cover
Contact Name
Atik Maria
Contact Email
atikmaria41@yahoo.co.id
Phone
+6285640183897
Journal Mail Official
lp2makbidarrum@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Joko Tingkir Lor No. 5 Salatiga
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga
ISSN : 25283685     EISSN : 25983857     DOI : https://doi.org/10.36409/jika
Core Subject : Health,
The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga has a pISSN: 2528-3685 and eISSN: 25-98-3857. This journal as a facility of academic facilities in doing tri darma college in research field. The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga received various articles / texts in the form of relevant original research results, case reports, meta-analysis with the health sector. Script selection is published in The Journal Scientific Health of Ar Rum Salatiga using a peer-reviewed system, published twice a year in August and February.
Articles 301 Documents
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA (COST EFFECTIVENESS ANALYSIS) PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSU PURI ASIH SALATIGA TAHUN 2022-2023 Elia Azani; Iin Rochayati; Edi Sutarmanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i2.261

Abstract

Hipertensi adalah naiknya tekanan darah secara abnormal, dalam keadaan normal tekanan darah ≤120/80 mmHg sedangkan tekanan darah tinggi apabila ≥140/90 mmHg. Pengobatan hipertensi memerlukan waktu dan biaya mahal. Efektivitas obat antihipertensi yang bervariasi dan rentang harga yang luas juga berdampak pada biaya pengobatan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui gambaran nilai efektivitas biaya penggunaan obat antihipertensi pada pasien rawat inap. Dengan menggunakan metode deskriptif melalui survey cross sectional dengan pengumpulan data secara retrospektif di bagian keuangan dan rekam medis sebanyak 60 sampel. Analisis data menggunakan metode farmakoekonomi dan uji Independent t-Test. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa dari data yang dikelompokkan berdasarkan terapinya dan dilakukan analisis menggunakan perhitungan ACER (average cost-effectiveness ratio) dan ICER ( incremental cost-effectiveness ratio), terapi kombinasi CCB+ACE-Inhibitor memiliki nilai ACER terendah dibandingkan terapi lain, yaitu (Rp 19.429) dengan efektivitas 100%. Hasil perhitungan ICER pada terapi tunggal ARB memiliki nilai terendah yaitu Rp 10.499 dibandingkan dengan terapi tunggal CCB. Pada pengujian dengan Independent t- Test menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada total biaya medis langsung pada semua kelompok terapi (sig>0,05). Kesimpulan: terapi yang paling cost effective pada pasien rawat inap di RSU Puri Asih Salatiga adalah kombinasi CCB+ACE Inhibitor dengan nilai ACER Rp 19.429.
PENGARUH KONSUMSI AIR SERAI (CYMBOPOGON CITRATU), JAHE (ZINGIBER OFFICINALE), JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIIFOLIA) DAN MADU HANGAT DALAM MENGATASI HIPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I Lusy Pratiwi; Niati Ambarsari; Ani Nuraeni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i1.252

Abstract

Pada paruh pertama hingga tiga perempat masa kehamilan, mual dan muntah dialami oleh sekitar lima puluh persen hingga tujuh puluh lima persen wanita Indonesia, menurut statistik dari Kementerian Kesehatan. Terdapat metode farmakologis dan nonfarmakologis untuk menurunkan hiperemesis . Infus jahe, madu, serai, dan jeruk nipis merupakan salah satu jenis pengobatan herbal yang tidak mengandung bahan farmasi. Penelitian ini menggunakan one-group pretest-posttest design untuk penelitian pendahuluannya. Hiperemesis gravidarum dialami oleh 25 wanita hamil trimester pertama yang menjadi subjek penelitian ini. Metode pengambilan sampel menggunakan strategi pengambilan sampel yang komprehensif. Sebelum dan sesudah diberikan seduhan air serai, jeruk nipis, jahe, dan madu, partisipan akan mengisi kuesioner observasi pada lembar instrumen PUQE-24. Data akan dianalisis menggunakan metode univariat dan bivariat. Nilai p sebesar 0,000 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara hiperemesis gravidarum dengan trimester pertama kehamilan dan konsumsi infus serai, jeruk nipis, jahe, dan madu oleh ibu hamil. Karena nilai p kurang dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan, ibu hamil trimester pertama dapat terbebas dari hiperemesis gravidarum setelah minum campuran jahe, serai, jeruk nipis, dan madu.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG HIPERBILIRUBIN DENGAN FREKUENSI PEMBERIAN ASI PADA BAYI BARU LAHIR Azah Zumroh; Nazilla Nugraheni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i1.243

