cover
Contact Name
Anna Yulia Hartati
Contact Email
annayuliahartati@gmail.com
Phone
+628122884193
Journal Mail Official
sosiodialektika@unwahas.ac.id
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X no. 22 Sampangan Semarang 50236
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sosio Dialektika
ISSN : 25408941     EISSN : 26232944     DOI : http://dx.doi.org/10.31942/sd
Core Subject : Humanities, Social,
Sosio Dialektika as an open hall for debate and discussion on socio-political science, economics, law, Islamic education and education. Sosio Dialektika accommodates social and humanities disciplines and becomes a growing space for interdisciplinary and holistic approach to the narrow space of strategic approaches so far.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2024)" : 10 Documents clear
Pengaruh Kampanye Pemasaran Sosial Stand Up terhadap Niat Perubahan Perilaku dengan Variabel Moderasi Literasi Digital Kesaulya, Charlotte M A U; Permatasari, Bertha Yunita
SOSIO DIALEKTIKA Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v9i2.12400

Abstract

Pelecehan seksual di ruang publik merupakan salah satu isu terpenting yang dihadapi perempuan di seluruh dunia, dan di Indonesia. Guna menanggapi isu pelecehan seksual di ruang publik, L’Oreal melakukan kerjasama dengan beberapa instansi, yaitu, PT JakLingko Indonesia, PT KAI (Persero), PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), PT LRT Jakarta, PT MRT Jakarta, dan PT Transjakarta untuk memberikan pembekalan efektif kepada masyarakat sebagai usaha untuk melawan pelecehan seksual di ruang publik melalui kampanye pemasaran sosial Stand Up. Kampanye ini membekali masyarakat dengan strategi intervensi 5D guna melawan pelecehan seksual. Niat masyarakat untuk melakukan perubahan perilaku merupakan faktor yang penting dalam keberhasilan kampanye pemasaran sosial Stand Up. Penelitian ini menekankan kampanye pemasaran sosial sebagai faktor yang mempengaruhi niat perubahan perilaku masyarakat dan menggunakan literasi digital sebagai variabel moderasi. Literasi digital digunakan sebagai variabel moderasi untuk memahami sejauh mana kemampuan dan pemahaman teknologi masyarakat mempengaruhi efektivitas kampanye pemasaran sosial Stand Up dalam merubah perilaku masyarakat. Data dikumpulkan melalui survei online dengan 100 responden yang merupakan pengguna transportasi umum di Jakarta. Analisis dilakukan menggunakan metode Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye pemasaran sosial Stand Up secara signifikan mempengaruhi niat perubahan perilaku masyarakat (R² = 76,1%). Selain itu, literasi digital terbukti menjadi variabel moderasi yang memperkuat hubungan tersebut, meningkatkan kontribusi hingga 79,1%. Temuan ini mengindikasikan bahwa literasi digital masyarakat memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas kampanye pemasaran sosial.
Ancaman Keamanan Indo-Pasifik Terhadap Keputusan Australia Membangun Kapal Selam Tenaga Nuklir Tahun 2021 Martin, Ali; Safitri, Diva Ayu
SOSIO DIALEKTIKA Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v9i2.12402

Abstract

Ditengah memanasnya tensi dalam pusaran konflik sengketa Laut China Selatan, AUKUS muncul sebagai aliansi baru di bawah kesepakatan trilateral yang disebut sebagai pakta keamanan. Kehadiran AUKUS dinilai sebagai manuver baru sekutu untuk melawan dominasi China yang semakin agresif di kawasan Indo-Pasifik. Fokus utama aliansi AUKUS yaitu pembangunan kapal selam nuklir untuk Angkatan Laut Australia. Pengumuman kerjasama trilateral ini menjadi latar belakang dari reaksi beragam negara-negara dalam kawasan. Oleh karena itu, penelitian ini memaparkan ancaman keamanan kawasan Indo-Pasifik terhadap keputusan Australia membangun kapal selam tenaga nuklir. Penelitian ini dianalisis mengunakan teori Kompleksitas Keamanan Regional (regional security) dan menggunakan metode kualitatif dalam pengumpulan data dari berbagai sumber dan literatur yang berkaitan. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa kawasan Indo-Pasifik terancam karena adanya aliansi AUKUS dan kerjasama keamanan kapal selam nuklirnya yang dapat memunculkan adu kekuatan negara besar dan perlombaan senjata nuklir yang mana hal ini dapat mengancam kestabilan dan keamanan di kawasan Indo-Pasifik.ABSTRACTIn the midst of heated tensions in the vortex of conflict over the South China Sea dispute, AUKUS emerged as a new alliance under a trilateral agreement known as a security pact. The presence of AUKUS is seen as a new maneuver by allies to counter China's increasingly aggressive dominance in the Indo-Pacific region. The main focus of the AUKUS alliance is the construction of nuclear submarines for the Australian Navy. The announcement of this trilateral cooperation became the background for the reactions of various countries in the region. Therefore, this research explains the security threats in the Indo-Pacific region regarding Australia's decision to build nuclear-powered submarines. This research was analyzed using the Regional Security Complexity theory and used qualitative methods in collecting data from various sources and related literature. The results of the research show that the Indo-Pacific region is threatened because of the AUKUS alliance and its nuclear submarine security cooperation which could give rise to a power struggle between big countries and a nuclear arms race which could threaten stability and security in the Indo-Pacific region.
Implementasi Program Ketahanan Pangan di Desa Permisan Kecamatan Jabon Fernanda, Amelia Juli; Agustina, Isna Fitria
SOSIO DIALEKTIKA Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v9i2.12097

