cover
Contact Name
Ir. Jhon Hardy Purba, M.P.
Contact Email
jhon.purba@unipas.ac.id
Phone
+6236223588
Journal Mail Official
jhon.purba@unipas.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Panji Sakti Jl. Bisma No. 22, Banjar Tegal, Singaraja, Bali - 81117
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Agro Bali: Agricultural Journal
ISSN : -     EISSN : 2655853X     DOI : https://doi.org/10.37637/ab.v2i2
Core Subject : Agriculture,
Agro Bali: Agricultural Journal is an information media that contains articles from research, theoretical studies, and scientific writings on agriculture especially agrotechnology i.e.: agronomy, horticulture, plant breeding, soil sciences, plant protection, and other pertinent field related to plant production.
Articles 425 Documents
OPTIMASI PEMANFAATAN PESTISIDA NABATI SEBAGAI SISTEM PERTANIAN BERKELANJUTAN DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN GORONTALO Merita Ayu Indrianti
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.366 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengoptimasi pemanfaatan pestisida nabati ramah lingkungan sebagai sistem pertanian yang berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan pada bulan April - Agustus 2019 di Green House dan Kolam Terpal Laboratorium Lapangan Fakultas Ilmu-Ilmu Pertanian Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat faktor perlakuan yaitu pemberian filtrate eceng gondok, pemberian filtrate variasi dengan bahan nabati lainnya (perbandingan 1:1) dan terakhir tahap kontrol. Masing-masing filtrate bahan nabati selanjutnya digunakan pada penyemprotan pada seluruh bagian tanaman di waktu pagi hari. Analisis dalam penelitian menggunakan analis satu arah yang dilanjutkan dengan uji Duncan dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pestisida nabati dari filtrat enceng gondok dan filtrat daun pepaya dapat digunakan untuk menekan intensitas serangan (%) vektor virus kuning keriting, kutu kebul (Bemisia tabaci) yang menyerang tanaman cabai varietas Dewata F1, penggunaan filtrat campuran berupa filtrat enceng gondok dan filtrat daun pepaya dengan perbandingan 1:1 efektif dalam mengurangi intensitas serangan kutu kebul (Bemisia tabaci) pada tanaman cabai merah varietas Dewata F1 sebesar 82,34% namun produksi buahnya kurang memuaskan dan penggunaan filtrat enceng gondok dapat menaikkan produksi buah cabai merah vareitas Dewata F1 dengan menekan intensitas serangan kutu kebul (Bemisia tabaci) sebesar 65,55%.DOI10.37637/ab.v2i2.395
IDENTIFIKASI ANGGREK ALAM PADA KAWASAN RAWAN GANGGUAN DI SUAKA MARGA SATWA BUKIT RIMBANG DAN BUKIT BALING RESORT KUANTAN SINGINGI Pebra Heriansyah; Seprido Seprido; Desta Andriani
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.656 KB) | DOI: 10.37637/ab.v3i2.583

Abstract

Anggrek alam merupakan kekayaan yang dimiliki oleh suatu Kawasan, sehingga keberadaannya perlu diidentifikasi agar tidak terjadi kepunahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi anggrek alam di Kawasan Rawan Gangguan di Suaka Marga Satwa Bukit Rimbang dan Bukit Baling Resort Kuantan Singingi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling melalui tahapan identifikasi baik dengan cara pengambilan hasil foto atau gambar dan spesimen hasilnya akan diidentifikasi dengan bantuan buku identifikasi. Kesimpulan penelitian ini adalah ditemukan 12 jenis anggrek dan 10 genera di Kawasan Rawan Gangguan Suaka Marga Satwa Bukit Rimbang dan Bukit Baling, dari ketinggian 90 – 200 mdpl. Dari 12 jenis ini ada beberapa jenis yang terancam punah yaitu Grammatophyllum speciosum Blume hanya ditemukan di satu titik saja, Dendrobium aloifolium (Blume) Reichb.f, Robiquetia spathulata (Blume) J.J.Smith, Epigeneium sp, Cimbidium spp, ditemukan di 2 titik
PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR DAN NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS (Zea mays-saccharata Sturt) PADA LAHAN KERING DI DESA TELAGA Made Suarsana; Putu Sri Wahyuni; Made Maliastra
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.819 KB) | DOI: 10.37637/ab.v2i1.406

