cover
Contact Name
Dr. Supian, S.Ag., M.Ag.
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltitian.fib@unja.ac.id
Editorial Address
Gedung G, LT. III, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jambi, Mendalo, Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora
Published by Universitas Jambi
ISSN : 26153440     EISSN : 25977229     DOI : -
Titian merupakan jurnal ilmiah akademik dalam bidang kajian ilmu Humaniora (budaya) yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi. Penerbitan jurnal ini dimaksudkan untuk mempublikasikan berbagai artikel hasil penelitian, studi kepustakaan, studi lapangan, gagasan konseptual, kajian penerapan teori dalam bidang ilmu humaniora. Jurnal ini dapat ditulis dalam bahasa Indonesia, Inggris, maupun Arab. Jurnal ini mengutamakan pendekatan lintas disiplin yang menggabungkan ilmu bahasa (linguistik), ilmu sastra (Daerah, Indonesia, Inggris, Arab), Sejarah, Arkeologi, Seni, Sosiologi, Antropologi, Etnografi dan Agama. Jurnal Titian terbit secara berkala dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember.
Articles 235 Documents
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN QIRA’AH PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA ARAB FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS JAMBI Kemas Abdul Hai; Neldi Harianto
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 1 No. 2 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.067 KB) | DOI: 10.22437/titian.v1i2.4224

Abstract

Penelitian ini akan membahas tentang Bagaimana proses pembelajaran Qira’ah dengan melihat dua asfek yaitu bagaimana proses pembelajaran Qira’ah terjadi di dalam lokal dan bagaimana hasil pembelajaran Qira’ah bagi mahasiswa yang berlatar belakang SMU (sekolah menengah umum) dan MA (madrasah aliyah). Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan bagaimana proses pembelajaran qira’ah terjadi dan bagaimana hasil pembelajaran qira’ah mahasiswa yang berlatar belakang sekolah menengah umum dan madrasah aliyah Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kebahasaan dengan menitik beratkan pada pemahaman teks-teks arab berdasarkan kaedah nahwu dan sharf serta pelafalan bacaan yang baik dan benar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif untuk melihat proses pembelajaran yang terjadi, sumber data dalam penelitian ini adalah Mahasiswa dan dosen-dosen bahasa Arab khususnya dosen yang mengajarkan Qira’ah. Setelah data penelitian dikumpulkan, kemudian dianalisis dan dideskripsikan serta disimpulkan. Hasil penelitian menemukan mahasiswa. Begitupun dengan Qira’ah Shamitah yang menekankan pada pemahaman isi teks bacaan dari hasil penelitian yang ditemukan di lapangan dengan menggunakan tes membaca, ditemukan pemahaman terhadap teks bacaan sudah cukup baik, dari 6 soal rata-rata mahasiswa bisa menjawab semua. Pada Qira’ah Jahriyah mahasiswa kesulitan menentukan kaedah nahwu dan Sharafnya. Kata Kunci: efektifitas, pembelajaran, Qira’ah
DISKURSUS FILSAFAT ILMU: DARI PERADABAN MANUSIA KE PERADABAN TUHAN Mohamad Rapik
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 1 No. 2 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.491 KB) | DOI: 10.22437/titian.v1i2.4225

Abstract

Artikel ini membahas tentang diskursus filsafat ilmu dalam sudut pandang Barat dan filsafat Islam. Hubungan antara filsafat (ilmu) Barat dan filsafat (ilmu) Islam bisa dengan berbagai cara; saling melengkapi, saling bersaing, atau saling mengeliminasi. Filsafat Barat selalu bertumpu pada dialektika akal, sedangkan filsafat Islam, sekalipun adalah kerja akal budi, bertumpu pada norma-norma Ilahiah.
SEJARAH KOTA MODERN MASA KOLONIAL BELANDA: STUDI KASUS KOTA TUA DI MUARO TEMBESI BATANG HARI Siti Syuhada; Supian Ramli; Reka Seprina
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 1 No. 2 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.405 KB) | DOI: 10.22437/titian.v1i2.4226

