cover
Contact Name
Atik Maria
Contact Email
atikmaria41@yahoo.co.id
Phone
+6285640183897
Journal Mail Official
lp2makbidarrum@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Joko Tingkir Lor No. 5 Salatiga
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga
ISSN : 25283685     EISSN : 25983857     DOI : https://doi.org/10.36409/jika
Core Subject : Health,
The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga has a pISSN: 2528-3685 and eISSN: 25-98-3857. This journal as a facility of academic facilities in doing tri darma college in research field. The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga received various articles / texts in the form of relevant original research results, case reports, meta-analysis with the health sector. Script selection is published in The Journal Scientific Health of Ar Rum Salatiga using a peer-reviewed system, published twice a year in August and February.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2018)" : 16 Documents clear
PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU MASYARAKAT DI DUSUN WULUHADEG YOGYAKARTA Novi Indrayani; Nur Khasanah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v2i2.12

Abstract

Latar Belakang: Setiap 2 dari 10.000 perempuan di dunia diperkirakan akan mengalami kanker payudara setiap tahunnya. Penderita kanker tertinggi di Indonesia adalah kanker payudara dan kanker leher rahim. Rendahnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit kanker, menjadi faktor tingginya kasus kanker di Indonesia. Tujuan: Mengetahui Pengaruh Pemberian Pendidikan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) terhadap Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre-experiental dengan one group pre test- post test design. Pengambilan sampel menggunakan total Sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat menggunakan presentase dan analisis bivariat menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test karena data berdistribusi tidak normal. Hasil: Pre test sebelum diberikan penyuluhan didapatkan hasil yaitu 1,46 sedangkan setelah diberi penyuluhan tentang SADARI didapatkan hasil post test yaitu 2,58. Analisis uji Wilcoxon dengan n = 24, nilai Z sebesar -3,739 dengan p-value taraf kesalahan 5% sebesar 0,000 yang berarti kurang dari 0,05. Kesimpulan:. Pendidikan kesehatan tentang SADARI yang diberikan melalui penyuluhan dengan metode ceramah dan demonstrasi berpengaruh signifikan dalam meningkatkan tingkat pengetahuan Masyarakat Wuluhadeg Bantul Yogyakarta tentang SADARI.
HUBUNGAN FREKUENSI PEMERIKSAAN KEHAMILAN, KONSELING LAKTASI DENGAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) EKSKLUSIF DI DESA SAMBI REJO KABUPATEN SEMARANG Elly Agustina
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v2i2.13

Abstract

Penyebab kematian terbanyak pada bayi dan anak adalah pneumonia, diare dan penyakit menular atau kekurangan gizi. Salah satu upaya untuk mencegah kematian dengan pemberian nutrisi yang baik dan air susu ibu (ASI) eksklusif. Cakupan Pemberian ASI eksklusif belum mencapai Standart Pelayanan Minimal (SPM) yang ditetapkan yaitu sebesar 80 %. Faktor pelayanan kesehatan sangat berperan terhadap praktik pemberian ASI eksklusif. Dari faktor pelayanan kesehatan tersebut, faktor pemeriksaan kehamilan dan konseling laktasi perlu diintervensi karena dengan pemeriksaan kehamilan terjadi kontak antara petugas kesehatan dan ibu hamil sehingga konseling laktasi dapat diberikan dan dapat meningkatkan pengetahuan tentang ASI eksklusif. Desain Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross, sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 33 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive random sampling, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner untuk mengetahuai frekuensi pemeriksaan kehamilan, konseling laktasi dan pemberian ASI eksklusif. Analisis data yang digunakan yaitu analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pemeriksaan kehamilan tidak lengkap, konseling laktasi tidak dilakukan dan pemberian ASI eksklusif hanya sebesar 30,3 %. Konseling informasi dan edukasi tentang ASI eksklusif sangat dibutuhkan oleh ibu pada saat kehamilannya sehingga dapat meningkatkan cakupan ASI eksklusif. Disarankan untuk tenaga kesehatan terutama bidan untuk memantau dan meningkatkan pengetahuan tentang ASI Eksklusif melalui konseling pada saat pemeriksaan kehamilan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Primigravida Trimester I Tentang Ketidaknyamanan Mual Muntah Dengan Upaya Penanganannya di BPS Ny. Endang R., S.ST Salatiga Retnaning Muji Lestari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v2i2.14

