Articles
942 Documents
Pengaruh Rebusan Daun Sirih terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum di Klinik Siti Zachroh Tahun 2022
Siswanti, Army;
Siantar, Rupdi Lumban;
M., Riyen Sari
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 14 No 1 (2022): MARET
Publisher : NHM PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36089/job.v14i1.1650
Luka perineum didefinisikan sebagai adanya robekan pada jalan rahim maupun karena episiotomi pada saat melahirkan janin. Robekan perineum terjadi secara spontan maupun robekan melalui tindakan episiotomi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis Pengaruh Rebusan Daun Sirih Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Di Klinik Siti Zachroh Tahun 2022 Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental. Desain penelitian yang digunakan adalah desain pre-eksperimen one group pretest-posttest. Penelitian ini dilakukan kepada pasien Klinik Siti Zachroh dengan 20 responden dari 20 populasi. Hasil Penelitian diketahui bahwa ibu postpartum tidak menggunakan air rebusan daun sirih sebanyak 70% (14 responden), dan yang menggunakan air rebusan daun sirih sebanyak 30% (6 orang). Sedangkan lamanya penyembuhan luka perineum sebanyak 70% pada rentan waktu penyembuhan kurang dari 7 hari, sebanyak 20% rentan waktu 7 sampai dengan 10 hari, dan sebanyak 10% rentan waktu lebih dari 10 hari. Setelah dilakukan uji statistik pada penggunaan air rebusan daun sirih terhadap proses penyembuhan luka perineum pada ibu post partum pasien Klinik Siti Zachroh, didapati besaran pengaruhnya sebesar 84,8%. Dari hasil analisis data di simpulkan bahwa ada Pengaruh Rebusan Daun Sirih terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum Di Klinik Siti Zachroh Tahun 2022.
Efektifitas Teknik Tiup-Tiup Botol terhadap Persalinan Kala II di Klinik Enggal Sehat Kopo Serang Banten
Aritonang, Tetty Rina;
Rachmawati, Ilma;
Simanjuntak, Farida
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 14 No 1 (2022): MARET
Publisher : NHM PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36089/job.v14i1.1657
Berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan nyeri persalinan, baik secara farmakologi maupun non farmakologi, diantaranya teknik tiup-tiup botol dan teknik konvensional. Kedua teknik tersebut dapat meningkatkan respon adaptasi nyeri pada ibu bersalin kala II. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas teknik tiup-tiup botol terhadap persalinan kala II. Jenis penelitian ini menggunakan true eksperiment with control group dengan jumlah sampel 10 responden yaitu 5 responden menggunakan teknik tiup-tiup botol dan 5 responden menggunakan teknik konvensional. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat. Dari hasil uji chi-square test menunjukkan hasil ada perbedaan yang signifikan antara teknik tiup-tiup botol dan teknik konvensional dalam mengatasi nyeri persalinan kala II dengan nilai p 0,007 (p value < α 0,05), dalam mengatasi lama persalinan kala II dengan nilai p 0,033 (p value < α 0,05 ), dalam mengatasi robekan perineum persalinan kala II dengan nilai p 0,040 (p value < α 0,05 ). Dari kedua teknik tersebut yang lebih efektif menurunkan nyeri persalinan kala II, lama persalinan kala II, robekan perineum adalah teknik tiup-tiup botol.