Abstract

Selama menduduki Jambi, Belanda membangun fasilitas-fasilitas pendukung untuk kelangsungan aktivitas kehidupan mereka baik di kota maupun di pedalaman, seperti benteng, sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, rumah tinggal, perkantoran dan lain-lain. Beberapa bangunan yang didirikan oleh belanda dan masih ada sampai sekarang adalah menara air jelutung, kantor pos muaro tebo, perpustakaan umum kota Jambi dan bangunan UNJA lama, jembatan makalam dan makam belanda. Fasilitas yang terus dibangun dan dikembangkan oleh Belanda menyulap Jambi menjadi sebuah kota yang bernuansa Netherland di tanah Jambi. Ketika Belanda menguasai Jambi, Belanda memilih Muara Tembesi sebagai pusat kota pemerintahan Belanda karena letaknya yang sangat strategis dimana dia berada di mulut pertemuan dua sungai utama Batanghari yakni dari sungai Batanghari dan Batang Merangin, sementara sungai pada zaman dulu adalah jalur transportasi utama masyarakat Jambi. Dari Muara Tembesi Belanda bisa leluasa memantau arus lalulintas keluar masuk warga dari arah Jambi ke daerah huluan atau sebaliknya. Wilayah ini sangat strategi dijadikan untuk memantau arus lalulintas keluar masuk warga dari arah Jambi ke daerah huluan atau sebaliknya. Sehingga untuk memudahkan kontrol lalulintas kedua wilayah bagian pedalaman tersebut maka dibangunlah Benteng di Muara Tembesi yang berfungsi sebagai sebagai tempat kediaman sekaligus perkantoran bagi orang Belanda. Selanjutnya Belanda mulai mengembangkan dan membangun sebuah kota yang bernuansa Netherland di sana. Akhinya daerah Muara Tembesi dijadikan sebagai pusat pemerintahan kolonial Belanda di Jambi (ibukota pada masa Kolonial Belanda di Jambi). Kata Kunci: Kota bernuansa Netherland, Muara Tembesi, Pusat Pemerintahan Kolonial di Jambi
PERANAN LEMBAGA ADAT DALAM MELESTARIKAN BUDAYA MELAYU JAMBI Supian Ramli; selfi mahat putri; Fatonah Fatonah
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 1 No. 2 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.696 KB) | DOI: 10.22437/titian.v1i2.4227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan data kualitatif melalui pendekatan sejarah, mengandalkan data kepustakaan dan wawancara.untuk mengetahui dan menggali sejarah dan peranan lembaga adat melayu Jambi dalam membantu pemerintahan guna melestarikan budaya melayu Jambi. Fokuskan penelitian ini pada kajian peran lembaga adat dalam melestarikan budaya melayu Jambi.Pemahaman tentang perananan dan eksistensi lembaga adat melayu Jambi sebagait mitra pemerintah dalam pembangunan bidang kebudayaan. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa lembaga adat memiliki peranan yang penting dalam pembagunan. Lembaga adat melayu Jambi merupakan mitra pemerintah dan pembangun dan menggampil kebijakan-kebijakan yang menyangkut mayarakat Jambi. Lembaga adat memberi masuk-masukan dan pembinaan-pembinaan pada norma-norma, nilai-nilai budaya masyarakat Jambi. Simpulannya, lembaga ada dan pemerintahan bermitra bersama-sama menciptakan lingkungan yang kondusif demi terciptanya kedamaian dan lancarnya pembangunan di Jambi. Kata kunci: LAM, lembaga adat, melayu Jambi, peranan, adat, budaya.
KEKERABATAN BAHASA-BAHASA ETNIS MELAYU, BATAK, SUNDA, BUGIS, DAN JAWA DI PROVINSI JAMBI: SEBUAH KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF Yundi fitrah; Rengki Afria
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 1 No. 2 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.788 KB) | DOI: 10.22437/titian.v1i2.4228

