cover
Contact Name
Frenta Helena Simaibang
Contact Email
frentaelenasimaibang@gmail.com
Phone
+628119114381
Journal Mail Official
ojslppmumht@gmail.com
Editorial Address
Kampus A Universitas Mohammad Husni Thamrin Jl. Raya Pondok Gede No. 23 - 25 Kramat Jati
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 23019255     EISSN : 26561190     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan is one of the online-based scientific periodic published by the Institute for Research and Community Service at Universitas Mohammad Husni Thamrin. This journal accepts articles or scientific papers that focus on health issues. This journal will be publishes biannually, in March and September.
Articles 512 Documents
Pengaruh Pemberian Madu Terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Trimester III di BPM Ny “T” Kecamatan Purwadadi Kabupaten Subang Ririn Rianti; Risza Choirunissa; Rukmaini Rukmaini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v13i2.236

Abstract

 Dalam kehamilan, anemia bisa berpengaruh buruk terutama saat kehamilan, persalinan dan nifas. Ibu hamil yang menderita anemia memiliki kemungkinan akan mengalami perdarahan post partum. Berdasarkan hasil data di BPM “T” tahun 2020 terdapat Ibu  hamil trimester III yang mengalami anemia yaitu sebanyak 30 orang (27,6%). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh pemberian madu terhadap kadar hemoglobin ibu hamil trimester III di BPM “T” kecamatan purwadadi kabupaten subang. Metodologi penelitian ini menggunakkan quasi eksperiment group pretest-posttest desaign dengan membagi satu kelompok. Populasi sebanyak 92 orang ibu hamil dan Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang ibu hamil yang mengalami anemia. Teknik pemilihian sampel dengan menggunakkan total sampling. Instrumen penelitian terdiri dari dokumentasi dan lembar inform concent. Data dianalisis menngunakkan Dependen t test untuk mengetahui ada pengaruh atau tidak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ada pengaruh pemberian madu terhadap kadar hemoglobin dengan hasil signifikasi pada pretest mendapatkan hasil p-value (Sig) 0,009 dan posttest didapatkan hasil p-value (Sig) 0,550 (p 0.05). Simpulan dan saran yang dapat diberikan yaitu bahwa pemberian madu efektif dalam meningkatkan kadar Hb ibu hamil, maka diharapkan setelah penelitian ini berakhir pihak BPM akan mensosialisasikan terhadap para ibu hamil khususnya yang menderita anemia untuk rutin mengkonsumsi madu untuk meningkatkan kadar ibu hamil.Kata Kunci : Pemberian Madu dan Kadar HB Ibu Hamil Trimester III.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perilaku Pencegahan Transmisi Covid-19 di Kelurahan Halim Perdana Kusuma Diyah Chadaryanti; Ilah Muhafilah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v13i2.534

Abstract

Dunia sedang menghadapi wabah Pandemi yang di sebabkan virus  jenis baru ditetapkan oleh WHO yakni  Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus – 2 (SARS-CoV – 2)  sebutan penyakit Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). CDC ( Center for Disease Control and Prevention) menyatakan, pasien yang terindikasi COVID-19 menunjukkan gejala ISPA, Ringan sampai berat.Sudah banyak warga dunia dilaporkan dan terkonfirmasi positif Coronavirus COVID19 termasuk di Indonesia. Pemerintah sudah konsen terhadap pencegahan penyebaran COVID-19 meluas, seperti menggunakan masker jika terpaksa keluar rumah, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan transmisi Covid-19, warga RT 02/05 Kelurahan Halim Perdanakusuma. Populasi penelitian adalah warga RT 02/05 Kelurahan Halim Perdanakusuma. Sementara sampel dalam penelitian ini berjumlah 51 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel sikap berhubungan dengan perilaku pencegahan Transmisi Covid-19, dengan nilai Pv. 0,039  dan OR sebesar .4,190. Sementara variabel  pengetahuan diperoleh hasil tidak berhubungan dengan perilaku pencegahan Transmisi Covid-19 dengan nilai P sebesar 0,40. Perlu adanya kesadaran setiap orang untuk berperilaku mencegah transmisi covid-19. Edukasi terkait bahaya penularan covid-19 harus tetap dilakukan secara masif, Secara tidak lansung memunculkan sikap positif  setiap orang untuk berperilaku mencegah penularan covid-19.Kata Kunci : Perilaku Pencegahan, Tranmisi COVID -19  ,Pengetahun dan Sikap 
Hubungan Dukungan Sosial Terhadap Kehilangan dan Berduka Pada Korban Longsor dan Banjir Zakiyah Mujahidah; Suwarningsih Suwarningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v13i1.417

