cover
Contact Name
Hasbullah
Contact Email
hasbullah@uinbanten.ac.id
Phone
+6287771350333
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Jalan Jend. Sudirman No. 30. Telp (0254) 200323 Serang–Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam
ISSN : 24074616     EISSN : 26543575     DOI : -
Core Subject : Education,
Geneologi PAI, diterbitkan enam bulan sekali oleh Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN “SMH” Banten.
Articles 147 Documents
EVALUATION OF THE MAGHRIB MENGAJI PROGRAM IN LEBAK REGENT REGULATION NUMBER 4 OF 2013: CASE STUDY IN KP. MALANGNENGAH, BANJARSARI DISTRICT, LEBAK REGENCY Saefudin Zuhri; Nurul Anriani
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i2.9438

Abstract

Reciting the Qur'an is an activity of reading the holy book of the Qur'an and is included in worship which has priority for Muslims. Recitation activities are more often carried out at night, which will be seen and heard in almost all Indonesian Muslim communities including Lebak Regency. The purpose of this study was to analyze the Implementation of Lebak Regency Regent Regulation Number 4 of 2013 concerning the Maghrib Koran Movement in Malang Nengah Village, Bendungan Village, Banjarsari District, Lebak Regency. The background of this research is the absence of the contact body and the Maghrib Koran Movement Council in Malang Nengah Village. In addition, there is no evaluation system from the Koran teacher for children who read the Qur'an in Malangnengah Village, so there is no clear indicator for children's ability to read the Qur'an. This research approach uses qualitative research. The results of the research were then analyzed using the Miles and Huberman Model. The results of this study indicate that the indicators of resources and bureaucracy are weak so that the implementation of Lebak Regency Regent Regulation No. 4 of 2013 concerning the Maghrib Movement in Malangnengah village is experiencing problems. However, the habit of reciting the Koran and children's ability to read the Qur'an were not directly affected by the Lebak Regency Regent's Regulation Number 4 of 2013 concerning the Maghrib Koran Movement.
URGENSI MODERNISASI SISTEM PENDIDIKAN PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF KH. AHMAD DAHLAN Muhammad Rifqi Zam Zami; Muhammad Hafizh
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i2.9439

Abstract

Permasalahan pendidikan Islam dinilai kompleks untuk ditelaah dan harus dilaksanakan sesuai dengan konteks modernisasi. Permasalahan yang sering timbul adalah sistem pendidikan yang terkesan klasik dan menimbulkan sikap skeptis masyarakat terhadap lembaga pendidikan yang telah ada. KH. Ahmad Dahlan merupakan tokoh modernisasi pendidikan Islam dan pemikiran beliau dapat menjadi acuan bagi seluruh lembaga pendidikan Islam di Indonesia untuk selalu melakukan modernisasi sistem pendidikan Islam sesuai dengan perkembangan zaman. Penelitian yang kami laksanakan pada proses penulisan ini menggunakan metode kualitatif (library research), sumber data berasal dari beberapa literatur dan penyajian data serta analisisnya disajikan secara deskriptif. Model penelitian ini akan memberikan petunjuk bagi penulis untuk menemukan konsep modernisasi sistem pendidikan Islam perspektif KH. Ahmad Dahlan dalam modernisasi sistem pendidikan Islam. Bahwasanya modernisasi sitem pendidikan merupakan sebuah keniscayaan agar lembaga pendidikan Islam dapat mengikuti perkembangan zaman sehingga output yang dihasilkan dari lembaga pendidikan Islam dapat mencapai tujuan pendidikan yaitu menghasilkan individu yang berkarakter, berilmu dan pluralistik dalam meyakini agama serta mampu memahami isu-isu kontemporer dan pada akhirnya akan menghilangkan sikap skeptis masyarakat terhadap lembaga pendidikan Islam.
PEMANFAATAN APLIKASI JAWAMI’UL KALIM PADA MATA KULIAH ILMU HADITS BAGI MAHASISWA PAI UIN SMH BANTEN Syihabuddin; Repa Hudan Lisalam; Adam Riziq Rizqullah; Sendi Permana
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i2.9457

