cover
Contact Name
Hasbullah
Contact Email
hasbullah@uinbanten.ac.id
Phone
+6287771350333
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Jalan Jend. Sudirman No. 30. Telp (0254) 200323 Serang–Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam
ISSN : 24074616     EISSN : 26543575     DOI : -
Core Subject : Education,
Geneologi PAI, diterbitkan enam bulan sekali oleh Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN “SMH” Banten.
Articles 147 Documents
PERANAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL KEPALA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN IKLIM KOMPETITIF DI SMP IT SITI HAJAR MEDAN Robin Sirait; Neliwati Neliwati
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v9i1.6232

Abstract

Pendidikan di Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam memajukan anak didik. Untuk mendapat anak-anak yang hebat tentu dibutuhkan guru-guru yang hebat, dan untuk mendapatkan guru yang hebat maka tidak bisa terlepas dari pola kepemimpinan kepala sekolah yang memiliki komunikasi yang baik kebawahannya. Pendidikan dalam hal mencapai tujuan yang diinginkan maka diperlukan kerjasama yang baik antara kepala sekolah dan guru dan siswanya. Keberadaan kepala sekolah sebagai figur pemimpin yang diibaratkan sebagai mesin penggerak sebuah organisasi atau lembaga. Manakala mesin penggerak tersebut memiliki kualitas yang tidak cukup bagus, maka pengaruhnya akan menjalar pada kinerja sistem sehingga tidak mampu menghasilkan sesuatu yang optimal dan berkualitas. Sementara itu, seringkali hadirnya figur pemimpin yang kharismatik mampu menghidupkan dan memajukan sebuah organisasi atau lembaga yang sebelumnya mengalami stagnansi. Di lembaga pendidikan, kehadiran pemimpin memiliki peranan yang dapat mengarahkan lembaga pendidikan yang dipimpinnya. Peran yang diemban oleh pemimpin tersebut umumnya dapat dilihat dan diukur dari perkembangan kualitas lembaga pendidikan yang dipimpinnya. Kepala sekolah yang baik mampu menghadirkan iklim kompetitif yang baik sehingga sekolah yang dibina akan menghasilkan guru yang berkualitas dan anak siswa yang berprestasi
PENGARUH SELF-EFFICACY, KONSEP DIRI, DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP SCHOOL ENGAGEMENT SANTRI PONDOK PESANTREN ASSA’ADAH Teguh Fachmi
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v9i1.6238

Abstract

Abstrak; Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh self-efficacy, konsep diri dan dukungan sosial terhadap school engagement. Sampel penelitian adalah 213 santri kelas 1&2 SMA Pondok Pesantren Modern Assa’adah yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data digunakan Multiple Regression Analysis. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh yang signifikan self-efficacy, konsep diri dan dukungan sosial terhadap school engagement. Proporsi varians dari school engagement yang dijelaskan oleh semua independent variable sebesar 97.9% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil uji hipotesis minor menunjukan bahwa delapan dari sebelas variabel memiliki pengaruh yang signifikan diantaranya initiative, persistence, effort, evaluasi diri, attachment, guidance, reassurance of worth and social integration. Sedangkan variabel lainnya tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap school engagement.
PERANAN TOKOH AGAMA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI PELAKSANAAN KEAGAMAAN MASYARAKAT DI DUSUN KARANG SARI DESA TANJUNG PUTUS KECAMATAN PADANG TUALANG KABUPATEN LANGKAT Neliwati Neliwati; Samsu Rizal; Hemawati Hemawati
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v9i1.6233