Abstract

LatarBelakang: Kehamilan trimester pertamaadalahwaktu yang harusdinikmati, harapandanperubahan-perubahanpadaseorangibuterjadi. Mengingatadanyaperubahansecarafisiologis, ibuhamilakanmengalamiketidaknyamananbaikfisikmaupunpsikis. Mualdanmuntahmerupakangangguan yang paling seringdijumpaipadakehamilan trimester I. Sekitar 60%−80% primigravida dan 40%−60% multigravida mengalamimualdanmuntah. Cara mengatasiketidaknyamananmualmuntahdidasarkanpadapenyebabdanpenatalaksanaandidasarkanpadagejala yang muncul, Dengan modal pengetahuan yang dimilikisertapemahamantentangpenyebabketidaknyamananmualmuntahtersebutmakaketidaknyamananmualmuntahakandapattertangani. Tujuan: Penelitianinibertujuanuntukmengetahuihubungantingkatpengetahuanibuhamil primigravida trimester I tentangketidaknyamananmualmuntahdenganupayapenanganannya Metode: Penelitianinitermasukdalamjenispenelitianstudy korelasionaldenganpendekatancross sectional. Lokasipenelitian di BPS. NyEndang R., S.ST Salatiga. Sampeldalampenelitianiniadalahibuhamil primigravida trimester I yang memeriksakankehamilannyadenganjumlah 41 responden. Data yang dikumpulkandalampenelitianmelaluiwawancaradenganmenggunakankuesioner. Pengolahandananalisis data dalampenelitianinimenggunakanuji statistic darispearman rank. Hasil: adahubungan yang sangatbermaknaantaratingkatpengetahuanibuhamil primigravida trimester I tentangketidaknyamananmualmuntahdenganupayapenanganannyadengannilai P = 0,000 dannilai r = 0,590, Kesimpulan: Berdasarkanhasilpenelitian, pengolahan data danpembahasandisimpulkanbahwasemakinbaiktingkatpengetahuanibuhamil primigravida Trimeter I tentangketidaknyamananmualmuntahmakaakansemakinbaik pula dalamupayapenangananmualmuntah.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI PADA IBU BERSALIN DI KLINIK BERSALIN ASIH WALUYO JATI YOGYAKARTA Muji Lestari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v2i2.15

Abstract

Inisiasi menyusui dini mempunyai manfaat yang besar untuk bayi maupun ibu serta berperan dalam rangka menekan angka kematian bayi. Beberapa faktor yang mempengaruhi pelaksanaan inisiasi menyusu dini diantaranya adalah pengetahuan ibu tentang inisiasi menyusu dini, peran tenaga kesehatan dalam upaya melaksanankan inisiasi menyusu dini, dukungan suami terhadap pelaksanaan inisiasi menyusu dini serta pengalaman ibu terkait pernah atau tidaknya melakukan inisiasi menyusu dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang berhubungan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di klinik bersalin Asih Waluyo Jati Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan crossectional dimana populasinya adalah ibu bersalin di klinik bersalin Asih Waluyo Jati jumlahnya sebanyak 30 orang ibu bersalin perbulan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling dengan jumlah 24 responden. Hasil dari penelitian ini ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di klinik bersalin Asih Waluyo Jati dimana nilai P value 0.00. Ada hubungan bermakna antara peran tenaga kesehatan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di klinik bersalin Asih Waluyo Jati dimana nilai P value 0.06. Ada hubungan bermakna antara dukungan suami dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di klinik bersalin Asih Waluyo Jati dimana nilai P value 0.07. Tidak ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di klinik bersalin Asih Waluyo Jati dimana nilai P value 0.361. Diharapkan kepada instansi terkait untuk memberikan informasi yang seluas-luasnya mengenai inisiasi menyusu dini dan memberikan motivasi kepada ibu bersalin untuk melakukan inisiasi menyusu dini.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN IMS (INFEKSI MENULAR SEKSUAL) PADA PSK (PEKERJA SEKS KOMERSIAL) DI PUSKESMAS PRAMBANAN SLEMAN D.I. YOGYAKARTA Tutik Astuti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v2i2.10