Abstract

Bencana alam adalah salah satu fenomena yang kerap kali terjadi di bumi yang disebabkan oleh banyak faktor, faktor alam ataupun faktor manusia. Bencana longsor merupakan salah satu jenis bencana alam yang dapat merenggut jiwa, mempengaruhi aspek psikososial, dan berpotensi menghancurkan perekonomian masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial terhadap kehilangan dan berduka pada korban banjir dan longsor di Kota Bogor Jawa Barat dengan menggunakan desain metode kuantitatif non eksperimen dengan pendekatan Cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 150 orang dengan menggunakan teknik non probability sampling. Data dikumpulkan dengan metode wawancara menggunakan kuesioner pada bulan September sampai dengan November 2020 di RT 02 dan 03 RW 07 Desa Harkatjaya Kecamatan Sukajaya, Bogor. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square dan mendapatkan nilai p value 0,045 artinya ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan kehilangan dan berduka pada responde di RT 02 dan 03 RW 07 Desa Harkat Jaya Kecamatan Sukajaya, Bogor. Kata Kunci: Longsor, Banjir, Dukungan Sosial, Kehilangan dan Berduka.
Pengaruh Aplikasi Manajemen Demam Terhadap Kemandirian Orang Tua Dalam Penanganan Demam pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru Dewi Susanti; Titin Sutini; Rohadi haryanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v13i1.411

Abstract

Demam merupakan suatu kondisi yang umum terjadi pada anak terutama balita dan sering terjadi karena sistem kekebalan tubuh yang belum sempurna,  peningkatan suhu tubuh akibat infeksi atau peradangan.. Desain penelitian menggunakan Quasi Exsperimental dengan pendekatan pree and post-test nonequievalent control group. Jumlah sampel sebanyak 36 responden dibagi dalam dua kelompok yaitu 18 responden kelompok intervensi dan 18 responden kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh aplikasi manajemen demam  dengan p value 0,05 terhadap kemandirian orangtua dalam penananganan demam pada balita, tidak ada perbedaan rata-rata kemandirian orangtua pada kelompok kontrol dengan p value = 0,601, terdapat perbedaan kemandirian orangtua pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p value = 0,000), tidak ada pengaruh faktor confounding terhadap kemandirian orangtua dalam penanganan demam dengan p value 0,005. Berdasakan hasil penelitian disarankan agar  tenaga kesehatan dapat memberikan infromasi dengan edukasi dari berbagai media yang dapat dikembangkan secara kreatif dan inovatif sesuai dengan perkembangan teknologi dan menggunakan aplikasi managemen demam  sehingga orang tua dapat melakukan tindakan awal dalam penanganan anak demam secara mandiri.Kata Kunci: Aplikasi Manajemen Demam , Kemandirian Orangtua, Balita, Demam.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Postur Kerja Karyawan di Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk Nur Asniati Djaali; Dhea Sylvia Fajriah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v12i2.390

