan Gelombang Seismik Menggunakan Metode Refraksi Pada Lapisan Tanah Dangkal Admiral Musa Julius; Rian Mahendra Taruna; Shandy Yogaswara Surya Putra; Pande Komang Gede Arta Negara; Bryan Fitzgerald Amos Rumy; Alghani Yullatifah; Else Nopianti; Nurain Silvana Akuba; Taufan Taufik; Hendri Subakti; I Dewa Ketut Kerta Widana
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v4i1.1915

Abstract

The strong and felt earthquake with magnitude 6.5 occurred in 119 km to the southeast of Cilacap Regency, Central Java Province at a depth of 48 km. The earthquake centered on the sea at coordinates 8.48o latitude and 109.17o east longitude on January 25, 2014. The earthquake triggered damage in several locations, including the districts of Banyumas, Kebumen, Cilacap and Purworejo. In order to mitigate natural hazards, this study aims to determine the relationship between seismic wave velocity and depth of layers near the surface in shallow geological structures. The method used in this study is the seismic refraction method. This method is done by interpreting seismic signals from man-made waves that spread near the surface of the earth. The seismogram will display the travel time of the waves, the distance between the waves and the source of the waves themselves. The structure of the geological layers that exist in the earth can be estimated based on the magnitude of the seismic wave velocity. This research is located in the campus area of the Indonesian Institute of Sciences Karangsambung. Measurements were made considering its location close to the center of the earthquake and the uniqueness of the rock formed by the removal of the ocean floor. Based on the results of the study it is known that there is a relationship between seismic wave velocity and the depth of the layers near the surface. The deeper the layer of soil from the earth's surface, the seismic wave velocity will be higher.
Dampak Covid-19 Terhadap Isu Kependudukan di Indonesia Edwardus Iwantri Goma
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v5i1.3180

Abstract

Kematian, kemiskinan dan pengangguran merupakan dampak yang paling nyata dari pandemi Covid-19 yang bisa ditemukan di kehidupan masyarakat Indonesia. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pandemi Covid-19 terhadap isu kependudukan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif berbasis kajian kepustakaan, dengan memanfaatkan data sekunder dari berbagai sumber. Adapun data yang dikumpulkan adalah data pengangguran dan kemiskinan dalam kurun waktu 2015 sampai 2020, data kematian akibat pandemi Covid-19 dari Maret 2019 sampai 13 Febaruari 2021. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi yang dilakukan dalam tiga tahap yaitu 1) Editing; 2) Organizing; dan 3) Finding: Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode analisis data model Miles dan Huberman yang dilakukan dalam tiga tahap yaitu 1) Reduksi data (data reduction); 2) Display data dan; 3) Gambaran kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Rata-rata Angka kematian akibat Pandemi Covid-19 di Indonesia sebesar 0, 34 per 100.000 populasi.  2) Peningkatan persentase penduduk miskin dari 9, 22 persen pada September 2019 naik menjadi 9,78 pada Maret 2020, 3) Pengangguran naik 2,67 juta orang.
Analisis Pengelolaan Lingkungan dan Kondisi Masyarakat Hilir Sungai Barito Banjarmasin Kalimantan Selatan Parida Angriani; Eva Alviawati; Sheilla Farazela
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v5i2.4056

Abstract

Sungai Barito merupakan sungai besar yang membentang dari Kalimantan Tengah hingga bermuara di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dalam pengelolaannya memerlukan sinergitas dari semua pihak dan berkelanjutan mulai dari hulu sampai hilir sungainya. Sungai ini juga memiliki keterkaitan dengan kondisi masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Selama ini dalam pegelolaan lingkungan sungai, masyarakat hanya dianggap sebagai objek, padahal masyarakat tersebut adalah orang yang bersentuhan langsung dengan kondisi sebenarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kondisi eksisting masyarakat hilir Sungai Barito dan hubungannya dengan lingkungan sungai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan survey. Data dalam penelitian ini mengacu pada hasil survei lapangan dalam bentuk observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara pembobotan kemudian menyusun tingkatan pada tiap variabel kondisi masyarakat dan selanjutnya dianalisis secara deskriptif empirik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi eksisting masayakat hilir Sungai Barito dilihat dari kondisi fisik dan lingkungan pemukiman serta kondisi sosial ekonomi masyarakat termasuk dalam kondisi yang rentan. Kondisi ini terjadi karena sebagian besar rumah yang dibangun warga berbatasan langsung dengan sungai (di atas sungai) dan saling berdempetan/berlapis satu sama lainnya sehingga terkesan kumuh/padat.
Penerapan Metode A*Star pada Pencarian Rute Tercepat Menuju Destinasi Wisata Cagar Budaya Menes Pandeglang Susilawati Susilawati; Robby Rizky; Sri Setiyowati; Aghy Gilar Pratama
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v4i2.2754