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan program ketahanan pangan dan untuk mengetahui permasalahan-permasalahan pada program ketahanan pangan di Desa Permisan Kecamatan Jabon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian berdasarkan teori Implementasi yang dikemukakan oleh Edwards III menunjukkan bahwa : 1) Komunikasi, penyampaian informasi kepada para petani melalui kegiatan bimbingan teknis (BIMTEK) atau sosialisasi. 2) Sumber Daya, masih terdapat masalah dalam sumber daya manusianya dimana mayoritas petani sudah berusia lanjut sehingga pengetahuan dan pemahaman mereka terbatas. Pada ketersediaan sumber daya finansial dan sumber daya sarana dan prasarana tidak ada kendala signifikan. 3) Disposisi, belum bisa dikatakan berjalan dengan baik, hal ini bisa dilihat dari manfaat langsung dari program ketahanan pangan bagi masyarakat belum terlihat secara signifikan. Meskipun demikian, para petani bertanggung jawab atas tugas dan tupoksinya masing-masing. 4) Struktur Birokrasi, terdapat SOP yang jelas namun koordinasi antar stakeholder yang terlibat belum berjalan dengan baik.
Gamelan Dadali Sebagai Alat Diplomasi Budaya: Mempererat Hubungan Antara Indonesia Dan Rusia Prisillia, Andissa Dominic; Fathun, Laode Muhamad
SOSIO DIALEKTIKA Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v9i2.11294

Abstract

Gamelan Dadali adalah satu-satunya kelompok gamelan di Rusia yang dibina langsung oleh KBRI di Moskow. Grup ini memiliki peran penting karena telah banyak mempromosikan budaya Indonesia di Rusia dan Belarus. Anggotanya terdiri dari warga Rusia yang terampil dalam memainkan gamelan dan menjadi sinden. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analisis dengan sumber data sekunder yang diperoleh melalui buku, artikel, berita, dan situs web. Sedangkan objek penelitian yang digunakan adalah grup Gamelan Dadali yang telah memperkenalkan budaya Indonesia melalui wayang kulit, memadukan gamelan dengan yoga, hingga penggunaan gamelan untuk mengiringi acara pagelaran busana. Respons positif dari masyarakat Rusia menunjukkan pentingnya budaya dalam memperkuat hubungan antarbangsa. Sehingga dengan adanya pertukaran budaya, kedua negara dapat memperoleh manfaat serta meningkatkan hubungan diplomatik yang telah terjalin. Tujuannya adalah untuk menciptakan kesan yang positif di Rusia dan meningkatkan eksistensi Indonesia di tingkat internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai pihak terlibat dalam melaksanakan diplomasi budaya Indonesia di Rusia. Diantaranya yaitu pemerintah, individu, ataupun masyarakat. Pemanfaatan media seperti laman web resmi, Youtube dan Instagram telah memperluas jangkauan penonton
DOMINASI BUDAYA PATRIARKI DAN DAMPAK NEGATIF FENOMENA FATHERLESS PADA MASYARAKAT GAYO Mentari, Mentari
SOSIO DIALEKTIKA Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v9i2.11938