Abstract

Hiperbilirubin disebabkan oleh kadar serum bilirubin dalam darah meningkat merupakan kondisi umum sering ditemukan pada bayi baru lahir dengan ciri khas menguningnya kulit, sklera dan kuku.Tingginya kejadian hiperbilirubin di RSI Wonosobo mencapai 25% sd 50%. disebabkan kurangnya pengetahuan orang tua dalam frekuensi pemberian ASI masih kurang sehingga dapat memperburuk ikterik pada bayi baru lahir. Tujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang Hiperbilirubin terhadap frekuensi pemberian ASI pada bayi. Jenis penelitian ini deskriptif korelasi dengan metode Cross Sectional. Tekning sampling menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel adalah 48 responden. teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner tentang pengetahuan hiperbilirubin dan frekuensi pemberian ASI pada ibu menyusui. Analisa data menggunakan metode chi-square. Hasil dari 48 responden, bahwa terdapat 23 responden (47,9%) yang memiliki tingkat pengetahuan tinggi dan terdapat 27 respponden (56,3%) memiliki frekuensi pemberian ASI yang cukup. Hasil Uji Chi Square menunjukan hasil p-value sebesar 0,002 < 0,05, maka terdapat hubungan pengetahuan hiperbilirubin dengan pemberian ASI pada ibu baru melahirkan. Kesimpulan, terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang hiperbilirubin dengan frekuensi pemberian ASI pada ibu baru melahirkan di Rumah Sakit Islam Wonosobo.
PENGARUH LOVING BABY MASSAGE TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI USIA 1-12 BULAN DI KELURAHAN KERTOSARI, KECAMATAN TEMANGGUNG KABUPATEN TEMANGGUNG Rosminta Sagala
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i2.215

Abstract

Latar Belakang: Bayi adalah periode awal kehidupan seorang anak umur 0-12 bulan. Proses pertumbuhan dan perkembangan bayi salah satunya terjadi pada saat tidur2. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa pada tahun 2017 diperoleh data kurang lebih 33% bayi menderita gangguan tidur. Loving Baby Massage merupakan terapi non farmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur bayi3. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh Loving Baby Massage terhadap kualitas tidur bayi usia 1-12 bulan. Variabel Penelitian: Variabel independent adalah Loving Baby Massage, Variabel dependent adalah kualitas tidur bayi usia 1-12 bulan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan Quasy Experimental dengan tipe One Group Pretest-Posttest Design without Control Group. Teknik sampling menggunakan Purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 responden. Uji bivariat menggunakan Wilcoxon signed rank test. Kesimpulan: Hasil uji Wilcoxon signed Test 0.005
HUBUNGAN TINGKAT DISMENORE DENGAN KUALITAS TIDUR PADA SISWI SMK PELITA AL-QUR’AN WONOSOBO Mutingatul Hofsoh; Anisa Ell Raharyani; Romdiyah Romdiyah; Anindita Paramastuti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i2.257