Abstract

Latar Belakang: Infeksi menular seksual (IMS) merupakan salah satu penyakit menular yang menjadi permasalahan kesehatan global pola penyakitnya hampir terjadi di semua negara. Salah satu penyebabnya adalah transaksi seks pada pekerja seks komersial (PSK).Menurut profil kesehatan DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) tahun 2016 mengenai IMS ( Infeksi Menular Seksual) DIY menempati urutan yang ke 9 sebagai provinsi dengan penderita HIV-AIDS dan IMS terbanyak, total penderita IMS dan HIV-AIDS tahun 2013 adaah 2288 Penderita. Pada tahun 2014 adalah 2663 penderita HIV-AIDS dan IMS. Tahun 2015 penderita IMS dan HIV-AIDS berjumlah 4317 penderita. Penemuan IMS dan HIV-AIDS berfluktuatif setiapa tahun. Pada tahun 2010 dan 2011 sempat mengalami penurunan sementara, kemudian mengalami peningkatan kembali tahun 2013 sampai 2015. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan denagan kejadian IMS (Infeksi Menular Seksual) pada PSK (Pekerja Seks Komersial) di Puskesmas Prambanan Sleman Yogyakarta. Metode Penelitian: Jenis penelitian survey analitik dengan studi cross sectional dimana pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner.Analisa data menggunakan uji statistic Kendal-tau, Populasi adalah semua PSK (Pekerja seks komersial) di wilayah puskesmas Prambanan yang melakukan kunjungan pemeriksaan pada saat penelitian berlangsung. Pengambilan sampel menggunakan Total sampling. Hasil Penelitian: Pengetahuan PSK (Pekerja seks komersial) yaitu pengetahuan cukup sebanyak 20 orang (50.0%). Pendidikan PSK (Pekerja seks komersial) yaitu memiliki pendidikan dasar sebanyak 22 orang (55.0%). Sosial Ekonomi yaitu memiliki sosial ekonomi rendah sebanyak 22 orang (55,0%). Hasil uji statistik tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan IMS (Infeksi menular seksual) dengan p-value => 0.05,ada hubungan antara pendidikan dengan IMS (Infeksi menular seksual) dengan p-value =< 0.05,dan tidak ada hubungan antara sosial ekonomi dengan IMS (Infeksi menular seksual) dengan p-value => 0.05. Kesimpulan: tidakada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian IMS (Infeksi menular seksual), ada hubungan Pendidikan dengan kejadian IMS, tidak ada hubungan Sosial ekonomi dengan kejadian IMS (Infeksi Menular Seksual) di Puskesmas Prambanan Sleman D.I Yogyakarta.
GAMBARAAN KEPATUHAN MINUM TABLET Fe DAN PENINGKATAN KADAR HAEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS UNGARAN KABUPATEN SEMARANG Hapsari Windayanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v2i2.16