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk organik cair/POC, dosis pupuk nitrogen yang paling tepat, dan interaksinya terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan September-November 2018 di Desa Telaga, Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng dengan ketinggian tempat ± 500 meter dari atas permukaan laut. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan dua faktor. Faktor pertama: pemberian POC Plus (Pomi kuning) dengan tiga tingkatan, yaitu tanpa POC, Pemberian POC dosis 25 l/ha, dan POC dosis 50 l/ha. Faktor ke dua yaitu pemberian pupuk nitrogen dengan tiga tingkatan, yaitu tanpa pemberian nitrogen, pemberian nitrogen sebanyak 69 kg/ha, 138 kg/ha, dan 207 kg/ha. Pemberian POC berpengaruh sangat nyata terhadap hasil segar tongkol/ha. Penggunaan POC pada dosis 25 l/ha memberikan hasil segar tongkol/ha tertinggi, yaitu 27,83 ton. Hasil analisis regresi hubungan antara dosis POC (x) dengan hasil segar tongkol per hektar (ŷ) menunjukkan hubungan kuadratik, yaitu ŷ = 24,25 + 0,28x – 0,006x2 dengan R2 = 89,80%. Pemberian nitrogen berpengaruh sangat nyata terhadap hasil segar tongkol per hektar. Pemberian nitrogen pada dosis 138 kg/ha memberikan hasil segar tongkol per hektar tertingi, yaitu 28,30 ton. Hasil analisis regresi hubungan antara dosis nitrogen (x) dengan hasil tongkol per hektar (ŷ) menunjukkan hubungan kuadratik, yaitu ŷ = 20,663 + 0,0087x – 0,0003x2 dengan R2 = 88,28%. Interaksi antara pemberian POC dan nitrogen berpengaruh nyata terhadap hasil segar tongkol/ha. Penggunaan kombinasi POC dosis 25 l/ha dan nitrogen pada dosis 138 kg/ha memberikan hasil segar tongkol/ha tertinggi, yaitu 29,61 ton.
EVALUASI KETAHANAN GENOTIP PADI BERAS MERAH (Oryza sativa L.) TERHADAP PENYAKIT BLAS DAUN (PyriculariaoryzaeCav.) RAS 173 Putu Shantiawan Prabawa; Damanhuri Damanhuri
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.546 KB) | DOI: 10.37637/ab.v1i2.397

Abstract

Kendala dalam budidaya tanaman padiadalah adanya serangan patogen seperti cendawan Pyricularia oryzae Cav. penyebab penyakit blas. Penggunaan varietas yang tahan penyakit blas adalah solusi yang efektif untuk meningkatkan produksi. Hal ini karena beragamnya ras penyakit blas yang berkembang, salah satunya yang paling virulen adalah ras 173. Untuk menghasilkan varietas padi yang tahan, diperlukan gen tahan penyakit blas yang bersumber dari genotip lokal padi beras merah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji ketahanan 5 genotip lokal padi beras merah, mengetahui keragaman dan menduga apakah sifat tersebut dapat diwariskan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari – Mei 2014, di desa Ketawang, kecamatan Gondanglegi, kabupaten Malang. Bahan yang digunakan adalah 5 genotip lokal padi beras merah dan 2 varietas cek. Penelitian ini menggunakan rancangan IRRI SES. Hasil penelitian menunjukkan genotip Mandel memiliki penampilan terbaik pada semua karakter ketahanan seperti periode laten, skor tingkat ketahanan dan intensitas serangan penyakit.
Pengaruh Pemberian Pupuk Kalium terhadap Kualitas Dua Varietas Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Marchel Putra Garfannsa; Sudiarso Sudiarso; Nur Edy Suminarti
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.505 KB) | DOI: 10.37637/ab.v4i2.692