Abstract

Banten merupakan provinsi yang memiliki cagar budaya bersejarah, salah satunya yang berlokasi di Kabupaten Pandeglang, Kecamatan Menes. Cagar budaya yang dimiliki berupa peninggalan gedung zaman Belanda yang masih berdiri hingga saat ini. Hal ini dapat banyak mengundang wisatawan berkunjung ke tempat ini. Permasalahan yang terjadi ialah para wisatawan kesulitan menemukan rute tercepat menuju tempat wisata tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan rute tercepat untuk menuju tempat wisata cagar budaya tersebut. Penelitian ini menggunakan metode A*Star, yang dipercaya sangat akurat dapat memecahkan permasalahan tersebut karena memiliki perhitungan heuristic yang mampu menghitung node-node yang ada. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data dari google maps berupa data capture yang menunjukan sebuah jalur menuju titik goal, setelah gambar didapatkan data tersebut akan diubah menjadi sebuah grid yang selanjutnya menjadi patokan perhitungan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa penggunaan metode A*Star dapat digunakan untuk menemukan rute terdekat menuju tempat wisata cagar budaya di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang. Rute tercepatnya yaitu melalui Kota Serang - Persimpangan Maja - Persimpangan Cipacung - Persimpangan Mengger - Persimpangan Batubantar - Desa Alaswangi - Menes dengan jarak tempuh 29.400 Km.
Penguatan Kesiapsiagaan Stakeholder dalam Pengurangan Risiko Bencana Alam Gempabumi Hasrul Hadi; Sri Agustina; Armin Subhani
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v3i1.1476

Abstract

Tercatat ratusan ribu korban jiwa berjatuhan pasca bencana alam gempabumi yang pernah terjadi di Indonesia.  Tingginya angka korban jiwa dan kerugian harta benda menjadi indikasi rendahnya kesiapsiagaan stakeholder (multipihak) dalam menghadapi bencana alam gempabumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesiapsiagaan stakeholder dalam menghadapi bencana alam gempabumi. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dengan membedah teori dan konsep serta data-data sekunder yang relevan. Berdasarkan hasil kajian diperoleh kesimpulan bahwa tingkat kesiapsiagaan stakeholder yang terdiri dari komunitas pemerintah, masyarakat dan sekolah harus terus ditingkatkan sampai level sangat siap dalam menghadapi bencana alam gempabumi. Dengan demikian risiko bencana alam gempabumi seperti jatuhnya korban jiwa, kerugian harta benda dan gangguan psikologis akan dapat dikurangi dengan signifikan.
Analisis Sistem Informasi Geografis Perubahan Penggunaan Lahan di Kecamatan Labuhan Haji Husnul Adawiyah; Tuti Mutia; Armin Subhani; Lalu Muh. Kabul; Agus Marjan Saputra
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v5i1.3674