Abstract

Wanita hamil merupakan salah satu kelompok yang rentan masalah gizi terutama anemia gizi besi. Zat besi (Fe) dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel darah merah (hemoglobin). Selama hamil, asupan zat besi harus ditambah mengingat selama kehamilan, volume darah pada tubuh ibu meningkat. Sehingga, untuk dapat tetap memenuhi kebutuhan ibu dan menyuplai makanan serta oksigen pada janin melalui plasenta, dibutuhkan asupan zat besi yang lebih banyak. Ketidakpatuhan ibu hamil dalam konsumsi tablet Fe diketahui dari angka perdarahan pada saat persalinan masih tinggi yang disebabkan tidak patuh dalam konsumsi tablet Fe selama kehamilan. Ketidakpatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe yaitu efek samping yang ditimbulkan seperti mual, muntah, dan susah buang air. Desain penelitian yang akan digunakan adalah penelitian studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Proportional Random Sampling. Sampel pada penelitian ini adalah ibu hamil trimester II-III (12-38 minggu) sebanyak 54 ibu hamil. Hasil penelitian, sebagian besar ibu hamil (37,5%) patuh minum tablet Fe di wilayah kerja Puskesmas Ungaran Kabupaten Semarang. Sebagian besar ibu hamil (63%) mengalami penurunan kadar haemoglobin di wilayah kerja Puskesmas Ungaran Kabupaten Semarang. Keberhasilan kepatuhan minum tablet Fe salah satu peran dari keluarga khususnya suami ibu hamil. Suami mengingatkan ibu untuk minum tablet Fe secara teratur, memantau kepatuhan ibu dengan mengawasi jumlah tablet Fe yang diminum, mengingatkan untuk ibu melakukan pemeriksaan rutin dan mendapatkan tablet Fe, mendampingi ibu dalam pengambilan tablet Fe di pelayanan kesehatan atau membeli di apotik. Penurunan kadar Hb pada ibu hamil pada level tertentu merupakan hal yang normal pada ibu hamil. WHO merekomendasikan batas bawah penurunan Hb adalah 11gr/dl yang artinya bahwa dibawah batas tersebut baru digolongkan anemia pada kehamilan. Penurunan pada trimester pertama (batas aman > 11 gr/dl), kemudian akan mencapai titik terendah pada akhir trimester kedua (batas aman >10,5 gr/dl) kemudian berlahan naik selama trimester ketiga.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PLASENTA (DIAMETER DAN LUAS PLASENTA) DENGAN PERTUMBUHAN PANJANG FEMUR JANIN DI RSIA ARVITA BUNDA DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA Sitti Khadijah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v2i2.11

Abstract

Kehamilan perlu memantau pertumbuhan dan kesejahteraan janin mulai dalam kandungan sampai persalinan. Plasenta menunjang pertumbuhan dan ketahanan hidup janin. Luas cakupan plasenta yang menempel pada endometrim akan memperluas transfer gizi dari ibu ke janin. Estimasi berat badan lahir menggunakan USG telah menjadi standar rutin, salah satunya dengan pengukuran panjang femur. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan karakteristik plasenta (Diameter dan Luas Plasenta) dengan pertumbuhan panjang femur janin di RSIA Arvita Bunda Depok Sleman Yogyakarta. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian analitik observasional dan menggunakan metode corelasional dengan pendekatan cross sectional. Variabel bebas adalah karakteristik plasenta (diameter dan luas plasenta), variabel terikat adalah pertumbuhan panjang femur yang berskala data ordinal dengan analisis data menggunakan Spearmen Rank. Hasilnya pengukuran diameter plasenta dalam kategori normal (15-20 cm) memiliki pertumbuhan panjang femur mayoritas dalam kategori normal. Nilai sig adalah 0,009 dimana < 0,05 maka Ho ditolak. Pengukuran luas plasenta dalam kategori normal juga memiliki pertumbuhan panjang femur mayoritas dalam kategori normal. Nilai sig adalah 0,009 dimana < 0,05 maka Ho ditolak. Terdapat hubungan antara diameter plasenta dan luas plasenta dengan pertumbuhan panjang femur janin di RSIA Arvita Bunda Depok Sleman Yogyakarta.
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG RESIKO PERNIKAHAN DINI DENGAN KEINGINAN MELAKUKAN PERNIKAHAN DINI Erna Setiawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v2i2.18

