cover
Contact Name
Hasbullah
Contact Email
hasbullah@uinbanten.ac.id
Phone
+6287771350333
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Jalan Jend. Sudirman No. 30. Telp (0254) 200323 Serang–Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam
ISSN : 24074616     EISSN : 26543575     DOI : -
Core Subject : Education,
Geneologi PAI, diterbitkan enam bulan sekali oleh Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN “SMH” Banten.
Articles 147 Documents
PERAN MUSYRIF DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN BELAJAR MAHASISWA KADER DI ASRAMA UNGGULAN KH. ABU DARDIRI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO Shibyan Heryawan; Darodjat; Sriyanto
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v11i1.10008

Abstract

Pendidikan tinggi memainkan peran penting dalam membentuk karakter dan kedisiplinan mahasiswa. Universitas Muhammadiyah Purwokerto, termasuk salah satu perguruan tinggi yang menyadari pentingnya hal ini, memberikan perhatian khusus pada pembinaan kedisipilanan mahasiswa melalui Asrama Kader. Asrama Unggulan Mahasiswa Kader KH. Abu Dardiri tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan keilmuan dan kedisiplinan belajar mahasiswa kader dengan musyrif dan musyrifah yang bertanggung jawab atas kegiatan di asrama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran musyrif dan musyrifah serta dampaknya terhadap kedisiplinan belajar mahasiswa kader di Asrama Unggulan Mahasiswa Kader KH. Abu Dardiri Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Dengan pendekatan kualitatif fenomenologi, hasil penilitian menunjukan bahwa peran musyrif dalam membimbing, mendampingi, mengontrol, dan mengawasi mahasiswa kader sangat berpengaruh terhadap kedisiplinan belajar mereka. Kedisiplinan ini menjadi fondasi penting dalam meraih keberhasilan akademis dan non-akademis. Meskipun Asrama Unggulan Mahasiswa Kader KH. Abu Dardiri Universitas Muhammadiyah Purwokerto telah memberikan perhatian khusus pada pembinaan mahasiswa kader, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami sejauh mana peran musyrif dalam meningkatkan kedisiplinan belajar mereka secara mendalam
Pengembangan Cerita Bergambar Berbasis AI "INCEKIL" (Infaq Cerdas Kecil) Tentang Infaq pada Pembelajaran PAI Kelas 5 SD Muthia Nur Azizah; Aurel Zahra Maharani; Ani Nur Aeni
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v11i1.10013

Abstract

Penelitian ini mengusulkan solusi inovatif dalam bentuk pengembangan cerita bergambar berbasis AI yang diberi nama INCEKIL (Infaq Cerdas Kecil) untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep infaq dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat Sekolah Dasar. Melalui pendekatan D&D (Design and Development) yang sistematis menggunakan model ADDIE, penelitian ini dilakukan dengan subjek penelitian nya adalah siswa kelas V SDN Cibereum III. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur tingkat keefektifan media Cerita Bergambar yang dapat diterapkan di tingkat Sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cerita Bergambar “INCEKIL” memiliki potensi besar dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep infaq. Dengan memanfaatkan teknologi AI, cerita ini memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan bagi siswa. Respon positif dari siswa dan evaluasi oleh ahli mengkonfirmasi kualitas produk ini sebagai alat pembelajaran yang efektif. Dengan demikian, penggunaan teknologi dalam pendidikan, khususnya dalam pembelajaran agama, menjadi semakin penting untuk memastikan relevansi dan daya tarik pembelajaran. Cerita Bergambar “INCEKIL” hadir sebagai langkah progresif untuk mengatasi tantangan dalam menyampaikan konsep abstrak kepada siswa, menawarkan pendekatan yang inovatif dan efektif dalam pembelajaran PAI di SD.
DIMENSI-DIMENSI PENDIDIKAN DALAM AL-QUR’AN (STUDI AL-QUR’AN SURAH AL-‘ALAQ AYAT 1-5) Hafid Rustiawan; Hasbullah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v11i1.10025