Abstract

Abstrak: Minimnya pengetahuan masyarakat tentang pelaksanaan keagamaan menjadi permaslahan yang dihadapi tokoh agama di Dusun Karang Sari Desa Tanjung Putus Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat. Oleh karena itu, maka dibutuhkan peranan tokoh agama setempat dalam meningkatkan motivasi kepada masyarakat untuk dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan Islam. Tujannya penelitian ini untuk mengetahui peran tokoh agama dalam meningkatkan pelaksanaan keagamaan masyarakat dan faktor yang mendukung dan menghambat peran tokoh agama dalam meningkatkan pelaksanaan keagamaan pada masyarakat.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan analisis deskriptif. Menggambarkan tentang peranan Tokoh Agama dalam meningkatkan motivasi pelaksanaan keagamaan masyarakat di Dusun Karang Sari Desa Tanjung Putus Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat. Hasil penelitiannyamenunjukkan bahwa Peran tokoh agama menyampaikan pengetahuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk melakukan hal-hal positif, meningkatkan sikap keagamaan masyarakat, memantau kondisi keagamaan masyarakat, mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan, mengadakan pertemuan tokoh masyarakat, membimbing dan pengarahkan masyarakat, memberikan nasehat dan arahan dan mengajak masyarakat untuk melakukan shalat jama’ah dan kegiatan keagamaan lainnya. Faktor yang mendukung peran tokoh agama adalah pengetahuan masyarakat tentang agama masih awam dan sistem kegotong royongan yang dibentuk dalam masyarakat, Keuletan tokoh agama yang sangat baik, rasa ingin tahu masyarakat yang tinggi dan masyarakat mempunyai kesadaran kurangya pengetahuan keagamaan. Sementara faktor yang menghambat peran tokoh agama adalah ketika menyampaikan pendapatnya, tokoh agama terkadang ada masyarakat yang kurang mendukung, dalam menjalankan perannya masih sangat sulit karena kurangnya ekonomi dari masyarakat tersebut, masyarakat kurang menghayati makna keagaman yang sebenarnya, kebiasaan lingkungan kurang agamis, sebagian besar masyarakat berpendidikan rendah, masyarakat bertani dikebun sampai sehari penuh sehingga kurang memperhatikan hal-hal yang berbaur keagamaan dan minimnya bantuan pemerintah tentang dana untuk melaksanakan kegiatan keagamaan.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MEMBENTUK SIKAP KEBERAGAMAN DAN MODERASI BERAGAMA Gilang Ardela Mubarok; Eneng Muslihah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v9i1.6616

Abstract

Guru memberikan pengaruh begitu besar dalam membentuk sikap, karakter pribadi peserta didiknya, salah satu dari beberapa sikap peserta didik yang menjadi sorotan akir-akhir ini adalah sikap keberagamaan dan moderasi beragama, merupakan tujuan dari penelitian ini adalah meneliti sejauh mana peran seorang guru pendidikan agama Islam dalam membentuk sikap tersebut serta menyeimbangkannya dalam prilaku. Dengan menggunkan pendekatan kualitatif, berdasarkan hasil observasi dan wawancara, Peneliti menyimpulkan bahwa guru pendidikan agama Islam sangat berperan dalam membentuk sikap keberagamaan dan moderasi beragama. Hal ini dibuktikan dengan langkah dan upaya konkrit para guru dalam membentuk sikap tersebut pada peserta didiknya melalui dua pendekatan secara internal maupun eksternal, diantara upaya yang paling siginifikan pengaruhnya adalah adanya pendampingan para guru terhadap peserta didiknya dalam mengakses sumber keilmuan, adanya program dialog dan diskusi beragama. Indikasinya para siswa yang dominan para remaja ini lebih berhati-hati dalam bersikap, berprilaku, beragama dan lebih menghargai kemajemukan. Hal ini mengindikasikan bahwa guru Pendidikan agama Islam sangat berperan atas hal tersebut
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN PERILAKU ISLAMI SISWA DI SMP NAHDLATUL ULAMA MEDAN Wahdi Wahdi; Neliwati Neliwati
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v9i1.6234

