cover
Contact Name
Atik Maria
Contact Email
atikmaria41@yahoo.co.id
Phone
+6285640183897
Journal Mail Official
lp2makbidarrum@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Joko Tingkir Lor No. 5 Salatiga
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga
ISSN : 25283685     EISSN : 25983857     DOI : https://doi.org/10.36409/jika
Core Subject : Health,
The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga has a pISSN: 2528-3685 and eISSN: 25-98-3857. This journal as a facility of academic facilities in doing tri darma college in research field. The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga received various articles / texts in the form of relevant original research results, case reports, meta-analysis with the health sector. Script selection is published in The Journal Scientific Health of Ar Rum Salatiga using a peer-reviewed system, published twice a year in August and February.
Articles 301 Documents
PENGARUH PENYULUHAN GIZI SEIMBANG BALITA DENGAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU Utaminingtyas, Farida; Lestari, Retnaning Muji
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v5i1.102

Abstract

Kurang gizi merupakan salah satu penyebab utama terhambatnya pertumbuhan dan kematian pada anak. Balita mengalami proses pertumbuhan yang relatif cepat dan termasuk golongan yang rentan terhadap masalah gizi. Masalah gizi balita dapat memberikan dampak yang serius, seperti kegagalan pertumbuhan fisik, tidak optimalnya perkembangan dan kecerdasan, serta kematian pada balita. Pengetahuan ibu adalah salah satu faktor terpenting dalam pemenuhan gizi seimbang pada balita, salah satunya dapat diperoleh melalui penyuluhan dengan media leaflet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyuluhan gizi seimbang balita dengan media leaflet terhadap pengetahuan ibu di Kelurahan Tingkir Lor Kota Salatiga. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Pra Eksperimental dengan rancangan one group pre test and post test design. Sampel yang digunakan sebanyak 34 responden, dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pre test, post test dan media leaflet tentang gizi seimbang pada balita. Analisis data menggunakan statistik nonparametrik dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik ibu dengan rata-rata di usia reproduktif 20-35 tahun, rata-rata tingkat pendidikan yang ada yaitu tamat SMA, dan ibu yang tidak bekerja lebih banyak dari pada ibu yang bekerja. Hasil penelitian terkait perbedaan pengetahuan yang signifikan pada ibu balita nilai (Pvalue=0,005) sebelum dan setelah diberikan penyuluhan kesehatan dengan media leaflet menggunakan uji Wilcoxon. Simpulan, penyuluhan gizi seimbang balita dengan media leaflet berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan ibu.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP KEPATUHAN PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN DI KALANGAN MAHASISWA KESEHATAN Sucipto, Sintikhewati Yenly; Sihombing, Juli Omega
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v7i1.174

Abstract

Mahasiswa kesehatan merupakan suatu kelompok yang beberapa aktivitas studinya membutuhkan praktik laboratorium dan praktik lapangan sehingga membutuhkan pertemuan tatap muka meskipun masih dalam situasi pandemi COVID-19. Oleh karena itu, mahasiswa kesehatan dihimbau untuk selalu patuh melakukan protokol kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan dengan menerapkan teori Health Belief Model di kalangan mahasiswa kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen kuesioner berupa formulir online. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 89 mahasiswa kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jenis kelamin (p value = 0,033), frekuensi keterpaparan informasi (p value = 0,010), pengetahuan (p value = 0,001), persepsi keseriusan (p value = 0,001), persepsi manfaat (p value = 0,005), persepsi hambatan (p value = 0,001) menunjukkan ada hubungan bermakna dengan kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggabungkan teori Health Belief Model dengan model yang lain agar dapat menjelaskan lebih detail proses terjadinya perubahan perilaku.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DAN STRATEGI PERCEPATAN PENCEGAHAN STUNTING DENGAN PENDAMPINGAN MASA BALITA DI DESA REJOSARI, KECAMATAN BANCAK, KABUPATEN SEMARANG Winatasari, Diah; Lestari, Retnaning Muji
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i2.223

