cover
Contact Name
Frenta Helena Simaibang
Contact Email
frentaelenasimaibang@gmail.com
Phone
+628119114381
Journal Mail Official
ojslppmumht@gmail.com
Editorial Address
Kampus A Universitas Mohammad Husni Thamrin Jl. Raya Pondok Gede No. 23 - 25 Kramat Jati
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 23019255     EISSN : 26561190     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan is one of the online-based scientific periodic published by the Institute for Research and Community Service at Universitas Mohammad Husni Thamrin. This journal accepts articles or scientific papers that focus on health issues. This journal will be publishes biannually, in March and September.
Articles 518 Documents
Pijat Oksitosin dalam Meningkatkan Produksi ASI hidayah, Nur; Maulana, Eka; Febriana, Febriana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i2.1871

Abstract

Pijat oksitosin adalah pemijatan pada sepanjang tulang belakang  sampai  tulang costae kelima dan enam, merupakan salah satu solusi mengatasi ketidak lancaran produksi ASI dengan cara merangsang refleks let down. Tujuan penelitian ini membuktikan pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu menyusui. Metode yang digunakan adalah Quasi Eksperimen one group pre and post test design, dengan sampel  sebanyak 30 responden  yang diambil menggunakan teknik non probability sampling. Dalam penelitian ini responden diberikan intervensi berupa pijatan oksitosin kemudian diukur produksi ASI sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian didapatkan  rata-rata produksi ASI sebelum dilakukan pijat oksitosin adalah 8,57 cc dan rata-rata produksi ASI setelah dilakukan pijat oksitosin adalah 10,27 cc  dengan  nilai p value = 0,001 dibuktikan ada perbedaan rata-rata produksi ASI sebelum dan sesudah pijat oksitosin. Sehingga disarankan bidan dapat mempromosikan pijat oksitosin sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan produksi ASI.Kata kunci : Pijat oksitosin,  produksi ASI , refleks let down
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Memilih Pengobatan Tradisional Sangkal Putung Setianingsih, Dina; Rusmiati, Desi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i2.1872

Abstract

Saat ini pelayanan kesehatan medis telah tersedia dengan  lebih kompleks, canggih dan modern. Namun, tidak sedikit pasien cedera muskuloskeletal lebih memilih berobat di pengobatan tradisional Sangkal Putung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pasien cidera muskuloskeletal dalam memilih pengobatan tradisional sangkal putung. Desain penelitian non eksperiment dengan pendekatan studi cross sectional, dilakukan di pengobatan tradisional Haji N yang berlokasi di Jakarta Selatan dengan sampel sebanyak 90 pasien yang mengalami cedera  muskuloskeletal. Data diperoleh menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menjukan bawa lebih dari separo responden memilih pengobatan sangkal putung sebagai pilihan pertama dalam pengobatannya (52,2%), kemudian diketahui faktor usia, jenis kelamin, pengetahuan, dan tarif pengobatan berhubungan secara signifikan dengan perilaku pemilihan pengobatan sangkal putung dengan p-value masing-masing 0,021, 0,012, 0,002, dan 0,048. Pengawasan serta pembinaan perlu terus dilakukan oleh pemerintah terhadap praktek pengobatan sangkal putung sebab pengobatan tradisional merupakan warisan budaya yang dalam prakteknya mendapatkan kepercayaan dan demand yang cukup tinggi dari masyarakat, kemudian upaya edukasi kepada masyarakat pun perlu ditingkatkan untuk memberikan pemahaman untuk tidak menjadikan pengobatan tradisional sebagai pengobatan pertama namun dijadikan pengobatan alternatif.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Sulit Makan Pada Balita di RW 001 Kelurahan Jatinegara Jakarta Timur Nuhan, Helena Golang; Yulianti, Ervina
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i2.1881