Abstract

Work posture is the position of the body when doing work activities. Incorrect work posture is often caused by the location of equipment or facilities, workplace layout, inappropriate work environment conditions, or a combination of several of these factors. Any body position can cause discomfort and fatigue if maintained for a long time, including workers in the office. Therefore this study will be carried out Observation ns of workers at the Head Office of PT. Jasa Marga who works for 8 hours per day using a computer. To minimize the level of injury risk by knowing and identifying work postures on workers using computers. To assess the ergonomic risk of office workers that can cause Musculoskeletal Disorder is by observing ROSA. This research is a quantitative study with a cross-sectional study design. The statistical test used is Chi-square. And using simple random Sampling as many as 88 people. Univariate test results of this study showed that as many as 50 people have a high-risk work posture. based on the results of the bivariate test, it was found that the variables associated with work posture using the ROSA method were anthropometri factors and sports activity factors with p value 0.006 and 0.042. To prevent or reduce high-risk work posture should do modify or replace workstation in the office, and perform workplace stretching exercise when the muscles begin to tense.
Hubungan Tingkat Depresi dan Faktor Resiko Ide Bunuh Diri pada Remaja SMPN Dwinara Febrianti; Neli Husniawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v13i1.422

Abstract

Bunuh Diri merupakan tindakan agresif yang merusak diri sendiri dan dapat mengakhiri kehidupan. Beberapa kejadian bunuh diri sudah terjadi di Indonesia, bahkan tindakan seorang pelajar SMP di Jakarta yang meninggal dunia setelah melompat dari lantai empat gedung sekolahnya pada pertengahan Januari lalu, yang diduga karena mengalami depresi. Tujuan Penelitian ini mengetahui hubungan tingkat depresi dengan faktor resiko ide bunuh diri pada remaja di SMPN 20 Jakarta Timur. Penelitian ini dilakukan menggunakan desain cross sectional, terhadap 188 siswa. Hasil penelitian menunjukan mayoritas responden berada pada usia 14 tahun dan berjenis kelamin perempuan, penelitian menunjukan tingkat depresi responden mayoritas berada pada tingkat depresi minimal atau tidak ada depresi 48,9 %, ada resiko ide bunuh diri sebanyak 21,3 %,  ada ide bunuh diri sebanyak 19 siswa (10,1%). Hasil Uji Statistik diperoleh nilai p = 0,000 maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat depresi dengan faktor resiko ide bunuh diri pada remaja di SMPN 20 Jakarta Timur dan menunjukan hubungan yang  kuat (r=0,696)  dan berpola positif artinya semakin parah tingkat depresi maka semakin besar peluang munculnya resiko ide bunuh diri. Rekomendasi selanjutnya bekerjasama dengan pihak sekolah untuk menindaklanjuti hasil penelitian dengan melakukan pencegahan lebih lanjut untuk ide bunuh diri yang ditemukan, menambah variabel faktor –faktor penyebab terjadinya ide bunuh diri dan menghubungkan karakteristik dengan faktor pendukung terjadinya ide bunuh diri pada penelitian selanjutnya.Kata Kunci: Bunuh Diri, Depresi, Remaja, Resiko Ide Bunuh Diri.
Pengaruh Abdominal Stretching Exercise Terhadap Penurunan Nyeri Haid (Dismenorea) Primer Pada Mahasiswi DIII Analis Kesehatan Nuralam Nuralam; Ni Deni Dharmayanti; Siti Jumhati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v12i2.432

