Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam
This journal accepts scientific articles or research reports in general areas of psychology such as education, clinical, industrial and organizational, and religious social psychology. However, the main focus of this journal is the development of Islamic psychology so that this topic will dominate the articles in Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam
Articles
154 Documents
THE DEFFEREN SERVICE QUALITY PUBLIC HOSPITALS WITH PRIVATE HOSPITALS ON OUTPATIENTS BPJS CARD USERS
Winbaktianur, Winbaktianur;
Rizqi, Nova
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/alqalb.v7i2.841
The hospital is one of the health facilities where conduct health efforts. Hospital in Indonesia two kinds of hospitals, that is public hospital and private hospital. Every public and private hospitals are obliged to provide good services for each patient, including the patient BPJS. The purpose of this study to determine differences service quality public hospitals with private hospitals on outpatients BPJS card users.This research included in the quantitative research. Measuring instruments used in this study is the scale modification using the service quality theory Parasuraman, Zeithaml, and Berry (1988) which consists of five aspects: tangibles, reliability, responsiveness, assurance and empathy totaling 50 aitem. Population in this study is outpatients BPJS card users in the installation of outpatient surgery public hospitals X and private hospitals Y. Total of samples used in this study were 150 patients. Consist of 75 public hospital X outpatients and 75 private hospital Y outpatients. Sampling technique used is non probability sampling with accidental sampling. Data analysis technique used is t-test (independent sample t test).The result of this study indicate that there is no difference in the quality of service of public hospital X and private hospital Y on outpatients BPJS card users. This is evidenced by the result of the t test arithmetic is 0,759 with significant value is 0,449. This suggests that public hospital X and private hospital Y provide equal services to outpatients BPJS card users. This study also shows that the quality of services public hospital X and private hospital Y that are in either category.
EFEKTIVITAS COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY (CBT) UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI PADA MAHASISWA KORBAN BULLYING
Arlotas, Rena Kinnara;
Zulkarnain, Zulkarnain;
Dewi, Ika Sari
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/alqalb.v9i1.848
Bullying sering terjadi di perguruan tinggi dan menimbulkan dampak negatif bagi korban. Agar tetap mampu berfungsi positif, korban haruslah memiliki resiliensi. Salah satu cara untuk meningkatkan resiliensi adalah dengan pemberian Cognitive Behavior Therapy (CBT). Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas Cognitive Behavior Therapy (CBT) dalam meningkatkan resiliensi pada mahasiswa korban bullying. Subjek penelitian berjumlah 12 orang mahasiswa korban bullying yang memiliki resiliensi rendah, dan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala resiliensi, yang selanjutnya dianalisis dengan mixed design anova. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pemberian CBT efektif secara signifikan untuk meningkatkan resiliensi pada mahasiswa korban bullying.
PERSAHABATAN DITINJAU DARI ATTACHMENT ORANG TUA – ANAK & JENIS KELAMIN
Probini, Renyeb
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/alqalb.v10i1.825
Melakukan aktivitas bersama dan akrab merupakan ciri dalam persahabatan. Kemampuan menjalin persahabatan sangat penting dalam membentuk pribadi yang sehat dan sejahtera secara psikologis. Kemampuan ini dipengaruhi oleh kualitas hubungan antara orang tua-anak, yang tercermin dalam attachment.Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan antara persahabatan dengan attachment orang tua-anak dan jenis kelamin. Ada tiga variabel yang digunakan yaitu persahabatan sebagai variabel bergantung, serta attachment orang tua-anak dan jenis kelamin sebagai variabel bebas. Penelitian dilakukan terhadap 60 mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Lampung yang terdiri dari 30 orang mahasiswa laki-laki dan 30 orang mahasiswa perempuan. Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan regresi berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak cukup bukti akan adanya hubungan antara persahabatan dengan attachment orang tua-anak dan jenis kelamin. Demikian juga pengujian antara persahabatan dengan variabel bebas secara terpisah, menunjukkan tidak cukupnya bukti adanya hubungan tersebut. Perubahan dalam kualitas attachment tidak dapat memprediksikan kemampuan dalam menjalin persahabatan. Kemampuan persahabatan antara laki-laki dan perempuan juga relative sama.
TEMPER TANTRUM PADA ANAK YANG TINGGAL DALAM KELUARGA MATRIARCHAT
Ulfah, Elyusra;
Hayati, Bismil
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/alqalb.v8i2.874
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan temper tantrum yang terjadi pada anak yang tinggal dalam keluarga matriarchat. Penelitian ini memiliki tiga tujuan khusus yaitu untuk mengungkap tipe temper tantrum pada anak, faktor yang menyebabkan anak mengalami temper tantrum dan sikap orang tua pada anak temper tantrum yang tinggal dalam keluarga matriarchat. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan model studi kasus. Teknik penentuan subjek adalah dengan purposeful sampling. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara mendalam dan observasi non partisipan. Data dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe temper tanrum yang terjadi pada anak termasuk tipe upset temper tantrum. Dimana anak berada dalam keadaan sukar atau berbahaya, sehingga anak menampilkan perilaku tantrum yang merusak baik terhadap benda, orang dan dirinya sendiri. Diantara faktor penyebab anak mengalami upset temper tantrum yaitu anak sering menyaksikan penyaluran emosi yang salah dari mamaknya, keadaan suasana hati anak yang berubah-ubah, mengalami kondisi tidur yang tidak nyaman, pola asuh orang tua yang tidak konsisten, anak mencari perhatian, anak diganggu oleh orang disekeliling dan keinginan anak yang tidak terpenuhi sesuai dengan harapan anak. Orang tua menyikapi perilaku temper tantrum pada anak dengan berbagai cara antara lain secara langsung memenuhi keinginan anak, mengabaikan anak dan membujuk anak.