Abstract

Abstrak: Kegiatan pelatihan aplikasi Jawami’ul Kalim dalam mata kuliah Ulumul Hadits ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa Pendidikan Agama Islam UIN SMH Banten dalam melakukan takhrij hadits secara digital. Jika selama ini takhrij hadits yang mereka pelajari adalah dalam bentuk manual menggunakan kitab versi cetak, maka dengan penguasaan terhadap aplikasi Jawami’ul Kalim mereka dapat melakukan takhrij hadits dengan lebih efektif dan efisien. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah dalam bentuk ceramah, pendampingan dan pelatihan. Mahasiswa diberi penjelasan terlebih dahulu tentang apa itu Jawami’ul Kalim dan fungsinya. Kemudian mahasiswa didampingi untuk menginstal dan mengenali fitur-fitur Jawami’ul Kalim dan terakhir mahasiswa diberikan contoh bagaimana mengoprasikan Jawami’ul Kalim dalam melakukan takhrij hadits dan mempraktikannya secara mandiri dengan tetap didampingi oleh tutor. Hasil dari kegiatan pelatihan aplikasi Jawami’ul Kalim dalam mata kuliah Ulumul Hadits adalah sebanyak 95.8% mahasiswa mampu menguasai cara menelusuri hadits menggunakan Jawami’ul Kalim dan sebanyak 77.1% mahasiswa mampu menguasai cara menelusuri kualitas perawi hadits dalam satu rangkaian sanad. Dan setelah mempraktikan langsung bagaimana melakukan takhrij hadits secara digital menggunakan aplikasi Jawami’ul Kalim, 93.8% mahasiswa merasa terbantu jika dibandingkan dengan melakukan takhrij hadits secara manual.
PEMBENTUKAN SIKAP KEPEDULIAN SOSIAL PESERTA DIDIK MELALUI PROGRAM JUM’AT BERBAGI subekhan; Wardah Aulia; Hafid Rustiawan; Ali Maksum
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i2.9459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dapat mendeskripsikan Pembentukan Sikap Kepedulian Peserta Didik Melalui Program Jum’at Berbagi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode dan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Adapun sumber data pada penelitian ini, yaitu Guru PAI, kepala sekolah, Waka Kesiswaan, dan Peserta Didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pertama, sikap kepedulian sosial yang telah tertanam pada siswa antara lain sikap empati, sopan santun dan sikap saling berbagi. Kedua, pelaksanaan program jum’at berbagi dapat menumbuhkan sikap kepedulian sosial peserta didik.
ANALYSIS OF BLENDED LEARNING TEACHING METHODS ISLAMIC EDUCATION IN DIGITAL ERA Farrel Feriansyah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i2.9460

Abstract

Abstract: In the contemporary digital era, education is undergoing a transformative shift, and Islamic education is no exception. This study delves into the analysis of blended learning teaching methods within the context of Islamic education, exploring the intersection of traditional pedagogical approaches and digital technologies. The research employs a mixed-methods approach, combining qualitative and quantitative data collection methods to provide a comprehensive understanding of the effectiveness and challenges associated with blended learning in Islamic education. A review of the existing literature establishes the theoretical framework, emphasizing the need for adaptive teaching methods that align with the demands of the digital age while preserving the core values of Islamic education.The qualitative component involves interviews and focus group discussions with educators, students, and educational administrators, aiming to capture the perspectives, experiences, and attitudes towards blended learning in Islamic education. The study contributes to the growing body of literature on technology-enhanced education in the context of Islamic studies, providing insights that can inform pedagogical practices, curriculum design, and policy development. As the digital landscape continues to evolve, understanding the nuances of blended learning in Islamic education becomes imperative for educators, policymakers, and stakeholders seeking to ensure the holistic development of students in the modern era.
DISKURSUS EVALUASI KURIKULUM DALAM PENDIDIKAN FORMAL Muhammad Hafizh; Sharikhul Hanif; Siti Nurhaliza
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v11i1.9621

Abstract

Idealnya kurikulum direncanakan dengan baik sehingga diharapkan kurikulum sesuai dengan perencanaan tersebut. Namun, realitas kurikulum tidak efisien dan optimal dalam mencapai tujuan sehingga harus dievaluasi sebagai usaha dan tinjauan terhadap kurikulum yang telah diberlakukan, khususnya dalam rangka penyempurnaan kurikulum dan melihat efektivitasnya. Riset ini termasuk dalam qualitative-library research dengan metode analisis descriptive causal guna mengetahui konsep evaluasi pendidikan, tujuan dan fungsinya, pendekatannya, objek evaluasi kurikulum, syarat-syarat dalam evaluasi kurikulum, dan model-modelnya. Hasil penelitian ini adalah evaluasi kurikulum sangat erat kaitannya dengan penilaian dalam kurikulum sehingga tujuan utamanya adalah perbaikan dan penyempurnaan kurikulum dan berfungsi sebagai edukatif, diagnosis, instruksional dan administratif. adapun pendekatannya yaitu pendekatan kriteria pre-ordinate-fidelitym mutually adaptive, dan proses (field base). Objek evaluasi kurikulum berkaitan dengan lima komponen kurikulum. Syarat evaluasi kurikulum adalah kurikulum harus goals orieted, kontinuitas pada evaluasi kurikulum, kurikulum bersifat komprehensif dan padu, kurikulum,  kurikulum harus dievaluasi melalui pelbagai pendekatan, dan kurikulum berfungsi ganda, terdapat sepuluh model dalam mengevaluasi kurikulum.
PEMIKIRAN PENDIDIKAN SYEKH AHMAD KHATIB AL MINANGKABAWI Rasiin; Umi Kultsum
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v11i1.9625