Abstract

Surah al-Alaq ayat 1-5 adalah wahyu yang pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad saw melalui Malaikat Jibril. Sebagai wahyu pertama, sejatinya, wahyu tersebut syarat dengan pendidikan, mengingat Rasulullah saw akan segera diutus untuk dijadikan sebagai Nabi dan Rasul terakhir, yang akan diberi tugas untuk menyampaikan wahyu kepada seluruh umat manusia. dalam kapasitas tersebut, Rasulullah saw membutuhkan pembekalan, baik untuk kepentingan pribadi beliau, maupun yang terkait dengan tugas-tugasnya sebagai seorang Rasul, terlebih jika dikaitkan dengan kondisinya yang juga dikategorikan sebagai seorang ummi. Tulisan ini bertujuan untuk memahami kandungan surah al-‘Alaq (1-5) pada dimensi pendidikan, sehingga dalam menguraikan ayat tersebut, tidak hanya sekedar pada aspek makna yang terkandung secara teks, tetapi juga secara konteknya yang dipahami berdasarkan teori-teori pendidikan. Pemahaman tersebut menjadi penting guna dijadikan referensi dalam kajian ilmu pendidikan secara teoritis, dan menjadi landasan dalam pendidikan secara praktik, sehingga pendidikan yang diimplementasikan sesuai dengan yang dikehendaki al-Qur’an. Dalam memahami al-Qur’an surah al-‘Alaq ayat 1-5, penulis menggunakan studi pustaka (library research), yaitu suatu kajian yang mendalam dengan merujuk kepada kitab-kitab tafsir hasil karya para ulama terdahulu sebagai sumber primer dan dan buku-buku pendidikan yang merupakan buah karya para ahli Pendidikan yang jadi sumber sekundernya. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah menggunakan metode deduktif dan induktif dengan aanalisis tekstual dan kontekstual. Simpulan yang didapatkan dari penelaahan surah al-‘Alaq ayat 1-5  mencakup beberapa dimensi pendidikan yakni unsur pendidik/guru, yaitu Jibril,  unsur peserta didik, yaitu Nabi Muhammad SAW, proses belajar mengajar atau interaksi pembelajaran yang terjadi antara Nabi Muhammad SAW sebagai peserta didik Jibril sebagai pendidik, unsur tujuan pendidikan, yakni menanamkan dan mengokohkan keimanan kepada Allah SWT. Sumber belajar yang mencakup yang manqulat (diwahyukan) dan yang ma’qulat (kauniyah), macam-macam pendidikan wahyu pertama (al-Alaq: 1-5) mencakup pendidikan akidah, pendidikan akal, pendidikan keterampilan membaca dan pendidikan keterampilan menulis.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KITAB WASHOYA Al-ABAA’I LIL ABNAA’I TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER SANTRI KELAS XI DI PONDOK PESANTREN AL-ASMANIYAH KP. DUKUH PINANG Syahruramadan; Ika; Repa Hudan Lisalam
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v11i1.10071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian karakter Islami Kitab Washoya al-Abaa’i Lil Abnaa’i dan implementasi pembelajarannya. Latar belakang dalam penelitian ini adalah karakter anak-anak santri kelas XI yang melanggar beberapa aturan Pondok Pesantren al-Asmaniyah dan kurang sesuai degan kajian Kitab Washoya. Adapun jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan subyek penelitian ini, yaitu anak-anak santri kelas XI Pondok Pesantren al-Asmaniyah Kp. Dukuh Pinang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, bahwa kajian karakter Islami di dalam Kitab Washoya al-abaa’i Lil Abnaa’i terdiri dari 20 pasal, diawali dengan pasal nasihat guru kepada muridnya dan ditutup dengan pasal wasiat terakhir dari mushonnif. Serta implementasi pembelajarannya meliputi, kegiatan perencanaan pembelajaran dan kegiatan pembelajaran. Pada kegiatan pembelajaran terbagi menjadi tiga kegiatan, yaitu: kegiatan pembuka pembelajaran, kegiatan inti dan kegiatan penutup pembelajaran. Temuan ini memberikan pengetahuan penting tentang menanamkan karakter yang baik kepada para santri melalui kajian Kitab Washoya al-Abaa’i Lil Abnaa’i. Serta temuan ini memberikan dorongan kepada guru agar selalu melakukan upaya untuk membentuk karakter santri selalu menjadi lebih baik lagi.
PENGUATAN KURIKULUM KKNI PRODI PAI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PAI DI SMAN KABUPATEN PANDEGLANG : Survei Pada SMAN di Kabupaten Pandeglang Saefudin Zuhri; Yahdinil Firda Nadiroh
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v11i1.10249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui dan menganalisis relevansi muatan kurikulum KKNI program studi Pendidikan Agama Islam dengan kompetensi dasar pada pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Pandeglang. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif descriptive yang menyuguhkan data relevan dengan kondisi data nyata denga menggunakan mix method. Data-data yang dipakai di dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang berasal dari (1) Dosen-dosen prodi PAI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten pengampu mata kuliah kegamaan dalam bentuk Rencana Pembelajaran Semester (RPS); (2) Guru-guru SMAN di Kabupaten Pandeglang pengampu mata pelajaran PAI dalam bentuk dokumen KI/KD dan Silabus. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat relevansi atau kesesuaian antara kurikulum KKNI prodi PAI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dengan kurikulum SMAN pada mata pelajaran PAI. Relavansi tersebut dapat terlihat dari besaran prosentase yang tergambar pada setiap kelas, yakni (1) Tingkat kesesuaian kurikulum pada kelas X dideskripsikan 65,90% - 77,27% menunjukan sangat sesuai. (2) Tingkat kesesuaian kurikulum pada kelas XI menunjukan angka 68,18% - 81,81%. (3) Tingkat kesesuaian kurikulum pada kelas XII didapatkan prosentase 56,25% - 87,5%.
Innovative Approaches in Islamic Education: Imre Lakatos' Methodological Paradigm and Its Implications Mandar, Yasri; Putri, Musdalipah; Lutan Hidayah, Ahwil; Hidayat, Yusron; Nida, Sofwatun
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 12 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v12i1.10748