Abstract

Sulit makan adalah anak menolak untuk makan atau tidak mau makan atau kesulitan dalam menerima makanan atau minuman dengan berbagai macam dan jumlah sesuai usia, secara fisiologis, atau dengan kata lain gangguan makan sehingga anak melakukan penolakan terhadap makan dan hanya mengkomsumsi makanan yang disukai saja.   Menurut Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta, terdapat 6.047 balita yang mengalami gizi buruk, dimana 1.823 berada di Jakarta Timur. Menurut penelitian Nadhirah et al., (2021), anak yang pilih-pilih makanan cenderung lebih tinggi memiliki status gizi buruk (43%) dibandingkan dengan anak yang tidak pilih- pilih makanan (12%). Faktor sosial ekonomi sangat berdampak pada aspek pemeliharaan kesehatan dan status gizi. Pola asuh yang kurang baik akan menimbulkan gangguan perilaku makan pada anak. yang memiliki masalah perilaku makan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku sulit makan pada balita di RW 001 Kelurahan Jatinegara Jakarta Timur.  Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis desain cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1-12 agustus 2023.  Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 107 responden. Analisis data menggunakan uji chi square hasil dari 107 responden, menunjukkan bahwa status ekonomi keluarga mayoritas adalah rendah sebanyak 71 responden (66%). Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 44 responden (41%). Sebagian besar responden menerapkan pola asuh demokratis sebanyak 57 responden (53%). Pola pemberian makan mayoritas tepat sebanyak 76 responden (71%). Serta   mayoritas balita tidak mengalami kesulitan makan sebanyak 71 responden (66%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara perilaku sulit makan dengan status ekonomi keluarga, pengetahuan, pola asuh, dan pola pemberian makan, dengan perolehan hasil nilai p –value < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan agar orang tua untuk selalu memberikan pengasuhan dan praktik pemberian makan yang baik agar anak dapat terhindar dari perilaku sulit makan dan stunting
Studi Kombinasi: Perilaku Pekerja Pengguna Transportasi Massal Dalam Penanganan Masker Bekas Pakai di Jakarta Prahastuti, Brian Sri; Astuty, Febrina; Djaali, Nur Asniati; Setianingsih, Ajeng
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i1.1900

Abstract

Latar belakang: Fenomena masker sudah berubah dari alat pelindung diri, kini menjadi gaya hidup. Pekerja pengguna transportasi massal di DKI Jakarta merupakan satu elemen masyarakat yang berperan terhadap terjadinya penanganan masker bekas yang tidak sesuai. Tujuan: Menganalisis perilaku pekerja pengguna transportasi massal dalam penanganan masker bekas pakai. Metode: Studi Mixed-Methods. Sampel adalah pengguna transportasi massal sebanyak 165 responden menggunakan metode Purposive Sampling. Instrument menggunakan Google Form. Hasil penelitian: Dari uji Chi Square, terdapat hubungan yang signifikan antara Sikap (p 0,000) dengan perilaku pekerja pengguna transportasi massal dalam penanganan masker bekas pakai. Hubungan tidak signifikan terlihat pada variabel pengetahuan dengan nilai (p 0,093). Uji regresi logistik berganda faktor risiko adalah Sikap setelah dikontrol pengetahuan, pendidikan dan ketersediaan tempat sampah (exp(B)=9,174). Hasil content analysis ditemukan dua hal yaitu perlunya regulasi yang mumpuni serta ketersediaan fasilitas yang sesuai.  Rekomendasi: Agar sikap menjadi perbuatan nyata diperlukan faktor pendukung fasilitas dan pihak lain. Pemerintah lebih intensif dan gencar dalam sosialisasi, edukasi melalui sosial media serta pengadaan fasilitas tempat sampah tertutup di area umum, penguatan peraturan pengelolaan masker bekas pakai dan sanksi serta penegakan hukum yang jelas dan efektif, promosikan program daur ulang dan pada pekerja mengimplementasikan budaya K3. Peran aktif pihak swasta melaksanakan budaya K3 ditempat kerja akan meminimalkan resiko terjadinya sakit pada pekerja.
Efektivitas Konseling Terhadap Pengetahuan Dan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Pada Wanita Usia Subur (WUS) di RT 06 Karang Satria Tahun 2023 Napitupulu, Riris; Aritonang, Tetty Rina; Simanjuntak, Farida
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i2.1907