Abstract

Meningkatnya kebutuhan lahan untuk pembangunan mendorong terjadinya kegiatan alih fungsi lahan, terutama perubahan dari lahan pertanian ke lahan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) menganalisis perubahan penggunaan lahan, 2) mencari kesesuaian penggunaan lahan terhadap RTRW, 3) memetakan sebaran daerah yang mengalami perubahan penggunaan lahan dari lahan pertanian menjadi permukiman. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi, analisis data perubahan penggunaan lahan dari pertanian ke permukiman dari tahun 2011-2020 menggunakan software QGIS 3.10 dengan tahapan digitasi, deliniasi, dan interpretasi dan overlay peta. Hasil penelitian menunjukkan: 1) perubahan penggunaan lahan di kecamatan labuhan haji terdiri dari permukiman (bertambah), tanah terbuka (berkurang), pertanian lahan kering (berkurang), pertanian lahan kering campur (berkurang), sawah (bertambah), dan perkebunan (bertambah); 2) tingkat kesesuaian lahan terhadap RTRW pada tahun 2011 sebesar 100%, sedangkan pada tahun 2020 tingkat kesesuaian lahannya berkurang menjadi 33,53%; dan 3) daerah yang mengalami perubahan penggunaan lahan dari lahan pertanian menjadi permukiman terdapat di 9 desa/kelurahan di Kecamatan Labuhan Haji, yaitu Kelurahan Tanjung, Desa Teros, Desa Labuhan Haji, Desa Kertasari, Kelurahan Suryawangi, Desa Korleko Selatan, Kelurahan Ijobalit, Desa Tirtanadi, dan Desa Banjarsari dengan didominasi oleh perubahan lahan sawah menjadi permukiman seluas 187,42 hektar.
Pemanfaatan Embung dalam Keberlanjutan Produktivitas Lahan Kering di Lombok Selatan Desa Seriwe Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur Rabiatun Johaniah; Sri Agustina
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v1i1.3010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan embung dalam keberlanjutan produktivitas lahan kering di  Lombok Selatan pada Desa Seriwe Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksprerimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat Desa Seriwe pengguna embung, teknik Sampling yang digunakan adalah kuota sampling dengan 45 orang responden. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kepustakaan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi dengan persentase. Hasil data pemanfaatan embung (penggunaan embung, produktivitas pertanian, lahan kering) diperoleh skor pencapaian 3.312, skor maksimal 4.725 atau 70,09% dengan rata-rata 73,60 dari keseluruhan dapat dikategorikan efektif, di Desa Seriwe banyak terdapat embung pribadi dan embung bersama, dan keberadaan embung yang dimanfaatkan oleh petani kurang produktif  dalam keberlanjutan produktivitas lahan kering, karena air embung yang tersedia tidak mampu bertahan lama mengakibatkan pertaniannya menjadi kurang produktif, dan produktivitasnya tidak bisa berkelanjutan.
Partisipasi Kelompok Tani dalam Usaha Konservasi Tanah di Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah Muhammad Salim; Sri Agustina
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v2i1.875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi anggota kelompok tani dalam usaha konservasi tanah di Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2017. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah anggota kelompok tani sebanyak 48 responden dari 16 kelompok tani yang ada di Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur. Sampel penelitian dilakukan dengan teknik purposiv sampling. Rancangan penelitian yang digunakan adalah survei. Teknik pengumplan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokmentasi. Data dianalisis dengan menggunakan statistik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, partisipasi anggota kelompok tani di Desa Sukaraja berada pada kategori cukup baik (69.88 %) dalam kelompok maupun dalam mengolah pertanian. 
Pemanfaatan Sampah Pasar Sebagai Media Budidaya Cacing Tanah Eisenia Fetida Untuk Meningkatkan Kokon dan Biomassa Mashur Mashur
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v4i1.2066

Abstract

Market waste management is still a problem that cannot be solved until now. One effort that can be done is to utilize market organic waste as a media for cultivating earthworms Eisenia fetida. To find out the influence of the use of market waste as a cultivation medium to increase cocoon and biomass production, a research was carried out using a Completely Randomized Design with five treatments with three replications. Research findings show that market waste utilization has a significant effect (P 0.05) on cocoon and biomass production. The 50% mixture (market waste + cattle feces) is the best medium in producing the most cocoon 207.7 grains/nest box while the 50% mixture (market waste + horse feces) is the best medium  in producing the most biomass of 1,362 animals weighing 47.9 grams/nest box. The conclusion is that market organic waste used as the best medium to increase the production of Einesia foetida cocoon and biomass when mixed with cow and horse feces.

Page 11 of 26 | Total Record : 252