Abstract

Indonesia, yang merupakan negara tropis, ubi jalar dapat tumbuh di hampir semua pulau di Indonesia. Ubi jalar memiliki berbagai varietas. Tanaman ubi jalar dikenal sangat responsif terhadap potasium. Diharapkan melalui penelitian ini akan diperoleh informasi tentang proporsi pupuk kalium yang tepat dalam setiap varietas yang diuji sehingga produktivitas tanaman ubi jalar dapat ditingkatkan. Eksperimen menggunakan Split Plot Design diulang tiga kali. Petak utama adalah Varietas (V), seperti Variasi Gunung Kawi dan Varietas Cilembu. Sub plot adalah Dosis KCl (K) yang terdiri dari 5 jenis seperti, K0 = 0 kg ha-1, K1 = 78 kg ha-1, K2 = 137 kg ha-1, K3 = 196 kg ha-1 dan K4 = 225 kg ha-1. Hasil observasi dianalisis dengan uji varians (uji F) pada level 5% dan 1%. Jika ada perbedaan yang signifikan, akan dilanjutkan dengan uji BNJ pada level 5% dengan korelasi dan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa pemberian pupuk kalium dapat mempengaruhi kualitas dari tanaman ubi jalar kedua varietas. Pemberian kalium 225 kg ha-1  mampu meningkatkan kadar serat umbi sebesar 35% namun berdampak pada pengurangan kandungan klorofil sebesar 14%.
PRE-TREATMENT AND ENZYMATIC HYDROLYSIS OF BANANA (Musa acuminata x balbisiana) PSEUDOSTEM FOR ETHANOL PRODUCTION Galileo E. Araguirang; Arianne Joyce R. Arizala; Eden Beth B. Asilo; Jamie Louise S. Batalon; Erin B. Bello; James Paul T. Madigal; Jerice R. Monge; Nicole Angelique L. Sanchez; Francisco B Elegado
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.123 KB) | DOI: 10.37637/ab.v3i2.608

Abstract

Banana (M. acuminata x balbisiana) is an abundant lignocellulosic waste material in large plantations all over the Philippines, especially in Mindanao, which can be utilized as substrate in producing high-value products like ethanol. To compensate for the low yield based on total weight of substrate due to the high moisture content of banana pseudostem, there is the primary challenge to make the conversion of this lignocellulosic biomass into monomeric sugar and then into ethanol more efficiently in order to achieve yields that would make it cost-competitive. Hence, this study evaluated the effects of solid loading, incubation time and amount of enzyme on yield of reducing sugars in the enzymatic hydrolysis process and attempted to optimize the significant factors by Response Surface Methodology (RSM), specifically using Box-Behnken design. There was significant improvement on the reducing sugar yield of the pretreated banana pseudostem at 20 h incubation time, 15 g solid loading and 0.55 % enzyme concentration. Ethanol production was observed to be higher in the detoxified substrate although biomass was higher for the non-detoxified substrate. As to our knowledge, the present study is the first attempt to produce second generation ethanol using banana pseudostem waste as feedstock in the Philippines.
Fuel Used Analysis on Boiler Efficiency Variations and Water Intake Temperature Affected by Palm Oil Varieties Zulham Effendi; Siti Aisyah; Rionaldo Hastyanda
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.109 KB) | DOI: 10.37637/ab.v0i0.634

Abstract

Several factors that affect the use of fuel in boilers are combustion efficiency, quality of feed water management, calorific value, and the potential for available fuel from oil palm varieties. The purpose of this research is to identify the use of fuel and its potential savings based on variations in boiler efficiency and water temperature that entered the boiler. The materials used in this research are FFB mass balance data and boiler fuel composition. Based on the analysis results, the lowest used fuel mass and the highest fuel savings are found in the DxPLangkat variety with an intake water temperature of 105o C and 80% boiler efficiency. The use of fuel is 4,231 kg/hour with shell savings of 967 kg/hour with a value of IDR 725,701. Fiber savings was 487 kg/hour with a value of IDR 121,751.The highest used fuel mass and the lowest fuel savings were found in the Yangambi derivative variety with an intake water temperature of 85o C and 60% boiler efficiency.The fuel consumption is 5,830 kg/hour with shell savings totalling -380 kg/hour. There is no fiber analysis because it is used up hence additional fuel is needed. Additional fuel can be done by asking for other palm oil mill units or buying. If they buy a shell with a requirement of 380 kg/hour, the funds required are IDR 284,939.
INVIGORASI BENIH SAWI PAGODA (Brassica narinosa) KADALUARSA DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH ALAMI Putu Shantiawan Prabawa; I Putu Parmila; Made Suarsana
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.631 KB)