Abstract

Dismenorea atau nyeri sebelum dan selama menstruasi merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh remaja putri. Pinggang, punggung bawah, dan paha dapat mengalami nyeri ini, yang dapat menyebabkan masalah perawatan dan mengganggu kebutuhan dasar manusia seperti tidur. Baik kesehatan fisik maupun mental serta kualitas tidur, yang dapat memengaruhi fokus dan aktivitas sehari-hari, dapat terpengaruh oleh nyeri ini. Tujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan dismenorea siswi SMK Pelita Al-Qur’an Wonosobo. Penelitian ini menggunakan strategi penelitian sampling insidental, desain korelasi analitis, dan metode cross-sectional. Uji Spearman (Rho) digunakan untuk memeriksa data. Sembilan puluh partisipan merupakan populasi penelitian. Lima puluh responden dipilih menggunakan rumus Slovin sebagai teknik sampel. Mayoritas partisipan melaporkan mengalami nyeri sedang, seperti yang dilaporkan oleh 24 (48%) dan memiliki kualitas tidur yang buruk, seperti yang dilaporkan oleh 48 (96%). Dengan nilai signifikansi 0,016 (p < 0,05), uji korelasi Spearman Rho mengungkapkan arah positif dan hubungan yang lemah antara tingkat keparahan dismenore dan kualitas tidur. Simpulan, menunjukkan adanya hubungan antara tingkat keparahan dismenore dengan kualitas tidur pada siswi SMK Pelita Al-Qur’an Wonosobo. Penelitian ini diharapkan bermanfaat dan dapat menjadi panduan untuk berbagai inisiatif yang bertujuan untuk mengurangi tingkat keparahan dismenore yang berhubungan dengan kualitas tidur yang buruk.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DENGAN KEPATUHAN MINUM TABLET FE DI DESA SLUKATAN Romdiyah Romdiyah; Farihah Indriani; Dewi Candra Resmi; Titi Istiqomah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i1.248

Abstract

Anemia pada ibu merupakan komplikasi yang serius karena berpengaruh terhadap perkembangan janin, kelahiran prematur, hingga kematian pada ibu dan janin. Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia sebesar 37,1% dengan proporsi anemia. Ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet fe dapat menyebabkan kekurangan kadar hemoglobin dalam darah atau anemia. Apabila ibu mengalami anemia saat hamil dapat membahayakan ibu hamil dan janin dalam kandungan. Tujuan penilitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kepatuhan minum tablet Fe. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi sejumlah 25 ibu hamil dan teknik pengambilan sampel dengan teknit total sampling. Analisa data menggunakan uji chi-square. Sebagian besar responden dengan pengetahuan baik memiliki kepatuhan lebih besar dalam minum tablet Fe sebesar 15 reponden (52%). Proporsi responden dengan sikap positif memiliki kepatuhan minum tablet Fe lebih besar yaitu 13 responden (48%). Hasil p value 0, 045 < α 0,005 sehingga ada hubungan pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan hasil p value 0,019 < α 0,005 artinya ada hubungan sikap dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe. Terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap ibu hamil dengan kepatuhan minum Tablet Fe di Desa Slukatan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DAN STRATEGI PERCEPATAN PENCEGAHAN STUNTING DENGAN PENDAMPINGAN MASA BALITA DI DESA REJOSARI, KECAMATAN BANCAK, KABUPATEN SEMARANG Diah Winatasari; Retnaning Muji Lestari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i2.223

Abstract

Stunting pada anak dapat disebabkan oleh beragam faktor, mulai dari faktor genetik, kurangnya asupan nutrisi saat di dalam kandungan dan setelah lahir, infeksi berulang, hingga tingkat pengetahuan orang tua yang rendah mengenai tumbuh kembang normal anak. Anak yang menderita stunting akan lebih rentan terhadap penyakit. Dampak stunting tidak hanya pada segi kesehatan tetapi juga mempengaruhi tingkat kecerdasan anak. Oleh sebab itu peran dari berbagai pihak sangat penting dalam upaya pencegahan stunting, mengingat target capaian nasional adalah 14 % pada tahun 2024. Salah satu prioritas utama pemerintah saat ini yaitu Penurunan Stunting. Hal tersebut dapat kita lihat dari adanya Peraturan Gubernur Nomor 34 Tahun 2019 tentang Percepatan Pencegahan Stunting. Perumusan masalah, bagaimana penatalaksanaan stunting di Desa Rejosari dalam rangka percepatan pencegahan stunting Tujuan, untuk mengetahui dan menganalisis penerapan peranan pemerintah desa dalam rangka percepatan pencegahan stunting. Metode yang digunakan pendekatan penelitian ini adalah yuridis normatif dengan tehnik wawancara, spesifikasi penelitian yaitu deskriptif analitis dengan analisis data kualitatif. Hasil, upaya percepatan pencegahan stunting yang telah dilakukan di desa Rejosari telah sesuai dengan Peraturan gubernur Nomor 34 tahun 2019 dengan hasil cukup efektif yaitu adanya penurunan sejumlah 36,8 %.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOTUNGGAL Qoifatur Rosyida; Romdiyah Romdiyah; Ari Setyawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i2.217