Abstract

Indikator utama dalam kualitas pelayanan KB yaitu pemberian konseling yang berkualitas terhadap ibu sebagai calon akseptor KB yang menghasilkan informed choice, hal tersebut hanya dapat diperoleh melalui konseling yang baik, lengkap dan dapat menggunakan media komunikasi serta pemberian informasi standar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitaskonseling terhadap pengetahuan dan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) pada wanita usia subur. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu pre- experiment dengan pendekatan one group pre-test post-test design. Teknik pengambilan sampel dengan purposiv sampling dengan menggunakan rumus slovin dengan sample 52 responden. Penelitian dilakukan sejak bulan Januari 2023 dan menggunakan desain penelitian secara kuantitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan efektivitas konseling terhadap pengetahuan wanita usia subur sebelum dan sesudah konseling didapatkan nilai P Value sebesar 0,000 < 0,05 dan ada efektivitas pengetahuan terhadap pemilihan alat kontasepsi MKJP wanita usia subur sebelum dan sesudah konseling P Value sebesar 0,000 < 0,05.
Efektifitas Pemberian Jus Kacang Hijau Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Setu 1 Bekasi Tahun 2023 Harpiyah, Pipih; Aritonang, Tetty Rina; Intarti, Wiwit Desi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i2.1908

Abstract

Anemia dalam kehamilan dapat diartikan ibu hamil yang mengalami defisiensi zat besi dalam darah. Selain itu anemia dalam kehamilan dapat dikatakan juga sebagai suatu kondisi ibu dengan kadar hemoglobin (Hb) <11gr% pada trimester I dan III sedangkan pada trimester II kadar hemoglobin <10,5gr%. Tujuan penelitian ini adalah: Efektifitas Pemberian Jus Kacang Hijau Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Setu 1 Bekasi Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. menggunakan Pra Experimental Design atau eksperimen semu pada rancangan pendekatan one group pretest-posttest design, populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang ada di Puskesmas Setu 1 Bekasi pada bulan Januari sampai dengan Februari 2023 yang berjumlah berjumlah 120 orang. Sampel dalam penelitian ini 35 ibu hamil anemia dengan teknik sampel puposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan lembar observasi dianalisis menggunakan uji Paired T Test. Berdasarkan hasil penelitian distribusi frekuensi usia responden sebagian besar dalam rentang 17-30 tahun sebesar 62,9% (22 responden), paritas sebagian besar multigravida sebesar 54,3% (19 responden), nilai kadar hemoglobin sebelum sebagian besar anemia ringan sebesar 100 (35 responden), nilai kadar hemoglobin sesudah sebagian besar tidak anemia sebesar 85,7% (35 responden). Dari hasil uji statistik Paired T Test hasil dari perhitungan ρ value adalah 0,000 < α (0,05), hal ini menunjukkan hipotesis (Ha) diterima. Sebagian besar usia responden 17-30 tahun, paritas sebagian besar multigravida, nilai kadar hemoglobin sebelum sebagian besar anemia ringan, nilai kadar hemoglobin sesudah sebagian besar tidak anemia. Ada efektifitas pemberian jus kacang hijau terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil Trimester III. Saran bagi ibu hamil pada ibu hamil trimester III khususnya ibu hamil dengan anemia konsumsi Fe sebaiknya menggunakan tambahan pengobatan dengan bahan herbal salah satunya dengan mengkonsumsi jus kacang hijau secara rutin.
Gambaran Respon Emosional Mahasiswa DIII Keperawatan Dalam Menghadapi Praktek Klinik Di Rumah Sakit Dimasa New Normal Febrianti, Dwinara
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i2.1917