Abstract

Stunting pada anak dapat disebabkan oleh beragam faktor, mulai dari faktor genetik, kurangnya asupan nutrisi saat di dalam kandungan dan setelah lahir, infeksi berulang, hingga tingkat pengetahuan orang tua yang rendah mengenai tumbuh kembang normal anak. Anak yang menderita stunting akan lebih rentan terhadap penyakit. Dampak stunting tidak hanya pada segi kesehatan tetapi juga mempengaruhi tingkat kecerdasan anak. Oleh sebab itu peran dari berbagai pihak sangat penting dalam upaya pencegahan stunting, mengingat target capaian nasional adalah 14 % pada tahun 2024. Salah satu prioritas utama pemerintah saat ini yaitu Penurunan Stunting. Hal tersebut dapat kita lihat dari adanya Peraturan Gubernur Nomor 34 Tahun 2019 tentang Percepatan Pencegahan Stunting. Perumusan masalah, bagaimana penatalaksanaan stunting di Desa Rejosari dalam rangka percepatan pencegahan stunting Tujuan, untuk mengetahui dan menganalisis penerapan peranan pemerintah desa dalam rangka percepatan pencegahan stunting. Metode yang digunakan pendekatan penelitian ini adalah yuridis normatif dengan tehnik wawancara, spesifikasi penelitian yaitu deskriptif analitis dengan analisis data kualitatif. Hasil, upaya percepatan pencegahan stunting yang telah dilakukan di desa Rejosari telah sesuai dengan Peraturan gubernur Nomor 34 tahun 2019 dengan hasil cukup efektif yaitu adanya penurunan sejumlah 36,8 %.
TANGGUNG JAWAB HUKUM PUSKESMAS TERHADAP KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT Sulestiyowati, Tety
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v3i1.25

Abstract

Abstrak Setiap Fasilitas Pelayanan Kesehatan termasuk Puskesmas harus menentukan dan menetapkan KTR, Hal ini sesuai dengan Pasal 115 ayat (1) Undang-Undang No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Penelitian ini berjudul Tanggung Jawab Hukum Puskesmas Terhadap KTR dalam upaya meningkatkan Kesehatan Masyarakat. Pendekatan penelitian ini adalah yuridis normatif, spesifikasi penelitiannya deskriptif analitis, Analisis datanya kualitatif, Setiap Fasilitas Pelayanan Kesehatan (puskesmas) bertanggung jawab untuk menetapkan dan mementukan KTR di wilayah puskesmas. Kendala-kendala yang di hadapi Menurut hasil wawancara seorang responden (staff karyawan) menunjukkan bahwa selama ini sanksi yang diberikan apabila terjadi pelanggaran yang dilakukan dalam hal merokok hanyalah sanksi teguran yang sifatnya ringan dan tidak memberikan efek jera bagi pelaku pelanggaran. Tidak adanya sanksi yang tegas dari pihak Puskesmas, merupakan faktor penghambat terciptanya kawasan tanpa rokok dilingkungan Puskesmas. Perlu komitmen bersama antara pemerintah, Dinas Kesehatan dan Pimpinan Fasilitas Pelayanan Kesehatan karena semua mempunyai tanggung jawab dalam mengedarkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dalam upaya meningkatan kesehatan masyarakat.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KESEMASAN POSTPARTUM PRIMIPARA Gurnita, Fauziah Winda; Suwondo, Ari; Astuti, Rara Sri Endang Puji
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v4i2.94