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena kenakalan siswa yang akhir-akhir ini semakin mengkhawatirkan, seperti: bolos belajar, pergaulan bebas dikalangan remaja, dari permasalahan tersebut para guru khususnya guru pendidikan agama Islam memiliki tugas dan peran untuk meningkatkan perilaku Islami siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana peran Guru PAI dalam meningkatkan perilaku Islami siswa di SMP Swasta Nahdlatul Ulama Medan? (2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam peningkatan prilaku islami di SMP Swasta Nahdlatul Ulama Medan.
Implementasi Metode Bagdadi bagi Peningkatan Kualitas Baca Al-Qur’an di Pondok Pesantren Daarusshofwah Nazli Arfah Nasution; Ina Salmah Febriani
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i1.8089

Abstract

ABSTRACT Indonesia is known as the country with the largest Muslim population in the world. The release of the World Population Review (WPR) in 2020 outlines that the total population of Indonesia is 273.500.000. Of this amount, the percentage of Muslims amounted to 87.2 percent or the equivalent of 229 million people. This number is certainly encouraging as well as being the main challenge in the ability to read Al-Quran. The chairman of the Indonesian Al-Quran Foundation, Komjen Pol Dr (HC) Syafruddin, as quoted from republika.co.id said that as many as 65 percent of the Indonesian population who are Muslims cannot read Al-Quran. This data refers to in-depth studies and research by Islamic youth organizations and Islamic youth leaders. Several Islamic youth organizations and youth leaders conducted in-depth research on the ability to read the Al-Quran among Indonesian Muslims. As a result, it was found that only 35 percent or around 80 million Muslim population in Indonesia can read the Al-Quran. The rest, 65 percent or about 149 million Muslim population cannot read the Al-Quran. Based on the facts above, the Baghdadi method as a method of reading Al-Quran is the answer. The method that was born in the era before the 1980s and then refined by the Central Leadership of Jam'iyyatul Qurra wal Huffadz Nahdlatul Ulama (PP-JQHNU) has been introduced and studied throughout Indonesia. Not much different from several other methods such as the Yanbu'a, Ummi, al-Barqi, Qiraati, Ottoman, Jibril, and Iqra' methods, this method focuses on improving the quality of reading the Al-Quran. Both the Baghdadi method and some of the methods of reading the Al-Quran mentioned above aim to make Muslims not only recognize letters but are able to read letters according to the makharijul huruf (the place where the letters come out) and the shifatul huruf (the characteristics of the Hijaiyyah letters). This study uses a qualitative approach with the object of study at the Daarus Sofwah Islamic Boarding School, Bogor which has implemented the Bagdadi method to improve the quality of reading the Al-Quran for students. It was found that the Bagdadi method was able to be a way for students to enjoy studying and reading the Al-Quran although there were some who found this method difficult. The teacher's role is very decisive in success of this method for increasing quality of reading Al-Quran.
Implementasi Pendidikan Karakter Perspektif Islam Rosidah Rosidah; Muhammad Syahrindra Sofyan Pangestu
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i1.8153

Abstract

ABSTRACT. This research is motivated by the rise of cases involving students such as brawls between students, sexual harassment, drinking, narcotics and so on, this indicates that there is a lack and weakness of moral and character education. This study aims to describe character education from an Islamic perspective, to describe the management of character education from a general perspective, to know the management of character education from an Islamic perspective. The research method used is library research, looking for relevant sources according to the topic of discussion such as books, articles, journals and other documentation. The analysis technique consists of grouping the literature, briefly elaborating the results of the grouping, and analyzing the content of the relevant literature so that it becomes a scientific paragraph. The results of this study are 1) Islamic perspective character education is the distribution of knowledge based on noble character from the time of growth to the end of life with various educational models that aim to form civilized and moral behavior to humans so that they are obedient and obedient to Islamic teachings which then give strength and benefits for the nation and state as a form of acknowledgment of the existence of God. 2) Management of character education according to the general view, namely the management of the education system both nationally, regionally, and units (schools) through the implementation of management functions to suit the character of the nation and religion as an effort to shape the character of students with noble character by utilizing elements of character education. -elements of efficient management. 3) Management of Islamic perspective character education is to implement Islamic perspective character education effectively and efficiently as well as comprehensively and intact with proper management in educational institutions. Starting from implementing management functions and all elements of management.
Konsep Kebebasan Manusia dan Hidayah dalam Perspektif Pendidikan Islam Syakur Wildan; Sabarudin; Husni Idris; Awaliyah Karuniah Rahmah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i1.8160