THE RELATIONSHIP BETWEEN CONSUMER INVOLVEMENT WITH BRAND AWARENESS IN THE PROCUREMENT OF SAMSUNG SMARTPHONE
Rahmi, Fitria;
Sarry, Septi Mayang;
Boer, Novrizal Riady
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/alqalb.v7i2.846
A brand must be remembered by consumers for helping them when deciding to buy a product. This is related to brand awarenness which is owned by the consumer. Brand awareness is the ability for consumers to recognize and remember enough details of a brand in a given category to make it easier to buy. In this case the role of the process of storing information into the memory becomes important and one of the aspects associated with information processing is consumer involvement.This study describe the relationship between consumer involvement with the brand awareness in the purchase of Samsung Smartphone among teenagers in Padang City. The subject of this research were 150 teenagers in Padang City, the data obtained by using non-probability sampling with accidental sampling technique. Data was obtained using brand awareness scale with reliability coefficient on 0,904 and consumer involvement scale with reliability coefficient on 0,901. The data analyzed using correlationproduct moment pearson test.Data obtained by correlation analysis the result of this research showed the correlation coefficient (r) of 0.609 and a significant number which was 0.000 (p <0.05). The results of this analysis indicated that thereis a positive relationship between consumer involvement with the brand awareness in the purchase of Samsung Smartphone among teenagers in Padang City, it is means higher consumer involvement of a person, the higher brand awareness that one has,and when consumer involvement of a person is low, then the brand awareness of a person will be low.A brand must be remembered by consumers for helping them when deciding to buy a product. This is related to brand awarenness which is owned by the consumer. Brand awareness is the ability for consumers to recognize and remember enough details of a brand in a given category to make it easier to buy. In this case the role of the process of storing information into the memory becomes important and one of the aspects associated with information processing is consumer involvement.This study describe the relationship between consumer involvement with the brand awareness in the purchase of Samsung Smartphone among teenagers in Padang City. The subject of this research were 150 teenagers in Padang City, the data obtained by using non-probability sampling with accidental sampling technique. Data was obtained using brand awareness scale with reliability coefficient on 0,904 and consumer involvement scale with reliability coefficient on 0,901. The data analyzed using correlationproduct moment pearson test.Data obtained by correlation analysis the result of this research showed the correlation coefficient (r) of 0.609 and a significant number which was 0.000 (p <0.05). The results of this analysis indicated that thereis a positive relationship between consumer involvement with the brand awareness in the purchase of Samsung Smartphone among teenagers in Padang City, it is means higher consumer involvement of a person, the higher brand awareness that one has,and when consumer involvement of a person is low, then the brand awareness of a person will be low.
GAMBARAN STRES KERJA PADA POLISI WANITA DI KEPOLISIAN RESOR KOTA PADANG
Yusri, Nur 'Aisyiah;
Farida, Mutia
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/alqalb.v9i1.854
Polisi wanita memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama dengan polisi laki laki sebagian waktunya dihabiskan di tempat kerja, tuntutan untuk meluangkan waktu bersama keluarga tidak terpenuhi, maka hal ini akan menimbulkan konflik peran ganda dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap keharmonisan keluarga. Penelitian ini menjelaskan bahwa kondisi stres didiagnosa berdasarkan 3 jenis gejala yaitu gejala fisik, perilaku, dan tempat kerja, dimana gejala-gejala tersebut dapat membuat individu waspada terhadap kenyataan bahwa berada di bawah pengaruh stres yang mempengaruhi kehidupannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji ada atau tidaknya stres kerja pada polisi wanita di kepolisian resor kota Padang”. Metode yang digunakan kuantitatif dengan teknik analisis data yaitu analisis korelasi Pearson. Populasi penelitian yakni polisi wanita yang bertugas di kepolisian resor kota Padang dengan ketentuan yang sudah menikah yang berjumlah 48 orang. Sampel pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala gejala stres kerja. Hasil analisis data penelitian menunjukkan stres kerja polisi wanita kepolisian resor kota Padang memiliki tingkat stres kerja yang rendah yaitu sebesar 2%.