Abstract

Pernikahan dini yang merupakan budaya nenek moyang pada zaman dahulu pada era saat ini terulang kembali, jika pada zaman dahulu orang tua menginginkan anaknya untuk menikah muda saat ini banyak yang orang tua yang justru tidak menghendaki anaknya untuk menikah muda.Jika zaman dulu orang tua ingin anaknya menikah muda dengan berbagai alasan, tetapi kalau sekarang banyak remaja yang dengan kemauannya sendiri ingin menikah dini.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja putri tentang risiko pernikahan dini dengan keinginan untuk melakukan pernikahan dini. Penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 100 remaja di SMK Kanisius Ungaran Kabupaten Semarang dan sampel diambil dengan tehnik total sampling. Instrumen yang digunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan remaja putri tentang resiko pernikahan dini dalam kategori cukup sebesar 76 remaja ( 76%), hanya sebagian kecil remaja yaitu 5 remaja (5%) yang memiliki keinginan untuk melakukan pernikahan dini. Berdasarkan hasil non parametric correlations dengan menggunakan uji kendall’s tau didapat nilai p-value = 0,392>α (0,05). Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan remaja tentang resiko pernikahan dini dengan keinginan untuk melakukan pernikahan dini
PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU MASYARAKAT DI DUSUN WULUHADEG YOGYAKARTA Indrayani, Novi; Khasanah, Nur
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v2i2.12

Abstract

Latar Belakang: Setiap 2 dari 10.000 perempuan di dunia diperkirakan akan mengalami kanker payudara setiap tahunnya. Penderita kanker tertinggi di Indonesia adalah kanker payudara dan kanker leher rahim. Rendahnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit kanker, menjadi faktor tingginya kasus kanker di Indonesia. Tujuan: Mengetahui Pengaruh Pemberian Pendidikan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) terhadap Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre-experiental dengan one group pre test- post test design. Pengambilan sampel menggunakan total Sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat menggunakan presentase dan analisis bivariat menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test karena data berdistribusi tidak normal. Hasil: Pre test sebelum diberikan penyuluhan didapatkan hasil yaitu 1,46 sedangkan setelah diberi penyuluhan tentang SADARI didapatkan hasil post test yaitu 2,58. Analisis uji Wilcoxon dengan n = 24, nilai Z sebesar -3,739 dengan p-value taraf kesalahan 5% sebesar 0,000 yang berarti kurang dari 0,05. Kesimpulan:. Pendidikan kesehatan tentang SADARI yang diberikan melalui penyuluhan dengan metode ceramah dan demonstrasi berpengaruh signifikan dalam meningkatkan tingkat pengetahuan Masyarakat Wuluhadeg Bantul Yogyakarta tentang SADARI.
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG RESIKO PERNIKAHAN DINI DENGAN KEINGINAN MELAKUKAN PERNIKAHAN DINI Setiawati, Erna
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v2i2.18

Abstract

Pernikahan dini yang merupakan budaya nenek moyang pada zaman dahulu pada era saat ini terulang kembali, jika pada zaman dahulu orang tua menginginkan anaknya untuk menikah muda saat ini banyak yang orang tua yang justru tidak menghendaki anaknya untuk menikah muda.Jika zaman dulu orang tua ingin anaknya menikah muda dengan berbagai alasan, tetapi kalau sekarang banyak remaja yang dengan kemauannya sendiri ingin menikah dini.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja putri tentang risiko pernikahan dini dengan keinginan untuk melakukan pernikahan dini. Penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 100 remaja di SMK Kanisius Ungaran Kabupaten Semarang dan sampel diambil dengan tehnik total sampling. Instrumen yang digunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan remaja putri tentang resiko pernikahan dini dalam kategori cukup sebesar 76 remaja ( 76%), hanya sebagian kecil remaja yaitu 5 remaja (5%) yang memiliki keinginan untuk melakukan pernikahan dini. Berdasarkan hasil non parametric correlations dengan menggunakan uji kendall’s tau didapat nilai p-value = 0,392>α (0,05). Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan remaja tentang resiko pernikahan dini dengan keinginan untuk melakukan pernikahan dini

Page 1 of 2 | Total Record : 16