Abstract

The Humans as social beings have the authority and freedom to do what they want. Humans also try to provide creativity and innovation according to their abilities. It is hoped that this will benefit the local community. Humans are born as leaders to manage everything that is good and right on earth. The right to freedom in regulating must also be in accordance with the portion so that it does not deviate far from the ideals or goals. Besides that, guidance is one of the initial gates for humans to always be grateful and accept what God has given. This is because guidance is a guide for mankind which is expected to be accepted by humans sincerely and without coercion. The research method used was library research (literary study). The data sources were taken by the author from books, journals, scriptures, and other relevant references. Human freedom and guidance are an inseparable unit. Both are linked in daily actions day. Human freedom is inseparable from the guidance of Allah SWT. there are two things that are very important and useful, namely the value of humanism and the value of qonaah.
Pemikiran Pendidikan Islam Syed Muhammad Naquib Al-Attas dan Relevansinya dengan Problematika Pendidikan Islam Indonesia Ahmadi Ahmadi; Muhtadi Abd. Mun'im; Riadlatul Amalia
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i1.8167

Abstract

This article seeks to uncover Syed Muhammad Naquib Al-Attas's thoughts on Islamic education and its relevance to the phenomenon of education in Indonesia. Where in October 2022 there were seven professors who stopped teaching, some even resigned due to pressure from their faculty leaders. This research uses a literature approach with primary sources by Syed Muhammad Naquib Al-Attas and utilizes other secondary sources. From the results of the study, it was found that Al-Attas emphasized on adab, the government's firm action on the phenomenon of education in Indonesia can be interpreted as the implementation of ta'dīb Al-Attas, making people civilized, by not dwarfing educational institutions as diploma makers.
Filsafat Bahasa dalam Surah al-Fatihah dan Relevansinya Terhadap Konsep Pendidikan Islam Berbasis Tazkiyat al-Nafs Ali Maksum; Itah Miftahul Ulum; Umihani
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i1.8238

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan filsafat bahasa dalam tafsir surat al-Fatihah dan relevansinya terhadap konsep pendidikan Islam berbasis tazkiyat al-nafs. Penelitian ini menginvestigasi problem tafsir surat al-Fatihah dalam tafisr Rabbil ‘ālamīn, hingga menarik simpulan yang berbeda dengan tafsir sebelumnya. Penelitian ini berpijak kepada research problem, bagaimana metodologi tafsir surat al-Fatihah yang relevan dengan Rabbil ‘ālamīn sebagai ruh pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tafsir kontekstual yang menginvestigasi surat al-Fatihah dan ayat-ayat lain yang dipahami secara mendasar, dan keterkaitannya dengan data penelitian hingga menjadi pendapat pribadi peneliti. Temuan dari penelitian ini, menjelaskan bahwa surat al-Fatihah adalah abstraksi dari kitab-kitab samawi dan kitab al-Quran. Tafsir al-Fatihah yang relevan dengan tafsir Rabbil ‘ālamīn sebagai ruh pendidikan, menunjukkan bahwa pendidikan Islam bersifat terbuka bagi segenap umat manusia. Relevansi tafsir al-Fatihah dengan konsep pendidikan diwakili oleh filsafat pendidikan tentang alam, kehidupan, dan manusia. Adapun tafsir yang relevan dengan komponen pendidikan adalah tujuan pendidikan, subjek pendidikan, materi dan capaian pembelajaran, serta fasilitas pendidikan. Sementara tazkiyat al-nafs dalam konsep pendidikan berhubungan dengan tauhīd asmā wa shifātihi, tauhid rububiyah dan tauhid uluhiyah, dan ihsān.

Page 11 of 15 | Total Record : 147