Abstract

The issue of child-rearing in the current era of globalization is highly complex and influenced by various social, cultural, economic, and technological factors. Globalization has also affected family structures, with more families living apart, rising divorce rates, and an increase in single-parent households, contributing to the growing phenomenon of fatherlessness. Indonesia ranks third in the world for the category of fatherlessness. In this situation, not all children can experience the presence of a father. Fatherlessness refers to the absence of a father's role and figure in a child's life, both physically and psychologically. The phenomenon of fatherlessness often arises from parenting paradigms influenced by patriarchal culture. This paper aims to answer the research question of how the dominance of patriarchal culture and the negative impact of the fatherlessness phenomenon affect the Gayo community. This research is qualitative descriptive research, utilizing data collection techniques such as interviews and literature review. The results of this research show that the dominance of patriarchal culture in the Gayo community, influenced by globalization, has a negative impact on children experiencing fatherlessness. This is caused by migration, social conflict, and changes in the kinship system and traditional structures, which strongly place the full responsibility for child-rearing on the mother. The negative impacts on fatherlessness children include mental health issues, low motivation in education, problematic social behaviour, identity crises, and negative effects on the family’s economic situation. There is a need for awareness regarding the presence of fathers in child-rearing and a balanced division of roles between mothers and fathers to achieve gender equality.
Sub- State Diplomacy as to Contemporary Indonesian Diplomacy: Paradiplomacy strategy in strengthening sister city cooperation in tourism sector Fathun, Laode Muhamad; Suadhana Rai, I Nyoman Aji; Nathania, Vania Zahra; Wahidah, Tuhfahtu Hasanatul
SOSIO DIALEKTIKA Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v9i2.12453

Abstract

This research aims to explain Indonesian sub-state diplomacy as a style of contemporary Indonesian diplomacy to achieve national interests. Currently, national interests are not only carried out in a monopolistic manner by the state. However, sub-state actors are also involved as actors who support Indonesian diplomacy in the contemporary era. This article uses a qualitative methodology based on case studies. This research uses data collection techniques of observation, interviews and literature. This research shows that cooperation between regions, namely Australia represented by New South Wales and Indonesia represented by DKI Jakarta, has the potential for good cooperation. This is based on the excellent relations between the two countries plus sister city cooperation between the two capital regions to support the implementation of cooperation. The cooperation carried out in the tourism sector is a collaboration between two regions which is very profitable in the tourism economic sector. Because both regions are areas that have the same character, namely maritime areas. This cooperation must be based on collaboration at the country level using the joint comparative foreign policy method. This means that the regional government supports national cooperation which is implemented in the form of sister city cooperation.
Implementasi Prinsip Kepentingan Umum Dalam Penanganan Kasus Pelanggaran Lingkungan (Studi Hukum Lingkungan) Azami, Takwim; Kustanto, Anto
SOSIO DIALEKTIKA Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v9i2.10826

Abstract

Prinsip kepentingan umum dianggap sebagai fondasi etika dan hukum yang penting dalam mengelola kasus pelanggaran lingkungan, menjembatani kepentingan individu dengan kepentingan kolektif. Dalam Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 yang menyatakan bahwa: “bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai Negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat”.Ketentuan tersebut diatur lebih lanjut didalam UU No. 23 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Penelitian ini bersifat normatif dan bertujuan untuk mengkaji implementasi prinsip kepentingan umum dalam penanganan kasus pelanggaran lingkungan.Metode penelitian ini melibatkan analisis teks dokumen hukum, perundang-undangan, dan putusan pengadilan yang berkaitan dengan kasus pelanggaran lingkungan. Pendekatan normatif digunakan untuk mengevaluasi sejauh mana prinsip kepentingan umum tercermin dalam peraturan hukum dan bagaimana implementasinya dalam praktek penanganan kasus.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prinsip kepentingan umum memegang peran sentral dalam merumuskan dan mengevaluasi kebijakan penegakan hukum lingkungan. Namun, tantangan terkait ketidaksetaraan kekuasaan, kompleksitas isu lingkungan, dan resistensi pihak terkait masih mempengaruhi implementasinya.Penelitian ini memberikan kontribusi dalam menyusun kerangka kerja normatif yang dapat memandu para pembuat kebijakan, praktisi hukum, dan peneliti untuk memperkuat implementasi prinsip kepentingan umum dalam penanganan kasus pelanggaran lingkungan. Implikasi normatif dari penelitian ini diharapkan dapat memperkuat dasar hukum dan etika dalam penegakan hukum lingkungan, sehingga dapat lebih efektif melindungi lingkungan dan kepentingan masyarakat secara menyeluruh.
IMPLEMENTATION OF THE INDONESIA-KOREA COMPREHENSIVE ECONOMIC PARTNERSHIP AGREEMENT (IK-CEPA): AN ANALYSIS OF STRATEGIC AND ECONOMIC IMPACTS ON BILATERAL AND REGIONAL RELATIONS Syuryansyah, Syuryansyah; Wijaya, Bagaskara Sagita
SOSIO DIALEKTIKA Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v9i2.11981