Abstract

Latar Belakang : New normal adalah perubahan perilaku agar tetap menjalankan aktivitas normal, tapi disertai dengan beberapa protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19. Pandemik covid ini sangat besar pengaruhnya untuk segala bidang terutama di bidang kesehatan, termasuk berdampak juga pada mahasiswa keperawatan. Metode pembelajaran yang digunakan secara normal adalah kuliah tahap muka, penugasan, seminar, laboratorium, dan klinik. Pembelajaran praktik klinik atau Lapangan adalah kegiatan pembelajaran yang diselenggarakan di wahana praktik. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan terhadap beberapa mahasiswa tingkat I, terdapat beberapa mahasiswa  yang mengatakan merasa khawatir dalam menghadapi praktek klinik, walaupun sudah  memasuki masa new normal, karena mereka sebagai mahasiswa tingkat 1 yang baru akan pertama kali praktek dan masih  belum  punya pengalaman sebelumnya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran  respon mental emosional mahasiswa Tingkat I  DIII Keperawatan Dalam Menghadapi Praktek Di Rumah Sakit di masa new normal.  Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, dilakukan pada bulan Mei s.d Juli 2022, dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang. Kuisioner yang digunakan adalah Self Reporting Questionnaire (SRQ) 20. Analisis penelitian  ini menggunakan uji central tendensi dan distribusi frekuensi. Hasil: hasil analisis menunjukan responden yang terlibat dalam penelitian ini lebih banyak berusia 21,48 tahun, berjenis kelamin perempuan, dan gambaran respon emosional responden dalam penelitian ini mayoritas terindikasi ada masalah kesehatan jiwa sebanyak 18  mahasiswa  (54,5 %). Kesimpulan: gambaran respon emosional responden pada mahasiswa tingkat 1 DIII keperawatan yang akan menghadapi praktik klinik di RS pada masa new normal mayoritas terindikasi ada masalah kesehatan jiwa. Kata Kunci : mahasiswa, new normal, respon emosional
Pengaruh Konseling Bidan Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Minat Menjadi Akseptor KB IUD di Praktik Mandiri Bidan Jakarta Timur Utami, Febi Puji; Chadaryanti, Diyah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i2.1922

Abstract

Peminatan akseptor KB terhadap penggunaan KB IUDmasih terhitung rendah di bandingkan dengan alat kontrasepsi jenis pil dan suntik.  Bidan menjadi salah satu konselor KB yang terdepanuntuk menjelaskan, serta membantu dalam pemilihan alat kontrasepsi yang tepatuntukakseptorKB. Tujuan : Untuk menganalisis pengaruh Konseling Bidan Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Minat Menjadi Akseptor KB IUD di Praktik Mandiri Bidan Jakarta Timur. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian pre-experimental one group pretest-posttest design. Bertempat di PMB Bidan B pada bulan Agustus-Oktober 2021. Sampel dihitung menggunakan teknik Accidental Sampling sebanyak 84 orang. Analisis yang digunakan analisa univariat dan analisa bivariat menggunakan T-Test Indpendent. Jumlah responden berdasarkan pengetahuan sebelum diberikan konseling sebesar 88.1% memiliki pengetahuan kurang, sebesar 11.9% memiliki pengetahuan cukup. Responden berdasarkan pengatahuan setelah diberikan konseling sebesar 64.3% berpengetahuan baik, sebesar 35.7% berpengetahuan cukup. Jumlah responden berdasarkan minat sebelum diberikan konseling sebesar 61.9% tidak berminat dan 38.1% responden berminat. Responden berdasarkan minat setelah diberikan konseling sebesar 95.2% minat menjadi akseptor KB IUD, dan 4.8% tidak berminat. Rata-rata pengetahuan responden berdasarkan hasil pre dan post test dengan P Value 0.000 maka disimpulkan adanya perbedaan yang signifikan antara pengetahuan responden pada pre test dan post test. Berdasar atas hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konseling bidan memiliki pengaruh secara signifikan  terhadap pengetahuan dan minat menjadi akseptor KB IUD. Pada penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian dengan mengukur efektifitas pemakaian KB IUD.  Kata Kunci : Konseling,Pengetahuan,minat,IUD,danakseptor.
Perbedaan Perawatan Tali Pusat Menggunakan Kolostrum Dan Kasa Kering Terhadap Lama Pelepasan Tali Pusat Di Wilayah Kerja UPT. Puskesmas Bestari Kota Medan Sari, Ayu Nova
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i1.1923