Abstract

Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian linguistik historis komparatif dengan tujuan melihat kekerabatan antar bahasa etnis yang ada di Provinsi Jambi. Metode yang digunakan metode kualitatif dan metode kuantitatif. Metode kualitatif digunakan untuk membandingkan data-data kebahasaan berdasarkan fakta-fakta linguistik sedangkan metode kuantitatif digunakan untuk memperoleh deskripsi persentase kekerabatan antara varian bahasa-bahasa etnis tersebut dengan menggunakan Objek penelitian ini ialah bahasa Melayu, Jawa, Bugis, Sunda, dan Batak, sasaran penelitian ini mencakupi tuturan yang bersumber dari penutur etnis-etnis tersebut. Sumber data penelitian ini adalah data-data kognat atau kata-kata kerabat yang diperoleh dari 200 kosakata dasar yang bersumber dari Swadesh. Instrumen yang digunakan adalah berupa alat rekam/kamera dan alat tulis. Metode dan teknik penyediaan data adalah metode cakap (teknik pancing dan teknik cakap semuka) dan metode simak (Teknik simak libat cakapdan teknik catat). Metode analisis data menggunakan dua metode, yaitu metode perbandingan dan metode leksikostatistik. Penyajian hasil analisis data dengan metode informal dan metode formal. Variasi fonem vokal merupakan variasi-variasi vokal yang terdapat pada masing-masing bahasa etnis di provinsi Jambi (Mly, Btk, Bgs, Snd, Jw). Variasi-variasi tersebut adalah bunyi [i], [u], [ә], [e], [o]. Sedangkan Variasi bunyi konsonan yang didapatkan di lapangan adalah 19 buah fonem konsonan. Variasi-variasi tersebut adalah bunyi /p/, /b/, /t/, /d/, /k/, /g/, /Ɂ/, /m/, /n/, /ɲ/, /ŋ/, /s/, /ʃ/, /l/, /w/, /j/, /y/, /r/, dan /h/. Hasil perhitungan leksikostatistik yang membandingkan kesamaan antar bahasa etnis dari data didapatkan perbedaan-perbedaan persentase. Bahasa Melayu memperoleh data kognat sebanyak 63 data (31,5%) diperbandingkan dengan bahasa Batak, 30 data (15%) dengan bahasa Bugis, 52 data (26%) dengan bahasa Jawa, dan 88 data (44%) dengan bahasa Sunda. Selanjutnya Bahasa batak yang diperbandingkan dengan bahasa bugis didapatkan kekerabatan antara bahasa Bugis sebanyak 28 data (14%), 26 data (13%) dengan bahasa Jawa, dan 54 data (27%) dengan bahasa Sunda. Kemudian bahasa bugis yang diperbandingkan dengan bahasa Jawa didapatkan 26 data (13%) bahasa yang kognat dan 33 data (16,5%) dengan bahasa Sunda. Terakhir bahasa Jawa yang diperbandingkan dengan bahasa sunda didapatkan 53 data kognat (26,5%). Kata Kunci: kekerabatan, bahasa, linguistik, historis, komparatif
KAJIAN KEPUASAN PENGUNJUNG OBYEK WISATA WARISAN BUDAYA KAWASAN CANDI MUARA JAMBI SEBAGAI CAGAR BUDAYA NASIONAL DAN KANDIDAT WARISAN DUNIA Yusdi Anra; Asyhadi Mufsi Sadzali
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 1 No. 2 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.471 KB) | DOI: 10.22437/titian.v1i2.4229

Abstract

Sejak dibuka untuk umum sebagai obyek wisata budaya di tahun 2000, banyak hal yang telah dilakukan dalam pengembangan Kawasan Candi Muara Jambi. Pemugaran candi yang awalnya runtuhan satu persatu telah terselesaian sehingga meningkatkan daya tarik Candi Muara Jambi. Infrastruktur pendukung aktifitas wisata juga tahun ketahun mengalami kemajuan. Termasuk layanan informasi dan edukasi berupa bangunan Museum Koleksi Candi Muara Jambi. Secara perlahan tapi pasti keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan obyek wisata Candi Muara Jambi juga mulai terlihat hasilnya. Namun dalam dunia parawisata, konsumen jadi yang utama. Apakah pengelolan Kawasan Candi Muara Jambi telah sesuai dengan harapan pengunjung? Melalui kajian Kepuasan Pengunjung pada objek wisata budaya kawasan Candi Muara Jambi, maka akan dikaji secara ilmiah dengan metode campuran; kuesioner yang akan diolah dengan SPSS guna memperoleh informasikualititaif dan kuantitatif mengenai tingkat kepuasan pengunjung objek wisata Candi Muara Jambi. Kata kunci: Wisata, Kepuasan Pengunjung, Candi Muara Jambi
MELAYU SEBAGAI KAWASAN BUDAYA NUSANTARA KONTINUITAS DAN PERUBAHAN BUDAYA SENI Mahdi Bahar
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 1 No. 2 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.703 KB) | DOI: 10.22437/titian.v1i2.4230

Abstract

Suatu kawasan rangkaian pulau-pulau antara dua benua Asia dan Australia sudah dikenal dengan sebutan Nusantara paling tidak sejak era Majapahit. Penghuninya dengan sebutan Melayu menunjukan keragaman budaya termasuk budaya seni.Entitas budaya yang beragam diasumsikan merupakan kelanjutan dari masa lalu. Perjalananpanjang kelangsungannya niscaya melalui proses hingga mencapai kemapanan bentuk pada eranya. Secara kualitatif sistem kepercayaan merupakan faktor pembentuk yang dalam proses pembentukannya berhubungan dengan kemungkinan ada faktor kontinuitas dan perubahan serta berkontribusi pada pusat penyebaranbudaya. Kata kunci: budaya, kontinuitas, perubahan, penyebaran, seni
INVENTARISASI KOSAKATA ARKAIS SEBAGAI UPAYA PENYELAMATAN DAN PERLINDUNGAN BAHASA MELAYU KUNO DI PROVINSI JAMBI Rengki Afria
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 1 No. 2 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.766 KB) | DOI: 10.22437/titian.v1i2.4232