Abstract

Peran sebagai ibu baru untuk pertama kali membuat perubahan besar pada peran dan kondisi psikologis primipara saat menjalani periode postpartum. Mayoritas tanda-tanda kecemasan postpartum sering diabaikan karena kurangnya kesadaran akan dampak di kemudian hari pada primipara, suami, atau hubungan dengan anggota keluarga lainnya yang akan menjadi beban psikologis bagi primipara. Metode penelitian yang digunakan adalah pra eksperimental dengan 40 sampel wanita primipara dengan kriteria persalinan normal. Faktor-faktor yang diteliti adalah usia, pendidikan, pekerjaan, status ekonomi, dan budaya etnis primipara. Hasil dari penelitian ini adalah usia, pendidikan, pekerjaan, dan status ekonomi tidak mempengaruhi tingkat kecemasan postpartum primipara. Budaya etnis mempengaruhi tingkat kecemasan postpartum primipara. Kesimpulan: Kelompok etnis membentuk lingkungan dan persepsi efektif untuk primipara dan keluarga. Karena budaya etnis membentuk lingkungan bagaimana kondisi psikologis primipara berjalan selama proses postpartum berlangsung.
HUBUNGAN STATUS GIZI, POLA MAKAN DAN SIKLUS MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI KELAS VIII DI SMPN 3 CIBEBER Qomarasari, Desy; Mufidaturrosida, Ana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v6i2.150

Abstract

Prevalensi anemia pada remaja putri berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Indonesia mengalami peningkatan dari tahun 2013 ke tahun 2018. Pada tahun 2013 prevalensi anemia remaja putri sebesar 22,7% sedangkan pada tahun 2018 menjadi sebesar 32%. Anemia dapat disebabkan oleh beberapa faktor misalnya kurang mengkonsumsi sumber makanan yang mengandung protein dan zat besi, kehilangan darah yaitu siklus dan lama menstruasi, status gizi dan pola sarapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi, pola makan dan siklus menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri kelas VIII di SMPN 3 Cibeber. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Lokasi penelitian di SMPN 3 Cibeber. Populasi dalam penelitian ini yaitu remaja putri VIII A-E berjumlah 82 Orang. Sedangkan teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi. Jumlah sampel 40 responden. Analisis data dengan univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi square. Hasil penelitian dari 40 responden yang diteliti mayoritas responden mengalami anemia (70%), status gizi normal sebanyak (52,5%), pola makan baik (67,5%), dan sebagian besar responden siklus mentruasi tidak normal (62,5%). Ada hubungan status gizi (0,035), pola makan (0,022) dan siklus mentruasi (0,013) dengan kejadian anemia. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan antara status gizi, pola makan dan siklus mentruasi dengan kejadian anemia.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOTUNGGAL Rosyida, Qoifatur; Romdiyah, Romdiyah; Setyawati, Ari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i2.217

Abstract

Stunting adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang dibandingkan dengan umur dengan tinngi badan yang berada dibawah minus dua standar deviasi (≤2SD). Pola asuh orang tua mengacu pada pola asuh dan pendekatan yang digunakan orang tua dalam membesarkan anaknya, gaya pengasuhan yang berbeda dapat memiliki efek yang berbeda pula pada anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Wonotunggal. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan observasional analitik dengan rancangan cross sectional dengan populasi sebanyak 119 orang tua yang mempunyai anak umur 24-59 bulan dengan stunting sampel yang diambil berjumlah 92 responden. Penelitian ini menggunakan uji chi-square untuk menguji hubungan antar variabel. Sebagian besar responden menerapkan pola asuh otoriter sejumlah 35 responden (38%), 32 responden (34.8%) menerapkan pola asuh demokratis, dan 25 responden (27,2%) menerapkan pola asuh permisif. Didapatkan hasil ada hubungan antara pola asuh orang tua terhadap kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Wonotunggal, berdasarkan uji chi-square dengan p-value sebesar 0,000 < α = 0,05.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI PADA IBU BERSALIN DI KLINIK BERSALIN ASIH WALUYO JATI YOGYAKARTA Lestari, Muji
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v2i2.15