Abstract

Along with the development of the times, human knowledge is increasingly developing so that branches of Islamic education science are born. The progress of the times is also inseparable from the birth of new complex problems, especially in Islamic education. this requires multidisciplinary science to be able to formulate innovative solutions with the Imre Lakatos paradigm and its implications in Islamic education. This research uses qualitative methods (library research). The data used is from Primary and secondary sources generated from several literatures and the presentation of data presented in the form of descriptive . Then, this research aims to explain the paradigm of Imre Lakatos' thinking methodology. In the research program methodology Imre Lakatos says that knowledge is sustainable and the core of his thinking is hard core, protectives-belt, and a series of theory. Lakatos' research program uses the heoristic method. Its relevance to Islamic education lies in the Qur'an and Sunnah which are the core of Islamic understanding serving as the main pillars on which Islamic studies are built. Both are known as protective belts because they have absolute quality and can be understood in various scientific contexts.
ANALISIS PEMBINAAN DISIPLIN BELAJAR DAN PERILAKU SOSIAL ANAK DALAM KELAS Condro Ayu Nur Ilmiah; Fathoni Sujada, Abdullah; Ula Dzakiyyah, Hanifah; Syafi'i, Imam; Azhari, Saefullah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 12 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v12i1.11330

Abstract

Pembangunan disiplin belajar dan perilaku sosial anak di sekolah dasar memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi akademik dan kemampuan bersosialisasi. Penelitian kualitatif berbasis literatur ini mengungkap bahwa disiplin belajar dapat dibentuk melalui rutinitas terstruktur (jadwal harian), sistem hadiah dan konsekuensi konsisten (pujian/sanksi edukatif), serta keteladanan guru dalam sikap dan manajemen waktu. Sementara itu, perilaku sosial siswa berkembang optimal melalui kegiatan kelompok (diskusi, proyek kolaboratif) dan refleksi nilai empati seperti berbagi cerita inspiratif. Kendala utama meliputi ketidakselarasan aturan sekolah dengan pola asuh di rumah (misal: perbedaan aturan penggunaan gadget) dan kurangnya pelatihan guru dalam manajemen konflik serta motivasi intrinsik siswa. Solusinya memerlukan integrasi pendekatan struktural (aturan jelas) dan kultural (penguatan nilai), serta kolaborasi antara guru, orang tua, dan psikolog sekolah. Implikasi praktis mencakup pelatihan guru tentang teknik motivasi berbasis proses belajar dan resolusi konflik, serta edukasi orang tua untuk menyelaraskan nilai pengasuhan dengan sekolah. Bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI), temuan ini relevan karena strategi tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan Islam dalam membentuk akhlak mulia (disiplin, empati, kerja sama) melalui keseimbangan syariat dan internalisasi moral, serta menegaskan peran guru sebagai teladan yang mengintegrasikan ilmu dan adab. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis sumber tertulis terpercaya seperti buku, jurnal, dan dokumen akademik.
Teori Konstruktivistik dan Implikasinya dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 1 Rambutan Datuzuhriah, Ifa; Syifaurrahmah, Sabrina; Harto, Kasinyo; Suryana, Ermis
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 12 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v12i1.11347