Abstract

Kejadian infeksi bayi baru lahir di Indonesia berkisar antara 24% hingga 34%. Infeksi tali pusat merupakan penyebab kematian yang kedua setelah asfiksia. Perawatan tali pusat merupakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya infeksi bayi baru lahir. Perawatan tali pusat yang tidak baik mengakibatkan tali pusat menjadi lama lepas. Risiko bila tali pusat lama lepas adalah terjadinya infeksi tali pusat dan tetanus neonatorum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perawatan tali pusat menggunakan kolostrum dan kassa kering terhadap lama pelepasan tali pusat di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Bestari Kota Medan. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimental. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 bayi yang dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu 20 bayi menjadi kelompok bayi yang diberikan perawatan tali pusat dengan metode kolostrum dan 20 bayi yang diberikan metode perawatan tali pusat dengan metode kassa steril. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji mann-whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi yang diberikan perawatan tali pusat dengan metode kolostrum rata-rata lama hari pelepasan tali pusat selama 5,2 hari dan metode kasa kering rata-rata lama hari pelepasan tali pusat selama 6,4 hari. Ada perbedaan perawatan tali pusat menggunakan kolostrum dan kasa kering terhadap lama pelepasan tali pusat dengan nilai p-value 0,001 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah ada perbedaan perawatan tali pusat menggunakan kolostrum dan kassa kering terhadap lama pelepasan tali pusat di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Bestari Kota Medan. Diharapkan bagi ibu post partum untuk meningkatkan pengetahuannya dengan mendapatkan informasi mengenai cara perawatan tali pusat dengan mengoleskan ASI kolostrum dan selanjutnya dapat diaplikasi untuk memperoleh pelepasan tali pusat yang lebih cepat serta untuk mencegah infeksi yang dapat terjadi selama perawatan tali pusat.
Korelasi Antara Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat di Desa Sukabakti Kabupaten Bekasi Terhadap Pengobatan Mandiri Penyakit Maag Nurhayati, Nunung; Julianti, Eri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i2.1925

Abstract

Gastritis is a digestive tract problem that is most often found in everyday life and a health disorder that is often found in clinics because the diagnosis is only based on clinical symptoms. The purpose of the researcher is to conduct direct research on the people of Sukabakti Village, Tambelang District, Bekasi Regency, who are taken as research subjects. These knowledge questions were grouped into 15 questionnaires which were categorized into 3 levels, for the high category with a value of 100-76%, moderate/enough 75-56%, less/low <56%. The behavioral questionnaire category consisted of 15 questionnaires grouped into positive with a score of more than 15 and negative with a score of less than 15. The number of samples in this study was 100 using purposive sampling, while there were 5,300 people in Sukabakti Village. This research uses field research which is carried out systematically by collecting existing data in the field. This researcher was analyzed using Chi-Square with SPSS version 25. The results of the data on the most respondents aged 25-34 were (26%), the highest education was elementary school (49%). The average respondent's knowledge with a score of 83%, positive respondent behavior 81%. The Chi-square test shows a significant value of 0.000 <0.05, meaning that there is a relationship between the level of self-medication knowledge of ulcers in the community in Sukabakti Village, Tambelang District, Bekasi Regency.