The Effect of Hypnobreastfeeding Techniques on the Process of Breast Milk Expulsion in Postpartum Mothers
Wati, Puri Kresna;
Maghfira, Aisha Tamara;
Nisa, Hainun
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 14 No 1 (2022): MARET
Publisher : NHM PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36089/job.v14i1.1658
Background: Exclusive breastfeeding for infants is important for their growth and development. Maternal and psychological factors in breastfeeding greatly influence the breastfeeding process and milk production. Feelings of stress, anxiety and pressure experienced by a mother can inhibit milk production. Several methods have been developed including the Hypnobreastfeeding technique. Hypnobreastfeeding helps mothers to ensure that they can continue to provide breast milk to the baby.Research Objective: To determine the effect of Hypnobreastfeeding technique on the process of breast milk production in postpartum women.Research Methods: Pre-experimental type of experimental analytics with a pretest- posttest one group design approach, namely in this paradigm there is a pretest before being given treatment so that the treatment results can be known more accurately.Research Results: Before being given the Hypnobreastfeeding Technique, the average breast milk volume was 60.50 ml and after being given the Hypnobreastfeeding Technique, the average breast milk volume was 98.40 ml.Conclusion: The results of the paired t-test conducted on the treatment group showed that the p value was 0.0001 (p
Paritas dan Pemenuhan Gizi Seimbang Terhadap Kejadian KEK Pada Ibu Hamil
Yanti, Nuri;
Qomari, Selvia Nurul
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36089/job.v16i2.1662
Chronic Energy Deficiency is a nutritional disorder that is still experienced by many pregnant women. The purpose of the study is to provide benefits to pregnant women, especially for pregnant women who are still experiencing CED so that they can maintain their balanced nutrition and can reduce the incidence of CED in the next years. The research design used was analytic with a cross sectional approach with samples of 27 pregnant women who carried out Integrated ANC at the their Tragah Health Center Bangkalan. The Independent variable was parity and fulfillment of balanced nutrition, while the dependent variable was CED. The result of this research shows us that majority of pregnant women were multigravida and those who well- fulfilled and sufficient balanced nutrition, did not experience CED. So it can be concluded that there was no relationship between parity and balanced nutrition fulfilment with the incidence of CED in pregnant women (ρ-value 0.689). It is necessary for the health workers to provide supplementary food, increase services in the field of counseling, and provide education related to balanced and nutritious food, especially for pregnant women to prevent CED.
Pengaruh Model Pencegahan Stunting Berbasis Pemberdayaan Kader dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu
Yurissetiowati, Yurissetiowati;
Tabelak, Tirza Vivianri Isabela;
Yulianti, Hasri
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 4 (2023): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36089/job.v15i4.1664
Background: Stunting is failure to grow and develop in children under 5 years of age and is caused by chronic malnutrition which is characterized by below normal body length or height. In 2021 in Indonesia, the prevalence of stunting is around 7.9%. This figure includes East Nusa Tenggara Province which has a stunting rate of 26.3%. In the Kupang Regency area, stunting cases have a prevalence of 25.5%. In Olenasi village, it was recorded that out of a total of 240 toddlers, 36 toddlers were in the short category and 9 toddlers were in the very short category with a prevalence rate of 18.8%. The aim of this research activity is to increase the knowledge and attitudes of mothers of toddlers and prevent stunting in babies by empowering cadres in Oelnasi village. This research is a type of quantitative research with a Quasi Experimental research design using a pre-test group research design and a post-test design. The population of this study were Posyandu implementing cadres and mothers with toddlers who lived in Oelnasi Village, Kupang Regency. The number of samples in this study was 30 cadres and 60 mothers with toddlers. The independent variable in this research is the empowerment of toddler posyandu cadres, and the dependent variable is the knowledge and attitudes of toddler mothers towards stunting. The research instrument used in this study was a questionnaire regarding mothers' knowledge and attitudes towards stunting. The knowledge and attitudes of mothers of toddlers were measured before and after being given counseling by cadres. Based on the SPSS test on mothers' knowledge and attitudes using the Wilcoxon test, the result was p = 0.001 or a significance level of p < 0.05, which means there is a difference between the mother's level of knowledge and attitudes before and after empowering cadres using the counseling method. The conclusion in this research is that there is an influence of cadre empowerment in efforts to increase the knowledge and attitudes of mothers of toddlers in Oelnasi Village.