Abstract

Syekh Ahmad Khatib adalah seorang ulama besar yang mempunyai akal cemerlang yang peduli terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi umat khususnya di Nusantara. Berbagai persoalan yang muncul di masyarakat, khususnya di Minangkabau, yang menurutnya tidak sesuai dengan ajaran Islam, tak segan-segan ia perbaiki. Beberapa permasalahan ini berkaitan dengan tauhid, hukum Islam, dan ilmu pengetahuan. Selain itu beliau juga seorang ulama yang peduli dan mempunyai konsep yang sangat mumpuni dalam bidang pendidikan. Beberapa konsep pendidikan yang menjadi gagasannya antara lain terkait Pendidikan Tauhid, Pendidikan Hukum, Pendidikan Politik, dan Pendidikan Sains. Menurutnya, tauhid merupakan salah satu prinsip agama. Ini merupakan landasan yang harus tertanam kuat dalam diri seseorang. Karena tauhid akan mendasari konsep, paradigma dan perilaku seseorang secara keseluruhan. Jika tauhid lemah, maka paradigma, konsep, dan perilakunya juga akan lemah. Sebaliknya jika tauhid kuat maka paradigma, konsep dan perilakunya juga akan kuat. Hal lain yang menjadi perhatian dan pemikiran Ahmad Khatib adalah permasalahan hukum. Meski tidak secara eksplisit berkaitan dengan pendidikan, namun pemikirannya tentang hukum mempunyai pengaruh yang sangat kuat terhadap kesadaran masyarakat untuk menegakkan dan melaksanakan hukum sesuai dengan apa yang telah ditetapkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Artinya secara tidak langsung Ahmad Khatib telah memberikan edukasi kepada masyarakat agar taat dan patuh pada hukum agama. Pemikiran Syekh Ahmad Khatib lainnya adalah tentang Ilmu, dalam hal ini berkaitan dengan Ilmu Perhitungan dan Ilmu Hisab. Bukunya yang berkaitan dengan hal ini adalah Rauda al Hussab fi ‘Ilm al Hisab. Buku ini membahas tentang ilmu aritmatika dan pengukuran, khususnya sebagai ilmu pembantu hukum Islam. Sedangkan kitabnya Al-Jawahir al Naqiyyah fi’l A’mal al Jaibiyyah merupakan kitab pedoman pengetahuan tentang tanggal dan kronologi. Dengan demikian, Syekh Ahmad Khatib memang pantas disebut sebagai tokoh di bidang pendidikan Islam.
LIVING AL-QURAN DAN HADITS DI ERA DIGITAL: PEMANFAATAN BELAJAR TAFSIR ONLINE UNTUK GENERASI MILENIAL Ina Salmah Febriani; Ahmad Saepudin Rumsiti; Kiki Maulana; Riyan Hermawan
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v11i1.9948

Abstract

Metode pembelajaran agama di era digital kian bervariasi termasuk pola pembelajaran Al-Quran dan Tafsir. Berdasarkan hasil riset pada mahasiswa Prgram studi Pendidikan Agama Islam UIN SMH Banten, lebih dari 60% mahasiswa merasa sulit memahami ayat suci Al-Quran dengan metode satu arah/ ceramah. Karenanya, pola pembelajaran tafsir tematik melalui platform zoom yang digagas komunitas mengaji @kelaspintarmengaji.id menjadi media belajar alternatif bagi kalangan milenial. Pembelajaran tafsir ini memfokuskan pada tinjauan kajian tafsir tematik dan surah pilihan, sehingga memudahkan anak muda memaknai ayat suci Al-Quran. Metode yang digunakan dalam riset ini ialah deskriptif kualitatif. Peneliti menguraikan hasil persepsi mahasiswa tentang kesulitan belajar tafsir dan menginisiasi kelas tafsir digital dengan tema yang banyak dipilih. Dari hasil penelitian, tergambar bahwa mahasiswa tertarik dengan pola pembelajaran tafsir online dengan metode diskusi dua arah, paparan materi dengan aplikasi digital. Sebanyak lebih dari 40% mahasiswa tertarik mengkaji isu kesehatan mental dalam perspektif Al-Quran karena dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KEJIWAAN BAGI ANAK USIA DINI DALAM KITAB TARBIYATUL AULAD FIL ISLAM Salsabila Anandara Yahya; Darodjat; Sriyanto
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v11i1.9992