Abstract

Teori konstruktivistik menekankan bahwa pengetahuan tidak hanya diterima secara pasif, melainkan dibangun secara aktif oleh individu melalui interaksi dengan lingkungan dan pengalamannya. Penerapan teori konstruktivistik dalam pembelajaran PAI dinilai relevan karena menekankan peran aktif peserta didik dalam membangun pengetahuan dan pemahaman agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait teori konstruktivistik, kelebihan dan kekurangan, serta implikasinya dalam pembelajaran PAI. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui data non-numerik, seperti wawancara, observasi, dan analisis dokumen kemudian dikaji dan dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa teori konstruktivistik adalah sebuah pendekatan pembelajaran yang menekankan bahwa pengetahuan bukan hanya ditransfer dari guru ke peserta didik, tetapi dibangun secara aktif oleh peserta didik sendiri melalui pengalaman dan interaksi. Adapun implikasi dari teori konstruktivistik, yaitu pembelajaran berpusat pada peserta didik, penggunaan berbagai sumber belajar, pembelajaran kontekstual dan berbasis pengalaman, penilaian menjadi lebih holistik, dan pembelajaran kolaboratif dimana guru dapat menggabungkan pembelajaran dengan berbagai hal, seperti penggabungan pembelajaran dengan teknologi. Penerapan pendekatan konstruktivistik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berpotensi mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa melalui analisis dan interpretasi informasi, bukan sekadar penerimaan pasif.  Hal ini juga meningkatkan kemampuan pemecahan masalah berbasis pengalaman dan konteks kehidupan sehari-hari, termasuk konteks keagamaan.  Lebih lanjut, pendekatan ini mendorong kemandirian belajar, keterampilan sosial dan kolaborasi, serta pemahaman agama yang mendalam dan bermakna melalui pengalaman dan refleksi.  Akibatnya, siswa dapat mengembangkan sikap religius positif seperti tanggung jawab, empati, dan kepedulian.
INOVASI PEMBELAJARAN ILMU TAFSIR BERBASIS GOOGLE SITES Robiatul Adawiyah; Dwirahayu, Gelar; Ridholloh
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 12 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v12i1.11370

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan dan menguji validitas dari inovasi pembelajaran ilmu tafsir berbasis Google Sites pada materi asbābun nuzūl. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D dengan model ADDIE. Data penelitian menggunakan data primer yang diperoleh dari angket uji kelayakan media pembelajaran oleh  ahli dan respon peserta didik terhadap media yang dikembangkan. Instrumen yang digunakan berupa angket tertutup dengan menggunakan skala likert. Uji coba dilakukan dalam skala kecil dengan melibatkan 5 peserta didik kelas XI SMA IT Baitul Qurro sebagai sampel penelitian. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran tafsir pada media pembelajaran berbasis Google Sites dikategorikan valid dan sangat layak digunakan dalam pembelajaran dengan perolehan presentasi dari ahli sebesar 100% yang dikategorikan valid dan respon peserta didik  memperoleh nilai rata-rata sebesar 93% dari total responden. Sehingga inovasi pembelajaran ilmu tafsir berbasis Google Sites ini dapat dikatakan valid dan dapat menjadi alternatif atau solusi dalam membantu menciptakan pembelajaran yang menarik dan efektif yang selaras dengan tuntutan pendidikan Islam di era digital.
PERAN PEMBELAJARAN PAI DALAM MEMBENTUK KARAKTER DAN ADAB SISWA SD 46 BANDA ACEH Nur Azizah, Herwi Risma; Ramli
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 12 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v12i1.11376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter dan adab siswa di SDN 46 Banda Aceh. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan guru, kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI memiliki kontribusi penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, sopan santun, disiplin, saling menghormati dan tanggung jawab. Guru berperan aktif tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing moral dan sikap teladan. Sekolah turut mendukung melalui program keagamaan seperti shalat dhuha, pembacaan yasin, dan Gema Islami. Meskipun demikian, pembelajaran PAI menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu, motivasi siswa yang rendah, serta kurangnya keterlibatan orang tua. Oleh karena itu, kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua sangat diperlukan guna memaksimalkan pembentukan karakter siswa secara holistik dan mampu membentuk pribadi siswa yang berakhlak mulia.