Pengaruh Aromaterapi Peppermint terhadap Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester 1 di PMB Bidan Iis Rosmalia
Khasanah, Yosi Yusrotul;
Dini, Agi Yulia Ria;
Sari, Heni Puspa;
Nurdiani, Siti;
Rosmalia, Iis
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 4 (2023): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36089/job.v15i4.1668
Kehamilan merupakan kondisi fisiologis yang dapat diikuti proses patologis pada ibu hamil, dan akan muncul dengan seiringnya perubahan fisiologis diantaranya rasa mual dan muntah. Hiperemesis Gravidarum adalah gejala mual dan muntah secara berlebihan pada kehamilan, terjadi pada enam minggu setelah hari pertama haid, atau pada kehamilan trimester I. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian Aromaterapi Peppermint terhadap penurunan Hiperemesis Gravidarum di PMB Bidan Iis Rosmalia. Penelitian ini termasuk analitik observasional dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilan menggunakan teknik purposive sampling, jumlah total sampel dalam penelitian yaitu ibu hamil trimester I berjumlah 15 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dengan Analisis data menggunakan uji Paired T test. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar tingkat mual muntah sebelum diberikan aromaterapi peppermint berada di tingkat sedang sebanyak 10 orang (66,7%) sedangkan setelah diberikan aromaterapi peppermint sebagian besar yang mengalami tingkat sedang menurun menjadi Tidak Muntah sebanyak 7 orang (46,7%). Hasil uji paired Sample test diperoleh nilai p value = 0,000 yang artinya ada pengaruh Pemberian Aromaterapi Peppermint terhadap penurunan Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I di PMB Bidan Iis Rosmalia. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan atau ada pengaruh yang signifikan antara Pemberian Aromaterapi Peppermint dengan Penurunan Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I di PMB Bidan Iis Rosmalia.
Efektivitas Effleurage Massage terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Ibu Inpartu Primigravida Kala I Fase Aktif Di PMB Afah Fahmi Asem Rawa Kota Surabaya
Badrus, Arkha Rosyaria;
Purwitasari, Alief Ayu
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 13 No 1 (2021): MARET
Publisher : NHM PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36089/job.v13i1.1669
Nyeri persalinan disebabkan oleh kontraksi rahim, dilatasi serviks, dan distensi premium. Untuk mengetahui efektivitas effleurage massage terhadap penurunan intensitas nyeri pada kala 1 fase aktif ibu primigravida. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasi Eksperimental dengan desain Two Group Only Post-test. Hasil penelitian 20 ibu bersalin (100%) ibu yang tidak diberi effleurage massage ada 3 (30 %) merasa nyeri berat dan 7 (70 %) ibu yang merasakan nyeri sangat berat, sedangkan ibu yang diberi effleurage massage ada 4 orang (40 %) merasa nyeri ringan dan 6 orang (60%) merasa nyeri sedang. Hasil uji chi square dengan menggunakan SPSS diperoleh nilai p value 0,00 Jika p value < nilai α 0,05 , maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukan adanya hubungan effleurage massage Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Ibu Inpartu Primigravida Kala 1 Fase Aktif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah teknik effleurage massage efektif menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I fase laten di PMB Afah Asem Rowo 3 Surabaya. Dengan penelitian effleurage massage diharapkan bisa menambah wawasan dan ilmu agar bisa meminimalisir rasa nyeri pada ibu saat bersalin.
Efektivitas Seated Side Bend Pose Yoga terhadap Pengurangan Nyeri Punggung Bawah pada Ibu Hamil Trimester III di Rumah Sayang Bunda Kabupaten Jombang
Khairoh, Miftahul;
Badrus, Arkha Rosyaria
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 13 No 4 (2021): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36089/job.v13i4.1670
Nyeri punggung bawah merupakan salah satu ketidaknyamanan yang dialami setiap ibu hamil pada trimester III yang diakibatkan oleh pertumbuhan rahim yang membesar sehingga tubuh ibu hamil semakin kedepan atau lordosis. Salah satu cara untuk mengurangi nyeri punggung bawah tersebut dengan melakukan Seated Side Bend Pose Yoga. Berdasarkan survey yang dilakukan pada bulan Juni di Rumah Sayang Bunda Kabupaten Jombang terdapat 20 ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung bawah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Eksperimen. Dengan desain pretest-posttest without control. Teknik pengambilan sampel penelitian ini total sampling (sampling jenuh) dengan jumlah sampel 20 responden. Pengkajian tersebut didapatkan melalui penggalian data, observasi langsung dan dokumentasi. Dari 20 responden, sebelum dilakukan seated side bend pose yoga sebagian besar responden mengalami nyeri punggung bawah berat yaitu 10 (50%) responden. Sedangkan sesudah dilakukan seated side bend pose yoga sebagian besar terdapat 16 (80%) responden yang nyeri punggung bawahnya ringan. diperoleh nilai signifikansi p-value 0,000, hasil tersebut menunjukkan ada terdapat efektivitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III sebelum dan sesudah melakukan seated side bend pose yoga karena hasil p=0,000 dan p<α =0,005 maka H0 ditolak dan H1 diterima artinya ada efektivitas seated side bend pose yoga terhadap pengurangan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III di Rumah Sayang Bunda Kabupaten Jombang.