Abstract

Benih sawi pagoda yang telah kadaluarsa dapat ditingkatkan viabilitas dan vigornya dengan invigorasi metode hydropriming menggunakan ZPT alami seperti air kelapa, ekstrak bawang merah dan ekstrak daun lidah buaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan jenis ZPT alami yang memberikan efek terbaik pada viabilitas dan vigor benih sawi pagoda kadaluarsa. Penelitian dilaksanakan di Rumah Paranet Fakultas Pertanian Universitas Panji Sakti dari bulan Maret-April 2020. Penelitian disusun dengan Rancangan Acak Kelompok dengan tiga ulangan dan apabila hasil uji F signifikan dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5%. Perlakuan yang diuji adalah: Z0 (Aquades Tanpa ZPT/Kontrol); Z1 (Air Kelapa 25%); Z2 (Air Kelapa 50%); Z3 (Ekstrak Bawang Merah 25%); Z4 (Ekstrak Bawang Merah 50%); Z5 (Ekstrak Lidah Buaya 25%) dan Z6 (Ekstrak Lidah Buaya 50%). Hasil penelitian menunjukkan perendaman ZPT alami berpengaruh nyata terhadap viabilitas dan vigor benih sawi pagoda kadaluarsa, serta perlakuan air kelapa konsentrasi 50% (Z2) memberikan pengaruh terbaik.DOI: 10.37637/ab.v3i1.462
Increasing Soybean (Glycine max. L.Merrill) Crop Production by Using Biourine and Organic Mulch Ana Amiroh; Achmad Anton Prastyo; Mahayu Woro Lestari; Palupi Puspitorini
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.179 KB) | DOI: 10.37637/ab.v4i2.731

Abstract

Soybean (Glycine max L.Merrill) is one of the main food commodities in Indonesia. The need for soybeans continues to increase in line with the increasing population of Indonesia. To overcome the problem of the gap between soybean production and consumption, efforts can be made to increase soybean production through fertilizers. Apart from fertilizers, mulching is an important component in efforts to increase plant growth and yield. Therefore, liquid organic fertilizer and organic mulch are the right innovations to be applied to support the growth and production of these soybean plants. The research method used was a randomized block design (RBD) with a factorial pattern with 3 replications, which consisted of 2 factors. The first factor was Liquid Organic Fertilizer (P) consisting of 3 levels, namely P1 (cow urine), P2 (goat urine), P3 (rabbit urine). The second factor was kinds of organic mulch with 3 levels, namely M0 (no mulch), M1 (straw mulch), M2 (husk mulch). The purpose of this study was to determine the effect of livestock bio urine and organic mulch on the growth and production of soybean (Glycine max. L,Merril). From the results of observations and calculations through analysis of variance, it can be concluded that the ones that give high production are the treatment of Rabbit Urine Liquid Organic Fertilizer and Organic Straw Mulch (P3M1).
POTENSI BAHAN PANGAN TEPUNG BIJI DURIAN SETELAH MELALUI MASA PENYIMPANAN Oktavia Nurmawaty Sigiro; Sukmayani Sukmayani; Nur Habibah; Kiki Kristiandi
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.436 KB) | DOI: 10.37637/ab.v3i2.623

Abstract

Biji durian merupakan limbah selain kulit dari buah durian. Pemanfaatan biji durian sudah mulai banyak dilakukan baik berupa tepung ataupun hingga olahan makanan namun penelitian terhadap daya simpan dan kandungan dari tepung biji tersebut belum dilakukan. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan penepungan, penyimpanan, dan kemudian pegujian terhadap tepung biji durian tersebut. Dari hasil pengujian diketahui bahwa kandungan tepung biji durian setelah dilakukan penyimpanan selama delapan bulan yaitu alkaloid yang tinggi, rendah kandungan terpenoid, kadar serat yang lebih tinggi dari tepung gandum, kadar air dan karbohidrat yang tinggi.

Page 6 of 43 | Total Record : 425