Abstract

Stunting adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang dibandingkan dengan umur dengan tinngi badan yang berada dibawah minus dua standar deviasi (≤2SD). Pola asuh orang tua mengacu pada pola asuh dan pendekatan yang digunakan orang tua dalam membesarkan anaknya, gaya pengasuhan yang berbeda dapat memiliki efek yang berbeda pula pada anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Wonotunggal. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan observasional analitik dengan rancangan cross sectional dengan populasi sebanyak 119 orang tua yang mempunyai anak umur 24-59 bulan dengan stunting sampel yang diambil berjumlah 92 responden. Penelitian ini menggunakan uji chi-square untuk menguji hubungan antar variabel. Sebagian besar responden menerapkan pola asuh otoriter sejumlah 35 responden (38%), 32 responden (34.8%) menerapkan pola asuh demokratis, dan 25 responden (27,2%) menerapkan pola asuh permisif. Didapatkan hasil ada hubungan antara pola asuh orang tua terhadap kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Wonotunggal, berdasarkan uji chi-square dengan p-value sebesar 0,000 < α = 0,05.
PENGARUH SENAM KAKI TERHADAP PERUBAHAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 Akbar Amin Abdullah; Yeni Rusyani; Tia Nurhanifah; Mudy Oktiningrum
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i2.262

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit jangka panjang yang memerlukan perawatan berkelanjutan. Perubahan gaya hidup, seperti pola makan yang berbeda, kurang aktif, dan kelebihan berat badan, dapat menyebabkan kadar gula darah tidak terkendali, yang dapat menyebabkan diabetes melitus tipe 2. Ketidakstabilan glukosa darah merupakan masalah umum pada penderita diabetes melitus tipe 2. Hal ini dapat terjadi ketika makanan, olahraga, dan pengobatan seseorang tidak bekerja sama dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam kaki terhadap perubahan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode pendekatan quasy exsperiment. Rancangan atau desain penelitian ini menggunakan pretest-posttest one group design. populasi dalam penelitian ini berjumlah 103 orang degan teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah 50 responden. Kriteria inklusi: responden dengan kriteria dewasa lansia, responden yang mengalami diabetes melitus, responden terdaftar sebagai pasien Puskesmas. Kriteria eksklusi: reponden tidak mengikuti kegiatan senam kaki, responden mengikuti senam kaki tetapi tidak sampai selesai. Analisis data uji bivariat menggunakan uji t-test. Hasil penelitian ini antara lain senam kaki berpengaruh signifikan terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Gunem, dengan p value 0,001. Setelah dilakukan intervensi senam kaki, rata-rata kadar gula darah adalah 143,13 mg/dl. Simpangan baku sebelum dan sesudah intervensi senam kaki adalah 25,445 mg/dl. Nilai terendah setelah intervensi adalah 99 mg/dl, dan nilai tertinggi setelah intervensi adalah 182 mg/dl.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DENGAN PRAKTIK PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI SMA TAKHASUS KALIBEBER Romdiyah Romdiyah; Farihah Indriani; Fibrinika Tuta Setiani; Dewi Candra Resmi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i2.253

Abstract

Kanker termasuk salah satu penyakit tidak menular yang dapat mematikan manusia di seluruh dunia. Kanker payudara salah satunya yang saat ini masih menjadi penyumbang besar dan paling ditakuti oleh perempuan. pada tahun 2020 kanker payudara menjadi kasus tertinggi di dunia dengan angka kejadian 2.261.429 kasus baru. Kanker payudara berada diurutan pertama penyebab kematian di dunia, dengan angka kematian 684.996 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap tentang sadari dengan praktik sadari. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis kuantitatif dengan pendekatan survei analitik dan dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu remaja putri kelas XII sejumlah 58. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah 58. Analisa bivariat menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebesar 34 repsonden (59%). Hasil uji chi square diperoleh nilai signifikan sebesar 0,021 < 0,05 terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan praktik pemeriksaan payudara sendiri. Responden memiliki sikap negatif dan sebesar 35 responden (60%). Hasil uji chi square diperoleh nilai 0,033 < 0,05 terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan praktik pemeriksaan payudara sendiri. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan terhadap perilaku sadari dan terdapat hubungan antara sikap dan perilaku SADARI.