ANALISIS KEPUASAN KERJA DAN KUALITAS PELAYANAN
Siregar, Liesma Maywarni
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/alqalb.v6i2.817
Kepuasan kerja sebagai hasil keseluruhan dari derajat rasa suka atau tidak sukanya karyawan terhadap berbagai aspek dari pekerjaannya. Ada dua faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja karakteristik individu dan karakteristik pekerjaan. Kepuasan kerja dapat menghasilkan dampak positif maupun negatif. Efek dari kepuasan kerja mempengaruhi kualitas pelayanan karyawan terhadap pelanggan. Dengan demikian kepuasan kerja mempunyai hubungan sebab akibat dengan kualitas pelayanan.
PENYIMPANGAN PERILAKU SEKSUALPADA REMAJA TUNAGRAHITA
Yusri, Nur 'Aisyiah;
Fauziah, Ummu
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/alqalb.v8i1.869
Remaja berada pada masa pubertas akan mengalami perubahan secara fisik maupun psikis. Perubahan fisik meliputi perubahan pada organ seksual, sedangkan pada psikis terjadi perubahan sikap dan perilaku seksual. Perubahan ini disebabkan oleh adanya peningkatan hormon yang menimbulkan dorongan seksual untuk melakukan seks. Hal tersebut terjadi kepada seluruh remaja termasuk mereka yang memiliki keterbatasan mental seperti remaja tunagrahita. Remaja tunagrahita adalah remaja yang memiliki inteligensi di bawah rata-rata. Sehingga pada saat pubertas remaja tunagrahita memiliki kesulitan dalam mengontrol perilaku seksualnya. Selain itu, keterbatasannya dalam berpikir membuat mereka tidak memahami sebab akibat dari perilaku yang dilakukannyaTujuan penelitian ini adalah pertama, untuk melihat bentuk gambaran penyimpangan perilaku seksual pada remaja tunagrahita. Kedua, faktor-faktor penyebab terjadinya penyimpangan perilaku seksual pada remaja tunagrahita ditinjau dari faktor internal dan eksternal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik penetapan sampel purposive sampling. Sampel tersebut adalah satu orang subjek primer yaitu remaja tunagrahita yang sedang dalam masa pubertas dan enam orang subjek sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran penyimpangan perilaku seksual yang dilakukan subjek adalah onani, memegang alat kelamin teman, berpengan tangan, mencium lawan jenis, memperhatikan lawan jenis dan merayu lawan jenis. Ditinjau dari faktor yang mempengaruhi adalah dikarenakan dorongan biologis yang disebabkan oleh meningkatnya libido seksual, pengaruh media seperti telepon pintar dan televisi, serta pengaruh lingkungan.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN SELF REGULATED LEARNING SISWA SMK
Merisa, Ayu;
Rahayu, Purwanti Endah;
Nastasia, Krisnova
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/alqalb.v10i2.956
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan self regulated learning pada siswa SMK Negri 4 Padang.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah dukungan sosial dan variabel terikat adalah self regulated learning. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala dukungan sosial dan skala self regulated learning.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 290 orang siswa SMK Negri 4 Padang. Uji validitas dan reliabilitas pada penelitian ini menggunakan teknik Alpha Cronbach. Hasil koefisien validitas pada skala dukungan sosial bergerak dari rix= 0,301 sampai dengan rix= 0,762 dengan koefisien reliabilitas sebesar α=0,925 sedangkan pada skala self regulated learning bergerak dari rix=0,303 sampai dengan rix=0,843 dengan koefisien reliabilitas sebesar α=0,927. Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,542 dengan taraf signifikansi 0,000 yang berarti hipotesis diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan self regulated learning pada siswa SMK Negri 4 Padang.
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SEBAGAI MEDIA DALAM PSIKOEDUKASI ANTI KRIMINAL DI SEKOLAH
Istiqamah, Dewi
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/alqalb.v7i1.835
Pokok pembahasan dalam penulisan karya ilmiah ini adalah menjelaskan urgensi layanan bimbingan kelompok sebagai media dalamPsikoedukasi anti criminal di sekolah.Maraknya prilaku criminal yang ditujukkan oleh remaja akhir-akhir ini seperti pencurian, perampokan, penggunaan narkoba, tindakan asusila, sangat menggelisahkan para orang tua dan membuat pemerintah perlu mengkaji ulang program-programnya bagi generasi muda. Sementara itu sekolah/madrasah sebagai lembaga pendidikan formal tidak bisa tinggal diam dalam perannya membina anak bangsa. Maka, bimbingan konseling sebagai salah satu unsur dalam Pendidikan di sekolah/madrasah melalui layanan bimbingan kelompok berupaya memberikan pemahaman kepada peserta didik di sekolah/madrasah, terutama MTsN Parak Lawas tentang masalah kriminalitas di kalangan remaja. Dari tiga kali pelaksanaan layanan bimbingan kelompok yang penulis laksanakan dan hasil penilaian BMB3, terlihat siswa sangat peduli dengan maraknya prilaku kriminal yang sedang berkembang saat ini, terutama dikalangan remaja. Mereka merasa sangat senang karena melalui layanan bimbingan kelompok mereka menjadi paham bentuk-bentuk kriminalitas yang berkembang saat ini, faktor-faktor pemicunya dan upaya-upaya pencegahan yang harus dilakukan, serta berkomitmen untuk menghindarkan diri dari prilaku kriminal.