Abstract

Bahasa Melayu di Provinsi Jambi adalah salah satu bahasa daerah di kawasan Sumatera bagian tengah yang memiliki berbagai variasi-variasi bahasa dalam cakupan wilayah geografisnya. Bahasa Melayu di provinsi Jambi merupakan turunan dari cabang Austronesia dalam rumpun Malayik yakni bahasa Melayu yang bersejajar dengan Bahasa (isolek) Kerinci dan Bahasa Minangkabau, namun tidak saling menurunkan antara satu dengan yang lain. Berdasarkan fakta empiris, sebagian penutur bahasa Melayu tidak lagi menggunakan dan mengetahui makna kosakata arkais, apalagi digunakan dalam peristiwa tutur sehari-hari. Berangkat dari persoalan tersebut, seharusnya peneliti, akademisi bahasa, pemerhati, peminat, penikmat, pembelajar, pemerintah (daerah), dan masyarakat pengguna bahasa, dan lain-lain harus menyadari dan menaruh perhatian serta berkerja sama dengan bersungguh-sungguh agar kosakata bahasa tersebut tidak hilang dan punah tanpa kita sadari. Sebab hal tersebut bukanlah sesuatu yang bisa dianggap remeh, akan tetapi harus ditanggapi dengan serius dan penting demi identitas jati diri masyarakat melayu di provinsi Jambi. Kata Kunci: Inventarisasi, kosakata, arkais, penyelamatan, perlindungan
FILOSOFI DAN AKTUALISASI SELOKO ADAT DI BUMI TANAH PILIH PUSAKO BETUAH KOTA JAMBI Supian Ramli
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 2 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.713 KB) | DOI: 10.22437/titian.v2i1.5213

Abstract

Seloko Adat merupakan bagian penting dan tidak terpisahkan dari tradisi, adat dan budaya melayu Jambi. Setiap kegiatan atau upacara adat, utamanya dalam prosesi dan rangkaian kegiatan pernikahan hingga acara walimat al-‘ursy, Seloko Adat senantiasa diperdengarkan kepada masyarakat, sebagai “bumbu” dan “hiasan” kegiatan syara’ dan syar’iyyah. Bagi sebagian masyarakat, kegiatan upacara adat dan Seloko Adat hanyalah merupakan ucapan dan kegiatan formalitas, padahal sesungguhnya upacara dan Seloko Adat merupakan kalimat atau kegiatan yang kaya makna, kaya filosofi, serta kaya nilai-nilai religius yang dapat menjadi pedoman untuk diaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Dewasa ini upacara dan Seloko Adat semakin digalakkan, bahkan di bumi Tanah Pilih Pusako Betuah Kota Jambi, kegiatan tersebut menjadi himbauan Pemerintah Kota Jambi, sehingga upaya tersebut harus pula diiringi dengan pembukuan atau penulisan Seloko Adat tersebut, pemahaman makna filosofi dari Seloko Adat serta aktualisasinya dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Penelitian ini berupaya membukukan Seloko Adat, aspek-aspek penting dari Seloko Adat, mengungkapkan makna filosofi Seloko Adat hingga bagaimana aktualisasinya bagi masyarakat Melayu, khususnya di Kota Jambi
ISLAMISASI DI DUNIA MELAYU JAMBI Benny Agusti Putra
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 2 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.833 KB) | DOI: 10.22437/titian.v2i1.5214

Abstract

Berbicara mengenai Melayu masih dalam perdebatan sampai saat ini. Penelitian ini akan mengulas Islamisasi di dunia melayu Jambi, yang membahasas tentang peran orang melayu terhadap Islamisasi dinusantara. Penulis berupaya memposisikan melayu Jambi dalam kacamata Islam, sejarah, dan budaya dengan melihat faktor Islam masuk ke Jambi dan penyebaran Islam ke ke Jambi. Melayu sebagai identitas masyarakat Nusantara menjadi sangat penting didalam historiografi Indonesia untuk menyiarkan pusat peradaban Melayu. Penelitian ini merupakan penelitian konseptual, yang mana penelitian ini adalah “penelitian sejarah” untuk mengungkapkan peran orang melayu dalam Islamisasi di Nusantara kususnya dunia melayu Jambi.

Page 2 of 24 | Total Record : 235