Abstract

The Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA) represents a strategic move to enhance bilateral economic relations and maximize the potential of both countries. This study employs qualitative analysis and literature review methods to assess the strategic impacts of IK-CEPA, focusing on diplomatic, regional, and economic aspects. Diplomatically, IK-CEPA strengthens bilateral ties with South Korea, reflecting a positive shift in South Korea's view of Indonesia as a strategic partner. Regionally, the agreement contributes to strengthening economic cooperation and improving Indonesia's competitiveness in the global market. Economically, IK-CEPA has significant effects on bilateral trade and capital flows by reducing tariff barriers and creating new investment opportunities, particularly in sectors such as automotive and renewable energy. Major challenges include limited information and financial access for SMEs, while opportunities involve increased exports, digitization of SMEs, and utilization of advanced technology. The study concludes that IK-CEPA offers substantial benefits for Indonesia's economy by enhancing the country's position in the international market and driving domestic economic growth.
Manajemen BUMDES Mutiara Welirang Dalam Pengelolaan Usaha Air Minum (BPAM) Di Desa Ketapanrame Wustoto, Karinda; Sukmana, Hendra
SOSIO DIALEKTIKA Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v9i2.12790

Abstract

The following research study aims to analyze the Management of Mutiara Welirang BUMDes in the Management of Drinking Water Business (BPAM) in Ketapanrame Village. In the study, a qualitative descriptive research method was used with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. This data analysis technique uses the Miles and Huberman (1984) model, including data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that there are findings, namely First, planning, the success proven by BUMDes management in managing the water business with several plans every year such as adding water networks, distributing water to villas in the Trawas area in 2023. Second, the organizational structure formed by BUMDes and the local village government shows success in resource management and the economy at the village level. Third, the direction of BUMDes as a driving force for the establishment of businesses in Ketapanrame Village, communication is carried out well. This has an impact on the success achieved by business units in Ketapanrame, as evidenced by the establishment of the drinking water business unit built another unit and currently there are five business units in the village. Fourth, the coordination of BUMDes Mutiara Welirang shows the success of the planning that has been realized in the distribution of drinking water with net income in 2023 of around Rp. 1,474,452,850. It can be seen that this study shows that the management of BUMDes has achieved success and success in its management according to the vision and mission. However, there are plans for drinking water business units that have not yet been realized related to bottled drinking water because according to BPOM's permit, it has not fulfilled the procedures for product marketing permits.
Manajemen Pembinaan PBVSI Cabang Olahraga Bola Voli Pantai Di Kabupaten Kendal Tahun 2023 Kurniawan, Rian
SOSIO DIALEKTIKA Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v9i2.12792

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan belum diketahui manajemen pembinaan PBVSI cabang olahraga bola voli pantai di kabupaten kendal tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pembinaan bola voli pantai di kabupaten kendal 2023 berdasarkan fungsi manajemen dari aspek Planning (Perencanaan), Coordinating (Pengkoordiasian), Leading (Kepemimpinan) dan Controlling (Pngawasan). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptis kualitatif dengan teknik pengambilan data menggunakan Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Responden dalam penelitian ini yaitu pengurus 2, pelatih 2 dan atlet 2. Untuk tahap pengolah data meliputi reduksi data, penyajian data, interpretasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian manajemen pembinaan PBVSI cabang olahraga bola voli pantai di kabupaten kendal tahun 2023 ini, meliputi Perencanaan, Keorganisasian, Kepemimpinan dan pengawasan. Perencanaan di PBVSI Kendal cukup baik. Kepemimpinan PBVSI Kendal cukup baik. Keorganisasian di PBVSI Kendal sudah cukup baik. Pengawasan di PBVSI Kendal belum berjalan dengan baik. Dapat disimpulkan bahwa menajemen pembinaan PBVSI cabang olahraga bola voli pantai di kabupaten kendal tahun 2023 dari aspek Perencanaan, Keorganisasian, Kepemimpinan dan Pengawasan sudah cukup baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 10