Abstract

Inisiasi menyusui dini mempunyai manfaat yang besar untuk bayi maupun ibu serta berperan dalam rangka menekan angka kematian bayi. Beberapa faktor yang mempengaruhi pelaksanaan inisiasi menyusu dini diantaranya adalah pengetahuan ibu tentang inisiasi menyusu dini, peran tenaga kesehatan dalam upaya melaksanankan inisiasi menyusu dini, dukungan suami terhadap pelaksanaan inisiasi menyusu dini serta pengalaman ibu terkait pernah atau tidaknya melakukan inisiasi menyusu dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang berhubungan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di klinik bersalin Asih Waluyo Jati Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan crossectional dimana populasinya adalah ibu bersalin di klinik bersalin Asih Waluyo Jati jumlahnya sebanyak 30 orang ibu bersalin perbulan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling dengan jumlah 24 responden. Hasil dari penelitian ini ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di klinik bersalin Asih Waluyo Jati dimana nilai P value 0.00. Ada hubungan bermakna antara peran tenaga kesehatan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di klinik bersalin Asih Waluyo Jati dimana nilai P value 0.06. Ada hubungan bermakna antara dukungan suami dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di klinik bersalin Asih Waluyo Jati dimana nilai P value 0.07. Tidak ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di klinik bersalin Asih Waluyo Jati dimana nilai P value 0.361. Diharapkan kepada instansi terkait untuk memberikan informasi yang seluas-luasnya mengenai inisiasi menyusu dini dan memberikan motivasi kepada ibu bersalin untuk melakukan inisiasi menyusu dini.
PENGARUH SENAM KAKI TERHADAP PERUBAHAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 Abdullah, Akbar Amin; Rusyani, Yeni; Nurhanifah, Tia; Oktiningrum, Mudy
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i2.262

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit jangka panjang yang memerlukan perawatan berkelanjutan. Perubahan gaya hidup, seperti pola makan yang berbeda, kurang aktif, dan kelebihan berat badan, dapat menyebabkan kadar gula darah tidak terkendali, yang dapat menyebabkan diabetes melitus tipe 2. Ketidakstabilan glukosa darah merupakan masalah umum pada penderita diabetes melitus tipe 2. Hal ini dapat terjadi ketika makanan, olahraga, dan pengobatan seseorang tidak bekerja sama dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam kaki terhadap perubahan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode pendekatan quasy exsperiment. Rancangan atau desain penelitian ini menggunakan pretest-posttest one group design. populasi dalam penelitian ini berjumlah 103 orang degan teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah 50 responden. Kriteria inklusi: responden dengan kriteria dewasa lansia, responden yang mengalami diabetes melitus, responden terdaftar sebagai pasien Puskesmas. Kriteria eksklusi: reponden tidak mengikuti kegiatan senam kaki, responden mengikuti senam kaki tetapi tidak sampai selesai. Analisis data uji bivariat menggunakan uji t-test. Hasil penelitian ini antara lain senam kaki berpengaruh signifikan terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Gunem, dengan p value 0,001. Setelah dilakukan intervensi senam kaki, rata-rata kadar gula darah adalah 143,13 mg/dl. Simpangan baku sebelum dan sesudah intervensi senam kaki adalah 25,445 mg/dl. Nilai terendah setelah intervensi adalah 99 mg/dl, dan nilai tertinggi setelah intervensi adalah 182 mg/dl.
Efektifitas Terapi Audio Murrotal Al-Qur’an terhadap Peningkatan Kualitas Tidur pada Anak Autis Astuti, Anjar; Maria, Atik
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v4i1.56

Abstract

Terapi audio murrotal Al-Qur’an merupakan terapi komplementer yang efektif sebagai stimulan untuk terapi wicara, terapi gelombang otak dan relaksasi sehingga dapat mengatasi masalah gangguan kualitas tidur pada anak autis. Kualitas tidur yang kurang dapat memperparah gangguan perkembangan perilaku pada autis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas terapi audio murrotal Al-Qur’an terhadap peningkatan kualitas tidur pada anak autis. Metode penelitian ini menggunakan Quasy eksperimen dengan pretest and posttest design with control group. dengan teknik consecutive sampling yang berjumlah 30 responden yang terdiri dari 15 kelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol. Analisa bivariat menggunakan uji Mann-Withney dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan rata-rata kualitas tidur antara responden yang diberikan terapi audio murrotal Al-Qur’an dengan yang tidak diberikan audio murrotal Al-Qur’an, nilai sig 0,001 (