Abstract

Pada era masa kini, berbagai ragam budaya yang muncul di tengah masyarakat, dinilai mampu dengan mudahnya merusak dan mempengaruhi pola kehidupan sosial dalam berbagai aspek dan tingkatannya, terutama pada kalangan anak-anak yang masih sangat rentan terhadap benturan budaya dengan segala macam implikasinya. Budaya yang kian terkontaminasi oleh dampak negatif dari era digitalisasi yang ada, menjadi dorongan bagi para orang tua dan pendidik dalam menunaikan tanggung jawab pendidikan seutuhnya pada anak, salah satunya adalah tanggung jawab pendidikan kejiwaan. Seorang ulama besar pada masanya, Dr. Abdullah Nashih Ulwan berusaha menuangkan gagasannya berupa buku yang berjudul Tarbiyatul Aulad Fil Islam, yang dapat dijadikan buku panduan bagi orang tua maupun pendidik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif bersifat deduktif. Sumber data sekunder yang diteliti berupa teks, buku ataupun jurnal yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dan pengumpulan sumber data primer dilakukan dengan menggunakan metode wawancara dan observasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menerapkan nilai-nilai pendidikan kejiwaan anak usia dini dalam kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam. Implementasi pendidikan kejiwaan anak usia dini dalam kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam di TK Islam Al-Fattaah Sumampir Purwokerto, telah melaksanakan sesuai konsep yang ada dalam buku, meskipun tidak secara langsung, yakni dengan mengintegrasikan dalam aktivitas harian peserta didik
STRATEGI PONDOK PESANTREN DALAM PENGUATAN MODERASI DI KAWASAN INDUSTRI Umihani; Yoyoh Badriyyah; Darrotul Jannah; Ali Maksum
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v11i1.9995

Abstract

Kajian terhadap strategi pesantren dalam penguatan moderasi beragama terutama di kawasan industri, menjadi sangat penting setidaknya dilihat dari dua alasan: Pertama, bahwa setiap industrialisasi apapun, bukan hanya menimbulkan dampak positif saja, tetapi dapat menimbulkan dampak negatif pula seperti terjadinya perubahan kebudayaan dan pemikiran. Hal ini yang menjadi salah satu pendorong munculnya kontestasi ideologi ekstrimisme di kalangan para buruh dan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap pesantren Manba'ul Huda terhadap kebijakan pemerintah tentang pengembangan industri di Majalengka Timur. Sistem pendidikan, desain kurikulum dan metode pendidikan yang diterapkan oleh pesantren Manba’ul Huda dalam penguatan moderasi beragama eksistensi pesantren Manba'ul Huda dalam penguatan moderasi beragama di kalangan masyarakat industri Majalengka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer yaitu kiayi, ustadz dan para santri juga sumber data primer yaitu beberapa dokumen yang berkaitan dengan kajian ini. Teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Adapun teknik analisis datanya melalui reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa kebijakan industrialisasi di Majalengka Timur, bagi pondok pesantren Manba’ul Huda difahami sebagai keniscayaan di era modern, sekaligus peluang baru untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi rakyat. Sistem pendidikan, desain kurikulum dan metode pendidikan yang diterapkan oleh pesantren Manba’ul Huda dalam penguatan moderasi beragama untuk mitigasi lahirnya deradikalisasi agama -sebagai efek negatif dari industrialisasi- pesantren Manba’ul Huda telah memiliki sistem pendidikan yang lebih integratif-holistik. Strategi pondok pesantren dalam penguatan moderasi beragama di kawasan industri pesantren Manbaul Huda terus bersinergi dengan para tokoh masyarakat dan jaringan pesantren lainnya, memberikan edukasi pentingnya moderasi beragama, multikulturalisme, kesatuan kepada masyarakat sekitar industri melalui forum-forum pengajian, bahtsul masail, juga forum keserasian sosial & kunjungan industri.