Abstract

Dismenore merupakan keluhan yang sering dialami oleh wanita saat mengalami menstruasi yang ditandai dengan adanya nyeri kram perut pada bagian bawah. Prevalensi dismenorea di dunia sebesar 1.769.425 jiwa (90%) wanita yang mengalami dismenorea berat sebanyak 10-15% dan prevalensi di Indonesia adalah 64,25% terdiri atas 54,89% dismenorea primer dan 9,36% dismenorea sekunder. Salah satu cara meredakan dismenorea adalah dengan latihan abdominal stretching exercise yang dapat meningkatkan kadar hormone endorphin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh abdominal sretching exercise terhadap penurunan nyeri haid (Dismenorea) primer pada mahasiswi DIII Analis Kesehatan.  Metode penelitian yang digunakan adalah pre eksperimen dengan rancangan penelitian the one group pretest-posttest desaign. Penelitian dilaksanakan pada bul an oktober-november 2020. Pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh latihan abdominal stretching Exercise terhadap penurunan nyeri haid (nilai p=0,0000,05) dengan hasil 10 responden (30,3%) mengalami nyeri sedang dan yang mengalami nyeri ringan sebanyak 23 responden (69,7%). Latihan abdominal sretching disarankan untuk digunakan sebagai bagian dari intervensi dalam mengatasi dismenorea. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh latihan abdominal stretching exercise terhadap penurunan nyeri haid (dismenorea) pada mahasiswa DIII Analis Kesehatan Universitas MH. Thamrin.Keyword:  Latihan Abdominal Stretching Exercise, Dismenorea
Penerapan Asi Eksklusif Pada Ibu Yang Melahirkan Bayi Prematur di Jakarta Timur Okta Zenita Siti Fatimah; Dewi Suri Damayanti; Nani Hendriani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v12i2.122

Abstract

Selama praktik menyusui kadang ibu menemui hambatan yang membuat dilema memberikan ASI, diantaranya ibu yang melahirkan bayi prematur dimana menyusui merupakan hal yang tidak mudah dilakukan dikarenakan bayi yang lahir prematur belum mampu menghisap ASI dari payudara ibu, tapi ia tetap membutuhkan ASI untuk tumbuh kembangnya sehingga bisa membuat proses awal menyusui menjadi terabaikan dan tentu akan semain sulit dilakukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan ASI eksklusif pada ibu yang melahirkan bayi prematur. Target khusus dalam penelitian ini adalah ibu berhasil menerapkan ASI eksklusif dan ditemukan faktor yang mempengaruhi penerapan pemberian ASI Eksklusif serta pemberian solusi terhadap faktor yang menghambat penerapan ASI eksklusif sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan cakupan pemberian ASI Eksklusif di Jakarta Timur.Penelitian ini bersifat kualitatif. Perlakuan peneliti berupa  pendampingan pada ibu yang memiliki bayi usia maksimal 4 bulan dan hanya memberikan ASI. Pendampingan dilakukan sampai usia bayi 6 bulan dengan melakukan kunjungan kurang lebih 2 - 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan peneliti melihat adanya komitmen yang sangat baik dari informan untuk dapat menerapkan ASI eksklusif sehingga sampai kunjungan terakhir terhadap informan Utama bayi masih diberikan ASI secara eksklusif walaupun ada pengaruh dari luar untuk pemberian susu formula dan MP ASI.Kata kunci: ASI Eksklusif, Bayi Prematur.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Mahasiswa Program Studi DIII Keperawatan Terhadap Kepatuhan Penggunaan Alat Perlindungan Diri Pada Saat Pandemi Covid-19 Helena Golang Nuhan; Hidayat Turochman
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v13i1.465