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Cendana Oil terhadap Kualitas Tidur Ibu Nifas di PMB Hj. Istiqomah, SST., M.Kes. Surabaya
Rochmayanti, Shinta Nur;
Ummah, Kholifatul
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 13 No 1 (2021): MARET
Publisher : NHM PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36089/job.v13i1.1671
Masa nifas adalah masa adaptasi ibu setelah hamil dan persalinan. Adaptasi ini menyebabkan perubahan yang dapat menjadi ketidaknyamanan. Ketidaknyamanan yang dapat dialami diantaranya kecemasan dalam menyusui dan gangguan tidur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis pre eksperimental. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen yang bertujuan untuk mengidentifikasi pemberian aromaterapi cendana oil terhadap kualitas tidur ibu nifas dengan pendekatan one group pre post test design yaitu menggunakan satu kelompok yang menjadi subjek penelitian dengan observasi sebelum dan sesudah dilakukan intervensi atau tindakan. Hal ini dilakukan agar hasil lebih akurat karena dapat membandingkan antara sebelum dilakukan tindakan dan sesudah dilakukan tindakan. Hasil penelitian pada 20 ibu Nifas (100%). Setelah diberikan Aromaterapi cendana oil, pada 15 ibu nifas (75%) berhasil dengan penurunan masalah pada kualitas tidur dan 5 ibu nifas (25%) dengan masalah pada kualitas tidur tetap atau tidak berkurang. Hasil Uji Hipotesis Pengaruh Aromaterapi Terhadap Kualitas Tidur Ibu diperoleh nilai signifikansi p = 0,000, hasil tersebut menunjukkan ada perbedaan kualitas tidur ibu nifas sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi cendana oil karena hasil p=0,004 dan p<0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh pemberian aromaterapi cendana oil terhadap kualitas tidur ibu nifas
Efektivitas Endorphine Massage terhadap Penurunan Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III di PMB Sri Rahayu, S.Tr.Keb. Surabaya
Ummah, Kholifatul;
Khairoh, Mifatahul
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 13 No 4 (2021): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36089/job.v13i4.1672
Masa kehamilan adalah masa yang berharga pada periode kehidupan seorang wanita. Masa ini berlangsung selama 28-40 minggu atau 7-9 bulan menurut kalender internasional dimulai sejak periode menstruasi terakhir wanita dan berakhir pada proses bayi dilahirkan. Masa kehamilan dibagi dalam 3 trimester yaitu trimester I yang berlangsung selama 12 minggu, trimester II yang berlangsung selama 15 minggu dan trimester III selama 13 minggu (Aprilia, 2017). Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis pre eksperimental. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen yang bertujuan untuk mengidentifikasi pijat endorfin terhadap penurunan nyeri punggung ibu hamil trimester III dengan pendekatan one group pre post test design yaitu menggunakan satu kelompok yang menjadi subjek penelitian dengan observasi sebelum dan sesudah dilakukan intervensi atau tindakan. Hal ini dilakukan agar hasil lebih akurat karena dapat membandingkan antara sebelum dilakukan tindakan dan sesudah dilakukan tindakan.Hasil penelitian pada 20 ibu hamil (100%). Setelah dilakukan penelitian ibu yang tidak dilakukan Endorphine Massage yaitu ibu yang merasa tidak nyeri 0% ibu yang merasa nyeri sedang 0%, ibu yang merasa nyeri sedang 65%, ibu yang merasa nyeri berat 35%. Dan ibu yang dilakukan Endorphine Massage yang merasa tidak nyeri ringan 75%, ibu yang merasa nyeri ringan 25%, ibu yang merasa nyeri sedang 0%, ibu yang merasa nyeri berat 0%. Hasil uji chi square dengan menggunakan SPSS diperoleh nilai p value 0,025 jika p value < nilai α 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan adanya hubungan Endorphine Massage Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III.