Abstract

Penggunaan  APD dapat  dilaksanakan  secara  efektif, dilandasi oleh  pengetahuan  dan  sikap  yang  memadai. Sejak  World  Health Organization, menetapkan  Corona  Virus  19,  sebagai  pandemi  global  internasional   yang  mengharuskan  setiap  negara  mempersiapkan  diri   untuk  menangani  pasien  penyakit  tersebut, maka  pemerintah  Indonesia, menerapkan program pembatasan  social  berskala  besar (PSBB)  dan penggunaan alat perlindungan  diri  untuk  mencegah dan  mengendalikan infeksi covid 19. Tujuan dari penelitian ini  untuk  menganalisa  hubungan  pengetahuan  dan  sikap  mahasiswa  Prodi  D III  keperawatan   terhadap  kepatuhan  penggunaan  APD   pada  saat  pandemi Covid 19. Metode yang  digunakan  adalah    deskriptif   korelasional,   desain  crosssectional dengan menggunakan Stratified  random sampling dari  mahasiswa  prodi  D III  Keperawatan.  Hasil yang diperoleh  menunjukkan  bahwa dari 79  responden,  usia rentang yaitu 17 sampai 22 tahun dan sebagian besar berjenis kelamin perempuan. 89.9% responden mempunyai pengetahuan baik, 94,9%  mempunyai  sikap  positip  dan  96,2%  patuh dalam  menggunakan APD. Ada  hubungan  yang  bermakna  antara pengetahuan  terhadap kepatuhan menggunakan APD yang ditunjukan  dengan  nilai p value  0,016   α  0,05. Ada hubungan yang bermakna  antara  sikap terhadap  kepatuhan  menggunakan  APD  dengan  nilai  p value 0,006  α  0,05.  Disimpulkan bahwa ada hubungan  yang  bermakna  antara pengetahuan dan sikap mahasiswa  prodi  D III Keperawatan  terhadap  kepatuhan  dalam  menggunakan APD pada  saat  pandemi  Covid  19. Perlu penerapan penggunaan  APD saat  pandemi untuk  pencegahan  dan pengendalian infeksi covid 19Kata  Kunci : Pengetahuan, Sikap, Kepatuhan, Penggunaan  APD.
Faktor Risiko Gejala Muskuloskeletal Disorder (MSDs) pada Pekerja Buruh Pasar Brian Sri Prahastuti; Nur Asniati Djaali; Syarif Usman
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v13i1.516

Abstract

Salah satu penyebab dari munculnya keluhan Musculoskeletal Disorders yaitu dari faktor ergonomi. Untuk mengukur faktor ergonomi responden digunakan alat ukur kuesioner dan Rapid Entire Body Assesment (REBA), dimana alat ukur ini mengukur postur tubuh responden secara keseluruhan. Sedangkan untuk melihat gejala Muskoloskeletal Disorder menggunakan instrumen Nordic Body Map (NBM) untuk mengetahui bagian tubuh yang dikeluhkan/nyeri, jenis keluhan, dan tingkat keluhan yang dirasakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor risiko terjadinya gejala muskoloskeletal disorder bagi pekerja buruh pasar di pasar minggu. Rancangan penelitian adalah survey observasional analitik menggunakan pendekatan kroseksional, dengan jumlah sampel sebanyak 150 orang. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 74,7% pekerja buruh mengalami MSDs dan 25,3% yang tidak mengalami MSDs. Sebaran responden menunjukkan sebesar 51,3% pekerja memiliki risiko ergonomi yang tinggi. Responden didominasi oleh pekerja yang berusia 38 tahun (54,7%), tingkat pendidikan ≥ SMA (74,7%), 51,3% memiliki normal, 59,3% memiliki kebiasaan olahraga yang baik, dan 76,7% merokok. Hasil analisis menemukan terdapat hubungan antara faktor ergonomi dengan gejala MSDs. Seorang pekerja dengan risiko ergonomi tinggi akan berpeluang 3 kali lebih tinggi untuk mengalami gejala MSDs dibandingkan dengan pekerja yang memiliki risiko ergonomi sedang. Terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan gejala MSDs. Pekerja yang berusia ≥ 38 tahun memiliki peluang untuk mengalami gejala MSDs sebesar 2,5 kali dibandingkan dengan pekerja berusia 38 tahun. Pekerja perlu untuk diberikan edukasi terkait tata cara mengangkat beban dalam bekerja agar posisi yang dilakukan tidak terlalu berisiko terhadap terjadinya MSDs. Selain itu pihak manajemen pasar perlu memperhatikan kesehatan pekerja terutama pada pekerja yang berusia diatas 38 tahun karena mereka berada pada kelompok yang berisiko untuk mengalami gejala MSDs.

Page 8 of 52 | Total Record : 512